Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Status Gizi sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Wonosobo Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Sutarto, Sutarto; Fatharanni, Mentari Olivia; Suryawinata, Arli
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2805

Abstract

Kematian Ibu adalah kematian yang terjadi saat kehamilan, atau selama 42 hari sejak terminasi kehamilan, tanpa memperhitungkan durasi dan tempat kehamilan, yang disebabkan atau diperparah oleh kehamilan atau pengelolaan kehamilan tersebut, tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan atau kebetulan. Angka Kematian Ibu di Kabupaten Tanggamus masih cukup tinggi. Pada tahun 2018, Kabupaten Tanggamus tercatat sebagai kabupaten dengan nilai AKI tertinggi ke-2 (12 kasus) di Provinsi Lampung dan menjadi salah satu daerah yang memiliki peningkatan AKI dibandingkan tahun sebelumnya (9 kasus). Metode pengabdian ini dilakukan dengan cara penyuluhan dengan cara mengukur pengetahuan (prior knowledge) peserta mengenai status gizi dan asupan zat gizi pada ibu hamil, dilakukan metode ceramah, memperlihatkan gambar dan video serta sesi diskusi, kemudian dilakukan pengukuran pengetahuan peserta melalui post-test . Nilai post-test akan dibandingkan dengan pre-test , apabila terjadi peningkatan pengetahuan pada lebih dari 70 % peserta, maka kegiatan penyuluhan dianggap berhasil meningkatkan pengetahuan peserta. Pengabdian ini melibatkan 44 ibu hamil, dengan status gizi kurang (3 orang), normal (32 orang), dan gizi lebih (9 orang). Berdasarkan hasil pre-test , didapatkan hasil pengetahuan yang baik sebanyak 15,9% (7 orang) dan pengetahuan yang kurang sebanyak 84,1% (37 orang). Berdasarkan hasil postest didapatkan 86.5% ibu hamil (38 orang) memiliki pengetahuan yang baik dan 13.5% ibu hamil (6 orang) memiliki pengetahuan yang kurang. Berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan postest terjadi peningkatan pengetahuan pada lebih dari 70% peserta, maka kegiatan pengabdian ini dianggap berhasil meningkatkan pengetahuan peserta.Kata Kunci: Status Gizi, Ibu Hamil, AKI
Pendampingan Masyarakat untuk Basic Life Support dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keberhasilan Penanganan Kegawatdaruratan Menghadapi Bencana di Desa Binaan FK Unila (Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan) Utama, Winda Trijayanthi; Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2817

Abstract

Bencana alam merupakan suatu fenomena alam yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung mengganggu kehidupan manusia. Bencana alam dapat menyebabkan kerugian bagi manusia baik secara materi, non materi bahkan jiwa. Paling tidak ada interaksi empat faktor utama yang dapat menimbulkan bencana-bencana tersebut menimbulkan banyak korban dan kerugian besar, yaitu: (a) kurangnya pemahaman terhadap karakteristik bahaya (hazards), (b) sikap atau perilaku yang mengakibatkan penurunan sumberdaya alam (vulnerability), (c) kurangnya informasi/peringatan dini (early warning) yang menyebabkan ketidaksiapan, dan (d) ketidakberdayaan / ketidakmampuan dalam menghadapi ancaman bahaya. Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian ini adalah sebagai berikut : Melakukan skrining pengetahuan masyarakat tentang Basic Life Support (BLS) pada masyarakat untuk mengetahui pengetahuan dasar masyarakat tentang BLS, Melakukan pelatihan BLS pada masyarakat untuk memberikan pengetahuan dasar kepada masyarakat tentang pertolongan dasar yang bisa dilakukan masyarakat saat terjadi bencana, untuk mengurangi resiko yang bisa terjadi saat terjadi bencana, Memberikan simulasi melakukan BLS kepada masyarakat untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah didapatkan dan sebagai latihan yang dilakukan sehingga masyarakat bisa belajar menggunakan skill BLS secara langsung. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai BLS. Pada kegiatan pengabdian ini juga diberikan pedoman BLS dan video edukasi BLS. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan para peserta tentang BLS. Oleh karena itu, penyuluhan yang kontinu diperlukan untuk peningkatan pengetahuan secara berkelanjutan. Penyuluhan dapat dilakukan melalui media yang telah ada seperti Kelompok Sadar Masyarakat (Pokdarmas) dan Karang Taruna berkerja pusat kesehatan setempat.Kata kunci: Basic Life Support, Bencana alam
Edukasi Kanker Payudara Pada Remaja Putri Melalui Media Daring Di SMP Negeri 1 Metro Muhartono, Muhartono; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Utama, Winda Trijayanthi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2821

Abstract

Kanker payudara (KPD) merupakan keganasan pada jaringan payudara yang dapat berasal dari epitel duktus maupun lobulusnya. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker terbanyak di Indonesia. Berdasarkan Pathological Based Registration di Indonesia, KPD menempati urutan pertama dengan frekuensi relatif sebesar 18,6%. Di Indonesia, lebih dari 80% kasus ditemukan berada pada stadium yang lanjut, dimana upaya pengobatan sulit dilakukan. Kegiatan ini dilakukan beberapa tahapan. Kegiatan diawali dengan penyusunan rencana dan proposal kegiatan pengabdian, kemudian mengurus surat yang ditujukan kepada mitra dan perizinan. Setelah itu dilakukan penyuluhan diikuti demo sadari. Kegiatan berikutnya adalah pelaporan kasus, Diagnosis, kemudian evaluasi kegiatan, dan tahapan terakhir memberikan feed back serta penyusunan laporan. Sasaran kegiatan adalah remaja putri di SMPN 1 Kota Metro. Kegiatan pengabdian ini dilakukan tanggal 5 September 2020 dengan pemateri adalah dari dosen FK Unila Prof. Dr.dr. Muhartono, M.Kes., Sp.PA. Pengabdian dihadiri oleh Pembina OSIS dan PMR bapak Tri serta kelompok sasaran yaitu siswi yang berjumlah 20 Orang. Mayoritas pertanyaan yang diberikan jawabnnya adalah benar, akan tetapi terdapat jawaban yang masih banyak belum tepat pada butir soal usia yang rentan terkena kanker payudara.Perlu ada tindakan lebih lanjut dalm upaya sekolah melakukan promosi kesehatan khususnya kesehatan reproduksi.Kata Kunci: Kanker Payudara, Penyuluhan, Remaja Putri
Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Pada Ibu-Ibu dengan Metode KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan Kurniawaty, Evi; Utama, Winda Trijayanthi; Kurniati, Intanri; Andriani, Silvia
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2825

Abstract

Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan. Masalah kesehatan reproduksi perempuan, termasuk perencanaan kehamilan dan persalinan yang aman secara medis juga harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya kaum perempuan saja karena hal ini akan berdampak luas dan menyangkut berbagai aspek kehidupan yang menjadi tolak ukur dalam pelayanan kesehatan. Tujuan dari kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya ibu-ibu dalam kesehatan reproduksi. Metode dalam kegiatan yaitu KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi). Pengabdian masyarakat yaitu pendidikan kesehatan meliputi ceramah atau penyuluhan, Tanya jawab, diskusi dan gambar tentang pengenalan dan tindak lanjut kesehatan reproduksi di tatanan masyarakat. Mayoritas masyarakat yang terlibat dalam pengabdian masyarakat ini adalah perempuan (72%). Rerata usia wanita ±40-50 tahun, wanita usia subur dengan usia ±25-35 tahun sebanyak 57,4%,. Tingkat pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan tentang kesehatan reproduksi pada ibu – ibu masih rendah, terdapat peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan kesehatan tentang kesehatan reproduksi ibu – ibu setelah dilakukan penyuluhan kesehatan.Kata Kunci: KIE , Kesehatan Reproduksi, Pengabdian Masyarakat
Pemberdayaan Kemitraan Dukun Beranak pada Pelayanan Kesehatan Ibu -Anak dalam rangka Upaya Pencegahan Stunting di Desa Cipadang Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran (Desa Binaan Fakultas Kedokteran – Universitas Lampung) Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Graharti, Risti; Indriyani, Reni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2973

Abstract

Stunting merupakan salah satu kondisi kekurangan gizi kronis disertai dengan komplikasi sakit. Stunting disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain perilaku ibu saat hamil dan pola asuh balita yang kurang baik. Penyakit infeksi secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Dengan pertimbangan tersebut bahwa pelayanan kesehatan ibu dan anak sangat berpengaruh terhadap kejadian stunting. Kegiatan ini untuk membantu pelayanan kesehatan ibu dan anak oleh puskesmas, dengan melakukan pemberdayaan dukun beranak/bayi dalam rangka pencegahan stunting di desa Cipadang. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dukun beranak dan kader kesehatan dalam forum kemitraan dukun beranak/bayi dan bidan (puskesmas) dan terjalinnya hubungan kemitraan. Pelaksanaan pengabdian dengan metode penyuluhan ceramah kelompok dan lanjutkan diskusi. Pada hari yang berbeda dilakukan wawancara mendalam dan penyerahan bahan pokok kebutuhan keluarga sehari-hari. Untuk memndapatkan analisa ilmiah pada peningkatan hasil pengukuran tingkat pengetahuan peserta selanjutnya dilakukan analisa data statisitk uji beda berpasangan. Melalui penyuluhan dan diskusi terdapat peningkatan pengetahuan dukun beranak dan kader kesehatan dalam forum kemitraan dukun beranak/bayi dan bidan (puskesmas) di desa Cipadang dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak untuk mencegah kejadian stunting. Kata kunci: dukun beranak, pelayanan kesehatan, stunting
Pemanfaatan MPASI Susu Kefir Untuk Pencegahan Stunting di Desa Cipadang Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Indriyani, Reni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3042

Abstract

Stunting merupakan salah satu kondisi kekurangan gizi kronis disertai dengan komplikasi sakit. Desa Cipadang merupakan salah satu desa yang mempunyai masalah stunting terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Gedongtataan. Berbagai Upaya telah dilakukan oleh pemerintahan desa Cipadang untuk mengatasinya melalui kegiatan perbaikan gizi balita dan ibu hamil. Dengan mengembangkan pemberdayaan ibu balita dan kader Kesehatan dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dan praktikpembuatan aneka minuman susu kefir sebagai bentuk Makanan  Pendamping ASI (MP-ASI) lokal, untuk meningkatkan gizi anak balita khususnya anak usia di bawah 2 tahun, wanita hamil dan wanita menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan tentang gizi anak, wanita hamil, wanita menyusui dan peningkatan ketrampilan ibu balita dan kader Kesehatan pada pembuatan berbagai aneka susu kefir untuk MP-ASI balita dan MP-ASI produk posyandu dalam rangka pencegahan stunting. Sasaran kegatan ini adalah ibu balita dan kader kesehatan, wanita hamil, wanita menyusui dan kaderposyandu di Desa Cipadang Kecmatan Gedong Tataan, Kabupaten  Pesawaran (desa Binan FK UNILA). Hasil kegiatan ini peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu dan ibu balita serta produk MP-ASI untuk  menambah variasi MP-ASI kegiatan saat kegiatan posyandu. Kata kunci : stunting, kefir, MP-ASI, gizi balita.
Kampanye TBC di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Suarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3238

Abstract

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2021, diperkirakan ada sekitar 10,6 juta kasus diagnosis Tuberkulosis (TBC) di seluruh dunia, mengalami peningkatan sekitar 600.000 kasus dari tahun 2020 yang sebanyak 10 juta. Percepatan upaya pemberantasan TBC di Indonesia pada tahun 2030 didasarkan pada fakta bahwa TBC masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Berdasarkan indikator Deteksi Kasus (Case Detection Rate, CDR), Kabupaten Lampung Selatan memiliki tingkat CDR sekitar 41%, yang masih jauh dari target nasional sebesar 70%. Tingkat CDR yang rendah ini menunjukkan bahwa masih banyak kasus TBC di masyarakat yang belum terdeteksi. Ada banyak faktor yang berkontribusi pada kondisi ini, termasuk partisipasi masyarakat yang rendah dalam pengujian TBC.  Permasalahan yang sama juga ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Karang Anyar, yang mencakup Desa Karang Anyar. Fokus pengobatan TBC paru. Kami berkomitmen untuk bekerja sama guna mengatasi permasalahan ini.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan penemuan penderita melalui peningkatan pengetahuan masyarakat di Desa Karang Anyar tentang penyakit TBC. Hasil evaluasi dari kegiatan kampanye menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pengawasan minum obat.Kata kunci : tuberkolusis, pengetahuan, kesehatan, masyarakat, pencegahan
PENINGKATAN PENGETAHUAN KELOMPOK WANITA TANI TENTANG NUTRISI ANAK PRA-SEKOLAH DI DESA CIPADANG KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN Utama, Winda Trijayanthi; Sari, Ratna Dewi Puspita; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3288

Abstract

Stunting merupakan salah satu bentuk kekurangan gizi kronis yang terjadi pada masa pertumbuhan dan perkembangan. Hal ini ditandai dengan anak yang terlalu pendek untuk usianya. Permasalahan stunting ini masih menjadi masalah di Indonesia. Menurut SSGI 2022, prevalensi stunting Indonesia berada di angka 21,6%. Prevalensi stunting di Provinsi Lampung 15,2%, dan prevalensi terbesar berada di Kabupaten Pesawaran 25,1%. Stunting dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya kurangnya asupan gizi pada ibu hamil dan anak usia di bawah 2 tahun. Faktor yang secara langsung dapat memengaruhi terjadinya stunting salah satunya adalah kualitas asupan gizi yang buruk. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu wanita tani tentang nutrisi anak pra- sekolah. Stunting dapat dicegah dengan memberikan edukasi kepada sasaran wanita tani tentang pentingnya nutrisi yang tepat bagi ibu hamil dan anak usia di bawah 2 tahun. Metode yang digunakan adala metode ceramah interaktif dan diskusi tanya jawab pada sasaran wanita tani di Desa Cipadang Kabupaten Pesawaran. Hasil dari pengabdian ini adalah secara peningkatan pengetahuan wanita tani tentang nutrisi anak pra-sekolah. Kata kunci: wanita tani, nutrisi, anak, pra-sekolah, pengetahuan.
PENYULUHAN TENTANG PERAN GIZI SEIMBANG TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK DI DUSUN VIII DESA WAY HUWI KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN Daulay, Suryani Agustina; Utama, Winda Trijayanthi; Steven, Nixon; Raharjo, Shafana Azzahra
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3294

Abstract

Posyandu sebagai bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) memberdayakan masyarakat dan memudahkan mereka dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, terutama untuk ibu, bayi, anak, dan lansia. Stunting (pendek dan sangat pendek) dan Wasting (gizi kurang dan gizi buruk) menjadi fokus utama dalam menangani masalah kesehatan masyarakat. Penyuluhan tentang peran gizi seimbang terhadap tumbuh kembang anak dengan metode ceramah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga masyarakat memperbaiki gizi untuk kesehatan anaknya, Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang peran gizi seimbang terhadap tumbuh kembang anak dinilai dengan melakukan pengisian kuesioner sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai peran gizi seimbang terhadap tumbuh kembang anak, baik dari segi pencegahan maupun dari akibat yang ditimbulkan. Pengetahuan yang baik tentang peran gizi seimbang terhadap tumbuh kembang anak diperlukan untuk membentuk perilaku hidup sehat sehingga dapat menekan prevalensi stunting dan Wasting. Kata kunci: Penyuluhan, Peran Gizi, Tumbuh Kembang Anak
PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH, KOLESTEROL, ASAM URAT, DAN TEKANAN DARAH PADA POSYANDU LANSIA DI DESA BANGUNSARI, KECAMATAN TANJUNGSARI, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Sari, Ratna Dewi Puspita; Sutyarso, Sutyarso; Utama, Winda Trijayanthi; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3296

Abstract

Secara umum, jenis pemeriksaan kesehatan berkala adalah pengukuran tekanan darah, kadar glukosa, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan tersebut dapat bermanfaat dalam pencegahan penyakit hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia, dan artritis gout yang dapat berdampak pada penurunan produktivitas terutama pada lansia. Selain itu, pemeriksaan ini juga berfungsi sebagai skrining agar masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya. Proses pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan memeriksa tekanan darah menggunakan alat sfigmomanometer dan memeriksa kadar gula darah, kolesterol, serta asam urat menggunakan alat autocheck. Hasil pemeriksaan tekanan darah dari 75 lansia didapatkan sebanyak 70,7% di antaranya mengalami hipertensi (>140/90 mmHg). Selanjutnya, skrining gula darah sewaktu menunjukkan 6,7% responden ditemukan memiliki kadar gula darah tinggi (>200 mg/dl). Pada pemeriksaan kadar asam urat, ada 70% responden dengan kadar asam urat melebihi batas normal (perempuan >6 mg/dl, laki-laki >7 mg/dl). Pemeriksaan kadar kolesterol menunjukkan terdapat 50% responden memiliki kadar kolesterol tinggi (>200 mg/dl). Hasil pemeriksaan kesehatan ini menunjukkan bahwa hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh lansia di Desa Bangunsari. Kata kunci: tekanan darah, glukosa, kolesterol, asam urat, lansia
Co-Authors Aditia, Arianda Alghani, Sulthan Rafi Amanah, Nur Suci Amelia, Maya Rizky Amir, Anzela Ananda, Amallia Andini Pramesti Ningrum Andriani, Silvia Anggraini, Dian Isti Anisa Adelia Annisa Auliya Dien Safitrie Arifah Putri Desenia Asep Sukohar Azelia Nusadewiarti Azhar, Hafidz Sirojudhin Azmi, Aulia Salma Balqis, Gasela Zalianti Bawono, Aloysius Krishartadi Damar Bayu Anggileo Pramesona Daulay, Suryani Agustina Dharmesti, Rizky Aleyda Dian Pratiwi Dian Puspita Larasati Dita Ayu Permata Dewi Dwita Oktaria Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Eniwati Eniwati Evi Kurniawaty Fadhilah, Retno Suci Fadhillah, Paisal Fatharanni, Mentari Olivia Fathia, Nauriel Ferdian, Ruben Fitria Saftarina Hafizh, Ahmad Fauzan Haq, Rais Amaral Helmi Ismunandar Indika Poloriani Tunang Indriyani, Reni Intan Kusumaningtyas Intanri Kurniati Intanri Kurniati Iqbal Lambara Putra Istiqomah, Dinni Jovita, Hasna Laili Khairun Nisa Kurniawaty, Evi Kusuma, Febriyani Dyah Lariza Serafina Tobroni Maharani, Ardila Putri Maharani, Calista Putri Maharani, Raihan Syifa Maharani, Shella Marcellia, Selvi Mersiana, Putri Febi Muhammad Aditya, Muhammad Muhammad Maulana Muhartono Muhartono Nasser, Ghalib Abdul Novita Carolia Novita Carolia Nurhardita, Fika Nuriah Nuriah Nurladira, Salsanisa Tisno Nurliwayka Qodri, Amari Oktadoni Saputra Oktafany, Oktafany Pamarta, Rachel Dwyana Prayogi, Norbertus Marcell Puspitasari, Ratna Dewi Putra, Ruchpy Cahya Putri Puspa Devi Putri, Asyifa Dinda Raehana, Nabila Salwa Raharjo, Shafana Azzahra Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi PS Ratna Dewi Puspita Sari Ratu Nirmala Wahyunindita Reni Indriyani Reni Indriyani Reni Indriyani Reynhard Theodorus Xaverius Saragih Riandini, Sabrina Risti Graharti Rizal Effendi, R E Sahputra, Rahmat Tridhandy Salma Alya Ihsan Salsabila Alifiyah Setiawan Salsabila Dzakiyyah Zahra Sany Setiawan Satria Adi Nugraha Septia Eva Lusina Septiani, Linda Setiorini, Anggi Shinta Nareswari, Shinta Silvia Andriani Sirait, Naomi Elfriede Situmorang, Cindy Miranda Sofyan Musabiq Wijaya Sofyan Musyabiq Wijaya Stevani Febeline Steven, Nixon Suarto, Sutarto Suharmanto Suharyani Suharyani Suryawinata, Arli Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutyarso Sutyarso Syazili Mustofa Syifa Rahmi Fadhila TA Larasati takhfa nur asyifa Tasya Nadia Putri Tri Umiana Soleha Utomo, Muhammad Aditya W, Sofyan Musyabiq Waluyo Rudiyanto Wardani, Nanda Fitri Widjaja, Jovan Zahra, Tsurayya Fathma