Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN KESEHATAN PADA REMAJA TENTANG DISMENORHEA DI KELURAHAN LUBUK RAYA TAHUN 2024 rangkuti, nur aliyah; Hasibuan, khoirunnisah -; Rangkuti, Juni Andriani; Aswan, Yulinda -; nasution, ayannur -; Siregar, Leli Khairani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1300

Abstract

Haid atau menstruasi adalah pengeluaran darah dan sel sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim perempuan secara periodik. Defenisi lain bisa juga diartikan sebagai siklus alami yang terjadi secara regular untuk mempersiapkan tubuh perempuan setiap bulannya. Rata-rata masa haid perempuan 3-8 hari dengan siklus rata-rata 28 hari pada setiap bulannya. Dan batas maksimal masa haid adalah 15 hari. Selama darah yang keluar belum melewati batas tersebut, maka darah yang keluar adalah darah haid. Bentuk kegiatan Yang dilakukan yaitu Penyuluhan pendidikan kesehatan tentang dismenorhea pada remaja. Kegiatan penyuluhan ini berlangsung selama 60 menit. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Simapil Apil yang berada di Kelurahan Lebah Lubuk Raya Kecamatan Padangssidimuan Hutarimbaru Kota Padangsidimpuan. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada remaja terkait dismenorhea. Penyuluhan berupa perkenalan, presentase materi, diskusi, tanya jawab, penutup dan foto bersama. Peserta kegiatan berjumlah 16 orang. Penyuluhan dilakukan kepada remaja yang diawali dengan pembukaan oleh moderator selama 15 menit, menyampaikan presentasi materi disampaikan langsung oleh pemateri selama 30 menit. Setelah materi di sampaikan, pemateri memberikan waktu untuk sesi diskusi, tanya-jawab selama 15 menit. Hasil pengabdian masyarakat dapat peningkatkan pengetahuan remaja khususna remaja putri tentang dismenorhea serta menyadari pentingnya penanganan yang dilakukan jika mengalami dismenorhea. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan tertib, kegiatan ini dilaksanakan di Desa Desa Simapil Apil Kelurahan Lembah Lubuk Raya Kecamatan Padangssidimuan Hutarimbaru Kota Padangsidimpuan dan termasuk dalam Wilayah Kerja Puskesmas Hutarimbaru. Remaja yang mengikuti kegiatan telihat antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan tentang dismenorhea. Diharapkan kepada remaja sudah mengetahui tentang yang dismenorea dan cara penanganannya sehingga bisa melakukan perawatan mandiri jika mengalami disemenorhea. Menstruation or menstruation is the release of blood and body cells from the vagina that come from the wall of the female uterus periodically. Another definition can also be interpreted as a natural cycle that occurs regularly to prepare a woman's body every month. The average menstrual period of women is 3-8 days with an average cycle of 28 days each month. And the maximum limit of the menstrual period is 15 days. As long as the blood that comes out has not crossed the limit, then the blood that comes out is menstrual blood. The form of activities carried out is health education counseling about dysmenorrhea in adolescents. This counseling activity lasted for 60 minutes. This activity is carried out in Simapil Apil Village located in Lebah Lubuk Raya Village, Padangssidimuan Hutarimbaru District, Padangsidimpuan. The purpose of this activity is to provide counseling to adolescents related to dysmenorrhea. Counseling in the form of introductions, material presentations, discussions, questions and answers, closing and group photos. There were 16 participants in the activity. Counseling was carried out to teenagers which began with an opening by the moderator for 15 minutes, delivering a presentation of material delivered directly by the speaker for 30 minutes. After the material was delivered, the speaker gave time for a discussion session, question-and-answer for 15 minutes. The results of community service can increase the knowledge of adolescents, especially young women about dysmenorrhea, and realize the importance of handling if they experience dysmenorrhea. The counseling activities carried out went well and in an orderly manner, this activity was carried out out in Simapil Apil Village located in Lebah Lubuk Raya Village, Padangssidimuan Hutarimbaru District, Padangsidimpuan. Teenagers who participated in the activity seemed enthusiastic in participating in counseling activities about dysmenorrhea. It is expected that adolescents already know about dysmenorrhea and how to handle it so that they can do independent care if they experience dysmenorrhea.
Pencegahan Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur di Posyandu Anggrek Kelurahan Bantan Timur Kecamatan Medan Denai Nugraeny, Lolita; Sitorus, Nopita Yanti; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1304

Abstract

Kanker serviks merupakan penyakit kanker dengan morbiditas tertinggi di Indonesia dan setiap tahun terus mengalami peningkatan kasus baru serta kematian. Upaya paling efektif untuk menurunkan kasus kanker serviks dapat dilakukan dengan deteksi dini pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA). Kesadaran masyarakat khususnya kelompok Wanita Usia Subur (WUS) untuk melakukan pemeriksaan IVA masih rendah. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya penyadaran kepada masyarakat melalui penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan pemeriksaan IVA. Kegiatan penyuluhan kesehatan dengan target WUS yang ada di Desa Selat. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan 13,7% dan sikap 10,6%. Setelah penyuluhan kesehatan 50% peserta langsung melakukan pemeriksaan IVA di Puskesmas. Pengamatan IVA seluruh peserta menunjukkan hasil negatif. Cervical cancer is a cancer disease with the highest morbidity in Indonesia and every year continues to experience an increase in new cases and deaths. The most effective effort to reduce cases of cervical cancer can be done with early detection by acetic acid visual inspection (IVA). Public awareness, especially in the Women of Childbearing Age group, of carrying out VIA examinations is still low. Therefore, it is necessary to make public awareness efforts through health education to increase knowledge, attitudes and actions for IVA examinations. Health education activities targeting WUS in Selat Village. The results of the activity showed that there was an increase in knowledge of 13.7% and attitude of 10.6%. After health education, 50% of participants immediately underwent an IVA examination at the Community Health Center. IVA observations of all participants showed negative results.
Penimbangan Berat Badan Balita di Posyandu Kelurahan Simarpinggan Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan Aswan, Yulinda; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1944

Abstract

ABSTRAK Masa balita (bawah lima tahun) merupakan periode emas (golden period) yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak dan juga menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Berat badan balita merupakan salah satu indikator yang dapat menunjukkan adanya masalah kesehatan atau gangguan gizi yang dialami oleh anak balita. Penimbangan berat badan balita di Posyandu merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya untuk mendeteksi dini adanya gangguan pertumbuhan atau stunting. Kegiatan ini biasanya dilakukan secara rutin, biasanya setiap bulan, mulai dari bayi baru lahir hingga usia 5 tahun. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Posyandu Simarpinggan terkait dengan Penimbangan Berat Badan Balita dilaksanakan dengan Kondusif dan dihadiri oleh 39 orang Balita dengan Masing-masing orangtuanya. Hasil dari Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menunjukkan bahwa terdapat 7,7% balita dengan BB Lebih dan 5,1% balita dengan BB sangat kurang. Oleh karena itu, orangtua diberikan konseling gizi lanjutan untuk dapat mengelola gizi anak di rumah, dianjurkan untuk melakukan kunjungan ke Puskesmas untuk dilakukan evaluasi lanjutan dan pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan). Kata kunci : Penimbangan, Berat Badan, Posyandu, Balita ABSTRACT Toddlerhood (under five years old) is a golden period that greatly determines the quality of children's growth and development and also determines the quality of human resources in the future. Toddler weight is one indicator that can indicate health problems or nutritional disorders experienced by toddlers. Weighing toddlers at the Integrated Health Post is a routine activity carried out to monitor the growth and development of children, especially to detect early growth disorders or stunting. This activity is usually carried out routinely, usually every month, starting from newborns to 5 years of age. Community Service Activities carried out at the Simarpinggan Integrated Health Post related to Toddler Weight Weighing were carried out conducively and accompanied by 39 toddlers with their respective parents. The results of this Community Service Activity showed that there were 7.7% of toddlers with Overweight and 5.1% of toddlers with very low Weight. Therefore, parents are given further nutritional counseling to be able to manage their children's nutrition at home, it is recommended to visit the Health Center to carry out further evaluations and provide PMT (Supplementary Food Provision). Keywords : Weighing, Weight, Integrated Health Post, Toddlerhood
Faktor-Faktor Risiko Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Rumah Sakit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Tni-Ad) Kota Padangsidimpuan Tanjung, Wiwi Wardani; Batubara, Novita Sari; Siregar, Putri Khairani; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 2 No 3 (2017): Vol.2 No.3 Desember 2017
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia is an inflammation or infection of the bronchioles and alveoli in the lungs that frequently occurs in infancy and children. Pneumonia is one of the causes of morbidity and mortality in children aged under five in developing countries. The incidence of pneumonia in the hospital TNIAD Padangsidimpuan City continued to increase from 2012-2015. The purpose of this study to analyze the relationship between age, gender, birth weight, history of breastfeeding, nutritional status, a history of vitamin A supplementation, immunization status DPT, the status of measles immunization, as well as a history of asthma and pneumonia in infants at the Hospital of the Indonesian National Army Army (TNI-AD) in 2016. This type of research is an analytic study case-control design. The population consists of a population of as many as 130 cases and control populations is the case all infants and mothers were diagnosed with pneumonia who were treated at the Hospital Inpatient Indonesian Army (TNI-AD) as many as 65 people .. The control population is all children under five and mothers which is not pneumonia who were treated at the Hospital road Indonesian Army (TNI-AD)) as many as 65 people. Data were collected through medical records and interviews using questionnaires. Data was analyzed by univariate and bivariate using Chi-Square test at the level of 95% (P <0.05). Results showed variable birth weight, history of breastfeeding, nutritional status, immunization history DPT, measles immunization history, and a history of asthma associated with the incidence of pneumonia in infants. The variables of age, sex, and history of vitamin A is not associated with the incidence of pneumonia. Advised To Hospitals Army City Padangsidimpuan to make efforts to overcome pneumonia based on risk factors, namely by increasing activities to educate people, especially for parents who have children on the fulfillment of optimal nutrition to improve the nutritional status of children, understanding of exclusive breastfeeding, provide information to the public about the importance of immunization in accordance with the immunization schedule
FAKTOR YANG MEMENGARUHI KELUARGA DALAM KEPEMILIKAN SARANA BUANG AIR BESAR DI DESA JANJIMANAON KECAMATAN BATANG ANGKOLA KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2017 Habibah, Nursalmah; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Desember 2018
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The environment is a major factor that affect the health of individuals and communities. Environmental conditions that do not meet the requirements of health and social behavior can be detrimental to health of both rural and urban communities due to lack of knowledge and keamampuan community health, economics, and technology. The purpose of this study to determine the factors that affect the ownership healthy latrine in the village Promise Manaon district. Angkola Batang district. South Tapanuli 2017. This type of research is analytic survey with cross sectional approach, which aims to analyze the factors that affect families in a healthy latrine ownership family in the village of Promise Manaon Angkola District of South Tapanuli. The population in this study is a household that has a healthy latrines in the village of Promise Manaon district. Angkola Batang district. South Tapanuli as many as 88 households. The sampling technique in this research is total sampling as many as 88 respondents. Data obtained from questionnaires and were analyzed using chi square test and multiple linear regression. showed that the results of the test-F or simultaneous test known to have the effect of independent variables (economic status, knowledge, attitude, clean water and the role of health workers) to the dependent variable (latrine ownership) in the village of Janjimanaon District of Batang Angkola South Tapanuli Year 2017.It that the most dominant variable influence on the family in a village latrine ownership in the District of Batang Angkola Janjimanaon South Tapanuli Year 2017 is a variable of knowledge with significant value 0.006 <0.05. It is expected that all healthcare workers to be able to provide health promotion in order to increase knowledge with regard to the ownership healthy latrine for the community in the village of Batang Angkola Janjimanaon District of South Tapanuli.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARULAHIR DI DESA SIAMPORIK KECAMATAN ANGKOLA SELATAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2022 rangkuti, nur aliyah; Nasution, Ayannur -; Batubara, Novita Sari; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.800

Abstract

ABSTRAK Masalah yang sering dijumpai kebiasaan yang salah yang dilakukan ibu Indonesia dalam menyusui bayinya yaitu memberikan cairan ASI yang sudah berwarna putih dan cairan yang kental berwarna kuning atau colostrum dibuang karena dianggap menyebabkan sakit perut, oleh karena itu sebelum susu matur (ASI) keluar, bayi diberi makanan pengganti seperti air gula dan madu. Kolostrum merupakan cairan pertama yang disekresi oleh kelenjar payudara. Kandungan tertinggi dalam kolostrum adalah antibodi yang siap melindungi bayi ketika kondisi bayi masih sangat lemah. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian kolostrum bayi baru lahir di Desa Siamporik Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2021. Jenis penelitian adalah analitik korelasi dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0-28 hari di Desa Siamporik Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan pada sebanyak 46 orang. Data dikumpulkan memberikan kuesioner kepada responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan paritas (p=0,004), pengetahuan (p=0,005) dan dukungan keluarga (p=0,000)dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Diharapkan Bagi ibu yang memiliki bayi dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemberian kolostrum pada bayi baru lahir dengan mengikuti penyuluhan dari tenaga kesehatan untuk dapat memberikan kolostrum dalam rangka meningkatkan kualitas bayi dan pemenuhan nutrisi serta peningkatan kekebalan tubuh pada bayi ABSTRACT Frequently encountered problems wrong habit what Indonesian mothers do in breastfeeding her baby, namely give breast milk which is white and thick liquid yellow or colostrum discarded because it is thought to cause stomach upset, therefore before mature milk (ASI) comes out, baby is given replacement food like sugar water and honey. Colostrum is the first fluid to be secreted by the mammary glands. The highest content in colostrum is antibodies ready to protect baby when the baby's condition still very weak. The purpose of this research is To know related factors with colostrum newborn baby in Siamporik Village South Angkola District South Tapanuli Regency in 2021. The type of research is correlation analytic with a cross sectional study design. The sample in this study is mothers who have babies 0-28 days in Siamporik Village South Angkola District South Tapanuli Regency as many as 46 people. The Data collected give a questionnaire to the respondent. The Data analyzed univariate and bivariate by using the Chi Square test. The results of the study show that there is a parity relationship (p=0.004), knowledge (p=0.005) and family support (p=0.000) with colostrum in newborns. The Expected for mother who has a baby can increase knowledge about giving colostrum in newborns by following counseling from health workers to be able to give colostrum in order to improve baby quality and nutritional fulfillment and increase immunity in babies. Keywords : Parity, Knowledge, Family support, Giving Colostrum
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Tanda Bahaya Dalam Kehamilan Di Rsud Labuang Baji Kota Makassar Provinsi Ahmad, Haslinah HA; Harahap, Yanna wari; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.806

Abstract

ABSTRAKStress merupakan kondisi ketergantungan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisi seseorang kinerja merupakan hasil kualitas dan kuantitas yang dihasilkan oleh seseorang berdasarkan persyaratan dan waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan stres dengan perubahan kinerja perawat. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 30 orang perawat,penentuan besar sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kerja.kuesioner.pengolahan data dengan program SPSS 22.0 yang disahjikan dalam bentuk narasi dan tabel.uji statistik yang digunakan adalah chi-square dengan tingkat kemaknaan a=0,05 Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, menujukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara stres kerja dengan kinerja perawat. Disarakan diharapka kepada rumah sakit agar memperhatikan lingkungan dan kapasitas kerja yang baik supaya para perawat dapat memberikan pelayanan kepada pasien agar petugas kesehatan tidak mengalami stress.Kata kunci : stres kerja dan kinerja perawat
PENGARUH SLEEP HYGIENE TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUNADUA KOTA PADANGSIDIMPUAN Harahap, Mei Adelina; Ritonga, Nefonavratilova; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i2.902

Abstract

Penderita Diabetes Mellitus tipe 2 memiliki gejala klinis seperti polodipsia, poliuria, polifagia dan nyeri yang juga terjadi pada malam hari dan dapat menyebabkan gangguan tidur. Bertambahnya frekuensi terbangun, susah untuk tertidur kembali, dan ketidakpuasan tidur yang menyebabkan kualitas tidur menurun. Sleep hygiene merupakan salah satu metode untuk meningkatkan kualitas tidur berupa sekumpulan daftar kegiatan yang dapat dilakukan untuk memfasilitasi mulainya tidur dan mempertahankannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh sleep hygiene terhadap kualitas tidur penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Batunadua. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasy eksperiment dengan desain One Group Pretest Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita DM tipe 2 yang tinggal di wilayahkerja Puskesmas Batunadua sebanyak 216 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden yang dipilih berdasarkan criteria inklusi. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan p = 0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah sleep hygiene berpengaruh terhadap kualitas tidur pasien DM tipe 2. Disarankan petugas kesehatan dapat memberikan pendidikan kesehatan terkait sleep hygiene untuk meningkatkan kualitas tidur pasien diabetes tipe 2 dan menggunakan sleep hygiene sebagai program promosi kesehatan. Patients with Type 2 Diabetes Mellitus have clinical symptoms such as polodipsia, polyuria, polyphagia and pain which also happens at night and can cause sleep disturbances. Increased frequency of awakening, hard to fall back asleep and sleep dissatisfaction what causes sleep quality to decline. Sleep hygiene is one method to improve sleep quality in the form of a list of activities what can be done to facilitate the onset of sleep and defend it. The purpose of this research know the effect of sleep hygiene on sleep quality type 2 diabetes mellitus in the working area of Batunadua Health Center. This research is quantitative research using a quasi-experimental design with One Group Pretest Posttest design. The population in this study is all patients with type 2 DM who live in the working area of the Batunadua Health Center as many as 216 people. Sampling technique using purposive sampling technique with a sample of 20 respondents selected based on the inclusion criteria. Instruments used using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire to measure sleep quality. Data analysis using Wilcoxon test. The results of the study show p = 0.000 (p<0.05). The conclusion of this research is sleep hygiene affect sleep quality type 2 DM patients. Recommended by health workers can provide sleep hygiene to improve sleep quality type 2 diabetic patient and use sleep hygiene as a health promotion program.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG MODIFIKASI DIET BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUNADUA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2022 Simamora, Febrina Angraini; Manurung, Dina Mariana; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1034

Abstract

Faktor resiko utama yang mempengaruhi terjadinya DM adalah pola makan yang tidak sehat dimana mereka cenderung terus mengkomsumsi karbohidrat dan makan dari makanan yang sumber glukosanya secara berlebihan, sehingga menaikan kadar glukosa darah.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan keluarga tentang modifikasi diet bagi penderita DM Tipe II diwilayah kerja puskesmas batunadua kota padangsidempuan 2022. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriftif korelatif. Populasi adalah seluruh penderita DM tipe 2 dipuskesmas batunadua sebayak 216 orang. Tehnik sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 140 orang. Analisa univariat untuk mendeskripsikan karakteristik masing-masing variabel penelitian. Hasilnya adalah tingkat pengetahuan keluarga tentang memodifikasi diet pada penderita diabetes mellitus tipe II yaitu kurang, sebanyak 59.3%, pengetahuan baik sebanyak 40.7%. Maka dapat disimpulkan kurangnya pengetahuan keluarga tentang memodifikasi diet bagi penderita DM tipe II yang mengakibatkan gula darah tidak terkontrol stabil atau dipertahankan di angka normal. Disarankan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan responden dan dapat diterapkan untuk meningkatkan kepercayaan diri serta pengetahuan masyarakat agar mampu melakukan upaya pencegahan komplikasi dari DM dan dapat dijadikan sebagai perawatan mandiri.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA Harahap, Mei Adelina; Gintings, Akhyar Fauzi; Rangkuti, Nur Aliyah; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1044

Abstract

ABSTRACT Labor and birth are normal physiological events. The birth of a baby is a social event that is awaited by a mother and family during pregnancy. There are two ways in the delivery process, namely the natural or normal way and the Sectio Caesarea method. Sectio Caesare is the process of giving birth with a surgical process carried out with medical instructions, due to disturbances in the mother and fetus. Sectio caesarea surgery with various consequences such as causing anxiety felt by the patient. The effects of anxiety in postoperative patients have an impact on the ongoing postoperative treatment. This condition of anxiety can have a detrimental effect because it can cause bleeding both during surgery and after surgery. The effects of anxiety in postoperative patients have an impact on the ongoing postoperative treatment. This condition of anxiety can have a detrimental effect because it can cause bleeding both during surgery and after surgery. This anxiety can be treated in two ways, namely pharmacologically, related to drugs and medical treatment and the second non-pharmacologically, among others, relaxation techniques, namely finger hold. This study aims to determine the effect of hand-held relaxation techniques on anxiety levels in postoperative Sectio Caesarea patients. This research is a quantitative research with Quasy Experiment design with One Group Pretest-Postest design. The population in this study were all postoperative Sectio Caesarea patients who were present at the time of the study. The sample in this study was taken using the Accidental Sampling technique. The data collection method used the ZSAS questionnaire. The results of data analysis using the Wilcoxon test analysis obtained a significant value of 0.000. Based on this value, because the value of P <0.05, it can be concluded that there is an effect of finger grip relaxation techniques on the level of anxiety in postoperative Sectio Caesarea patients. It is suggested that the results of this study can be used as an independent intervention in postoperative Sectio Caesarea ABSTRAK Persalinan dan kelahiran suatu kejadian fisiologis normal. Kelahiran seorang bayi adalah kejadian sosial yang dinanti oleh seorang ibu serta keluarga selama kehamilan . Ada dua cara dalam proses persalinan yaitu cara alami atau normal dan cara operasi Sectio Caesarea. Sectio Caesare adalah proses melahirkan dengan proses pembedahan dilakukan dengan petunjuk medis, karena adanya gangguan pada ibu dan janin. Tindakan operasi sectio caesarea dengan berbagai akibat seperti menimbulkan kecemasan yang dirasakan pasien. Efek kecemasan pada pasien post operasi berdampak pada berlangsungnya pengobatan pasca operasi. Kondisi kecemasan ini dapat menimbulkan efek yang merugikan karena bisa menyebabkan pendarahan baik pada saat pembedahan ataupun pasca operasi. Efek kecemasan pada pasien post operasi berdampak pada berlangsungnya pengobatan pasca operasi. Kondisi kecemasan ini dapat menimbulkan efek yang merugikan karena bisa menyebabkan pendarahan baik pada saat pembedahan ataupun pasca operasi. Kecemasan ini bisa di obati dengan dua cara yaitu dengan farmakologis, terkait dengan obat-obatan dan perawatan medis dan yang kedua dengan non farmakologis antara lain, teknik relaksasi yaitu genggam jari (finger hold). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap tingkat kecemasan pada pasien post operasi Sectio Caesarea. Penelitan ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain QuasyEksperimentdengan rancangan OneGrup Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien post operasi Sectio Caesarea yang ada pada saat penelitian berlangsung sedangkan Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik Accidental sampling.. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner ZSAS. Hasil analisa data dengan analisis uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan 0,000. Berdasarkan nilai tersebut karena nilai P<0,05 dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap tingkat kecemasan pada pasien post operasi Sectio Caesarea. Disarankan untuk hasil penelitian ini dapat digunakan sebagaia intervensi secara mandiri pada pasien post operasi Sectio Caesarea.
Co-Authors AA, Abdullah Abdullah AA Adelina, Mei Adelina, Mei - Adi Antoni Aflah Lubis, Yuni Ahmad, Haslinah Ahmad, Haslinah HA Alprida Harahap Anto J Hadi Antoni, Adi Arinil Hidayah Ariona, Septi Arisa Aswan, Yulinda Aswan, Yulinda - Aulia, Nisa Ayuni Harahap, Alya Baik Rambe, Nur Batubara, Novita Sari Dalimunthe, Maharani Deliana Tarigan Dewi, Sri Sartika Sari Diningsih, Ayus Efrina Sahri Pulungan, Putri Gintings, Akhyar Fauzi Habibah, Nursalmah Hadi, Anto J. Hadi, Anto J. Halinah Ahmad Harahap, Alya Ayuni Harahap, Cory Harahap, Cory Linda Futri Harahap, Dewani Harahap, Mei Adelina Harahap, Rizki Noviyanti Harahap, Yanna Wari Hasibuan, Ahmad Safii Hasibuan, Elmi Sariani Hasibuan, Khoirunnisah Hasibuan, khoirunnisah - Hasibuan, Rido Haslina Hidayah, Arinil Insan, Hafni Nur J. Hadi, Anto Kahirani, Leli Khoirunnisah Hasibuan Lastari, Asdi Leli Khairani Liana Lubis, Arisa Harfa Said Lubis, Yuni Aflah manurung, dina mariana Massraini Daulay, Nanda Mei Adelina Mei Adelina Harahap Nafratilova Ritonga, Nevo Nanda Massraini Daulay Nasution, Ayannur nasution, ayannur - Nasution, Nur Arfah Nazlina, Nina Nefonavratilova Ritonga Nisa Aulia Nopita Yanti Sitorus Nugraeny, Lolita Nur Aliyah Rangkuti Nur Aliyah Rangkuti Nurhamimah Nursalmah Habibah Owilda Wisudawan Owildan Wisudawan Pulungan, Putri Efrina Sahri Ramadhini, Delfi Rambe, Muhammad Arsyad E Rambe, Nur Baik Rangkuti, Nur Aliyah Rantesalu, Matius Ratna Dewi Rido Hasibuan Ridwan Amiruddin Ritonga, Nefona fratilova Ritonga, Nefonafratilova Ritonga, Nefonavratilova - Ritonga, Sukhri Herianto Sallipadang, Edwinn Saskiyanto Manggabarani Septi Ariona Simamora, Asnil Adli Simamora, Febrina Angraini Siregar, Putri Khairani Siregar, Putri Runggu Suhartini Sujoko, Edy Utaminingtyas, Farida Vera, Yulia Wisudawan, Owilda Wiwi Wardani Tanjung Yuana, Putri Yulinda Aswan Yuni Aflah