p-Index From 2021 - 2026
11.253
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Erudio: Journal of Educational Innovation Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA PARAMUROBI Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Ilmiah Dikdaya Islamic Guidance and Counseling Journal JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Mantik SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Abdi Masyarakat SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat jurnal syntax admiration Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences International Journal of Islamic Educational Psychology Edu Masda Journal Edu Dharma Journal: Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Ilomata International Journal of Social Science Ta'dib: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Peradaban Islam Journal of Education Research Al-Hijr: Journal of Adulearn World AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Didaktika Religia Asian Journal of Innovative Research in Social Science Instruktur: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Cakrawala Ilmiah World Psychology NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Abdimas Indonesian Journal JISPE Journal of Islamic Primary Education AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Journal International Dakwah and Communication Carmin: Journal of Community Service International Journal of Educational Narratives Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM) ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN) GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan IPA Indonesia EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan JOURNAL OF PHILANTHROPY: The Journal of Community Service Jurnal Keislaman Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI TEORI PSIKOLOGI DALAM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN Sri Haryanto Afandi
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 18 No 1 (2018): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v18i1.936

Abstract

Pesantren merupakan salah satu sistem dan institusi pendidikankeagamaan Islam tertua di Indonesia yang dalam sejarahnya telahmemainkan peran penting dalam membentuk kehidupanmasyarakat. Pesantren muncul sebagai basis pendidikan yangmenekankan keutamaan akhlak (imtaq), sehingga dapatmemberikan kontribusi moral dan kemanusiaan pada masyarakatIndonesia khususnya dan masyarakat dunia umumnya. Pesantrensebagai lembaga pendidikan Islam yang cukup unik karenamemiliki elemen dan karakteristik yang berbeda dengan lembagapendidikan Islam lainnya. Elemen-elemen pesantren yang palingpokok, adalah adanya pondok atau tempat tinggal para santri, masjid, kitab-kitab klasik, kyai dan santri.Secara konvensional, pesantren memang tidak secara khususmelakukan kajian psikologi, tetapi bukan berarti pola pendidikandan tradisi yang hidup di pesantren jauh dari nuansa-nuansa kajianpsikologi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yangdilakukan dengan menggunakan studi kasus,1 Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, Wawancara, dan studi dokumentasi. 2 Metode analisis data yang digunakan adalahmetode deskriptif kualitatif kritis, adapun pola berpikir yangdigunakan adalah berpikir induktif dan berpikir deduktif.3 Dengan pola berpikir seperti ini diharapkan dapat mengetahui dan menarikkesimpulan tentang aplikasi teori psikologi pendidikan dalamsistem pembelajaran di API Tegalrejo Magelang.
PARTISIPASI PUBLIK PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN WONOSOBO Sri Haryanto; Lutfan Muntaqo
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 20 No 2 (2020): Desember
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v20i2.1714

Abstract

Pesantren dengan berbagai sumber dayanya merupakan modal sosial yang sangat penting bagi pembangunan dan pengembangan suatu daerah. Wonosobo termasuk kabupaten di provinsi Jawa Tengah yang memiliki pondok pesantren dengan jumlah ratusan dengan santri yang berjumlah puluhan ribu. Partisipasi publik pesantren sangat penting dalam perencanaan, penyusunan, penyelenggaraan, hingga evaluasi pelayanan publik. Kenyataannya di Wonosobo, partisipasi ini masih sangat rendah meskipun tidak kosong sama sekali. Salah satu penyebabnya adalah karena pesantren masih disibukkan dengan persoalan internal seperti penyesuaian kurikulum, pembekalan softskill bagi santri, persoalan infrastruktur dan sebagainya sehingga belum bisa terlibat banyak dalam urusan publik. Artikel berbasis pengabdian masyarakat ini meneliti profil pesantren di Kabupaten Wonosobo, partisipasi publik yang dilakukannya, serta hal-hal yang dapat dilakukan dalam rangka meningatkan partisipasi publik pesantren.
HUMANISME PENDIDIKAN PESANTREN Ngarifin Shiddiq; Sri Haryanto
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 14 No 1 (2014): Januari-Juni 2014
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren sebagai pranata pendidikan ulama (intelektual) terus menyelenggarakan misinya agar umat menjadi tafaqquh fiddin dan memotifasi kader ulama dalam misi dan fungsinya debagai warasat al anbiya’.Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang cukup unik karena memiliki elemen dan karakteristik yang berbeda dengan lembaga pendidikan Islam lainnya. Elemen-elemen Islam yang paling pokok, yaitu: pondok atau tempat tinggal para santri, masjid, kitab-kitab klasik, kyai dan santri. Kelima elemen inilah yang menjadi persyaratan terbentuknya sebuah pesantren, dan masing-masing elemen tersebut saling terkait satu sama dengan lain untuk tercapainya tujuan pesantren, khususnya, dan tujuan pendidikan Islam, pada umumnya, yaitu membentuk pribadi muslim seutuhnya (insan kamil).Pesantren Sekarang ini, semakin diharapkan tampil dengan tawaran-tawaran kultural yang produktif dan konstruktif, serta mampu menyatakan diri sebagai pembawa kebaikan untuk semua, tanpa ekslusifisme komunal dan mengembangkan nilai-nilai humanism dalam pendidikan.
DINAMIKA PERTUMBUHAN PESANTREN (Melacak Akar-Akar Historis Perkembangan Pesantren di Jawa) Zaenal Sukawi; Sri Haryanto
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 14 No 1 (2014): Januari-Juni 2014
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren telah ada di Indonesia sejak dua abad lalu dan tidak mengalami penurunan peran. Bahkan justru semakin eksis dan diminati masyarakat. Ini bisa dilihat dari pertumbuhan jumlah pesantren dalam tiga dasa warsa terakhir.Jumlah lembaga pendidikan pesantren di seluruh Indonesia pada kurun waktu 20 tahun terakhir, berkembang sangat cepat. Pada tahun 2020 mendatang jumlah lembaga pesantren kemungkinan akan mencapai sekitar 25.000. Jumlah lembaga pesantren yang terus berlanjut tersebut disebabkan karena lembaga pendidikan pesantren inilah yang dengan cepat dapat memberikan santunan pendidikan bagi generasi muda pedesaan yang memerlukan pendidikan tingkat menengah dan tinggi. Di samping itu, dewasa ini juga banyak sekali generasi muda yang berlatar-belakang pendidikan pesantren berhasil menyelesaikan pendidikan guru di berbagai perguruan tinggi.Pesantren kini dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu pesantren tradisional dan pesantren modern. Sistem pendidikan pesantren tradisional sering disebut sistem salafi. Pondok pesantren modern merupakan sistem pendidikan yang berusaha mengintegrasikan secara penuh sistem tradisional dan sistem sekolah formal (seperti madrasah). Proses modernisasi pondok pesantren ini merupakan upaya untuk menyempurnakan sistem pendidikan Islam yang ada di pesantren.
KONSEP PENDIDIKAN SEUMUR HIDUP (Long Life Education) Haryanto Al-Fandi
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 14 No 1 (2014): Januari-Juni 2014
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses berkelanjutan yang mengandung unsur-unsur pengajaran, latihan, bimbingan dan pimpinan dengan tumpuan khas kepada pemindahan berbagai ilmu, nilai agama dan budaya serta kemahiran yang berguna untuk diaplikasikan oleh individu (pengajar atau pendidik) kepada individu yang memerlukan pendidikan itu.Islam mengajarkan bahwa pendidikan tidak mengenal batas waktu. Setiap manusia harus senantiasa menempuh pendidikan atau mencari ilmu sepanjang hayatnya atau seumur hidupnya.
PENDIDIKAN KARAKTER TINJAUAN PSIKOLOGI DAN ISLAM Sri Haryanto
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 4 No 1 (2021): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v4i1.3284

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskiprsikan pendidikan karakter dalam tinjauan psikologis dan Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, dengan melakukan analisis isi terhadap literatur-literatur yang berhubungan dengan pendidikan karakter tinjauan psikologi dan Islam. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan pola reduksi data yang terkait dengan pendidikan karakter, kemudian menyajikannya secara sistematis dan dianalisis secara deskriptif-interpretatif dengan perspektif psikologis. Setiap ajaran Islam memiliki dasar pemikiran, begitupun dengan pendidikan karakter. Dasar pendidikan karakter dalam Islam adalah Quran dan Hadis. Karakter Islam adalah karakter yang memelihara eksistensi manusia sebagai makhluk bio-psiko-spiritual-religius, mahluk yang dilahirkan dengan membawa potensi fitrah. Secara teoritik, pendidikan karakter Islam berbeda dengan pola pendidikan karakter yang dikembangkan di dunia barat. Inti perbedaannya adalah keberadaan pesan Tuhan sebagai dasar pendidikan karakter, sehingga pendidikan karakter lebih sering dilakukan secara doktriner dan dogmatis, sehingga pola implementasi pendidikan karakter dalam Islam cenderung lebih pada teaching right and wrong. Disamping itu, implementasi dan aktualisasi pendidikan karakter juga dituntut untuk memperhatikan kondisi psikologis dan tahapan perkembangan anak didik, sehingga pelaksanaan pendidikan karater dapat mencapai tujuan yang diharapkan.”
REFORMULATING THE DESIGN OF CHARACTER EDUCATION BASED ON SPIRITUAL-RELIGIOUS VALUES Sri Haryanto
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 9, No 2 (2022): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8081276

Abstract

Character education is the process of developing fitrah (basic potential) of human beings by instilling moral and spiritual values in students. Combining moral and spiritual values with piety to God and religious teachings is the core of education and is the way to bring human functions to their human origins. Education institutions often neglect character building and focus more on students’ academic achievement and competence. They emphasize intellectual intelligence (cognitive domain) yet ignore moral, emotional, and spiritual intelligence. Thus, it is necessary to reformulate character education to answer the era’s challenges and changes and solve various problems modern humans face. In the sense of improvement, changes must cover all levels and aspects based on the concept, curriculum, quality of human resources, institutions, and organizations so human beings can adapt to the flow of globalization and socio-cultural changes in modern society. These all are constructed to suit the global era and the socio-cultural changes of modern civilization. Reformulation must be based on basic human characteristics and universal moral values from religious teachings (the golden rule) and consider the potential of human nature as a bio-psycho-spiritual-religious creature. The development of character education must also be based on the basic principles of Islam, namely tawhid. The concept of tawhid, or the greatness of God, needs to be applied and elaborated in the character education model.
RECIPROCAL CHARACTER VALUE IN THE BOOK OF TA'LIM MUTA'ALIM WITH CHARACTER EDUCATION IN INDONESIA AND GLOBAL ETHICS Sri Haryanto; Robingun Suyud El Syam
Jurnal Scientia Vol. 11 No. 02 (2022): Education, Sosial science and Planning technique, November
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Formalistic education tends to emphasize academic achievement alone, weakening student character, so it is necessary to have integrative education that balances the cognitive, affective and psychomotor domains. With a research literature approach, it results that the concept of education in the book of muta'allim ta'lim is an integrative character education, covering three aspects of cognitive, affective and psychomotor. There are 11 character values in the book of ta'lim muta'allim that are relevant to character education in Indonesia, namely: religious character, fond of reading, peace-loving, independent, cooperation, tolerance, communicative, social care, environmental care, hard work, and appreciate achievement. The character values in the book of Ta'lim Muta'allim are also relevant to global ethics. It's just that global ethics is a product of humans so that in practice it often differs from one region to another, while character education in the book of ta'lim muta'allim, is based on values originating from religious teachings so that it is consistent in practice. Thus the values of character education in the ta'lim muta'allim book are relevant to character education in Indonesia and global ethics
Educative Punishment Perspektif Al-Qur`An (Pemaknaan “Pukulan” dalam Q.S. An-Nisa: 34 Paradigma Pendidikan Humanis) Ngarifin Shidiq; Sri Haryanto; Edi Rohani
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 8 No 2 (2022): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v8i2.4532

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data riset didapat dari kepustakaan, berupa karya-karya tulis, baik berupa buku, jurnal, artikel ilmiah maupun berita-berita yang sesuai dengan topik studi. Data yang terhimpun kemudian dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan metode Miles and Hubermen. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, verifikasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian bertujuan untuk memaknai Q.S. An-Nisa: 34 dalam persepektif pendidikan humanis-religius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenaan sanksi dan hukuman dalam lingkungan keluarga dan pendidikan tidak bertentangan dengan nilai-nilai religius dan nilai-nilai kemanusiaan, selama hukuman tersebut bertujuan untuk mendidik, tidak berdasar pada kekerasan dan mengandung pelecehan. Pengenaan sanksi dan hukuman dibenarkan dalam pendidikan atas dasar bahwa hukuman tersebut merupakan satu-satunya cara untuk memperbaiki prilaku peserta didik setelah berbagai macam cara yang ditempuh belum dapat menghasilkan perubahan.
THE ROLE OF NAHDLATUL ULAMA IN CREATING AN R20 FORUM AS INDONESIA'S SOFT POWER IN THE WORLD Sri Haryanto; Robingun Suyud El Syam
Jurnal Scientia Vol. 12 No. 01 (2023): Education, Sosial science and Planning technique
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v12i01.1321

Abstract

The purpose of this research is to unravel the role of Nahdlatul Ulama in making the R20 Forum as Indonesia's Soft Power in the international arena, by helping to ensure that religion can function as a source of real and dynamic global solutions, not as a source of problems. This article uses a combination of qualitative and quantitative research methods. Research was carried out at the R20 Forum activities on 2-3 November 2022 in Nusa Dua, Bali. The research object focuses on Soft Power Indonesia in the international arena, with library data sources and descriptive analysis. The research concludes: that the R20 forum was initiated by Nahdlatul Ulama as an effort to promote mutual understanding, a culture of peace, and harmonious coexistence among diverse people in the world, religions, and nations, by ensuring the role of religion as a source of dynamic solutions, not as a problem. The agenda becomes Soft Power Indonesia in the international arena by presenting a model of religion, nation and state in harmony. In addition to aspects in the field of tourism, politics and the economy. Through this agenda, Nahdlatul Ulama has a strategic role to play in increasing Indonesia's position in the international arena. This study develops its setting and orientation by integrating religion as a solution to global problems in internal and multilateral problems. This shows the prominent role of Nahdlatul Ulama, because specific cases show a role in social community.
Co-Authors 'ULIA RISTIANA, NAFI LUTFI Abdul Majid Abdul Majid Abdul Majid Abdul Majid Achmad Zainuri Rosid Agus Faisal, Vava Imam Ahmad Khoiri Al Ikhlas Ali Imron Ali Mustofa Kamal, Muhamad Andarwati, Ayu Setia Andini Restu Marsiwi Andriyani Rahmah Fahriati Anggraeni, Reska Widya Antonius Rino Vanchapo Ariyani, Mila Ariyaningsih, Shofia Astuti, Erna Dwi Atika, Rindi Auladi, Ardin Azam Batubara, Fitri Amaliyah Bucky Wibawa Karya Guna Chatarina Umbul Wahyuni Darul Muntah Denok Sunarsi Denok Sunarsi Denok Sunarsi Desy Darmayanti Edi Rohani Eka Apriyanti El Syam, Robingun Suyud Era Octafiona Eva Susanti Fadillah, Firdayani Fadzilah, Auliana Nurul Faisal, Vava Imam Agus Faizal, Vava Imam Agus Faraheen Abdul Rahman, Nur Fathur Rozi, Fathur Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Febriari, Fiza Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Gama Bagus Kuntoadi Guilin, Xie Hanafiah Hanafiah, Hanafiah Hanifah, Desty Putri Haryati Haryati Haya, Haya Helmin Rumbiak, Helmin Hidayat, Muhtar Sofwan Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh, Hidayatu Holidah, Holidah Hosaini, Hosaini Hossain, Fiza Amrina I Putu Agus Dharma Hita Ika Purnamasari IKADA SEPTI ARIMURTI Imam Agus Faisal, Vava Indriyani Indriyani indriyani, rahmawati Istiqomah, Habibbah Izza, Zumrotul Jannata, Taufan Jemmy, Jemmy Jiao, Deng Juniar, Shella Katmini, Katmini Khafifah, Nisa Khasbiya, Muadib Kusumawati, Nurfitri Lilla Puji Lestari Lindi, Putri Lutfan Muntaqo M. Fathun Niam M. Yunus Sudirman Mahdi Fahdilah Maryanti Maryanti Maulidah, Khoirotun Nur Mawaddah, Nurul Meifani, Syahrani Widya Merakati, Indah Meri, Diana Miftah Parid Firmansyah Mohammad Muslih Mubin, Nurul Muhammad Saefullah, Muhammad Muhammad Saefulloh Ngarifin Ngarifin Ngarifin Ngarifin, Ngarifin Ngarifin Shiddiq Ngarifin Shidiq Ngarifin Sidhiq Nur Azizah Nur Farida Nurnaini, Evi Nuwrun Thasimmim, Said p parmin, p Pandey, Digvijay Parmin Petrus Jacob Pattiasina Poncowati, Srikandi Dwi Putri hanifah, Desty Rahman Rahman Rahmi Junaida Rendika Vhalery Riki Astafi Rizqi, Sofan Rohani, Edi Rukhmana, Trisna Sari, Yollin Noviana Savitri, Sri Rahayu Shiddiq, Ngarifin Sidiq, Ngarifin Sila, Hendriyadi Bahtiar Daeng Siti Novy Romlah Soffan Rizki Sri Jumini sukawi sukawi Susan Asasiyah Syam, Robingun Suyud The TEGUH ARIFIANTO, TEGUH Titik Rahayu Ningsih Triyani, Anisa Umul Hasanah, Dwi Uswatun Hasanah Utari, Ayu Sri Vava Imam Agus Faisal Vera, Azima Prisma Vicky Lailatul Munawaroh Wahyu Nugroho Wahyuni, Noviyanti Sri Yahya, Sitti Rachmawati Yuanyuan Wang, Yuanyuan Z Sukawi Zaenal Sukawi Zaenal Sukawi Zahra, Rani