p-Index From 2021 - 2026
9.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pembangunan Berkelanjutan BILANCIA Jurnal Sistem Teknik Industri ANIMA Indonesian Psychological Journal APTEK Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Perangkat Lunak Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Al-Ahkam : Jurnal Hukum Pidana Islam Asimetris: Pendidikan Matematika dan Sains Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Journal of Accounting Research, Utility Finance and Digital Assets (JARUDA) JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Jurnal Al Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam STATISTIKA Proksima Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Journal of Business and Management Inaba Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Indonesian Journal of Library and Information Science (IJLIS) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Journal of Community Service Journal of Linguistica Prosiding SNTTM Jurnal Profesi Guru Indonesia Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Azkia : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam PENDIMAS Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : APTEK

Effect of Recondition of Fracture Shaft Palm Lorry Using The Shielded Metal Arc Welding Process Hakim Nasution, Lukman; Eka Ariefyanto Putra; Gapar; Fajar Budiman; Rama Yoedha Satria; Andersen; Sofyan Hadi; Ferry Adriyan; Nasrol Akmal; Rinaldi; Nazaruddin; Safril Safar; Heri Suripto
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 16, No. 02, Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v16i2.2694

Abstract

Examination and analysis of the 2,640 working hours AISI 1045 palm lorry shaft fracture were carried out to determine the effect of reconditioning using Shielded Metal Arc Welding on the reliability of the shaft. Laboratory test results and analysis showed that the shaft experienced a static brittle fracture at an angle between 65 mm diameter and 90 mm diameter. For a long time, evidence of weld defects in the form of inclusions, porosity, and cold cracks in the Heat Affective Zone has been observed. The various hardness levels in the weld metal are 200 to 210 HV; HAZ is 280 to 386 HV, and base metal is 202 to 210 HV due to oxygen affecting on shaft's mechanical qualities deterioration. When the martensitic structure is produced, the carbon equivalent value rises to 15.66%, over the minimum value of 0.65%, reducing shaft reliability and triggering the occurrence of static brittle fracture. The macro-micro structure at the initial area of crack and fracture is bainite and ferrite-pearlite, while the shaft base material is ferrite-pearlite. Furthermore, there is a difference in tensile strength between the shaft material and the power of the electrodes utilized in the reconditioning process. From this experiment, the recondition
Karakterisasi Hasil Pack Carburizing Menggunakan Campuran Serbuk Arang Kayu Jati Dan Cangkang Sawit Pada Baja Aisi 1040 Setelah Double Quenching Bambang Prahoro Aji; Hakim Nasution, Lukman; TO Rajagukguk; Chandra Aditiya; Candra Irianto; Aditya Sapta Nugraha; Weriono; Nazaruddin; Heri Suripto
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 16, No. 02, Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v16i2.2695

Abstract

Hasil karakterisasi proses pack carburizing menggunakan campuran serbuk arang kayu jati dan cangkang sawit berukuran mesh 40 dengan perbandingan 1:1 pada baja AISI 1040 setelah double quenching dilakukaan dengan X-Ray Fluorescence portable dan Field Emission Scanning Electron Microscopes Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy. Raw material (RA) yaitu baja AISI 1040 yang dipanaskan pada suhu 8000C dengan holding time 120 menit sebagai spesimen A, dan 8000C dengan holding time 360 menit sebagai spesimen B, dimana ukuran masing-masing spesimen adalah tebal 3 mm, panjang 50 mm dan lebar 20 mm; menggunakan media pendingin air biasa 1.200 ml. Hasil analisis karakterisasi X-Ray Fluorescence portable menunjukkan peningkatan nilai persentase kadar unsur Fe sebesar 1,04% dan Si 0,04% pada spesimen A, dan pada spesimen B unsur Fe sebesar 0,4% dan Si sebesar 0,18% dibandingkan dari Fe dan Si pada spesimen RA. Sedangkan berdasarkan analisis karakterisasi Field Emission Scanning Electron Microscopes Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy manunjukkan bahwa distribusi ukuran partikel lebih menstubtitusi ke area permukaan spesimen B, yang menunjukkan proses pack carburizing menggunakan campuran serbuk arang kayu jati dan cangkang sawit berukuran mesh 40 setelah double quenching terbaik untuk meningkatkan ketahanan aus baja AISI 1040 adalah pada suhu 8000C dengan holding time selama 360 menit.
Karakterisasi Hasil Pack Carburizing Menggunakan Campuran Serbuk Arang Tulang Sapi Dan Arang Batok Kelapa Pada Baja Aisi 1040 Setelah Double Quenching Aditya Sapta Nugraha; Hakim Nasution, Lukman; TO Rajagukguk; Chandra Aditiya; Candra Irianto; Bambang Prahoro Aji; Nazaruddin; Heri Suripto
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 16, No. 02, Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v16i2.2696

Abstract

Hasil karakterisasi proses pack carburizing menggunakan campuran serbuk arang tulang sapi dan arang batok kelapa berukuran mesh 40 dengan perbandingan 1:1 pada baja AISI 1040 setelah double quenching dilakukaan dengan X-Ray Fluorescence portable dan Field Emission Scanning Electron Microscopes Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy. Raw material (RA) yaitu baja AISI 1040 yang dipanaskan pada suhu 8000C dengan holding time 2 jam sebagai spesimen A, dan 8000C dengan holding time 6 jam sebagai spesimen B, dimana ukuran masing-masing spesimen adalah tebal 3 mm, panjang 50 mm dan lebar 20 mm; menggunakan media pendingin air es 1.200 ml. Hasil analisis karakterisasi X-Ray Fluorescence portable menunjukkan nilai kadar unsur dan jenis unsur utama yang di ambil adalah Fe dan Ti sebab kedua unsur ini yang sangat berperan penting untuk ketahanan aus pada baja AISI 1040. Nilainya meningkat sebesar 0,46% hingga 2,07% dibandingkan spesimen RA dan B, serta 5,33% hingga 7,95% dibandingkan spesimen RA dan B. Sedangkan hasil analisis karaterisasi dengan Field Emission Scanning Electron Microscopes Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (FESEM-EDS) menunjukkan bahwa morfologi spesimen A yang menandakan unsur karbon (C) lebih merata menyebar dan melapisi permukaan spesimen meskipun bentuk bulat, lonjong dan perseginya tidak sempurna. Sehingga dapat disimpulkan bahwa proses pack carburizing menggunakan campuran serbuk arang tulang sapi dan arang batok kelapa berukuran mesh 40 pada baja AISI 1040 berhasil di lakukan dengan proses terbaik adalah pada suhu 8000C, holding time selama 2 jam.
Pengaruh Pack Carburizing Menggunakan Campuran Serbuk Arang Tulang Sapi Dan Arang Batok Kelapa Pada Baja Aisi 1040 Setelah Double Quenching Berdasarkan Analisis Menggunakan Xrf Dan Fesem-Eds Candra Irianto; Hakim Nasution, Lukman; TO Rajagukguk; Chandra Aditiya; Aditya Sapta Nugraha; Bambang Prahoro Aji; Nazaruddin
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 16, No. 02, Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v16i2.2697

Abstract

Hasil analisis karakterisasi proses pack carburizing menggunakan campuran serbuk arang tulang sapi dan arang batok kelapa berukuran mesh 40 dengan perbandingan 1:1 pada baja AISI 1040 setelah double quenching menggunakan oli SAE 50 dilakukaan berdasarkan hasil uji X-Ray Fluorescence portable dan Field Emission Scanning Electron Microscopes Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy. Spesimen uji raw material (RA) adalah baja AISI 1040, kemudian dipanaskan pada suhu 8000C dengan holding time 1 jam sebagai spesimen I, dan 8000C dengan holding time 5 jam sebagai spesimen II. Ukuran masing-masing spesimen adalah tebal 3 mm, panjang 50 mm dan lebar 20 mm. Hasil analisis karakterisasi X-Ray Fluorescence menunjukkan terjadinya peningkatan nilai unsur Fe tertinggi pada spesimen II sebesar 0,99% dengan penambahan unsur Ti 0,10%. Sedangkan hasil analisis karakterisasi menggunakan Field Emission Scanning Electron Microscopes Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (FESEM-EDS) menunjukkan bahwa morfologi spesimen II dengan sebaran partikel berbentuk granul lebih sedikit dibandingkan speseimen I yang menunjukkan bahwa unsur karbon (C) spesimen II lebih menstubtitusi ke area permukaan baja AISI 1040. Sehingga proses pack carburizing pada suhu 8000C dengan holding time 5 jam, double quenching menggunakan oli SAE 50 dapat meningkatkan kekerasan untuk ketahan aus baja AISI 1040.
Momentum tak terhingga model kominusi batubara Lukman Hakim Nasution; Helmi Chazali Lubis; Zulkarnain; Nazaruddin
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.4147

Abstract

Kominusi secara physical collision (hentaman fisik) melalui prinsip linier mometum dilakukan pada sampel batubara sub-bituminus dengan panjang 10mm, lebar dan tebal masing-masing 1mm. Jarak proses momentum adalah 100cm, tekanan udara 0.1bar hingga 3bar, dimana dinding landasan berdiameter 65mm. Perubahan ukuran sampel terjadi setelah momentum, dan selanjutnya dianalisis secara matematik dengan metode penskalaan per millimeter, berfaktorkan volume dan massa material, dimana dilakukan pada kondisi sebelum dan sesudah momentum. Hasil analisis membuktikan bahwa ukuran pecahan semakin besar jika semakin jauh dari titik pusat momentum dan sebaliknya. Namun jumlah momentum akhir dan distribusi pecahan sampel tidak terdefenisikan secara matematik (Pāƒ— āˆž). Melalui metode penskalaan per millimeter yang dilakukan sebelum dan sesudah momentum berfaktorkan volume, massa dan ukuran akhir pecahan material, adalah alternatif untuk memprediksi kebutuhan energi, dan ukuran pecahan akhir yang ingin dicapai.
Co-Authors Abdul Rahim Matondang Ade Irma Gemilau Adhitia Elfian Santoso Aditya Sapta Nugraha Adji, Aryo Kuncoro Afidh, Razief Perucha Fauzie Afrizal, Efi Aiyub Akbar, Musthafa Akhyar, Fikrul Alimahmudrikah, Nur Amaro, Moegiratul Andersen Anindityo Aryo Saloko ANISAH Anizar Anizar Annisa Maharani Antula, Pratiwi Anuar, Kaspul Arinanda Ariyani, Mutia Devi ASNAWI ASNI Astrid Herera Magdalena Sipayung Atikah Rifki Awaludin Martin Azizah Baiq Rien Handayani, Baiq Rien Bambang Prahoro Aji Beby Karina Fawzeea Sembiring Benny Candra Kurniawan Bulkisma Putri Candra Irianto Chaidir, Andreasen Proicnius Chandra Aditiya Cosine Melvin Sitorus Pane Cupu, Dedi Rosa Putra Cut Intan Salasiyah Cut Sukmawati Daulay , Afrahul Fadhila Dicky Habibie Dwi Fitri Edwin Yulanda Effan Budiawan Eka Ariefyanto Putra Eka Yulinda Prasetyowati Ericson Chandra Erni Junaida Essy Harnelly Feblil Huda Febry Claudia Nabasa Siahaan Ferry Adriyan Franky Sihaloho Gapar Gita Putri Desiana Daulay Grace Shella Karisma Gun Faisal Gunawan, Resky Haerani, Herty Hafis Ghifari, Rahmat Hakim Nasution, Lukman Haposan Arthur Fransiskus Turnip Hardiansyah Hasan Asari Helmi Chazali Lubis Helmi Situmorang, Syafrizal Herisiswanto Hutwan Syarifuddin Imilda Indra Indriani, Cece Isfenti Sadalia ISKANDAR Iskandarini Juli Andry Kusnadi La Ode Ardiansyah Lubis, Fitriani Surayya Lukman Hakim Nasution Mailita Tryana Sembiring Mardhiah, Ainol Martunis Marzuki Meilita Sembiring Meilita Tryana Sembiring, Meilita Tryana Meri Andriani Mira Misbullah, Alim Muh. Bakry, Muammar Muhammad Alfitrah Muhammad Anggia Muchtar Muhammad Irfan Muhammad Nur Muhammad Rizki Muhammad Subianto Muhammad Zikri Atthariq Daulay Munthe, Al Akhyar Murniati Mustafainal Nasrol Akmal Noercholis Rafid Noercholis Rafid. A Nofirza Nova Noviyanti, Wa Ode Novi Quintena Rahayu Novianti Noviati Paula Tamba Perkasa, Yogi Pinta Serli Waty Lumban Toruan Pongdatu, Merry Pratama Nasution, Fahri Prihatin Lumbanraja Prindo Pranata Tarigan R.A R.. Ghazilla Radhiah Rahma Zuhra Rama Yoedha Satria Ratna Herlina Recky Rifki Alfarizi Rika Puspita Dewi Rika Taslim Rinaldi S.H. Sajeli S.H.A. Rashid Safita, Nia Safril Safar Saifuddin Sapriadi Sardi Anto Sasmita, Evi Satria Sitorus Siti Mariyah Sofyan Hadi Solihin Somadona, Sonia Sri Widyastuti Stella Angelina Sugih Arto Pujangkoro Sugih Arto Pujangkoro Suherman Suraya Lubis, Fitriani Suripto, Heri Syafri Tarmizi Usman Teuku Alfiady Ti Aisyah TO Rajagukguk Umam, Muhammad Isnaini Hadiyul Wardana , Ade Alwi Warhamni Samahdina Warman Fatra, Warman Weriono Widyawati Wira Dharma Wulandami, Try Yeni Absah Yessi Kartika Yusnayanti, Cici Z. Taha Ziah, Nurhalida Zikrayanti Zulfan Zulfan Zulkarnain Zulkarnain, Zulkarnain Mubhar Zuya, Novika