Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Vegetalika

Respon Pemberian Konsentrasi Gula dan Paclobutrazol Pada Pengumbian Kentang Secara In Vitro Refa Firgiyanto; Anisyaro Pangestuti; Muhammad Zayin Sukri; Hanif Fatur Rohman
Vegetalika Vol 11, No 4 (2022): In Publish
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.76085

Abstract

Peningkatan produktivitas kentang masih mengalami beberapa kendala yang disebabkan karena benih yang tidak bersertifikat dan jumlah ketersediaan benih yang terbatas. Salah satu alternatif terbaik guna mengatasi permasalahan tersebut adalah memproduksi benih melalui umbi mikro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman, UPT Pengembangan Benih Hortikultura Sidomulyo Batu yang terletak pada ketinggian 1100 mdpl. Waktu yang dibutuhkan adalah 4 bulan, dimulai sejak Oktober 2021 sampai Januari 2022. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh tunggal pemberian konsentrasi gula dan konsentrasi paclobutrazol dan mengetahui pengaruh interaksi pemberian konsentrasi gula dan konsentrasi paclobutrazol pada media pengumbian kentang melalui teknik kultur in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi gula 30 g/l, 60 g/l, 80 g/l, 100 g/l, dan faktor kedua adalah konsentrasi paclobutrazol 0 mg/l, 0,2 mg/l, 0,4 mg/l, 0,7 mg/l, 1 mg/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tunggal konsentrasi gula 60 g/l memberikan hasil optimum pada parameter persentase tumbuh umbi, waktu muncul umbi mikro, jumlah umbi mikro dan bobot umbi mikro. konsentrasi paclobutrazol  0,2 mg/l mampu memberikan hasil optimum pada parameter persentase tumbuh umbi, waktu muncul umbi mikro, jumlah umbi mikro dan bobot umbi mikro. Interaksi pemberian konsentrasi gula 30 g/l dan konsentrasi paclobutrazol 0 mg/l mampu meningkatkan parameter pengamatan tinggi tanaman, konsentrasi gula 100 g/l dan paclobutrazol 0,7 mg/l memberikan hasil  optimum pada jumlah daun, perlakuan konsentrasi gula 100 g/l dan paclobutrazol 0,2 mg/l memberikan hasil optimum pada parameter jumlah tunas, dan perlakuan konsentrasi gula 60 g/l dan paclobutrazol 0,2 mg/l mampu memberikan hasil optimum pada parameter jumlah akar. 
Respons Pertumbuhan dan Hasil Produksi Pegagan pada Pemberian Pupuk Organik Cair dan Pupuk Kandang Sapi Refa Firgiyanto; Hermin Antika; Vera Elfina; Tri Rini Kusparwanti; Hanif Fatur Rohman; Edi Siswadi; M. Zayin Sukri
Vegetalika Vol 12, No 3 (2023): In Publish
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.82789

Abstract

Tanaman pegagan merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan sebagai tanaman obat, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Salah satu upaya yang dilakukan antara lain perbaikan teknik budidaya melalui penambahan pupuk organik. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh tunggal dan interaksi pemberian konsentrasi pupuk organik cair bonggol pisang dan dosis pupuk kandang sapi. Penelitian dilakukan di Screen house Laboratorium Tanaman, Politeknik Negeri Jember (89 mdpl).  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk organik cair 0, 50, dan 100 ml/l dan faktor kedua yaitu dosis pupuk kandang 0, 200, dan 400 g/polybag. Variabel pengamatan pada penelitian ini antara lain jumlah daun, jumlah stolon, jumlah anakan, panjang stolon terpanjang, panjang tangkai terpanjang, berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat akar tanaman, kandungan klorofil tanaman, dan kandungan flavonoid tanaman pegagan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tunggal pemberian POC belum berpengaruh secara nyata pada seluruh variabel pengamatan sedangkan pemberian pupuk kandang sapi mampu meningkatkan secara nyata panjang tangkai tanaman pegagan dengan dosis terbaik pada perlakuan 200 dan 400 g/polybag. Interaksi pemberian konsentrasi POC dan pupuk kandang berpengaruh nyata pada variabel jumlah daun 2 dan 4 MST, panjang stolon, dan berat akar tanaman. Pemberian terbaik didapatkan pada perlakuan pemberian POC 100 ml/l dan dosis pupuk kandang sapi 200 g/polybag.
Multiplikasi Tunas Kentang Merah (Solanum Tuberosum L.) dengan Aplikasi ZPT NAA Dan BAP Secara In Vitro Wardana, Rudi; Mauidah, Ana Uzunul; Jumiatun, Jumiatun; Widodo, Tirto Wahyu; Firgiyanto, Refa
Vegetalika Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.95287

Abstract

Rendahnya produksi kentang merah di Indonesia dikarenakan terbatasnya ketersediaan bibit unggul dan bibit rentan terhadap serangan patogen. Perlu adanya solusi alternatif untuk meningkatkan mutu bibit kentang merah yang seragam dan bebas patogen yaitu melalui teknik kultur in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi terbaik NAA dan BAP terhadap multipikasi tunas kentang merah secara in vitro. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember. Rancangan percobaan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) yang terdiri dari atas dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi Napthalene Acetic Acid (NAA) meliputi 0,1 mg/l; 0,3 mg/l; 0,5 mg/l. Faktor kedua adalah konsentrasi 6-Benzyl Amino Purine (BAP) meliputi 1 mg/l; 1,5 mg/l; 2 mg/l). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kombinasi konsentrasi 0,3 mg/l NAA dan 1,5 mg/l BAP berpengaruh berbeda nyata terhadap tinggi tunas (7,03 cm). Aplikasi konsentrasi NAA 0,1 mg/l berpengaruh berbeda nyata terhadap waktu munculnya kalus (9,44 HST). Pada  aplikasi konsentrasi BAP 1,5 mg/l berpengaruh berbeda nyata terhadap waktu muncul tunas yaitu 8,78 HST dan jumlah daun (7,58 helai).
Pengaruh IAA dan BAP pada Pertumbuhan Eskplan Pisang Cavendish (Musa acuminata L.) melalui Kultur In Vitro Rohman, Fadil; Sukri, Muhammad Zayin; Firgiyanto, Refa; Rohman, Hanif Fatur; Robbi, Maulana Nur Fadli
Vegetalika Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.83613

Abstract

Pisang Cavendish (Musa acuminata L.) memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan memiliki peluang pasar yang bagus sehingga produksinya perlu ditingkatkan. Kendala yang dapat ditemukan dalam budidaya pisang adalah ketersediaan bibit yang terbatas. Salah satu alternatif untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan perbanyakan kultur jaringan pada media yang telah dimodifikasi dengan IAA dan BAP pada konsentrasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi IAA dan BAP terhadap pertumbuhan eksplan pisang pada perbanyakan secara kultur in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember, pada bulan Juli hingga November 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi IAA yang terdiri atas 2 taraf, yaitu 4 dan 5 ppm yang diperoleh dengan melarutkan IAA sebanyak 4 dan 5 mg dalam aquadest hingga 1 l. Faktor kedua adalah konsentrasi BAP yang terdiri atas 2 taraf, yaitu 8 dan 10 ppm yang yang diperoleh dengan melarutkan BAP sebanyak 8 dan 10 mg dalam aquadest hingga 1 l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan IAA dan BAP pada media MS bermanfaat untuk meningkatkan tinggi dan jumlah tunas eksplan pisang cavendish. Penambahan 5 ppm IAA secara nyata meningkatkan tinggi tanaman pada 3 – 7 MST dan jumlah ekslan pada 7 – 12 MST dibandingkan penambahan 4 ppm IAA. Eksplan pisang cavendish yang diinokulasi pada media MS yang ditambahkan 5 ppm IAA + 8 ppm BAP menghasilkan tunas terbanyak pada 12 MST.
Co-Authors Abdurrahman Salim Agustianto, Khafidurrohman Akhdiar, Fikri Andriani, Mira Anisyaro Pangestuti Anna Mardiana Handayani Annisa Lutfi Alwi Antika, Hermin Awaludin, Aan Azizah, Maria Azizah, Maria Basuki , Bayu Kurniawan Beni Widiawan, Beni Budi Hariono Calista, Zalza Cherry Triwidiarto Cholyubi Yusuf Cinantya Anindita, Devina Darah Pertami, Rindha Rentina Denny Trias Utomo, Denny Trias Dewi Sukma Dewindawati, Dewindawati Diablo Cardilac Dinata, Gallyndra Fatkhu Dwi Putro Sarwo Setyohadi, Dwi Putro Sarwo Eko Sulistyono Elfina, Vera Eliyatiningsih Eliyatiningsih, Eliyatiningsih Entikaria Rachmanita, Risse Etik Wukir Tini Fadilah, Anggita Rizky Fadilah, Anggita Rizqy faisal lutfi Fanata, Wahyu Indra Duwi Fandyka Yufriza Ali Farid Rawadan, Muhammad Fathoni K, Mokhammad Fatimah, Titien Fatur Rohman, Hanif Firdausi, Haikal Firmansyah, Muhammad Hafidh Ghifari, Ahmad Giyanto, dan Hakim, Thoriq Lukman Hanif Fatur Rohman Hanif Fatur Rohman Hartatie, Dian Hendra Yufit Riskiawan Hermanuadi, Didiek Hermin Antika Ika Lia Novenda Jumiatun Jumiatun, Jumiatun Kurnianto, Mokhamad Fatoni Kurniasari, Leli Kusumaningtyas, Rizky Nirmala M. Zayin Sukri M. Zayin Sukri Masyaroh, Siti Mauidah, Ana Uzunul Maya Weka Santi maya weka santi, maya weka Mira Andriani MUHAMAD, NUR Muhammad Zayin Sukri Muhammad Zayin Sukri Mulia Winirsya Apriliyanti Nafiah, Nur Lailin Nafila, Nurul Nur Khilmiatus Sa’adah Nurkholis Nurkholis Nurwahyuningsih Nurwahyuningsih Oktafa, Huda Pertami, Rindha Rentina Darah Prasetyo, Hendrik Pratita, Dian Galuh Puput Ike Rahmawati Putra, Dhanang Eka Putro Sarwo Setyohadi , Dwi Putro Sarwo Setyohadi, Dwi Rahmat Ali Syaban Ramadhani, Rizkika Ratnasari, Tri Restanto, Didik Pudji Riani Ningsih, Riani Rindha Rentina Darah Pertami Rizky Fadillah, Anggita Robbi, Maulana Nur Fadli Rohman, Ali Fatkhur Rohman, Fadil Rosdiana, Eva Rudi Wardana S Sugiyarto Sandra Arifin Aziz Santi Utami, Sri Setyo Andi Nugroho Siswadi, Edi SRI RAHAYU Sukri, M Zayin Sukri, M. Zayin Sukri, Muhammad Zayin Supriyadi Supriyadi Suwardi Suwardi Syamsul Arifin Theo Mahiseta Syahniar Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti, Tri Rini Triwidiarto, Cherry Uzunul Mauidah, Ana Vega Kartika Sari Vera Elfina Vera Elfina Widodo, Tirto Wahyu Yufit Riskiawan, Hendra