Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Perlindungan Hukum Konsumen Atas Kualitas Pembelian Produk Barang Yang Tidak Sesuai Melalui Transaksi E-Commerce Dalam Perspektif Hukum Perdata Proposal Mini Riset Manik, Asianna; Thesia , Devi Putri; O Hutapea, Dorlince; Br Sembiring, Eshaulin; Tarigan, Lora Ernanta; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Hadiningrum, Sri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11612

Abstract

Tanggung gugat penyelenggara transaksi e-commerce menurut Ketentuan Pasal yang terdapat pada pasal 1320 KUHPeradata menyatakan bahwa pesetujuan yang dikatakan sah dalam hukum yaitu terdapat,kesepakatan yang mengikat dirinya ,kecakapan diri dalam membuat suatu perikatan,suatu pokok persoalan tertentu,dan suatu sebab yang tidak terlarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif atau doktrinal. Penelitian normatif yang nama lainnya adalah penelitian hukum doktrinal yang disebut juga sebagai penelitian perpustakaan atau studi dokumen karena penelitian ini dilakukan atau ditujukan hanya pada peraturan-peraturan yang tertulis atau bahan-bahan hukum yang lain. Berdasarkan pembahasan atas permasalahan diatas, dapat diambil kesimpulan dalam transaksi E-commerce, terdapat hubungan hukum antara pelaku usaha dan konsumen yang menghasilkan hak dan kewajiban.
Analisis Perlindungan Hukum Pembagian Warisan Terhadap Anak Adopsi Berdasarkan Hukum Perdata Islam Aisyah Ramadhania, Jihan; Br Tarigan, Elsa Prida; Lumban Gaol, Risky Sakti; Taufik, Taslima Amelia; Balqis, Tifany Laura; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Hadiningrum, Sri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11882

Abstract

Saat ini, Banyak masyarakat islam yang menghadapi persoalan-persoalan pembagian warisan yang rumit. Salah satu langkah yang semakin progresif dilakukan oleh para ulama dan (pemerintah) di Indonesia, yaitu memberikan hak waris kepada anak angkat menurut kompilasi Hukum Islam (KHI). Menurut hukum Islam, anak angkat tidak mempunyai hak waris karena tidak mempunyai hubungan darah atau hubungan perkawinan dengan orang tua angkatnya. Mengingat besarnya kontribusi anak angkat terhadap orang tua angkatnya, membuat anak angkat berhak atas perlindungan hukum dan pembagian hak waris kepada anak angkat. Adapun metode penelitian yang digunakan oleh yaitu kualitatif dengan menggunakan pendekatan normatif yaitu apa yang tertulis di dalam peraturan perundang-undangan atau hukum yang dikonsepkan sebagai kaidah atau norma yang merupakan patokan berperilaku manusia yang dianggap pantas hasil penelitian dalam hukum waris Islam, anak angkat tidak mendapatkan hak waris dari orang tua angkatnya, tetapi tetap diakui sebagai anak sah berdasarkan putusan pengadilan, tanpa memutuskan hubungan darah dengan orang tua kandungnya. Namun, mereka dapat mengajukan permohonan pembagian sesuai dengan KHI, baik melalui hibah maupun wasiat wajibah dengan batasan maksimal 1/3 dari harta warisan orang tua angkat.
The Position of Islamic Law in Fulfilling Women's Rights during the Iddah Period Sitompul, Kristina Pujasari; Simbolon, Nur Anisa; Rifai, Muhammad; Hadiningrum, Sri
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 1 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i1.6316

Abstract

According to the language, the word iddah comes from the word’ ada (number, ihshaak, and calculation), a woman who counts and sums the days and periods of menstruation of the holy period. The purpose of this study to determine how the position of Islamic law in the fulfillment of women's rights during iddah, what are the problems in the fulfillment of women's rights during iddah, and how solutions to overcome problems in the fulfillment of women's rights during iddah. The method of writing this article uses literature research, which is a method of collecting data by understanding and studying theories from various literature related to research.  The results showed that violations of the iddah period are often committed by women who file for divorce, generally the cause of divorce is motivated by several factors, namely, low public education, economic conditions, quarrels, infidelity and domestic violence.
OPTIMALKAN KESEHATAN KELUARGA: PENDAMPINGAN TPK DALAM PENINGKATAN GIZI DAN PENCEGAHAN STUNTING DI DESA KELAMBIR KABUPATEN DELI SERDANG Hodriani, Hodriani; Rahmi, Anna; Hadiningrum, Sri; Listia, Wan Nova; Junaidi, Junaidi
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1485

Abstract

Deli Serdang Regency is a stunting locus area in North Sumatra. One of the 45 stunting locus villages in Deli Serdang Regency is Kelambir Village which is located in Pantai Labu District. Kelambir Village has formed a KPM management structure which has an important role in fostering stunting prevention, which activities are carried out to prevent stunting to fulfill nutritional needs for toddlers and pregnant women. This mentoring activity aims to fulfill community nutrition, especially those at risk of stunting, gaining knowledge and skills in providing healthy food and nutritious food based on local resources and improving family welfare. The method for this activity is an approach to partners and then implementation which includes education, outreach, training and assistance in creating a healthy menu to prevent stunting. The results of the activities show the positive impact of this socialization and mentoring. Activity participants, both from the PKK team, prospective brides and grooms, pregnant women and mothers with children under five can understand the use of local food as a healthy kitchen menu to prevent stunting. Positive results from the evaluation will indicate that participants have been able to internalize this information and apply it in the context of everyday life. Utilizing local Indonesian food is not just a culinary innovation, but is also a sustainable strategy to meet the nutritional needs of pregnant women and children under five. This activity is expected to be able to create a healthy eating environment, a synergistic relationship between the environment, local economy and public health.
Mengekspos Luka Tersembunyi Kritik terhadap Perjanjian Kerja dan Dampak Psikologinya pada Tenaga Kerja Buruh di Desa Perkebunan Pernantian Piswatama, Dipo; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Hadiningrum, Sri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1227

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi kritik terhadap perjanjian kerja dan dampak psikologisnya pada tenaga kerja buruh di Desa Perkebunan Pernantian. Sebagai anggota PBB, Indonesia memiliki kewajiban moral dan hukum untuk menjunjung tinggi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, termasuk hak-hak tenaga kerja yang diatur dalam berbagai instrumen internasional. Dalam konteks tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari buruh panen kelapa sawit dan buruh harian lepas di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian kerja yang berlaku seringkali tidak adil, hanya memberikan perlindungan hukum minimal, dan menyebabkan eksploitasi pekerja melalui upah rendah dan jam kerja panjang. Dampak psikologis dari kondisi kerja ini sangat signifikan, mencakup stres, depresi, dan ketidaknyamanan yang mendalam. Solusi yang diusulkan untuk mengatasi masalah ini meliputi pemberian layanan konseling dan psikoterapi, peningkatan kesadaran tentang kesehatan mental, dan pembentukan komunitas yang suportif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perjanjian kerja yang tidak adil dan perlakuan buruk terhadap buruh berdampak negatif pada kesehatan mental dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan, dan menyerukan perubahan kebijakan dan praktik untuk meningkatkan kondisi kerja dan kesejahteraan psikologis buruh di Desa Perkebunan Pernantian.
DINAMIKA HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL INDONESIA Sitanggang, Agnes; May, Bila; Tobing, Dian Uli Anastasya L.; Tobing, Dies L.; Br.Ginting, Loficha Metesa; Ritonga, Nadila Septiani; Hadiningrum, Sri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39102

Abstract

Penelitian ini membahas interaksi antara hukum Islam dan hukum positif dalam sistem hukum nasional Indonesia dengan pendekatan kualitatif normatif. Kajian ini menyoroti sejarah interaksi hukum Islam sejak masa pra-kolonial, kolonial, hingga pasca- kemerdekaan, serta tantangan dalam proses harmonisasi kedua sistem hukum tersebut. Ditemukan bahwa hukum Islam, yang berakar pada Al-Qur'an dan Hadis, memainkan peran signifikan dalam kehidupan masyarakat Muslim Indonesia, terutama dalam ranah hukum keluarga dan ekonomi syariah. Sementara itu, hukum positif yang berbasis legislasi negara lebih dominan dalam mengatur kehidupan sosial yang plural. Globalisasi menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi dinamika hukum, memberikan peluang untuk integrasi namun juga menimbulkan tantangan dalam menjaga pluralitas dan keadilan sosial. Dengan pendekatan pluralisme hukum dan teori sistem hukum, penelitian ini mengidentifikasi potensi harmonisasi yang seimbang dan inklusif antara hukum Islam dan hukum positif untuk menciptakan sistem hukum nasional yang adil dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Diskresi Kepolisian dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Kekerasan Seksual: Studi Kasus Polrestabes Medan Br Simanjuntak, Eunike; Hadiningrum, Sri
Legalite : Jurnal Perundang Undangan dan Hukum Pidana Islam Vol 10 No 2 (2025): Legalite: Jurnal Perundang Undangan dan Hukum Pidana Islam
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/legalite.v10i2.12587

Abstract

This study aims to examine the implementation of police discretion in handling sexual violence cases at Polrestabes Medan and to analyze its effectiveness from the perspectives of victim protection and restorative justice. This research employs an empirical legal research design with a qualitative approach, utilizing in-depth interviews, observation, and document analysis as data collection techniques. The findings indicate that police discretion plays a strategic role in preventing revictimization, facilitating victim recovery, and realizing a more humane and victim-centered form of justice. Nevertheless, its implementation remains constrained by normative inconsistencies, institutional limitations, and socio-cultural challenges, particularly regulatory disharmony and limited professional capacity. Therefore, strengthening regulatory frameworks and embedding victim-centered justice principles are essential to optimizing police discretion in addressing sexual violence cases.
Peningkatan Kesadaran Hukum bagi Guru PPKn untuk Mewujudkan Sekolah Sadar HAM Di SMAS Gajah Mada Kota Medan Wahyudi, Arief; Hadiningrum, Sri; Ibrahim, Maulana; Iqbal, M.; Sihaloho, Oksari
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/raf6jh61

Abstract

Pendidikan Hak Asasi Manusia HAM merupakan pilar fundamental dalam sistem pendidikan nasional yang bertujuan membentuk warga negara yang demokratis dan beradab Sekolah sebagai institusi pendidikan formal memegang peranan strategis dalam internalisasi nilai nilai HAM Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan PPKn berada di garda terdepan dalam proses ini di mana kesadaran hukum mereka menjadi faktor penentu efektivitas pembelajaran dan pembudayaan HAM di lingkungan sekolah Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi peningkatan kesadaran hukum bagi guru PPKn serta perannya dalam mewujudkan konsep Sekolah Sadar HAM di SMAS Gajah Mada Kota Medan Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus Pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara mendalam dengan guru PPKn kepala sekolah dan siswa serta studi dokumentasi terhadap perangkat pembelajaran dan kebijakan sekolah Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran hukum guru PPKn memiliki korelasi positif yang signifikan dengan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan prinsip prinsip HAM ke dalam proses belajar mengajar serta dalam menangani potensi pelanggaran hak di kalangan siswa Ditemukan bahwa pemahaman guru yang belum komprehensif terhadap peraturan perundang undangan terkait HAM dan perlindungan anak secara langsung Namun tantangan seperti keterbatasan akses terhadap pelatihan hukum kontemporer dan kurangnya forum diskusi profesional masih menjadi kendala Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesadaran hukum bagi guru PPKn bukan hanya sekadar pelengkap kompetensi melainkan sebuah kebutuhan mendesak urgensi untuk mengakselerasi terwujudnya Sekolah Sadar HAM Diperlukan adanya program pengembangan profesional berkelanjutan yang terstruktur bagi guru untuk memperkuat basis pengetahuan hukum mereka demi menciptakan generasi yang sadar dan menjunjung tinggi hak asasi manusia< p>
Membaca Sentimen #KaburAjaDulu dalam Lanskap Psikososial Gen Z pada Pendidikan Kewarganegaran Hadiningrum, Sri; Manalu, Syuratty Astuti Rahayu
Jurnal Kawistara Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.108414

Abstract

The hashtag #KaburAjaDulu reflects a psychosocial and ideological crisis among Indonesian Generation Z, especially in their relationship with the state and national identity. This study aims to examine how this phenomenon reveals a deep crisis of civic aspiration and the limitations of Citizenship Education (PPKn) in responding to young citizens’ emotional, psychological, and social realities. Utilizing a literature review approach supported by bibliometric analysis through VOSviewer, this study explores the dominant themes and research gaps across related academic publications. The findings indicate that health-related and migration discourses dominate the #KaburAjaDulu conversation, while the intersection with Citizenship Education and mental health remains weak. The novelty of this research lies in its critical synthesis using civic engagement and psychosocial resilience frameworks to propose a transformative model of PPKn that is context-sensitive, emotionally supportive, and socially empowering. The study recommends the integration of digital literacy, emotional education, and participatory pedagogy to strengthen national belonging and psychological well-being among young citizens.
Membaca Sentimen #KaburAjaDulu dalam Lanskap Psikososial Gen Z pada Pendidikan Kewarganegaran Hadiningrum, Sri; Manalu, Syuratty Astuti Rahayu
Jurnal Kawistara Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.108414

Abstract

The hashtag #KaburAjaDulu reflects a psychosocial and ideological crisis among Indonesian Generation Z, especially in their relationship with the state and national identity. This study aims to examine how this phenomenon reveals a deep crisis of civic aspiration and the limitations of Citizenship Education (PPKn) in responding to young citizens’ emotional, psychological, and social realities. Utilizing a literature review approach supported by bibliometric analysis through VOSviewer, this study explores the dominant themes and research gaps across related academic publications. The findings indicate that health-related and migration discourses dominate the #KaburAjaDulu conversation, while the intersection with Citizenship Education and mental health remains weak. The novelty of this research lies in its critical synthesis using civic engagement and psychosocial resilience frameworks to propose a transformative model of PPKn that is context-sensitive, emotionally supportive, and socially empowering. The study recommends the integration of digital literacy, emotional education, and participatory pedagogy to strengthen national belonging and psychological well-being among young citizens.
Co-Authors Adila, Putri Rahma Afifa Ritonga, Sarah Aisyah Ramadhania, Jihan Ambarita, Maida Puspa Ristika Angkat, Agustrio Mahanggana Arief Wahyudi, Arief Armanda, Tri Bayu Assiddiq Harahap, Putri Permata Aulya, Fahrysyah Balqis, Tifany Laura Batubara, Annisa Puspita Sari Br Bangun, Desy Yolanda Br Sembiring, Eshaulin Br Simanjuntak, Eunike Br Tarigan, Elsa Prida Br.Ginting, Loficha Metesa Daely, Victoria Grace Depari, Samuel Pratama Depari, Teddy Pascha S DESI NATALIA, DESI Dewi Wulandari Fauzi, M. Iraqi Firdaus, Alif Firman, Al Ginting, Rizky Khairani Br Halimah Halimah Harahap, Ameliya Harahap, Putra Harianti, Sintia Hasibuan, Ramadani Shohiro Hasugian, Pingky Monica Hodriani Hodriani Hutapea, Diandra Joy Cheline De Vega Ibrahim, Maulana Ivanna, Julia Jasmin, Wildah Veizy Junaidi Junaidi Lubantobing, Joy Novi Yanti Lubis, Yuli Indriani Lumban Gaol, Risky Sakti M. Iqbal Manalu, Irga S F Manalu, Rohana Manalu, Syuratty Astuti Rahayu Mangunsong, Al-Firman Manik, Asianna Manurung, Depi Yohana Marbun, Tasya br Marbun, Tasya. Br May, Bila Muallimah, Sri Muhammad Rifai Nababan, Limra GM Nababan, Ridha Nadapdap, Fani Nolpiana Naiborhu, Roslin Nainggolan, Adellina Ahmad Zain Nainggolan, Gaby Agustina Nainggolan, Johana Andriani Nur Fadilla, Nur O Hutapea, Dorlince Pane, Agnes Pangaribuan, Rio O Panjaitan, Novia Adeliana Panjaitan, Pebriana Asina Parapat, Tegar Alif Haykal Pasaribu, Dyna MT Pasaribu, Ertika Susanti Pasaribu, Stevan Oktureja Pinem, Octa Vioni Piswatama, Dipo Pratama, Raja Songkup Pulungan, Nabila Amanda Purba, Griyani Elisabeth Purba, Herlide Purba, Rani Oktavia Purba, Widya Purba, Widya Helen Anjalina Putri, Angelina Rahmi, Anna Ritonga, Nadila Septiani RR. Ella Evrita Hestiandari Rusnita, Ayu Novidaniati S. Sugiharto Saragih, Mima Defliyanti Sari, Bertania Permata Sebayang, Mikhael Juni Pratama Sembiring, Elvina Br Sembiring, Gadis Prasiska Sembiring, Julianti Sembiring, Juwina Sherlinta Br Sembiring, Nike Margaretha Br Siagian, Rimma Anisa Siagian, Siti Zahra Siahaan, Parlaungan G Siahaan, Parlaungan Gabriel Sihaloho, Oksari Sihotang, Agustin Pratama Sijabat, Yosua Gabe Maruli Silaban, Florensia Simanjuntak, Ester Senov Fitriani Simbolon, Nur Anisa Simbolon, Yeni Yolanda Simorangkir, Ayub Desrika Sinaga, Eko Pranata Sinaga, Unedo Sinambela, San Mikael Sinambela, Sulastri Krisdayanti Sinurat, Santi Theresia Siregar, Delila Maya Sari Sitanggang, Agnes Sitohang, Agung Torang Sitompul, Juwita Helena Sitompul, Kristina Pujasari Sri Yunita Sulvina, Ardilla Tampubolon, Sarah Lestari Tarigan, Lora Ernanta Tarigan, Putri Juliani Taufik, Taslima Amelia Thesia , Devi Putri Tobing, Dian Uli Anastasya L. Tobing, Dies L. Wan Nova Listia Yopi, Mhd Hafiz Fahrezy