Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI INTERAKSI OBAT PADA WALI MURID TK CAHAYA KARTINI, LOMBOK TENGAH Baiq Lenysia Puspita Anjani; Cyntiya Rahmawati; Wirawan Adikusuma; Safwan Safwan; Nurul Hidayatullah; Putu Gede Suriya Gunawan; Baiq Leny Nopitasari; Anna Pradiningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14582

Abstract

ABSTRAKInteraksi obat merupakan interaksi yang dapat terjadi apabila efek obat diubah oleh obat lain, makanan, atau minuman. Interaksi obat ini dapat menyebabkan beberapa masalah antara lain penurunan efek terapi, peningkatan toksisitas, atau efek farmakologis yang tidak diharapkan. Rendahnya pemahaman dan kesadaran Wali Murid mengenai interaksi obat dengan makanan dan interaksi obat dengan obat lain, ditambah dengan banyaknya informasi kurang tepat yang beredar melalui media sosial merupakan tantangan baru bagi tenaga kefarmasian untuk melakukan edukasi interaksi obat dalam penggunaan obat pada anak-anak yang diberikan pada Wali Murid di Sekolah. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada Wali Murid tentang interaksi obat. Pelaksanaan pra kegiatan meliputi survei lokasi kegiatan di TK Cahaya Kartini, Lombok Tengah, proses pembuatan dan pencetakan leaflet. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari Jumat tanggal 17 Maret 2023 bertempat di TK Cahaya Kartini. Leaflet yang telah disiapkan didistribusikan kepada peserta kegiatan. Pada tahap pasca kegiatan dilakukan evaluasi hasil dengan tanya jawab dan pengisian pertanyaan pre-intervensi dan post-intervensi tentang interaksi obat oleh Wali Murid. Edukasi interaksi obat ini menunjukkan hasil yang baik terlihat dari adanya kenaikan nilai pada post-intervensi dibandingkan dengan pra-intervensi. Edukasi interaksi obat ini membuka wawasan Wali Murid TK Cahaya Kartini untuk lebih berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya interaksi obat dan melaporkan jika terjadi kejadian akibat interaksi obat pada fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk meminimalisir kejadian yang lebih berbahaya. Kata kunci: interaksi obat; edukasi; TK cahaya kartini ABSTRACT Drug interactions are interactions that can occur when the effects of drugs are altered by other drugs, foods, or drinks. These drug interactions can cause several problems including decreased therapeutic effects, increased toxicity, or unexpected pharmacological effects. The low understanding and awareness of parents regarding drug interactions with food and drug interactions with other drugs, coupled with the large amount of incorrect information circulating through social media is a new challenge for pharmaceutical personnel to educate drug interactions in the use of drugs in children given to parents at school. The purpose of this activity is to educate parents about drug interactions. The pre-activity implementation includes a survey of the location of activities at TK Cahaya Kartini, Central Lombok, and the process of making and printing leaflets. The activity will be held on Friday, March 17, 2023, at TK Cahaya Kartini. The prepared leaflets were distributed to the participants of the activity. In the post-activity stage, results were evaluated with questions and answers and filled in pre-intervention and post-intervention questions about drug interactions by parents. This drug interaction education showed good results as seen from the increase in post-intervention scores compared to pre-intervention. This drug interaction education opens the insight of Guardians of Cahaya Kartini Kindergarten Students to be more careful of the possibility of drug interactions and report if there is an incident due to drug interactions at the nearest healthcare facility to minimize more dangerous events. Keywords: drug interactions; education; TK cahaya kartini
Identifikasi Variasi Gen dan Ekspresi Gen Yang Berhubungan Dengan Anemia Aplastik Menggunakan Pendekatan Genomik dan Bioinformatika Ayu Lifia Nur Kartikasari; Anisa Devi Kharisma Wibowo; Henry Budiawan Prasetya; La Malihi; Nanik Sulistyani; Lalu Muhammad Irham; Wirawan Adikusuma; Abdi Wira Septama; Riat El Khair; Rahmat Dani Satria
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.13335

Abstract

Anemia aplastik merupakan anemia yang disertai oleh pansitopenia pada tepi darah yang disebabkan oleh kelainan primer pada sumsum tulang dalam bentuk aplasia atau hipoplasia tanpa adanya infiltrasi, supresi atau pendesakan sumsum tulang. Pada anemia aplastik terjadi penurunan produksi sel darah dari sumsum tulang sehingga menyebabkan retikulositopenia, anemia, granulositopenia, monositopenia dan trombositopenia. Anemia aplastika termasuk dalam penyakit yang rentan disebabkan oleh faktor genetik. Salah satu faktor genetik yang banyak diidentifikasi adalah variasi gen atau single nucleotide polymorphism ( SNP). Hingga hari inimetodologi untuk bantuan variasi gen tersebut sudah tersedia dengan bentuk berbagai macam database dan bioinformatika. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi variasi gen yang berhubungan dengan Anemia aplastik dan memprioritaskan variasi gen tersebut berdasarkan tingkat kerentanannya melalui pemanfaatan katalog GWAS dan integrasi beberapa database bioinformatika. Hasil penelitian ini kami menemukan ada dua SNP rs1042151 dan rs28367832 yang rentan terhadap anemia aplastik berdasarkan ekpresi gen di jaringan darah . Variasi gen tesebut juga mengkode gen  HLA- DPB1 dan HLA-B dan menunjukkan ekspresi yang tinggi pada jaringan darah ( whole blood ) .Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi variasi gen dan bioinformatika potensial untuk memberikan informasi kepada si terkait kerentanan suatu variasi gen pada suatu penyakit termasuk pada anemia aplastik.
EDUKASI EFEK SAMPING OBAT MELALUI KAJIAN FARMAKOVIGILANS PADA MASYARAKAT DI KOTA MATARAM Anna Pradiningsih; Baiq Leny Nopitasari; Nurul Qiyaam; Wirawan Adikusuma; Safwan Safwan; Cyntiya Rahmawati; Baiq Lenysia Puspita Anjani; Rihhadatul Aisy; Risma Widia Ningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.14586

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki judul Edukasi Efek Samping Obat Melalui Kajian Farmakovigilans Pada Masyarakat. Kegiatan ini berlokasi di Taman Sangkareang pada hari Jumat, 30 Maret 2023. Mayarakat yang terdapat pada Taman Sangkareang sejumlah 30 orang. Masyarakat yang menjadi mitra meliputi usia produktif dari rentang 15-65 tahun. Pendidikan terakhir responden memiliki variasi yang beragam. Pendidikan terakhir SMA memiliki jumlah tertinggi yaitu 60%, S1 sebesar 16,67%, dan SMK sebesar 13,33 %. Sedangkan jumlah terendah yaitu D3, SMP dan SD dengan persentase masing-masing 3,33%. Masyarakat yang berkenan menjadi responden diberikan pretest, kemudian responden diberikan leaflet berupa penjelasan mengenai Efek Smaping obat melalui Kajian Farmakovigilans. Setelah itu, responden diberikan posttest. Pemberian pretest dan postetst ini bertujuan agar dapat mengetahui tingkap pemahaman responden terhadap materi yang diberikan. Hasil pretest didapatkan peresentase sebesar 69,67% jawaban yang sesuai. Sedangkan setelah pemberian edukasi, pengetahuan masyarakat dapat meningkat dilihat dari hasil posttest sebesar 83,08%. Hal ini menyatakan bahwa pemberian edukasi memberikan dampak yang baik bagi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai efek samping obat. Kata kunci: farmakovigilans; obat; edukasi ABSTRACTThis community service activity has the title Education of Drug Side Effects through Pharmacovigilance Studies in the Community. This activity will be located at Taman Sangkareang on Friday, March 30, 2023. The community in Sangkareang Park is 30 people. The communities that become partners include the productive age from the range of 15-65 years. The respondents' recent education has a variety of variations. The last high school education has the highest number of 60%, S1 at 16.67%, and SMK at 13.33%. While the lowest number is D3, junior high school and elementary school with a percentage of 3.33% each. People who wish to be respondents are given a pretest, then respondents are given a leaflet in the form of an explanation of the Smaping Effects of drugs through Pharmacovigilance Studies. After that, respondents were given a posttest. The provision of pretest and postetst aims to be able to find out the window of respondents' understanding of the material provided. The pretest results obtained a percentage of 69.67% of the corresponding answers. Meanwhile, after providing education, public knowledge can increase as seen from the posttest results by 83.08%. This states that providing education has a good impact on increasing public knowledge about drug side effects. Keywords: pharmacovigilance; medicine; education
EDUKASI PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL YANG AMAN PADA MASYARAKAT DI DUSUN GUNUNG KOMAK DESA SETILING, LOMBOK TENGAH Baiq Lenysia Puspita Anjani; Cyntiya Rahmawati; Wirawan Adikusuma; Safwan Safwan; Uswaton Hasanah; Putu Gede Suriya Gunawan; Baiq Nurbaety; Nur Furqani; Baiq Leny Nopitasari; Anna Pradiningsih; Irmatika Hendriyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17830

Abstract

ABSTRAKObat tradisional yang beredar harus memenuhi persyaratan khasiat, keamanan, dan penandaan. Banyak beredar obat tradisional yang tidak teregistrasi terutama yang dijual secara online. Rendahnya pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai informasi tentang pemilihan dan penggunaan obat tradisional yang aman, ditambah dengan banyaknya informasi kurang tepat yang beredar melalui media sosial merupakan tantangan baru bagi Tenaga Kefarmasian untuk melakukan edukasi tentang pemilihan dan penggunaan obat tradisional yang aman. Adanya kejadian yang tidak diharapkan dari kesalahan pemilihan dan penggunaan obat tradisional juga menjadi faktor penting untuk melakukan edukasi pada masyarakat. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat tentang obat tradisional. Pelaksanaan pra kegiatan meliputi survei lokasi kegiatan di Dusun Gunung Komak, proses pembuatan dan pencetakan leaflet. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari Minggu, 10 September 2023 bertempat di Dusun Gunung Komak. Leaflet yang telah disiapkan didistribusikan kepada peserta kegiatan. Pada tahap pasca kegiatan dilakukan evaluasi hasil dengan tanya jawab dan pengisian pertanyaan pre-intervensi dan post-intervensi tentang obat tradisional oleh Masyarakat. Edukasi Pemilihan dan Penggunaan Obat Tradisional yang Aman ini menunjukkan hasil yang baik terlihat dari adanya kenaikan nilai pada post-intervensi dibandingkan dengan pra-intervensi. Edukasi obat tradisional ini membuka wawasan Masyarakat tentang bagaimana memilih dan menggunakan obat tradisional yang aman. Pengetahuan tentang obat tradisional ini juga akan meminimalisir kejadian penyalahgunaan obat dan perederaan obat ilegal yang belum terdaftar BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Kata kunci: obat tradisional; edukasi; dusun gunung komak desa setiling ABSTRACTCirculating folk remedies must meet the requirements of efficacy, safety and marking. Many traditional medicines are circulating that are not registered, especially those sold online. The low public understanding and awareness of information about the selection and use of safe traditional medicines, coupled with the large amount of inappropriate information circulating through social media is a new challenge for Pharmaceutical Personnel to educate about the selection and use of safe traditional medicines. The unexpected occurrence of errors in the selection and use of traditional medicine is also an important factor for educating the public. The purpose of this activity is to educate the public about traditional medicine. The pre-activity implementation includes a survey of the location of activities in Gunung Komak Hamlet, the process of making and printing leaflets. The activity will be carried out on Sunday, September 10, 2023 at Gunung Komak Hamlet. The prepared leaflets were distributed to the participants of the activity. In the post-activity stage, evaluation of the results was carried out with questions and answers and filling in pre-intervention and post-intervention questions about traditional medicine by the community. This Education on the Selection and Use of Safe Traditional Medicine shows good results as seen from the increase in post-intervention scores compared to pre-intervention. This traditional medicine education opens people's insight on how to choose and use safe traditional medicines. Knowledge of traditional medicine will also minimize the incidence of drug abuse and illegal drug circulation that has not been registered with BPOM (Food and Drug Supervisory Agency). Keywords: traditional medicine; education; gunung komak hamlet setiling village
Identification of Biological Risk Genes and Candidate Drugs for Psoriasis Vulgaris by Utilizing the Genomic Information Lisza Niarisessa; Anisa Nova Puspitaningrum; Arief Rahman Afief; Dyah Aryani Perwitasari; Wirawan Adikusuma; Rocky Cheung; Abdi Wira Septama; Lalu Muhammad Irham
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 6 No. 2 (2023): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v6i2.4217

Abstract

Psoriasis is an autoimmune disease that causes inflammation on the skin's surface, characterized by the appearance of pink plaques covered with white scales. Currently, the availability of psoriasis vulgaris therapy is still limited. Therefore, considering the discovery of new drug candidates by utilizing genetic variations, such as single nucleotide polymorphisms (SNP) through drug repurposing, is a profitable method. The SNP associated with psoriasis was obtained from Genome-Wide Association Studies (GWAS) and Phenom-Wide Association Studies (PheWAS) databases. We identified 245 SNPs associated with psoriasis vulgaris with criteria of r2 >0.8. To prioritize the candidate of a gene associated with psoriasis, we used five criteria of functional annotation (missense/nonsense, cis-eQTL, PPI, KEGG, and KO mice) where if there were more than two criteria of assessment, they were defined as the risk gene of psoriasis vulgaris. Fifty-two genes were identified as the risk gene of psoriasis vulgaris, then expanded using the STRING database to obtain more gene candidates of drug targets. The result is 104 genes candidates for drug targets, of which 24 overlapped with 96 drugs, according to DrugBank. Of the 96 drugs that have been approved for other indications, we found that five drugs (ustekinumab, tildrakizumab, risankizumab, guselkumab, and etanercept) are currently in clinical trials for the treatment of psoriasis that target two genes (IL23A and TNF). We argue that these two genes are the most promising targets based on their high target scores on functional annotations. This research explains the potential that utilizing genomic variation can contribute to drug discovery.
Repurposing drugs in endometrial cancer using genomic variants database Darmawi Darmawi; Donel S; Wiwin Suhandri; Winarto Winarto; Wirawan Adikusuma; Lalu Muhammad Irham; Wiwit Ade Fidiawati; Renardy Reza Razali; Auren Nathania; Leina Putri Zahra
Pharmaciana Vol 13, No 3 (2023): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v13i3.27201

Abstract

Endometrial cancer (EC) is the fourth most frequent gynecological cancers, and its incidence and mortality rates have increased over the last decade. Cytotoxic therapy with carboplatin and paclitaxel is the recommended first-line treatment for EC patients. However, the options for following therapy are limited. The latest advances in molecular studies have uncovered the nature of genetic alterations in EC, compelling methods for further research into the treatment of EC since they may disclose to tailored pharmacological therapy. The aim of this study to identify novel drug candidates in treating EC using genomics variants and biological pathway. The genomic variants of  EC were downloaded from cBioportal database. We established connection between the biological EC risk genes from cBioportal database and the DrugBank database. Finally, we used Connectivity Map (CMap) analysis to identify possible drugs whose mechanisms coincided with therapeutic targets and rank them based on the scoring system. We identified novel potential candidate drugs for EC, they are Bosutinib and Nilutamide which exhibit robust scores in the CMap analysis compare to paclitaxel. We also discovered BCR-ABL1 and AR as potential biomarker-driven therapy in EC. This study demonstrates the possibility of using genetic network analysis combined with bioinformatics to repurpose drugs for the treatment of EC. Further study will investigate the mechanisms of using BCR-ABL1 and AR targeting in the treatment of EC.
PERKEMBANGAN STUDI DENGUE KAITANNYA DENGAN INTERLEUKIN (IL-6) : BIBLIOMETRIK ANALISIS DARI TAHUN 1992-2022: TREND OF DENGUE STUDY RELATED TO INTERLEUKIN (IL-6): BIBLIOMETRIC ANALYSIS FROM 1992-2022 Pendicho Eko Yuliyanto; Herjanti Ratnawiningsih; Imaniar Noor Faridah; Dyah Aryani Perwitasari; Lalu Muhammad Irham; Arief Rahman Afief; Barkah Djaka Purwanto; Wirawan Adikusuma
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.389

Abstract

Kasus demam berdarah (DB) atau Dengue Fever masih banyak dijumpai di daerah tropis dengan lingkungan yang kurang baik. Penelitian tentang DB telah dilakukan berkaitan dengan mekanisme peradangan dan terbentuknya interleukin-6 akibat respon tubuh terhadap infeksi dengue. Sebanyak 571 artikel berbahasa inggris yang diperoleh dari database scopus tahun 1992 hingga 2022 digunakan dalam analisa bibliometrik tentang dengue yang berkaitan dengan interleukin-6. Analisa bibliometrik digunakan untuk melihat tren penelitian meliputi kata kunci yang banyak digunakan, jurnal penerbit terbanyak, penerbit yang paling banyak dikutip, instansi penulis dan kolaborasi antar penulis digambarkan dalam visualisasi menggunakan aplikasi VOSViewer. Analisa bibliometrik menunjukkan tren penelitian semakin meningkat dari tahun 1992 hingga tahun 2022. Kata kunci yang paling banyak digunakan adalah dengue virus, dengue, cytokines, cytokine, dengue hemorrhagic fever dan inflammation. Jurnal penerbit yang paling banyak menerbitkan artikel adalah Jurnal Frontiers in Immunology dengan 34 artikel dan yang paling banyak dikutip adalah dari Jurnal Immunology sebanyak 1078 kali. Penulis terbanyak berasal dari National Cheng Kung University Taiwan sebanyak 103 penulis, diikuti oleh Mahidol University Thailand sebanyak 71 penulis. Kolaborasi antar penulis Single Country Publication (SCP) maupun Multiple Country Publication (MCP) yang paling banyak adalah Amerika Serikat diikuti negara China kemudian Brazil. Hasil analisa menunjukkan bahwa penelitian mengenai demam dengue yang berkaitan dengan interleukin-6 menunjukkan tren yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kontribusi penulis didominasi oleh negara-negara maju seperti Amerika dan China. Peran penulis dari negara-negara Asia Tenggara dengan kasus dengue yang tinggi diharapkan dapat semakin berkembang. 
DRUG REPURPOSING UNTUK RHEUMATOID ARTHRITIS MELALUI PEMANFAATAN DATA VARIASI GENETIK: DRUG REPURPOSING FOR RHEUMATOID ARTHRITIS THROUGH THE UTILIZATION OF GENETIC VARIATION DATA Nining Medi Sushanti; Wirawan Adikusuma; Anisa Nova Puspitaningrum; Arief Rahman Afief; Lalu Muhammad Irham
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.720

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun progresif dengan inflamasi kronik yang menyerang sistem muskuloskeletal yang menyebabkan pembengkakan, nyeri sendi dan destruksi jaringan sinovial disertai gangguan pada sistem motorik.  Pada saat ini pengobatan RA masih sangat terbatas sehingga perlunya upaya untuk menemukan obat baru. Memanfaatkan obat lama untuk indikasi baru atau drug repurposing dapat menjadi salah satu solusi terbaik pengobatan RA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi genetik yang berisiko terhadap RA dan memperoleh kandidat obat baru yang berpotensi terhadap RA dengan memanfaatkan database genomik dan analisis bioinformatika. SNPs terkait  RA diperoleh dari database GWAS catalog dengan p-value < 10-8 kemudian dikembangkan menggunakan HaploReg v4.1. dengan signifikansi  r2 ? 0.8 untuk populasi Asia. Gen yang paling berpengaruh terhadap RA diprioritaskan berdasarkan anotasi fungsional. Semua obat yang berpotensi untuk RA dipetakan ke DrugBank. Dari hasil pencarian di DrugBank dengan memasukkan 24 gen dan 60 target obat, FDA menyetujui tiga obat untuk RA : tocilizumab, sarilumab dan abatacept. Studi ini juga menemukan dua kandidat obat dengan indikasi lain yang berpotensi sebagai kandidat obat baru untuk RA: alpha-linolenic acid yang menargetkan jalur gen FADS1, dan belatacept yang menargetkan gen CD80 dan CD86. Kedua kandidat obat ini memiliki potensi yang besar untuk digunakan pada RA. Strategi pengembangan obat untuk menemukan indikasi baru dari obat yang sudah ada atau kandidat obat yang potensial termasuk pengembangan klinis menawarkan keuntungan berharga dalam proses pengembangan obat seperti efisiensi waktu, biaya dan peningkatan keberhasilan pengobatan. Kata kunci : Autoimun; bioinformatika; drug repositioning; rheumatoid arthritis ; variasi genetik    
IDENTIFIKASI GEN YANG BERISIKO UNTUK PSORIASIS VULGARIS MELALUI PEMANFAATAN INFORMASI GENOMIC Lisza Niarisessa; Anisa Nova Puspitaningrum; Wirawan Adikusuma; Lalu Muhammad Irham; Maulida Mazaya; Abdi Wira Septama; Riat El Khair; Rahmat Dani Satria; Arief Rahman Afief
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 4 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i4.727

Abstract

Psoriasis vulgaris merupakan penyakit yang berkaitan dengan autoimun menyebabkan terjadinya inflamasi pada permukaan kulit. Psoriasis vulgaris ditandai dengan adanya plak berwarna merah atau merah muda diselimuti oleh sisik putih atau keabuan. Psoriasis vulgaris mempengaruhi sekitar 2% populasi di Amerika Utara dan Eropa. Kerentanan karena faktor genetik merupakan faktor yang berperan penting dalam terjadinya psoriasis vulgaris. Farmakogenomik berkaitan dengan ilmu yang mempelajari faktor genetik yang mempengaruhi variabilitas respon obat antar individu. Salah satu pemanfaatan farmakogenomik untuk pengembangan biomarker farmakogenomik yang digunakan dalam penemuan obat baru memalui penemuan kandidat gen. Identifikasi variasi gen Single Nucleotide Polimorfism (SNPs) sudah banyak dilakukan sekaligus dikembangkan. Database genomic yang menyimpan data SNPs antara lain Database Genomic Wide Association Study (GWAS) dan Phenom Wide Association Studies (PheWAS). Dalam penelitian ini kami mengidentifiasi 245 SNPs terkait psoriasis vulgaris dengan kriteria r2 < 0.8 untuk populasi asia. Untuk memprioritaskan kandidat gen terkait psoriasis vulgaris, kami menggunakan lima kriteria anotasi fungsional (missense, cis-eQTL, PPI, KEGG, Komice) dimana jika lebih dari dua skor kriteria penilaian, maka didefinisikan sebagai gen resiko biologis psoriasis vulgaris. Sebanyak 52 gen teridentifikasi sebagai gen resiko biologis psoriasis vulgaris. Diperoleh satu gen dengan skor tertinggi 4 yaitu Cluster of differentiation 247 (CD247). Pada penelitian ini dijelaskan potensi genetik sebagai biomarker terhadap kerentanan penyakit psoriasis vulgaris dan juga sebagai target obat. Kata Kunci : Psoriasis Vulgaris, Penyakit autoimun, Variasi Genomik.
UTILIZING A GENOMIC DATABASE FOR IDENTIFYING GENOMIC VARIATION FOR SARS-CoV-2 RECEPTORS Melodia Rezadhini; Lalu Muhammad Irham; Anisa Nova Puspitaningrum; Arief Rahman Afief; Wirawan Adikusuma; Dyah Aryani Perwitasari
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.790

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is a severe acute respiratory syndrome caused by the coronavirus SARS-CoV-2. This disease progresses through different stages, and its common symptoms include fever, malaise, dry cough, dyspnea, and pneumonia. Since its discovery in Wuhan, Hubei, China, in December 2019, SARS-CoV-2 transmission has rapidly spread. Unfortunately, the number of cases is increasing beyond expectations, making the spread of confirmed COVID-19 cases easier. To detect specific symptoms in a large population, the relationship between gene variants and patients with COVID-19 can be determined. The data of COVID-19 variations can be obtained from the Ensembl Genome Browser. Herein, the gene associated with 19 variants was selected according to the Haploreg 4.1 version. Additionally, protein expression of missense genes variants using the GTEx portal to determine 2 selected variants: rs200553089 encode the TLR7 gene and rs1061622 encode the TNFRSF1B gene, respectively. The highest protein expression of the TLR7 gene is found in lymphocyte cells, while TNFRSF1B shows the highest expression in the whole blood system. According to the data obtained from the Ensembl Genome Browser, the two most prevalent populations for SNP rs19085059, which is associated with the GPHN gene, are in Africa and East Asia, while SNP rs74956615, linked to the RAVER1 gene, is most prevalent in East Asia. The allele frequency for the TLR7 gene cannot be found in five countries, except in America. Keywords: COVID-19, SARS-CoV-2, Single nucleotide polymorphism, Variants.
Co-Authors Abdi Wira Septama Abdi Wira Septama Abdi Wira Septama Abdi Wira Septama Abdi Wira Septama Abdi Wira Septama Adi Wira Septama Adrian A. Kaptein Afief, Arief R. Afief, Arief Rahman Ageng Brahmadhi Anak Agung Gede Sugianthara Ananda, Dwi Rizki Anisa Devi Kharisma Wibowo Anisa Nova Puspitaningrum Anisa Nova Puspitaningrum Anisa Nova Puspitaningrum Anita Silas La’ah Anna Pradiningsih Anna Pradiningsih Annisa Abdi Ghifari Arfianti Arfianti Arief Rahman Afief Arief Rahman Afief Arief Rahman Afief Asamuni, GJ Rahma Dewi Auren Nathania Ayu Fatmala Ayu Lifia Nur Kartikasari Baiq Leny Nopitasari Baiq Lenysia Puspita Anjani Baiq Nurbaety Barkah Djaka Purwanto Barkah Djaka Purwanto Cheung, Rocky Chong, Rockie Cyntiya Rahmawati Danang Prasetyaning Amukti Darmawi Darmawi . Darmawi Darmawi Donel S Dyah A. Perwitasari Dyah Aryani Perwitasari Eko Mugiyanto Eko Satria Putra Firdayani Firdayani Firdayani Firdayani, Firdayani Firman Firman Fita Yuliana Furqani, Nur Gina Noor Djalilah GJ Rahma Dewi Asamuni Haafizah Dania Haafizah Dania Haafizah Dania Hamidy, Muhammad Y. Henry Budiawan Prasetya Herjanti Ratnawiningsih Imaniar Noor Faridah Imaniar Noor Faridah Indri Istiqomah Irham, Lalu M. Irmatika Hendriyani Kartikasari, Ayu Lifia Nur Kemal, Rahmat A. Khair, Riat Khairi, Sabiah La Malihi Lalu Muhammad Irham La’ah, Anita Silas Leina Putri Zahra Lisza Niarisessa Made Ary Sarasmita Maliza, Rita MARIA BINTANG Maulida Mazaya Maya Savira Ma’ruf, Muhammad Medi Sushanti, Nining Melodia Rezadhini Melodia Rezadhini Moch. Saiful Bachri Muhammad Faqih Muhammad Hafizh Abiyyu Fathin Fawwazi Muhammad Yulis Hamidy Nanik Sulistyani Nathania, Auren Ni Made Ary Sarasmita Nining Medi Sushanti Nining Medi Sushanti Nopitasari, Baiq Leny Nugraha, Media Fitri Isma Isma Nur Furqani Nurfi Pratiwi, Nurfi NURUL AZIZAH Nurul Hidayatullah Nurul Qiyaam, Nurul Pendicho Eko Yuliyanto Pranata, Satria Purwanto, Barkah Djaka Puspita Anjani, Baiq Lenysia Puspita Puspitaningrum, Anisa Nova Putu Gede Suriya Gunawan Rachmadina, Rachmadina Rahmat Dani Satria Rahmawati, Cyntiya Rangkuti, Ina F. Razali, Renardy Reza Renardy Reza Razali Rezadhini, Melodia Ria Indah Pratami Riat El Khair Riat Khair Rihhadatul Aisy Risma Widia Ningsih Riza Alfian Rockie Chong Rocky Cheung Rocky Cheung Rocky Cheung S, Donel Safwan Safwan Safwan Safwan Santri, Ichtiarini Nurullita Satria, Rahmat Dani Shoma Rikifani Sierly, Nadia Siswanto, Lalu Muhammad Harmain Soraya Soraya Suhandri, Wiwin Tien Partini Tri Murti Andayani Ulfah, Aida J. Uswaton Hasanah Winarto Winarto Winarto Winarto Wiwin Suhandri Wiwit Ade Fidiawati Wiwit Ade Fidiawati Woro Supadmi Woro Supadmi Yudha Rizky Nuari Zahra, Leina Putri Zainul Amiruddin Zakaria Zakaria, Zainul Amiruddin