Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Implementasi Pengembangan Persenjataan Angkatan Laut Indonesia Prakoso, Lukman Yudho; Yulivan, Ivan; Purwantoro, Susilo Adi; Prihantoro, Kasih; Suhirwan, Suhirwan; Uksan, Arifuddin; Albubaroq, Hikmat Zakky; Sutanto, Rudy; Pramono, Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.107 KB)

Abstract

Lingkungan strategis global, regional dan nasional berdampak kepada ancaman faktual dan potensial yang terjadi harus diantisipasi dengan system pertahanan dan keamanan terbaik dengan melibatkan seluruh sumberdaya nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah bagaimana persenjataan Angkatan laut dapat digunakan untuk mendukung fungsi dan tugas pokok dalam pertahanan negara sebagai komponen utama kekuatan maritim. Dinamika persenjataan Angkatan laut dalam pembahasan tulisan ini harus dapat memperhatikan kondisi karakteristik laut Indonesia dan juga kebutuhan dalam menindak ancaman faktual dan potensial,satu hal yang menjadi kekhususan dalam penggunaan kekuatan angkatan laut adalah fungsi diplomasi, hal ini mempengaruhi penggunaan persenjataan Angkatan laut mana kala harus keluar wilayah kedaulatan untuk mengemban fungsi diplomasi internasional, keterkaitan dengan dukungan anggaran juga menjadi penting mengingat outcome dari dukungan persenjataan ini bukan hanya kepada keberhasilan tugas pokok dan fungsi angkatan laut tetapi juga kemanfaatan terhadap ekonomi nasional bisa didapatkan dengan tata kelola yang baik. Sebagai kesimpulan dari tulisan ini adalah, kebutuhan alutsista Angkatan laut harus memperhatikan karakteristik laut Indonesia, ancaman yang dihadapi, fungsi khusus Angkatan laut dan juga dipengaruhi oleh dukungan anggaran.
Implementasi Program Bela Negara di SMK Daarut Tauhiid Boarding School dalam Perspektif Manajemen Pertahanan Rekaria Guntur Pasaribu; Siswo Pudjiatmoko; Arifuddin Uksan; Hariswati Rachmadani Putri
Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol 5, No 2 (2021): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jkik.v5i2.1508

Abstract

Paham radikalisme, separatisme, sikap intoleran, dan tindakan terorisme merupakan salah satu bentuk ancaman yang harus dihadapi oleh bangsa Indonesia. Ancaman tersebut disebabkan salah satunya oleh tergerusnya rasa cinta terhadap tanah air, terutama pada kalangan generasi muda dan milenial. Sehingga diperlukan tindakan peningkatan mutu dan kualitas SDM rakyat Indonesia. Hal ini dapat dicapai dengan mengadakan pendidikan karakter kebangsaan dan penanaman sikap bela negara. SMK Daarut Tauhiid sebagai salah satu lembaga pendidikan yang mengusung konsep pesantren yang di khawatirkan terpapar paham radikalisme di dalam pengajarannya, ternyata turut menerapkan program bela negara dalam pembelajarannya. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti. Peneliti kemudian tertarik melakukan penelitian ini dengan meneliti implementasi program yang dilakukan dalam pelaksanaan program bela negara di SMK Daarut Tauhiid Boarding School. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Data penelitian yang digunakan ini diperoleh melalui kegiatan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi kegiatan kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa implementasi pendidikan karakter bangsa di SMK Daarut Tauhiid dilaksanakan dalam konsep program pembinaan kesadaran bela negara yang terintegrasi pada muatan mata pelajaran dan kegiatan di luar pembelajaran. Program tersebut berkontribusi dalam menghasilkan sumber daya manusia berkarakter bangsa yang memiliki kapabilitas sebagai komponen pertahanan nirmiliter.Kata Kunci:  Implementasi Program, Bela Negara, SMK Daarut Tauhiid Boarding School, Radikalisme, Manajemen Pertahanan.
Strategi Pembentukan Opini Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara dalam Menangkal Pemberitaan Negatif di Media Sosial Kisworo, Ary; Sari, Deasy Silvya; Tarigan, Eka; Widodo, Pujo; Uksan, Arifuddin
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v4.2022.222

Abstract

This research is motivated by the development of information dissemination, especially in social media, which is a challenge for the public relations field in managing the image and good name of an institution. The Indonesian Air Force (TNI AU) is carried out by the Indonesian Air Force Information Service (Dispenau). The existence of negative news about the Indonesian Air Force causes Dispenau to develop a strategy to build public opinion quickly and accurately so that public opinion can change quickly from negative to positive with the right way of managing social media. The purpose of this study is to analyze the strategy used by Dispenau in countering negative news on social media so that an opinion can be formed, which is expected to improve the image of the Indonesian Air Force. The method used is qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out by questionnaires, interviews, observations, literature reviews, and document studies. Based on the research, the authors propose suggestions: Dispenau should maintain good relations with the mass media to create good public opinion about the Indonesian Air Force. Dispenau must also encourage Indonesian Air Force personnel to actively use social media to spread a positive image of the Indonesian Air Force. In addition, Dispenau must continue to improve the strategies that have been carried out. The last suggestion is that Dispenau can encourage Disminpersau, in this case, Subdisdiajurit, to prioritize recruitment at the career officer, non-commissioned or enlisted level who has an educational background related to journalism, graphic design, content creator or video editing so that problems regarding human resources in the Dispenau environment can be resolved.
Strategi Pertahanan Negara dalam Melindungi Sumber Energi di Wilayah Perbatasan: Studi Kasus Blok Ambalat & Kepulauan Natuna Indriyani, Yunita; Laksmono, Rudy; Syhataria, M Ikhwan; Uksan, Arifuddin
CAKRAWALA Vol 16, No 1: Juni 2022
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v16i1.424

Abstract

Perkembangan lingkungan strategis menuntut Indonesia untuk waspada terhadap ancaman yang dapat membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa. Blok Ambalat dan Kepulauan Natuna merupakan contoh sumber sengketa akibat perebutan kekuasaan dalam sumber energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya strategi pertahanan Indonesia dalam mengatasi sengketa sumber energi di Blok Ambalat dan Kepulauan Natuna. Metode Penelitian yaitu Kualitatif Deskriptif dengan data sekunder berasal dari hasil telaah referensi dan interpretasi jurnal maupun publikasi penelitian. Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan melalui pengumpulan data, teori dan konsep dari berbagai sumber penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Blok Ambalat dan Kepulauan Natuna sebagai daerah penghasil sumber energi merupakan objek vital nasional yang patut untuk dilindungi.Sistem pertahanan negara perlu memperhatikan faktor geografis, sumber daya nasional, potensi ancaman serta peraturan terkait batas wilayah dan perairan Indonesia untuk menghindari tumpang tindih penguasaan sumber energi di wilayah perbatasan.
Implementasi Pengembangan Persenjataan Angkatan Laut Indonesia Prakoso, Lukman Yudho; Yulivan, Ivan; Purwantoro, Susilo Adi; Prihantoro, Kasih; Suhirwan, Suhirwan; Uksan, Arifuddin; Albubaroq, Hikmat Zakky; Sutanto, Rudy; Pramono, Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2940

Abstract

Lingkungan strategis global, regional dan nasional berdampak kepada ancaman faktual dan potensial yang terjadi harus diantisipasi dengan system pertahanan dan keamanan terbaik dengan melibatkan seluruh sumberdaya nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah bagaimana persenjataan Angkatan laut dapat digunakan untuk mendukung fungsi dan tugas pokok dalam pertahanan negara sebagai komponen utama kekuatan maritim. Dinamika persenjataan Angkatan laut dalam pembahasan tulisan ini harus dapat memperhatikan kondisi karakteristik laut Indonesia dan juga kebutuhan dalam menindak ancaman faktual dan potensial,satu hal yang menjadi kekhususan dalam penggunaan kekuatan angkatan laut adalah fungsi diplomasi, hal ini mempengaruhi penggunaan persenjataan Angkatan laut mana kala harus keluar wilayah kedaulatan untuk mengemban fungsi diplomasi internasional, keterkaitan dengan dukungan anggaran juga menjadi penting mengingat outcome dari dukungan persenjataan ini bukan hanya kepada keberhasilan tugas pokok dan fungsi angkatan laut tetapi juga kemanfaatan terhadap ekonomi nasional bisa didapatkan dengan tata kelola yang baik. Sebagai kesimpulan dari tulisan ini adalah, kebutuhan alutsista Angkatan laut harus memperhatikan karakteristik laut Indonesia, ancaman yang dihadapi, fungsi khusus Angkatan laut dan juga dipengaruhi oleh dukungan anggaran.
MANAGEMENT OF CAREER DEVELOPMENT OF ISLAMIC CHAPLAINS TNI IN SUPPORTING SOLDIERS' OPERATIONAL READINESS AT THE HEADQUARTERS OF THE INDONESIA NATIONAL ARMY Muttaqin, Muttaqin; Chusnan, Masyitoh; Uksan, Arifuddin
International Journal of Social Service and Research Vol. 4 No. 9 (2024): International Journal of Social Service and Research
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v4i9.923

Abstract

This research is driven by the Sendai Framework, which serves as a guide for mitigating global disaster risk. Within the ASEAN context, this framework is encapsulated in the form of a collective agreement among ten countries. AADMER serves as the foundation for ASEAN member states to establish and enhance coordination and collaboration in the field of disaster management. This research examines how the AHA Centre effectively communicates and disseminates the regional disaster management mechanisms to National Disaster Management Organisations in the Philippines and Malaysia through the One ASEAN One Response Roadshow programme, and how one country’s approaches are different from another by considering certain local contexts. This study explores the critical factors contributing to the success of these communication efforts and highlights the importance of intercultural communication in enhancing understanding and collaboration among stakeholders in each country. The findings reveal that effective communication strategies are vital for fostering mutual understanding and cooperation, thereby strengthening regional disaster management capacities. This research contributes to both academic and practical domains by offering insights into successful strategies for disseminating disaster management information in a multi-cultural and multi-sectoral regional context.
Analysis of Causes and Intervention Design for the Papua Conflict based on Structural, Accelerator, and Trigger (SAT) Model Chandra, Arlina Alfiani; Sukendro, Achmed; Uksan, Arifuddin; Widodo, Pujo; Anas, Muhammad Riza Fathu
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 4 No 3 (2024): IJHESS DECEMBER 2024
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v4i3.1205

Abstract

The Papua conflict remains unresolved and is one of Indonesia's enduring challenges. Special autonomy and development efforts by the government in the region have not succeeded in fostering peace. This study aims to explore the causes of the Papua conflict and provide insights into conflict intervention strategies using the Structural, Accelerator, and Trigger (SAT) Model. This qualitative research as defined by Sugiyono utilized secondary data analysis to gain comprehensive understanding of the conflict intervention design for Papua based on implications of Structural, Accelerator, and Trigger (SAT) Factors. Data was gathered from various sources including books, journals, government documents, and media articles related to the dynamics of the Papua conflict. The study found that by applying the Structural, Accelerator, and Trigger (SAT) Model, the underlying causes of the conflict can be delineated, paving the way for intervention strategies based on these causes. Structural causes such as trust issues with the government, economic inequality, and divergent interests need interventions such as trust building, sustainable economic policies, and negotiation. Accelerator causes such as mass media require interventions such as strengthening media ethics, while conflict triggers such as violence necessitate law enforcement through judicial measures to achieve sustainable peace in Papua.
The Role of Indonesia in Mitigating the Humanitarian Impact of the War in Gaza through Humanitarian Assistance Chandra, Arlina Alfiani; Sukendro, Achmed; Uksan, Arifuddin; Widodo, Pujo; Anas, Muhammad Riza Fathu
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 4 No. 6 (2024): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities (September-October 2024)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v4i6.571

Abstract

The outbreak of the Hamas-Israel war in October 2023 resulted in significant humanitarian impacts, including tens of thousands of civilian casualties, destruction of homes, places of worship, and hospitals, heightened potential for diseases, and deep-seated trauma. The humanitarian impact in Gaza became a global issue requiring immediate attention, including from Indonesia. This research aimed to explore the Hamas-Israel conflict, highlighting Indonesia’s active role in alleviating humanitarian impacts in Gaza through humanitarian assistance. Descriptive qualitative methodology was used in this research to provide a comprehensive understanding of the topic. Data were collected through a literature review from relevant books, journals, and websites to elucidate Indonesia’s role in mitigating the humanitarian impact of the Gaza conflict through humanitarian assistance. The study employed Conflict Theory, Constructivist Theory, and Humanitarian Assistance Concepts for analysis. The study results revealed that Indonesia had provided humanitarian aid covering basic needs such as food, water, and medical supplies, alongside funding for hospital repairs delivered via sea and air routes in collaboration with Egypt and Jordan. Indonesia guided by its national goal to achieve world peace is committed to give humanitarian assistance throughout the Hamas-Israel war while supporting a two-state solution as a conflict resolution.
Peran Intelijen Strategis Terhadap Potensi Bencana Sosial Berbasis Konflik Sara Di Indonesia Siahaan, Junior Ternama; Alexandra, Halomoan FS FS; Sagala, Parluhutan; Setiawibawa, Rachmat; Uksan, Arifuddin
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7759

Abstract

Bencana sosial berbasis konflik SARA semakin mengemuka di Indonesia, seiring meningkatnya polarisasi identitas, ketimpangan sosial, dan penyebaran kebencian di ruang digital. Meskipun kerangka hukum seperti UU No. 24 Tahun 2007 dan UU No. 7 Tahun 2012 telah mengatur penanggulangan bencana dan konflik sosial, upaya mitigasi masih bersifat reaktif dan belum terintegrasi dengan sistem intelijen strategi yang adaptif terhadap dinamika sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas peran strategi intelijen dalam mendeteksi dan mencegah potensi bencana sosial berbasis konflik SARA di Indonesia serta merumuskan strategi penguatan sistem peringatan dini berbasis analisis intelijen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka. Sumber data diperoleh dari jurnal ilmiah dan buku relevan yang dijelaskan secara induktif, dengan fokus pada makna sosial dan konteks konflik SARA dalam kerangka penanggulangan bencana sosial. Penelitian ini menemukan bahwa strategi intelijen mampu menggambarkan gejala awal konflik SARA melalui analisis kebencian, polarisasi identitas, dan mobilisasi massa. Namun efektivitasnya masih dibatasi oleh keterbatasan SDM, teknologi, serta lintas koordinasi lembaga. Kasus di Papua dan konflik pasca pemilu menunjukkan pentingnya integrasi teknologi dan partisipasi masyarakat dalam sistem deteksi dini. Penelitian ini menyoroti celah penting dalam kajian bencana sosial berbasis konflik SARA, khususnya terkait kekurangan kajian terhadap peran intelijen strategis dalam sistem mitigasi dini. Kontribusi utama penelitian ini menyarankan peningkatan kapasitas intelijen strategis, reformasi koordinasi kebijakan, dan pendekatan berbasis data dalam mencegah konflik sosial di masyarakat multikultural seperti Indonesia.Kata kunci: Bencana Sosial, Intelijen, SARA
Analyzing the Conflict Potential of Unauthorized Viralization on Social Media through Galtung’s Conflict Theory Septiani, Kartika; Uksan, Arifuddin; Yusnaldi; Setiawibawa, Rachmat
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 4 No. 04 (2025): September - November, International Journal of Education, Vocational and Socia
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v4i04.2262

Abstract

The phenomenon of making someone go viral without consent on social media has emerged as a pressing social issue, primarily linked to the violation of privacy rights. This study aims to analyze the potential conflicts arising from such practices by applying Johan Galtung’s conflict and violence theory. The research employs a qualitative library research method through the review of relevant literature. Findings reveal that viral content without consent contains complex dimensions of conflict. Based on Galtung’s Conflict Triangle (Contradiction, Attitude, Behavior), conflicts arise from the contradiction between privacy rights and freedom of expression, evolve into attitudes of mutual blame, and manifest in behaviors such as mass online shaming (cyberbullying), doxing, and even legal or social sanctions. Furthermore, the application of Galtung’s violence theory highlights the presence of direct, structural, and cultural violence that reinforce one another. The study concludes that there is an urgent need for specific regulations on digital privacy protection, the promotion of ethical digital literacy, enhanced reporting mechanisms on social media platforms, and psychosocial support services for victims. These measures are expected to foster a safer, fairer, and more humane digital space.