Claim Missing Document
Check
Articles

MENGHADAPI PLAGIARISME : MENJAGA KEJUJURAN AKADEMIK DALAM PENELITIAN KESEHATAN DI ERA DIGITAL Pasaribu, Christiani; Nurmaliza, Mazaya Raini; Azizah, Nazhifa Nurul; Panggayuh, Prananta Hadi; Fitrianto, Rasyad; Wasir, Riswandy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37829

Abstract

Dalam penelitian, pemahaman tentang etika atau norma sangatlah penting sebagai pedoman moral. Namun seringkali muncul isu yang bertentangan dengan hal ini, seperti plagiarisme. Plagiarisme adalah sebuah kejadian yang sering terjadi di kalangan akademis, mahasiswa, dosen bahkan guru besar. Di indonesia sendiri terdapat kasus plagiarisme melibatkan dosen yang menggunakan skripsi mahasiswa untuk dijadikan penelitiannya tanpa mencantumkan nama mahasiswa tersebut. Isu plagiarisme sendiri masuk dalam ranah Kode Etik Akademik atau ketidakjujuran akademis. Dalam penelitian kesehatan, plagiarisme dapat merugikan yang berdampak pada pasien dikarenakan menghasilkan keputusan atau kesimpulan klinis yang salah. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak plagiarisme dalam penelitian kesehatan, mengidentifikasi faktor penyebab, serta menawarkan strategi mitigasi berbasis literasi digital, teknologi deteksi, dan penegakan etika akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, untuk menggambarkan hasil temuan dari berbagai sumber yang diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis dalam menciptakan ekosistem akademik yang berintegritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus plagiarisme di Indonesia menunjukkan tren peningkatan dari tahun 2008 hingga 2017. Plagiarisme memberikan dampak yang signifikan terhadap penelitian kesehatan seperti, berdampak kepada kualitas penelitian, peneliti dan institusi, praktik klinis serta pasien. Maka dari itu pencegahan plagiarisme dapat dilakukan dengan meningkatkan kemampuan menulis, melakukan parafrase, pencantuman sitasi dan sumber referensi. Selain itu juga diperlukan kolaborasi erat antara individu, institusi, dan pemerintah untuk mendukung perkembangan ilmu pengetahuan secara etis.
Persepsi Apoteker dan Perawat tentang Efektivitas Pelatihan Aseptik Secara Daring: Studi Kualitatif Wasir, Riswandy; Apriningsih, Apriningsih; Ardhiyanti, Lusyta Puri
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v6i1.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi apoteker dan perawat mengenai efektivitas pelatihan secara daring dalam teknik aseptik. Dua puluh lima apoteker dan perawat yang telah menyelesaikan pelatihan daring dalam teknik aseptik direkrut untuk berpartisipasi dalam penelitian kualitatif ini. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasilnya mengungkapkan bahwa partisipan melihat beberapa keuntungan dari pelatihan secara daring, seperti fleksibilitas dalam hal waktu dan lokasi, penghematan biaya dan waktu, dan peningkatan aksesibilitas pelatihan. Namun, mereka juga mengidentifikasi beberapa kekurangan, termasuk interaksi yang terbatas dengan pelatih dan rekan, kesulitan teknis, dan kekhawatiran tentang validitas penilaian. Partisipan juga memberikan saran untuk meningkatkan kualitas pelatihan secara daring, seperti menggabungkan elemen interaktif dan latihan praktis, dan memastikan kredibilitas pelatih dan penilaian. Temuan ini memberikan wawasan tentang potensi manfaat dan tantangan pelatihan daring dalam teknik aseptik dan memberikan informasi dalam pengembangan program pelatihan daring yang efektif.
Strategi dan tantangan SDM kesehatan di masa depan: Menghadapi perubahan global dan lokal Astuti, Winda Dwi; Jaya, Liranti Jacinta; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1217

Abstract

Health human resource management faces complex challenges due to global changes such as climate change, digitalization, and demographic changes. Key challenges include inequitable distribution of health workers, low quality of HRH based on competency test results, and HRH development strategies. This study aims to explore adaptive strategies to optimize HRH management to ensure system sustainability and quality of health services. The research design used was literature review by accessing articles from Pubmed and Google Scholar databases from 2019 to 2024. The search used keywords related to ‘HR strategy’, ‘global challenges’, ‘changing work environment’, ‘innovation’, and ‘health organization’ in Indonesian and English. From the search results, 8 relevant articles were obtained. The results showed that HR management in the health sector faces complex challenges such as inequitable distribution of health workers and adaptation to technology. Strategies that can be implemented include digital skills development and collaboration. Innovation plays an important role with the application of technology and automation to improve healthcare efficiency. The future of healthcare HRM requires an adaptive, innovative and comprehensive approach to deal with the global challenges that will be faced. Manajemen SDM kesehatan menghadapi tantangan kompleks akibat dari perubahan global seperti krisis iklim, digitalisasi, dan perubahan demografi. Tantangan utama meliputi ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan, rendahnya kualitas SDM berdasarkan hasil uji kompetensi, dan strategi pengembangan SDM kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi adaptif untuk mengoptimalkan manajemen SDM kesehatan dalam menjamin keberlanjutan sistem dan kualitas layanan kesehatan. Desain penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengakses artikel dari database Pubmed dan Google Scholar periode 2019 hingga 2024. Pencarian menggunakan kata kunci terkait “strategi SDM”, “tantangan global”, “perubahan lingkungan kerja”, “inovasi”, dan “organisasi kesehatan” dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Dari hasil penelusuran diperoleh 8 artikel yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa manajemen SDM di sektor kesehatan menghadapi tantangan kompleks seperti ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan dan adaptasi terhadap teknologi. Strategi yang dapat diterapkan mencakup pengembangan keterampilan digital dan kolaborasi. Inovasi memainkan peran penting dengan penerapan teknologi dan otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi layanan kesehatan. Manajemen SDM kesehatan di masa depan memerlukan pendekatan yang adaptif, inovatif, dan komprehensif untuk menghadapi tantangan global yang akan dihadapi.
Teknologi dan inovasi dalam manajemen SDM kesehatan: Meningkatkan efisiensi melalui digital Abdillah, Ratu Puanurani Anggitya; Nabilah, Hanifah; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1226

Abstract

Teknologi dan inovasi memainkan peran krusial di era globalisasi dalam transformasi manajemen sumber daya manusia di sektor kesehatan. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi dampak digitalisasi dan inovasi teknologi dalam meningkatkan manajemen SDM di sektor kesehatan. Literatur diperoleh dari Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci terkait, kemudian diseleksi sesuai kriteria dan tujuan studi. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi dalam manajemen SDM kesehatan. Keseimbangan distribusi antara fasilitas kesehatan dan SDM Kesehatan, serta kekurangan dalam penyebaran tenaga kesehatan di berbagai daerah, menjadi masalah utama, sehingga masih diperlukan digitalisasi dalam manajemen SDM kesehatan. Era digital dan penerapan inovasi memberikan dampak yang signifikan dalam proses rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan tenaga kesehatan. Melalui pendekatan inovatif, berbagai komponen dapat diintegrasikan secara efektif untuk mendukung transformasi digital yang dapat menjamin pemerataan layanan kesehatan.
Merekrut dan memilih tenaga kerja berkualitas untuk organisasi kesehatan El-Tsana, Ashfiya Vi'aqila; Aisy, Afifah Rohadatul; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1237

Abstract

Rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang berkualitas. Tantangan utama terletak pada ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan, terutama di daerah terpencil, yang berpengaruh pada kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai praktik terbaik dalam rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan serta mengatasi tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan menganalisis 6 artikel jurnal yang diterbitkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir mengenai rekrutmen, seleksi, dan tantangan dalam perekrutan tenaga kesehatan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa meskipun rekrutmen online dan media sosial sudah sering digunakan, masih terdapat hambatan signifikan, seperti distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata, prosedur seleksi yang tidak konsisten, serta keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil. Selain itu, kurangnya insentif dan kebijakan yang tidak sejalan turut mempersulit perekrutan tenaga kesehatan di daerah yang membutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih strategis dan sistematis untuk mengatasi tantangan ini, termasuk peningkatan koordinasi antara berbagai pihak terkait dan pengembangan kebijakan yang lebih mendukung distribusi tenaga kesehatan secara merata.
Manajemen kinerja SDM kesehatan: Menjaga kualitas melalui sistem penilaian yang efektif Putri Priyono, Afifah Thaliah; Alba, Alinda Mahardika; Wasir, Riswandy; Arbitera, Cahya
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1252

Abstract

Performance standards provide guidelines regarding the quantity and quality of performance that employees must achieve. Performance standards can be used as a benchmark in implementing work processes to achieve predetermined results to provide an assessment. The results of the Performance Evaluation contain the strengths and weaknesses of the employee's performance, and will be notified to the employee being evaluated as appreciation for their performance so that the employee knows and makes improvements to the evaluation results provided. Therefore, this study aims to explore how performance management in the health HR sector can be carried out optimally in order to maintain and improve the quality of health. The method used is a literature review from the Google Scholar and Pubmed databases for 2019-2024. With research results, performance assessment is an effort to identify, measure and manage the work carried out by workers (HR) within an organization/company. This is proven because many employees state that they always comply with existing regulations at work, including wearing uniforms provided by the agency, working in accordance with their duties and responsibilities and working in accordance with instructions from their superiors. Service quality is the main factor in community satisfaction in receiving health services at community health centers. Standar kinerja memberikan pedoman tentang kuantitas dan kualitas kinerja yang harus dicapai karyawan. Standar kinerja dapat dijadikan tolak ukur dalam pelaksanaan proses kerja untuk mencapai hasil yang telah ditentukan untuk memberikan penilaian. Hasil Evaluasi Kinerja berisikan kekuatan dan kelemahan kinerja karyawan, dan akan diberitahukan kepada karyawan yang dievaluasi sebagai penghargaan atas kinerjanya agar karyawan mengetahui dan melakukan perbaikan atas hasil evaluasi yang diberikan. Maka dari itu, kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana manajemen kinerja dalam sektor SDM kesehatan dapat dilakukan secara optimal guna menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan. Metode yang digunakan yaitu literature review dari database Google Scholar dan Pubmed tahun 2019-2024. Dengan hasil penelitian Penilaian kinerja merupakan usaha mengidentifikasi, mengukur dan mengelola pekerjaan yang dilaksanakan oleh para pekerja (SDM) di lingkungan suatu organisasi/perusahaan. Hal ini dibuktikan karena banyak pegawai yang menyatakan bahwa mereka selalu mentaati peraturan yang ada di tempat bekerja termasuk mengenakan pakaian seragam yang disediakan instansi, kerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dan bekerja sesuai dengan instruksi dari atasan. Kualitas pelayanan menjadi faktor utama bagi kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas.
Perencanaan SDM kesehatan: Mewujudkan kebutuhan tenaga kesehatan melalui strategi yang efektif Octaviani, Putri; Fitri, Tasya Ariani; Kurnia, Inara Perdana; Wasir, Riswandy; Arbitera, Cahya
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1275

Abstract

Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan adalah hal yang penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal dan merata di Indonesia. Artikel ini mengkaji analisis kebutuhan, distribusim serta beban kerja tenaga kesehatan sebagai bagian dari strategi perencanaan yang efektif. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menyoroti ketimpangan distribusi tenaga kesehatan, khususnya di daerah yang sulit dijangkau, serta tingginya beban kerja yang dapat menurunkan kualitas pelayanan. Metode seperti Workload Indicators of Staffing Needs (WISN) dan Analisis Beban Kerja (ABK) digunakan untuk mendukung perencanaan berbasis data. Hal yang direkomendasikan meliputi pemberian insentif bagi tenaga kesehatan di daerah tertinggal, pelatihan untuk meningkatkan keterampilan, serta pemanfaatan tekonologi dalam manajemen adminitrasi. Selain itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor swasta juga diperlukan untuk memastikan keberlanjutan tenaga kesehatan yang berkualitas. Dengan perencanaan yang berbasis data dan pendekatan holistic, sistem kesehatan di Indonesia dapat mengatasi ketimpangan, meningkatkan efisiensi, serta memberikan akses pelayanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. Pendekatan ini diharapkan menjadi Solusi untuk menciptakan sistem kesehatan yang Tangguh dan berkelanjutan.
Mengatasi hambatan struktural dalam peningkatan akses universal ke layanan kesehatan di Indonesia Abdillah, Ratu Puanurani Anggitya; 'Aisy, Afifah Rohadatul; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i2.1454

Abstract

Akses universal ke layanan kesehatan merupakan salah satu tujuan utama dalam sistem kesehatan di Indonesia guna mencapai Universal Health Coverage (UHC). Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan struktural dalam mencapai akses universal layanan kesehatan. Literatur diperoleh dari Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci terkait, kemudian diseleksi sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Hasil menunjukkan bahwa kepesertaan BPJS di Indonesia telah mencapai 96%. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, defisit tenaga kesehatan, dan kompleksitas regulasi yang menghambat pencapaian UHC secara menyeluruh. Selain itu, pemanfaatan layanan oleh peserta BPJS belum merata, terutama di wilayah terpencil. Reformasi kebijakan yang dapat dipertimbangkan mencakup perbaikan sistem pembiayaan kesehatan, optimalisasi distribusi tenaga medis melalui insentif yang lebih menarik, serta penguatan regulasi yang didukung oleh berbagai sektor untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih adil dan berkelanjutan. Kajian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan etis dan berkeadilan dalam reformasi kebijakan agar akses layanan kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.
Bonus demografi di Indonesia: Peluang dan tantangan dalam penguatan layanan kesehatan Priyono, Afifah Thaliah Putri; Alba, Alinda Mahardika; Jaya, Liranti Jacinta; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1588

Abstract

Indonesia akan memasuki puncak bonus demografi 2030–2040 dengan mayoritas penduduk usia produktif. Ini membuka peluang ekonomi, namun menuntut sistem kesehatan yang kuat. Tantangannya mencakup peningkatan layanan, penanganan PTM, kesehatan mental, dan pemanfaatan AI. Strategi utamanya adalah peningkatan akses, edukasi, penguatan gizi, dan integrasi teknologi untuk mendukung tenaga kerja yang sehat dan produktif. Pencarian sistematis pada basis data yang relevan menggunakan Google Scholar dan PubMed dilakukan untuk mengidentifikasi penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025, yang berfokus pada bonus demografi, tantangan sistem kesehatan dan strategi pada usia produktif. Dengan mengadopsi metodologi Literatur Review, sebanyak 7 artikel berdasarkan relevansi dan kualitas metodologisnya. Kriteria inklusi studi yang dianalisis meliputi studi yang membahas bonus demografi, tantangan sistem kesehatan dan strategi pada usia produktif, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal terindeks dari tahun 2020 hingga 2025, dan tersedia dalam bahasa Indonesia atau Inggris serta kriteria eksklusi non-ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bonus demografi di Indonesia meningkatkan permintaan layanan kesehatan, terutama untuk bayi, wanita, anak, dan pekerja usia produktif. Tantangan utama meliputi terbatasnya akses layanan kesehatan reproduksi dan kurang optimalnya pelaksanaan program keluarga berencana. Untuk memanfaatkan peluang ini, diperlukan strategi yang fokus pada peningkatan gizi, kualitas layanan kesehatan, serta penurunan angka kelahiran agar tenaga kerja dapat lebih sehat dan produktif. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar dengan kata kunci "Bonus Demografi", "Sistem Kesehatan", "Kesehatan Usia Produktif", "Strategi Kebijakan", dan "Penyakit Tidak Menular".
Health Products And Waste Management Strategies For AIDS, Tuberculosis, and Malaria In Indonesia: Literature Review Dewayani Hidayat, Dayinta; Utami, Elisa Tri; Faridz, Hasbi Miftah; Azzahra, Fitria Bustan Nurfianty; Wasir, Riswandy
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 3 No 1 (2024): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol3.Iss1.1097

Abstract

Limbah medis dianggap sebagai subkategori limbah rumah sakit dan termasuk “berpotensi” menularlimbah yang dihasilkan dari fasilitas kesehatan. Pengelolaan produk kesehatan yang aman dan efektif danlimbah medis merupakan elemen kunci dalam menunjang keberhasilan penanggulangan AIDS, Tuberkulosis (TB) dan Malariaprogram pengendalian di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan sistematis terhadappengelolaan limbah medis dalam Program AIDS, Tuberkulosis dan Malaria, untuk mengidentifikasidampak lingkungan dan sosial yang diterapkan oleh negara-negara untuk memastikan pengelolaan limbah yang andal.Desain penelitian yang digunakan adalah metode tinjauan literatur. Cara ini dilakukan dengan cara mencari atau mengumpulkanartikel yang mempunyai judul sesuai dengan tema artikel yang diambil. Meskipun ada tantangan,menerapkan strategi yang terencana, didukung oleh kebijakan, pendidikan, pelatihan, dan yang kuatteknologi modern, secara signifikan dapat meningkatkan keamanan dan efektivitas program kesehatan ini.
Co-Authors 'Aisy, Afifah Rohadatul Abdillah, Ratu Puanurani Anggitya Adelia Putri, Maritza Adinda Kurnia Herlambang Adjrina Dawina Putri Adjrina Dawina Putri Adzkia Avisena Maghfiroh Afifah Thaliah Putri Priyono Aghniya Choirunnisa Aguilera, Solita Claudya Aisy, Afifah Rohadatul Alba, Alinda Mahardika Aldera Almeria Annisa Putri Alvianty, Rizka Ayu Amanda Safitri Amanda, Aisyah Putri Andi Paluseri Andriana, Bunga Angelina, Gabriela Anggiruling, Dwikani Oklita Anggraeni Dian Ciptaningrum Anggraeni Dian Ciptaningrum Anggraini, Mela Ratri Anggreini, Anis Lusiana Angraeni, Fitri Anis Lusiana Anggreini, Anis Lusiana Anggreini Annisya Putri Salsabila Apriliyani, Mutia Apriningsih, Apriningsih Apriningsih Arbitera, Cahya Arimbi Prashintya Simawang Arvian, Shenia Rully Assyifa Ramadhani Astuti, Winda Dwi AULIA RAHMA, FADILAH Ayu Alvianty, Rizka Azahra, Sabrina Azizah, Nazhifa Nurul Azizah, Siti Nurul Azzahra, Fitria Bustan Nurfianty Azzahra, Raisya Shafa Bahiizza Shadrina Zhafarin Bunga Andriana Cahya Arbitera Cahya Arbitera Chandrayani Simanjorang Ciptaningrum, Anggraeni Dian Cordellia, Nadhira Nasywa Della Dwi Ayu Dewayani Hidayat, Dayinta Diva Latifah Rochmah, Diva Latifah Rochmah Dwinova, Keira Editha Lesmana, Aurelia El-Tsana, Ashfiya Vi'aqila Eva Nur Agustin Faridz, Hasbi Miftah Fikri, Al Mukhlas Fitri, Tasya Ariani Fitriani, Mutiara Aisyah Fitrianto, Rasyad Hakim, Jiddan Azizan Hera, Agnes Gonxa Mulia Huwaydi Azzam Yusuf Istanti, Novita Dwi Jaya, Liranti Jacinta Kiswanto, Melda Julianti Kulsum, Annisa Ummu Kurnia, Inara Perdana Kusuma, Putri Naira Laily Hanifah Lesmana, Aurelia Editha Lintang Tyas Pramesti Lumbantobing, Saula Bellatrix Lusyta Puri Ardhiyanti Maharani, Ghania Danisha Mahardieka, Clarissa Marina Ery Setyawati Melani, Alif Indah Meutya Zahra Eriansyah Mugi Rahayu Lestari Mujriah Nabiila, Adzroo Atiiqoh Nur Nabilah, Hanifah Nadia Hafrisa Nadia Putri Untiami Nafisah, Dewi Syaidah Naradhipa, Rasyid Araghani Nashiroh, Alya Devia Natasya Nazla Prasetyo Nikita Alia Rajebta Novita Dwi Istanti Novita Dwi Istanti Nur Sholihah, Nur Nurani, Firda Syafitri Nurjanah, Amanda Nurmaliza, Mazaya Raini Nurul Rizqi Azizah Octaviani, Putri Oktapiani, Dwi Rani Panggayuh, Prananta Hadi Pasaribu, Christiani Priyono, Afifah Thaliah Putri Projokusuma, Rachmad Purba , Shofiyyah Salma Purba, Shofiyyah Salma Putri Aulia Rosmayani Putri Naira Kusuma Putri Priyono, Afifah Thaliah Putri, Almeria Annisa Putri, Nadya Nur Syafina Rahayu Lestari, Mugi Rahmadanti, Mutia Devani Rajebta, Nikita Alia Reynanda Sabrina Risma Pertiwi Rita Ismail Robby Firmansyah Rochmah, Diva Latifah Rully Arvian, Shenia Salsabila, Annisya Putri Salsabila, Meuthya Putri Salsabilah, Alya Saphira, Meutya Zahra Sekarningrum, Rizda Maharani Septiana, Wulan Shaumi, Nazwa Fadya Nur Sihole, Putri Oktamaria Siregar, Salwa Febriana Ekasari Siti Aisyah Siti Nurul Azizah Solita Claudya Aguilera Sudarningayuti Lintang Wahyu Azahra Syafira, Seftiani Syahidah, Raisha Syalisa Syabil Syarifah, Ismi Farah Tsabitah, Humairah Fahma Ulya, Nadiyatul Ummi Rahma Utami, Elisa Tri Widya Andini, Widya Widyastuty, Theresia Miranda Wirdatul Jannah Wulan Septiana Wulan Septiana Zahra Septina Zahra Septina Zahra, Nasywa Athiyah Zain, Nabiilah Salsa