Olahraga tidak hanya aktivitas fisik, tetapi juga melibatkan proses komunikasi yang penuh makna. Bahasa dalam olahraga tidak terbatas pada instruksi verbal, melainkan juga muncul dalam bentuk gerak tubuh, ekspresi wajah, gestur, dan simbol yang digunakan oleh atlet, pelatih, maupun wasit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran filsafat bahasa dalam aktivitas olahraga, khususnya dalam memahami makna, simbol, dan komunikasi tubuh atlet. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel ilmiah terbitan tahun 2020–2025 yang diperoleh dari basis data bereputasi. Proses seleksi artikel mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas olahraga dapat dipahami sebagai praktik komunikasi yang kompleks, di mana bahasa verbal dan nonverbal saling melengkapi. Gerak tubuh atlet tidak hanya berfungsi sebagai tindakan fisik, tetapi juga sebagai bentuk bahasa yang menyampaikan pesan, emosi, strategi, dan nilai-nilai seperti sportivitas dan kerja sama. Dengan demikian, filsafat bahasa memberikan kerangka pemahaman yang lebih luas terhadap olahraga sebagai ruang berbahasa dan praktik sosial yang bermakna. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam pendidikan jasmani dan kepelatihan olahraga, serta mendukung pengembangan pembelajaran dan pembinaan atlet secara holistik.