Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Penggunaan Media Pembelajaran Celengan Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tema Peduli Terhadap Makhluk Hidup Kelas IV SD Kiki Aristia; Cut Eva Nasryah; Arief Aulia Rahman
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.173 KB) | DOI: 10.51276/edu.v1i2.33

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effectiveness of the use of piggy learning media to improve student learning outcomes with the theme of caring for sentient beings in grade IV SD Peunaga Cut Ujong. The research approach used in this research is qualitative research. This type of research is classroom action research. The design of the research implementation consists of planning, implementing, observing, and reflecting. Data collection techniques in this study were observation, testing, and documentation. The instruments in this study were the observation sheet, test sheet, and validation sheet. Data processing techniques using the percentage formula. The results of this study were obtained in the pre-action percentage of the number of students who completed only 4 students or 20% of 20 students, and after the use of learning media piggy bank picture cycle I student learning outcomes increased but not yet maximum, the percentage of the number of students who got grades above KKM there were only 11 students or 55%. So that the second cycle needs to be held, after the implementation of the second cycle of student learning outcomes there is a very significant improvement and has reached the target that has been determined then the cycle is stopped, where the percentage of students who complete reaches 18 people or 90% of the total number of students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media pembelajaran celengan gambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa tema peduli terhadap makhluk hidup kelas IV SDN Peunaga Cut Ujong. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan pelaksanaan penelitian terdapat perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar tes, dan lembar validasi. Teknik pengolahan data dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini yang diperoleh pada pra tindakan persentase jumlah siswa yang tuntas hanya 4 orang siswa atau 20% dari 20 orang siswa, dan sesudah penggunaan media pembelajaran celengan gambar siklus I hasil belajar siswa meningkat namun belum maksimal, persentase jumlah siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM baru 11 orang siswa atau 55%. Sehingga perlu diadakan siklus II, setelah pelaksanaan siklus II hasil belajar siswa terjadi peningkatan yang sangat signifikan dan sudah mencapai target yang telah ditentukan maka siklus dihentikan, dimana persentase jumlah siswa yang tuntas mencapai 18 orang atau 90% dari jumlah siswa secara keseluruhan.
Analisis Letak Kesalahan Jawaban Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLTV Dengan Menggunakan Pendekatan Scientific Berbasis Newman Di Kelas X SMA Ayu Ariska; Arief Aulia Rahman
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.69 KB) | DOI: 10.51276/edu.v1i1.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Letak kesalahan Jawaban Siswa Dengan Menggunakan Pendekatan Scientific Berbasis Newman, dan (2) mengetahui penyebab kesulitan belajar yang dilihat dari letak kesalahan jawaban siswa melalui pendekatan scientific Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis deskriptif. penelitian ini menggunakan analisis newman untuk melihat letak kesalahan jawaban siswa yang ditinjau dari : (1) kesalahan membaca (2) kesalahan memahami, (3) kesalahan transformasi, (4) kesalahan keterampilan proses, (5) kesalahan penulisan jawaban. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti diperoleh data bahwa 50% siswa masih memiliki kesulitan dalam menyelesaikan soal yang sangat rendah. Penyebab terjadinya kesalahan dalam belajar yaitu: (1) kurang konsentrasi dalam belajar. (2) siswa kurang memahami soal-soal yang diberikan oleh guru dan kurang teliti dalam mengerjakannya, (3) Pendekatan yang diberikan guru kurang bervariasi, (4) waktu yang diberikan guru untuk mengerjakan soal terlalu singkat. Untuk mengatasi kesulitan siswa dalam menyelesaiakan soal yaitu; (1) guru harus membuat pembelajaran yang lebih bervariasi sehingga siswa tidak bosan, (2) guru harus memberikan perhatian kepada siswa yang malas belajar, (3) memberikan motivasi kepada siswa terkait pembelajaran, dan kepada guru bidang studi matematika dapat menggunakan pendekatan scientific dengan proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik dapat aktif
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Masalah Terintegrasi Etnomatematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas XI SMA Ana Wiska; Henra Saputra Tanjung; Arief Aulia Rahman; Cut Eva Nasryah
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.6 KB) | DOI: 10.51276/edu.v1i3.49

Abstract

Abstract: It takes teaching material that can train students in solving mathematical problems. One of the teaching materials that can be developed to improve students' mathematical problem solving skills is problem-based teaching material. The purpose of this research is to describe: the validity of integrated problem-based ethnomatematics teaching materials developed; the effectiveness of ethnomatematics integrated problem-based teaching materials developed; and student responses to integrated problem-based ethnomatematics teaching materials developed. This research is a research development. This research was conducted through two stages, namely the first stage of developing ethnomatematics integrated problem-based teaching materials using the Four-D model, and the second stage of testing the ethnomatematics integrated problem-based teaching materials developed in class XI of SMA Negeri 1 Meureubo to see their effectiveness. From these two stages, it was obtained: integrated ethnomatemics problem-based teaching materials developed were valid, based on the results of the validation conducted by the validators; integrated ethnomatematics problem-based teaching materials developed effectively, in terms of classical student mastery learning and achievement of learning objectives; and positive student responses to the integrated problem-based ethnomatematics activity and teaching material developed. Abstrak: Dibutuhkan bahan ajar yang dapat melatih siswa dalam memecahkan masalah matematika. Salah satu bahan ajar yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa adalah bahan ajar berbasis masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: kevalidan bahan ajar berbasis masalah terintegrasi etnomatematika yang dikembangkan; efektifitas bahan ajar berbasis masalah terintegrasi etnomatematika yang dikembangkan; dan respon siswa terhadap bahan ajar berbasis masalah terintegrasi etnomatematika yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pertama mengembangkan bahan ajar berbasis masalah terintegrasi etnomatematika menggunakan model pengembangan Four-D, dan tahap kedua mengujicobakan bahan ajar berbasis masalah terintegrasi etnomatematika yang dikembangkan di kelas XI SMA Negeri 1 Meureubo untuk melihat efektifitasnya. Dari kedua tahap tersebut, diperoleh:  bahan ajar berbasis masalah terintegrasi etnomatematika yang dikembangkan valid, berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh para validator; bahan ajar berbasis masalah terintegrasi etnomatematika yang dikembangkan efektif, ditinjau dari ketuntasan belajar siswa secara klasikal serta ketercapaian tujuan pembelajaran;  dan respon positif siswa terhadap aktifitas dan bahan ajar berbasis masalah terintegrasi etnomatematika yang dikembangkan.
Development of Student Worksheet Based on Problem to Improve Student’s Mathematics Communication Skills fardila hayati; Arief Aulia Rahman; Cut Eva Nasryah
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.835 KB) | DOI: 10.51276/edu.v2i2.135

Abstract

Abstract: This study aims to describe: (1) the validity of student worksheets based on problem; (2) increasing the mathematical communication skills of high school students by using student worksheets based on problem; (3) student responses to the development of student worksheets based on problem. This research is research and development. This research was conducted using Dick and Carrey model. The population in this study were all students of class X Darul Aitami private high school. Sampling used simple random sampling and the classes used as samples for the trial were class X-1 and class X-2. From the results of trial 1 and trial 2 it can be obtained: (1) student worksheets are included in the valid category, reviewed from several aspects, namely: format, language, material, and content. (2) the improvement of students 'mathematical communication skills by using student worksheets based on problem increased by 6.9%, in the first trial results the students' average score was 73.4% and after conducting the second trial it increased by 80.3%. (3) student responses to the components of student worksheets and learning activities using student worksheets are positive. Furthermore, it is suggested that teachers can use student worksheets based on problem as an alternative to learning, with the guidance or questions provided that are affordable to students, so that students understand the problems they are given more easily.
Efektivitas Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Arief Aulia Rahman; Cut Eva Nasryah
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1709.186 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i2.650

Abstract

AbstrakPembelajaran yang tidak kondusif membuat siswa menjadi sasaran pembelajaran yang pasif, dan hanya menerima konsep dari guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan model MMP dalam meningkatkan hasil belajar pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) pada siswa kelas X SMAN 1 Kuala Kabupaten Nagan Raya. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2017/2018 di SMAN 1 Kuala Kabupaten Nagan Raya. subjek penelitian ini adalah X Mia1 SMAN 1 Kuala dengan jumlah 20 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian terdiri dari tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran MMP efektif pada materi SPLDV dan dapat dilihat dari hasil tes dengan nilai rata-rata uji coba I dan II masing-masing 60,2 dan 74,1. Hasil tersebut menunjukkan secara keseluruhan siswa tuntas belajar karena nilai rata-rata sebesar 74,1 dan memenuhi KKM yang diterapkan yaitu 70.  AbstractNon-conducive learning makes students passive learning targets, and only accepts concepts from the teacher. This study aims to describe the effectiveness of the application of the MMP model in improving learning outcomes in the material system of two-variable linear equations (SPLDV) in class X students of SMAN 1 Kuala, Nagan Raya Regency. When the research was conducted in the odd semester of the academic year 2017/2018 at SMAN 1 Kuala Nagan Raya Regency. The subject of this research is X Mia1 SMAN 1 Kuala with a total of 20 students. The instrument used in the study consisted of tests. Data analysis techniques using descriptive analysis. The results showed that the application of the MMP learning model was effective in the SPLDV material and could be seen from the results of the tests with an average score of trials I and II respectively 60.2 and 74.1. These results indicate overall students have finished learning because the average value of 74.1 and meet the applied KKM is 70.
The Effect of Deep Dialogue/Critical Thinking Model on Students’ Conceptual Understanding Ability Bertha Jean Que; Iwan Henri Kusnadi; Ronald Maraden Parlindungan Silalahi; Arief Aulia Rahman; Andri Kurniawan
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.157 KB) | DOI: 10.46843/jiecr.v3i3.130

Abstract

Most students in Indonesia find it difficult to understand the concepts of mathematics correctly. This is caused by the factor of teacher who doesn’t master the learning method according to the class situation and the factor of the students who are less interested in learning mathematics. The DDCT is suitable in this case, the purpose of this study is to find out the effect of the DDCT and how much it affects the students' ability to understand concepts at SMPN 7 Ambon. This research is quantitative looking for the relationship between variables, with a pre-experimental design of the type of one-shot case study. The samples taken were students of class X-1 (experimental) and X-2 (control), each of which amounted to 15 people at SMPN 7 Ambon. Data were collected on concept understanding ability tests and questionnaires used for student responses during learning using DDCT. Data were analyzed through hypothesis testing and determinant coefficients using SPSS 22.0. The results showed that the average value of the experimental class was 88.67 and the control class was 60, so there was a difference in the average value of 28.67. From the results of the analysis obtained tcount = 0.862 ttable = 0.05, it is concluded that there is an effect of DDCT on students' understanding of mathematical concepts. The findings during the research showed that DDCT: 1) can be used to train students to more easily understand a material, and 2) deep dialogue/critical thinking emphasizes attitude and mental emotional so that students learn with fun.
EFEKTIFITAS PENDEKATAN REALISTIC APPROACH DALAM MENINGKATKAN EMOTIONAL QUOTIENT (EQ) SISWA Cut Eva Nasryah; Arief Aulia Rahman
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.125 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.503

Abstract

EQ is ability to recognize feelings of self and others, cooperate, motivate, and manage emotions and use these feelings to guide thoughts and actions to achieve a goal. Education in schools trains IQ rather than EQ on students. So that not a few students who are weak in self efficacy, self-regulation, not adaptive and innovative. Lack of Motivation, pessimism, and not being able to work with teams. For this reason, this study see the effectiveness of the Realistic Approach (RA) in developing student EQs. RA is one of the learning that is suitable in training students' EQs with a RA’s characteristic that trains students in teamwork to conduct guided discoveries, self-develop models, and can activate cognitive and affective abilities students through real-world activities and imaginable for students. This research was conducted in seventh grade junior high school in Aceh Barat with a purposive sampling using predetermined characteristics. Furthermore, EQ grouping is done based on the Likert scale Questioner 1-4 to determine the number of groupings of students who have high, medium and low EQ. Then the students were given treatment that is the learning process using a RA for 3 months of fractional material, it was found that there was an increase in students' abilities in the high category from 8% to 12%, the category was experiencing an increase of 20% to 28% and 32% and in the low category decreased from 72% to 60% and 56%. This shows that the RA has an impact on students' EQ growth. Abstrak Emotional quotient (EQ) merupakan kemampuan mengenali perasaan diri dan orang lain, bekerjasama, memotivasi, dan mengelola emosi diri serta menggunakan perasaan tersebut dalam memandu pikiran dan tindakan demi mencapai suatu tujuan. Namun pendidikan di sekolah melatih intelligence Quotient (IQ) dari pada EQ terhadap siswa. Sehingga tidak sedikit siswa yang lemah dalam hal kepercayaan, Pengaturan diri, tidak adaptif dan inovatif. Kurangnya Motivasi, pesimis, dan tidak mampu bekerjasama dengan tim. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan realistic approach dalam menumbuhkembangkan EQ siswa di sekolah. Realistic approach merupakan salah satu pendekatan belajar yang cocok dalam melatih EQ siswa dengan karkateristik realistic approach yang melatih siswa dalam bekerjasama tim melakukan penemuan terbimbing, self-develop models, dan mampu mengaktifkan kemampuan kognitif dan afektif dalam diri siswa melalui kegiatan-kegiatan yang real-world dan imaginable bagi siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP kelas VII di Aceh Barat dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling menggunakan karakteristik yang telah ditentukan. Selanjutnya dilakukan pengelompokan EQ berdasarkan Questioner berskala likert 1-4 untuk menentukan jumlah pengelompokan siswa yang memiliki EQ tinggi, sedang dan rendah. Lalu siswa diberikan treatment yaitu proses pembelajaran mengggunakan realistic approach selama 3 bulan materi pecahan, didapat hasil bahwa terjadi peningkatan kemampuan siswa pada kategori tinggi yaitu dari 8% menjadi 12% pada uji coba I dan II, kategori sedang mengalami peningkatan 20% menjadi 28% dan 32% pada uji I dan II serta kategori rendah mengalami penurunan dari 72% menjadi 60% dan 56% pada uji coba I dan II. Hal ini menunjukkan bahwa realistic approach berdampak pada tumbuhkembang EQ siswa. Kata kunci: Pendekatan realistik, Emotional Quotient.
Development of Domino Card as Math Learning Media to train students’ Conceptual understanding Arief Aulia Rahman; Yuli Amalia
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/formatif.v9i2.3089

Abstract

This study aims to describe the validity, practicality and effectiveness of domino card media that will be developed to train students' understanding of concepts in learning mathematics, the instruments used are tests, questionnaires and interview sheets. The research subjects were grade VII of Junior High School at Meulaboh. This research was carried out through two stages, namely the first stage of developing domino card media using the Four-D model, and the second stage testing the domino card media developed to see its effectiveness. From the results of the trial obtained: 1) domino card media developed valid with a value of 77.5 good categories, 2) the practicality of domino cards seen from student response questionnaires with a value of 88.1% good category. And c) the effectiveness of domino card media in terms of student learning classical completeness, namely 72.7% is complete.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI KRUENG ITAM KABUPATEN NAGAN RAYA Nanang Riyandi; Khausar Khausar; Arief Aulia Rahman
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Krueng Itam Kabupaten Nagan Raya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif melalui pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Krueng Itam yang berjumlah 20 orang, yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) adalah 85% atau 17 siswa yang sudah tuntas, sedangkan yang tidak tuntas hanya ada 3 siswa atau 15% dengan nilai rata-rata siswa yang diperoleh adalah 77,25. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) efektif terhadap hasil belajar IPA khususnya pada tema organ gerak hewan dan manusia di Kelas V SD Negeri Krueng Itam kabupaten Nagan Raya.Kata Kunci :Efektifitas, Hasil Belajar IPA, Student Facilitator And Explaining (SFAE).
KESALAHAN KONSEP SISWA PADA MATERI PERSAMAAAN LINEAR BERDASARKAN METODE CRI (CERTAINTY OF RESPON INDEKS) Dazrullisa Dazrullisa; Arief Aulia Rahman; Wulan Violita
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 10, No 2 (2019): Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.077 KB)

Abstract

Abstrak:Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal ulangan matematika khususnya materi persamaan linear masih kurang tepat. Hal ini disebabkan dari kesalahapahaman konsep osiswa dalam memahami materi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode CRI (certainty of respon index) dengan level keyakinan disajikan dalam 6 skala (0: totally guessed, 1: almost a guess, 2: not sure, 3: sure, 4: almost certain, 5: certain). Jadi, tiap butir yang berisi option jawaban selalu disertakan skala tingkat keyakinan yang harus dipilih. Metode CRI merupakan teknik yang sederhana dan efektif untuk mengukur miskonsepsi yang terjadi Hal ini mengetahui tingkat keyakinan responden (siswa) dari jawaban butir soal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kesalahan konsep siswa pada materi persamaan linear dengan menggunakan metode cri (certainty of respon index) kelas XI SMA Negeri1 Kuala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi persamaan linear dengan menggunakan metode CRI (certainty of respon index) kelas XI SMA Negeri 1 Kuala.Miskonsepsi siswa pada materi persamaan linear dengan metode CRI (Certainty of Respon Indeks) adalah siswa yang mengalami miskonsepsi berkategorikan tinggi terdapat 5 siswa di kelas XI Mia II atau sebesar 42%, siswa yang paham terdapat 2 orang atau sebesar 17%, dan siswa yang berkategorikan tidak  paham terdapat 5 orang siswa atau sebesar 42%. Kata-kata kunci:Miskonsepsi, Metode CRI, Persamaan linear. 
Co-Authors 'Afifah, Nur Abdul Rahman Agus Supriyadi Ahmad Zaki Amiruddin Siahaan Ana Wiska Andini Fitri Tanjung Andri Kurniawan Anggraini, Sinta Dea Asmin Panjaitan Aswaruddin Aswaruddin Ate, Buge Sara Ayu Ariska Bertha Jean Que Budi Halomoan Harahap Budi Halomoan Siregar Candra Wijaya Cut Eva Nasryah Cut Eva Nasryah Cut Eva Nasryah Dazrullisa Dazrullisa Dazrullisa, Dazrullisa Devi Syukri Azhari Edy Surya Fadilah Fadilah fardila hayati Fauziana Fauziana Fauziana Fauziana Fauziana, Fauziana Febry Fahreza Feri Irwan Finariyati Finariyati Ginting, Lusinta Rehna Hamidah . Hasibuan, Anggi Tri Dhani Hasmanidar Hasmanidar Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasratuddin Hasratuddin Hayati, Rini Henra Saputra Tanjung Hernandez, Cesar Hotmaria Menanti Indra Prasetia Indra Prasetia, Indra Irvan Irvan Iwan Henri Kusnadi Juli Iswanto Kairuddin . Kamaruddin, Ilham Karo Sekali, Pelista Br Khairil Hadi Khausar Khausar Khausar Khausar Khausar Kiki Aristia Kristanti, Dian Laili, Nisfu Lauder Simanullang Lestari, Nila Lubis, Nuradilah Luthfiana Mirati Manik, Hamdi Yanti Maulidayan Maulidayan Melly Nadia Miftahul Khair Akbar Mohammad Edy Nurtamam, Mohammad Edy Mulyono Mulyono Mushlihuddin, Rahmat Nanang Riyadi Nanang Riyandi Nanang Riyandi Novita Sari Nur Wahid Nur Wahid Nurhamidah Gajah Panggabean, Theresia Pohan, Elviza Nabilla Puji Meutia Puji Meutia Putri, Zahrah Fathinnisa Rahmatika, Ahmad Rao, Irda Afriza Refugio, Craig N Sanda, Elsa Alvionita Santosa, Tomi Apra Sari, Dwi Novita Sianipar, Bistok Silalahi, Ronald Maraden Parlindungan Simanjuntak, Yohana Eka Yulia Simanullang, Lauder Siregar, Silsia Risqha Revolina Siti Nur Aisyah SITI NUR AISYAH Srie Faizah Lisnasari Suárez, Cesar Augusto Hernández Sulasmi, Emilda Syah Mohd Hadiid Thaariq Tanjung, Andini Fitri Thaariq, Syah Mohd Hadiid Tua Halomoan Harahap Usalmy, Nyak Wha Wafiq Azizah Br. Sinaga Widoyo, Heru Wulan Violita Wulan Violita Yuli Amalia Yunita, Astria Zul Amry Zulfa Mardini Zulkifli Zulkifli Zulnaidi, Hutkemri ‘Afifah, Nur