Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Deteksi Anomali Pasar Saham IDX Menggunakan Z-Score dan Pipeline n8n Raditya, Gavin; Fatyanosa, Tirana Noor; Hanggara, Buce Trias
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di TBD
Pengembangan Kamus Digital BISINDO Versi Malang Berbasis Web Untuk Subdirektorat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif Universitas Brawijaya Pratama, Fasya Hariyuda; Hanggara, Buce Trias; Rusydi, Alfi Nur
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v5i2.59

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan turut mendorong pengembangan media pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), khususnya bagi mahasiswa difabel Tuli (Madif) di Universitas Brawijaya. Madif Tuli menggunakan BISINDO versi Malang dalam komunikasi sehari-hari, namun keterbatasan jumlah Juru Bahasa Isyarat (JBI) dan senior Tuli menyebabkan ketimpangan akses terhadap sumber belajar yang konsisten. Untuk menjawab tantangan ini, dikembangkan sebuah web kamus digital BISINDO berbasis PHP yang mendukung pembelajaran secara fleksibel dan mandiri. Platform ini memiliki dua jenis pengguna: admin, yang bertugas mengelola konten video bahasa isyarat, dan user, yang dapat mengakses serta mempelajari materi isyarat. Selain sebagai kamus digital, web ini juga dilengkapi fitur kuis interaktif berupa pilihan ganda yang bertujuan meningkatkan pemahaman pengguna terhadap isyarat BISINDO versi Malang. Inovasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi Madif Tuli, tetapi juga menjadi sarana edukatif bagi volunteer dan masyarakat luas yang ingin mempelajari BISINDO. Website dinilai efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan pengguna. Nilai tertinggi (3,77) pada indikator “Kuis membantu mengingat” dan “Video isyarat mudah dipahami” menunjukkan dukungan optimal terhadap pembelajaran BISINDO, sedangkan nilai terendah (1,80) pada “Tingkat kesulitan belajar” menandakan pengguna tidak mengalami hambatan.   Abstract The use of technology in education has also encouraged the development of Indonesian Sign Language (BISINDO) learning media, especially for deaf students (Madif) at Brawijaya University. Deaf Madif use the Malang version of BISINDO in daily communication, but the limited number of Sign Language Interpreters (JBI) and deaf seniors causes unequal access to consistent learning resources. To address this challenge, a PHP-based BISINDO digital dictionary website was developed that supports flexible and independent learning. This platform has two types of users: admins, who are tasked with managing sign language video content, and users, who can access and study sign materials. In addition to being a digital dictionary, this website also features an interactive multiple-choice quiz feature aimed at improving users' understanding of the Malang version of BISINDO signs. This innovation is expected to not only increase the effectiveness of learning for deaf Madif but also become an educational tool for volunteers and the wider community who want to learn BISINDO. The website is considered effective, efficient, and tailored to user needs. The highest value (3.77) on the indicators “Quizzes help remembering” and “Video cues are easy to understand” indicates optimal support for BISINDO learning, while the lowest value (1.80) on “Level of learning difficulty” indicates that users do not experience any obstacles.
Evaluasi Aspek Learnability Antarmuka Aplikasi Komunitas Olahraga Menggunakan Cognitive Walkthrough: Studi Kasus Reclub dan Playtomic Nur, M Bintang; Hanggara, Buce Trias; Afrianto, Tri
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 6 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital pada komunitas olahraga mendorong munculnya aplikasi seperti Reclub dan Playtomic untuk mendukung penjadwalan, pencarian partner, dan pengelolaan aktivitas. Namun demikian, adopsi kedua aplikasi ini kerap terhambat oleh rendahnya learnability, yaitu kemudahan pengguna baru mempelajari sistem, yang berpotensi menyebabkan user abandonment. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan tingkat learnability antarmuka Reclub dan Playtomic serta merumuskan rekomendasi perbaikan desain. Evaluasi dilakukan menggunakan metode Cognitive Walkthrough (CW) yang melibatkan 30 evaluator sebagai proxy pengguna baru. Sepuluh skenario tugas disusun berdasarkan fitur inti komunitas olahraga, masing-masing diberi bobot task importance, dan hasilnya dianalisis secara kualitatif berdasarkan problem type dan tingkat keparahan. Hasil menunjukkan Playtomic unggul pada tahap awal penggunaan berkat desain minimalis dan pola global, namun lemah pada lokalisasi metode pembayaran. Sebaliknya, Reclub lebih familiar bagi konteks lokal namun terkendala ambiguitas istilah dan antarmuka yang padat. Hambatan kritis penyebab abandonment teridentifikasi pada ketiadaan payment gateway terintegrasi di Reclub dan keterbatasan metode pembayaran di Playtomic. Penelitian ini menghasilkan usulan desain perbaikan bagi pengembang kedua aplikasi guna meningkatkan learnability dan mengurangi potensi pengabaian pengguna. 
Analisis Perbandingan API Berbasis REST API dengan gRPC Studi Kasus: Aplikasi Jual Beli Berbasis Web Haditama, Muhammad Rizqullah; Hanggara, Buce Trias; Pradana, Fajar
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 08 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan aplikasi jual beli berbasis web menuntut layanan backend yang dapat memproses permintaan secara cepat, stabil, dan efisien. REST API sendiri banyak digunakan karena kesederhanaannya, mudah pengimplementasiannya, dan memiliki kompatibilitas yang luas dengan berbagai web client. Di sisi lain, gRPC memberikan komunikasi berbasis HTTP/2 dengan Protocol Buffers yang memiliki potensi performa lebih baik pada skenario tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan membandingkan performa REST API dengan gRPC pada aplikasi jual beli berbasis web. Pengujiannya sendiri berfokus pada fungsi penampilan produk, dengan dataset 1000 produk. Skenario pengujian menggunakan variasi jumlah users 10, 25, 50, dan 100. Serta dengan produk per_page 10, 50, dan 100. Setiap scenario dijalankan selama 120 detik dengan value ramp-up 10 detik dan diulang sebanyak tiga kali run. Metrik yang dianalisis pada penelitian ini meliputi samples, response time, P95, throughput, bandwidth, dan error rate. Hasil pengujian menunjukkan bahwa gRPC memiliki rata-rata sample lebih tinggi, yaitu dengan 13579 samples setiap kali run, dibandingkan REST API yang hanya memiliki 586 samples. gRPC juga menghasilkan rata-rata response time lebih rendah, yaitu 607 ms, dibanding dengan REST API sebesar 9680 ms. Pada tail latency P95, gRPC mendapatkan nilai rata-rata 740 ms, sedangkan REST API mencapai 11881 ms. Selain itu, rata-rata throughput gRPC mencapai 114 req/s, dibanding dengan REST API sebesar 4,89 req/s. Hasil uji signifikansi dengan Mann-Whitney U Test sendiri menunjukkan perbedaan signifikan pada metrik samples, response time, tail latency P95, dan throughput dengan nilai p < 0,001. Namun, pada metrik bandwidth tidak menunjukkan adanya signifikansi dengan nilai p = 0,500. Kedua API memiliki hasil error 0%. Sehingga dapat disimpilkan bahwa gRPC lebih unggul untuk kebutuhan performa tinggi pada sisi kapasitas pemrosesan, waktu respon, dan kestabilan. Namun, REST API tetap dapat digunakan pada aplikasi web yang hanya mengutamakan kompatibilitas, kemudahan pengimplementasian, dan kemudahan dalam integrasi.
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pendaftaran dan Keanggotaan Gym Berbasis Web Menggunakan Pendekatan Metode Waterfall (Studi Pada: Gym 51 Jakarta) Prananda, Riziq; Hanggara, Buce Trias; Wicaksono, Satrio Agung
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 08 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gym 51 adalah fasilitas olahraga yang dilengkapi dengan berbagai peralatan kebugaran untuk latihan kekuatan, kardio, kelenturan, dan kebugaran secara umum yang berkembang pesat di era modern seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kebugaran jasmani. Untuk dapat menggunakan fasilitas olahraga di Gym 51, customer akan mendatangi petugas terlebih dahulu untuk menunjukkan kartu anggota sebagai bentuk validasi agar dapat menggunakan fasilitas. Sebelum memiliki kartu anggota, para customer perlu mendaftar kepada petugas dengan memberikan data pribadi dan membayar masa berlaku anggota. Namun banyak terjadi permasalahan dimana kartu keanggotaan sering hilang, data keanggotaan juga masih disimpan dalam sebuah kertas yang perlu ditulis tangan yang membuat petugas gym 51 kesulitan dalam melakukan validasi terhadap keanggotaan customer yang berkunjung. juga kesulitan dalam melakukan rekap kehadiran para anggota tiap bulannya dan perpanjangan masa berlaku kartu anggota karena petugas perlu mencari nama customer satu persatu dari daftar yang ditulis tangan. Dari permasalahan tersebut maka dilakukanlah penelitian ini dengan tujuan untuk mengembangkan sistem informasi manajemen gym berbasis web menggunakan pendekatan metode waterfall dengan framework Next.js sebagai pengembangan API dan Tailwind CSS sebagai antarmuka. Sistem juga terintegrasi dengan payment gateway untuk menangani proses pembyaran pada proses pendaftaran keanggotaan. Sistem informasi diuji dengan Blackbox menggunakan test case untuk menguji fungsionalitas sistem berdasarkan input dan output yang diharapkan dan menghasilkan persentase 100% dari skenario 18 test case yang diuji, serta Compatibility Testing menggunakan aplikasi Browserstack dengan melakukan live testing sesi jarak jauh yang menghasilkan sistem dapat dijalankan dengan baik dengan tampilan yang responsif di berbagai lingkungan sistem operasi, perangkat dan browser.
Co-Authors Abimanyu, Alvian Rheiza Ghata Achmad, Maulana Derifato Addini, Ni'mah Shafwah Adillah, Atthoriq Aditya Rachmadi, Aditya Admaja Dwi Herlambang, Admaja Dwi Afrianto, Tri Alfaridzi, Mohamad Gilang Alfi Nur Rusydi Almira Syawli Alrum, Chaizhar Zaky Andi Reza Perdanakusuma, Andi Reza Aprilia Efendy, Fingka Arsya, Adzkia Diandra Aryo Pinandito Aurellia, Salsabila Rachma Azzahra, Magfira Risya Bayu Pratama, Mohammad Herdian Bukama, Simon Burhan, Jason Anthony Candra, Abhirama Andhika Chaerul, Rayhan Alya Dahnial Syauqy Darama, Muhammad Daffa Syahdilla Darwin, Ifan Hidayatul Dewangga, Sakti Dewantoro, M. Daffa Rhesa Dewi Yanti Liliana Dian Eka Ratnawati Djoko Pramono Eris Maghfiroh, Intan Sartika Fadillah, Muhammad Davin Fajar Pradana Fanani, Achmad Nizar Farhan, Admi Faris Farisi, Hariz Fattah, Khalish Muhammad Fauzi, Alka Alvin Ferliamo, Aqila Fayyadh Fiaji, Noveria Anggraeni Firmansyah, Muhammad Dhafin Fitra Abdurrachman Bachtiar Fitriani, Rhea Aulia Rizqika Haditama, Muhammad Rizqullah Hanifah Muslimah Az-Zahra, Hanifah Muslimah Hariyuda Pratama, Fasya Hendini, Indira Putri Herman Tolle Himawat Aryadita, Himawat Huwaidah, Najwa I Gede Surya Rahayuda, I Gede Surya INDRA HERMAWAN Intan Sartika Eris Maghfiroh Irawan, Kelvin Isadora, Fara Regina Ismiarta Aknuranda Issa Arwani Juventauricula, Primula Kamila, Indira Setia Kamila, Sabrina Kurnianingtyas, Diva Laverda, Elvaretta Rizky Lestari, Adhinda Dinar Macira Balqis Abdul Gopur, Maersyifaa Micael, Gertran Mochamad Chandra Saputra, Mochamad Chandra Nadia, Deswita Marsya Nasrullah, Muhammad Hasan Nugraha, Dwi Cahya Astriya Nur, M Bintang Oktoviar, Renanta Putra Permana, Ferdiansah Dwika Prakoso, Bondan Sapta Prananda, Riziq Pranata, Arya Yudha Kusuma Prasetya, Nyoman Wira Prasetyo, Alfito Dimas Prasetyo, Laksono Pratama, Fasya Hariyuda priharsari, diah Prima Zulvarina, Prima Priyono, Mochammad Fajri Rahmatullah Rendra Purnawirawan, Okta Purnomo, Welly Putra, Angga Nasetya Caesara Putra, M. Gilvy Langgawan Putra, Widhy Hayuhardika Nugraha Putri, Nindy Alya Raditya, Gavin Rahima, Hanifa Putri Rahmandita, Prasetya Naufal Rais, Putri Daliana Salsabilla Ramadhani, Muhammad Daffa Rafi Retno Indah Rokhmawati, Retno Indah Riswan Septriayadi Sianturi Rizqi, Muhammad Fathi Sarborn, Ibrahim Sambata Sari Rahmawati, Sari Sasongko, Daniel Indra Satria, Faisal Satrio Agung Wicaksono Satrio Hadi Wijoyo Senoaji Sayuti, Ahmad Pratama Setyadi, Hanif Fadillah Sinatriya, Ichi Rizqi Sitindaon, Deanada Valencya Suprapto Suprapto Tibyani Tibyani, Tibyani Tirana Noor Fatyanosa, Tirana Noor Wibowo, Adhitya Aryo Wibowo, Callista Ambarwati Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra Yosefanita, Griscipta Yusi Tyroni Mursityo Zahirah, Ghina