p-Index From 2021 - 2026
5.709
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Fenomena Bullying Pada Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri Kotaraja Kota Jayapura Fitriana, Anis Dyah; Zulihi, Zulihi; Viratama, Ika Putra; Jauhari, Shofwan Al; Efendi, Didik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena bullying di SDN Kotaraja Kota Jayapura, dengan fokus pada bentuk perilaku bullying yaitu verbal dan fisik. Metode observasi dan wawancara mengungkap bahwa bullying verbal, seperti ejekan menggunakan nama orang tua dan penghinaan fisik, serta bullying fisik berupa tindakan memukul dan memalak, sering terjadi di sekolah tersebut. Faktor penyebab bullying meliputi pengaruh keluarga, teman sebaya, dan faktor individu. Upaya penanganan di SDN Kotaraja melibatkan program anti-bullying, konseling, pendidikan karakter, kolaborasi dengan orang tua, dan pengawasan ketat. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan komprehensif dalam mengatasi bullying dan perlunya evaluasi berkelanjutan terhadap program-program yang diterapkan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung.
Pembelajaran Outdoor dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di MI Integral Hidayatullah Jayapura Malawat, Sakina; Zulihi, Zulihi; Viratama, Ika Putra; Taslim, Muhammad; Nengsih, Luluk Wahyu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di dalam kelas seringkali menghadapi tantangan seperti kurangnya komunikasi antara peserta didik dan guru, rasa bosan, serta kesulitan penyesuaian diri dengan teman, yang berdampak negatif pada proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan sekolah dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar peserta didik melalui pembelajaran di luar ruangan. Dengan pendekatan fenomenologi kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sekolah berupa motivasi dan apresiasi terhadap guru serta pembangunan hubungan positif antara guru dan peserta didik sangat penting dalam meningkatkan keterlibatan dan kualitas pembelajaran. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penyediaan fasilitas luar ruangan yang lebih baik untuk mendukung pembelajaran aktif dan kreatif.
Vocational Education and Training Policy between Indonesia and Tanzania Mursyid, Andi Miftahul Maulidil; Zulihi, Zulihi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mandala Education ( Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v10i3.7197

Abstract

This article is a non-research-based article discussing vocational education and training (VET) between Indonesia and Training. The purpose of this article is to give comprehensive knowledge regarding the policy practices to the field of educational sectors particularly in vocational education and training between two countries (Indonesia and Tanzania). To begin, the writers give an overview regarding the VET policy between Indonesia and Tanzania. Both countries have in common when it comes to the objectives of VET programs. Furthermore, the writers discuss about the policy drivers which they view that the VET policy is driven by the demand of industrial sectors. Moreover, comparing and analyzing policy document between Indonesian and Tanzanian VET policy practice which are found that both countries have significant discrepancy in terms of the organizer of VET. Also, both countries face several challenges to implement VET program according to the result of STEEP analysis.
Integration of Social Sufim Education and Fiqh in Fatwa on Digital Da'wah Ethics in Indonesia Islamy, Athoillah; Zulihi, Zulihi; Yazid, M. Aba; Abduh, Muhammad
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 9 No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v9i2.1810

Abstract

Da'wah activities through digital applications sometimes cause religious social problems in the midst of Indonesia's diverse social life. Through a normative-philosophical approach, this qualitative study intends to identify the value of Sufism social education in digital da'wah ethics contained in the fatwa of the Indonesian Ulema Council of East Java Province Number. 06 of 2022. This study data was obtained by documentation techniques, and data analysis includes reduction, presentation, and verification. The social value of Sufism in the form of mahabbah, itsar, and futuwwah is the basis for the perspective of this study. This study found the content of Sufism social education values in legal provisions related to the ethics of preachers in the digital space in the fatwa, including the value of mahabbah education in da'wah ethics that uphold peace. Then, the value of futuwwah education in da'wah ethics that respects diversity. Furthermore, the value of itsar education in da'wah ethics that cares for public benefit and state integration. This study confirms that the integration of the values of tarbiyah, Sufism and fiqh can be disseminated in fatwas related to social religion in Indonesia, including digital da'wah ethics fatwas.
Transformation of Islamic Boarding School Education to Address Moral Challenges in the Digital Era Paramansyah, Arman; Judijanto, Loso; Trinova, Zulvia; Rahmah, St.; Zulihi, Zulihi
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 16 No. 2 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i2.6090

Abstract

This research aims to explore how pesantren education can be adapted to answer the moral challenges faced by the younger generation in the digital era. Using the library research method, this study analyzes literature from various sources to understand the contribution of pesantren in facing contemporary moral issues. This study integrates the findings into a theoretical framework to highlight the relevance of pesantren education in the context of digital moral challenges. The results of the study show that various moral challenges, such as cyberbullying, social media addiction, and exposure to negative content, have a significant impact on children and adolescents. This phenomenon results in a decrease in empathy, the quality of social interaction, and an increase in negative behavior in cyberspace. Through strengthening religious values, character building, discipline, and examples from the kyai, Islamic boarding school education has proven effective in forming moral, responsible, and resilient students who can face the dynamics of the times. With this holistic approach, pesantren can become a relevant and adaptive educational model to answer moral challenges in the digital era.
Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kuliner melalui Pengembangan Usaha Mie Ayam 99 di Arso IV Kabupaten Keerom Fauziah, Silvi Laila Rista; Isrowiyah, Isrowiyah; Yusuf, Muhamad; Zulihi, Zulihi; Sudirman, Sudirman
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.2181

Abstract

UMKM memiliki peran vital dalam ekonomi Indonesia, namun sering terkendala akses modal, pasar, teknologi, dan manajemen. Akademisi berkontribusi melalui pengabdian masyarakat, fokus pada UMKM kuliner. Penelitian ini memberdayakan UMKM mie ayam 99 di Arso IV, Keerom, Papua, yang berdiri sejak 2020. Usaha ini, menyajikan mie ayam Jawa bercita rasa lokal, populer karena pelayanan ramah dan harga terjangkau, namun terkendala promosi, pencatatan keuangan, dan inovasi produk. Metode pengabdian menggunakan PDCA (Plan, Do, Check, Act). Tahap Plan menganalisis produk (pengamatan, bahan, alat, penjadwalan). Tahap Do memproduksi mie ayam untuk sampel dan analisis. Tahap Check menguji sampel (rasa, warna, tekstur, takaran). Tahap Act berupa penyesuaian proses dan pelatihan kewirausahaan di Arso IV, diakhiri peluncuran produk. Analisis produk juga menggunakan SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan kekuatan pada cita rasa klasik, harga terjangkau, pelayanan cepat, dan menu tambahan. Kelemahannya meliputi lokasi sederhana, inkonsistensi kualitas, dan pemasaran online terbatas. Peluangnya adalah potensi cabang baru, inovasi menu, dan kolaborasi. Ancaman meliputi persaingan ketat, perubahan selera, dan kenaikan biaya produksi. Strategi pemasaran modern diimplementasikan melalui promosi digital (Facebook, WhatsApp Business), diskon (beli 2 gratis 1), serta layanan delivery dan pre-order. Program ini juga mencakup pelatihan kewirausahaan. Pengembangan mie ayam 99 ke depan akan berfokus pada inovasi rasa dan topping, dengan target menjadikannya waralaba di Papua.
Pembiasaan Al-Akhlaq Al-Karimah Melalui Komunikasi Guru PAI (Pendidikan Agama Islam) Yang Efektif di Madrasah Ibtidaiyah (Mi) di Kota Jayapura Zulihi, Zulihi; Yusuf, Muhamad; Prasojo, Zaenuddin Hudi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.3947

Abstract

Tujuan artikel ini adalah menjelaskan secara komperhensif komunikasi yang dilakukan guru PAI dianggap belum mampu merealisasikan pembiasaan akhlak mulia pada siswa dan untuk mengetahui strategi yang efektif dalam melakukan komunikasi bagi guru untuk memberikan pembiasaan akhlak mulia di Madrasah Ibtidaiyah di Kota Jayapura. Merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma fenomenologi social. Hasil penelitian: Komunikasi aktif yang dilaksanakan guru PAI di Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang ada di Kota Jayapura yaitu memberikan kesempatan yang setara kepada siswa berinteraksi antar siswa maupun guru dalam mengembangkan daya nalar, serta pola berfikir sehingga mampu mengontrol komunikasi yang dilakukan. Mengembangkan komunikasi interpersonal dan komunikasi kelompok, dianggap efektif merangsang siswa berinteraksi. Membiasakan hal-hal yang bersifat teladan agar menimbulkan peniruan dan menjadi kebiasaan. Faktor lingkungan, faktor keluarga, teman sepermainan mampu merubah sikap dan perilaku siswa. Minimnya media komunikasi yang digunakan guru berpengaruh dalam pembentukan akhlakul karimah, dalam mengembangkan imajinasi siswa dalam mentransfer ilmu pengetahuan keagamaan pada siswa. Kurangnya pelatihan guru PAI yang ada di MI Kota Jayapura berpengaruh pada kemampuan berinovasi mengembangkan media komunikasi yang efektif dalam memberikan materi berkaitan Al-akhlaq Al-Karimah.
Dampak Penggunaan AI pada Pola Pembelajaran pada Mahasiswa di Kampus IAIN Fattahul Muluk Papua Meidiah, Alifia Nida Safira; Saifudin, Muhammad; Yusuf, Muhamad; Zulihi, Zulihi; Watora, Ibrahim
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 9 No 2 (2025): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v9i2.11139

Abstract

Students, as members of the digital generation, constitute the group that makes the most extensive use of Artificial Intelligence (AI) in academic activities. They employ AI based services to complete various tasks, whether consciously or not. This trend indicates that education is increasingly shifting toward a more autonomous, flexible, and technology-driven learning model. This study aims to examine how the use of AI affects students at IAIN Fattahul Muluk Papua, both in terms of its benefits and its challenges, including its influence on creativity, independent thinking, and academic integrity. The research employs a qualitative descriptive method, with data collected through passive participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted using an interactive model. The findings reveal that technological advancements, particularly AI, have transformed the ways in which students at IAIN Fattahul Muluk Papua search for information, comprehend learning materials, and complete academic assignments. AI enhances learning efficiency by providing rapid access to references, assisting with idea development, and offering concise information. However, the study also identifies the risks of excessive reliance on AI, which may weaken students’ critical thinking skills, creativity, and independence, as well as increase the potential for plagiarism. Thus, while AI can support the emergence of original ideas when used appropriately, it may also undermine academic abilities when misused. Therefore, digital literacy, ethical AI usage, and educator guidance are essential.
Upaya Pembentukan Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa Dalam Mata kuliah PAI di Universitas Yapis Papua Muttaqin, Muttaqin; Sileuw, Marwan; Zulihi, Zulihi; Taslim, Muh.
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/d8wwyn79

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas sosial mahasiswa di Papua yang hidup dalam lingkungan multikultural sehingga rentan terhadap sikap intoleransi dan konflik antaragama. Matakuliah pendidikan agama Islam (PAI) di perguruan tinggi, khususnya di Universitas Yapis Papua (UNIYAP), memiliki peran strategis dalam membentuk sikap moderasi beragama mahasiswa. Moderasi beragama penting untuk mencegah sikap ekstrem, intoleransi, dan potensi konflik dikalangan mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup Upaya Pembentukan Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa dalam matakuliah PAI di Universitas Yapis Papua serta Faktor Pendukung dan Penghambat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pembentukan sikap moderasi beragama mahasiswa melalui matakuliah PAI di Universitas Yapis Papua, sekaligus menganalisis strategi yang diterapkan serta faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi dosen PAI dan mahasiswa dari berbagai program studi dan berbagai latar belakang agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam matakuliah PAI di Universitas Yapis Papua telah diupayakan untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, sikap adil dan menghargai perbedaan. pembinaaan dalam jam perkuliahan dan diluar jam perkuliahan, penyampaian materi PAI yang di integrasikan dengan moderasi beragama, keteladanan dan nasehat serta adanya pembiasaan kegiatan sosial dan seminar keagamaan. Strategi yang digunakan meliputi diskusi interaktif, studi kasus, serta pembelajaran berbasis proyek yang mendorong mahasiswa memiliki sifat inklusif. Faktor pendukung adalah keragaman lingkungan sosial kampus dan dukungan institusi, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu perkuliahan dan perbedaan latar belakang mahasiswa. Kesimpulannya, mata kuliah PAI berkontribusi signifikan dalam membentuk sikap moderasi beragama mahasiswa, meskipun masih diperlukan strategi yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Revitalising Al-Qur'an Learning Through Calligraphy: An Integrative Study At TPQ Saleh Hambali Jayapura Kahfi, Sahibul Kahfi; Zulihi, Zulihi; Hidayat, Topan
TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 2 (2025): Educational Issues
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpai.8.2.159-172

Abstract

Studies on Qur’anic learning in TPQ institutions tend to rely on traditional methods that focus solely on repetition of memorization and recitation, without incorporating innovative or creative approaches. This study aims to analyze the integration of calligraphy in Qur’anic learning, its impact on students’ interest and learning motivation, and its contribution to the development of religious character. This research employs a qualitative descriptive method, using interviews, observation, and documentation as data collection techniques, and data analysis based on the Miles and Huberman model. The findings reveal that (1) the integration of calligraphy in Qur’anic learning is proven to be effective in improving the quality of the learning process, as it provides students with a more meaningful, visual, and enjoyable learning experience; (2) calligraphy integration can enhance students’ interest in learning, as reflected in their increased enthusiasm, active participation, and motivation during Qur’anic lessons; and (3) the integration of calligraphic art contributes to the development of students’ religious character, marked by the emergence of perseverance, discipline, and a deepened love for the Qur’an. These findings affirm that integrating artistic elements into Qur’anic learning can generate positive cognitive, affective, and spiritual outcomes.
Co-Authors A, Patmawati Abdul Basit Atamimi Abza, M. Thohar Al Ade Yamin, Ade Aisyah Zubaidah Amrullah Amrullah Arman Paramansyah Aulia Afifayanti, Nada Bustam, Bustam Chelladurai, Subathra Durgayan, Alesa Efendi, Didik Efendy, Didik Eka Apriani, Eka Fachry Abda El Rahman Faisal Faisal Fatima Madjid Fatmawati, Ludya Fatmayanti, Anisa Fauziah, Silvi Laila Rista Fitriana, Anis Dyah Garancang, Sabaruddin Hairani, Debby Riana Haisang, Haisang Hajrah, Siti Heni Purwati Herawati, Miske Aprillia Hermansyah Hermansyah Hidayat, Topan Islamy, Athoillah Isnaini, Rahmalia Ayu Isrowiyah, Isrowiyah Jauhari, Shofwan Al Judijanto, Loso Jumatul Hidayah, Jumatul Junaiddin, Junaiddin Kahfi, Sahibul Kamaluddin Abunawas, Kamaluddin Khoirunnisa, Ulfa Lalu Nasrulloh, Lalu Malawat, Sakina Maloga, Abdi Maryati, Sulis Maulidil Mursyid, Andi Miftahul Mayalibit, M Yasin Un Meidiah, Alifia Nida Safira Muhamad Yusuf Muhamad Yusuf, SE., M.Si. Muhammad Abduh Muhammad Saifudin Muhandy, Rachmad Surya Muljono Damopolii Mursyid, Andi Miftahul Maulidil Muttaqin Muttaqin Nasruddin Nasruddin Nawir , M. Syukri Nawir, M. Syukri Nengsih, Luluk Wahyu Obaid, Ahmed J. Patil, Atul Bansilal Pratiwi, Findy Elsa Prihantoro Prihantoro Putri, Andrea Gafiria Permata Rahmawati, Rimba Ramadani, Nurul Oktavia Ramdhani, Muhammad Iqbal Renngiwur, Gazali Renngiwur, Gazali Husin Rian Efendi Rohmaniah, Siti Rosadi, Asep Sahib, Rahmawansyah bin Saputri, Zhaima Sileuw, Marwan Sitatul Mar’ah, Azmi Siti Rokhmah St Rahmah Sucahyono, Kadi Sudirman Sudirman Sukma, Fitri Alya Okta Suparto Iribaram Susilo, Adib . Syaiful Muhyidin Taliba, Jumalia Taslim Taslim Taslim, Muh. Taslim, Muhammad Tati Tati Tuwaji, Tuwaji Ubaidillah Ubaidillah Umkabu, Talabudin Viratama, Ika Putra Watora, Ibrahim Widoyo, Agus Fatuh Yazid, M. Aba Zaenuddin Hudi Prasojo Zulfadli Zulfadli Zulfadli Zulfadli Zulvia Trinova