Claim Missing Document
Check
Articles

Reorienting Jamāluddīn ‘Aṭiyyah’s Maqāṣid al-Usrah in the Regulation of Polygamy in the Indonesian Compilation of Islamic Law Musadad, Ahmad; Choiri, Muttaqin; Qomaro, Galuh Widitya; Fauzi, Alfa Zaidanil; Imamuddin, Imamuddin; Pujiati, Tri
Sakina: Journal of Family Studies Vol 9 No 4 (2025): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Islamic Family Law Study Program, Sharia Faculty, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v9i4.19984

Abstract

This article discusses the reconstruction and reorientation of polygamy regulations in the Compilation of Islamic Law (KHI), specifically Articles 55–59, through the philosophical framework of maqāṣid al-usrah developed by Jamāluddīn ‘Aṭiyyah. This research is crucial given that the KHI, having been in force for over 30 years, requires a new reading (the expedient of re-interpretation) to preserve the values of maqāṣid in facing contemporary social dynamics. This qualitative study, utilizing a library research method and content analysis, aims to explore the maqāṣid values and evaluate their alignment with Indonesia’s positive legal norms. The analysis results indicate that the KHI implicitly integrates three core dimensions of ‘Aṭiyyah’s maqāṣid al-usrah, namely taḥqīq al-sakīnah wa al-mawaddah wa al-raḥmah, tanẓīm al-’alāqah bayn al-jinsayn, and tanẓīm al-jānib al-mālī li al-usrah, primarily through the key requirement of acting justly (Article 55 Paragraph 2) and the necessity of obtaining permission from the Religious Court (Article 56). ‘Aṭiyyah’s concept, which demands psychological and emotional justice (al-’adālah al-nāfsi-yah wa al-wijdāni-yah), provides a strong foundation for reorienting the interpretation, shifting the focus from formal procedure to the substance of the objective. The article recommends adding ethical and social clauses (such as psychological assessment) and explicitly integrating the maqāṣid al-usrah principles into the KHI, so that Islamic family law can serve as a contextual, humanistic, and solution-oriented guide in realizing substantive justice and protecting family sakīnah.
Development of Allexium Pterydophyta and Spermatophyta to Develop Student Identification Skills Raida, Sulasfiana Alfi; Pujiati, Tri; Ayuningsih, Muhayadah; Amalia, Silvia Rahma; Kusumarini, Niken
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2024.14.2.23466

Abstract

The limitations of direct observation-based learning media often hinder the development of prospective teachers' identification skills. This study aims to develop students' identification skills in Allexium Pteridophyta, Bryophyta, and Spermatophyta. This developmental research uses the Borg and Gall research model. Data collection uses observation and interview sheets, questionnaires, and post-test questions on students' identification skills. The sampling technique was convenience sampling, with a population of 56 prospective teachers. The study found that the Allexium media was declared valid by experts using STEM improvements as a reference, and the media was equipped with original plant parts. The results of the practicality test based on responses from lecturers and students showed that Allexium was rated practical, with an average score of 90%. The results of the trial of use using the t-test showed that the Sig. (2 tailed) value < α (0.05), then Ha was accepted. This shows that the use of real plant parts in Allexium media is effective for students' identification skills. In further research, it is expected that the addition of plant collections and analysis of the application of question cards can be carried out so that its effectiveness in supporting the completeness of Allexium can be determined.
KAJIAN TINDAK TUTUR PEDAGANG SUVENIR DI PANTAI PANGANDARAN BERDASARKAN PERSPEKTIF GENDER (Tinjauan Sosiolinguistik) Pujiati, Tri; Triadi, Rai Bagus
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

Penelitian ini mengkaji aspek sosial berupa gender dikaitkan dengan penggunaan bahasa dalam kehidupan sosial. Penelitian ini akan menelusuri adanya perbedaan penggunaan bahasa antara pria dan wanita.  Penelitian ini mengkaji tindak tutur pedagang di Pantai Pangandaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) bentuk tuturan pedagang suvenir pria saat menjajakan barang dagangannya di Pantai Pangandaran, (2) bentuk tuturan pedagang suvenir wanita saat menjajakan barang dagangannya di Pantai Pangandaran, (3) bentuk tuturan pedagang suvenir pria pada saat proses tawar menawar di Pantai Pangandaran, (4) bentuk tuturan pedagang suvenir wanita pada saat proses tawar menawar di Pantai Pangandaran, (5) bentuk tuturan pedagang suvenir pria pada saat proses deal harga dengan pembeli di Pantai Pangandaran, (6) bentuk tuturan pedagang suvenir wanita pada saat proses deal harga  dengan pembeli di Pantai Pangandaran, dan (7) perbedaan bentuk tuturan pedagang suvenir pria dan wanita pada pada saat transaksi jual beli di Pantai Pangandaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data berupa tuturan dari pedagang suvenir di Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi dan teknik rekam. Data pada penelitian ini diambil pada bulan Desember 2015.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) pedagang laki-laki cenderung kurang aktif dalam menyapa pembeli, (2) pedagang wanita lebih aktif menawarkan barang dagangannya kepada pembeli, (3) pedagang laik-laki cenderung bertahan dengan harga yang ia tawarkan dan pandai untuk bernegosiasi, (4) pedagang wanita cenderung fleksibel dan mau memberikan diskon kepada pembeli, (5) ada beberapa pedagang pria yang sepakat dengan harga yang ditawarkan dan ada beberapa yang tidak sepakat. Kesepakatan harga biasanya terjadi karena penjual pria menurunkan harga, (6) pedagang wanita relatif lebih mudah mencapai kata sepakat, (7) pedagang wanita cenderung lebih berusaha menarik calon pembeli dengan menggunakan kata sapaan sedangkan pedagang pria menunggu respon calon pembeli untuk bertanya terlebih dahulu. Dalam tawar menawar, pedagang pria lebih berani mempertahankan harga sedangkan pedagang wanita lebih fleksibel. Pada bentuk tuturan kesepakatan terkadang pedagang pria sepakat dengan harga yang ditawarkan dan ada yang tidak sepakat. Berbeda dengan pedagang wanita yang berhasil mencapai kesepakatan, hal ini diakibatkan karena pedagang wanita lebih fleksibel dalam hal tawar menawar dengan calon pembeli.  Kata Kunci: gender, tindak tutur, pedagang suvenir  
ANALISIS SEMIOTIKA STRUKTURAL PADA IKLAN TOP COFFEE Pujiati, Tri
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v3i3.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis semiotika struktural pada iklan Top Coffee dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi dengan pisau analisis semiotika dari Charles Sanders Pierce dan Ferdinand de Saussure. Data diperoleh dari iklan Top Coffee. Berdasarkan teori semiotika dari Pierce, hasil penelitian menunjukkan bahwa ikon dari iklan ini adalah Iwan Fals sebagai salah seorang legendaris musik di Indonesia, indeks dari iklan ini adalah 3 bungkus Top Coffee, tanda tangan Iwan Fals, dan tanda seru (!), simbol yang terdapat pada iklan adalah Wingsfood and MUI. Berdasarkan teori dari Saussure dapat dilihat bahwa tampilan visual dari iklan ini sangat elegan dan sesuai dengan budaya orang Indonesia dalam minum kopi. Kata Kunci: Semiotika, Iklan, Ikon, Indeks, dan Simbol. 
ANALISIS TERJEMAHAN KALIMAT INTEROGATIF DARI BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA PADA NOVEL ECLIPSE KARYA STEPHENIE MEYER Pujiati, Tri
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji terjemahan kalimat interogatif dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia pada dialog novel Eclipse karya Stephenie Meyer dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia yang dialihbahasakan oleh Monica Dwi Chresnayani. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kontrastif kalimat interogatif dalam dialog novel Eclipse karya Stephenie Meyer ke dalam bahasa Indonesia dan (2) mendeskripsikan prosedur penerjemahan kalimat interogatif dalam dialog novel Eclipse karya Stephenie Meyer ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil penelitia menunjukkan bahwa (1) banyak ditemukan kontrastif dalam pola struktur kalimat interogatif dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, bahasa Inggris struktur kalimat cenderung ditulis lengkap sedangkan dalam bahasa Indonesia, banyak unsur yang dibalik dalam susunan pertanyaan, (3) pada prosedur penerjemahan, terdapat beberapa prosedur, yaitu transposisi, reduksi, prosedur penerjemahan padanan budaya, prosedur penerjemahan perluasan, penerjemahan harfiah.Kata kunci: Penerjemahan Kalimat Interogatif, Analisis Kontrastif, Prosedur Penerjemahan, dan Novel.
PENGGUNAAN BENTUK SAPAAN BERDASARKAN PERSPEKTIF GENDER PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS PAMULANG: KAJIAN SOSIOPRAGMATIK Pujiati, Tri
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji tentang penggunaan sapaan berdasarkan perspektif gender yang digunakan oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang. Tujuan dari penelitian ini yaitu : (1) untuk mendeskripsikan bentuk sapaan mahasiswa; (2) untuk mendeskripsikan bentuk sapaan mahasiswi; (3) untuk mendeskripsikan tujuan penggunaan sapaan; dan (4) untuk mendeskripsikan konteks budaya yang melatarbelakangi penggunaan kata sapaan yang digunakan oleh mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa (1) bentuk sapaan mahasiswa untuk menyapa mahasiswa seusianya adalah dengan “bro” atau “bang”, untuk sapaan terhadap dosen adalah “Pak” atau “ibu”, untuk menyapa satpam dengan kata “Pak”, untuk menyapa OB dengan sapaan “Pak” atau “Mas”; (2) bentuk sapaan yang digunakan oleh mahasiswi ketika menyapa seusianya dengan sapaan “kaka” atau “nama”; untuk memanggil dosen dengan sapaan “Pak” dan “ibu”, untuk memanggil satpam, dengan sapaan “Pak”; untuk memanggil OB dengan sapaan “Pak” atau“Mas”; (3) tujuan penggunaan sapan untuk menunjukkan rasa hormat dan menunjukkan keakraban. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan tentang bentuk sapaan berdasarkan perspektif gender yang terdapat pada percakapan mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang.Kata kunci: bentuk sapaan, perspektif gender, dan sosiopragmatik.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA SANTRIWATI PONPES ALQURAN NURMEDINA DI PONDOK CABE TANGERANG SELATAN Sufiani, Sufiani; Pujiati, Tri
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v6i1.1-24

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan wujud dan faktor penyebab alih kode dan campur kode pada santriwati pondok pesantren Alquran Nurmedina di Pondok Cabe Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data diambil dengan menggunakan teknik simak libat cakap, teknik bebas libat cakap, dan perekaman. Analisis data dengan cara mentranskripsikan, memilih, mengumpulkan, menandai, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menyajikan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terjadi alih kode yaitu alih kode intern sebanyak 18 kali dan alih kode ekstern sebanyak 7 kali dan campur kode yaitu campur kode berwujud kata sebanyak 20 kali, perulangan kata 1 kali, frasa sebanyak 7 kali, dan baster sebanyak 7 kali. Faktor yang melatar belakangi terjadinya alih kode banyak terjadi karena perubahan topik pembicaraan terjadi 7 kali, mitra tutur terjadi 11 kali, penutur terjadi 5 kali, dan hadirnya orang ketiga terjadi 2 kali. Sedangkan faktor yang melatar belakangi terjadinya campur kode banyak terjadi karena latar belakang kebahasaan terjadi 31 kali dan latar belakang sikap penutur terjadi 4 kali. Bahasa yang digunakan dalam peristiwa alih kode dan campur kode dalam penelitian ini adalah bahasa Jawa, Sunda, Medan, Palembang, Indonesia, Inggris, dan Arab. Kata kunci: Alih Kode, Campur Kode, Santriwati Ponpes Alquran Nurmedina, dan Sosiolinguistik.
JARGON PETUGAS KEAMANAN GOLDEN VIENNA 1 RAWA BUNTU KECAMATAN SERPONG Ginanjar, Rian Wahyu; Pujiati, Tri
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v6i2.65-85

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kode komunikasi jargon yang terdapat pada petugas keamanan Golden Vienna 1 Rawa Buntu kecamatan Serpong; (2) mendeskripsikan bentuk lingual jargon; (3) mendeskripsikan alasan penggunaan jargon pada petugas keamanan Golden Vienna 1 Rawa Buntu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitattif. Berdasarkan analisis data, diperoleh simpulan : (1) kode komunikasi jargon yang digunakan oleh petugas keamanan Golden Vienna 1 Rawa Buntu kecamatan Serpong. Pada tempat penelitian, menyatakan bahwa kode komunikasi terdiri dari tiga jenis sandi yang digunakan petugas keamanan Golden Vienna 1. Ketiga sandi tersebut yakni; Sandi alphabet; Sandi angka; dan Sandi kata. (2) Bentuk lingual pada jargon petugas keamanan Golden Vienna 1 terdiri dari bentuk kata, frasa numerial dan frasa nominal; (3) alasan penggunaan sandi/jargon dalam berkomunikasi yaitu untuk memudahkan dalam penyampaian informasi, agar informasi tidak melebar, pesan dapat disampaikan dengan singkat, jelas dan efektif.  Kata kunci : Sosiolinguistik, Variasi Bahasa, Jargon
TINDAK TUTUR KOMISIF DALAM PEMILIHAN CALON GUBERNUR DAN CALON WAKIL GUBERNUR DKI PADA PEMBERITAAN MEDIA ONLINE Aroh, Aroh; Pujiati, Tri
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 7 No. 1 (2019): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v7i1.94-104

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan fungsi dan modus kalimat pada tindak tutur komisif dalam pemilihan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI pada pemberitaan Media Online edisi September sampai April 2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data, diperoleh simpulan bahwa: (1) fungsi tindak tutur komisif dalam tuturan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI pada Pemberitaan Media Online, meliputi: fungsi tindak tutur komisif meliputi: berjanji terdapat 20 data dengan persentase 37,1%, berniat terdapat  12  data  dengan  persentase  34,2%,  dan  menawarkan  terdapat  3  data dengan persentase 8,5%, modus kalimat tindak tutur komisif dalam Pemilihan Calon Gubernur DKI pada Pemberitaan Media Online Edisi September Sampai April 2017, meliputi: kalimat berita terdapat 34 data dengan persentase 97,1, dan kalimat tanya terdapat 1 data dengan persentase 2,8%. Kata Kunci      : Tindak Tutur Komisif, Fungsi Tindak Tutur Komisif, Modus Kalimat 
PEMAKAIAN JARGON SATUAN POLISI PAMONG PRAJA PADA MARKAS KOMANDO KABUPATEN KARAWANG (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Haq, Riyadhul; Pujiati, Tri; Y, Dien Mardiana
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v7i2.1-23

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripiskan bentuk kode komunikasi Satuan Polisi Pamong Praja pada Markas Komando Kabupaten Karawang.(2) Mendeskripsikan bentuk lingual pada jargon yang digunakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja pada Markas Komando Kabupaten Karawang. (3) Mendeskripsikan makna jargon ditinjau dari komponen tutur Satuan Polisi Pamong Praja Pada Markas Komando kabupaten Karawang. Berdasarkan analisis data, diperoleh simpulan: (1) Bentuk kode komunikasi yang digunakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Pada Markas Komando Kabupaten Karawang yaitu sandi struktural, sandi alphabet/lokal Indonesia, sandi angka, dan sandi kata. (2) Bentuk lingual pada jargon Satuan Polisi Pamong Praja Pada Markas Komando Kabupaten Karawang terdiri dari bentuk Kata, Frasa Numeralia dan Frasa Nomina.(3) makna jargon di tinjau dari komponen tutur penulis mengacu pada teori SPEAKING yaitu Setting and Scene, Participants, End :Purpose and Goal, Act Squences, Key : Tone or Spirit of Act, Instrumentalities, Norms Of Interaction And Interpretation , dan Genres. Kata Kunci : Sosiolinguistik, Jargon, Satuan Polisi Pamong Praja
Co-Authors Abdullah, Varatisha Anjani Achmad Syarifudin, Achmad Ahmad Musadad Al-Rawafi, Abdulkhaleq Ali Amalia, Silvia Rahma Amini, Milda Apriliasari, Dwi Arjulayana Arjulayana Aroh, Aroh Athena, Tera Ayuningsih, Muhayadah Bintang, Febriana Mutiara Bulqis, Salsabil Amalia Chairum Ummah, Kuntum Damau, Unika Oktaviani Dasuki, Mohamad Ramdon Deykha Aguilika Dilla, Viona Fira Dilla Dwi Saputro, Sigit Dzikrulloh, Dzikrulloh Edy Purwanto Eka Susylowati Emha, Ratna Juwitasari Fajar Fajar Fauzi, Alfa Zaidanil Feliks Anggia Binsar Kristian Panjaitan Galuh Widitya Qomaro Ginanjar, Rian Wahyu Haq, Riyadhul Hasanah, Alya Sofirotul Hatta, Moh. Hendra Sudarso Hidayatulloh, Rizqi Holis, Holis Ifan Rizky Kurniyanto IFTAHUL FARIHAH, IFTAHUL Ikhsan, Ramiro Santiago Irhas, Moh Irwansyah Irwansyah Iskandari, Yuli Istiqomah, Iis Ittaqulah, Nurul Jannah, Itayatul Johnson, David Juharsah, Juharsah Khazin, A Mufti Khazin, A. Mufti Khazinatul Khaeriah, Rd. Hera Merdeka Khoirun Nasik Kiptiyah, Mariyatul Krismawati, Krismawati Kurniawan, Bima Kurniawan, M. Febriano Andika Kusuma Wardhana, Indra Jaya Lastari, Dyah Supraba Marviola Hardini Masdar Hilmy Meria Zakiyah Alfisuma Misno , Misno Mochamad Syaifudin, Mochamad Mohammad Ibraheem, Mohammad Jazeel Muhammad Ersya Faraby Muhammad Solikhudin, Muhammad Muhammad Syarif, Muhammad Mustaniroh, Mustaniroh Mustofa Kamil, Mustofa Muttaqin Choiri Nahidloh, Shofiyun Niken Kusumarini, Niken Prasetya, Rizky Eka Pratama, Syahroni Wahyu Putri, Triwulandari Nehru Rabiatul Adawiyah Rasiman, Iman Rohma, Mauliya Rolanda, Levina Faila Romadloni, Masqotul Imam ROSYADI ZA, DEDE Rusilowati, Umi Setiawan, Firman Shilva Lioni Silawati, Nur Sudana, Dadang Sufiani Sufiani, Sufiani Sukamto, Ika Sumiyarsi Sulasfiana Alfi Raida, Sulasfiana Alfi Sunarjo, Richard Andre Suyatno Suyatno Syamsi, Ahmad Badarus Syamsuri Syifa, Aini Triadi, Rai Bagus Y, Dien Mardiana Yanti, Dewi Yasir Mubarok Yudha, Fariz Kartika ZA, Dede Rosyadi Zahro, Umi Indasyah Zulkhaeriyah, Zulkhaeriyah