Claim Missing Document
Check
Articles

TOLAK UKUR KAPASITAS MUTU DALAM MEMBANGUN KARAKTER MAHASISWA Hasyrul Hamzah; Faldi; Rahman Anshari; ‪Chaerul Fadly Mochtar Luthfi M; Bambang Setiaji; Suwoko; Dedi Setiawan; Salsabila Azzahra; Rizky Kurniawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.669 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3470

Abstract

Sifat kedewasaan tidak dapat ditentukan semata-mata oleh usia seseorang, melainkan oleh kemampuannya untuk merespon dan memecahkan suatu masalah. Oleh karena itu, faktor usia ini tidak menjamin bahwa seseorang sudah dewasa. Keadaan seperti itu menuntut warga negara, khususnya mahasiswa, untuk mandiri agar dapat bertahan dalam keterbatasan, dan mampu menghadapi dan mengatasi segala rintangan kehidupan. Tujuan dilakukannya pengabdian ini adalah untuk dapat melihat tolak ukur kapasitas mutu dalam membangun karakter mandiri mahasiswa khususnya di Kota Samarinda. Metode pengabdian ini menggunakan metode survei deskripsi terkait tolak ukur kapasitas mutu dalam membangun karakter mandiri mahasiswa dengan alat ukur berupa kuisioner yang disebar ke mahasiswa melalui kegiatan webinar dengan pengambilan sampel scara random sampling sehingga di dapatkan 128 responden yang terdiri dari para mahasiswa. Berdasarkan hasil pengabdian diketahui sebanyak 94.5% telah memahami kapasitas mutu dalam membangun karakter mandiri bagi mahasiswa. Hal ini membuktikan bahwa manajemen mutu mandiri mahasiswa sangat diperlukan agar memastikan kualitas personal atas kompetensi dari dalam diri seorang mahasiswa.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN PENGETAHUAN UNTUK BISNIS DI ERA EKONOMI KREATIF Faldi; Rahman Anshari; Hasyrul Hamzah; Chaerul Fadly Mochtar Luthfi M; Bambang Setiaji; Suwoko; Dedi Setiawan; Alfin Syahrian Dwi Nugraha
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.859 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3471

Abstract

Peningkatan kualitas dan pengetahuan di era dunia kreatif ini sangatlah penting. Dalam paradigma ekonomi baru ini, kecerdasan dipandang sebagai sumber daya yang dapat memberikan kekayaan, pekerjaan, pendapatan, dan stabilitas sosial. Pemasaran digital membantu bisnis dalam mempromosikan dan menampilkan produk yang mereka tawarkan. Akibat keterbatasan waktu, komunikasi, atau sumber daya lainnya, pemasaran digital juga dapat menciptakan atau membangun pasar baru yang sebelumnya terbelakangBerdasarkan hasil pengabdian, dapat disimpulkan bahwa Berdasarkan kuisoner yang diberikan pihak panitia kepada masyarakt di dapatkan hasil 92,8%. Dan terdapat 7,2% yang tidak tahu apa itu bisnis yang tepat. Serta melihat dari diagram yang ada masyarakat atau responden sudah mulali memahami apa itu marketing digital dengan persentase 89,3% untuk yang telah mengetahui dan 10,7% untuk masyarakat yang masih kurang atau tidak memahami apa itu digital marketing.
PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG MAKANAN HALAL DI KOTA SAMARINDA Rahman Anshari; Hasyrul Hamzah; Faldi; Chaerul Fadly Mochtar Luthfi M; Bambang Setiaji; Suwoko; Salsabila Azzahra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.244 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3472

Abstract

Makanan adalah salah satu komponen yang paling penting dari kehidupan manusia dan menyediakan sebagian besar energi yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidup manusia. Dengan populasi yang terdiri dari 86,88% muslim, Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar yang menganut agama Islam dari negara mana pun di dunia. mayoritas penduduk Muslim di Indonesia, sangat penting untuk memperhatikan kehalalan suatu produk makanan untuk menjamin kehalalan dan kemurniannya. Ketentuan tentang komposisi makanan harus disertai dengan halal lagi baik dan tidak mengandung najis. Penelitian ini dilakukan saat webinar “Sertifikasi Halal Pada Produk Makanan dan Minuman” dengan media Zoom meeting berlangsung mulai dari jam 13:00 hingga 15:30 WITA. Pembagian link Goggle Form dibagikan pada akhir kegiatan ini. Hal tersebut untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta webinar dan respon terhadap keseluruhan materi webinar kepada masyarakat yang telah disampaikan. Informasi yang diperoleh dari pengetahuan responden ialah di mana lebih dari 50% responden sangat mengetahui dan setuju tentang pemahaman sertifikasi halal. Responden memiliki pemahaman yang sangat baik tentang pentingnya sertifikasi halal bagi keduanya yaitu pelaku usaha dan pelanggan.
PENELUSURAN PEMANFAATAN DAN BIOAKTIVITAS TANAMAN MASOYI (Cryptocarya massoy): REVIEW Suci Cahya Ningsih; Hasyrul Hamzah
Jurnal Farmagazine Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v9i2.620

Abstract

Masoyi (Cryptocarya massoy (Oken) Kosterm) adalah tanaman berkayu endemic provinsi Papua, tanaman tersebut menghasilkan minyak atsiri dengan senyawa aktif dengan nama lactone. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pemanfaatan dan bioaktivitas dari tanaman masoyi. Penelitian ini menggunakan metode studi literature dari hasil penelitian terdahulu yang diklasifikasikan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Dengan kesimpulan tanaman Masoyi memiliki pemanfaatan yang sangat tinggi baik dalam segi Kesehatan sebagai pengobatan beberapa penyakit asma, batuk, cacingan, buang air besar, sakit punggung, dan demam. Tanaman masoyi memiliki kandungan massoialactone C-10 (5,6-dihidro-6-pentil-2H-piran-2-on) mencapai 65% dan C-12 (5,6-dihidro-6-heptil-2H-piran-2-on) sebanyak 17% dan memiliki aktivitas sebagai antibakteri, antiinfeksi, antiinflamasi dan antibiofilm.
Potensi Bajakah Tampala (Spatholobus littoralis Hassk) Sebagai Antibakteri dan Antijamur Terhadap Staphylococcus aureus dan Candida albicans Chaerul Fadly Mochtar; Lysa Oktaviani Saleh; Hasyrul Hamzah; Nita Magfirah Ilyas
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v8i2.212

Abstract

Bajakah Tampala merupakan tanaman asli Kalimantan Timur yang mempunyai aktivitas antibakteri, tetapi hingga saat ini aktivitas antibakteri dan antijamurnya terhadap S. aureus dan C. albicans belum ada yang melaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bajakah tampala sebagai antibakteri terhadap S. aureus dan antijamur C. albicans. Efektivitas antibakteri bajakah tampala terhadap  S. aureus dan antijamur C. albicans dilakukan menggunakan metode microbroth dilution dengan     melihat      nilai     minimal   inhibitory concentration (MIC50). Ekstrak etanol kulit bajakah tampala mempunyai senyawa flavonoid, alkaloid dan terpenoid. Ekstrak etanol bajakah tampala mempunyai aktivitas terhadap antibakteri S. aureus serta antijamur C. albicans. Oleh karena itu, etanol kulit bajakah tampala dapat dikembangkan menjadi kandidat agen antibakteri dan atijamur terhadap S. aureus dan C. albicans.
Studi Etnofarmasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Pada Suku Dayak Di Desa Sungai Bawang Muara Badak Kalimantan Timur : Studi Etnofarmasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Pada Suku Dayak Di Desa Sungai Bawang Muara Badak Kalimantan Timur Fredy Dian Kurniawan; Hasyrul Hamzah; Indra Yudhawan; A. Nurfitriani; Badrani Abbas Al Fajri; Riza Maulana; Chaerul Fadly Mochtar; Nila Fajrianti; Virgiawan Yoga Pratama
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): JPFI
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51887/jpfi.v11i2.1750

Abstract

Tanaman obat masih sering digunakan untuk pengobatan secara tradisional oleh warga yang hidupnya bergantung pada alam seperti Suku Dayak di desa Sungai Bawang Muara Badak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penggunaan tanaman obat apa saja yang digunakan oleh Suku Dayak di Desa Sungai Bawang Muara Badak Kalimantan Timur sebagai pengobatan tradisional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metode kualitatif. Teknik pengambilan sampel yakni snowball sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 12 warga yang mengetahui dan memanfaatkan tumbuhan obat di Desa Sungai Bawang Muara Badak Kalimantan Timur. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat 20 jenis tanaman obat dari 12 responden yang telah diwawancarai, dan juga nama lokal atau nama tumbuhan, bagian yang digunakan untuk pengobatan, metode pengolahan tumbuhan obat dan cara penggunaan tanaman sebagai obat. Tanaman obat yang digunakan oleh Suku Dayak di Desa Sungai Bawang berjumlah 20 jenis tanaman yang digunakan untuk pengobatan tradisional. Bagian yang dimanfaatkan warga Suku Dayak di Sungai Bawang untuk pengobatan adalah bagian batang, daun, rimpang dan umbi.
PENELUSURAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI (Staphylococcus aureus) DARI TUMBUHAN OBAT DI PULAU KALIMANTAN Amelia Wandini; Hasyrul Hamzah
Jurnal Farmagazine Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v10i1.623

Abstract

Kalimantan merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki keanekaraman hayati yang tinggi, di hutan Kalimantan juga tumbuh berbagai macam pohon yang berpotensi sebagai obat. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri pathogen yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti impetigo, selulitis, dan bisul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mengetahui efek antibakteri dari tumbuhan obat yang ada di Kalimantan terhadap bakteri S. aureus dan untuk mengetahui senyawa antibakteri yang terkandung dalam tumbuhan obat di Kalimantan.  Penelitian ini menggunakan metode studi literature dari hasil penelitian terdahulu yang diklasifikasikan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Dari hasil review artikel didapatkan 20 tumbuhan di pulau Kalimantan berhabitus pohon yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus, tumbuhan tersebut mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tannin, fenol, saponin, alkaloid, triterpenoid dan steroid. Kesimpulan tumbuhan yang memiliki daya hambat bakteri S. aureus dengan kategori sangat kuat adalah ekstrak daun manga bacang  dengan diameter zona hambat 13,42 mm pada konsentrasi ekstrak 31,25 mg/mL.  Oleh karena itu ekstrak daun mangga bacang berpotensi untuk dikembangkan sebagai pengobatan  bakteri S. aureus.
Antipyretic And Antiinflammatory Activities Of Bopot Leaf Extract From Kutai Kartanegara District Chaerul Fadly Mochtar; Novia Misnawati Aisyiyah; Qur’anni Akhwatun Husna; Hasyrul Hamzah; Muh Irham Bakhtiar; Reni Selviana Devi; Fathiah Putri Varizza; Ayu Faradillah; Elva Hafidzah; Suriati Suriati; Nur Lutfiah Damis
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Suppl. 5, No. 1 (2023)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v0i0.46188

Abstract

Fever, a condition where the body temperature is above normal (> 37°C) can occur due to inflammation, an immune system response from harmful stimuli such as pathogens. Bopot leaves (Tabernaemontana divaricata) contain flavonoids, tannins, saponins and alkaloids which are thought to play a role in inhibiting prostaglandin synthesis (PGE2). This research was conducted to determine the antipyretic and anti-inflammatory activity of Bopot leaves. In vivo testing was used in mice (Mus musculus). The antipyretic test used peptone induction and rectal temperature was measured using a digital thermometer, while the anti-inflammatory test was carrageenin induced and the volume of edema was measured using a plethysmometer. Measurements were made before and after induction with an interval of 30 minutes for 2 hours. Results were analyzed by ANOVA using SPSS. The antipyretic test showed that the dose of 200 mg/Kg BW had the best antipyretic activity with an antipyretic power of 90.20% and the best anti-inflammatory activity at a dose of 250 mg/Kg BW. Bopot leaves contain flavanoid compounds which have antipyretic and anti-inflammatory effects by inhibiting cyclooxygenase (COX) which triggers prostaglandins that cause an increase in body temperature and inflammation. It was concluded that Bopot leaf extract has antipyretic and anti-inflammatory activity.
TINJAUAN HUKUM PIDANA PELAKU PERTAMBANGAN PASIR ILEGAL DESA KALIIANG KECAMATAN DUAMPANUA KABUPATEN PINRANG Hasrul Hamzah; Yulia A. Hasan; Muhammad Rusli
Clavia Vol. 21 No. 1 (2023): Clavia : Journal of Law, April 2023
Publisher : Faculty Of Law Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/clavia.v21i1.2267

Abstract

Tujuan penelitian yang ingin dicapai pada penulisan ini, yaitu untuk mengetahui pelaksanaan Pasal 158 Undang-undang Nomor 3 tahun 2020 terhadap pertambagan pasir illegal di Kabupaten Pinrang dan mengetahui bentuk tanggungjawab pelaku usaha pertambangan pasir illegal di Kabupaten pinrang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode pendekatan normatif dan empiris. Sumber data adalah data primer dan sekunder, dan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara.kemudian secara kualitatif menganalisa data yang diperoleh dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan  Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Mineral dan Batubara di Desa Kalliang Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang tidak  sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, karena masih banyak aktifitas pertambangan pasir yang tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan. Bentuk pertanggungjawaban pelaku usaha penambang illegal berupa sanksi pidana sesuai dengan ketentuan Pasal 158 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang  Mineral dan Batubara yaitu “Setiap orang yang melakukan Penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah)”. The research objectives to be achieved in this writing are to find out the implementation of Article 158 of Law Number 3 of 2020 against illegal sand mining in Pinrang Regency while at the same time knowing the forms of responsibility of illegal sand mining business actors in Pinrang Regency. The type of research used is qualitative research with normative and empirical approach methods, data sources are primary and secondary data, and data collection techniques are carried out by interviews. We then qualitatively analyze the data obtained in this study. The results of the study show that the implementation of Article 158 of Law Number 3 of 2020 concerning Minerals and Coal in Kalliang Village, Duampanua District, Pinrang Regency is not carried out in accordance with statutory provisions, because there are still many sand mining activities that do not have a Mining Business Permit. The forms of accountability for illegal mining business actors in the form of criminal sanctions in accordance with the provisions of Article 158 Law Number 3 of 2020 concerning Minerals and Coal are as follows: five) years and a maximum fine of Rp. 100,000,000,000.00 (one hundred billion rupiah)”.
Pembuatan Kue Dengan Olahan Dasar Ikan Teri Sebagai Makanan Pengontrol Glukosa Darah Pasien Diabetes Tipe 2 di Desa Maratua Kalimantan Timur Muh Irham Bakhtiar; Hasyrul Hamzah; Chaerul Fadly Mocthar Luthfi; Dwi Lestari; Sinta Ratna Dewi; Wirnawati Wirnawati; Hendra Wahyudi; Virgiawan Yoga Pratama; Anugrah Riska Pradana; Risna Aris; Tomi Perdani; Aulan Syahala
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6462

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus adalah penyakit dengan berbagai gangguan metabolisme yang berdampak pada meningkatnya glukosa darah secara kronis.  Diabetes Mellitus (DM) memiliki jenis 2 jenis yaitu DM tipe 1 dan DM tipe 2.  Berdasarkan penelitian sebelumnya pasien Diabetes Mellitus tipe 2 ditemukan tidak terkontrol dengan melihat profil glukosa karena hal ini disebabkan karena antara lain tidak termonitoring atau dievaluasi secara berkala. Dalam monitoring pengobatan pada pasien diabetes mellitus tipe 2 sangat penting untuk menilai efektivitas pengobatan.  Diabetes mellitus tipe 2 di Indonesia terkhususnya di desa maratua dengan adanya inovatif olahan kue berbasis sumber daya alam perikanan (ikan teri) masyarakat setempat.
Co-Authors A. Nurfitriani Abdul Rozak Agus Santosa Ahmad Faqih Aisyiyah, Novia Misnawati Aji Firda Lia F Alfiannur, Muhammad Rizky Alfin Syahrian Dwi Nugraha Amalia, Nadhifah Suci Amelia Wandini Amrina Rossada Septilapani Andi Suhendi Annisa Larasati Nurhidayah Anshari, Rahman Anugrah Riska Pradana Ari Nurwijayanto Arifin Nur Fahdianto Aris, Risna Astriani, Nur Atika Aulan Syahala Ayu Faradillah Azhari, Tasya Khairunisa Azizah, Aryantinur Badrani Abbas Al Fajri Bafadal, Mentarry Bakhtiar, Muh. Irham Bakti, Muhammad Tursina Bambang Setiaji Bambang Setiaji Bambang WIJIANTO Besan, Emma Jayanti Cahyaningrum, Putri Khaerani Chaerul Fadly Mochtar Damis, Nur Lutfiah Dedi Setiawan Devi, Reni Selviana Diana Indri Sulistia Dwi Lestari Elva Hafidzah Endang Setyowati Erika Nandini Erika Nandini Erlisa Maharani Putri Fadlillah, Synta Haqqul Faldi Faldi Faldi Faldi, Faldi Faradillah, Ayu Farid Adi Prasetya Farida, Norma Feti Fathiah Putri Varizza Fathur Rahman Febriani, Riska Fendy Prasetyawan Fhirda Azhari Fredy Dian Kurniawan Guci Intan Kemuning Gunawan, Dede Reza Hafidzah, Elva Hendra Wahyudi Hendra Wahyudi Husna, Qur'anni Akhwatun Indra Yudhawan Indra Yudhawan Indriyani, Juniar Rakhmatia Irzani, Elza Fadia Jamiatur Rasyidah Jati Pratiwi Junianda Haris Dwiagam Kamilah, Lila Zulfa Khalish Arsy Al Khairy Siregar Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul Lila Zulfa Kamila Lutfi Chabib, Lutfi Luthfi M, Mochtar Lysa Oktaviani Saleh Lysa Oktaviani Saleh Mardatilah, Suci MAULANA, RIZA Muh Irham Bakhtiar Muhammad Nurul Fadel Muhammad Rusli Muhammad Subhan Muhtadi Mundzir, Chaerul Muslim, M. Rifqi Fadillah Neni Frimayanti Nila Fajrianti Nita Magfirah Ilyas Noor Aida Norma Feti Farida Novia Misnawati Aisyiyah Novy Yudhistirawati Nur Atika Astriani Nur Halimah Nur Lutfiah Damis Nur Rasdianah Perdana Priya Haresmita, Perdana Priya Phebe Hendra Pradana, Anugrah Riska Pratama, Aldo Pratama, Virgiawan Yoga Putri, Erlisa Maharani Putri, Nur Octaviany Qur’anni Akhwatun Husna Rabiatul Adawiyah Rahmah, Widya Rahmat Ismail Rahmawati Rahmawati Rani, Frederika Erwina Rasyidah, Jamiatur Reni Selviana Devi Ressandy, Sylvan Septian Retno Wahyuningrum Rini Dwiastuti Risna Aris Riyadh Aqilsya Amaryl Dyas Riza Maulana Rizky Kurniawan Rizky Kurniawan Syamat Rusdeni, Sofia Sabtanti Harimurti, Sabtanti Salsabila Azzahra Sari, Mely Anita Sekar Ayu Kumara Shella Carlina Tasya Sinta Ratna Dewi Sinta Ratna Dewi Siti Hajar Siti Hajar Suci Cahya Ningsih Suhartomo, Dalri Muhammad Suriati Suriati Suwoko Suwoko Syayid Al Manar Sylvan Septian Ressandy Sylvan Septian Ressandy Sylvia Utami Tunjung Pratiwi Tasya Amanda, Putri Titik Nuryastuti Tomi Perdani Triana Hertiani Varizza, Fathiah Putri Virgiawan Yoga Pratama Virgiawan Yoga Pratama Warji, Radiat Wicaksari, Sifa Aulia Widya Rahmah Widya Rahmah Widya Rahmah Wirnawati Wirnawati Wirnawati, Wirnawati Yudhawan, Indra