Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Best Practices in Data Collection and Instrument Development: An Applicative Guide for Quantitative Researchers Ahmad Abdullah Faqih; Nashrullah, Nashrullah
INTERDISIPLIN: Journal of Qualitative and Quantitative Research Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/interdisiplin.v3i2.150

Abstract

Quantitative research requires appropriate data collection techniques and quality research instruments to produce valid and reliable findings. The purpose of this study is to describe various data collection techniques in quantitative research along with the systematic process of developing research instruments that meet psychometric standards. This research uses a literature review method by comprehensively analyzing research methodology literature from various credible academic sources, including research methodology textbooks and indexed scientific journal articles. Data analysis was conducted using content analysis methods with a thematic approach to identify main themes related to data collection techniques and the development of quantitative research instruments. The research results show that quantitative data collection techniques include surveys, experiments, structured observations, and the use of secondary data, where the selection of appropriate techniques must be adjusted to population characteristics, types of information needed, and available resources. Quality research instruments must meet validity criteria that ensure the instrument measures the intended construct and reliability that guarantees measurement consistency. The instrument development process involves systematic stages from conceptual and operational definition of variables, clear item writing, content validation by experts, instrument testing, to psychometric analysis using appropriate statistical techniques. Contemporary challenges in quantitative research include adaptation to digital transformation through online surveys, utilization of big data, handling declining response rates, and ethical considerations regarding privacy and informed consent. This research concludes that the integration of methodological rigor, technological innovation, and ethical sensitivity is key to producing quantitative research that is not only technically valid and reliable, but also socially responsible and capable of making meaningful contributions to the development of knowledge and evidence-based decision making.
Analisis Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SD Inpres 3 Tondo Longkutoy, Yemima Abigail; Gagaramusu, Yusdin Bin. M; Rahmawati, Dyah; Nashrullah, Nashrullah; Purnamasari, Danti Indriastuti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD Inpres 3 Tondo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah dan guru sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah cenderung transformasional dan demokratis. Kepala sekolah mampu memotivasi, menginspirasi, serta mendorong pengembangan kompetensi guru. Penerapan kepemimpinan demokratis terlihat dari keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan serta komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, didukung oleh supervisi dan pembinaan berkelanjutan. Kinerja guru tergolong baik, ditunjukkan melalui kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran, termasuk penerapan asesmen awal, pembelajaran berdiferensiasi, serta penggunaan metode dan media yang bervariasi. Namun, terdapat hambatan seperti perbedaan kesiapan, motivasi, dan latar belakang guru. Untuk mengatasinya, kepala sekolah melakukan pendekatan personal, meningkatkan komunikasi, serta menyelenggarakan pelatihan. Dengan demikian, kepemimpinan yang adaptif dan efektif mampu meningkatkan kinerja guru secara berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Suku Pamona untuk Meningkatkan Literasi Digital di SDN 2 Tonusu Kabupaten Poso [Training on Creating Digital Comic Teaching Materials Based on Local Wisdom Pamona Tribe to Improve Digital Literacy at SDN 2 Tonusu Poso Regency] Nashrullah, Nashrullah; Hariana, Kadek; Lagandesa, Yun Ratna; Lapasere, Sisriawan; Alfulaila, Noor; Ratu, Bau; Deviyanti, Ida Ayu Putu Puja
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261504

Abstract

To improve digital literacy at Tonusu 2 Public Elementary School in Poso Regency, a community service program was designed with a focus on training in the creation of digital comic teaching materials based on the local wisdom of the Pamona tribe. Local wisdom provides a strong foundation for developing teaching materials because it can connect learning to students' cultural contexts, making it more relevant and engaging. The main objective of this program is to improve digital literacy among teachers and students at Tonusu 2 Public Elementary School while strengthening local cultural identity. The first step was to conduct a series of intensive training sessions for Tonusu 2 Public Elementary School teachers in digital comic creation. This training involved teaching technical skills in using digital comic creation software as well as pedagogical approaches for integrating local wisdom into teaching material content. After the training, teachers were asked to apply the skills they learned by creating digital comics relevant to the daily lives and cultural values of the Pamona tribe. Furthermore, the digital comics created will be used in the learning process at SDN 2 Tonusu. Abstrak. Dalam rangka meningkatkan literasi digital di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tonusu, Kabupaten Poso, sebuah program pengabdian kepada masyarakat dirancang dengan fokus pada pelatihan pembuatan bahan ajar komik digital berbasis kearifan lokal suku Pamona. Kearifan lokal menjadi landasan yang kuat dalam pengembangan bahan ajar karena dapat mengaitkan pembelajaran dengan konteks budaya siswa, sehingga lebih relevan dan menarik minat belajar. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan literasi digital di kalangan Guru dan Siswa SDN 2 Tonusu sambil memperkuat identitas budaya lokal. Langkah pertama adalah menyelenggarakan serangkaian pelatihan intensif bagi guruguru SDN 2 Tonusu dalam pembuatan komik digital. Pelatihan ini melibatkan pengajaran keterampilan teknis dalam penggunaan perangkat lunak pembuatan komik digital serta pendekatan pedagogis dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam konten bahan ajar. Setelah pelatihan, guru-guru diminta untuk menerapkan keterampilan yang mereka pelajari dengan membuat komik digital yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai budaya suku Pamona. Selanjutnya, komik-komik digital yang telah dibuat akan digunakan dalam proses pembelajaran di SDN 2 Tonusu.
Analisis Peran Kepala Sekolah dalam Mengoptimalkan Penggunaan Teknologi Digital di SDN 2 Talise Utari, Isma Dini; Gagaramusu, Yusdin Bin. M; Rahmawati, Dyah; Nashrullah, Nashrullah; Guci, Ammar Abdullah Joni
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4319

Abstract

Urgensi penelitian ini didasarkan pada meningkatnya tuntutan transformasi digital dalam pendidikan dasar yang menempatkan kepala sekolah sebagai aktor strategis dalam mendorong integrasi teknologi pada proses pembelajaran. Realitas di sekolah dasar menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan fasilitas, rendahnya kompetensi digital guru, serta lemahnya budaya inovasi sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepala sekolah, mengidentifikasi hambatan, serta mengkaji upaya optimalisasi penggunaan teknologi digital di SDN 2 Talise. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif desain studi kasus. Teknik sampling menerapkan purposive sampling melalui pemilihan kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan yang terlibat langsung pada penggunaan teknologi digital. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah telah tampak pada aspek perencanaan, pengarahan, serta penyediaan fasilitas, tetapi implementasinya belum mampu mendorong transformasi pembelajaran digital secara optimal. Hambatan penelitian mencakup keterbatasan sarana, rendahnya kompetensi guru, resistensi terhadap perubahan, serta lemahnya manajemen perubahan sekolah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kepemimpinan transformasional dan supervisi akademik digital.
Co-Authors Abdul Rahman Agustinus Jarak Patandean Ahmad Abdullah Faqih Ahmad Yusam Thobroni, Ahmad Yusam Ahsantudhonni, Ahsantudhonni Alfikri, Mohamad Amrulloh, Friendis Syani Andri Primadi AR, Muslim Ardy Firdauz, Muhammad Hariz Arif Firmansyah Asdar Asdar Asriyyah, Kinnatul Asror, Moh Aziz, Imam Nur Aziza, Raudhatul Azizah Azizah Azizah, Balkis Nur Azzahra, Faiza Bau Ratu Budi Darma Setiawan Danti Indriastuti Purnamasari Dedi Junaedi Deviyanti, Ida Ayu Putu Puja Euis Saribanon, Euis Eva Setya Rini Evi Fatimatur Rusydiyah Fadila Fadila, Fadila Febriawati, Titin Gagaramusu, Yusdin Bin. M Guci, Ammar Abdullah Joni Hanun Asrohah Haq, Muhammad A'inul Herlina Herlina Kadek Hariana Kamisani, Nurul Khairunnisa Khairunnisa Khuzaimah, Ade Kurnia, Syifatiani Kusuma, Sofyan Dena Lapabande, Mifta Ahmad Buhari Lasmana, Bayu Longkutoy, Yemima Abigail M. Yogi Riyantama Isjoni Manggato, Sandra Dwi Chikitha Muchdar Muchdar Muchdar, Muchdar Muhammad Hasyim, Muhammad Ningsih, Ni Komang Ayu Noor Alfulaila Nuraini Nuraini Nurgan Tadeko Nurliyan, Nurliyan Parla, Nurbaya Moh. Amin Rahmawati, Dyah Redna, Redna Rochmaniyah, Eky Putri Ruzakki, Hasan S, Stepanus Sahala S. Pontoh, Aprilia Monica Sani, Nurul Kami Saskia, Nur Lailatus Sisriawan Lapasere Siti Khoiriyah Sri Wahyuni Surahman Surahman Surahman Wilade Syaiful B Arsyid Tangke, Fadlun Nirman Taskirah Tunnisah, Taskirah Tohir, Muhammad Utari, Isma Dini Vachruddin, Vrisko Putra Wulandari Wulandari Yemifaira, Ade Yuliantini Yuliantini Yun Ratna Lagandesa Yusdin Gagaramusu Zulnuraini