Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF ANIMAL FLASH CARD MEDIA IN INTRODUCING ENGLISH VOCABULARY FOR CHILDREN AGED 5-6 YEARS Kusmiati, Kusmiati; Yustika Rini, Ratu; Dayurni, Popi; Mulyawan, Galuh
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v4i3.226

Abstract

Study This aim for know the effectiveness of animal flashcard media in introduce vocabulary​​ English for children age 5-6 years. The method used is pre- experimental with one pretest-posttest design. Subjects study totaling 10 children Group B in an Integrated Islamic Kindergarten Annida. Data collection techniques use test mastery vocabulary before and after​ treatment. The pretest results showed that all over child is at in category low with an average score of 17.5. After given treatment learning using animal flashcard media, posttest scores increased with an average of 35.6. A total of 5 children is at in category tall and 5 children is at in very high category. The t-test results show existence significant difference​ between the pretest and posttest. The results of the N-Gain test reached the value of 32.3% which is included in high. Besides that, the results of the Pearson correlation test show very strong and significant relationship between use of flashcard media with improvement vocabulary, with r value = 0.966 and p = 0.000. With thus, it can It can be concluded that animal flashcard media is effective. in introduce vocabulary​​ English for children age 5-6 years
PENGARUH GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Eni Eni; Popi Dayurni; Ratu Yustika Rini; Galuh Mulyawan
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.1.205-215

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menjadikan gadget sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak usia dini. Fenomena ini menarik dikaji karena meskipun gadget memiliki potensi edukatif, penggunaannya yang berlebihan dapat berdampak negatif terhadap kemampuan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun di TK As Sabil Khoir. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 35 anak, dengan sampel sebanyak 19 anak kelas B. Data dikumpulkan melalui observasi, angket kepada orang tua dan guru, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar –0,257 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai R² sebesar 0,423. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget berpengaruh negatif terhadap perkembangan kognitif anak, meskipun pengaruhnya tergolong lemah karena sebagian besar anak menggunakan gadget dalam durasi wajar dan masih mendapat stimulasi kognitif melalui aktivitas lain. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendampingan dan pengaturan waktu penggunaan gadget agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dalam mendukung perkembangan anak usia dini.
PENGARUH MODEL KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA PENDIDIK PAUD DI KECAMATAN TAKTAKAN Iin Hasinah; Budi Ilham Maliki; Mutoharoh Mutoharoh; Yolanda Pahrul; Popy Dayurni; Galuh Mulyawan
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i1.1172

Abstract

This study aims to determine the effect of transformational leadership on the performance of early childhood education (PAUD) educators in Taktakan District. Transformational leadership is considered capable of boosting educator motivation, commitment, and performance through inspirational and empowering influences. This study used a quantitative method with a causal comparative approach and a survey method. The sample size was 31 respondents, drawn from a total population of 151 early childhood education (PAUD) educators in Taktakan District. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression analysis. The results showed that transformational leadership has a positive and significant influence on educator performance, with a coefficient of determination (R²) of 0.832 and a significance level of 0.001 (p < 0.05). This indicates that 83% of the variation in educator performance can be explained by transformational leadership, thus transformational leadership has a positive and significant influence on educator performance. Thus, transformational leadership is a crucial factor that needs to be continuously developed to improve the quality of early childhood education.
PENGARUH MODEL KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA PENDIDIK PAUD DI KECAMATAN TAKTAKAN Iin Hasinah; Budi Ilham Maliki; Mutoharoh Mutoharoh; Yolanda Pahrul; Popy Dayurni; Galuh Mulyawan
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i1.1172

Abstract

This study aims to determine the effect of transformational leadership on the performance of early childhood education (PAUD) educators in Taktakan District. Transformational leadership is considered capable of boosting educator motivation, commitment, and performance through inspirational and empowering influences. This study used a quantitative method with a causal comparative approach and a survey method. The sample size was 31 respondents, drawn from a total population of 151 early childhood education (PAUD) educators in Taktakan District. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression analysis. The results showed that transformational leadership has a positive and significant influence on educator performance, with a coefficient of determination (R²) of 0.832 and a significance level of 0.001 (p < 0.05). This indicates that 83% of the variation in educator performance can be explained by transformational leadership, thus transformational leadership has a positive and significant influence on educator performance. Thus, transformational leadership is a crucial factor that needs to be continuously developed to improve the quality of early childhood education.
Analisis Penggunaan Alat Permainan Edukatif Papan Titian Dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia 5-6 Tahun Nita Nurmala Sari; Amat Hidayat; Maulida Nur; Inten Risna; Galuh Mulyawan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1012

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi  oleh rendahnya kemampuan motorik kasar pada sebagian anak usia 5–6 tahun di TK Nurul Ilmi Kecamatan Ciruas, yang tampak dari kesulitan menjaga keseimbangan saat berlari, melompat, maupun berdiri dengan satu kaki. Kondisi tersebut menunjukkan stimulasi motorik kasar yang tepat masih diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penggunaan alat permainan edukatif papan titian serta menganalisis pengaruhnya terhadap perkembangan motorik kasar anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah guru dan anak kelompok B TK Nurul Ilmi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan papan titian terlaksana secara sistematis dan sesuai tujuan. Guru menyiapkan bahan ajar, pemilihan APE, keamanan dan kenyamanan anak serta melakukan refleksi pada anak setelah melakukan kegiatan. Anak-anak yang mengikuti kegiatan secara rutin mengalami peningkatan signifikan pada aspek keseimbangan, koordinasi, serta keberanian dalam melakukan gerakan fisik. Hal ini membuktikan bahwa papan titian dapat menjadi media pembelajaran fisik yang efektif, murah, dan menyenangkan untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun dalam konteks pembelajaran PAUD berbasis pengalaman langsung
Identifikasi Kejenuhan Belajar pada Anak Usia Dini: Perspektif dan Tanggapan Orang Tua serta Guru Galuh Mulyawan
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v5i2.17299

Abstract

Latar Belakang: Kejenuhan belajar dapat muncul akibat metode pembelajaran yang monoton, tuntutan akademik yang terlalu tinggi, kurangnya variasi aktivitas bermain-belajar, maupun lingkungan belajar yang kurang mendukung. Gejala kejenuhan pada anak usia dini dapat terlihat dari sikap mudah bosan, menolak mengikuti kegiatan, kurang antusias, hingga muncul perilaku negatif seperti rewel, melamun, atau tidak fokus. Jika kondisi ini dibiarkan, dapat menghambat proses perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kejenuhan belajar pada anak usia dini di TKIT Al-Fatih Kragilan serta menggambarkan upaya guru dan orang tua dalam mengatasi kejenuhan tersebut.Metode:Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari satu guru kelas dan tiga orang tua murid.Hasil:Penelitian menunjukkan bahwa kejenuhan belajar anak ditandai dengan ekspresi murung, tidak fokus, sikap diam, menolak tugas, hingga perilaku pasif dalam proses pembelajaran. Faktor penyebab kejenuhan bersumber dari metode pembelajaran yang monoton, tekanan akademik dari orang tua, kondisi emosional anak, serta kurangnya aktivitas variatif di sekolah. Guru mengatasi kejenuhan dengan strategi seperti pembelajaran luar kelas, ice breaking, komunikasi personal, dan metode bermain. Sementara itu, orang tua cenderung menggunakan pendekatan fleksibel dan menyenangkan seperti menyisipkan lagu atau permainan saat anak belajar di rumah.Kesimpulan: Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, menyenangkan, dan bebas tekanan agar anak usia dini dapat tumbuh menjadi pembelajar yang tangguh dan bahagia.
CAREER QUEST: MEDIA PERMAINAN INTERAKTIF DALAM PERENCANAAN CAREER SISWA SMAN 5 KOTA SERANG Galuh Mulyawan; Siti Aisyah Saragih; Rida Nurfallah; Sukma Damayanti; Dila Shiva Sabilla
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.5.3.420-426

Abstract

Career planning is a very crucial part of a teenager's life, especially in high school. At this stage, students face various choices that will affect their future, such as academic majors, job sectors, and personal development. However, many of them do not yet have a deep understanding of their abilities and the work environment they will enter. To overcome this deficiency, learning innovations have emerged through interactive game media, one of which is Career Quest. The purpose of this study is to help students find their interests in career choices through the career quest game method, so that students can better understand and feel interested that career planning is very important for their future. Based on data from students who took Career Quest, it is known that the financial aspect of students reached 33.6%, the level of student satisfaction or happiness was at 55.5%, and social acceptance of students obtained results of 10.9% of the total students of class XI IPS 4. In this study, the approach applied was qualitative. This research is descriptive qualitative, the process of which includes planning, implementation, observation, and reflection. The case study method was chosen to explore a deep understanding of the individual as a whole and comprehensively. This step aims to understand the character of the individual who is the subject of the research in depth.
Peran Keluarga Dalam Perawatan Jangka Panjang Lansia : Studi Kasus Di KP. Cicadas Kelurahan Pandeglang Delia Ayunda Maulia; Alya Sabrina; Galuh Mulyawan
SELLAN : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2025): Sellan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/sellan.v2i2.1021

Abstract

Long-term care for the elderly is a critical issue that involves physical, emotional, and social aspects, often requiring significant support from the family. The family plays a vital role in providing continuous care, maintaining the elderly's well-being, and supporting their adaptation to aging-related changes. This study aims to explore the role of the family in the long-term care of an elderly person in Kp. Cicadas, Kelurahan Pandeglang, through a qualitative case study approach. Data were collected using in-depth interviews with the elderly and their caregivers. The findings reveal that family support, emotional bonding, and caregiving practices significantly influence the quality of life and psychological well-being of the elderly. Challenges such as caregiver burden, health limitations, and social isolation were also identified. The study concludes that strengthening family roles and providing adequate support to caregivers are essential to improve long-term care outcomes for the elderly. Keywords: elderly care, family role, long-term care, well-being
Penguatan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi melalui Kegiatan Diklatsar Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Bina Bangsa Asep Rahmatullah; Galuh Mulyawan; Hadi Kurniawanto; Try Adhi Bangsawan; Muhammad Angga Anggriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2191

Abstract

Student organizations play a strategic role in developing students' character, leadership, and managerial competencies. The Student Nature Lovers Association of Universitas Bina Bangsa (MAPELBA), as a high-achieving student organization, requires strong leadership and organizational management to sustain its performance and achievements. A needs assessment revealed limited understanding of organizational leadership, unsystematic work program planning, and suboptimal administrative and financial management. This community service program aimed to strengthen leadership and organizational management capacity through a Basic Education and Training (Diklatsar) program involving 14 participants. A participatory, educational, and practical approach was implemented through needs assessment, module development, interactive training, discussions, leadership simulations, role-playing, and workshops. The program improved participants' understanding of leadership, organizational roles, work program planning, communication, teamwork, and systematic administration, thereby supporting more professional, accountable, and sustainable organizational governance.
Co-Authors Aip Badrujaman AJI, BAYU Alfiansyah Ali , Ashraf Alya Sabrina Amat Hidayat Andriani, Nepi Anton Nasrullah, Anton Arianna Asep Rahmatullah Basrowi Basrowi Basrowi Budi Ilham Maliki Cahyati, Deti Damayanti, Sabrina Yunita Dayurni, Popi Dede Rahamat Hidayat Delia Ayunda Maulia Delia Ayunda Maulia Destri Astrianingsih Devi Ayu Kurniawati Devi Puspita Sari Dila Shiva Sabilla Eni Eni Fabio Alfin Rizki Fadhilah, Dila Nur Fanani, Khairul Faqurah Nurliyana Fudiana, Siti Hadi Kurniawanto Haeriyah, Haeriyah Hasan, Siddiq Hasanah, Yuni Fitrotul Hayat, Zahrotul Hayati, Tasya Naila Hendis Rizqias Domoros Hendriani , Mira Rizalia Hendriani, Mira Rizalia Hilda Mulda Ningsih Iin Hasinah Insiyah, Siti Amanatun Inten Risna Jajuli, Ahmad Jajang Jalis Janah, Aulia Jannah, Ratu Roudlotul JEFRI, ULFI Juanto, Ade Jumhana, Enjum Khusaeni, Khusaeni Kinanti, Zakia Ari Kusmiati Kusmiati Laili, Mahsiani Mina Mahendra, Yoga Maulana, Eji Maulia, Delia Ayunda Maulida Nur Maulida Nur Maya Rahayu Merisanti, Merisanti Mira Marlina Muhamad Yusril Muhammad Angga Anggriawan Muthia Sari Mutoharoh Mutoharoh Mutoharoh Mutoharoh Nabilah, Puji Nadirah, Yahdinil Firda Nadivah, Nadivah Nedi Kurnaedi Nepi Andriani Ningsih, Hilda Mulda Nita Nurmala Sari Nur Fadhilah, Dila Nurlela Pajriani, Lika Peni Ramanda, Peni Popi Dayurni Popy Dayurni Prabowo, Arga Satrio PUTRI WULANDARI Putri, Siti Septiani Rahmadania , Siti Rahmawati, Gita Rahmawati, Riris Ratnasari, Silvia Ratu Yustika Rini Rida Nurfallah Risyancik, Putri Audina Rivaldo, Ahmad Riza Zidan Al Fauzan Rizki, Fabio Alfin Rizky Pahrul Aziz Robi RR. Ella Evrita Hestiandari Saputri, Novi Sari, Muthia Sayyidati Rizqiani Siti Aisyah Saragih Sudan Saputra Sukma Damayanti Sunarti, Titi Syahidah, Alfina Syifa, Fany Tazkiya, Rifa’atul Try Adhi Bangsawan Ulia Salsa, Nuril Umiroh Utami , Aliftyani Nur Ramadhan Putri Vidya Ayuningtyas Vina Karina Putri Virnanda Arini Firman Wahyudi, Ficky Yoga Mahendra Yolanda Pahrul Yolanda Pahrul Zakia Arikinanti Zulfa, Salwa Indana