Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI PERAN HUMAS INTERNAL DAN EKSTERNAL DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF SMP NEGERI KABUPATEN KEPAHIANG Dedi Candira; Jono Antoni; Syamsir; Hendra Harmi; Sutarto; Fakhruddin
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2025): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v13i1.5660

Abstract

Hubungan Masyarakat (Humas) di lembaga pendidikan memegang peranan strategis dalam membangun citra positif dan mendukung keberhasilan lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran humas internal dan eksternal di SMP Negeri di Kabupaten Kepahiang dan memberikan rekomendasi strategi optimalisasi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen di lima sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa sekolah memanfaatkan media sosial dan menjalin hubungan eksternal, pengelolaan humas belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya strategi komunikasi, dan minimnya penggunaan teknologi. Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang disesuaikan dengan kondisi setempat, seperti penguatan komunikasi internal melalui forum rutin, optimalisasi media sosial, dan peningkatan kapasitas staf humas. Penerapan strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan citra positif sekolah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendukung tujuan pendidikan yang berkelanjutan.
Dinamika Kepemimpinan Transformasional dalam Organisasi Kemahasiswaan: Studi Kasus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Padang Syukri Ananda Dwi Zulfa; Ulfa Zahara; Wiftada; Yola Triana; Lusiana Suhetsyah; Syamsir
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan dalam Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) memiliki peran penting dalam memajukan organisasi serta membentuk karakter kader. Pemimpin PMKRI tidak hanya bertugas mengelola program kerja, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan keberpihakan sosial dalam setiap langkah organisasi. Kepemimpinan transformasional dan servant leadership menjadi model yang relevan, di mana pemimpin diharapkan dapat menginspirasi dan memberdayakan anggotanya, serta mendorong perubahan positif yang berkelanjutan. Dalam sejarahnya, kepemimpinan di PMKRI mengalami perubahan signifikan, dari yang awalnya berbasis status sosial dan suku menjadi lebih berfokus pada kapasitas intelektual dan dedikasi ideologis. Seiring dengan transformasi ini, budaya kaderisasi juga berperan penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai organisasi, meski dihadapkan pada tantangan demokratisasi dan pembaruan. Pemimpin PMKRI tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga berperan sebagai aktivis dan pembina rohani, serta menjadi representasi organisasi di ruang publik. Kepemimpinan yang efektif di PMKRI harus mengedepankan inklusivitas, komunikasi persuasif, serta pengelolaan konflik berbasis kekeluargaan untuk menghadapi dinamika zaman dan memastikan tujuan organisasi tercapai.
ANALISIS POTENSI SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI GAS METANA SEBAGAI BAHAN BAKAR PLTSa DI TPA BONTORAMBA MAROS Dicky Rezky Rahmanda; Sri Wahyuni; Muh. Yusan Naim; Syamsir; Muhammad Amin
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i2.6

Abstract

Perubahan iklim dan krisis energi global telah memicu upaya pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia. Salah satu sumber EBT yang memiliki potensi besar adalah pemanfaatan sampah rumah tangga sebagai bahan baku energi. Penelitian ini mengeksplorasi potensi sampah rumah tangga di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bontoramba, Kabupaten Maros, sebagai sumber energi alternatif melalui teknologi Landfill Gas (LFG). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur volume sampah, potensi gas metana yang dihasilkan, serta kontribusinya dalam menghasilkan energi listrik. Penelitian ini mengukur potensi sampah rumah tangga di TPA Bontoramba, Maros, sebagai bahan bakar PLTSa dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, studi literatur, dan analisis Landfill Gas untuk menghitung produksi gas metana, Lower Heating Value (LHV), dan kontribusi energi listrik, guna mendukung pengembangan energi terbarukan di Maros. Berdasarkan analisis data peneliti menemukan bahwa dari total volume sampah sebesar 6.220.898 m³ atau setara dengan 2.461.422,33 Ton, TPA Bontoramba mampu menghasilkan gas metana sebesar 3.749.760 m 3 /Tahun. Gas metana ini memiliki nilai kalor ( Lower Heating Value-LHV) sebesar 134,24 MJ/m³, yang menunjukkan potensi sebagai bahan bakar untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Kontribusi yang diberikan dari sampah rumah tangga sebesar 52,47% dengan Estimasi energi listrik yang dihasilkan dari pemanfaatan gas metana tersebut mencapai 31.145.881 kWh/tahun, memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masalah pengelolaan sampah dan ketergantungan pada energi fosil.
Evaluasi Skema Trip Non-Kaskade Penyulang GI Marisa untuk Mencegah Incoming Trip Akibat Akumulasi Arus Gangguan Denny Fratista, Kadek Agus; Pambudi, Muhammad Ridho; Jaya, Arif; Syarifuddin, Andi; Syamsir
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/n67j1877

Abstract

Sistem proteksi bertujuan mengisolasi area gangguan agar sistem kelistrikan tetap beroperasi normal. GI Marisa 150 kV, di bawah pengelolaan PLN UPT Manado, memiliki satu trafo dan enam penyulang. Pada Trafo #1, diterapkan skema proteksi kaskading antara sisi 150 kV, incoming 20 kV, dan penyulang, sesuai Pedoman Proteksi Trafo PLN UIP3B Sulawesi 2019. Pada 2 Februari 2023, terjadi gangguan bersamaan pada penyulang MR3 dan MR4 akibat konduktor putus. Keduanya memiliki konstruksi double sirkit pada satu tiang, sehingga arus gangguan terakumulasi ke sisi incoming. Akibatnya, relay incoming trip lebih cepat daripada relay penyulang, menyebabkan padam meluas sebesar 16.43 MW. Kasus ini menunjukkan kelemahan skema kaskading. Tugas akhir ini bertujuan mengevaluasi penerapan skema proteksi non-kaskade untuk mencegah trip incoming akibat akumulasi gangguan penyulang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif (rancangan skema) dan kualitatif (evaluasi penerapan). Skema non-kaskade memanfaatkan sinyal pickup awal dari relay dan direct trip ke PMT penyulang, dengan syarat dua penyulang pickup dan diikuti pickup incoming dengan delay 100 ms. Skema ini mulai diterapkan pada Trafo #1 sejak 3 November 2023. Setelah implementasi, terjadi tiga gangguan dua penyulang dan seluruhnya berhasil diamankan tanpa trip incoming. Evaluasi menunjukkan skema non-kaskade berhasil 100% mencegah kegagalan proteksi yang sebelumnya terjadi pada skema kaskading.
Sobat Gizi: Strengthening Mothers Knowledge to Prevent Underweightin Children through Nutrition Education Arlianti Devani, Julia; Isnaini Tri Uljanah, Nahara; Putri Anwar, Alyssa; Dian Agmelia Putri, Anisa; Rebecca Papu, Theresa; Syamsir
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): The 4th MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : The problem of underweight in toddlers remains a serious challenge because it impacts the growth, development, and endurance of children. Underweight can be defined as a body weight that is low due to malnutrition (Nisa, 2024). Based on WHO data (2022), there are 45 million children (6.8%) in the world experiencing underweight, while in Indonesia the prevalence reaches 17.1% (SSGI, 2022; Mulyani, 2024). In Bangun Rejo Village, Kutai Kartanegara, 13 toddlers were recorded below the KMS red line. The lack of parental knowledge about nutrition is the main cause, so the Sobat Gizi 1 and Sobat Gizi 2 programs were developed as an educational effort to increase understanding of balanced nutrition to reduce malnutrition rates in toddlers. Objective : The SOBAT GIZI program aims to enhance the knowledge, understanding, and skills of parents especially mothers with toddlers in applying proper parenting and feeding practices as a preventive and corrective measure against child malnutrition. Additionally, this program seeks to improve the nutritional status of toddlers by optimizing nutrition improvement efforts particularly in addressing the high prevalence of underweight cases in Dusun Bangun Rejo I, Bangun Rejo Village. Research Methods/ Implementation Methods : This program employed a participatory educational approach that combined nutrition counseling, interactive discussions, and hands-on activities to enhance mothers’ knowledge, attitudes, and skills in child feeding and nutrition. The implementation was carried out through collaboration among professional nutritionists, local health cadres, and village officials. Activities were conducted through a series of structured sessions under the Sobat Gizi component which focused on improving mothers’ understanding of parenting practices, balanced nutrition, and appropriate feeding behaviors through lectures, group discussions, and pre- and posttest assessments to evaluate knowledge improvement. Results : The Sobat Gizi 1 and 2 programs significantly improved mothers’ knowledge on child nutrition and parenting. In Sobat Gizi 1, scores rose from 75.5 to 95.5 (↑26.49%), with a Wilcoxon test result of Z = -3.573; p = 0.000. Likewise, Sobat Gizi 2, integrated with the Ceria Masak session, showed a significant increase (Z = -3.079; p = 0.002), with 13 participants improving and 2 remaining unchanged. Overall, both programs effectively enhanced knowledge by 26–27%, proving that interactive education and practical sessions strengthen nutritional awareness and promote positive behavioral change among mothers at Posyandu Menuju Sehat, Bangun Rejo Village
Manajemen Konflik dalam Pemanfaatan Bonus Demografi untuk Pembangunan Berkelanjutan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Pembangunan Keluarga Ilham, Rahmatul; Delta Dea Ananta; Syamsir; Mila Nor Elijha; Zahir Fikri Rashief Azwar
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 8 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i8.4592

Abstract

This article discusses conflict management in utilizing the demographic bonus as a strategic opportunity for sustainable development in the Ministry of Environment and Family Development. This study uses a descriptive qualitative approach to understand the dynamics of processes, context, and interaction patterns among stakeholders in managing the potential of the productive age group. Research data were obtained from secondary sources, including ministry policy documents, scientific publications, national statistical reports, and strategic documents related to demographic resilience, family planning, human development, and the environment. Data collection was conducted through literature review, document analysis, and examination of official reports. Data analysis employed content analysis techniques through the process of coding, categorization, and meaning extraction. The study results indicate that conflicts are generally triggered by mismatches between institutional capacity, labor market needs, and the quality of the working-age population, and are further reinforced by disparities in access to education, healthcare, and women's economic participation. These findings underscore that integrative conflict management through cross-sector collaboration, governance strengthening, and data-driven planning is key to optimizing the demographic bonus and supporting sustainable development goals
THE IMPACT OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE ON STUDENTS’ INTEREST AND ACHIEVEMENT IN LEARNING MATHEMATICS: Bengkulu, Indonesia Sarwoedi; Syamsir; Muhammad Sholihin; Deri Wanto; Idi Warsah
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 13 No. 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v13i1.9050

Abstract

This study investigates the impact of Artificial Intelligence (AI) on students’ interest and achievement in learning mathematics compared to the use of printed textbooks. A quasi-experimental design was employed with two groups of senior high school students: the experimental group utilized AI-based applications, while the control group relied on printed textbooks as the main learning resource. Research instruments included a learning interest questionnaire, achievement tests, and classroom observations. The results indicate that students learning with AI demonstrated higher levels of interest due to interactivity and personalized content. Furthermore, there was a significant difference in learning outcomes between the AI group and the textbook group. The findings suggest that integrating AI into mathematics instruction can serve as an innovative strategy to foster student motivation and improve academic performance, while printed textbooks remain valuable as supplementary learning resources. Keywords: Artificial Intelligence, learning interest, learning outcomes, mathematics
Optimalisasi Pengelolaan Pekarangan Berbasis Pelatihan untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga pada KWT Dahlia di Kelurahan Juata Permai Nurul Chairiyah; Nur Indah Mansyur; Titik Ismandari; Eko Hary Pudjiwati; Siti Zahara; Muh. Adiwena; Nurjannah; Andi; Syamsir
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2951

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia dalam pengelolaan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga di Kelurahan Juata Permai, Kota Tarakan. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan budidaya hortikultura, khususnya pada pembibitan, penyiapan media tanam, dan pemanfaatan teknologi lahan sempit. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan identifikasi aset dan kebutuhan, penyuluhan, pelatihan berbasis praktik (learning by doing), pendampingan dosen dan mahasiswa, serta evaluasi partisipatif. Kegiatan difokuskan pada budidaya sayuran hortikultura melalui sistem hidroponik dan media polybag. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi anggota KWT, dengan rata-rata skor pengetahuan dan keterampilan meningkat dari sekitar 40% menjadi 80%. Selain peningkatan kapasitas teknis, kegiatan ini juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan partisipasi kelompok dalam pemanfaatan pekarangan secara produktif. Program ini berkontribusi pada penguatan kemandirian pangan keluarga serta pemberdayaan perempuan melalui pengelolaan pertanian pekarangan berkelanjutan di wilayah perkotaan. Abstract: This community service program aimed to enhance the capacity of the Dahlia Women Farmers Group (KWT) in managing home gardens to support household food security in Juata Permai Subdistrict, Tarakan City. The main problems faced by the group included limited knowledge and technical skills in horticultural cultivation, particularly in seedling preparation, growing media management, and the application of small-scale cultivation technologies. The program was implemented using an Asset-Based Community Development (ABCD) approach through stages of asset and needs identification, counseling, hands-on training (learning by doing), mentoring involving lecturers and students, and participatory evaluation. Activities focused on horticultural crop cultivation using hydroponic systems and polybag media. Evaluation results showed a significant improvement in participants’ competencies, with average knowledge and skill scores increasing from approximately 40% before the program to 80% after the intervention. In addition to technical capacity building, the program also enhanced participants’ motivation, self-confidence, and group participation in utilizing home gardens productively. Overall, this activity contributed to strengthening household food independence and empowering women through sustainable urban home garden management.
Identifikasi Kandungan Bakteri Coliform Pada Air Es Batu Di Rumah Makan Sukma, Anggun Mutiara; Riyan Ningsih; Vivi Filia Elvira; Syamsir; Ayudhia Rachmawati
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 4 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 4 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coliform bacteria are an indicator of contamination in foodstuffs that can cause waterborne diseases such as diarrhea. Ice cubes are homemade food products produced only from water in plastic bags and then frozen. The increased risk of ice cube contamination can occur from the manufacturing process to serving buyers. This study aims to identify the presence of Coliform bacteria in ice cubes sold in restaurants in Jalan Pramuka, Samarinda City. This study used descriptive quantitative methods and the Most Probable Number (MPN) method for the analysis of ice cube water samples. Samples were taken from 22 restaurants and analyzed at the East Kalimantan Regional Health UPTD laboratory. The results showed that 86.4% of restaurants did not meet sanitary hygiene standards, and more than 50% of ice cube samples tested had Coliform bacteria counts exceeding the threshold set by Permenkes No. 2 Year 2023. These findings indicate the potential for serious health risks to consumers. Conclusions and suggestions from this study should improve sanitation supervision in the ice cube production process as well as education to sellers regarding the importance of hygiene in maintaining food quality. This study is expected to serve as a reference for authorities in sanitation policy making and increase public awareness of health risks due to Coliform bacteria contamination.
Analisis Kepatuhan terhadap Regulasi PNS dan Implikasinya terhadap Budaya Kerja di Dinas Tenaga Kerja Sumatera Barat Zahwa, Hadana; Syamsir; Asthy Perdana Putri; Ghea Febrina; Hanifah Tri Indah; Yola Nurfadhila; Devita Wulandari
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 8 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i8.4712

Abstract

This article examines the level of compliance of Civil Servants (Aparatur Sipil Negara/ASN) with regulations at the Manpower Office of West Sumatra Province and its implications for organizational work culture. The study aims to analyze the factors influencing ASN compliance and how such compliance contributes to the development of a professional, disciplined, and accountable work culture. A qualitative research method with a case study approach was employed, utilizing observations, in-depth interviews, and document analysis. The findings indicate that the level of ASN compliance is relatively high, particularly in terms of work discipline, which is supported by adequate understanding of regulations and the implementation of location-based attendance technology. Consistent enforcement of sanctions and exemplary leadership practices play a significant role in strengthening disciplinary values and accountability within the organizational culture. Nevertheless, several challenges were identified, including technical issues in the attendance system and individual behavioral differences among civil servants that affect the consistency of regulatory implementation. These findings confirm that civil servants' compliance is influenced not only by structural aspects such as regulations and monitoring systems, but also by the cultural dimension and organizational leadership. Therefore, strengthening adaptive monitoring systems, optimizing the use of technology, and enhancing the capacity and professional awareness of civil servants are important strategies to build a sustainable work culture.
Co-Authors Abu Bakar Adrun Nafiz, M Afifah Afra Amatullah AGUS alamsyah, Mardi Alfahrezi, Miftah Amia Putri Sandy Andi Andi Syarifuddin Ansorullah Arfa'i Arif Jaya Aris Munandar Arlianti Devani, Julia Asthy Perdana Putri Ayudhia Rachmawati Betti Laveni Dedi Candira Deffano Yunico Delta Dea Ananta Delviyanti, Diva Tri Delviyanti Denny Fratista, Kadek Agus Deri Wanto Desfi Jahyusi Siregara Devita Wulandari Dian Agmelia Putri, Anisa Dicky Rezky Rahmanda Diva Tri Delviyanti Doni Mhd Hasrul Edi Hasan Eko Hary Pudjiwati Elijha, Mila Nor Esty Fachrul Rifki Fakhruddin Firman, Ade Ghea Febrina Gilang Muhammad Zidane Hadiya Putri , Navasha Hamid, Syaifa Azurra Hanifah Tri Indah Hasnah, Miftahul Hendra Harmi Humaeda, Tsuraya Idi Warsah Ilham, Rahmatul Iqbal Faizul Candra Isnaini Tri Uljanah, Nahara Iswandi Jafar, Isran Jafar, Muhammad Iqbal Jono Antoni Jovani Patrisia Maritim Jumiati Jumira Warlizasusi Khanaya, Putri Kharina Aprilia Lukman Asha Lusiana Suhetsyah Lutfi Lutfi M Zacky Morandez M. Natsir M. Razif Hariel Syahputra Maianda Leni, Putri Meri Yarni Mila Nor Elijha Muh. Adiwena Muh. Yusan Naim Muhammad Amin Muhammad Hafidz Nasri Muhammad Radja Ramadhani Muhammad Razif Hariel Syahputra Muhammad Sholihin Muhammad Wajdi Mullya Putri, Popy Nabila, Salsa Nadila Rahma Cahyani Nadya Fricia Nadya Rahma Oktariandani Nasruddin Nico Pranata Mulya Niken Najmi Zura Ningsih, Diarti Andra Nur Hafizah Putri Indriani Nur Indah Mansyur Nur Wahidah, Zahra Nurjannah Nurul Chairiyah nurul latifah Nurwijayanti Pambudi, Muhammad Ridho Pramudita Sari, Dian Putri Anwar, Alyssa Putri Lutfiah, Viola Putri Mulia Sari, Sonya Qawlam Desfa Sahfitri, Adinda Qisthy, Nurul R Nurhayati Rafles Rafli Dwi Putra Rahmatul Ilham Ramadhani, Fakhri Rashinta Dwiananda Puteri Rebecca Papu, Theresa Resti Dwi Cahyati Rifa Aulya Putri Rindang Sati, Fatiqa Riska Damayanti, Riska Riyan Ningsih Rustan Sarwoedi Selfia Agustina, Nada Seprina, Reza Siti Ayu Silmyani Siti Zahara Sri Wahyuni Sukma, Anggun Mutiara Sutarto Suwito, Agus Syahdila, Helma Syaifa Azurra Hamid Syukri Ananda Dwi Zulfa Tartila, Lathifa Tasya Nada Naurah Tasya Rudinia Berty tifani adnisa geni Titik Ismandari Ulfa Zahara Umi Indriani Vivi Filia Elvira Wahyudi, Muhammad Fathan Wahyudi Wiftada Windarto Windarto Yazit , Yusra Yetniwatia Yohakim Waukateyau Yohana Yola Nurfadhila Yola Triana Yulia Pratiwi Yusuf Effendi Zahir Fikri Rashief Azwar Zahwa, Hadana Zainal Abidin Zaman Wulandari, Sari Zulkarnain, Zulkarnain Mubhar