Claim Missing Document
Check
Articles

KEANEKARAGAMAN HASIL TANGKAPAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP TRAWL MINI (Mini Bottom Trawl) DI KELURAHAN KAMPUNG NELAYAN KECAMATAN TUNGKAL ILIR Lestari, Febi; Nurhayati, Nurhayati; Hariski, M; Ramadan, Fauzan; Alwi, Yun; Raguati, Raguati
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 8 No 1 (2025): JOURNAL OF INDONESIAN TROPICAL FISHERIES
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/joint-fish.v8i1.559

Abstract

Mini trawl fishing gear has a positive impact as a source of livelihood, but it also has a negative impact on marine biodiversity due to its non-selective nature. This condition requires wise management of aquatic resources in maintaining the sustainability of the marine ecosystem, especially in the waters of Kampung Nelayan Village. The purpose of this study is to determine the diversity of catches in Mini Trawl fishing gear (Mini bottom trawl) in Kampung Nelayan Village, Tungkal Ilir District, Tanjung Jabung Barat Regency. The research method used is the survey method, a method of determining respondents using simple random sampling of 10% from 50 people to 5 fishermen for 10 arrests. The data analysis used was the Diversity Index, Uniformity Index and Dominance Index. The results of the study were obtained that the diversity index value of 3.19 was included in the high category (H'>3), the uniformity index of 1.06 was included in the high category (E>0.6), and the dominance index of 0.06 was included in the low category (C'<0.4). The conclusion of this study is that the value of the diversity index is high, uniformity is high and no species dominate
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR DI DESA LAMBUR LUAR, KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Setiyano, Regi; nelwida; Roiska, Riris; lisna, lisna; ramadan, fauzan; heltria, septy
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan alat tangkap jaring insang dasar (bottom gillnet) di perairan Desa Lambur Luar, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan produksi perikanan laut mencapai 23.491, 54 ton pada tahun 2020. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus–06 September 2025 menggunakan metode survei dengan teknik observasi langsung terhadap hasil tangkapan nelayan. Data yang dikumpulkan meliputi jenis ikan, jumlah individu (ekor), dan berat total (kg) dari setiap spesies hasil tangkapan. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan komposisi jenis dan proporsi hasil tangkapan utama (main catch) serta hasil tangkapan sampingan (bycatch). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap jaring insang dasar di perairan Lambur Luar menangkap 12 jenis spesies dengan total tangkapan sebanyak 1.877 ekor dan berat 24.737 kg. Hasil tangkapan utama (HTU) didominasi oleh ikan senangin (Eleutheronema tetradactylum) sebanyak 1.175 ekor (62,60%) dengan bobot 5.613 kg (22,69%) dan ikan kembung (Rastrelliger sp.) sebanyak 506 ekor (26,96%) dengan bobot 5.686 kg (22,99%). Proporsi hasil tangkapan berdasarkan jumlah menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama mencapai 94,14%, sedangkan hasil tangkapan sampingan sebesar 5,86% tanpa adanya hasil tangkapan buangan (discard). Berdasarkan berat, hasil tangkapan utama mencapai 67,14% dan hasil tangkapan sampingan 32,86%. Secara umum, alat tangkap jaring insang dasar di perairan Lambur Luar bersifat selektif dan efisien dalam menangkap spesies target dengan nilai ekonomis tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan jaring insang dasar mendukung kegiatan penangkapan yang berkelanjutan serta ramah lingkungan. Kata Kunci: Jaring insang, komposisi, Eleutheronema tetradactylum, Lambur Luar, perikanan tangkap.
Effects Of Dietary Rucah Fish Meal On The Digestive Organ Weight Of Native Chickens Nurhayati; Miftahudin, Imam; Nelwida; Lisna; Ramadan, Fauzan; Filawati
INDONESIAN JOURNAL OF SMALL SCALE FARMING Vol. 2 No. 2 (2026): Volume 2, Number 2, 2026
Publisher : Faculty of Agriculture Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ijoss.2026.v02.i02.p04

Abstract

BACKGROUND AND OBJECTIVES Native chickens are local poultry with high economic value; however, their productivity remains relatively low, making nutritional improvement particularly from protein sources essential. Trash fish or discarded fish or rucah fish meal has potential as an alternative feed ingredient due to its abundant availability, lower cost, and high protein content. Its utilization may reduce production costs without compromising feed nutritional quality. This study aimed to evaluate the effect of rucah fish meal inclusion in the diet on the digestive organ weights of native chickens. METHODS The experiment was conducted at the Livestock and Forage Cultivation Laboratory, Faculty of Animal Science, Universitas Jambi, using 200 native chickens. A completely randomized design with five dietary treatments and four replications was applied. The treatments consisted of different inclusion levels of rucah fish meal: P0 = 12%, P1 = 14%, P2 = 16%, P3 = 18%, and P4 = 20%, with four replications per treatment. The observed parameters included feed intake, slaughter weight, relative weight of the gizzard, relative weight of the pancreas, and relative weight of the liver. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA), and parameters showing significant effects were further analyzed using Duncan’s multiple range test. FINDINGS The results indicated that the inclusion of rucah fish meal up to 20% in the diet had no significant effect on feed intake, slaughter weight, relative gizzard weight, relative pancreas weight, or relative liver weight of native chickens. CONCLUSION Rucah fish meal can be included in native chicken diets at levels of up to 20% without adversely affecting the performance of digestive organs as reflected by organ weights
Pelatihan Pembuatan Akuaponik bagi Kelompok Dasawisma Melati Putih Kelurahan Rengas Condong Muara Bulian Roiska, Riris; Putinur; Dini Arbajayanti, Rahma; Pangentasari, Dwinda; Rolin, Febrina; Lisna, Lisna; Arfiana, Bs Monica; Ramadan, Fauzan
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.224

Abstract

Keterbatasan lahan pekarangan dan meningkatnya harga kebutuhan pokok menjadi tantangan utama bagi ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga di wilayah perkotaan seperti Kelurahan Rengas Condong. Kelompok Dasawisma Melati Putih sebagai salah satu kelompok ibu-ibu non produktif yang memiliki potensi besar untuk diberdayakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan sistem akuaponik sederhana sebagai solusi pertanian terpadu di lahan sempit. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap utama: (1) Sosialisasi dan penyuluhan mengenai konsep dan manfaat akuaponik; (2) Pelatihan dan praktik langsung perakitan sistem akuaponik; (3) Pendampingan dalam pemeliharaan awal. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 4.19 meningkat menjadi 8.43 sesi post-test. Selain itu, peserta berhasil membangun satu unit percontohan sistem akuaponik dan menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk mengembangkannya secara mandiri. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan keterampilan baru yang berpotensi mendukung swasembada pangan skala rumah tangga dan membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga
Estimasi Potensi Lestari dan Musim Penangkapan Cumi-cumi (Loligo sp) di WPPNRI 571 Sumatera Utara Farhan Ramdhani; Septy Heltria; Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun; BS Monica Arfiana; Fauzan Ramadan
Journal of Marine Research Vol 15, No 1 (2026): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v15i1.52709

Abstract

Perairan Sumatera Utara yang termasuk dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571 memiliki potensi sumber daya cumi-cumi (Loligo sp.) yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi potensi lestari (Maximum Sustainable Yield/MSY) dan menganalisis pola musim penangkapan cumi-cumi yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan. Data yang digunakan adalah data produksi dan upaya penangkapan cumi-cumi pada periode tahun 2018–2022, kemudian dianalisis menggunakan model surplus produksi Schaefer dan Indeks Musim Penangkapan (IMP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai MSY cumi-cumi sebesar 3.886,62 ton/tahun dengan effort optimum (Fopt) sebanyak 3.078 trip/tahun. Rata-rata produksi tahunan berada di bawah nilai MSY, namun peningkatan effort yang signifikan disertai penurunan CPUE dari 2,07 ton/trip (2018) menjadi 1,66 ton/trip (2022) mengindikasikan tekanan eksploitasi yang meningkat. Analisis IMP menunjukkan musim puncak penangkapan terjadi pada bulan Mei, Oktober, November, dan Desember, yang diindikasikan dengan nilai IMP >100% dan peningkatan kelimpahan klorofil-a (0,60–0,69 mg/L). Hubungan positif antara IMP dan klorofil-a menunjukkan bahwa dinamika oseanografi memiliki kaitan terhadap kelimpahan cumi-cumi di perairan WPPNRI 571 Sumatera Utara.  The waters of North Sumatra, located within Fisheries Management Area of the Republic of Indonesia (FMA-RI) 571, are known to have a high potential of squid (Loligo sp). This study aims to estimate the Maximum Sustainable Yield (MSY) and analyze the fishing season patterns of squid landed at the Oceanic Fishing Port (PPS) of Belawan. The data used include squid production and fishing effort from 2018 to 2022, which were analyzed using the Schaefer surplus production model and the Fishing Season Index (IMP). The results indicate that the MSY of squid is 3,886.62 tons/year with an optimum effort (Fopt) of 3,078 trips/year. Although the annual production remains below the MSY, the significant increase in fishing effort accompanied by a decrease in CPUE—from 2.07 tons/trip in 2018 to 1.66 tons/trip in 2022—suggests increasing exploitation pressure. The IMP analysis shows that peak fishing seasons occur in May, October, November, and December, indicated by IMP values exceeding 100% and an increase in chlorophyll-a concentrations (0.60–0.69 mg/L). The positive correlation between IMP and chlorophyll-a implies that oceanographic dynamics play an important role in influencing the availability of squid in the waters of FMA-RI 571. These findings highlight the need for adaptive and ecosystem-based fisheries management strategies to ensure the sustainability of squid stocks in this region.
Kualitas Lingkungan Kepiting Bakau Di Perairan Pantai Desa Sungai Sayang Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Gustina, Gustina; Heltria, Septy; Mairizal, Mairizal; Nelwida, Nelwida; Ramadan, Fauzan; Gelis, Ester Restiana Endang
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v8i1.12542

Abstract

Kualitas lingkungan hidup kepiting bakau (Scylla spp.) merupakan aspek penting yang perlu dikaji melalui pendekatan data parameter oseanografi guna mendukung keberlanjutan populasi dan pemanfaatannya secara lestari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas habitat kepiting bakau di Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yang dilaksanakan pada 15–30 Juli 2024. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan 3 stasiun dan 3 transek pada setiap stasiun. Penilaian kualitas habitat menggunakan pendekatan Indeks Kualitas Habitat (IKH) berbasis pembobotan dengan parameter suhu, salinitas, pH, genangan air pasang surut, jenis vegetasi, dan kerapatan vegetasi. Hasil analisis menunjukkan ekosistem mangrove di lokasi penelitian tergolong kategori baik, dengan nilai IKH 57 pada Stasiun 1 dan nilai 51 pada Stasiun 2 dan 3. Analisis korelasi antara kualitas habitat dengan lebar karapas menunjukkan korelasi positif lemah (r = 0,38), sedangkan korelasi antara kualitas habitat dengan bobot tubuh menunjukkan korelasi positif sedang (r = 0,52). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kondisi habitat di perairan Desa Sungai Sayang berada dalam kondisi baik dan mampu mendukung kelangsungan hidup kepiting bakau.
Analisis Usaha Budidaya Ikan Patin (Studi Kasus Pokdakan Usaha Mandiri) Desa Tangkit Baru Jambi Arfiana, Bs Monica; Lisna, Lisna; Ramadan, Fauzan
Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Vol 11, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/akuakultur.v11i1.320

Abstract

POKDAKAN Usaha Mandiri is a fishery cultivation business that was established in 1999 until now. Cultivation activities are carried out by fishery business actors traditionally with homemade feed, farmers have not used much technology and business analysis calculations. Currently, only 30% of ponds are actively operating in cultivation activities. The success of a cultivation business is not only determined by technical factors alone, such as selecting superior seeds and feeding, but also influenced by managerial and economic factors such as calculating production costs, calculating the break-even point, and evaluating the business's financial feasibility. Business analysis plays a strategic role in determining the feasibility, efficiency, and sustainability of catfish cultivation businesses. Therefore, research on the analysis of catfish cultivation businesses in Pokdakan Usaha Mandiri, Tangkit Baru Village, Jambi is important to conduct in order to provide a real picture of business conditions and as a basis for making more rational and sustainable economic decisions. This is expected to help meet the fish needs in Jambi Province. Data collection on Patin fish farmers was carried out intentionally at the Fish Cultivation Group (Pokdakan) Usaha Mandiri which harvested in December in 10 ponds. This research is POKDAKAN data analysis used to determine the financial feasibility of the business is the Revenue Cost of Ratio (RCR), Break Even Point (BEP), and Payback Period (PP). Based on the results of the research, the Patin Fish cultivation business at POKDAKAN Usaha Mandiri, Tangkit Baru Village, was declared financially feasible to be developed. This shows that cultivation activities provide real benefits and have good prospects for
Co-Authors A Yani Abdi Vico Sumantri Afriadi, Ahmad Afriani Afriani Afriani H Agape Saragih Agus Mandar Akmal Akmal Amraini Fitri Ardelia, Icha Dewi Arfiana, BS Monica Arfiana, BSM Arfiana, Monica Armarenti, Armarenti Bagus Pramusintho Bagus Pramusintho Bagus Pramusintho Berliana Berliana Berutu, Sumarjani BS Monica Arfiana Citra Noeraini Darlim Darmawi Dea Amelia, Dea Deni Efizon Depison Depison Depison Depison Destiani, Dinda Dodi Devitriano Dyah Muji Rahayu E. Wiyanto Egga Yolanda Eka Anjar Sari Nasution Endang G, Ester Ester Restiana Endang Gelis F Farizal Fachry Abda El Rahman Farhan Ramadhani, Farhan Farhan Ramdhani Farizal Farizal Febrina Rolin Filawati Filawati Filawati Firmansyah Firmansyah Gushairiyanto Gushairiyanto Gustina Gustina Harahap, Afriani Hariski, M Heru Handoko Heru Handoko Hilman Madian Insani Hutauruk, Tiara Nova Wulandari Hutwan Syarifuddin Indra Sulaksana Irvan Gunawan Irwan Irwan Juni Trisno Mulyo Khairunissa, Ade Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu Krisdianto Wibisono Latif , M. Abdul Leni, Yusyam Lestari, Anggun Lestari, Febi Lisna Lisna Lisna, Lisna Lisna, Lisna Lubis, Abdillah Lubis, Samudra Asri M Abdul Latif M. Abdul Latif M. Ridho Saputra Mairizal Mairizal Mairizal Maryo Tinambunan Miftahudin, Imam Muhammad Farhan Mulawarman Mulawarman Nasution, Annio Indah Lestari Nasution, Eka Anjar Sari Nelwida Nelwida Nelwida Nelwida Noferdiman Noferdiman Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Noverdiman Noverdiman Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati P Sormin, Abel Luanda Pakpahan, Roberyo Pangentasari, Dwinda Putinur Raguati Raguati Rahma Dini Arbajayanti Riris Roiska Rizky Janatul Magwa Romie Jhonnerie Saputri, Diah Maulani Saragih, Agape Sarah Angelina Septy Heltria Setiyano, Regi Silaban, Jecky Sitanggang, Earline Margareth Br Suhessy Syarif Suhessy Syarif, Suhessy Sumadja, Wiwaha A Sumantri, Abdi Vico Suratinah Suratinah Syafril Hadi Tampubolon, Nancy Angeline Teja Kaswari Trisno Mulyo, Juni tussadiah, Arifa Wiwaha Anas Sumadja Wontri Erwina Yusniati WULANDARI Yosi Sulastri Br Sihotang Yun Alwi Yurleni Yurleni Yusniati, Wontri Zafitri, Fadia