p-Index From 2021 - 2026
7.382
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Equilibrium: Jurnal Pendidikan JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Primary Education Pedagogik Journal of Islamic Elementary School PeTeKa Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Journal of English Language and Education LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini Early Childhood and Family Parenting Journal Empiricism Journal Journal of Education Research Jurnal Teknologi Pendidikan ( JTekpend) Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Innovative: Journal Of Social Science Research JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Ecoducation Gawi: Journal of Action Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Kepala Sekolah dalam Penyusunan Visi dan Misi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Pelaihari Purnamasari, Indah; Purnama, Dian; Oktavia, Amalia; Prasetya, Muhammad Arief; Meldayani, Sri; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/n8xscy40

Abstract

Visi dan misi sekolah merupakan komponen fundamental dalam manajemen strategik pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam penyusunan visi dan misi di SMK Negeri 2 Pelaihari serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi. SMK diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berakhlak mulia, dan relevan dengan kebutuhan Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA). Oleh karena itu, kepemimpinan strategis yang visioner, partisipatif, dan berbasis data sangat diperlukan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang dirancang dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, tim manajemen sebagai tim pengembang sekolah, dan guru. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam penyusunan visi dan misi dilakukan melalui analisis berbasis data mengenai kondisi sekolah, pembentukan Tim Pengembangan Sekolah, serta keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan internal dan eksternal seperti guru, komite sekolah, orang tua, dan mitra IDUKA. Proses formulasi dilakukan secara partisipatif melalui rapat dan diskusi kelompok terfokus, kemudian disosialisasikan secara intensif melalui media cetak, media sosial, dan kegiatan rutin sekolah. Strategi ini berdampak pada meningkatnya keterpaduan program sekolah, penguaan kerja sama industri, dan kejelasan arah pengembangan sekolah. Penelitian  ini juga menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang kolaboratif dan berbasis manajemen strategis mampu menghasilkan visi dan misi yang kontekstual serta implementatif, yang berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. The Principal's Strategy in Developing a Vision and Mission at State Vocational High School (SMK) 2 Pelaihari Abstract The school’s vision and mission are fundamental components of strategic management in education. This study aims to analyze the principal’s strategies in formulating the vision and mission at SMK Negeri 2 Pelaihari and their contribution to improving the quality of vocational education. Vocational high schools are expected to produce graduates who are competent, possess good moral character, and are relevant to the needs of industry, business, and the world of work (IDUKA). Therefore, visionary, participatory, and data-driven strategic leadership is essential.This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and document analysis involving the principal, the management team as the school development team, and teachers. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that the principal’s strategy in formulating the school’s vision and mission was carried out through data-based analysis of school conditions, the establishment of a School Development Team, and the active involvement of internal and external stakeholders, including teachers, the school committee, parents, and IDUKA partners. The formulation process was conducted participatively through meetings and focus group discussions, followed by intensive socialization via printed media, social media, and routine school activities. These strategies resulted in improved integration of school programs, strengthened industry partnerships, and clearer directions for school development. This study also confirms that collaborative and strategic management–based principal leadership is capable of producing contextual and implementable vision and mission statements, which significantly contribute to enhancing the quality of vocational education.
Analisis SWOT Sebagai Strategi Peningkatan Program Sekolah SMK Negeri 2 Banjarmasin Purwanti, Purwanti; Meriana, Annisa; Rahman, Arif; Norsafitri, Azizah; Muzdalifah, Elva; Hadiansyah, Hadiansyah; Rahmaniah, Rahmaniah; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fwdyn688

Abstract

Keberhasilan pengembangan program sekolah tidak lepas dari peran pemimpin di sekolah, kepala sekolah harus memiliki strategi yang tepat dalam mengambangkan program sekolah. Strategi adalah pendekatan umum yang memiliki sifat jangka Panjang, adapun komponen program sekolah meliputi peningkatan infrastruktur, kurikulum dan kesiswaan, sarana dan prasarana, rencana kerja sekolah dan pengembangan kualitas guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan program sekolah menggunakan analisis model SWOT. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus. Adapun subjek penelitian ini ialah kepala sekolah SMKN 2 Banjarmasin, Wakasek Kurikulum dan guru SMKN 2 Banjarmasin. Teknik pengambilan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil peneltian menyatakan bahwa kepemimpinan kepala sekolah bersifat kolaboratif-adaptif, arah program sekolah jelas dan sejalan dengan visi sekolah, fasilitas praktik memadai. Adapun peran analisis SWOT yaitu sebagai instrumen strategis. SWOT Analysis as a Strategy Improvement of the Program at SMK Negeri 2 Banjarmasin Abstract The success of school program development cannot be separated from the role of school leaders. Principals must have the right strategy in developing school programs. A strategy is a general approach that is long-term in nature. The components of a school program include infrastructure improvement, curriculum and student affairs, facilities and infrastructure, school work plans, and teacher quality development. This study aims to analyze the leadership strategies of school principals in developing school programs using SWOT analysis. This study uses a qualitative approach with a descriptive case study method. The subjects of this study are the principal of SMKN 2 Banjarmasin, the vice principal for curriculum, and teachers at SMKN 2 Banjarmasin. Data collection techniques used observation, interviews, documentation, and data triangulation. Data analysis techniques used reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study indicate that the principal's leadership is collaborative-adaptive, the direction of the school program is clear and in line with the school's vision, and the practice facilities are adequate. The role of SWOT analysis is as a strategic instrument.
MENINGKATKAN ASPEK KOGNITIF ANAK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, MODEL MAKE A MATCH, METODE BERMAIN ANGKA DAN MEDIA PAPAN KANTONG HITUNG (PAKANTUNG) PADA KELOMPOK B1 TK NEGERI PEMBINA BANJARMASIN UTARA 1 Hilmah, Nurul; suriansyah, ahmad; purwanti, ratna
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 5, No 3 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jikad.v5i3.17139

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil perkembangan kognitif anak kelompok B1 dalam mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, subjek penelitian pada anak kelompok B1 berjumlah 17 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara serta penilaian aspek perkembangan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak dan menganalisis aspek kognitif anak dalam mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan dari persentase 64% pada pertemuan 1 hingga persentase 94% pada pertemuan 4, aktivitas anak dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4 mengalami peningkatan yang awalnya memperoleh persentase 35% hingga mencapai persentase 94% dan hasil perkembangan kognitif anak yang mulanya memperoleh persentase 35% pada pertemuan 1 mengalami peningkatan hingga mencapai persentase 94% pada pertemuan 4. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pendidik PAUD dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi anak usia dini.
Strategi Kepala Sekolah dalam Menganalisis Lingkungan Internal dan Eksternal Sekolah Berbasis Analisis SWOT di SDN Sungai Pinang Baru 1 Muthoharoh, Tri; Rindi, Muhammad; Lyana, Sisca; Kardina, Tri; Saputra, Riski Adi; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3103

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah adanya kesenjangan penelitian (research gap) mengenai bagaimana analisis SWOT dapat diterapkan secara sistematis untuk menghasilkan strategi pengembangan sekolah yang realistis, terukur, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam menganalisis lingkungan internal dan eksternal sekolah berbasis analisis SWOT di SDN Sungai Pinang Baru 1. Metode penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi kasus, yang dilakukan di SDN Sungai Pinang Baru 1, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, dengan subjek penelitian melibatkan Kepala Sekolah, guru, dan komite sekolah. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kepala Sekolah secara efektif menggunakan kerangka SWOT untuk merumuskan langkah-langkah strategis, seperti peningkatan jumlah siswa dari 17 menjadi 37 melalui promosi inovatif, penggalangan dukungan komite dan orang tua, dan perbaikan fasilitas, meskipun menghadapi kelemahan seperti keterbatasan dana BOS dan tantangan lokasi pedesaan. Secara eksternal, peluang dimanfaatkan melalui penguatan keterlibatan komunitas dan kolaborasi, sembari mengantisipasi ancaman seperti persaingan sekolah, perubahan kebijakan, dan penurunan demografi. Simpulan menegaskan bahwa implementasi strategi berbasis SWOT di SDN Sungai Pinang Baru 1 menunjukkan bahwa dengan pemahaman mendalam terhadap kondisi internal dan eksternal, Kepala Sekolah dapat merumuskan kebijakan yang efektif, mendorong pertumbuhan berkelanjutan, dan meningkatkan mutu pendidikan, menekankan pentingnya kepemimpinan visioner dalam menghadapi tantangan.
STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBUDAYAKAN KEDISPLINAN Hidayah, Nurul; Wijaya, Arinda Oktanthia; Puteri, Nazarni Dara; Murhartoyo; Ilmi, Zurjani; Suriansyah; Purwanti, Ratna
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.37860

Abstract

Discipline is one of the fundamental aspects in creating a school culture that is conducive to the learning process. This article examines the role of school principals in cultivating discipline within the school environment. The study employs a qualitative approach through literature review and analysis of educational leadership practices. The findings reveal that the principal of SMKN 2 Pelaihari acts as a role model, motivator, and supervisor in instilling the values of discipline among teachers, staff, and students. The strategies implemented include establishing clear regulations, maintaining consistency in enforcing school rules, providing motivation, and fostering a collaborative culture oriented toward disciplinary values. Furthermore, effective leadership is able to build harmonious communication and create a school environment that supports the internalization of discipline as part of students’ character development. In conclusion, the leadership of the school principal is a key factor in shaping a sustainable culture of discipline, which positively impacts the quality of learning and the overall school climate.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN PROFESIONALISME GURU TK Huriah, Huriah; Rayhanah, Siti; Erawati, Erni; Suriansyah, Suriansyah; Purwanti, Ratna
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9681

Abstract

ABSTRACT Improving the quality of Early Childhood Education is highly dependent on the professional capacity of teachers, yet the development of this competency is often not systematically planned. This study aims to analyze the principal's leadership strategy in developing professionalism and empowering teachers at Azzahra Kandangan Kindergarten. Using a qualitative approach with a case study method, the research stages included data collection through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies, whose validity was tested through source triangulation. Data were analyzed using an interactive model that encompasses reduction, presentation, and accurate conclusion drawing. The results revealed that the principal implemented humanistic participatory leadership through routine academic supervision and providing equitable learning opportunities for all teaching staff. The findings indicated active collaboration within the internal learning community and teacher involvement in strategic curriculum planning such as the development of RPPH, semester programs, and annual programs. This strategy significantly increased teacher work motivation, self-confidence, and independence in aspects of pedagogical competence and professional personality. The main conclusion confirms that a non-authoritarian leadership style based on collective empowerment can create a supportive school climate that is essential for sustainable professional growth. This research recommendation points to the need for a more integrated teacher development structure to ensure the quality of early childhood education services remains superior and adaptive to the dynamics of modern developments.   ABSTRAK Peningkatan mutu Pendidikan Anak Usia Dini sangat bergantung pada kapasitas profesional guru, namun sering kali pengembangan kompetensi ini belum terencana secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan profesionalisme serta memberdayakan guru di TK Azzahra Kandangan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, tahapan penelitian meliputi pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi, penyajian, hingga penarikan simpulan secara akurat. Hasil penelitian mengungkap bahwa kepala sekolah menerapkan kepemimpinan partisipatif yang humanis melalui supervisi akademik rutin dan pemberian kesempatan belajar yang adil bagi seluruh staf pendidik. Temuan menunjukkan adanya kolaborasi aktif dalam komunitas belajar internal serta pelibatan guru dalam perencanaan kurikulum strategis seperti penyusunan RPPH, program semester, dan program tahunan. Strategi ini secara nyata meningkatkan motivasi kerja, kepercayaan diri, serta kemandirian guru dalam aspek kompetensi pedagogik maupun kepribadian profesional. Simpulan utama menegaskan bahwa gaya kepemimpinan yang tidak otoriter dan berbasis pemberdayaan kolektif mampu menciptakan iklim sekolah suportif yang esensial bagi pertumbuhan profesional berkelanjutan. Rekomendasi penelitian ini mengarah pada perlunya struktur pengembangan guru yang lebih terintegrasi guna memastikan kualitas layanan pendidikan anak usia dini tetap unggul dan adaptif terhadap dinamika perkembangan zaman.
Analisis Kebijakan Pendidikan Vokasi dalam Mendorong Kemitraan SMAS Desa Tarjun dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI): Analysis of Vocational Education Policy in Encouraging Partnerships between Tarjun Village Senior High School and the Business and Industrial World (DUDI) Alfayed, Dody; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 8 No. 1 (2026): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v8i1.1683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pendidikan vokasi dalam mendorong kemitraan antara SMAS ITP Tarjun dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), khususnya PT Indocement. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan pihak industri. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa adaptasi Kurikulum Merdeka dilakukan secara kontekstual dengan melibatkan konten industri dalam pembelajaran, praktik kerja industri (PKL), serta pelatihan guru berbasis kebutuhan teknis lapangan. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan SDM guru dan integrasi kurikulum lintas mata pelajaran, kolaborasi strategis yang dibangun secara fleksibel terbukti meningkatkan relevansi pendidikan vokasi dan kesiapan kerja siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan kemitraan vokasi sangat bergantung pada keselarasan kebijakan sekolah dengan kebutuhan lokal serta dukungan aktif dari pihak industri. Model kemitraan seperti ini dapat direplikasi di sekolah lain dalam kawasan industri.
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENDORONG IKLIM ORGANISASI YANG ADAPTIF DI UPTD SDN 2 BATI-BATI Meldayani, Sri; Oktavia, Amalia; Purtama, Dian; Purnamasari, Indah; Arief Prasetya, Muhammad; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46805

Abstract

This study aims to analyze the role of leadership in fostering an adaptive organizational climate at UPTD SDN 2 Bati-Bati. This research uses a qualitative approach with a field research design. The subjects of this study include the principal, teachers, and educational staff. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The validity of the data was ensured through source and technique triangulation. The results indicate that the principal applies leadership practices that lead to a transformational approach, characterized by participative communication, motivation, and support for innovation. This leadership contributes to the formation of an adaptive organizational climate marked by openness, collaboration, and responsiveness to change. Thus, leadership plays a crucial role in enhancing the adaptability of educational organizations.
Budaya Kerja Disiplin Positif: Strategi Pemberdayaan Guru Purwanti, Purwanti; Rahman, Arif; Rahma, Raihani; Lyana, Sisca; Puteri, Nazarni Dara; Fitriadi, Muhammad; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Empiricism Journal Vol. 7 No. 2: June 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i2.5410

Abstract

Penelitian tentang budaya organisasi dan disiplin kerja guru telah banyak dilakukan, tetapi kajian yang secara khusus menempatkan budaya kerja disiplin positif sebagai strategi pemberdayaan guru masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan budaya kerja disiplin positif serta menganalisis peran kepala sekolah dalam membangun lingkungan kerja yang mendukung profesionalisme guru secara sistematis, konsisten, dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilaksanakan di SMP Negeri Candi Laras 1 Tapin, Kalimantan Selatan. Informan terdiri atas satu kepala sekolah dan dua guru yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan dan pengalaman mereka dalam pelaksanaan budaya kerja sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai komunikator, teladan kedisiplinan, motivator, dan fasilitator pengembangan profesional. Budaya kerja disiplin positif diwujudkan melalui komunikasi partisipatif, pembinaan humanis, keteladanan, pelibatan guru dalam pengambilan keputusan, serta dukungan terhadap peningkatan kompetensi. Penerapan budaya tersebut berkontribusi pada peningkatan motivasi, tanggung jawab, profesionalisme, dan keterlibatan guru dalam pengembangan sekolah. Dengan demikian, budaya kerja disiplin positif berpotensi menjadi strategi pemberdayaan guru yang humanis, partisipatif, dan berkelanjutan untuk memperkuat kualitas pendidikan. Positive Discipline Work Culture: Teacher Empowerment Strategies Abstract Research on organizational culture and teacher work discipline is extensive; however, studies that position a positive discipline work culture as a strategy for teacher empowerment remain limited. This study aimed to describe the implementation of a positive discipline work culture and analyze the principal’s role in creating an environment that supports teacher professionalism. A descriptive qualitative approach was employed at SMP Negeri Candi Laras 1 Tapin, South Kalimantan. The participants comprised one principal and two teachers selected purposively based on their involvement and experience in implementing the school’s work culture. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and document analysis and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. Data credibility was strengthened through source and method triangulation. The findings indicate that the principal served as a communicator, role model for discipline, motivator, and facilitator of professional development. Positive discipline was manifested through participatory communication, humanistic guidance, exemplary conduct, teacher involvement in decision-making, and support for competency development. These practices contributed to teachers’ motivation, responsibility, professionalism, and participation in school development. Therefore, a positive discipline work culture can serve as a humanistic, participatory, and sustainable teacher empowerment strategy for improving educational quality.
PENGELOLAAN KONFLIK DALAM ORGANISASI PENDIDIKAN DI SD NEGERI SUNGAI KITANO 1 KECAMATAN MARTAPURA TIMUR Yuliansyah; Rini, Arisandi Tiya; Ramadhan, Fitriyadi; Zubaidah, Siti; Trisna; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48847

Abstract

Conflict is an inevitable phenomenon within educational organizations, including at the elementary school level. This study aims to analyze the forms of conflict, causal factors, impacts, and conflict management strategies within the educational organization at SDN Sungai Kitano 1, East Martapura District. The study employed a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the conflicts occurring are relatively minor and generally involve differences in perceptions, communication issues, and task distribution. The factors contributing to conflict include individual differences, ineffective communication, and demands arising from educational policies. The impact of conflict can be both positive and negative, depending on how it is managed. Conflict resolution strategies are implemented through open communication, deliberation, and a familial approach led by the school principal. These findings highlight that effective conflict management can foster a harmonious work environment and support the improvement of educational quality.
Co-Authors A. Suriansyah Adiattoni, Muhammad Afnisa, Luthfia Noor Aghnia, Syifa Nur Agusta, Akhmad Riandy Ahdar, Muhammad Ahmad Suriansyah Ahmad, Suriansyah Alfayed, Dody Amelia, Raudhatul Anggraeni, Sulis Ani, Fatrahul Apriani , Tanti Apriani, Tanti Arief Prasetya, Muhammad Arif Rahman Azkia, Resyadilla Chresty Anggreani Daniel Happy Putra Danisfa, Anggita Rose Aprilia Dewi Nurmala Dian Purnama Diningsih, Lucky Prasetya Erni Erawati Fadilah, Nadia Febri Mawardi, Muhammad Fitriadi, Muhammad Hadiansyah, Hadiansyah Hairullah Hairullah, Hairullah Hapipah Hartati Hartati Hayati, Rasona Pooza Herti Prastitasari Hidayah, Nailul Hilmah, Nurul Huljannah, Miftha Huriah, Huriah Ilmi, Zurjani Indah Purnamasari Indrasari , Wiwik Irham, M Isnani, Nor Mairin Jumadi Jumadi Kardina, Tri Khairunnida, Khairunnida - Khairunnisa Khairunnisa Kiftiah, Miftahul Kurniawan, Gilang Dwi Lisa Hartini Lorenta, Hasianna Lyana, Sisca Madina, Maya Marini . Marni Bawawa Marni Marni, Marni Maulidha, Siti Maulidia, Rida Mayasari Mayasari, Mayasari Medina Heru Arnafama, Putri Meldayani, Sri Meriana, Annisa Milawati Mirnawati, Sri Muhamad Abduh, Muhamad Mujiyat, Mujiyat Murhartoyo Muthi'ah, Shafa' Muthoharoh, Tri Muzdalifah, Elva Nor Azizah, Nor Norsafitri, Azizah Noviani, Widy Nur Juliana, Mely NURUL HIDAYAH Oktavia, Amalia Pambudi Triantoro, Rilo Pertiwi, Sri Ananda Prasetya, Muhammad Arief Purtama, Dian PURWANTI PURWANTI Puteri, Nazarni Dara rahma, kabila Rahma, Raihani Rahmaniah, Rahmaniah Rakhmadi, Edy Ramadhan, Fitriyadi Rayhanah, Siti Reannisa, Farraz Riandy Agusta, Akhmad Ridhani, Noppy Rindi, Muhammad Rini, Arisandi Tiya Rismiya, Luthfia Amni Rismiyati, Luthfia Amni Rizkieya, Rizkieya Sahrani, Difa Saputra, Riski Adi SEPTIAN, DWI Simanjuntak, Robet Januar Siti Zubaidah Suriansyah Suriansyah, Suriansyah trisna Trisna Trisna, Trisna Wijaya, Arinda Oktanthia Yahyadin, Muhammad Yuliansyah Yuliansyah Yuliansyah Zuhairiah, Aliza Rifka