Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Nutritional Substances and Acceptance of Tenggiri Fish Nugget Substitute of Moringa Leaf Flour as an Alternative for Preventing Anemia in Adolescent Women Suaebah; Widyana Lakshmi Puspita; Jurianto Gambir; Yanuarti Petrika
Jurnal teknologi Kesehatan Borneo Vol 3 No 2 (2022): Jurnal teknologi Kesehatan Borneo
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jtkb.v3i2.100

Abstract

In Indonesia, some plants contain many benefits for public health and contain very high nutrients ranging from macronutrients to micronutrients. These plants include Moringa oleifera L, the Moringa tree, by Indonesian people. However, few people know about the Moringa tree's benefits, so its utilization still needs to improve in society. This study was a pure experimental study consisting of 3 three treatments of mackerel fish nuggets with different substitutions for moringa leaf flour: P1=5, P2=12.5, P3=25. The third step was an organoleptic test at the Pontianak Ministry of Health's Poletkkes Food Technology Laboratory consisting of 25 panelists. Then proceed with nutritional analysis in the Chemistry laboratory at Tanjung Pura Pontianak University. The research design used a completely randomized design (CRD) data and was analyzed using the Freedman statistical test. The results of the study are based on Friedman's statistical test, which is enhanced with Conover with a 95% confidence level, showing that the results of T count > T table (13.6 > 3.175) mean that there is a color difference in the nugget formula, there is a difference in the aroma of the nugget formula with T count > F table (6.03 > 3.175) there is a difference in taste for variations in taste with T count < F table (2.72 < 3.175) Based on test results Laboratory tests on nuggets of moringa leaf flour substitution showed an average protein content of 7.08%, average moisture content of 2.01% average ash content of 5.15%.
HUBUNGAN ASUPAN NATRIUM, KALIUM, KALSIUM TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI UPT PUSKESMAS TELAGA BIRU Aryesha Maharani; Petrika, Yanuarti; Sulistyaningsih, Ikawati
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 1 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1120

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi hipertensi di dunia terus meningkat setiap tahun berdasarkan hasil pengukuran  penduduk provinsi Kalimantan Barat pada umur ≥15 tahun (29,2%) dan umur ≥18 tahun (30,9%). Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak (profil kesehatan) jumlah kasus hipertensi pada tahun 2022 sebanyak 55.202  dan 77.079 pada tahun 2023. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan asupan natrium, kalium, kalsium terhadap kejadian hipertensi pada pasien rawat jalan di UPT Puskesmas Telaga Biru. Metode Penelitian : jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian case control. Sampel penelitian ini adalah pasien rawat jalan di UPT Puskesmas Telaga Biru dengan total sampel sebanyak 62 responden dengan perbandingan kelompok kasus dan kontrol yakni 1:1. Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Data tekanan darah diperoleh dari pengukuran dengan alat Sphygmomanometer. Asupan natrium, kalium dan kaslium diperoleh dengan cara wawancara menggunakan Food Frequency Questionary (FFQ) satu bulan terakhir. Uji yang digunakan adalah Chi Square. Hasil : Berdasarkan hasil Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara asupan natrium dengan kejadian hipertensi (p= 0,000, OR= 10,688), namun tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan kalium dan asupan kalsium dengan kejadian hipertensi (p = 0,198 OR = 5,769; p = 0,668, OR = 2,148). Kesimpulan : Responden yang memiliki asupan natrium lebih memiliki risiko 10,6 kali untuk mengalami kejadian hipertensi dibandingkan asupan natrium cukup, responden kelompok yang asupan kalium kurang memiliki risiko 5,7 kali untuk mengalami kejadian hipertensi dibandingkan asupan kalium cukup, dan responden yang asupan kalsium kurang memiliki risiko 2,1 kali untuk mengalami kejadian hipertensi dibandingkan asupan kalsium cukup.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN PERSEPSI CITRA TUBUH TERHADAP STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 6 PONTIANAK Jannah, Diah Na'imatul; Desi; Yanuarti Petrika
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 1 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1124

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan gizi dapat menjadi landasan penting dalam mempengaruhi konsumsi seseorang, dimana tingkat pengetahuan gizi akan mempengaruhi dalam pemilihan bahan makanan yang tepat. Status gizi remaja merupakan indikator penting yang dapat mempengaruhi kesehatan dan produktivitas pada masa remaja. Persepsi citra tubuh adalah pemahaman seseorang tentang fisik yang mencakup penilaian individu yang subyektif berdasarkan pada penilaian orang lain terhadap dirinya. Faktor pengetahuan gizi dan persepsi citra tubuh diyakini memiliki peran dalam pembentukan status gizi remaja, terutama pada remaja putri yang rentan terhadap tekanan sosial terkait bentuk tubuh. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan persepsi citra tubuh terhadap status gizi remaja putri di SMA Negeri 6 Pontianak. Metode Penelitian: Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 38 orang remaja putri kelas XI yang diambil menggunakan teknik desain purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan gizi dan kuesioner persepsi citra tubuh, sedangkan status gizi diukur berdasarkan indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi baik (71.1%), persepsi citra tubuh negatif (60.5%), dan status gizi normal (65.8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan status gizi (p=0.015) dan hubungan yang tidak signifikan antara persepsi citra tubuh dengan status gizi (p=0.191). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dan persepsi citra tubuh terhadap status gizi remaja putri. Diperlukan upaya edukasi gizi dan penguatan persepsi citra tubuh yang positif dalam rangka menjaga status gizi yang optimal pada remaja. Background: Nutrition knowledge can be an important foundation in influencing a person's consumption, where the level of nutritional knowledge will influence the selection of appropriate food ingredients. Adolescent nutritional status is an important indicator that can influence health and productivity during adolescence. Body image perception is a person's understanding of their physique, which includes subjective individual assessments based on others' assessments of them. Nutrition knowledge and body image perception are believed to play a role in shaping adolescent nutritional status, especially in adolescent girls who are vulnerable to social pressures related to body shape. Objective: This study aimed to determine the relationship between nutritional knowledge and body image perceptions on the nutritional status of adolescent girls at Pontianak State Senior High School 6. Methods: The study design was quantitative with a cross-sectional approach. A sample of 38 eleventh-grade adolescent girls was selected using a purposive sampling technique. The research instruments were a nutritional knowledge questionnaire and a body image perception questionnaire, while nutritional status was measured by body mass index for age (BMI/A). Data were analysed univariately and bivariately using the chi-square test. Results: The study showed that the majority of respondents had good nutritional knowledge (71.1%%), negative body image perceptions (60.5%), and normal nutritional status (65.8%). The chi-square test showed a significant relationship between nutritional knowledge and nutritional status (p=0.015) and an insignificant relationship between body image perception and nutritional status (p=0.191). Conclusion: This study concluded that there is a significant relationship between nutritional knowledge and body image perceptions on the nutritional status of adolescent girls. Nutrition education efforts and strengthening positive body image perceptions are needed to maintain optimal nutritional status in adolescents.
Co-Authors Agusanty, Shelly Festilia Ahmad Juanda Alfi Syahrina Andra Rahmayanti Annisa Rahmawati Aryesha Maharani Asmadi ASWEROS UMBU ZOGARA Ayu Rafiony Ayu Rafiony Cikita, Rafika Cristin Dahliansyah Dahliansyah Dahliansyah, Dahliansyah Desi DESI DESI Desi Desi Desi Desi Desi Desi Desi Desi, Desi Destriana Detty Siti Nurdiati Dewi Praya Untari Didik Hariyadi Edy Waliyo Edy Waliyo Eltri Yani Sunengsih Fitri Eka Nurhasanah Ginting, Martinus Hamam Hadi Hapisa, Tiara Ihsan, Bagus Muhammad Ikawati Sulistyaningsih Ikawati Sulistyaningsih Ikawati Sulistyaningsih Iman Jaladri Iman Jaladri Iranda Faradila Istiqomah Itsna, Hidayatul Jahri, Muhammad Jannah, Diah Na'imatul Jonni Syah R. Purba Jurianto Gambir Kristiana Yulianingsih Lola Andini Maretalinia Maretalinia Maria F Vinsensia D P Kewa Niron Maria Goreti Pantaleon Martiasapira Martiasapira Martinus Ginting Martinus Ginting Martunis Ginting Maulianaulfa maulianaulfa Melyana, Yola Putri Mita Dian Pralinda Muhammad Jahri Muhammad Jahri Mulyanita Mulyanita, Mulyanita Neny Setiawaty N Nia Pratiwi Nopriantini Nopriantini Nopriantini Novia, Devi Nurrizky Natasha Gunawan Pawarti Rafika Cristin Cikita Rafiony, Ayu Rani Anjelian Rezza Dewintha, Rezza Sabila Oktadiya Putri Sakinah, Shela Apriliani Sapariyah Selsa Octavianty Shelly Festilia A Shelly Festilia Agusanty Sifha Aura Anggraini Sopiyandi Sopiyandi, Sopiyandi Sri Rezki Sri Suciati Suaebah Suaebah Suaebah, Suaebah Suebah Sulistyaningsih, Ikawati Syahrina, Alfi Tiara Anggraini ulfa, mauliana Widyana Lakshmi Puspita Wiwik Sundari Wulandari, Devi Nur Yati, Umi Yeni Tamara