Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK BELAJAR DARI RUMAH (BDR) PADA MASA COVID-19 TERHADAP KARAKTER ANAK USIA DINI Sofia Puspalaya; I Wayan Karta; Ika Rachmayani; Muazar Habibi
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.163 KB)

Abstract

Banyaknya kendala yang terjadi dari sistem belajar dari rumah seperti banyaknya orang tua yang tidak bisa menggunakan gadget sehingga pembelajaran terhambat yang mengakibatkan anak lupa dengan kewajibannya. Oleh karena itu pengembangan karakter melalui penyisipan nilai karakter menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi degradasi moral bangsa Indonesia di setiap usia, khususnya pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan belajar dari rumah di desa Teruwai selama COVID-19 dan mengetahui dampak yang terjadi pada saat pelaksanaan belajar dari rumah berlangsung. Manfaat dari penelitian ini diketahuinya dampak belajar dari rumah selama COVID-19 terhadap karakter anak di Desa Teruwai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, obervasi dan dokumentasi. objek dalam penelitian ini adalah 2 orang anak yang berumur 5-6 tahun dari 2 TK di Desa Teruwai. Analisis data yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu kurangnya kedisplinan anak, kurangnya sikap tanggung jawab dan kemandirian anak dalam mengerjakan tugas dikarenakan anak lebih senang bermain dan bahkan anak mengandalkan orang tua untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Emosional anak kurang bisa dikendalikan diakibatkan jenuhnya anak ketika tidak bisa keluar dari lingkungan sekitar rumah. Tapi sosial anak meningkat dikarenakan selama BDR anak bermain dengan teman maupun keluarga.
MENGEMBANGKAN FUN COOKING DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH: STUDI KASUS M.A. Muazar Habibi; Nurhasanah Nurhasanah; Ika Rachmayani; Sulistian Sulistian
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.973 KB)

Abstract

Kegiatan kreativitas yang biasanya difasilitasi di sekolah, kini anak tidak dapat lagi leluasa melakukannya di rumah. Karena angka pembelajaran selama masa covid-19 dialihkan menjadi angka daring. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di rumah untuk meningkatkan kreativitas anak adalah kegiatan Fun Cooking. Fokus penelitian ini adalah bagaimana fun cooking dapat meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di Desa Janapria. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5-6  tahun melalui kegiatan fun cooking di Desa Janapria. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif  dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Desa Janapria Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok tengah dengan subjek penelitian sejumlah 5 orang anak yang berusia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan 3 menu fun cooking yakni sate buah, angkah lapis, dan coklat karakter. Alat pengumpulan data menggunakan angkahnt observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  setiap anak mencapai perkembangan kreativitas  dengan berbagai kategori penilaian. Kategori penilaian perkembangan kreativitas pada penelitian ini ada tiga yakni perkembangan kreativitas Kurang Baik (KB), perkembangan kreativitas Cukup Baik (CB), dan perkembangan kreativitas Baik (B). dari hasil penelitian yang didapatkan, maka fun cooking dapat meningkatkan kreativitas anak dengan angkah-langkah yang terdiri tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap peyelesaian.
PERAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN PADA ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA SANTONG MULIA KABUPATEN LOMBOK UTARA TAHUN 2021-2022 Mega Ariska Febrianti; M.A. Muazar Habibi; Nurhasanah; Ika Rachmayani
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.41 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di Desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode survey. Subyek penelitian yang digunakan yaitu 5 orang anak. Metode pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskrifttif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis mengenai peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022, peran orang tua disini masih kurang karena masih ada anak-anak yang belum disiplin mengenai ketepatan waktu dalam melakukan berbagai hal, menerapkan aturan main atau membereskan barang-barang yang sudah digunakan dan mengikuti aturan yang berlaku selama masa pandemi. Adapun peran orang tuua disiini yaitu sebagai pendidik pertama dan paling utama untuk anak-anaknya, akan tetapi peran orang tua sebagai pendidik disini masih dikaatakan kurang dalammenanamkan kedisiplinan pada anak-anaknya selama masa pandemi. Dari hasil penelitian ke-5 subyek penelitian, peran orang tua dalam menamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara dengan kategori sedang sebanyak 3 (tiga) subyek dan 2 (dua) subyek termasuk kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022 dikategorikan sedang dengan skor persentase rata-rata 53,57%. Para orang tua diharapkan lebih menanamkan tentang kedisiplinan kepada anak-anak terutama tentang disiplin dalam hal mengikuti aturan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di Desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode survey. Subyek penelitian yang digunakan yaitu 5 orang anak. Metode pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskrifttif kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis mengenai peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022, peran orang tua disini masih kurang karena masih ada anak-anak yang belum disiplin mengenai ketepatan waktu dalam melakukan berbagai hal, menerapkan aturan main atau membereskan barang-barang yang sudah digunakan dan mengikuti aturan yang berlaku selama masa pandemi. Adapun peran orang tuua disiini yaitu sebagai pendidik pertama dan paling utama untuk anak-anaknya, akan tetapi peran orang tua sebagai pendidik disini masih dikaatakan kurang dalammenanamkan kedisiplinan pada anak-anaknya selama masa pandemi.Dari hasil penelitian ke-5 subyek penelitian, peran orang tua dalam menamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara dengan kategori sedang sebanyak 3 (tiga) subyek dan 2 (dua) subyek termasuk kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022 dikategorikan sedang dengan skor persentase rata-rata 53,57%. Para orang tua diharapkan lebih menanamkan tentang kedisiplinan kepada anak-anak terutama tentang disiplin dalam hal mengikuti aturan yang berlaku.
PENGEMBANGAN KEGIATAN KOLASE UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK DARI KULIT SALAK PADA ANAK USIA DINI DI PAUD MULIMUNTI DESA PENUJAK KECAMATAN PRAYA Baiq Norma Ningsih; M.A. Muazar Habibi; I Made Suwasa Astawa; Baik Nilawati Astini
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.933 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya perkembangan untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak. Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan kegiatan kolase untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak tahun pelajaran 2020/2021. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk melakukan pengembangan mengetahui kegiatan kolase untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak di PAUD Mulimunti desa penujak tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek dari penelitian ini adalah 10 orang anak 5 perempuan 5 laki-laki. Metode dalam penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan dokumentasi serta analisis data menggunakan teknik kuantitatif. Hasil yang diperoleh pada 10 subjek tersebut menunjukan pada tahap pengembangan I kegiatan I mencapai nilai rata-rata yaitu 38,46%, kegiatan II dengan nilai rata-rata 36,53% sedangangkan pada pengembangan ke II kegiatan I dengan nilai rata-rata 58,9%, kegiatan II dengan nilai rata-rata 72,3%, dan kegiatan III dengan nilai rata-rata 85,7%. Berdasarakn hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase dari kulit salak dapat mengembangan motorik kasara anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak, yang dilaksakan secara berulang-ulang dengan selalu melakukan perbaikan pada setiap tahap pengembangan. AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya perkembangan untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak. Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan kegiatan kolase untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak tahun pelajaran 2020/2021. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk melakukan pengembangan mengetahui kegiatan kolase untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak di PAUD Mulimunti desa penujak tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek dari penelitian ini adalah 10 orang anak 5 perempuan 5 laki-laki. Metode dalam penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan dokumentasi serta analisis data menggunakan teknik kuantitatif. Hasil yang diperoleh pada 10 subjek tersebut menunjukan pada tahap pengembangan I kegiatan I mencapai nilai rata-rata yaitu 38,46%, kegiatan II dengan nilai rata-rata 36,53% sedangangkan pada pengembangan ke II kegiatan I dengan nilai rata-rata 58,9%, kegiatan II dengan nilai rata-rata 72,3%, dan kegiatan III dengan nilai rata-rata 85,7%. Berdasarakn hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase dari kulit salak dapat mengembangan motorik kasara anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak, yang dilaksakan secara berulang-ulang dengan selalu melakukan perbaikan pada setiap tahap pengembangan.
PENGARUH METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP PERKEMBANGAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN KELOMPOK B TK ASMAUL HUSNA DESA EMBUNG Gevi Rizkika Sari; M.A. Muazar Habibi; I Made Suwasa Astawa
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.892 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi metode yang digunakan guru masih monoton sehingga mengakibatkan anak kurang memperhatikan saat proses pembelajaran sehingga berdampak pada perkembangan berbicara anak terutama dalam hal pengucapan kalimat dan kata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode bercerita menggunakan media boneka tangan terhadap perkembangan berbicara anak usia 5-6 tahun Kelompok B TK Asmaul Husna. Penelitian ini dilakukan di Desa Embung Raja, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap 44 anak yang telah mendapat perlakuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen yang merupakan bagian dari metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh metode bercerita menggunakan media boneka tangan terhadap perkembangan berbicara anak tergolong masih rendah pada observasi awal berdasarkan 5 indikator dan 15 deskriptor yang sudah ditetapkan sehingga rata-rata capaian perkembangan termasuk pada kriteria Belum Berkembang (BB) sebesar 45,82%. Sedangkan pada hasil observasi akhir memiliki hasil perkembangan termasuk pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan rata-rata capaian perkembangan sebesar 88,48% pada anak. Sehingga dapat disimpulkan sesuai hasil observasi akhir perkembangan berbicara pada anak sudah berkembang dengan sangat baik setelah diberi perlakuan. Dapat dibuktikan juga melalui uji tes statistik menggunakan rumus wilcoxon sign ranks test diperoleh hasil Z Posttest-pretest adalah -5.791 dengan Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari <0,05, secara signifikan metode bercerita menggunakan media boneka tangan memiliki pengaruh terhadap perkembangan berbicara anak. Kata Kunci: Boneka Tangan, Metode Bercerita, Perkembangan Berbicara Penelitian ini dilatarbelakangi metode yang digunakan guru masih monoton sehingga mengakibatkan anak kurang memperhatikan saat proses pembelajaran sehingga berdampak pada perkembangan berbicara anak terutama dalam hal pengucapan kalimat dan kata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode bercerita menggunakan media boneka tangan terhadap perkembangan berbicara anak usia 5-6 tahun Kelompok B TK Asmaul Husna. Penelitian ini dilakukan di Desa Embung Raja, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap 44 anak yang telah mendapat perlakuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen yang merupakan bagian dari metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh metode bercerita menggunakan media boneka tangan terhadap perkembangan berbicara anak tergolong masih rendah pada observasi awal berdasarkan 5 indikator dan 15 deskriptor yang sudah ditetapkan sehingga rata-rata capaian perkembangan termasuk pada kriteria Belum Berkembang (BB) sebesar 45,82%. Sedangkan pada hasil observasi akhir memiliki hasil perkembangan termasuk pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan rata-rata capaian perkembangan sebesar 88,48% pada anak. Sehingga dapat disimpulkan sesuai hasil observasi akhir perkembangan berbicara pada anak sudah berkembang dengan sangat baik setelah diberi perlakuan. Dapat dibuktikan juga melalui uji tes statistik menggunakan rumus wilcoxon sign ranks test diperoleh hasil Z Posttest-pretest adalah -5.791 dengan Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari <0,05, secara signifikan metode bercerita menggunakan media boneka tangan memiliki pengaruh terhadap perkembangan berbicara anak.
PENGGUNAAN KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD SAMARA LOMBOK TAHUN AJARAN 2020/2021 Siti Fatimatuzza'rah; M.A. Muazar Habibi; I Made Suwasa Astawa; Ika Rachmayani
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.127 KB)

Abstract

Salah satu satu aspek bahasa yang perlu dipersiapkan dan dikembangkan pada anak usia Taman Kanak-kanak (TK) untuk menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya adalah kemampuan mengenal huruf yang perlu dikembangkan dengan memberi stimulasi secara optimal sejak usia dini. Kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun di PAUD Samara Lombok belum berkembang disebabkan karena kurangnya variasi kegiatan dan media belajar untuk menunjang kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun. Media kartu kata bergambar menjadi salah satu cara menstimulasi kemampuan mengenal huruf anak. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan kartu kata bergambar untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun di PAUD Samara Lombok tahun ajaran 2020/2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini berjumlah 6 orang anak kelompok TK A usia 4-5 tahun di PAUD Samara Lombok. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif. Data yang di dapatkan peneliti dideskripsikan berdasarkan indikator kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf anak yang dapat terlihat dari persentase setiap kali tahap penelitian. Pada tahap I mendapatkan persentase sebesar 28,78%, tahap II dengan persentase 47,34%, tahap III dengan persentase 56,06%, tahap IV dengan persentase 67,42%, tahap V dengan persentase 80,30%, dan tahap VI dengan persentase 91,28%. Dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan kartu kata bergambar dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun di PAUD Samara Lombok tahun ajaran 2020/2021.
IDENTIFIKASI PERKEMBANGAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD KASIH IBU DUSUN ORONG KECAMATAN BATULAYAR Nuning Wibisono; M.A. Muazar Habibi; Baik Nilawati Astini; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.322 KB)

Abstract

Dalam lembaga pendidikan anak usia dini, nilai agama dan moral ditanamkan melalui keteladanan dari guru maupun orang tua. Hasil observasi di PAUD Kasih Ibu Dusun Orong Kecamatan Batulayar dalam menstimulus perkembangan nilai agama dan moral anak guru menggunakan metode ceramah. Hal ini tidak sesuai dengan metode dalam memberikan stimulus pada anak usia dini yaitu bermain sambil belajar. Hal ini menjadi latar belakang peneliti untuk mengidentifikasi perkembangan nilai moral dan agama anak usia 5-6 tahun Di Paud Kasih Ibu Dusun Orong Kecamatan Batulayar. Rumusan masalah penelitian: bagaimana perkembangan nilai agama dan moral anak usia 5-6 tahun di Paud Kasih Ibu Dusun Orong Kecamatan Batulayar. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi perkembangan nilai agama dan moral anak usia 5-6 tahun Di Paud Kasih Ibu Dusun Orong Kecamatan Batulayar. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif, pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, subjek penelitian sebanyak 12 anak. Teknik pengumpulan data yaitu metode dokumentasi. Teknik analisis data dengan mencari persentase setiap indikator. Hasil penelitian ialah berdo’a bersyair dan menyesuaikan lagu-lagu kebangsaan terdapat 8 anak berkembang sesuai harapan (66,67%), terbiasa melakukan ibadah sesuai aturan menurut keyakinan 9 anak berkembang sesuai harapan (75%). Berprilaku sopan dan santun terdapat 10 anak berekembang sesuai harapan (83,33%), terbiasa bersikap saling menghormati 8 anak berkembang sesuai harapan (66,67%). Dapat menunjukkan sikap kerja sama dan persatuan 12 anak berkembang sesuai harapan (100%). Terbiasa menunjukkan kepedulian 8 anak yang berkembang sesuai harapan (66,67%). Terbiasa bersifat ramah 10 anak berkembang sesuai harapan (83,33%), dapat menunjukkan rasa percaya diri 10 anak berkembang sesuai harapan (83,33%). Terbiasa menjaga kebersihan diri dan mengurus dirinya sendiri 10 anak yang berkembang sesuai harapan (83,33%), terbiasa menjaga lingkungan 9 anak berkembang sesuai harapan (75%). Kata kunci: Perkembangan Nilai Agama Dan Moral
PEMBINAAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN BAGI GURU PAUD UNTUK PROSES PEMBELAJARAN SELAMA MASA PANDEMI COVID 19 DI KOTA MATARAM NTB Nurhasanah Nurhasanah; Baiq Nilawati Astini; Ika Rachmayani; Muazar Habibi; Niluh Putu Nina Sriwarthini; I Made Suwasa Astawa
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.782 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v5i1.3424

Abstract

Selama masa pandemi sistem pembelajaran dari tatap muka atau luring, berubah menjadi sistem online atau daring. Perubahan ini membawa dampak positif dan negatif selama proses pembelajaran. Salah satu dampak positif yang terbangun yaitu menambah motivasi guru dalam meningkatkan keahliannya memanfaatkan IT sebagai pendukung pembelajaran daring. Hal ini juga membangun semangat tersendiri dari para guru untuk mengikuti pembinaan dan pelatihan dalam merancang pembelajaran yang berbasis daring. Berdasarkan kondisi ini maka guru PAUD perlu mendapatkan pembinaan dan pelatihan terkait dengan pembuatan video pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pelatihan bagi guru agar mampu membuat sebuah video pembelajaran. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan secara langsung, baik secara offline maupun online menggunakan link zoom meeting. Produk yang dihasilkan adalah video pembelajaran yang dapat digunakan guru guru dalam membantu proses pembelajaran baik secara daring maupun luring. Para guru merasakan manfaat yang lebih dari hasil kegiatan pengabdian ini. Guru PAUD jadi merasa lebih terampil dalam mempersiapkan pembelajaran berbasis IT.
Pengembangan Model Pembelajaran Di Paud Menggunakan Permainan Tradisional Nurhasanah Nurhasanah; Ika Rachmayani; A. Muazar Habibi
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2018): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun Tujuan Umum penelitian ini adalah menghasilkan Model Pembelajaran Inovatif di PAUD yang mengggunakan permainan Tradisional sebagai Model Pembelajaran di PAUD. Adapun secara khusus, tujuan penelitain ini adalah untuk memetakan hal-hal sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui teknik atau cara pengembangan model pembelajaran di PAUD menggunakan permainan tradisional? 2. Untuk mengetahui prosedur dan komponen pengembangan model pembelajaran di PAUD menggunakan permainan tradisional? 3.Hasil pengembangan model pembelajaran di PAUD menggunakan permainan tradisional sebagai acuan dalam menyusun pedoman penyusunan pembelajaran di PAUD sudah sesuai dengan tingkat capaian perkembangan anak?. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, khususnya pengembangan model pembelajaran. Hasil yang diperoleh adalah pertama teknik yang digunakan dalam melakukan pengembangan model mengikuti langkah-langkah model pengembangan menurut bagan alur penelitian yang telah direncanakan. Selanjutnya komponen pengembangan model meliputi : 1. Mengidentifikasi permainan tradisional yang akan digunakan, 2. Merumuskan aturan permainan dan hal hal yang diperlukan dalam pelaksanaan model pembelajaran menggunakan permainan tradisional. 3. Melakukan pelaksanaan permainan sebagai uji coba pertama sampai ketiga. 4. Melakukan analisis hasil ujicoba dan 5. Menetapkan langkah langkah pembelajaran sebagai hasil dari model pembelajaran di PAUD menggunakan permainan tradisional. Berdasarkan hasil pelaksanaan penelitian maka hasil analisis kualitatif disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran di PAUD menggunakan permainan tradisional dapat mengembangkan hampir semua aspek perkembangan melalui permainan tradisional dengklek, namun tidak semua indikator pada aspek perkembangan dapat dikembangkan. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu model pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran di PAUD. Tindak lanjut penelitian ini adalah penelitian ini dapat dilanjutkan untuk melihat dampak permainan tradisional, khususnya permainan dengklek apabila menjadi model pembelajaran bagi anak anak berkebutuhan khusus.
The Effectiveness of Social Play Therapy To Improve Social Skills And Abilities Of Children With Autism MA Muazar Habibi
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.243-251

Abstract

In the last three years, many children in West Nusa Tenggara, especially in West Lombok Regency in Indonesia, have experienced a developmental disorder called autism. This can be seen from the rise in public attention to include this category of children in schools that hold inclusive classes, such as in Early Childhood Education-Elementary School Lenterahati Islamic Boarding School. The increase in autism is also evidenced by the emergence of various therapy centres for children with special needs, as well as the increasing number of participants enrolled and undergoing therapy. The initial survey results showed seven therapy centres and schools for such children in West Nusa Tenggara, where each centre comprises 25 to 30 students. This means that 375 children in this province suffer from this mental health condition. Therefore, this experience requires many people to think about alternative therapies to help increase positive behaviour and reduce negative symptoms of children with autism. Experts and observers know several alternative therapies, but most have not been fully implemented. This is due to the limited facilities available in therapy centres hence no data and facts show evidence for the effectiveness of applying them to improve the abilities of this category of children. Based on these needs, this research aims to apply therapy with a "social play" model to help improve the positive behaviour of children with autism and determine its contribution to achieving the goals. This therapy is selected as an alternative because it is cheap and can be carried out anywhere and by anyone. It also allows every parent or family with an autistic child to always provide therapy. This is quasi-experimental research, meaning it was not conducted in a laboratory capable of controlling various external factors that might influence changes in the subject's behaviour. The research only consists of the experimental group with male and female subjects and excluded the control due to difficulty getting subjects capable of following the treatment intensely and continuously. The results of data analysis show that group play therapy has a significant effect on improving social skills and abilities for children with autism. This is indicated by the value of z = -2,940, with an increase in the mean of the pre-test and post-test values of 42.9 and 48.5, for 6 weeks. Therefore, there is an increase of 6.3 items from the provision of play therapy.  Research on Social Play Therapy has shown that it can improve social skills and abilities in children with autism due to its play-based approach. This therapy helps children develop social skills such as sharing, turn-taking, and understanding emotions through structured social interactions. Additionally, it provides a supportive environment and trains children to apply the learned skills in their daily lives. With its focus on social interaction and play activities, Social Play Therapy proves to be an effective way to enhance social skills and abilities in children with autism.
Co-Authors A A Sukarso Abdul Kadir Abdul Kadir Jaelani Abdul Kadir Jaelani Achmad Supriyanto Ade Qory Maulina Afina Rosmalia Agustiani, Gifari Ailsa Shevila Putri Ainayya Juzvini Anggi Silfia Aprilia, Dyan Putri Arfika, Baiq Ananda Dwi Arianti, Chelmi Dwi Astawa, I Made Suwasa Astini, Baik Nilawati Auliya Haris Awantari, Qotrunada Bachtiar Sjaiful Bachri Baik Nilawati Astin Baik Nilawati Astini Baiq Nada Buahana Baiq Nada Buahana Baiq Nilawati Astini Baiq Nilawati Astini Baiq Nilawati Astini Baiq Norma Ningsih Bisma Ardian Putra Cakranegara, Pandu Adi Chatarina Umbul Wahyuni Dammi, Silvi Wiryan Darmiany Darmiany Desy Nur Afny Dian Nazila Dyan Putri Aprilia EDY HERIANTO Edy Herianto Elhefni Elhefni Elina Widyasari Elsa Aprilianty Erik Aranda Faedah, Syipa'ul Fahruddin Fahruddin Fahruddin Fahruddin Fahruddin Fahruddin Fahruddin Faisal Faiza, Meyla Fajar Arianto Fathiyyah, A.J. Fatimatuzzahrah Fatimatuzzahrah Fatrisia, Vina Alung Febrianti, Devi Filsa Era Sativa, Agil Al Idrus, Gito Hadiprayitno Firda Ashlikhatul Kirom G. Gunawan Gevi Rizkika Sari Heri Sulistiyono, Heri Hidayatussoalihah Hidayatussoalihah Hidayatussoalihah, Hidayatussoalihah Husnatul Mar&#039;ataini Huswatul Hasanah I Made Suwasa Astawa I Made Suwasa Astawa I Nyoman Suarta I Nyoman Suarta I Wayan Karta Ika Rachmayani Ika Rachmayani Irsyana, Fadiyah Ishak Talibo Islami, Jundu Muhammad Mufakkirul Jannati, Jannati Khofifah Desi Indarwati Kirom, Firda Ashlikhatul Kosim Kosim Kosim Kresna, I Putu Dhimas Adi Lajiman Hadi Susarno Lidanatu Ilmin Ligawan, Yunita Silvia Lusiana, Findy Febrianty Made Suwasa Astawa Maesasiba, Baiq Yona Maharani, Jesika Maharani, Ni Putu Putri Mallevi Agustin Ningrum, Mallevi Agustin Mar'atul Imtihan Marfi Muallafiatyn Savira Marisa Fattahna Maryati, Eni Mawaddah, Sri Atika Mega Ariska Febrianti Mega Rosdiana Saputri Meiliy Safriani Muhajirah Muhammad Makki Muhammad Tahir Mustaji Mustaji, Mustaji Ni Luh Dwi Ayu Madya, Elisabeth Ni Luh Putu Nina Sriwarthini Ni Luh Putu Nina Sriwarthini Sriwarthini Ni Nengah Eka Pratiwi Ni Wayan Dera Sukerani Nia Kartila Niseng, Zakee Norasikin Nouval Pramudya Farakhan Novita Meirianti Nuning Wibisono Nur Fahmi Nur Samaratul Qalbi Nurfadniati Nurfani Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurul Aini Prayogi Dwina Angga Psych, Psych Qomariah Qomariah Qomariah Qomariah Rachmayani, Ika Raden Bambang Sumarsono Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati Rahmawati Ramadhan, Restu Ramadhani, Salwa Nabilah Rani Anggraini Regina Anynditha Putri Hikmawan Reni Hidayati Safira Sativa, Filsa Era Septianingsih, Inda Shofia Hikmatuzzohrah Sifani, Aulia Putri Siti Fatimatuzza'rah Sofia Puspalaya Sri Muliani Kamarudin Sri Setyowati Sudirman, H Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sulistian Sulistian Sumaiyah Sumaiyah Sumarti, Elinda Sumiyati Suriadi Ardika Tanthori Juliandri Teti Zubaidah Tuti Rahmawati Ulimah, Putri Uswari, Indah Utari Dewi Wahab, Aulia Dwi Amalina Warthini, Ni Luh Putu Nina Sri Widayanti, Melia Dwi Widyasari, Elina Windy Rahmania Octaviani Wirayudha, Arga Wisnu Hilmantio Yayu Karmita Yayuk Andayani Yuli Fitrianingsih Zahrawi, Sri Latifa Zahroh, Fatimatun Zuhratul Aini, Zuhratul