Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny ‘N’ Usia 38 Tahun di Klinik Aria Medistra Kabupaten Semarang Diah Ari Murti Afsari; Rini Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the digital recording system of Maternal Perinatal Death Notification data, Central Java is included in the 3 provinces with the highest MMR. Therefore, innovation and acceleration strategies are needed to achieve the expected target. The purpose of this case study is to provide comprehensive midwifery care to Mrs. 'N' who is 38 years old. Care is provided with a continuity of care approach according to midwifery service standards starting from pregnancy, childbirth, postpartum period, BBL care, to family planning services. The care method applied is descriptive, with a Case study approach. The implementation of care was carried out during the period from November 2024 to April 2025. Data collection techniques include primary and secondary data. Primary data was collected through physical and supporting examinations, interviews, and direct observation while secondary data was from the maternal and child health book (KIA). During pregnancy, Mrs. "N" underwent a physiological pregnancy with regular monitoring which showed fetal development and maternal condition within normal limits. The labor process took place spontaneously, with active phase I pain management through effleurage massage. The baby was born healthy and had a normal APGAR score. The newborn received complete initial care and growth and development monitoring through neonatal visits. No neonatal danger signs were found. During the postpartum period, the mother showed no complications, and all postpartum visits were carried out according to standards. The mother chose to use the IUD contraceptive method as postpartum birth control. This choice was based on the desire for exclusive breastfeeding and the need for safe long-term contraception.   Abstrak Berdasarkan sistem pencatatan secara digital data kematian Maternal Perinatal Death Notification, Jawa Tengah termasuk dalam  3 provinsi dengan AKI terbanyak. Untuk itu diperlukan inovasi dan strategi percepatan agar dapat mencapai target yang diharapkan.  Tujuan dari studi kasus ini ialah memberikan asuhan kebidanan secara menyeluruh  kepada Ny. ‘N’ yang berusia 38 tahun. Asuhan diberikan dengan pendekatan continuity of care sesuai standar pelayanan kebidanan mulai dari masa kehamilan, persalinan, masa nifas, perawatan BBL, hingga pelayanan KB. Metode asuhan yang diterapkan ialah deskriptif, dengan pendekatan  Case study (studi kasus). Pelaksanaan asuhan dilakukan selama periode November 2024 hingga April 2025. Teknik pengumpulan data meliputi data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui pemeriksaan fisik dan penunjang, wawancara, dan observasi langsung sedangkan data sekunder dari buku kesehatan ibu dan anak (KIA). Selama masa kehamilan, Ny. “N” menjalani kehamilan fisiologis dengan pemantauan teratur yang menunjukkan perkembangan janin dan kondisi ibu dalam batas normal. Proses persalinan berlangsung secara spontan, dengan penatalaksanaan nyeri kala I fase aktif melalui massage effleurage. Bayi lahir dalam kondisi sehat dan nilai APGAR normal. Bayi baru lahir mendapat perawatan awal yang lengkap serta pemantauan tumbuh kembang melalui kunjungan neonatus. Tidak ditemukan tanda bahaya neonatal. Pada masa nifas, ibu menunjukkan tidak terdapat komplikasi, dan seluruh kunjungan nifas dilaksanakan sesuai standar. Ibu memilih untuk menggunakan metode kontrasepsi IUD sebagai KB pascasalin. Pemilihan ini didasarkan pada keinginan untuk menyusui eksklusif dan kebutuhan akan kontrasepsi jangka panjang yang aman.
Penyuluhan Akupressur Dismenorea Primer pada Remaja Putri di Puskesmas Bojong II Kabupaten Pekalongan Eni Trisniningtyas; Naning Dianasari; Mila Cholilah; Kholifah; Endang Kartiasih; Nurmilah; Rini Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a dynamic phase of development in a person's life. One of the biological signs of adolescence is the start of menstruation which begins between the ages of 10 and 16 years. Menstruation is a physiological thing that happens to every woman. However, in reality, many women experience menstrual problems, including menstrual pain/ dysmenorrhea. Menstrual pain/ dysmenorrhea is a gynecological complaint due to an imbalance of the hormone progesterone in the blood, resulting in pain. The purpose of this community service is to provide counseling and training on Acupressure to reduce dysmenorrhea pain. This community service activity will be divided into 3 stages of activity, the first is planning, the second is counseling and practicum, and the third is evaluation. Participants in the dysmenorrhea acupressure counseling are adolescent girls. They are the main target because they often experience menstrual pain or dysmenorrhea, which can interfere with daily activities. Acupressure counseling aims to provide knowledge and practical skills about acupressure techniques as an alternative to relieve dysmenorrhea pain. From the results of univariate analysis before counseling was given to 17 respondents, there were 11 respondents who had knowledge in the poor category, after counseling, the results were obtained from 17 respondents, 16 respondents had good knowledge and 1 respondent had knowledge in the poor category. From the results obtained after counseling, there was an increase in respondents' knowledge of the material provided.   Abstrak Masa remaja adalah suatu fase perkembangan yang dinamis dalam kehidupan seseorang. Salah satu tanda keremajaan secara biologi yaitu mulainya remaja mengalami menstruasi yang dimulai antara usia 10 sampai 16 tahun. Menstruasi merupakan hal yang bersifat fisiologis yang terjadi pada setiap perempuan. Namun pada kenyataannya banyak perempuan yang mengalami masalah menstruasi, diantaranya nyeri haid/dismenore. Nyeri haid / dismenore adalah keluhan ginekologis akibat ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan Akupresur untuk mengurangi nyeri dismenorea. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dibagi menjadi 3 tahap kegiatan yang pertama perencanaan, kedua penyuluhan dan praktikum yang ketiga evaluasi. Peserta penyuluhan akupresur dismenore adalah remaja putri. Mereka menjadi target utama karena sering mengalami nyeri haid atau dismenorea, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penyuluhan akupresur bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis tentang teknik akupresur sebagai alternatif untuk meredakan nyeri dismenore. Dari hasil analisis univariat sebelum diberikan penyuluhan terhadap 17 responden terdapat 11 responden memiliki pengetahuan kategori kurang, sesudah dilakukan penyuluhan didapatkan hasil dari 17 responden sebanyak 16 responden memiliki pengetahuan kategori baik dan 1 responden memiliki pengetahuan kategori kurang. Dari hasil yang didapatkan setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan responden terhadap materi yang diberikan.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny.D Umur 22 Tahun G1P0A0 di PMB Minarti Pringapus Wilisa Apriana; Rini Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care is the provision of midwifery care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonate until deciding to use family planning (KB). This aims to assist, monitor, and detect the possibility of complications that accompany the mother and baby from pregnancy until the mother uses KB. The method of midwifery care at PMB Minarti is through home visits by providing counseling according to the mother's needs. Midwifery care provided to Mrs. "D" lasted from pregnancy, childbirth, postpartum, neonate, to KB with a frequency of 3 pregnancy visits, 4 postpartum visits, and 3 neonates. The method in this study uses a data collection method, namely using interviews, observations with primary and secondary data through the KIA Book, physical examinations and this study started from the month Desember-Mei 2025 research instrument using SOAP documentation. Based on the results of a Comprehensive case study (Continuity Of Care) on Mrs. D from the second trimester of pregnancy, childbirth, postpartum period, newborns and neonates. It was found that Mrs. D was 22 years old G1P0A0 with a gestational age of 24 weeks. Mrs. D's delivery took place at PMB, the postpartum period was normal, there was no abnormal bleeding, uterine contractions were good. In newborns, the results of anthropometric examinations were normal, and Mrs. D decided to use the KB Implant. It is hoped that the midwife profession in providing continuous midwifery care (continuity of care) will always apply midwifery management, maintain and improve competence in providing care in accordance with midwifery service standards.   Abstrak Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan keluarga bersencana (KB). Hal ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu, memantau, dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi  yang menyertai ibu dan bayi dari masa kehamilan sampai dengan ibu menggunakan KB. Metode asuhan kebidanan di PMB Minarti melalui kunjungan rumah dengan memberikan konseling sesuai dengan kebutuhan ibu. Asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny. “D” berlangsung dari masa kehamilan, bersalin nifas, neonatus, sampai KB dengan frekuensi kunjungan hamil sebanyak 3 kali, nifas 4 kali, dan neonatus 3 kali. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dengan data primer dan sekunder melalui Buku KIA, pemeriksaan fisik serta penelitian ini dimulai dari bulan Desember-Mei 2025 instrumen penelitian menggunakan dokumentasi SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara Komprehensif (Continuity Of Care) pada Ny. D dari kehamilan trimester II, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan neonates. Didapatkan Ny. D umur 22 Tahun G1P0A0 usia kehamilan 24 minggu. Persalinan pada Ny. D berlangsung di PMB, masa nifas berlangsung normal tidak ada perdarahan yang abnormal, kontraksi uterus baik. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal, dan Ny. D memutuskan untuk menggunakan KB Implan. Kesimpulan dari penelitian ini telah dilakukan asuhan secara komprehensif pada ibu hamil, persalinan, nifas, bbl, dan kb dari semua asuhan yang diberikan tidak ada permasalahan dan semua sesuai dengan yang dibutuhkan ibu, saran untuk profesi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. N G1P0A0 Umur 20 Tahun Muspitarini; Rini Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on World Health Organization data, the   Maternal Mortality Rate (MMR) in the world in 2020 was 223/100,000 per live birth and in Indonesia in 2021 the Maternal Mortality Rate (MMR) was 7,389 cases per 100,000 live births. Efforts to reduce the Maternal Mortality Rate (MMR) are carried out through the provision of quality and sustainable health services, starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates, to the selection of contraceptives. Continuity of Care in midwifery is a series of continuous and comprehensive service activities starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care and family planning services. The purpose of the study was to be able to provide comprehensive midwifery care to Mrs. N aged 20 years starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns and Family Planning. The research method is a case study. The collection technique was obtained using secondary and primary data. Primary data was obtained through interviews, observations, and examinations. Secondary data was obtained through the KIA book and the results of supporting examinations. Documentation uses the assessment format according to Varney's 7-step Midwifery Care and SOAP. The case study was conducted on January 9, 2025 to May 17, 2025. Research results In Mrs. "N" aged 20 years, the pregnancy process proceeded physiologically without any problems or complications, although in TM III at 36 gestational age, complaints of discomfort were found in the mother in the form of Braxton hicks contractions and back pain, but management has been carried out according to theory so that it can reduce maternal complaints. The delivery process took place normally at the Penajam Health Center UPT with stage I for 4 hours, stage II 40 minutes, stage III 9 minutes and stage IV 2 hours. On February 13, 2025 at 19.40 WITA, a baby boy was born, immediately cried, had good muscle tone, red skin color, weighed 2800 grams and was 50 cm long. During postpartum midwifery care at the 3rd visit, the mother complained of insufficient breast milk and was given oxytocin massage to increase breast milk flow. During the consultation on choosing a contraceptive, the mother decided to use a 3-month injection, after being counseled on the advantages, limitations, and side effects of the method. The conclusion of the study on the continuity of care that had been carried out on Mrs. "N" during pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, and family planning was that the examination results were within normal limits and there were no accompanying complications. To improve midwifery services, it is hoped that midwives can improve their competence and follow scientific developments/updates so that they can carry out pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning care based on existing evidence-based.   Abstrak Berdasarkan data World Health Organization Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia tahun 2020 adalah 223/100.000 per kelahiran hidup dan di Indonesia pada tahun 2021 Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 7.389 kasus per 100.000 kelahiran hidup. Upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dilakukan melalui penyediaan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan, mulai dari masa kehamilan , persalinan, nifas, neonatus, hingga pemilihan alat kontrasepsi.Continuity of Care dalam kebidanan adalah serangkaian kegiatan pelayanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan bayi baru lahir serta pelayanan keluarga berencana . Tujuan penelitian agar mampu melakukan asuhan kebidanan pada Ny. N usia 20 tahun secara komprehensif mulai dari masa kehamilan,persalinan, nifas,bayi batu lahir dan Keluarga Berencana. Metode penelitian adalah study penelaahan kasus (Case Study).Tekhnik pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan. Data sekunder diperoleh melalui buku KIA dan hasil pemeriksaan penunjang. Dokumentasi menggunakan format pengkajian menurut Asuhan Kebidanan 7 langkah varney dan SOAP. Studi kasus  dilaksanakan pada tanggal 9 Januari 2025 sampai 17 Mei 2025. Hasil penelitian Pada Ny.”N” usia 20 tahun proses kehamilan berjalan dengan fisiologis tidak ada masalah maupun komplikasi walaupun padaTM III usia kehamilan 36 ditemukan keluhan  ketidak nyamanan pada ibu berupa kontraksi Braxton hicks dan nyeri punggung namun telah dilakukan penatalaksanaan sesuai teori sehingga dapat mengurangi keluhan ibu. Proses persalinan berlangsung normal di UPT Puskesmas Penajam dengan kala I selama 4 jam, kala II 40 menit, kala III 9 menit dan kala IV 2 jam. Pada tanggal 13 Februari 2025 pukul 19.40 Wita telah lahir bayi berjenis kelamin laki-laki, langsung menangis, tonus otot baik,warna kulit merah,berat badan 2800 gr dan panjang badan 50 cm. Pada asuhan kebidanan masa nifas di kunjungan ke 3 ibu mengeluh air susu ibu kurang lancer dan dilakukan pijat oksitoksin untuk memperlancar ASI. Pada konsultasi pemilihan alat kontrasepsi ibu telah memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan, setelah diberikan konseling mengenai kelebihan, keterbatasan serta efek samping metode KB. Kesimpulan penelitian pada Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yang telah dilakukan pada Ny. “N” saat hamil, bersalin, masa nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana didapatkan hasil pemeriksaan dalam batas normal dan tidak ada penyulit yang menyertai. Untuk meningkatkan pelayanan kebidanan di harapkan bidan dapat meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan ilmu /update agar dapat melaksanakan asuhan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB berdasarkan Evidenbased yang ada.
Edukasi Pijat Commond Cold dalam Mengatasi Gejala Batuk Pilek pada Bayi dan Balita Rambu Anggi Hunga Meha; Nanda Azabi; Anasa Laila Wiradani; Calista Desy R; Finoria Vitoria; Amandha Rassya D; Rini Susanti; Hapsari Windayanti; Kartika Sari; Widayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Common cold is a contagious disease that can be transmitted through air particles and is located in the respiratory tract. Transmission depends on the size of the particles (droplets) that carry the virus into the respiratory tract. The common cold virus can be transmitted through inhalation, direct contact, or indirect contact. A person exposed to an infectious dose of 10 viruses/droplets, 50% will suffer from common cold. Early symptoms include discomfort from the nose or throat. Then it starts with sneezing, runny nose, and feeling slightly sick. Sometimes followed by mild fever. The nose releases clear and watery fluid in the first few days. Then the nasal discharge becomes thicker, yellow-green in color. Usually, parents feel worried about cough, runny nose, and sore throat in children, especially when the child refuses to eat. This worry is caused because parents do not understand the pathophysiology of cough and cold and lack understanding of how to manage the disease. Besides pharmacological therapy, there is also complementary therapy, which is common cold massage. Massage has several positive effects such as weight gain, better sleep patterns, improved neuromotor development, better emotional bonding, and reduced rates of nosocomial infections including common cold. The purpose of this community service is to increase mothers' knowledge about handling cough and cold in babies/toddlers using non-pharmacological therapy, which is common cold massage. Counseling was given to 24 mothers who had babies/toddlers in Kebon Kliwon Village, Bergas District. The first stage was finding respondents, mothers who have babies/toddlers because they are vulnerable to cough and cold. The second stage was conducting a pre-test about the mother's knowledge. The third stage was delivering materials and management of common cold massage. The fourth stage was post-test. The goal of this counseling is so that mothers are expected to be able to apply common cold massage at home.   Abstrak Common cold merupakan penyakit menular yang dapat bertransmisi lewat partikel udara dan terletak di traktus respiratorius. Penularan bergantung pada ukuran partikel (droplet) yang membawa virus tersebut masuk ke dalam saluran nafas. Virus common cold dapat menular melalui inhalasi, kontak langsung ataupun kontak tidak langsung. Seseorang yang terserang dengan dosis infeksi 10 virus/droplet, 50% akan menderita common cold. Gejala awal berupa rasa tidak enak dari hidung atau tenggorokan. Kemudian mulai bersin-bersin, hidung meler dan merasa sakit ringan. Kadang disertai demam ringan. Hidung mengeluarkan cairan yang encer dan jernih pada hari-hari pertama. Selanjutnya sekret hidung menjadi lebih kental, berwarna kuning hijau. Umumnya orangtua akan merasa khawatir akan batuk, pilek dan radang tenggorokan pada anak-anak serta karena anak menolak makan. Kekhawatiran ini disebabkan karena para orangtua tidak memahami patofisiologi batuk pilek serta kurang memahami upaya untuk tatalaksana pada penyakit tersebut. Selain terapi farmakologis terdapat juga terapi komplementer yaitu pijat commond cold. Pijat memiliki beberapa efek positif dalam hal penambahan berat badan, pola tidur yang lebih baik, peningkatan perkembangan neuromotorik, ikatan emosional yang lebih baik, penurunan tingkat infeksi nosokomial salah satunya common cold. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai penanganan batuk pilek pada bayi/balita menggunakan terapi non farmakologis yaitu dengan pijat commond cold. Penyuluhan dilakukan kepada 24 ibu yang memiliki bayi/balita di Desa Kebon Kliwon Kecamatan Bergas. Tahap pertama adalah mencari responden edukasi ibu yang memiliki anak bayi/balita karena rentan terkena batuk pilek. Tahap kedua melakukan pre test tentang pengetahun ibu. Tahap ketiga pemaparan materi dan penatalaksanaan pijat commond cold. Tahap ke empat post test. Tujuan dari penyuluhan ini agar ibu diharapkan dapat mengaplikasikan pijat commond cold di rumah.
Determinants of Weight Increase and Menstrual Cycle Irregularities in KB Implant Acceptors in Pematang Cengal, Tanjung Pura District Ria Julita Sari; Rini Susanti; Sudarianti
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 3 No. 1 (2023): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v3i1.389

Abstract

Based on data from the World Health Organization or WHO and the Central Statistics Agency, the use of contraceptives in 2022 will increase. It is recorded that in 2022 there are around 55.36% of fertile couples using these contraceptives, an increase of 0.30% from 2021. One of the commonly used contraceptive methods is the implant method which is included in the long-term contraceptive method. This method will be applied to the subdermal area containing progestin with a fairly long acting. In addition, the dose is low and reversible for women. The effectiveness of the use of implant contraception is quite high. And can be used in the long term and restore the fertility rate of women who will quickly return and affect the hormone estrogen. This research was conducted to find out and obtain data and information regarding the relationship between weight gain and changes in the menstrual cycle that occur in women using implant contraception in the Pematang Cengal area, Tanjung Pura District. The population in this study were KB Implant acceptors who were in the area. The research method used in this study used group data collection from a population of around 50 people. It is hoped that respondents and informants can obtain information regarding the relationship between weight gain and changes in the menstrual cycle.
Pengaruh Media Colour Corrugated Paper (Kokoru) Terhadap Kemampuan Kreativitas Anak Usia Dini Tiara Julianti; Akbari; Alrefi; Rini Susanti
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v5i2.13325

Abstract

This research aims to determine the effect of colored corrugated paper (kokoru) media on the creative abilities of group B children at KB Aisyiyah 5 Baturaja. The type of research used was pre-experiment with a one-shot case study design. The sampling technique used purposive sampling, namely class B with a total of 20 children consisting of 12 boys and 8 girls. The data collection technique used will then be analyzed using a one-sample t-test. The results obtained were t-value of 5.74 with a significance of 0.05 and the degrees of freedom were 19 so that a t-table of 1.729 was obtained. So the t-value of 5.74 is greater than t-table of 1.729. So it can be concluded that there is an influence of Color Corrugated Paper (Kokoru) Media on the Creativity Abilities of Group B Children at KB Aisyiyah 5 Baturaja.
Hubungan Pengetahuan Ibu Post Partum Terhadap Pemberian Kolostrum Pada Bayi Baru Lahir di Desa Tandam Hulu II Dede Maysarah; Rini Susanti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7451

Abstract

Kolostrom merupakan cairan yang pertama kali keluar, berwarna kekuning-kuningan, mengandung protein, antibodi dan immunoglobulin. Masa nifas (Post Partum) adalah masa di mulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat kandungan kembali semula seperti sebelum hamil, yang berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari. ASI merupakan makanan bayi yang paling sempurna, praktis, murah dan bersih karna langsung diminum dari payudara ibu. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Desa Tandam Hulu II. Jenis penelitian ini menggunakan metode survey yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data primer melalui kuesioner 30 ibu post partum sebagai sample di desa Tandam Hulu II. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat 17 responden (56,7%) tidak memberikan kolostrum dan 13 responden (43,3%) memberikan kolostrum. Hasil uji chi square diperoleh nilai p value adalah 0,003< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan Pemberian ASI kolostrum. Diharapkan kepada ibu postpartum agar lebih banyak memberikan kolostrum setelah bayi lahir agar bayi dapat memiliki antibodi yang baik agar terhindar dari penyakit.
Click, Like, Travel : Social Media Effect on Historical Tourism Engagement–A Case Study of Siti Nurbaya Park Gunung Padang Sari, Windy Della; Meri Ulfa Nely; Rifdatul Husna; Rini Susanti; Siti Permata Pricilla; Zengga, Zengga; Asri Jenita; Lili Miwirdi; Agung Ar Rasyid; Selvia Ananda Wandi
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 06 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, September - October (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of social media on tourist engagement and formulate a digital marketing strategy for the development of the historical tourist destination of Siti Nurbaya Park, Gunung Padang, in Padang City. This study uses a mixed methods approach, a combination of quantitative and qualitative methods. The quantitative research design used is explanatory research because it aims to explain the causal relationship between social media (the independent variable) and tourist engagement (the dependent variable). Meanwhile, a qualitative approach is used to deepen the results of the quantitative analysis and formulate a digital marketing strategy for the destination. The quantitative data analysis technique uses simple linear regression analysis to test the relationship between social media variables and tourist engagement. Furthermore, this study also utilizes a SWOT analysis to formulate a digital marketing development strategy for the destination. The results show that social media has a significant influence on tourist engagement, contributing 57.5%. This is reflected in the increased interest in visiting, interactions through digital media, and the tendency of tourists to provide recommendations. Current digital marketing strategies are still limited to the use of Instagram and the official website, supported by short video content. However, limited human resources, digital devices, and minimal community participation hinder optimal promotion. Based on the SWOT analysis, potential strategies include strengthening creative content, expanding the use of digital platforms, collaborating with influencers, and increasing the capacity of local communities in community-based promotion. This research is expected to provide practical contributions to the development of digital marketing strategies for historical tourism destinations, while simultaneously strengthening local cultural identity and regional tourism competitiveness.
Pengaruh Minuman Jahe Terhadap Tingkat Nyeri Menstruasi pada Remaja Putri di Kelurahan Candirejo: The Effect of Ginger Drinks on Menstrual Pain Levels in Adolescent Girls in Candirejo Village Rini Susanti; Sari, Kartika; Jatmiko Susilo
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 6 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v6i2.2713

Abstract

Dysmenorrhea or pain during the menstrual cycle with the prevalence of dysmenorrhea varying between 16% and 91% in women of childbearing age, with severe pain in 2%-29% of women which has a major impact on the quality of life and work productivity.This study aims to analyze the effect of drinking ginger on the sensation of menstrual pain (dysmenorrhea) in young women in Candirejo, Ungaran. Quasi-experimental research using one group pre-post test design. A total of 13 subjects (consecutive sampling), were young women aged 19 - 24 years, unmarried and experiencing dysmenorrhea. Subjects drank 2 packs of ginger a day starting from two days before until the third day of menstruation. Data was taken using the Numeric Rating Scale, Verbal Multidimensional Scoring System, and Brief Pain Inventory. Subjects were 22.15 ± 1.72 years old, menarche age 12.69 ± 1.18 years. The average pain sensation before was 3.38 ± 0.96 and after drinking ginger was 1.15 ± 1.07 on the pain scale. Giving ginger to drink can significantly reduce the sensation of menstrual pain,(p<0.001). Giving ginger drinks has the effect of reducing the sensation of menstrual pain in young women in Candirejo, Ungaran. Teenagers are expected to use ginger drinks to treat pain during menstruation which is cheap and safe.   Abstrak Dismenore atau nyeri selama siklus menstruasi dengan prevalensi dismenore bervariasi antara 16% dan 91% pada wanita usia subur, dengan nyeri hebat pada 2%-29% wanita yang berdampak besar pada kualitas hidup, dan produktivitas kerja perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh minum jahe terhadap sensasi nyeri mestruasi (dismenore) pada remaja putri di Keluarahan Candirejo, Ungaran. Penelitian kuasi eksperimental menggunakan one group pre-post test design. Sebanyak 13 subyek (consecutive sampling) remaja putri usia 19 – 24 tahun, belum menikah dan mengalami dismenore Subyek meminum jaheR sebanyak 2 bungkus sehari dimulai dari dua hari sebelum hingga hari ketiga menstruasi. Data diambil menggunakan Numeric Rating Scale, Verbal Multidimensional Scoring System, dan Brief Pain Inventory. Subyek berumur 22,15 ±1,72 tahun, usia menarche 12,69 ± 1,18 tahun. Rata-rata sensasi nyeri sebelum 3,38 ± 0,96 dan sesudah minum jahe 1,15 ± 1,07 skala nyeri. Pemberian minum jahe dapat menurunkan sensasi nyeri menstruasi remaja putri secara bermakna (p< 0,001). Pemberian minuman  jahe berpengaruh menurunkan sensasi nyeri menstruasi pada remaja putri di Kelurahan Candirejo Ungaran. Remaja diharapkan menggunakan minuman jahe untuk mengatasi nyeri saat menstruasi yang murah dan aman.
Co-Authors -, Bqyulia100499 Abdullah, Abdul Halim Addin Arsyadana Afriani, Astri Afriyani, Luvi Dian Agung Ar Rasyid Ahmad Fauzi Akbari Alif Rahman Habibi Alrefi Amandha Rassya D Ana Puji Astuti Anasa Laila Wiradani Andini Hanif Anif Istianah Anissa Regita Antoni Apriana Aprilani, Andy Ulmi Aprillia, Rika Ari Widiyaningsih Arna Suryani, Arna Asri Jenita Atika Purnama Sari Bela Catur Sakti Rahayu Cahya, Putri Calista Desy R Chichik Nirmasari datuarrang, esther Dede Maysarah Diah Ari Murti Afsari Diah Ayu Ningsih Dwiyanti, Feni Eko Mardiyaningsih Emi Rafita Sari Endang Kartiasih Eni Trisniningtyas Farida Nur Afifah, Farida Nur Finoria Vitoria Firriantin Ayu Widiyanti Fitra Syawal Harahap Fitria Fitria Hadi Wijoyo Hanafi, Nurul Hazreen Hapsari Windayanti Heni Setyowati Ihsanul Hadi Indawan Syahri Irma Fitrilia Isfaizah Isri Nasifah Jatmiko Susilo Jayawarsa, A.A. Ketut Juanna Soehardy Kartika Sari Kartika Sari Khairuddin, Nur Khairina KHOLIFAH Lili Miwirdi Lisdayani, Lisdayani Mahani Mokhtar Maria Matihlda H. Bere Rin Marrusia Inna Meri Ulfa Nely Mila Cholilah Mila Elvi Ekayanti Mohamad Rasol, Nur Izzah Atirah Muhammad Alqamari Mukhtar Yusuf Muspitarini Nanda Azabi Naning Dianasari Ninick Corea Fernandez Novi Udhiyana Nur Ahid Nurhayati Nurliyana Nurmilah Puji Astutik Putri Ayuni Sari Putri Cahya Putri Mustika Sari Rambu Anggi Hunga Meha Ria Julita Sari Rifdatul Husna Rika Aprillia Rika Irawan Risnawati Risnawati Risnawati Rizka Fauza Rusdani Rusdani Rusdani Selfa Gita Febrisari Selvia Ananda Wandi Sholihun Hakim Silvia Nora, Silvia Siti Aisah Siti Haryani Siti Musarofah Siti Permata Pricilla Siti Waslikhah Sofiyanti, Ida Sovia Puspita Anggraeni Sudarianti Suhaimee, Nurul Rabiatul Adawiyah Sukron Mazid Suryani Suryani Tiara Julianti Udhiyana, Novi Umi Nurlistiani Widayati Widya Wahyu Utami Wilisa Apriana Windy Della Sari Wiwit Vanora Yeni Susanti Yulia Nur Khayati Yuliarni Yusup Dibisono Zahrotussalamah Zakaria, Mohamad Ikram Zengga Zengga