Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

DINAMIKA HUBUNGAN SOSIAL DAN BUDAYA DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PUBLIK DI KOTA PADANG Umi Indriani; Syamsir; Niken Najmi Zura; Siti Ayu Silmyani; Rafli Dwi Putra; Muhammad Radja Ramadhani; Yohakim Waukateyau
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dinamika hubungan sosial dan budaya dalam proses implementasi kebijakan publik di Kota Padang, dengan menekankan pada peran nilai-nilai sosial dan norma budaya lokal dalam memengaruhi efektivitas kebijakan pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan aparatur pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat, serta dokumentasi terhadap regulasi dan kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan publik di Kota Padang sangat dipengaruhi oleh struktur sosial dan sistem budaya masyarakat Minangkabau, khususnya dalam hal pengambilan keputusan yang berbasis musyawarah, peran tokoh adat, serta nilai-nilai kekerabatan dan kolektivitas. Ketidakharmonisan antara substansi kebijakan dengan realitas sosial budaya masyarakat menyebabkan resistensi terhadap kebijakan dan rendahnya tingkat partisipasi publik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kebijakan yang adaptif, kontekstual, dan partisipatif dengan mempertimbangkan karakteristik sosial budaya lokal agar implementasi kebijakan dapat berjalan lebih efektif dan diterima secara luas oleh masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi antara pendekatan administratif dengan pendekatan kultural dalam membangun tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, inklusif, dan berkelanjutan.
OPTIMALISASI PERAN HUMAS INTERNAL DAN EKSTERNAL DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF SMP NEGERI KABUPATEN KEPAHIANG Dedi Candira; Jono Antoni; Syamsir; Hendra Harmi; Sutarto; Fakhruddin
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2025): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v13i1.5660

Abstract

Hubungan Masyarakat (Humas) di lembaga pendidikan memegang peranan strategis dalam membangun citra positif dan mendukung keberhasilan lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran humas internal dan eksternal di SMP Negeri di Kabupaten Kepahiang dan memberikan rekomendasi strategi optimalisasi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen di lima sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa sekolah memanfaatkan media sosial dan menjalin hubungan eksternal, pengelolaan humas belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya strategi komunikasi, dan minimnya penggunaan teknologi. Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang disesuaikan dengan kondisi setempat, seperti penguatan komunikasi internal melalui forum rutin, optimalisasi media sosial, dan peningkatan kapasitas staf humas. Penerapan strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan citra positif sekolah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendukung tujuan pendidikan yang berkelanjutan.
Dinamika Kepemimpinan Transformasional dalam Organisasi Kemahasiswaan: Studi Kasus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Padang Syukri Ananda Dwi Zulfa; Ulfa Zahara; Wiftada; Yola Triana; Lusiana Suhetsyah; Syamsir
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan dalam Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) memiliki peran penting dalam memajukan organisasi serta membentuk karakter kader. Pemimpin PMKRI tidak hanya bertugas mengelola program kerja, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan keberpihakan sosial dalam setiap langkah organisasi. Kepemimpinan transformasional dan servant leadership menjadi model yang relevan, di mana pemimpin diharapkan dapat menginspirasi dan memberdayakan anggotanya, serta mendorong perubahan positif yang berkelanjutan. Dalam sejarahnya, kepemimpinan di PMKRI mengalami perubahan signifikan, dari yang awalnya berbasis status sosial dan suku menjadi lebih berfokus pada kapasitas intelektual dan dedikasi ideologis. Seiring dengan transformasi ini, budaya kaderisasi juga berperan penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai organisasi, meski dihadapkan pada tantangan demokratisasi dan pembaruan. Pemimpin PMKRI tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga berperan sebagai aktivis dan pembina rohani, serta menjadi representasi organisasi di ruang publik. Kepemimpinan yang efektif di PMKRI harus mengedepankan inklusivitas, komunikasi persuasif, serta pengelolaan konflik berbasis kekeluargaan untuk menghadapi dinamika zaman dan memastikan tujuan organisasi tercapai.
ANALISIS POTENSI SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI GAS METANA SEBAGAI BAHAN BAKAR PLTSa DI TPA BONTORAMBA MAROS Dicky Rezky Rahmanda; Sri Wahyuni; Muh. Yusan Naim; Syamsir; Muhammad Amin
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i2.6

Abstract

Perubahan iklim dan krisis energi global telah memicu upaya pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia. Salah satu sumber EBT yang memiliki potensi besar adalah pemanfaatan sampah rumah tangga sebagai bahan baku energi. Penelitian ini mengeksplorasi potensi sampah rumah tangga di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bontoramba, Kabupaten Maros, sebagai sumber energi alternatif melalui teknologi Landfill Gas (LFG). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur volume sampah, potensi gas metana yang dihasilkan, serta kontribusinya dalam menghasilkan energi listrik. Penelitian ini mengukur potensi sampah rumah tangga di TPA Bontoramba, Maros, sebagai bahan bakar PLTSa dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, studi literatur, dan analisis Landfill Gas untuk menghitung produksi gas metana, Lower Heating Value (LHV), dan kontribusi energi listrik, guna mendukung pengembangan energi terbarukan di Maros. Berdasarkan analisis data peneliti menemukan bahwa dari total volume sampah sebesar 6.220.898 m³ atau setara dengan 2.461.422,33 Ton, TPA Bontoramba mampu menghasilkan gas metana sebesar 3.749.760 m 3 /Tahun. Gas metana ini memiliki nilai kalor ( Lower Heating Value-LHV) sebesar 134,24 MJ/m³, yang menunjukkan potensi sebagai bahan bakar untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Kontribusi yang diberikan dari sampah rumah tangga sebesar 52,47% dengan Estimasi energi listrik yang dihasilkan dari pemanfaatan gas metana tersebut mencapai 31.145.881 kWh/tahun, memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masalah pengelolaan sampah dan ketergantungan pada energi fosil.
Evaluasi Skema Trip Non-Kaskade Penyulang GI Marisa untuk Mencegah Incoming Trip Akibat Akumulasi Arus Gangguan Denny Fratista, Kadek Agus; Pambudi, Muhammad Ridho; Jaya, Arif; Syarifuddin, Andi; Syamsir
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/n67j1877

Abstract

Sistem proteksi bertujuan mengisolasi area gangguan agar sistem kelistrikan tetap beroperasi normal. GI Marisa 150 kV, di bawah pengelolaan PLN UPT Manado, memiliki satu trafo dan enam penyulang. Pada Trafo #1, diterapkan skema proteksi kaskading antara sisi 150 kV, incoming 20 kV, dan penyulang, sesuai Pedoman Proteksi Trafo PLN UIP3B Sulawesi 2019. Pada 2 Februari 2023, terjadi gangguan bersamaan pada penyulang MR3 dan MR4 akibat konduktor putus. Keduanya memiliki konstruksi double sirkit pada satu tiang, sehingga arus gangguan terakumulasi ke sisi incoming. Akibatnya, relay incoming trip lebih cepat daripada relay penyulang, menyebabkan padam meluas sebesar 16.43 MW. Kasus ini menunjukkan kelemahan skema kaskading. Tugas akhir ini bertujuan mengevaluasi penerapan skema proteksi non-kaskade untuk mencegah trip incoming akibat akumulasi gangguan penyulang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif (rancangan skema) dan kualitatif (evaluasi penerapan). Skema non-kaskade memanfaatkan sinyal pickup awal dari relay dan direct trip ke PMT penyulang, dengan syarat dua penyulang pickup dan diikuti pickup incoming dengan delay 100 ms. Skema ini mulai diterapkan pada Trafo #1 sejak 3 November 2023. Setelah implementasi, terjadi tiga gangguan dua penyulang dan seluruhnya berhasil diamankan tanpa trip incoming. Evaluasi menunjukkan skema non-kaskade berhasil 100% mencegah kegagalan proteksi yang sebelumnya terjadi pada skema kaskading.
Sobat Gizi: Strengthening Mothers Knowledge to Prevent Underweightin Children through Nutrition Education Arlianti Devani, Julia; Isnaini Tri Uljanah, Nahara; Putri Anwar, Alyssa; Dian Agmelia Putri, Anisa; Rebecca Papu, Theresa; Syamsir
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): The 4th MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : The problem of underweight in toddlers remains a serious challenge because it impacts the growth, development, and endurance of children. Underweight can be defined as a body weight that is low due to malnutrition (Nisa, 2024). Based on WHO data (2022), there are 45 million children (6.8%) in the world experiencing underweight, while in Indonesia the prevalence reaches 17.1% (SSGI, 2022; Mulyani, 2024). In Bangun Rejo Village, Kutai Kartanegara, 13 toddlers were recorded below the KMS red line. The lack of parental knowledge about nutrition is the main cause, so the Sobat Gizi 1 and Sobat Gizi 2 programs were developed as an educational effort to increase understanding of balanced nutrition to reduce malnutrition rates in toddlers. Objective : The SOBAT GIZI program aims to enhance the knowledge, understanding, and skills of parents especially mothers with toddlers in applying proper parenting and feeding practices as a preventive and corrective measure against child malnutrition. Additionally, this program seeks to improve the nutritional status of toddlers by optimizing nutrition improvement efforts particularly in addressing the high prevalence of underweight cases in Dusun Bangun Rejo I, Bangun Rejo Village. Research Methods/ Implementation Methods : This program employed a participatory educational approach that combined nutrition counseling, interactive discussions, and hands-on activities to enhance mothers’ knowledge, attitudes, and skills in child feeding and nutrition. The implementation was carried out through collaboration among professional nutritionists, local health cadres, and village officials. Activities were conducted through a series of structured sessions under the Sobat Gizi component which focused on improving mothers’ understanding of parenting practices, balanced nutrition, and appropriate feeding behaviors through lectures, group discussions, and pre- and posttest assessments to evaluate knowledge improvement. Results : The Sobat Gizi 1 and 2 programs significantly improved mothers’ knowledge on child nutrition and parenting. In Sobat Gizi 1, scores rose from 75.5 to 95.5 (↑26.49%), with a Wilcoxon test result of Z = -3.573; p = 0.000. Likewise, Sobat Gizi 2, integrated with the Ceria Masak session, showed a significant increase (Z = -3.079; p = 0.002), with 13 participants improving and 2 remaining unchanged. Overall, both programs effectively enhanced knowledge by 26–27%, proving that interactive education and practical sessions strengthen nutritional awareness and promote positive behavioral change among mothers at Posyandu Menuju Sehat, Bangun Rejo Village
Manajemen Konflik dalam Pemanfaatan Bonus Demografi untuk Pembangunan Berkelanjutan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Pembangunan Keluarga Ilham, Rahmatul; Delta Dea Ananta; Syamsir; Mila Nor Elijha; Zahir Fikri Rashief Azwar
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 8 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i8.4592

Abstract

This article discusses conflict management in utilizing the demographic bonus as a strategic opportunity for sustainable development in the Ministry of Environment and Family Development. This study uses a descriptive qualitative approach to understand the dynamics of processes, context, and interaction patterns among stakeholders in managing the potential of the productive age group. Research data were obtained from secondary sources, including ministry policy documents, scientific publications, national statistical reports, and strategic documents related to demographic resilience, family planning, human development, and the environment. Data collection was conducted through literature review, document analysis, and examination of official reports. Data analysis employed content analysis techniques through the process of coding, categorization, and meaning extraction. The study results indicate that conflicts are generally triggered by mismatches between institutional capacity, labor market needs, and the quality of the working-age population, and are further reinforced by disparities in access to education, healthcare, and women's economic participation. These findings underscore that integrative conflict management through cross-sector collaboration, governance strengthening, and data-driven planning is key to optimizing the demographic bonus and supporting sustainable development goals
Co-Authors Adrun Nafiz, M alamsyah, Mardi Amia Putri Sandy Andi Syarifuddin Ansorullah Arfa, Muhammad Kaisar Irsandy Arif Jaya Aris Munandar Arlianti Devani, Julia Betti Laveni dedi candira Dedi Candira Deffano Yunico Delta Dea Ananta Denny Fratista, Kadek Agus Desfi Jahyusi Siregara Dian Agmelia Putri, Anisa Dicky Rezky Rahmanda Doni Mhd Hasrul Edi Hasan Esty Fachrul Rifki Fakhruddin Firman, Ade Gilang Muhammad Zidane Hadiya Putri , Navasha Hasnah, Miftahul Hendra Harmi Humaeda, Tsuraya Ilham, Rahmatul Iqbal Faizul Candra Isnaini Tri Uljanah, Nahara Iswandi Jafar, Isran Jafar, Muhammad Iqbal Jono Antoni Jovani Patrisia Maritim Jumiati Jumira Warlizasusi Khanaya, Putri Kharina Aprilia Lukman Asha Lusiana Suhetsyah Lutfi Lutfi M Zacky Morandez M. Natsir M. Razif Hariel Syahputra Maianda Leni, Putri Meri Yarni Mila Nor Elijha Muh. Yusan Naim Muhammad Amin Muhammad Hafidz Nasri Muhammad Radja Ramadhani Muhammad Razif Hariel Syahputra Muhammad Wajdi Mullya Putri, Popy Nabila, Salsa Nadya Fricia Nadya Rahma Oktariandani Nasruddin Nico Pranata Mulya Niken Najmi Zura Ningsih, Diarti Andra Nur Habibah Nur Wahidah, Zahra nurul latifah Nurwijayanti Pambudi, Muhammad Ridho Pramudita Sari, Dian Putri Anwar, Alyssa Putri Lutfiah, Viola Putri Mulia Sari, Sonya Qawlam Desfa Sahfitri, Adinda Qisthy, Nurul R Nurhayati Rafles Rafli Dwi Putra Ramadhani, Fakhri Rashinta Dwiananda Puteri Rebecca Papu, Theresa Resti Dwi Cahyati Rifa Aulya Putri Rindang Sati, Fatiqa Riska Damayanti, Riska Rustan Sarwoedi Selfia Agustina, Nada Seprina, Reza Siti Ayu Silmyani Sri Wahyuni Sutarto Suwito, Agus Syahdila, Helma Syukri Ananda Dwi Zulfa Tartila, Lathifa Tasya Nada Naurah tifani adnisa geni Ulfa Zahara Umar Hasan Umi Indriani Wahyudi, Muhammad Fathan Wahyudi Wiftada Windarto Windarto Yazit , Yusra Yetniwatia Yohakim Waukateyau Yohana Yola Triana Yulia Pratiwi Yusuf Effendi Zahir Fikri Rashief Azwar Zainal Abidin Zaman Wulandari, Sari Zulkarnain, Zulkarnain Mubhar