Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KAPASITAS PETANI JAGUNG BERBASIS REKOMENDASI TEKNIS BUDIDAYA Nurahman, Ivan Sayid; Setiawan, Iwan; Yudha, Eka Purna; Karyani, Tuti
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10739

Abstract

Produktivitas jagung saat ini masih rendah yang disebabkan oleh belum optimalnya penerapan teknologi budidaya yang sesuai rekomendasi teknis. Padahal potensi pengembangan jagung untuk kesejahteraan petani sangat terbuka luas, mengingat multifungsi jagung sebagai pangan, pakan, dan bioenergi. Kabupaten Ciamis sebagai daerah sentra peternakan tentunya selalu membutuhkan jagung untuk bahan baku pakan. Artinya, petani perlu merubah kebiasaan/perilaku dalam berusahatani jagung agar mampu meningkatkan produksi dan produktifitas. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dengan cara ceramah dan diskusi interaktif. Berdasarkan hasil observasi lapangan bahwa produksi dan produktifitas usahatani jagung masih rendah yang disebabkan oleh keterbatasan SDM petani yang masih menganut kepercayaan terhadap teknologi budidaya jagung yang diwariskan orang tua zaman dahulu.  Namun setelah kegiatan penyuluhan, petani mengetahui pentingnya menerapkan budidaya jagung sesuai rekomendasi teknis dan mau menerapkannya. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan ke depan petani mampu meningkatkan pendapatan usahatani jagung dengan perbaikan produksi melalui penerapan teknologi budidaya sesuai rekomendasi teknis. Kemauan petani untuk mengubah perilaku dalam budidaya jagung sesuai rekomendasi teknis merupakan faktor pendorong yang baik untuk pengembangan jagung dalam rangka peningkatan produksi dan produktifitas.
Pemanfaatan Media Sosial dalam Pengembangan Desa Wisata Sukamulya, Langkaplancar, Pangandaran Yudha, Eka Purna; Carli, Zahra Alfredia Putri; Sinaga, Rosiana; Mufid, Fadllan Hafiyan; Nuryani, Nelis; Nabiilah, Putri; Pamungkas, Tegar Iman Ibrahim; Dina, Resa Ana
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13786

Abstract

Program Pemanfaatan Media Sosial dalam Pengembangan Desa Wisata pada Desa Sukamulya, Langkaplancar, Pangandaran merupakan program dari Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat Universitas Padjadjaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi Desa Sukamulya dengan memanfaatkan media sosial. Metode pelaksanaan program pembinaan ini adalah hybrid (blended), menggabungkan antara kegiatan tatap muka langsung (luring) dan kegiatan secara virtual (daring) melalui media sosial seperti Instagram, YouTube, dan Tiktok. Hasil program pembinaan ini adalah beberapa konten yang telah diunggah pada Instagram, YouTube Short, dan Tiktok serta terlaksananya kegiatan workshop yang mengusung tema Pemanfaatan Teknologi Digital dan Informasi Berbasis Potensi Desa. Program Pemanfaatan Media Sosial dalam Pengembangan Desa Wisata pada Desa Sukamulya, Langkaplancar, Pangandaran merupakan upaya Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat Universitas Padjadjaran. Tujuan utamanya adalah mengoptimalkan potensi Desa Sukamulya dengan memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram, YouTube, dan Tiktok. Metode pelaksanaan program ini melibatkan kegiatan tatap muka langsung dan virtual. Hasilnya, beberapa konten telah diunggah dan kegiatan workshop dilaksanakan. Kata kunci: Desa Wisata, Media Sosial, Digital
SOSIALISASI DAN PEMANTAUAN PROTOKOL KESEHATAN DI SEKOLAH WILAYAH DESA MAJASETRA KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT Yudha, Eka Purna; Hasani, Fauziyah Sirril; Salsabila, Andita; Putri, Nurhadini; Apridiantri, Safira Rahmah; Dina, Resa Ana
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10389

Abstract

Saat ini hampir di berbagai wilayah Indonesia telah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan ketentuan yang telah ditentukan oleh pemerintah, seperti siswa yang masuk sekolah dibatasi menggunakan sistem “Shifting”, kesiapan sekolah dengan fasilitas yang harus dipenuhi pada saat PTM, menjaga protokol kesehatan dengan baik, dan telah mendapatkan vaksinasi. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, asesmen situasi COVID-19 di Jawa Barat yaitu menyentuh level 2 dan tingkat vaksinasi untuk usia 12-17 tahun baru mencapai 84.74%. Melihat data tersebut, kesadaran para guru dan siswa menjadi hal penting dalam mencegah penularan COVID-19. Fokus kami dalam hal tersebut yaitu dengan cara melakukan sosialisasi mengenai Protokol Kesehatan dan Vaksinasi serta pemantauan menggunakan RapidPro. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian serta tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri dan melindungi lingkungan sekitar.
Peningkatan Nilai Tambah Produk Lokal Pisang Roid Melalui Pemberdayaan Wirausaha Generasi Muda di Kawasan Jatigede Yudha, Eka Purna; Ernah, Ernah; Setiawan, Iwan; Heriyanto, Farizy Rafi; Nurkhairi, Adinda; Hasanah, Anggraeni Mafhul; Ningrum, Catharina Audrey; Permata, Anisa Putri; Nurdijanti, Rahmadevi; Sinaga, Artikha Ruth Ckhaeren Seoul
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13787

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan meningkatkan nilai ekonomi pisang Roid di Kawasan Jatigede dengan memberdayakan wirausaha generasi muda. Melalui metode kolaboratif dan partisipatif, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat melakukan identifikasi, pembinaan, dan pelatihan kepada wirausaha generasi muda di Desa Ciranggem, Jatigede. Permasalahan rendahnya nilai ekonomi pisang Roid disikapi dengan perencanaan yang matang, identifikasi calon wirausaha, serta pengembangan ide inovatif dalam pengolahan dan pemasaran produk. Interaksi antara tim pengabdian, wirausahawan generasi muda, dan perangkat desa memperlihatkan sinergi positif dalam mencapai tujuan bersama. Melalui program ini, terbukti adanya upaya konkret dalam memperkuat potensi lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Ciranggem. Dengan demikian, pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Ciranggem memberikan dampak positif yang signifikan dan membuka peluang untuk pengembangan program serupa di daerah lain. Kata kunci: Generasi Muda, Nilai Tambah, Pemberdayaan Wirausaha, Pisang Roid, Produk Lokal
SOSIALISASI CARA BIJAK BERMEDIA SOSIAL Yudha, Eka Purna; Nurislaminingsih, Rizki; Fatmawati, Faoziah Ulfah
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10390

Abstract

Kegiatan pengabdian  kepada masyarakat literasi digital di desa ini merupakan salah satu alternatif pilihan yang ditawarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika kepada perguruan tinggi dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di desa dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa melalui penggunaan digital. Kegiatan Literasi Digital yang telah dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Cicapar dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banjarsari, kami memberikan penyampaian yang dapat mereka pahami dan menampilkannya melalui video ilustrasi yang kami buat dan presentasi tetapi sebagian peserta atau siswa yang mengikuti acara sedikit tidak memperhatikan atau kurang interaktif. Karena kami tidak dapat memprediksi bagaimana respon mereka, sehingga kami harus dapat mencairkan suasana dengan bermain games/ice breaking dan sharing agar suasana menjadi kondusif.
Penanaman Pohon dalam Upaya Meningkatkan Daerah Resapan Air di Desa Sukamulya Yudha, Eka Purna; Halomoan, Eric Peter; Tabita, Aya Diva; Aini, Indah Nurul; Yudiantana, Faradilla Christalia; Christian, Firman; Nafarin, Bunga enisa
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13776

Abstract

Pangandaran adalah salah satu kabupaten yang ada di Jawa Barat dimana kabupaten ini menjadi potensi yang sangat kuat di kawasan wisata alam. Desa Sukamulya adalah salah satu desa yang menjadi subjek pendukung untuk meningkatkan pariwisata di Pangandaran. Hal ini disebabkan oleh kekayaan wisata alam yang dimiliki oleh Desa Sukamulya sangat banyak dan variatif, dimana dalam desa tersebut megaterasering menjadi tujuan wisata yang ditawarkan oleh desa Sukamulya. Megaterasering itu sendiri menjadi terasering yang paling luas di Indonesia dan memiliki luas sekitar 1200 hektare. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui eksistensi dari megaterasering itu bahkan keberadaan Desa Sukamulya itu sendiri. Masalah-masalah tersebut yang ada muncul karena kurangnya pemasaran dan kurangnya pengenalan tentang desa wisata tersebut, selain itu desa tersebut memiliki akses yang sulit untuk dilewati dan desa ini bisa dikatakan terpencil sehingga berkurangnya minat penghuni yang ingin mengunjungi Desa Sukamulya ini. Dengan masalah yang ada, kami membuat program yang relavan dengan tema dan masalah yang ada, pengabdian kepada Masyarakat berupa penanaman pohon untuk meningkatkan resapan air sangat relevan untuk dilaksanakan. Kata kunci: Penghijauan, sukamulya, wisata alam, pohon, pangandaran
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP MINUMAN FERMENTASI: STUDI KOMPARATIF ANTAR KELOMPOK UMUR Rasmikayati, Elly; Yudha, Eka Purna; Saefudin, Bobby Rachmat
Jurnal Pertanian Agros Vol 28 No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v28i1.162

Abstract

Fermented beverages have become increasingly popular as functional products that offer health benefits, particularly in improving digestive function and enhancing body immunity. However, the successful marketing of these products largely depends on understanding consumer preferences, which may vary according to demographic characteristics, especially across different age groups. This study aims to analyze the differences in consumer preferences for five key attributes of fermented beverages—taste, price, packaging, packaging volume, and serving temperature—across four age categories: children, adolescents, adults, and the elderly. The research employed a quantitative survey method involving 145 respondents. Data were analyzed using frequency distribution tables, boxplot analysis, and the Kruskal–Wallis test. The results revealed that, in general, consumers preferred sweet and sour tastes in balanced proportions, favored products priced above Rp 10,000, and tended to prefer plastic packaging, although interest in glass packaging has begun to emerge. The most preferred packaging volume was 100–250 ml, and cold serving temperature remained the dominant preference. Statistical tests showed significant differences in preferences for price, packaging, and serving temperature across age groups (p < 0.05). Children preferred lower prices, plastic packaging, and cold beverages, whereas adults and the elderly showed a stronger preference for glass packaging, larger volumes, and warmer serving temperatures. Conversely, no significant differences were found in taste and packaging volume preferences (p > 0.05).
Penerapan Analisis Keberlanjutan Terhadap Permakultur di Kebun Hanif, Padalarang, Jawa Barat Ardely, Michelle; Yudha, Eka Purna
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.20356

Abstract

Indonesia holds significant potential in sustainable organic agriculture. However, prevalent consumptive behavior leads to high food waste, causing multidimensional impacts on environmental, social, and economic aspects. To address these challenges, this study aims to describe the application of permaculture ethics and its impact on sustainability at Kebun Hanif, concurrently analyzing the permaculture sustainability status across its social, environmental, and economic dimensions. This research employed a qualitative approach, focusing on in-depth interviews. Data obtained were analyzed using the MDS-RAPS method, complemented by Leverage analysis and Monte Carlo simulation to assess the sustainability status across the three dimensions. Analysis results indicate that permaculture at Kebun Hanif is highly sustainable in both economic and environmental dimensions. Meanwhile, in the social dimension, its sustainability level is classified as moderately sustainable. The permaculture implemented at Kebun Hanif provides valuable guidance to encourage broader permaculture adoption and support optimal sustainability enhancement.
Valuasi Ekonomi Kawasan Ekowisata Mangrove Berkelanjutan di Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara Berlianty, Ina; Yudha, Eka Purna; Nuryati, Rina
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.19859

Abstract

Mangrove ecotourism contributes significantly to supporting coastal ecosystems, both economically and ecologically. The objective of this study is to identify the current condition of the mangrove forest in the Mangrove Ecotourism Area of Pantai Indah Kapuk (PIK) and to conduct an economic valuation of environmental services and the potential for sustainable ecotourism. The analysis used is a mix method by combining quantitative and qualitative approaches. The techniques used for data collection include surveys, observation, interviews, and documentation. The economic valuation is conducted using the Total Economic Value (TEV) approach, which includes direct use value, indirect use value, option value, existence value, and bequest value. The results show that the PIK mangrove ecotourism area provides significant economic contributions through various environmental services and ecotourism activities, although its management still faces several challenges, such as environmental degradation, limited facilities, and low community participation. The calculated economic value can serve as a basis for formulating sustainable and inclusive ecotourism management policies, in line with the Sustainable Development Goals (SDGs).
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR KOMODITAS UBI KAYU INDONESIA, THAILAND DAN VIETNAM DI PASAR DUNIA Yudha, Eka Purna; Salsabila, Anisa; Haryati, Tantina
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v12i2.1450

Abstract

Indonesia ranks third in cassava (cassava) exporters in global scale, after Thailand and Vietnam, more than 80% of cassava is exported to China. The productivity of cassava in Indonesia tends to increase, but the total volume of exports tends to decrease. This study focuses on describing the condition of the cassava timber export market trend to producing countries and then analyzes it comparatively in the global market and compares it with two other countries, namely Thailand and Vietnam. The data used is the 2014-2018 time series obtained from secondary data. This study was analyzed by RCA (Reveled Comparative Advantage). The results of research on the export volume of Indonesian cassava commodities in 2014-2018 to the main export destination countries, namely China, South Korea and Malaysia fluctuated and tended to decrease. The competitiveness of Indonesia's cassava commodity exports to China, South Korea and Vietnam can be seen from the results of the calculation of the RCA value which shows that Indonesian cassava does not have competitiveness and comparative advantage in China, South Korea and Malaysia. Although the RCA value of Indonesian cassava is low, the production value of Indonesian cassava is high. From the results of RCA calculations, Thailand and Vietnam have high competitiveness in cassava exports to destination countries, namely China, South Korea and Malaysia because they have an excess value of 1 .
Co-Authors Adi Nugraha Adi Nugraha Adi Nugraha Afif Ahmad Rifai Afwan, Fahrian Aif Ahmad Choibar Tridakusumah Aini, Azizah Aini, Indah Nurul Aliesyanur Fauziah Almira, Bellinda Anas Rantisi Muhlasin Andika, Alif Anisa Salsabila Annisa Fitri Anwari, Mohammad Daffa Apridiantri, Safira Rahmah Aqila Shafa Adela Ardely, Michelle Arido Laksono Aulia, Safira Aviola, Zulaika Azura, Chiquitita Qinthar Azzahra Ghaitsa S Azzahra, Lissa Bagaskara, Fadil Bambang Juanda Benyamin, Gamaliel Berlianty, Ina Bintang Gentzora Bintang Maulana Gentzora Biru Angeli Nirwana Bobby Rachmat Saefudin Br Ginting, Adika Ivana Carli, Zahra Alfredia Putri Cyntia Rabbani Dika Supyandi Dina Rahayuning Pangestuti, Dina Dini Rochdiani Dita Faradhila Melinia Diva Safitra Dona Setia Umbara Dwiasih, Nayda Eddy Renaldi Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Endah Djuwendah Erin Ratna Kustanti Ernah Ernah Ery Supriyadi R. Esa Noerbayinda Eti Suminartika Fadhilah, Adistia Fadillah, Futri Fauza Fadiya, Az Zahra Khoirurrizqa Fadlunnisa, Dinar Fani Rahmawati Faoziah Ulfah Fatmawati Farhan, Fahmi Muhammad Farhani, Finivita Faris Maulana Satria Faujatul Hasanah Fauziyah, Aulia Hasna Faza, Nadif Muhammad Febrianti, Regita Febriyanti, Tenisya Firman Christian Futri Fauza Fadillah Gabero, Sandy Gita Cheria Vanessa Halomoan, Eric Peter Hardiansyah, Ilham Haryati, Tantina Hasanah, Anggraeni Mafhul Hasani, Fauziyah Sirril Helena Erma Rasita Malau Hendarliana, Asri Nurrizka Hepi Hapsari Heriyanto, Farizy Rafi Hersya Nuriska Anandita Hesty Nurul Utami I Putu Sindhu Respati Widhiguna Indah Kartika Nurjanah Indah Setiawati Istiqomah, Nabilla Iwan Setiawan Iwan Setiawan Izzudin, Fahmi Akbar Karo, Kalifman Lingga Izzati Karo Khansa Hana Lathifah Kuswarini Kusno Lala M Kolopaking Larasati, Farah Lies Sulistyowati Mahira, Hafshah Ayna Mahra Arari Heryanto Mani, Syifa Al Maura Salsabila Mirfazli, Miluniqa Yasmin Moch. Farhan Hermawan Modjo, Andhika Rangga Kusuma Mohamad Arief Setiawan Mufid, Fadllan Hafiyan Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Aries Nabiilah, Putri Nafarin, Bunga enisa Nanda Kurniawati Natasha, Natasha Naufal Daneswara Naufal Muharam Nurdin Neneng Komariah Ningrum, Catharina Audrey Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurdijanti, Rahmadevi Nurfah Khamida Nurhazna Fairuz Ardiani Nurkhairi, Adinda Nurrahman, Iqbal Nuryani, Nelis Pamungkas, Tegar Iman Ibrahim Pandi Pardian Parhanudin, Idham Pebriyanti, Viyana Perdana, Hafizh Hadian Permana, Reza Permata, Anisa Putri Pitariani Halawa Putri, Cindy Kaori Eka Putri, Maura Zhafira Putri, Nurhadini Rafif Affanda Firdaus Rahmadinna, Salsabila Rahmah, Ulya Rahman, Naufal Rahman, Nazwa Aulia Ramadhani, Ingrid Putri Ramadhani, Nadhifa Zahra Ramadhaningsih, Novita Rania Rosa Kamila Rara Caturita Nataya S Ratu Rizki Ramadhina Resa Ana Dina Rezky Algipari Ria Agustin Rifqi Muhammad Zuhdi Rilus Kinseng Rina Nuryati, Rina Riska Riska Risma Namira Risma Yuniar Rizki Nurislaminingsih Rizki Nurislaminingsih Rizki Nurislaminingsih, Rizki Safira Aulia Putri Salsabila, Andita Salsabila, Anisa Samuel Lantip Wicaksono Samuel Lantip Wicaksono Savitri, Adila Riana SETIAWAN, IWAN Shafyra Nuruzzakiya M Sinaga, Artikha Ruth Ckhaeren Seoul Sinaga, Rosiana Sri Fatimah Sri Fatimah SUPYANDI, DIKA Suroso, Muhammad Naufal Aditya Suryatno, Iwan Syahira, Nur Syakirotin, Muthiah Tabita, Aya Diva Tambunan, Pascal Christian Maranatha Tangim, Ernah Tantina Haryati Tasya Regita Prasetyo Tedjalaksana, Viorensa Triana Dewi Trisna Insan Noor Trivita, Rara Annisa Tsalaatsa, Lazuardhi Ibnu Tuti Karyani Ulis Salsabila Wassalwa Ulya Rahmah Vira Kusuma Dewi Warahmah, Mantika M Wicaksono, Samuel Lantip Widhiguna, I Putu Sindhu Yudiantana, Faradilla Christalia Zahira, Ghaitsa Zainal Arifin Zumi Saidah