Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S Umur 33 Tahun G2P1A0 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pabelan Kab Semarang Widya Wahyu Utami; Rini Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Midwives have an important role as implementers such as, midwives perform pregnancy obstetric care to family planning acceptors, midwives as managers such as, managing public health activities, especially about mothers and children and midwives as educators such as, midwives provide health education and counseling to clients, train and guide cadres. The benefits of midwifery care are to reduce maternal mortality (MMR) and infant mortality (IMR). Based on the description, The author is interested in doing midwifery care entitled “Continuty of Care (CoC) midwifery care in Ny.S at UPTD Puskesmas Pabelan ”. The method used is descriptive research method with the type of case study (Case Study). The study was conducted at UPTD Puskesmas Pabelan and patient homes from May to November 2024. The subjects in this study were pregnant women. S age 33 years old G2P1A0. The instrument used is SOAP method. Data collection techniques used are observation, interview, and documentation. Obtained results on the care of pregnancy assessment conducted by the authors of the Ny. “S " for 3 visits. During the visit, the mother complained of pain in the back and frequent urination. The care provided is counseling about the physiology of pregnancy in the third trimester, one of which is complaints of back pain and frequent urination and encourages mothers to do pregnancy exercises. On the care of childbirth was carried out on June 5, 2024, the mother came to the clinic at 04.00 gestational age 40 weeks 4 days complaining of heartburn, mucus mixed with blood came out. the result of checking the opening 5 cm. Complete opening at 07.33 wib. The baby was born crying immediately on June 05, 2024 at 08.15 wib. The placenta was born complete and intact at 08.10 wib. Uterine contractions are good, the bladder is empty, bleeding ③ 150 cc. The care provided by midwives adjusts the standard of care for childbirth and there are no gaps. In the time of the Nymphs. S performed 4 times, namely puerperal visit 1 : 6 hours postpartum, puerperal visit 2: 4 days postpartum, puerperal visit 3 : 15 days postpartum, and puerperal visit 4: 30 days postpartum. No problem with every visit. Care provided according to the theory of puerperal visits. On the upbringing of newborns in infants Ny. S is also done 4 times, namely BBL visits: 1 hour after birth, KN1 : 4 days postpartum, KN2 : 15 days postpartum, and KN3: 30 days postpartum. No problem with every visit. Care provided according to the theory of neonatal visits. In family planning care, mothers come to use contraception after their postpartum period is over. The care given is that midwives help explain the kinds of birth control and mothers choose to use implant birth control. It is expected that midwives as health workers to further improve the quality of ANC, INC, PNC, BBL, and KB services in providing appropriate obstetric care in accordance with client needs so that there are no gaps that may cause complications. Abstrak Bidan mempunyai peran penting sebagai pelaksana seperti, bidan melakukan asuhan kebidanan kehamilan hingga akseptor KB, bidan sebagai pengelola seperti, mengelola kebiatan-kegiatan kesehatan masyarakat terutama tentang ibu dan anak dan bidan sebagai pendidik seperti, bidan memberikan pendidikan dan penyuluhan kesehatan pada klien, melatih dan membimbing kader. Manfaat asuhan kebidanan ini untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik untuk melakukan asuhan kebidanan yang berjudul “Asuhan Kebidanan Secara Continuty of Care (CoC) pada Ny.S di UPTD Puskesmas Pabelan ”. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dengan jenis studi penelaahan kasus (Case Study). Penelitian dilakukan di UPTD Puskesmas Pabelan dan rumah pasien dari bulan Mei Hingga November 2024. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil Ny. S umur 33 tahun G2P1A0. Instrumen yang digunakan adalah dengan metode SOAP. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Diperoleh hasil pada asuhan kehamilan pengkajian yang dilakukan oleh penulis terhadap Ny. “S” sebanyak 3 kali kunjungan. Pada kunjungan tersebut ibu mengeluh merasakan  nyeri pada bagian punggung dan sering buang air kecil. Asuhan yang diberikan yaitu melakukan konseling tentang fisiologis kehamilan pada trimester III salah satunya keluhan nyeri punggung dan sering buang air kecil serta menganjurkan ibu untuk melakukan senam hamil. Pada asuhan persalinan dilakukan tanggal 5  Juni 2024 ibu datang  ke Klinik jam 04.00 usia kehamilan 40 minggu 4 hari mengeluh mulas–mulas keluar lendir bercampur darah. hasil pemeriksaan pembukaan 5 cm. Pembukaan lengkap pukul 07.33 wib. Bayi lahir segera menangis pada tanggal 05 Juni 2024 pukul 08.15 wib. Plasenta lahir lengkap dan utuh pukul 08.10 wib. Kontraksi uterus baik, kandung kemih kosong, perdarahan ±150 cc.  Asuhan yang diberikan bidan menyesuaikan standar asuhan persalinan dan tidak ada kesenjangan. Pada asuhan masa nifas pada Ny. S dilakukan sebanyak 4 kali, yaitu kunjungan nifas 1: 6 jam postpartum, kunjunga nifas 2 : 4 hari postpartum,  kunjungan nifas 3: 15 hari postpartum, dan kunjungan nifas 4 : 30 hari postpartum. Tidak ada masalah dalam setiap kunjungan. Asuhan yang diberikan sesuai teori kunjungan nifas. Pada asuhan bayi baru lahir pada bayi Ny. S juga dilakukan sebanyak 4 kali, yaitu kunjungan BBL : 1 jam setelah lahir,  KN1 : 4 hari postpartum,  KN2 : 15 hari postpartum, dan KN3: 30 hari postpartum. Tidak ada masalah dalam setiap kunjungan. Asuhan yang diberikan sesuai teori kunjungan neonatus. Pada asuhan KB, ibu datang untuk menggunakan kontrasepsi setelah masa nifasnya selesai. Asuhan yang diberikan yaitu bidan membantu menjelaskan macam macam KB dan ibu memilih menggunakan KB Implan. Diharapkan bidan sebagai tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan ANC, INC, PNC, BBL, dan KB dalam  memberikan asuhan kebidanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan klien agar tidak terjadi kesenjangan yang mungin menimbulkan komplikasi.
Kajian Naratif: Kesehatan Kardiovaskuler pada Masa Menopause: Narative Review: Cardiovascular Health During Menopause Jatmiko Susilo; Sari, Kartika; Rini Susanti; Siti Haryani; Ana Puji Astuti
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 7 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v7i2.3190

Abstract

Menopause (MP) is associated with a significant increase in blood pressure, body mass index (BMI), obesity, and body fat distribution. At this time, women have a higher risk of cardiovascular disease (PKV) than men according to their age due to reduced levels of endogenous estrogen. This article aims to examine the role of estrogen during MP in relation to the risk of cardiovascular disorders and estrogen replacement therapy. Articles were obtained from PubMed, and ScienceDirect articles, using the keywords “estrogen and MP”; “estrogen and lipid metabolism”, “estrogen and cardiovascular”, and “menopausal hormone therapy”. The final set includes 82 academic articles published from 1998-2024. Estrogens produce increased lipid metabolism, have effects on biomarkers of vascular activity by activating vasodilator pathways and inhibiting vasoconstrictor pathways mediated by the sympathetic nervous system and angiotensin. Estrogen plays an important role in regulating the cardiovascular system. From the perspective of oxidative stress provides a strategy for the treatment of cardiovascular disease in postmenopausal women. Abstrak Menopause (MP) dikaitkan dengan peningkatan signifikan tekanan darah, indeks massa tubuh (IMB), obesitas, dan distribusi lemak tubuh, pada masa ini perempuan memiliki resiko penyakit kardiovaskuler (PKV) lebih tinggi dibanding laki-laki sesuai usianya akibat berkurangnya kadar estrogen endogen. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran estrogen pada masa MP dalam hubungannya dengan resiko gangguan kardiovaskuler serta terapi sulih estrogen.  Artikkel-artikel diperoleh dari PubMed, dan ScienceDirect, menggunakan kata kunci “estrogen dan MP”; “estrogen dan metabolism lipid”, “estrogen dan kardiovaskuler”, “terapi hormon MP”. Set terakhir mencakup 82 artikel akademis tahun terbit 1998-2024. Estrogen meningkatkan metabolisme lipid, memiliiki efek pada biomarker aktivitas pembuluh darah dengan mengaktivasi jalur vasodilator dan menghambat jalur vasokonstriktor yang dimediasi oleh sistem saraf simpatis dan angiotensin. Estrogen berperan penting dalam pengaturan sistem kardiovaskuler. Dari perspektif stres oksidatif memberikan strategi untuk pengobatan penyakit kardiovaskular pada wanita MP.  
Penyuluhan Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang Obat (Dagusibu) di Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang susilo, Jatmiko; Rini Susanti; Kartika Sari
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 6 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Community Empowerment November 2024
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v6i2.3401

Abstract

Basic Health Research (2013) noted that 35.2% of families in Indonesia store medicines for self-medication. The risk of improper use and management of medicines can be in the form of medication errors or side effects that are harmful to the family and surrounding community as well as financial impacts. The purpose of this community service is to increase public knowledge and awareness through communication, information, and education (KIE) about drug management at the family level through the Dagusibu program (Get, Use, Save, and Dispose). This service was carried out on Mei, 14 2024 in Candirejo Village, East Ungaran, Ungaran Regency, by providing IEC to PKK mothers as many as 25 using audio-visual media. To assess knowledge and understanding, a pre-test and post-test were carried out. The results obtained were an increase in knowledge and better understanding (p<0.001). The provision of IEC was able to increase public knowledge and understanding about drug management at the household level with the hope that all residents have quality, effective, and safe medicines so that they can improve their quality of life.   ABSTRAK Riset Kesehatan Dasar (2013) telah mendata sebanyak 35,2% keluarga di Indonesia menyimpan obat untuk swamedikasi. Resiko penggunaan dan pengelolaan obat yang tidak tepat dapat berupa kesalahan pengobatan (medication error) atau efek samping yang membahayakan bagi diri keluarga maupun masyarakat sekitar dan dampak finansial. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui komunikasi, informasi dan edukasi tentang pengelolaan obat ditingkat keluarga melalui program dapatkan, gunakan, simpan dan buang(Dagusibu). Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2024 di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Kabupaten Ungaran, dengan memberikan KIE dalam rapat PKK sebanyak 25 peserta, menggunakan mediaslide. Untuk menevaluasi pengetahuan dan pemahaman dilakukan pre- dan post- test. Hasilyang didapatkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik (p<0,001). Pemberian KIE mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam pengelolaan obat di tingkat rumah tangga dengan harapan seluruh warga memiliki obat yang bermutu, efektif dan aman yang mampu meningkatkan kualitas hidupnya.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. A Umur 30 Tahun G2P1A0 di Praktik Mandiri Bidan Sri Harti Banyubiru Puji Astutik; Rini Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) is an important indicator of the level of public health. AKI describes the number of women who die per 100,000 live births (KH), from a cause of death related to pregnancy disorders or their treatment (excluding accidents or incidental cases) during pregnancy, childbirth and in the postpartum period (42 days after giving birth) so that care is provided comprehensive to prevent maternal deaths during pregnancy, childbirth and postpartum (Indonesian Health Profile, 2018). The aim of this midwifery care is to implement comprehensive midwifery care using Continuity of Care (COC) for Mrs. A at PMB Sri Harti Banyubiru  with a descriptive approach by taking anamnesis and observing patients starting from pregnancy, childbirth, postpartum and when selecting contraceptives and documenting the use of SOAP. Meanwhile, health services for children are carried out when new babies are born, neonate visits and counseling on how to care for the umbilical cord and exclusive breastfeeding. The method used in comprehensive care for pregnant women, giving birth, postpartum, neonates and family planning is a descriptive research method and the type of descriptive research used is a case study, namely by examining a problem through a case consisting of units. single. The results obtained from comprehensive assistance using Continuity of Care (COC) for Mrs. A is from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn until the mother uses contraception, that is, it occurs physiologically and there are no complications. The conclusions obtained by the author from carrying out comprehensive midwifery care using Continuity of Care (COC) for Mrs. A is that as health workers, especially midwives, they can implement comprehensive midwifery care to reduce MMR and IMR.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi salah satu indikator penting dari derajat kesehatan masyarakat. AKI menggambarkan jumlah wanita yang meninggal per100.000 kelahiran hidup (KH), dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) sehingga dilakukan asuhan komprehensif untuk mencegah kematian ibu selama kehamilan, persalinan dan nifas (Profil Kesehatan Indonesia, 2018). Tujuan dari  asuhan kebidanan ini adalah untuk menerapkan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. A di PMB Sri Harti Banyubiru   dengan pendekatan secara deskriptif dengan melakukan anamnesa dan observasi kepada pasien mulai dari kehamilan, persalinan, Nifas dan pada saat pemilihan alat kontrasepsi serta mendokumentasikan menggunakan SOAP . Sedangkan pelayanan kesehatan pada anak dilakukan pada saat bayi baru lahir, kunjungan neonatus dan melakukan konseling tentang cara perawatan tali pusat hingga asi Ekslusif. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB ini adalah metode penelitian deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (Case Study), yakni dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal.Hasil yang diperoleh dari pendampingan  komperhensif secara Continuity of care (COC) pada Ny. A adalah dari masa kehamilan, persalinan, nifas,  bayi baru lahir hingga ibu menggunakan alat kontrasepsi yaitu terjadi secara fisiologis dan tidak ada penyulit. Kesimpulan yang diperoleh penulis dari melakukan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity Of Care (COC) pada Ny. A adalah bahwa sebagai tenaga kesehatan khususnya Bidan dapat menerapkan asuhan kebidanan secara komperhensif untuk menurunkan AKI dan AKB
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. I Umur 27 Tahun G1P0A0 di TPMB Rizkiyah S.Keb Kota Tangerang Selatan Umi Nurlistiani; Rini Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), maternal mortality is death during pregnancy or within 42 days of the end of pregnancy, due to all causes related to or aggravated by the pregnancy or its management, but not due to accident/injury. The maternal mortality rate (MMR) is one of the targets of the Global Sustainable Development Goals (SDGs) in reducing the maternal mortality rate (MMR) to 70 per 100,000 live births by 2030. According to WHO, the mortality rate is 303,000 people. The maternal mortality rate (MMR) in ASEAN is 235 per 100,000 live births (ASEAN Secretariat, 2020). According to the SDKI, the MMR in Indonesia increased from 228 per 100,000 live births in 2002-2007 to 359 per 100,000 live births in 2007-2012. MMR decreased in 2012-2015 to 305 per 100,000 live births and the number of maternal deaths in Indonesia in 2019 was 4,221 cases (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2019). The purpose of this midwifery care is to implement comprehensive midwifery care in Continuity of Care (COC) to Mrs. I Age 28 Years G1P0A0 at TPMB Rizkiyah S.Keb, South Tangerang City with a descriptive approach by conducting anamnesis and observation of patients starting from pregnancy, childbirth, postpartum and at the time of choosing a contraceptive and documenting using SOAP. While health services for children are carried out when the baby is born, neonatal visits and counseling on how to care for the umbilical cord to Exclusive Breastfeeding. The method used in comprehensive care for pregnant women, giving birth, postpartum, neonates and family planning is a descriptive method. The type of final assignment report used is a case study. Data collection techniques used interview methods and direct observation of patients. The results obtained from comprehensive assistance through Continuity of Care (COC) on Mrs. I from pregnancy are still within normal limits, normal delivery, postpartum is physiological, newborns are normal, and Mrs. I decided to use birth control pills. The conclusion obtained by the author from carrying out comprehensive midwifery care through Continuity of Care (COC) on Mrs. I is that as health workers, especially midwives, they can apply comprehensive midwifery care to reduce MMR and IMR. Suggestions for the author in carrying out pregnancy, childbirth, BBL, postpartum and family planning care are in accordance with SOP and midwifery knowledge is improved again by conducting training.   Abstrak Menurut World Health Organization (WHO) Kematian Ibu (Maternal Mortality) merupakan kematian selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan, akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya, tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan/cedera. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu target Global Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Menurut WHO Angka Kematian yaitu sebanyak 303.000 jiwa. Angka Kematian Ibu (AKI) di ASEAN yaitu sebesar 235 per 100.000 kelahiran hidup. Menurut SDKI AKI di Indonesia meningkat dari 228 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2002-2007 menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2007-2012. AKI mengalami penurunan pada tahun 2012-2015 menjadi 305 per 100.000 kelahiran hidup dan jumlah kematian ibu di Indonesia pada tahun 2019 yaitu sebanyak 4.221 kasus. Tujuan dari asuhan kebidanan ini adalah untuk menerrapkan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. I Umur 28 Tahun G1P0A0 di TPMB Rizkiyah S.Keb Kota Tangerang Selatan dengan pendekatan secara deskriptif dengan melakukan anamnesa dan observasi kepada pasien mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan pada saat pemilihan alat kontrasepsi seta mendokumentasikan menggunakan SOAP. Sedangkan pelayanan kesehatan pada anak dilakukan pada saat bayi baru lahir, kunjungan neonatus dan melakukan konseling tentang cara perawatan tali pusat hingga ASI Ekslusif. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB ini adalah metode deskriptif. Jenis laporan tugas akhir yang digunakan adalah studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data menggunakan metode interview dan observasi langsung terhadap pasien. Hasil yang diperoleh dari pendampingan komperhensif secara Continuity of care (COC) pada Ny. I dari kehamilan masih dalam batas normal, persalinan normal, nifas berjalan secara fisiologis, bayi baru lahir normal, dan Ny. I memutuskan untuk menggunakan KB Pil. Kesimpulan yang diperoleh penulis dari melakukan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. I adalah sebagai tenaga kesehatan khususnya Bidan dapat menerapkan asuhan kebidanan secara komperhensif untuk menurunkan AKI dan AKB. Saran buat penulis dalam melakukan asuhan kehamilan, persalinan, BBL, nifas dan KB sesuai dengan SOP dan ditingkatkan kembali ilmu kebidanan dengan melakukan pelatihan.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. F Usia 28 Tahun Aisah, Siti; Rini Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care (CoC) is a service that is achieved when there is a continuous relationship between a woman and a midwife. Continuing care relates to the quality of service over time which requires a continuous relationship between patients and health professionals. Midwifery services must be provided from preconception, early pregnancy, during all trimesters, labor and delivery until the first six weeks postpartum which can reduce maternal and infant mortality rates for the health status of a nation. Objective to provide comprehensive midwifery care to Mrs F (Continuity of Care) covering pregnancy, labor, postpartum, newborns and neonates up to family planning.Method in this research the author used a data collection method, namely using interviews, observation with primary and secondary data through the KIA Book, physical examination and this research began in October 2023, the research instrument used SOAP. Based on the results of a comprehensive case study (Continuity of Care) on  Mrs.F from pregnancy, labor, postpartum, newborns and neonates, it was found that Mrs.F aged 28 years G1P0A0 gestational age 39 weeks no problems found, Delivery of Mrs. F was carried out at the clinic labor, amniotic fluid leaking. The postpartum period was normal, there was no bleeding, uterine contractions were good, lochea rubra, perineal abrasions, the mother received vitamin A. In the newborn the results of the anthropometric examination were normal. Mrs.F decided to injections for 3 months birth control.   Abstrak Continuity of care (CoC) adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus-menerus antara seorang wanita dan bidan. Asuhan yang berkelanjutan berkaitan dengan kualitas pelayanan dari waktu kewaktu yang membutuhkan hubungan terus menerus antara pasien dengan tenaga profesional kesehatan. Layanan kebidanan harus disediakan mulai prakonsepsi, awal kehamilan, selama semua trimester, kelahiran dan melahirkan sampai enam mingggu pertama postpartum yang dapat menurunkan Angka Kematian Ibu dan bayi untuk derajat kesehatan suatu bangsa. Tujuan memberikan asuhan kebidanan Pada Ny F secara Komperehensif (Continuity Of Care) meliputi masa kehamilan, masa persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus sampai KB. Metode dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dengan data primer dan sekunder melalui Buku KIA, pemeriksaan fisik serta penelitian ini dimulai sejak bulan Oktober 2024 Penyajian data menggunakan dokumentasi SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara Komperehensif (Continuity Of Care) pada Ny F dari kehamilan, masa persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus didapatkan Ny. F  usia 28 Tahun G1P0A0 usia kehamilan 39 minggu tidak ditemukan masalah , Persalinan pada Ny. F  dilakukan di Puskesmas. Masa nifas berlangsung normal tidak ada pendarahan, kontraksi uterus baik, lochea rubra, luka lecet perinium, ibu mendapatkan vitamin A. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal. Ny. F memutuskan menggunakan KB Suntik 3 bulan.
HUBUNGAN SIDIK BIBIR DAN TUNGKAI ATAS DENGAN JENIS KELAMIN PADA SUKU MINANG IKATAN KELUARGA SUMATERA BARAT (IKSB) KOTA BATAM Rusdani; Rini Susanti
Zona Kebidanan: Program Studi Kebidanan Universitas Batam Vol 12 No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forensic identification is important to know about people identity like gender. Cheiloscopy is forensic investigation technique based on pattern lip print. Personal identification of based on human bone findings is so important on anthropology. one of it is the length of femur because femur length can be relied to determine human gender.The methode of this research was observational analytic and the number of population was 96 people of minang ethnic group, 48 men and 48 women above 20 years old. Took their lip print by using lipstick methode. After that classified their lip print based on Suzuki-Tsuchihashi and measured their femur length by using left leg.The result showed that Type II men was dominant (37,5%, 47,9%, 35,4%, and 33,3%). In the women side Type I was dominant in quadrant I, III, and IV (29,2%, 45,8%, and 43,8%¬) and Type IV was dominant in quadran II (39,6%). The statistic tested using Chi square alternative test which is Kolmogorov-Smirnov test was P≤0,05 in quadrant II, III, and IV, P≥0,05 in quadrant I. In the other hand for the length of femur, the average of it was men (42,02 cm) longer than women (38,60 cm). When tested with Mann Whitney test got a significant value P≤0,05.Lip print be able to identify personal and gender identification because the unique individual characteristic. And the length of femur be able to identify gender because there was a differentiation on the average between men and women
The Impact of Ethnomathematics Activities Using Zapin and Kuda Kepang Dances on Students' Academic Achievement and Appreciation of Isometric Transformations Abdullah, Abdul Halim; Zakaria, Mohamad Ikram; Mokhtar, Mahani; Khairuddin, Nur Khairina; Mohamad Rasol, Nur Izzah Atirah; Hanafi, Nurul Hazreen; Suhaimee, Nurul Rabiatul Adawiyah; Syahri, Indawan; Antoni; Apriana; Rini Susanti; Yuliarni
Mathematics Education Journal Vol. 19 No. 2 (2025): Mathematics Education Journal
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/mej.v19i2.pp299-322

Abstract

Cultural integration in education has emerged as a powerful tool for enhancing student engagement and learning outcomes. However, the specific impact of cultural integration on mathematics education, particularly in relation to students' academic achievement and their appreciation of mathematical beauty, has not been thoroughly examined. This study explores the effects of a teaching module that integrates Zapin and Kuda Kepang dances with isometric transformations on these outcomes. Using a quasi-experimental design, the research involved 60 Form Two students from Johor Bahru, divided into treatment and control groups. The module was implemented over five weeks, with data collected through academic performance tests, questionnaires, and semi-structured interviews. Independent t-tests and Mann-Whitney U tests (conducted using SPSS version 21) revealed significant improvements in academic achievement and appreciation of mathematical beauty among students in the treatment group. Thematic analysis of interview data further revealed increased motivation, interest, and emotional connection to mathematics. These findings highlight the potential of integrating cultural elements into mathematics education to foster deeper engagement and academic success, emphasizing the need for innovative teaching approaches in secondary education.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Penanganan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang Jatmiko Susilo; Rini Susanti; Kartika Sari
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2025
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v7i1.3891

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs) tend to increase every year and the highest number of deaths are cardiovascular disease (CVD), cancer, respiratory disease and diabetes. The prevalence of NCDs is still high in Indonesia due to unhealthy lifestyles, which are actually preventable diseases. This service aims to provide an understanding of NCDs and to reduce prevalence by understanding risk factors through counseling or communication, information and education (CIE) among women at homestead RT01 RW03, Candirejo Village, West Ungaran, Semarang Regency. CIE is carried out using audiovisual aids and holding discussion sessions. To evaluate knowledge, a pre-test and post-test were carried out.  The results of NCDs knowledge showed a significant increase (p= 0,779). Having a discussion is an indication that the participants have high concern. CIE is a communication strategy to encourage sustainable behavior change and is a key component of community development, increasing awareness, and providing a positive impact on knowledge, attitudes and behavior. ABSTRAK Penyakit Tidak Menular (PTM) cenderung meningkat setiap tahunnya dengan jumlah kematian tertinggi merupakan penyakit kardiovaskular (PKV), kanker, penyakit pernapasan, dan diabetes. Prevalensi PTM masih tinggi di Indonesia disebabkan gaya hidup yang tidak sehat, yang sebenarnya merupakan penyakit yang dapat dicegah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang PTM dan untuk menurunkan prevalensi dengan memahami faktor resiko melalui penyuluhan atau komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) pada ibu dasa wisma RT01 RW03 Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Kebupaten Semarang. KIE dilakukan menggunakan alat bantu audiovisual dan dilakukan sesi diskusi. Untuk mengevaluasi pemahaman dilakukan pre-test dan post-test. Hasil pemahaman tentang PTM menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (p= 0,779). Adanya diskusi merupakan salah satu indikasi bahwa peserta memiliki kepedulian yang tinggi. KIE merupakan strategi komunikasi untuk mendorong perubahan perilaku berkelanjutan dan merupakan komponen kunci pengembangan masyarakat, meningkatkan kesadaran, serta  memberikan dampak positif pada pengetahuan, sikap, dan perilaku.
INTEGRASI KURIKULUM UMUM DAN ENTERPENEURSHIP DALAM SISTEM PENDIDIKAN PESANTREN MODERN (STUDI KASUS DI POMOSDA TANJUNGANOM NGANJUK) Rini susanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk integrasi antara kurikulum pendidikan umum dan pendidikan entrepreneurship dalam sistem pendidikan pesantren modern, dengan studi kasus di Pesantren Modern Sumber Daya At-Taqwa (POMOSDA) Tanjunganom, Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POMOSDA menerapkan integrasi kurikulum secara tematik dan kontekstual, dengan menyatukan pelajaran umum seperti Matematika, IPA, Bahasa, dan IPS dengan pembelajaran kewirausahaan dalam bentuk praktik langsung. Santri tidak hanya belajar secara teoritis di kelas, tetapi juga terlibat dalam kegiatan usaha seperti pertanian organik, pengolahan limbah menjadi produk ekspor, produksi kerajinan tangan, hingga pelatihan teknologi digital yang dibimbing oleh mahasiswa STT POMOSDA. Model integrasi ini dilakukan melalui strategi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), kolaborasi lintas mata pelajaran, serta pelibatan langsung dalam unit usaha pesantren. Integrasi ini terbukti efektif dalam membentuk karakter santri yang mandiri, kreatif, dan memiliki jiwa wirausaha, sekaligus tetap menjaga nilai-nilai spiritual khas pesantren.
Co-Authors -, Bqyulia100499 Abdullah, Abdul Halim Addin Arsyadana Afriani, Astri Afriyani, Luvi Dian Agung Ar Rasyid Ahmad Fauzi Akbari Alif Rahman Habibi Alrefi Amandha Rassya D Ana Puji Astuti Anasa Laila Wiradani Andini Hanif Anif Istianah Anissa Regita Antoni Apriana Aprilani, Andy Ulmi Aprillia, Rika Ari Widiyaningsih Arna Suryani, Arna Asri Jenita Atika Purnama Sari Bela Catur Sakti Rahayu Cahya, Putri Calista Desy R Chichik Nirmasari datuarrang, esther Dede Maysarah Diah Ari Murti Afsari Diah Ayu Ningsih Dwiyanti, Feni Eko Mardiyaningsih Emi Rafita Sari Endang Kartiasih Eni Trisniningtyas Farida Nur Afifah, Farida Nur Finoria Vitoria Firriantin Ayu Widiyanti Fitra Syawal Harahap Fitria Fitria Hadi Wijoyo Hanafi, Nurul Hazreen Hapsari Windayanti Heni Setyowati Ihsanul Hadi Indawan Syahri Irma Fitrilia Isfaizah Isri Nasifah Jatmiko Susilo Jayawarsa, A.A. Ketut Juanna Soehardy Kartika Sari Kartika Sari Khairuddin, Nur Khairina KHOLIFAH Lili Miwirdi Lisdayani, Lisdayani Mahani Mokhtar Maria Matihlda H. Bere Rin Marrusia Inna Meri Ulfa Nely Mila Cholilah Mila Elvi Ekayanti Mohamad Rasol, Nur Izzah Atirah Muhammad Alqamari Mukhtar Yusuf Muspitarini Nanda Azabi Naning Dianasari Ninick Corea Fernandez Novi Udhiyana Nur Ahid Nurhayati Nurliyana Nurmilah Puji Astutik Putri Ayuni Sari Putri Cahya Putri Mustika Sari Rambu Anggi Hunga Meha Ria Julita Sari Rifdatul Husna Rika Aprillia Rika Irawan Risnawati Risnawati Risnawati Rizka Fauza Rusdani Rusdani Rusdani Selfa Gita Febrisari Selvia Ananda Wandi Sholihun Hakim Silvia Nora, Silvia Siti Aisah Siti Haryani Siti Musarofah Siti Permata Pricilla Siti Waslikhah Sofiyanti, Ida Sovia Puspita Anggraeni Sudarianti Suhaimee, Nurul Rabiatul Adawiyah Sukron Mazid Suryani Suryani Tiara Julianti Udhiyana, Novi Umi Nurlistiani Widayati Widya Wahyu Utami Wilisa Apriana Windy Della Sari Wiwit Vanora Yeni Susanti Yulia Nur Khayati Yuliarni Yusup Dibisono Zahrotussalamah Zakaria, Mohamad Ikram Zengga Zengga