Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DAYA SAING USAHA KOMODITAS PAKCOY INDONESIA PADA PASAR INTERNASIONAL NEGARA TUJUAN EKSPOR Yudha, Eka Purna; Supyandi, Dika; Saidah, Zumi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16158

Abstract

Pakcoy merupakan tanaman sayuran dan termasuk famili sawi (brassicaceae). Pakcoy memiliki peluang pasar yang cukup tinggi karena permintaan masyarakat terhadap sayuran kian meningkat seiring berjalannya waktu dan dengan pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan komparatif dan kompetitif dari usahatani komoditas pakcoy di Ciparanje, dampak kebijakan yang diterapkan pemerintah terhadap komoditas pakcoy dan menganalisis Policy Analysis Matrix (PAM) terhadap komoditas pakcoy di Ciparanje. Metode yang digunakan yaitu teknik analisis menggunakan PAM. Hasil analisis menunjukan bahwa usahatani pakcoy yang dibudidayakan di Ciparanje memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif. Hal ini terlihat dari nilai PCR dan DCR yang memiliki nilai < 1 serta secara keseluruhan dampak kebijakan pemerintah terhadap input-output pada pengusahaan sawi pakcoy pada lahan Ciparanje Jatinangor, Sumedang Jawa Barat sudah berjalan secara efektif.
ANALISIS DAYA SAING KOMODITAS JERUK INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Yudha, Eka Purna; Parhanudin, Idham; Farhani, Finivita; Fadiya, Az Zahra Khoirurrizqa; Trivita, Rara Annisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16174

Abstract

Jeruk (Citus sp.) khususnya jeruk manis (Citus sinensis) merupakan salah satu komoditas buah-buahan yang memiliki kontribusi terbesar terhadap produksi hortikultura di Indonesia. Selain itu, jeruk manis juga merupakan komoditas yang diekspor. Adapun negara tujuan ekspor utama untuk komoditas jeruk adalah Prancis dan Malaysia. Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara merupakan salah satu daerah yang memproduksi jeruk manis dimana terdapat banyak petani yang mengelola lahan jeruk manis disana. Melihat banyaknya pengusaha ataupun petani jeruk manis baik di Indonesia maupun di luar negeri, maka diperlukan penelitian untuk menganalisis keunggulan kompetitif dan komparatif terhadap usahatani jeruk manis di Kecamatan Purba, serta analisis kebijakan pemerintah. Analisis-analisis tersebut dilakukan dengan menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM). Dari hasil analisis ini diketahui bahwa usahatani jeruk manis di Kecamatan Purba memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif sehingga jeruk manis yang diproduksi tersebut memiliki daya saing baik di pasar domestik maupun di pasar internasional. Secara keseluruhan kebijakan yang telah diterapkan oleh pemerintah selama ini belum cukup efektif dimana kebijakan tersebut belum memberikan insentif yang signifikan kepada para petani jika dibandingkan dengan tanpa adanya kebijakan.
Analisis Risiko Penggilingan Padi Kecil (Studi Kasus Penggilingan Padi SB, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat) Azzahra, Lissa; Heryanto, Mahra Arari; Renaldi, Eddy; Yudha, Eka Purna
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.16481

Abstract

SB Rice Mill has a rice yield of 62 kg, which is below the national average yield of 65 kg, also quality of rice is often not in accordance with consumer demand. Both of these lead to losses in the production process that are not handled properly. These risks disrupt performance and hinder the goal to produce rice with good quality and quantity. Therefore, research related to risk analysis was conducted at SB Rice Mill with a qualitative approach and case study. This research was conducted with the aim of identifying risks and the best mitigation actions against these risks through the House of Risk stages 1 and 2. The results showed that there were 19 risk events from 32 risk agents in the rice production process at SB Rice Mill. 13 risk agents are considered as the main cause of the overall risk occurrence which will be handled. Then 21 mitigation actions were identified that need to be carried out.
Rancangan Strategi Pemasaran Digital Terintegrasi Pada Produk Kopi Palasari Menggunakan Metode SOSTAC Gabero, Sandy; Yudha, Eka Purna
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.15424

Abstract

Girisenang Cooperative is one of the coffee producers in Bandung Regency, West Java. The cooperative sells coffee products in the form of green beans and roasted beans (Kopi Palasari). In 2023, the average monthly sales of Kopi Palasari were 350 kg, while Girisenang Cooperative has the capacity to produce 1000–1500 kg of roasted beans per month. The low sales of Kopi Palasari are attributed to suboptimal marketing activities, particularly digital marketing. This study aims to design an integrated digital marketing strategy for Kopi Palasari using the SOSTAC method, which consists of six stages: situation analysis, objectives, strategy, tactics, action, and control. The study identified the target market for Kopi Palasari as coffee enthusiasts, coffee shops, and Generation X to Generation Z consumers. Kopi Palasari will be positioned as a masstige brand, providing a luxurious and exclusive impression at an affordable price. Based on the situation analysis, Kopi Palasari will adopt a primary strategy of optimizing social media through content marketing and influencer marketing tactics. The optimization of social media aims to increase public awareness of the Kopi Palasari brand. Additionally, Customer Relationship Management (CRM) will be implemented in all consumer interactions with Kopi Palasari's social media and e-commerce platforms.
Penerapan Sertifikasi Rainforest Alliance di Unit Kebun Malabar PT Perkebunan Nusantara VIII Pangalengan Fadhilah, Adistia; Yudha, Eka Purna
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.15323

Abstract

Rainforest Alliance certification assists numerous farmers and companies worldwide to ensure social, environmental, and economic sustainability in consumer production processes. The Malabar Plantation Unit of PT Perkebunan Nusantara VIII made a significant decision by implementing Rainforest Alliance certification in 2009. This study identifies the background of the implementation and process. It evaluates the impact of Rainforest Alliance certification on the plantation's operations, productivity, and tea prices at the Malabar Plantation Unit. The research method used is descriptive analysis, employing farm performance analysis and a case study approach. Data were obtained through in-depth interviews with plantation management, environmental surveys around the plantation, production activity surveys, and related document analysis. The research results indicate that the implementation of certification has brought positive changes, particularly regarding employee welfare and the surrounding environment, although there are still some aspects that do not fully meet the implementation requirements. Additionally, the certification has enhanced the production, productivity, and price of orthodox tea at the Malabar Plantation Unit. This study concludes that although the certification implementation process presents some challenges, it can provide long-term benefits for environmental sustainability and plantation welfare.
Analysis of Several Factors that Influence the Volume of Orange Imports in Indonesia Saidah, Zumi; Yudha, Eka Purna; Supyandi, Dika
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.16173

Abstract

This study aims to analyze the impact of the Consumer Price Index (CPI), international prices, and import tariffs on the import volume of oranges in Indonesia. The increasing volume of orange imports in recent years indicates that external factors play a role in determining import levels. The variables examined in this study include CPI as an indicator of domestic purchasing power, international orange prices as a reflection of global market dynamics, and import tariffs as a government policy affecting international trade. The data used in this study is annual data from 2010 to 2023. The analysis method employed is multiple linear regression to observe the effects of each independent variable on the volume of orange imports. The results show that CPI has a positive and significant impact on the volume of orange imports, indicating that higher CPI levels lead to an increase in imports. International prices have a significant negative effect, implying that an increase in global orange prices reduces the import volume of oranges in Indonesia. Import tariffs also have a negative and significant impact on orange import volumes, meaning that higher import tariffs decrease the number of oranges imported. The multiple linear regression model has a coefficient of determination (R²) of 0.85, indicating that 85% of the variation in the orange import volume can be explained by these three independent variables. These findings highlight the importance of controlling import tariffs and monitoring international prices to effectively manage the volume of orange imports in Indonesia.
KEBERLANJUTAN FINANSIAL TEKNOLOGI (FINTEK) SEBAGAI SUMBER PEMBIAYAAN KOMODITAS SAYURAN DI KABUPATEN GARUT Karyani, Tuti; Djuwendah, Endah; Yudha, Eka Purna; Supriyadi, Ery; Arifin, Zainal
Agricore Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v9i2.58895

Abstract

AbstrakFinansial teknologi adalah jasa keuangan dan teknologi yang beberapa tahun ini sudah merambah  ke sektor pertanian, terutama untuk komoditas sayuran yang termasuk dalam tanaman musiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keberlanjutan dari  finansial teknologi (fintek) dan usahatani yang dibiayainya. Salah satu Kabupaten yang sudah ada implementasi fintek adalah Kabupaten Garut yaitu untuk komoditas cabai. Metode penelitian yang digunakan ialah stratified random sampling sebanyak 146 orang di 2 kecamatan sentra cabai yaitu Kecamatan Pasirwangi dan Cikajang. Alat analisis yang digunakan ialah  Multi Dimensional Scaling (MDS) Rapfish yang mengukur keberlanjutan berdasarkan 5 dimensi, yaitu  dimensi ekonomi,  sosial, lingkungan dan dimensi kelembagaan yang didasarkan pada Indikator fintech dengan teknik ordinasi dari Software RAPFISH (Rapid Appraisal Technique for Fisheries). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi sosial dan ekonomi indeks keberlanjutannya termasuk pada status cukup berkelanjutan, sedangkan untuk dimensi lingkungan, teknologi dan kelembagaan masih  pada status kurang berkelanjutan. Oleh karena itu perlu diperbaiki atribut-atribut yang masih lemah untuk semua dimensi terlebih untuk dimensi lingkungan, teknologi dan kelembagaan. Selain itu yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan adalah infrastruktur, literasi digital dan pengawasan yang ketat dari pemerintah dalam mengawal fintek ini agar optimal perannya dalam mendukung keberlanjutan pembangunan pertanian di perdesaan.Kata kunci: Finansial Teknologi, Keberlanjutan,  Multi Dimensional Scalling (MDS), Rapfish. AbstractFinancial technology is a financial and technological service that has penetrated the agricultural sector in recent years, especially for seasonal vegetable commodities. This study aims to measure the level of sustainability of financial technology (fintek) and the farms it finances. One of the districts that has implemented fintech is Garut Regency, namely for chili commodities. The research method used was stratified random sampling of 146 people in 2 sub-districts of chili centers, namely Pasirwangi and Cikajang sub-districts. The analytical tool used is Multi Dimensional Scaling (MDS) Rapfish which measures sustainability based on 5 dimensions, namely economic, social, environmental and institutional dimensions based on fintech Indicators with ordination techniques from RAPFISH (Rapid Appraisal Technique for Fisheries) Software. The results show that the social and economic dimensions of the sustainability index are included in the moderately sustainable status, while the environmental, technological and institutional dimensions are still in a less sustainable status. Therefore, it’s necessary to improve the attributes that are still weak for all dimensions, especially for the environmental, technological and institutional dimensions. In addition, what needs to be improved and enhanced is infrastructure, digital literacy and strict supervision from the government in overseeing this fintech to optimize its role in supporting the sustainability of agricultural development in rural areas. Keywords: Financial Technology, Sustainability, Multi Dimensional Scaling (MDS), Rapfish.
ANALISIS KEBERLANJUTAN PERKEBUNAN TEH UNIT MALABAR DI PTPN VIII PANGALENGAN JAWA BARAT Larasati, Farah; Tangim, Ernah; Syamsiyah, Nur; Yudha, Eka Purna
Agricore Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v9i2.58148

Abstract

AbstrakTeh merupakan salah satu komoditi unggulan perkebunan Indonesia yang dijadikan sebagai penghasil devisa negara. Tanaman teh dilestarikan mulai dari pemeliharaan hingga pengolahannya menjadi produk berdaya saing. Unit Malabar merupakan perusahaan agroindustri yang mengupayakan tanaman teh dengan berbagai aspek pendukung didalamnya, seperti aspek lingkungan, aspek ekonomi, dan aspek sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dan menganalisis status keberlanjutan perkebunan teh Unit Malabar yang terletak di Pangalengan Jawa Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode Multidimensional Scalling (MDS) Rap. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data Primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengisian kuesioner yang didukung oleh 4 informan kunci dan 30 responden sebagai pelengkap sumber data yang ditentukan secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut-atribut dalam aspek lingkungan dinilai cukup berkelanjutan dengan indeks sebesar 74,63%. Atribut-atribut dalam aspek ekonomi dinilai berkelanjutan dengan indeks sebesar 77,68%. Sedangkan atribut-atribut dalam aspek sosial dinilai kurang berkelanjutan dengan indeks sebesar 57,23% pada skala 0-100. Berdasarkan status keberlanjutannya, terdapat 2 atribut sensitif pada masing-masing aspek yang berpengaruh secara positif terhadap perkebunan teh.Kata kunci: Perkebunan teh, MDS Rap, Kebun Malabar, keberlanjutan.AbstractTea is one of Indonesia's leading plantation commodities which is used as a foreign exchange earner. Tea plants are preserved from maintenance to processing into competitive products. Malabar Unit is an agro-industrial company that cultivates tea plants with various supporting aspects in them, such as environmental aspects, economic aspects, and social aspects. This study was conducted to evaluate and analyze the sustainability status of the Malabar Unit tea plantation located in Pangalengan, West Java. The research design used is qualitative with the Multidimensional Scaling (MDS) Rap method. The data used are primary data and secondary data. Primary data was obtained through observation, interviews, documentation, and filling out questionnaires supported by 4 key informants and 30 respondents as complementary data sources determined purposively. The results of the study showed that the attributes in the environmental aspect were considered quite sustainable with an index of 74.63%. The attributes in the economic aspect were considered sustainable with an index of 77.68%. While the attributes in the social aspect were considered less sustainable with an index of 57.23% on a scale of 0-100. Based on its sustainability status, there are 2 sensitive attributes in each aspect that have a positive influence on tea plantations.Keywords: Tea plantation, MDS Rap, Malabar Garden, sustainability.
ANALISIS DAYA SAING CENGKEH INDONESIA KE VIETNAM SERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Yudha, Eka Purna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i2.10409

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui daya saing komoditas cengkeh Indonesia di pasar Vietnam jika ditinjau dari keunggulan komparatifnya dan untuk mengetahui pengaruh Indeks Harga Konsumen (IHK), harga BBM dunia, dan volume ekspor cengkeh Indonesia ke Vietnam terhadap ekspor cengkeh Indonesia ke Negara Vietnam. Periode yang digunakan dalam penelitian ini selama lima tahun yaitu dari tahun 2013 sampai tahun 2017. Metode analisis yang digunakan untuk daya saing cengkeh Indonesia ke Vietnam yaitu dengan analisis keunggulan komparatif atau Revealed Comparative Advantage (RCA) dan menggunakan model analisis regresi berganda Ordinary Least Square (OLS) untuk menganalisis pengaruh Indeks Harga Konsumen (IHK), harga BBM dunia, dan volume ekspor cengkeh Indonesia ke Vietnam terhadap ekspor cengkeh Indonesia ke Vietnam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2013-2017 cengkeh Indonesia ke Vietnam memiliki daya saing yang kuat karena nilai indeks RCA lebih besar dari satu. Selain itu, Indeks Harga Konsumen (IHK), harga BBM dunia, dan volume ekspor cengkeh Indonesia ke Vietnam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ekspor cengkeh Indonesia ke Vietnam
Peningkatan Pengetahuan Gizi, Body Image, Kesehatan Reproduksi, dan Cegah Pernikahan Dini pada Siswa dan Guru SMAN 1 Pandeglang Dina, Resa Ana; Dewi, Mira; Nurdin, Naufal Muharam; Aries, Muhammad; Yudha, Eka Purna; Afwan, Fahrian Aif; Mahira, Hafshah Ayna; Rahman, Nazwa Aulia; Almira, Bellinda
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16696

Abstract

Masa remaja merupakan fase terjadinya perkembangan fisik serta psikis yang pesat. Asupan gizi yang sesuai sangat penting untuk menunjang proses pertumbuhan remaja. Body image sebagai bentuk manifestasi dari asupan makanan juga sangat diperhatikan oleh remaja. Remaja juga perlu mendapatkan pengetahuan terkait kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan dini mengingat remaja juga berada di fase perkembangan seksual. Sebagai upaya dalam merespon hal tersebut, dilakukan kegiatan edukasi terkait gizi, body image, kesehatan reproduksi, dan pencegahan pernikahan dini. Pelaksanaan kegiatan edukasi dilakukan di SMAN 1 Pandeglang, Provinsi Banten, sebagai provinsi dengan prevalensi pernikahan dini dan stunting yang masih tinggi. Selain siswa, sasaran kegiatan ini adalah guru yang berperan sebagai fasilitator siswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa dan guru SMAN 1 Pandeglang terkait gizi, body image, kesehatan reproduksi, dan pencegahan pernikahan dini. Konsep kegiatan ini adalah training of trainer dengan metode ceramah dan diskusi interaktif. Sebagai upaya membangun program yang berkelanjutan, dibuat modul aktivitas serta poster yang menjadi panduan siswa dalam menerapkan materi edukasi yang sudah diberikan. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan pengetahuan peserta kegiatan sebelum dan sesudah pemberian edukasi baik pada siswa (p=0,002) maupun guru (p=0,025). Secara rinci, terdapat perbedaan yang signifikan untuk tingkat pengetahuan gizi remaja (p=0,033), kesehatan reproduksi (p=0,001), dan pencegahan pernikahan dini (p=0,000) pada siswa antara sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan. Sementara itu pada guru yang menjadi peserta kegiatan, perbedaan yang signifikan ditemukan pada tingkat pengetahuan gizi remaja (p=0,011) dan pencegahan pernikahan dini (p=0,026).
Co-Authors Adi Nugraha Adi Nugraha Adi Nugraha Afif Ahmad Rifai Afwan, Fahrian Aif Ahmad Choibar Tridakusumah Aini, Azizah Aini, Indah Nurul Aliesyanur Fauziah Almira, Bellinda Andika, Alif Anisa Salsabila Annisa Fitri Apridiantri, Safira Rahmah Aqila Shafa Adela Ardely, Michelle Arido Laksono Aulia, Safira Aviola, Zulaika Azura, Chiquitita Qinthar Azzahra, Lissa Bagaskara, Fadil Bambang Juanda Benyamin, Gamaliel Berlianty, Ina Bintang Gentzora Bintang Maulana Gentzora Bobby Rachmat Saefudin Br Ginting, Adika Ivana Carli, Zahra Alfredia Putri Dina Rahayuning Pangestuti, Dina Dini Rochdiani Dita Faradhila Melinia Dona Setia Umbara Dwiasih, Nayda Eddy Renaldi Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Endah Djuwendah Erin Ratna Kustanti Ernah Ernah Ernah, Ernah Ery Supriyadi R. Esa Noerbayinda Eti Suminartika Fadhilah, Adistia Fadillah, Futri Fauza Fadiya, Az Zahra Khoirurrizqa Fadlunnisa, Dinar Faoziah Ulfah Fatmawati Farhan, Fahmi Muhammad Farhani, Finivita Faris Maulana Satria Faujatul Hasanah Fauziyah, Aulia Hasna Faza, Nadif Muhammad Febrianti, Regita Febriyanti, Tenisya Firman Christian Gabero, Sandy Gita Cheria Vanessa Halomoan, Eric Peter Hardiansyah, Ilham Haryati, Tantina Hasanah, Anggraeni Mafhul Hasani, Fauziyah Sirril Helena Erma Rasita Malau Hendarliana, Asri Nurrizka Hepi Hapsari Heriyanto, Farizy Rafi I Putu Sindhu Respati Widhiguna Indah Setiawati Istiqomah, Nabilla Iwan Setiawan Iwan Setiawan Izzudin, Fahmi Akbar Karo, Kalifman Lingga Izzati Karo Kuswarini Kusno Lala M Kolopaking Larasati, Farah Lies Sulistyowati Mahira, Hafshah Ayna Mahra Arari Heryanto Mani, Syifa Al Mirfazli, Miluniqa Yasmin Moch. Farhan Hermawan Modjo, Andhika Rangga Kusuma Mohamad Arief Setiawan Mufid, Fadllan Hafiyan Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Aries Nabiilah, Putri Nafarin, Bunga enisa Nanda Kurniawati Natasha, Natasha Naufal Daneswara Naufal Muharam Nurdin Neneng Komariah Ningrum, Catharina Audrey Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurdijanti, Rahmadevi Nurjanah, Indah Kartika Nurkhairi, Adinda Nurrahman, Iqbal Nuryani, Nelis Pamungkas, Tegar Iman Ibrahim Pandi Pardian Parhanudin, Idham Pebriyanti, Viyana Perdana, Hafizh Hadian Permana, Reza Permata, Anisa Putri Pitariani Halawa Putri, Cindy Kaori Eka Putri, Maura Zhafira Putri, Nurhadini Rafif Affanda Firdaus Rahmadinna, Salsabila Rahmah, Ulya Rahman, Naufal Rahman, Nazwa Aulia Rahmawati, Fani Ramadhani, Ingrid Putri Ramadhani, Nadhifa Zahra Ramadhaningsih, Novita Ramadhina, Ratu Rizki Rania Rosa Kamila Resa Ana Dina Rezky Algipari Rifqi Muhammad Zuhdi Rilus Kinseng Rina Nuryati, Rina Risma Namira Risma Yuniar Rizki Nurislaminingsih Rizki Nurislaminingsih Rizki Nurislaminingsih, Rizki Safira Aulia Putri Safitra, Diva Salsabila, Andita Salsabila, Anisa Samuel Lantip Wicaksono Samuel Lantip Wicaksono Savitri, Adila Riana SETIAWAN, IWAN Shafyra Nuruzzakiya M Sinaga, Artikha Ruth Ckhaeren Seoul Sinaga, Rosiana Sri Fatimah SUPYANDI, DIKA Suroso, Muhammad Naufal Aditya Suryatno, Iwan Syahira, Nur Syakirotin, Muthiah Tabita, Aya Diva Tambunan, Pascal Christian Maranatha Tangim, Ernah Tantina Haryati Tasya Regita Prasetyo Tedjalaksana, Viorensa Triana Dewi Trisna Insan Noor Trivita, Rara Annisa Tsalaatsa, Lazuardhi Ibnu Tuti Karyani Ulis Salsabila Wassalwa Ulya Rahmah Vira Kusuma Dewi Wicaksono, Samuel Lantip Widhiguna, I Putu Sindhu Yudiantana, Faradilla Christalia Zahira, Ghaitsa Zainal Arifin Zumi Saidah