Claim Missing Document
Check
Articles

KONVERGENSI AKTOR KELEMBAGAAN DALAM PENANGANAN STUNTING DI KABUPATEN SUMEDANG Moch. Farhan Hermawan; Eka Purna Yudha; Kuswarini Kusno; Adi Nugraha
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i1.8968

Abstract

Stunting reduction programs are important to be carried out with a multi-sectoral approach through the synchronization of national, local, and community programs at the central and regional levels. The convergence of stunting prevention can fill the empty spaces of interventions that have been carried out. The purpose of this study is that researchers want to know how the level of influence and dependence between institutional actors in stunting prevention efforts, then how is the relationship between institutional actors' goals in stunting prevention efforts. Stakeholder analysis method using Matrix of Alliance Conflict: Tactic, Operation, and Responses (MACTOR). The results showed that the actor with the highest influence was the Department of Public Works, while the actor with the highest dependence was the Department of Health. Actors who have the same goals will have the potential to collaborate, while actors who have different goals will generate potential conflicts. Actors who responded positively to the goals and were able to collaborate were Bappeda, the Health Office, and the Family Planning Office. Meanwhile, those who gave a negative response related to the goals that had been set were college actors.
Analisis Daya Saing Pisang Indonesia ke Negara Tujuan Ekspor Serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya Eka Purna Yudha; Esa Noerbayinda
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.13

Abstract

Pisang merupakan komoditas ekspor buah-buahan terbesar kedua di Indonesia yang telah memiliki repurasi dan berdaya saing di pasar Internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing (keunggulan komparatif) ekspor pisang Indonesia serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan United Nations Commodity and Trade (UN COMTRADE). Keunggulan komparatif diukur dengan metode Revealed Comparative Advantage (RCA) dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya digunakan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor pisang Indonesia pada tahun 2016 sampai 2020 memiliki keunggulan komparatif berdasarkan hasil perhitungan RCA dengan nilai RCA > 1. Hasil regresi menunjukkan bahwa RCA dipengaruhi oleh nilai tukar, indeks harga konsumen, dan luas lahan dengan signifikansi 99% . Nilai tukar dan luas lahan secara signifikan memiliki pengaruh positif dengan koefisien nilai tukar sebesar 0,0103217 dan koefisien luas lahan sebesar 0.000182. Sedangkan indeks harga konsumen secara signifikan memiliki pengaruh negatif dengan koefisien sebesar 0.7213652.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK PERTANIAN GUNA MENJADIKAN DESA TAHAN PANGAN Trisna Insan Noor; Lies Sulistyowati; Eka Purna Yudha; Zumi Saidah; Samuel Lantip Wicaksono; Muthiah Syakirotin; I Putu Sindhu Respati Widhiguna
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.9911

Abstract

Ketahanan pangan adalah konsep esensial yang perlu diwujudkan dan dijamin bagi seluruh lapisan masyarakat. Tercapainya ketahanan pangan pada rumah tangga petani ditopang oleh tingkat pendapatan yang diterima oleh tumah tangga petani. Oleh karenanya perlu ditingkatkan jumlah pendapatan yang diterima rumah tangga petani melalui peningkatan nilai tambah produk petani. Tulisan ini ini bertujuan untuk menggambarkan manfaat pelatihan peningkatan nilai tambah dalam meningkatkan pendapatan petani untuk mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga petani. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ciganjeng, pada Unit Pengolahan Usaha Kelompok Tani Taruna Mekar Bayu. Kegiatan ini menggunakan metode pemberdayaan partisipatif yakni penyuluhan dan pelatihan, metode pendampingan, dan fasilitasi. Hasil dari pengabdian ini yakni didapati nilai tambah sebesar Rp4.833,00 pada produk keripik pisang, Rp18.250,00 pada produk seroja, dan Rp26.383,00 pada produk rempeyek per proses produksi. Keuntungan yang diperoleh kelompok tani sebesar 71,7% dari produk keripik pisang, 41,55% dari produk seroja, dan 49,46% dari produk rempeyek. Disimpulkan bahwa pengabdian dalam bentuk pelatihan peningkatan nilai tambah pada produk pertanian  olahan Unit Pengolahan Usaha Kelompok Tani Taruna Mekar Bayu berhasil dan memberdayakan rumah tangga petani dalam aspek daya beli melalui peningkatan pendapatan.
PEMANFAATAN POTENSI HASIL PERTANIAN SINGKONG SEBAGAI TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) Resa Ana Dina; Rania Rosa Kamila; Ulis Salsabila Wassalwa; Nanda Kurniawati; Risma Yuniar; Triana Dewi; Dita Faradhila Melinia; Rafif Affanda Firdaus; Rifqi Muhammad Zuhdi; Eka Purna Yudha
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.10083

Abstract

Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon memiliki potensi sumber daya alam dari sektor pertanian. Salah satu hasil pertanian di Desa Munjul yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah singkong. Hasil panen singkong ini belum dimanfaatkan dengan optimal karena kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian. Oleh sebab itu, kami melaksanakan pengabdian kepada masyarakat setempat melalui sosialisasi dan pendampingan berupa pengolahan singkong menjadi tepung mocaf (Modified Cassava Flour). Metode pelaksanaan yang kami gunakan adalah dengan melakukan penyuluhan, praktik, pembagian media edukasi berupa leaflet dan starter enzim BIMO-CF. Kegiatan ini disambut dengan baik dan antusias oleh para peserta dan mitra, serta menghasilkan rencana pengembangan tepung mocaf beserta produk olahannya lebih lanjut.
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR KOMODITAS UBI KAYU INDONESIA, THAILAND DAN VIETNAM DI PASAR DUNIA Eka Purna Yudha; Anisa Salsabila; Tantina Haryati
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 12 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.25 KB) | DOI: 10.31959/jm.v12i2.1450

Abstract

Indonesia ranks third in cassava (cassava) exporters in global scale, after Thailand and Vietnam, more than 80% of cassava is exported to China. The productivity of cassava in Indonesia tends to increase, but the total volume of exports tends to decrease. This study focuses on describing the condition of the cassava timber export market trend to producing countries and then analyzes it comparatively in the global market and compares it with two other countries, namely Thailand and Vietnam. The data used is the 2014-2018 time series obtained from secondary data. This study was analyzed by RCA (Reveled Comparative Advantage). The results of research on the export volume of Indonesian cassava commodities in 2014-2018 to the main export destination countries, namely China, South Korea and Malaysia fluctuated and tended to decrease. The competitiveness of Indonesia's cassava commodity exports to China, South Korea and Vietnam can be seen from the results of the calculation of the RCA value which shows that Indonesian cassava does not have competitiveness and comparative advantage in China, South Korea and Malaysia. Although the RCA value of Indonesian cassava is low, the production value of Indonesian cassava is high. From the results of RCA calculations, Thailand and Vietnam have high competitiveness in cassava exports to destination countries, namely China, South Korea and Malaysia because they have an excess value of 1 .
ANALISIS KINERJA EKSPOR CABAI HIJAU DI INDONESIA Eka Purna Yudha; Gita Cheria Vanessa
Jurnal Apresiasi Ekonomi Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.924 KB) | DOI: 10.31846/jae.v10i3.506

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang berlimpah salah satunya produk di bidang pertanian, yaitu komoditas hortikultura. Cabai termasuk salah satu komoditas sayuran yang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi, karena peranannya yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan domestik sebagai komoditi ekspor dan industri pangan. Cabai hijau (Capsicum frutescens) memiliki umur simpan yang pendek dan harganya yang berfluktuatif mengakibatkan Indonesia mengalami dilema antara kecenderungannya untuk mengeskpor atau mengimpor cabai hijau, untuk itu analisis yang digunakan adalah analisis Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) yang merupakan indeks yang digunakan untuk menghitung spesialisasi perdagangan suatu negara. Sehingga mendapatkan kesimpulan dilihat dari ekspor cabai hijau Indonesia berkembang dan terus bertumbuh hingga dalam periode 10 tahun terakhir menggambarkan bahwa Indonesia memiliki kecenderungan dalam kematangan untuk mengekspor cabai hijau.Kata Kunci : Cabai Hijau, Ekspor, Impor, keunggulan komparatif.
CONSUMER BEHAVIOR CHANGES IN SHOPPING AFTER THE COVID-19 PANDEMI Eka Purna Yudha; Tasya Regita Prasetyo; Shafyra Nuruzzakiya M; Ulya Rahmah; Pitariani Halawa
Jurnal Apresiasi Ekonomi Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.955 KB) | DOI: 10.31846/jae.v11i1.507

Abstract

ABSTRAKPerkembangan bisnis ritel di Indonesia sudah mulai pesat di beberapa kota besar, termasuk diantaranya Kota Bogor. Berkembanganya ritel modern di kota bogor dipengaruhi oleh populasi penduduk, jumlah rumah tangga dan pendapatan perkapita. Laju pertumbuhan penduduk pada tahun 2018 mencapai 1,53% (BPS kota Bogor, 2018). Untuk mengetahui perubahan perilaku konsumen terhadap ritel tradisional dan modern di masa pandemi covid-19 dalam penelitian ini, digunakan metode analisis deskriptif. Dari hasil survey yang dilakukan kepada 45 responden di kota bogor, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan perilaku belanja konsumen dalam berbelanja di pasar tradisional dan modern. Sebelum pandemi covid-19 terjadi, mayoritas responden memilih untuk berbelanja langsung, baik di tukang sayur, warung, maupun minimarket dan supermarket di sekitar rumah. proporsi belanja konsumen melalui e-commerce masih rendah. Namun setelah pandemi covid-19 melanda, tren berbelanja secara online mulai meningkat. Selain perubahan preferensi konsumen dalam berbelanja, terdapat juga perubahan frekuensi belanja konsumen. Dapat dilihat frekuensi berbelanja konsumen cenderung berkurang setelah adanya wabah covid-19. Factor-faktor penting yang mungkin memengaruhi hal tersebut adalah factor keamanan, dimana setelah adanya covid-19, masyarakat akan bersikap lebih waspada memilih untuk berbelanja tanpa adanya kontak langsung antara penjual dan pembeli agar resiko terpapar virus covid-19 dapat diminimalisir.Kata Kunci : Covid-19, Perilaku Konsumen, Kota Bogor ABSTRACTThe development of the retail business in Indonesia has begun rapidly in several big cities, including the city of Bogor. The development of modern retail in the city of Bogor is influenced by population, number of households and per capita income. The population growth rate in 2018 reached 1.53% (BPS city of Bogor, 2018). To find out changes in consumer behavior towards traditional and modern retail during the Covid-19 pandemi in this study, a descriptive analysis method was used. From the results of a survey conducted on 45 respondents in the city of Bogor, it can be concluded that there is a change in consumer spending behavior in shopping at traditional and modern markets. Before the Covid-19 pandemi occurred, the majority of respondents chose to shop directly, both at vegetable vendors, stalls, as well as minimarkets and supermarkets around the house. the proportion of consumer spending through e-commerce is still low. However, after the Covid-19 pandemi hit, the trend of online shopping began to increase. In addition to changes in consumer preferences in shopping, there are also changes in consumer spending frequency. It can be seen that the frequency of consumer shopping tends to decrease after the Covid-19 outbreak. Important factors that might influence this are the safety factor, where after the outbreak of Covid-19, people will be more vigilant in choosing to shop without direct contact between sellers and buyers so that the risk of exposure to the Covid-19 virus can be minimized. Keywords: Covid-19, Consumer Behavior, Bogor City
Analisis Daya Saing Komoditas Kakao Indonesia Di Pasar Duniz Tzhun 2008-2017 Eka Purna Yudha; Aliesyanur Fauziah
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol 24, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v24i2.1017

Abstract

Ekspor memegang peranan penting dalam era globalisasi, jika suatu negara mampu meningkatkan ekspor, maka dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian dalam negeri. Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup aktif dalam perdagangan internasional dengan mengandalkan ekspor hasil komoditi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan yang potensial di Indonesia. Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian dalam rangka mengetahui bagaimana sejatinya daya saing komoditas kakao Indonesia terhadap pasar dunia pada periode tahun 2008-2017. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bentuk (time series) dengan periode waktu tahun 2008 sampai dengan tahun 2017. Metode yang digunakan adalah Revealed Comparative Advantage (RCA) disempurnakan dengan Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pada periode tahun 2008-2010 Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang kuat untuk komoditas kakao. Sejak tahun 2012-2017 nilai RSCA cenderung fluktuatif. 
Tingkat Mitigasi Rumah Tangga Petani Padi Sawah Terdampak Banjir di Provinsi Jawa Barat Noor, Trisna Insan; Sulistyowati, Lies; Tridakusumah, Ahmad Choibar; Yudha, Eka Purna; Febriyanti, Tenisya; Syakirotin, Muthiah; Wicaksono, Samuel lantip
Agrikultura Vol 34, No 3 (2023): Desember, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v34i3.50261

Abstract

Pemanasan global telah memberikan dampak pada pertanian, salah satunya peningkatan intensitas banjir khususnya di daerah aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat mitigasi rumah tangga petani padi sawah yang terdampak banjir dilihat dari perspektif sosial ekonomi, sosiologi, dan spasial di daerah aliran sungai citanduy. Data diperoleh melalui survey terhadap 306 orang responden petani yang tersebar di lokasi studi yang dipilih dengan teknik proportional random sampling, serta melalui wawancara mendalam yang dilakukan dengan para informan kunci yang terdiri dari ketua kelompok tani, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemerintah setempat. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat mitigasi rumah tangga petani termasuk kategori sedang (3,29), yang dipengaruhi oleh tingkat ketinggian lokasi pemukiman. Semakin rendah elevasi, maka semakin tinggi tingkat mitigasinya. Para petani lebih mementingkan mitigasi non struktural (3,04) dibandingkan dengan mitigasi struktural (3,16). Penelitian ini menyarankan kolaborasi dari berbagai pihak terkait dari mulai kelompok tani hingga ke pemangku kebijakan dalam merancang, mengembangkan, dan menerapkan upaya-upaya mitigasi baik stuktural maupun non struktural. 
ANALISIS DAYA SAING DAN EVALUASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERKAIT KOMODITAS TOMAT DI DESA GENTENG KABUPATEN SUMEDANG MENGGUNAKAN POLICY ANALYSIS MATRIX (PAM) Yudha, Eka Purna; Febrianti, Regita; Aviola, Zulaika; Fadillah, Futri Fauza; Syahira, Nur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan pemerintah terhadap komoditas tomat yang dibudidayakan di Desa Genteng, Sumedang. Data penelitian diperoleh melalui wawancara langsung kepada salah satu petani tomat di sana. Analisis usahatani pada komoditas tomat menggunakan metode PAM (Policy Analysis Matrix). Hasil analisis daya saing usahatani komoditas tomat memiliki keunggulan kompetitif dilihat dari dua indikator yaitu keuntungan privat yang positif dan Private Cost Ratio atau PCR < 1. Kebijakan pemerintah yang dibuat dari sisi output memberikan dampak positif bagi petani tomat di Desa Genteng, Sumedang. Dari analisis kebijakan input-output ditemukan bahwa nilai Transfer Bersih (TB) sebesar -Rp 1.665.000/0,0008 Ha, yang mengindikasikan bahwa kebijakan pemerintah yang diterapkan telah mengurangi manfaat yang diterima petani.
Co-Authors Adi Nugraha Adi Nugraha Adi Nugraha Afif Ahmad Rifai Afwan, Fahrian Aif Ahmad Choibar Tridakusumah Aini, Azizah Aini, Indah Nurul Aliesyanur Fauziah Almira, Bellinda Andika, Alif Anisa Salsabila Annisa Fitri Apridiantri, Safira Rahmah Aqila Shafa Adela Ardely, Michelle Arido Laksono Aulia, Safira Aviola, Zulaika Azura, Chiquitita Qinthar Azzahra, Lissa Bagaskara, Fadil Bambang Juanda Benyamin, Gamaliel Berlianty, Ina Bintang Gentzora Bintang Maulana Gentzora Bobby Rachmat Saefudin Br Ginting, Adika Ivana Carli, Zahra Alfredia Putri Dina Rahayuning Pangestuti, Dina Dini Rochdiani Dita Faradhila Melinia Dona Setia Umbara Dwiasih, Nayda Eddy Renaldi Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Endah Djuwendah Erin Ratna Kustanti Ernah Ernah Ernah, Ernah Ery Supriyadi R. Esa Noerbayinda Eti Suminartika Fadhilah, Adistia Fadillah, Futri Fauza Fadiya, Az Zahra Khoirurrizqa Fadlunnisa, Dinar Faoziah Ulfah Fatmawati Farhan, Fahmi Muhammad Farhani, Finivita Faris Maulana Satria Faujatul Hasanah Fauziyah, Aulia Hasna Faza, Nadif Muhammad Febrianti, Regita Febriyanti, Tenisya Firman Christian Gabero, Sandy Gita Cheria Vanessa Halomoan, Eric Peter Hardiansyah, Ilham Haryati, Tantina Hasanah, Anggraeni Mafhul Hasani, Fauziyah Sirril Helena Erma Rasita Malau Hendarliana, Asri Nurrizka Hepi Hapsari Heriyanto, Farizy Rafi I Putu Sindhu Respati Widhiguna Indah Setiawati Istiqomah, Nabilla Iwan Setiawan Iwan Setiawan Izzudin, Fahmi Akbar Karo, Kalifman Lingga Izzati Karo Kuswarini Kusno Lala M Kolopaking Larasati, Farah Lies Sulistyowati Mahira, Hafshah Ayna Mahra Arari Heryanto Mani, Syifa Al Mirfazli, Miluniqa Yasmin Moch. Farhan Hermawan Modjo, Andhika Rangga Kusuma Mohamad Arief Setiawan Mufid, Fadllan Hafiyan Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Aries Nabiilah, Putri Nafarin, Bunga enisa Nanda Kurniawati Natasha, Natasha Naufal Daneswara Naufal Muharam Nurdin Neneng Komariah Ningrum, Catharina Audrey Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurdijanti, Rahmadevi Nurjanah, Indah Kartika Nurkhairi, Adinda Nurrahman, Iqbal Nuryani, Nelis Pamungkas, Tegar Iman Ibrahim Pandi Pardian Parhanudin, Idham Pebriyanti, Viyana Perdana, Hafizh Hadian Permana, Reza Permata, Anisa Putri Pitariani Halawa Putri, Cindy Kaori Eka Putri, Maura Zhafira Putri, Nurhadini Rafif Affanda Firdaus Rahmadinna, Salsabila Rahmah, Ulya Rahman, Naufal Rahman, Nazwa Aulia Rahmawati, Fani Ramadhani, Ingrid Putri Ramadhani, Nadhifa Zahra Ramadhaningsih, Novita Ramadhina, Ratu Rizki Rania Rosa Kamila Resa Ana Dina Rezky Algipari Rifqi Muhammad Zuhdi Rilus Kinseng Rina Nuryati, Rina Risma Namira Risma Yuniar Rizki Nurislaminingsih Rizki Nurislaminingsih Rizki Nurislaminingsih, Rizki Safira Aulia Putri Safitra, Diva Salsabila, Andita Salsabila, Anisa Samuel Lantip Wicaksono Samuel Lantip Wicaksono Savitri, Adila Riana SETIAWAN, IWAN Shafyra Nuruzzakiya M Sinaga, Artikha Ruth Ckhaeren Seoul Sinaga, Rosiana Sri Fatimah SUPYANDI, DIKA Suroso, Muhammad Naufal Aditya Suryatno, Iwan Syahira, Nur Syakirotin, Muthiah Tabita, Aya Diva Tambunan, Pascal Christian Maranatha Tangim, Ernah Tantina Haryati Tasya Regita Prasetyo Tedjalaksana, Viorensa Triana Dewi Trisna Insan Noor Trivita, Rara Annisa Tsalaatsa, Lazuardhi Ibnu Tuti Karyani Ulis Salsabila Wassalwa Ulya Rahmah Vira Kusuma Dewi Wicaksono, Samuel Lantip Widhiguna, I Putu Sindhu Yudiantana, Faradilla Christalia Zahira, Ghaitsa Zainal Arifin Zumi Saidah