p-Index From 2021 - 2026
7.094
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

LEARNING MANAGEMENT IN THE DEVELOPMENT FINE MOTOR ASPECT AND CHILDREN’S INDEPENDENCE Purwanti, Ratna; Rizkieya, Rizkieya; Mujiyat, Mujiyat
E-CHIEF Journal Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/e-chief.v4i2.13366

Abstract

The problem in this research is the results of the fine motor development of children in group A2. This research approach uses qualitative with the type of classroom action research, carried out in 4 meetings, research setting on 12 children in group A2. Data collection techniques use observation, documentation and interviews. Data analysis was carried out using qualitative descriptive techniques which were explained using cross tabulations and graphs which were presented with established indicators of development success. This research aims to describe teacher activities, as well as analyze children's activity, independence and fine motoric aspects. The results of this research show that the teacher's activities reach the very good category, the children's activities reach the very active category, the children's independence reaches the very independent category, and the children's fine motoric aspects reach the very well developed category. It is recommended that school principals, teachers and researchers can then provide input for information to improve children's learning.
EFFECTIVENESS OF TEACHER’S LEARNING STRATEGY FOR CHILDREN’S MOTIVATION, RELIGIOUS AND MORAL VALUE ASPECT Irma, Irma; Asniwati, Asniwati; Purwanti, Ratna; Cinantya, Celia
E-CHIEF Journal Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/e-chief.v3i2.10068

Abstract

This examination was roused by the low advancement of children's religious and moral values in group A of TK Kasih Ibu Barito Kuala in sequencing ablution worship movements. The cause is a lack of motivation to follow learning; learning is less interesting and fun. The motivation behind this study is to portray educator exercises, analyze the increase in children's activities, learning motivation, and children's development results in reducing the ablution worship movement. The research method is CAR with a qualitative approach, conducted with 3 meetings with a total of 15 children consisting of 9 boys and 6 girls, which was done with group A children of TK Kasih Ibu Barito Kuala. The results of this study show that teacher activities at meetings I to III get criteria good to very good, the children's activities at meetings I to III get criteria active enough to criteria very active, the learning motivation at meetings I to III get criteria moderately motivated to criteria very motivated, and the results of religious and moral values development meetings I to III get criteria Starting to develop criteria to very well developed criteria. 
PENINGKATAN AKTIVITAS, MINAT, DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MAP TURRET Prastitasari, Herti; Isnani, Nor Mairin; Jumadi, Jumadi; Purwanti, Ratna; Huljannah, Miftha
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v7i1.11802

Abstract

Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini yaitu kurangnya minat belajar yang berimbas pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika dengan materi pengolahan data. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas pendidik dalam proses pembelajaran, aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran, minat belajar, dan hasil belajar peserta didik pada materi pengolahan data melalui pengaplikasian model MAP TURRET. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN Rantau Kanan 2 Kabupaten Tapin selama dua skilus dalam 4 kali pertemuan. Hasil penelitian ini menunjukkan perubahan yang signifikan. Aktivitas pendidik pada siklus 1 dari skor 36 dengan kategori baik meningkat menjadi skor 49 di siklus kedua dengan kategori sangat baik, aktivitas peserta didik pada siklus 1 dari 66,67% meningkat menjadi 100% di siklus 2 dengan kategori Sangat Aktif, minat belajar mencapai ketuntasan klasikal pada siklus 1 dari 83,33% meningkat menjadi 100% pada siklus 2 dengan kategori sangat berminat, dan ketuntasan klasikal hasil belajar mengalami peningkatan dari 83,33% pada siklus 1 menjadi 100% pada siklus 2. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai inovasi pembelajaran di sekolah dasar.
Meningkatkan Aktivitas Dan Motivasi Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Balogo Pada Muatan Matematika Kelas IV Di SDN Sungai Gula 1 Kiftiah, Miftahul; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1727

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan motivasi belajar siswa. Hal tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang bersifat satu arah, pembelajaran kurang menarik, kurang menyenangkan, serta kurang bermakna bagi siswa, dan pembelajaran yang tidak menekankan pada sikap berfikir kritis. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model BALOGO dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, meningkatkan aktivitas siswa, motivasi belajar siswa, dan hasil belajar siswa. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Sungai Gula 1 yang berjumlah 13 orang siswa. Data yang diambil merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa dan motivasi belajar siswa, kemudian menggunakan data kuantitatif untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru disetiap pertemuan hingga mencapai kriteria “Sangat Baik”, peningkatan aktivitas siswa disetiap pertemuan hingga mencapai kriteria “Sangat Aktif”, peningkatan motivasi belajar siswa disetiap pertemuan hingga mencapai kriteria “Sangat Tinggi”, peningkatan hasil belajar siswa disetiap pertemuan hingga mencapai ketuntasan klasikal 80%. Berdasarkan hasil diperoleh maka dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya peningkatan pada aktivitas siswa, motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model BALOGO.
Kebijakan Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0: Analisis Literatur terhadap Integrasi Teknologi dalam Kurikulum Pambudi Triantoro, Rilo; Febri Mawardi, Muhammad; Medina Heru Arnafama, Putri; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i1.1891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 melalui studi literatur, dengan fokus pada integrasi teknologi dalam kurikulum. Di tengah kemajuan teknologi yang pesat, kebutuhan akan penguatan kompetensi digital pendidik menjadi mendesak, terutama dalam konteks implementasi kebijakan Merdeka Belajar. Penelitian dilakukan menggunakan metode studi pustaka dengan analisis konten terhadap berbagai sumber ilmiah dan kebijakan terkait. Subjek kajian mencakup puluhan artikel yang menyoroti integrasi TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dalam praktik pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi tidak cukup hanya dengan menyediakan perangkat digital, melainkan harus didukung oleh pelatihan berkelanjutan, kesiapan pedagogis guru, serta kebijakan yang adaptif. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun TPACK telah banyak diterapkan, sebagian besar intervensi masih fokus pada aspek teknologi semata dan mengabaikan keseimbangan antara pedagogi dan konten. Tantangan lainnya meliputi kesenjangan akses teknologi antar daerah dan dominasi studi deskriptif jangka pendek. Kesimpulannya, integrasi teknologi dalam kurikulum memerlukan pendekatan holistik yang mencakup desain pelatihan kontekstual, dukungan kebijakan yang jelas, dan kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan sektor industri. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan intervensi TPACK berbasis konteks lokal dan studi longitudinal untuk menilai dampaknya secara berkelanjutan.
PERAN PENGAWAS SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN STRATEGIK UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DI SDN KABUPATEN BANJAR Mirnawati, Sri; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 2 (2025): June (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i2.600

Abstract

The quality of basic education is greatly influenced by teacher competence, which in its implementation requires a strategic role of school supervisors. This study aims to examine how elementary school supervisors in Banjar Regency implement strategic management in improving teacher competence. A qualitative case study approach was used with data collection techniques in the form of in-depth interviews, observations, and document studies. The results of the study indicate that supervisors carry out their roles as strategic planners, supervisors based on mentoring, and evaluators of periodic coaching programs. A dialogic and collaborative supervision approach improves teacher professionalism, especially in learning planning. The main challenges are administrative burdens and time constraints, but can be overcome through collaboration with the principal. The strategic management implemented by supervisors has a positive impact on improving teacher competence and supports the implementation of the Merdeka Curriculum more effectively. These findings are relevant for the development of policies for fostering educational human resources in the regions.
DAMPAK KEBIJAKAN DIGITALISASI PENDIDIKAN TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 2 DUSUN HILIR Ani, Fatrahul; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 2 (2025): June (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i2.659

Abstract

This study aims to analyze the impact of the education digitalization policy on the quality of learning at SMA Negeri 2 Dusun Hilir. The background of this study is based on the importance of educational transformation along with the rapid development of technology in the Industrial Revolution 4.0 era. Education digitalization is seen as a strategy to improve the quality of learning, equal access, and efficiency of administration and learning methods. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through interviews, and is analyzed through the process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the education digitalization policy has a positive impact on the learning process, including through easy access to information, the emergence of new, more innovative and flexible learning methods. However, digitalization also has negative impacts such as the digital competency gap between teachers and students, the potential for misuse of technology, data security threats, and decreased direct social interaction. At SMA Negeri 2 Dusun Hilir, the success of implementing this policy is influenced by several supporting factors such as adequate technological infrastructure, teacher training, and school management support. Meanwhile, inhibiting factors include low digital literacy of some teachers and students, limited access to devices and the internet, and lack of supervision of technology use.
Implementasi Kebijakan Program Layanan Internet Desa terhadap Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar Wilayah Blankspot Muthi'ah, Shafa'; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 8 NO 1 APRIL 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.7033

Abstract

Program LINDA (Layanan Internet Desa) merupakan program Diskominfo yang membuka akses pendidikan digital di wilayah blankspot khususnya di SDN pedesaan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman para pemangku kepentingan pendidikan, termasuk guru dalam penyelesaian tugas dan siswa dalam pembelajaran. Subjek penelitian dipilih secara purposive, meliputi pihak desa (kepala desa dan guru wilayah blankspot) dan pihak Diskominfo yang terlibat langsung dalam implementasi program dengan masing-masing satu orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, yang dianalisis menggunakan metode analisis tematik dengan mengidentifikasi, menganalisis, dan melaporkan pola atau tema dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program LINDA bermanfaat bagi guru-guru untuk mulai mengintegrasikan media digital dalam proses mengajar, mengunduh buku pembelajaran serta penggunaan video pembelajaran dan kuis daring yang meningkatkan partisipasi siswa. Tantangan yang ada seperti seperti sinyal tidak stabil saat hujan, akses jalan untuk perbaikan alat, listrik yang belum full 24 jam dan keterbatasan perangkat di sekolah menunjukkan masih banyak solusi lain yang bisa diterapkan serta harus disertai dengan pelatihan, infrastruktur pendukung, dan pemahaman pedagogi digital.
Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak dalam Menggunting Gambar Sesuai Pola Menggunakan Model Project Based Learning, Metode Demonstrasi, dan Media Kertas Warna Bergambar Maulidha, Siti; Purwanti, Ratna
Gawi: Journal of Action Research Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v3i1.188

Abstract

Latar belakang masalah ini adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak dalam menggunting gambar sesuai pola. Hal ini disebabkan oleh kurang optimalnya stimulasi motorik halus yang diberikan kepada anak serta tidak adanya keterlibatan aktif anak dalam kegiatan terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil capaian perkembangan motorik halus anak. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian tidakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan selama 3 kali pertemuan di TK Rangganala. Jumlah total anak dalam penelitian sebanyak 10 orang anak (8 anak laki-laki dan 2 anak perempuan). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, serta penilaian aspek perkembangan motorik halus anak. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan analisis cross tabulasi yang digambarkan dalam bentuk tabel, grafik dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan pertama mendapat skor 19 dengan kategori “Cukup Baik” dan terus mengalami peningkatan hingga pertemuan ketiga dengan skor 31 kategori “Sangat Baik”. Aktivitas anak pada pertemuan pertama dengan persentase 60% artinya sebagian kecil anak aktif dan terus mengalami peningkatan hingga pertemuan ketiga dengan persentase 100% artinya seluruh anak aktif. Hasil capaian perkembangan motorik halus anak pada pertemuan terkahir mencapai 100% artinya anak berhasil mendapatkan ketegori berkembang sangat baik (BSB). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning, Metode Demonstrasi, dan Media Kertas Warna Bergambar pada aktivitas dan capaian perkembangan motorik halus anak dapat meningkat dan berkembang dengan baik, sehingga diharapkan untuk penelitian selanjutnya menjadi bahan informasi dan bagi sekolah dapat mengembangkannya.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KELAS HETEROGEN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMAS ITP TARJUN Alfayed, Dody; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i2.602

Abstract

There are many learning strategies in the current era. The right strategy will also provide good results. Currently, the learning strategy that is often applied is differentiation. Differentiated learning strategies generally adjust the content, process, and learning products according to the readiness, interests, and learning profiles of students. The purpose of this study was to examine the application of differentiated learning strategies in heterogeneous classes at SMAS ITP Tarjun. Subjects were selected purposively, including principals, teachers, and students. Data analysis was carried out thematically to reveal patterns of strategies, challenges, and their impact on the quality of learning. The results of the study showed that teachers implemented learning differentiation according to student needs with the support of the principal's transformational leadership through routine coaching and developing a reflective culture of teachers to build the spirit of the independent curriculum. Despite the obstacles, teachers continued to try to develop strategies to increase student motivation and create an inclusive and quality learning environment.