Claim Missing Document
Check
Articles

Efficacy and Safety Assessment of Emulgel Containing SnakeheadFish (Ophiocephalus striatus) Dry Extract for Burn Wound Treatment in Rabbit Model Tungadi, Robert; Njotowidjojo, Dyah Muliawati; Ruswandi, Edy; Akhyar, Akhyar; Magfirah, Rima
Journal of Experimental and Clinical Pharmacy (JECP) Vol 5, No 2 (2025): August 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jecp.v5i2.1351

Abstract

Burn injuries are a significant health concern requiring effective treatment to accelerate healing and reduce complications. Conventional topical therapies often have limitations, prompting the development of alternative treatments. Snakehead fish extract, rich in bioactive compounds, has been traditionally used for wound healing. This study aimed to evaluate the efficacy and safety of an emulgel containing snakehead fish dry extract at different concentrations for burn wound treatment in rabbits. Three emulgels were formulated with extract concentrations of 0.25%, 0.5%, and 1%, then characterized for physicochemical properties, including pH, viscosity, spreadability, and adhesion. Protein content was determined using the Bradford method. An in vivo study was performed on rabbits with second-degree burn wounds, divided into five groups: negative control (emulgel base), positive control (Burnazine cream), and treatment groups receiving 0.25%, 0.5%, and 1% extract emulgel. Wound healing was assessed by measuring wound contraction for 16 days. Organoleptic tests showed no changes in color, odor, or homogeneity during four weeks of storage. The emulgel formulations showed stable physicochemical properties, with pH 6.0–6.5, viscosity 8000–10000 cPs, spreadability 6.8–6.9 cm, and adhesion time over 4 seconds, suitable for skin application. Protein content increased proportionally with extract concentration. The in vivo study showed that 1% extract emulgel significantly accelerated wound healing, with greater wound contraction compared to both controls (p < 0.05). No irritation, erythema, or edema were observed, indicating safety. The 1% snakehead fish dry extract emulgel achieved the most effective burn wound healing in rabbits. The formulation is stable, safe, and has strong potential as a natural alternative for burn treatment.
Effect of welding repair on mechanical properties of ASTM A36 carbon steel weld joints Azwinur, Azwinur; Syukran, Syukran; Akhyar, Akhyar; Tho, Nguyen Huu; Jaswir, Jaswir
Jurnal Polimesin Vol 20, No 2 (2022): August
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v20i2.3075

Abstract

The welding repair process greatly affects the procedure of a welding process to be able to obtain the results of a connection that is safe and in accordance with its provisions. The strength of the welded joint must be considered and ensured that its strength is at least close to the original strength of the material used. In a welding process, errors or omissions are often made accidentally by the welder or the work environment and the selection of welding variable parameters is not appropriate so that welding defects occur. Welding defects can affect the strength of the weld joint. The purpose of this study was to determine the effect of welding repair on the mechanical properties of ASTM A36 material. The material used in conducting this research and testing is ASTM A36 steel plate. Welding was carried out on 4 specimens with the method without repair, repair 1x, repair 2x and repair 3x. Based on the test results, the number of repairs greatly affects the strength of the material connection. The highest maximum tensile strength value in 1 repair specimen is 501.90 Mpa and the lowest is in unwelded material or base metal of 467.97 Mpa. The results of the highest hardness test on the repair material 1 time of 30.83 HRC in the weld metal area and the lowest hardness value on the repair specimen 3 times in the HAZ area of 21 HRC. The results of the macro photo test on each specimen did not detect any welding defects on the inside of the welded material. the largest HAZ width in the 3 times repair material is 21.5 mm and the smallest HAZ width in the specimen without repair is 18 mm
Pengering Asam Gelugur (Garcinia Atroviridis) menggunakan ATMega 328 Berbasis Internet of Things (IoT) Salahuddin, Salahuddin; Akhyar, Akhyar; Alfikri Siregar, Tio Nanda
Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Vol. 19 No. 2 (2022): Jurnal Litek, September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1344.498 KB) | DOI: 10.30811/litek.v19i2.15

Abstract

Keanekaragaman hayati di Indonesia sangat beragam dan memiliki potensi yang tinggi salah satunya adalah rempah-rempah. Rempah-rempah sudah banyak dimanfaatkan dalam bidang industri maupun kesehatan. Namun, terdapat jenis rempah-rempah yang masih belum banyak digali potensinya, salah satunya asam gelugur. Mikrokontroler ATMega328 digunakan sebagai alat pengolah data yang diberikan oleh sensor suhu DS18B20, kemudian kita merancang kontrol suhu untuk melihat suhu yang diinginkan, serta merancang perangkat mekanik dan elektronik alat pengering asam gelugur. Alat yang akan dirancang ini merupakan alat pengering Asam gelugur untuk dijadikan campuran makanan atau rempah-rempah. Pada alat ini suhu untuk mengeringkan asam gelugur dapat diatur sesuai yang dinginkan, setiap suhu yang diatur maka mendapatkan hasil yang berbeda. Proses pengeringan ini dilakukan selama berjam-jam penuh, agar mendapatkan hasil yang optimal. Pada hasil penelitian menunjukan hasil asam yang berat semula 1/2 kg sudah dikeringkan dan diambil contoh dalam waktu 5 jam dengan suhu 60̊c yang sudah di program, dan pada saat kering berat asam tersebut berkurang menjadi 150g atau sama dengan 1 ½ ons, maka dari itu jika di persentasekan mendapatkan hasil 30%. Kesimpulan penelitian ini bahwa semakin lama pengeringan semakin berkurang berat asam yang semula basah. Dari hasil yang di dapat pada pengujian tabel, maka semakin lama waktu pengeringan semakin berkurangnya berat asam tersebut.
Pelatihan Aneka Kue Wijen Untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga di Gugop Pulo Aceh Besar Akhyar, Akhyar; Hasanah, Hasanah; Suryani, Suryani; Usman, Usman; Sinaga, Ulva Rasida; Masyitah, Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4114

Abstract

Pelaksanaan pengabdian ini di Gampong Gugop Pulo Aceh, yang jaraknya lebih dekat dengan Banda Aceh daripada pusat ibukota Aceh Besar, Jantho. Gampong Gugop ini masih sangat sedikit jumlah usaha kecil baik dalam keluarga ataupun masyarakat, dan masih banyak ibu-ibu rumah tangga yang kurang produktif. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan dalam bidang pangan kepada warga masyarakat di Gampong Gugop Pulo Aceh khususnya para ibu-ibu rumah tangga. Dengan permasalahan prioritas terhadap mitra yaitu banyaknya ibu-ibu tangga yang kurang produktif sehingga menyebabkan rendahnya pendatapan perkapita. Masalah ini tentunya dikarenakan masyakarat tidak adanya bakat dan minat yang dimiliki, maka dengan demikian solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan keterampilan dalam bidang pangan dengan keterampilan pembuatan kue berbahan dasar wijen. Metode  yang digunakan pada pelatihan ini antara lain wawancara, sosialisasi, pelatihan, diskusi dan pendampingan pada mitra. Adapun hasil pengabdian ini yaitu (a) adanya keinginan dan motivasi mitra dalam mengembangkan potensi untuk mengembangkan wirausaha, (b)menghasilkan produk kue wijen menjadi produk wijen ketawa, wijen marke dan wijen kacang hijau, (c) meningkatnya kemampuan mitra dalam pengemasan produk yang telah dihasilkan, dan memberikan label pada produk, (d) adanya pemahaman mitra dalam menggunakan alat teknologi dan penggunaan media sosial dalam pemasaran produk.
Tantangan dan Peluang Inovasi Kebijakan di Sektor Pariwisata Kabupaten Bima: Perspektif Good Public Policy Governance Akhyar, Akhyar; Syarif, Syarif
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v4i6.324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang inovasi kebijakan di sektor pariwisata Kabupaten Bima dengan memandangnya dari perspektif Good Public Policy Governance. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian dilakukan di di Dinas Pariwisata Kabupaten Bima dengan fokus pada partisipasi masyarakat, transparansi, pengelolaan lingkungan, dan kolaborasi sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat masih terbatas, kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana pariwisata, dan perlu pengelolaan lingkungan yang lebih optimal. Namun, terdapat peluang inovasi, seperti peningkatan partisipasi melalui mekanisme partisipatif yang kuat, peningkatan transparansi melalui laporan publik, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan. Kemitraan dan kolaborasi diidentifikasi sebagai faktor kunci untuk mencapai keberlanjutan tersebut. Kesimpulannya, Kabupaten Bima dapat mengoptimalkan inovasi kebijakan dengan memperkuat partisipasi masyarakat, meningkatkan transparansi, mengelola lingkungan secara berkelanjutan, dan membangun kemitraan yang kuat, sehingga menciptakan tata kelola pariwisata yang baik dan berdampak positif. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan untuk merancang strategi yang lebih efektif dalam mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.
Investigating the Effects of Solution Treatment Parameters and Artificial Aging on Hardness Improvement of Precipitation-Hardened 6061 Aluminum Alloy Yunus, Azwar; Akhyar, Akhyar; Hasanuddin, Iskandar; Sasmito, Agus
Jurnal Polimesin Vol 23, No 4 (2025): August
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i4.7076

Abstract

This study investigates the impact of solution treatment parameters such as temperature, holding time, and quenching media on the hardness enhancement of wrought aluminum alloy 6061-T6 through precipitation hardening. The objectives of this research are to analyze the influence of solution treatment parameters on hardness enhancement, explore the correlation between the solutioning step and the artificial aging process, and optimize the heat treatment process for improved hardness values. Specimens of 6061-T6 aluminum alloy initially exhibited a hardness of 102 HV. After heating to 500°C with holding times of 45, 60, and 75 minutes, followed by quenching in water and SAE 40 oil, Vickers hardness testing revealed significant changes: hardness dropped to 52 HV after solution treatment, then increased to 63 HV (21.15% increase) for 60 minutes and 64 HV (23.08% increase) for 75 minutes. After artificial aging at 210°C for 120, 180, and 240 minutes, the maximum hardness recorded was 113 HV, marking a 10.78% increase from the initial hardness. The quenching medium also influenced hardness; specimens quenched in SAE 40 oil showed improved hardness compared to those quenched in water, likely due to slower cooling rates that allow for better precipitate formation. The increase in hardness is closely linked to microstructural changes during heat treatment. Solution treatment promotes the dissolution of alloying elements, leading to the formation of fine precipitates during aging. These precipitates impede dislocation movement, enhancing the alloy's strength through precipitation hardening. Thus, the density and distribution of these precipitates significantly contribute to the overall hardness enhancement observed in the 6061-T6 aluminum alloy
Analisis Hukum Islam Terhadap Sistem Timbangan Pada Jual Beli Pepaya Di Kecamatan Hutabargot akhyar, akhyar
Islamic Circle Vol. 4 No. 1 (2023): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v4i1.1637

Abstract

Perdagangan atau jual beli merupakan akad yang diperbolehkan menurut Al-Qur’an, sunnah, dan ijmak ulama, sehingga hukum asal dari kegiatan jual beli adalah mubah atau boleh, Akan tetapi penting untuk diingat bahwa ada batasan dan aturan tertentu yang perlu diikuti dalam konteks perdagangan Islam. Beberapa prinsip utama yang perlu diperhatikan dalam jual beli menurut perspektif Islam adalah; keadilan, kejujuran, transparansi, dan menghindari riba (bunga) serta unsur-unsur spekulatif yang melanggar prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa praktik jual beli papaya dengan sistem timbangan yang di lakukan oleh masyarakat Hutabargot. Adapaun jenis penelitian ini adalah studi lapangan dengan sifat deskriptif. Pendekatan dilakukan dengan menggunakan hukum normatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Data yang ditemukan kemudian akan di analisis menggunakan dalil nas dan juga pendapat para ulama. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa praktik jual beli papaya yang di lakukan toke di Kecamatan Hutabargot sangat tidak sesuai dengan ajaran Islam, bahkan bias masuk dalam kategori haram. Karena tidak adanya unsur keadilan dan kejujuran dalam hal timbangan. Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan dan kesadaran di kalangan pelaku usaha agar praktik jual beli dapat mematuhi prinsip-prinsip syariah dalam Islam.
Implementation of Integrated Educational Management System at Vocational High Schools (A Study Comparative SMKN 1 and SMKN 2 Lhokseumawe City) Akhyar, Akhyar; Ilham, Muhammad
Development: Studies in Educational Management and Leadership Vol. 1 No. 2 (2022): Development: Studies in Educational Management and Leadership
Publisher : Islamic Educational Management Programme

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/development.v1i2.568

Abstract

The study investigated the implementation of integrated management systems in SMK 1 and SMK 2 Lhokseumawe. The research aims to identify the application of management systems in the two schools. A qualitative method with a descriptive-analytic approach was used for the study. Data collection techniques included interviews and observation. The study found that several applications such as Google Classroom, WhatsApp, Google Meet, and Teacher Room App can be utilized by SMK 1 and SMK 2. In addition to using applications, both schools also use websites and social media as information platforms for all information management systems.
ANALISIS COMMUNITY BASED LEARNING (CBL) DAN FAKTOR KEBERHASILAN PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Akhyar, Akhyar; Usman, Usman; Hasanah, Hasanah
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i4.7522

Abstract

The Industrial Revolution 5.0 era presents new challenges and opportunities in education, demanding a learning approach that balances technology with human values. This study aims to analyze the contribution of Community Based Learning (CBL) to the development of 21st century skills and educational success in the era of Society 5.0. Using Systematic Literature Review (SLR) method based on PRISMA protocol, this article reviewed 87 primary studies (2019-2025) from Google Scholar, Scopus, ERIC, and MDPI. The thematic analysis identified four main contributions of CBL: (1) strengthening critical thinking, collaboration, creativity, and communication skills; (2) fostering the values of empathy, sustainability, and community agency; (3) supporting the integration of smart technology with a humanist approach; and (4) determined by success factors such as policy support, multi-stakeholder collaboration, teacher readiness, and local relevance. This study confirms that CBL is a transformative pedagogical strategy capable of bridging the gap in access to education, while strengthening global competitiveness and achieving the SDGs. The original contribution of this study lies in the development of a conceptual model of Inclusive Education 5.0 that integrates smart technology with a humanist approach. This complements previous research that tends to only emphasize the practical aspects of CBL without a comprehensive conceptual framework. ABSTRAKEra Revolusi Industri 5.0 menghadirkan tantangan dan peluang baru dalam dunia pendidikan, menuntut pendekatan pembelajaran yang menyeimbangkan teknologi dengan nilai kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Community Based Learning (CBL) terhadap pengembangan keterampilan abad ke 21 dan keberhasilan pendidikan di era Society 5.0. Dengan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA, artikel ini menelaah 87 studi primer (2019–2025) dari Google Scholar, Scopus, ERIC, dan MDPI. Hasil analisis tematik mengidentifikasi empat kontribusi utama CBL: (1) memperkuat keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi; (2) menumbuhkan nilai empati, keberlanjutan, serta agency komunitas; (3) mendukung integrasi teknologi cerdas dengan pendekatan humanis; dan (4) ditentukan oleh faktor keberhasilan berupa dukungan kebijakan, kolaborasi multi pihak, kesiapan guru, serta relevansi lokal. Kajian ini menegaskan bahwa CBL merupakan strategi pedagogis transformatif yang mampu menjembatani kesenjangan akses pendidikan, sekaligus memperkuat daya saing global dan pencapaian SDGs. Kontribusi orisinal studi ini terletak pada penyusunan model konseptual Inclusive Education 5.0 yang mengintegrasikan teknologi cerdas dengan pendekatan humanis. Hal ini melengkapi penelitian sebelumnya yang cenderung hanya menekankan aspek praktis CBL tanpa kerangka konseptual menyeluruh
Pelatihan Penulisan Cerita Rakyat Modern sebagai Upaya Pelestarian Sastra Lisan Lokal Akhyar, Akhyar; Abrar, Syahidul
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 11 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November, 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan penulisan cerita rakyat modern merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk melestarikan sastra lisan lokal melalui transformasi kreatif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan generasi muda yang semakin jauh dari tradisi lisan, sehingga diperlukan strategi inovatif agar nilai-nilai budaya tetap terjaga namun dapat dipahami dengan gaya modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan penulisan, praktik kreatif, serta pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengolah cerita rakyat menjadi karya tulis modern dengan tetap mempertahankan unsur budaya lokal. Selain itu, terjadi peningkatan minat generasi muda terhadap sastra lisan karena pendekatan penulisan yang dikaitkan dengan media digital. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan identitas budaya, pengembangan kreativitas, serta peluang publikasi karya lokal. Dengan demikian, pelatihan ini dapat menjadi model alternatif pelestarian sastra lisan yang berkelanjutan melalui pengembangan sastra tulis berbasis modernitas.
Co-Authors . Roslidar Abbas, Ibnu Abda Abda Abrar, Syahidul Agus Salim Agus Sasmito, Agus Ahmad Alwi Alfarizi Ahmad, Syarif Akhyar, Miftahul Alfikri Siregar, Tio Nanda Amiruddin Amiruddin Andri muda Nst Asrul Hamid Aulia, Niza Azwinur Azwinur Bakhtiar Bakhtiar Bimo Sunarfri Hantono Daska Azis Fathurrahman Fathurrahman Fazri Amir Firdaus Firdaus Gunawan Gunawan Haeril, Haeril Haeruddin Haeruddin Hamid, Asrul Harahap, Titi Martini Hasanah Hasanah Hasannuddin, Teuku Hasanuddin, Iskandar Humaidin, Humaidin Idris . Ilham Ilham Ilham Ramadan Jaswir, Jaswir Joenoes, Ahmad Taufik Jufriadi Jufriadi, Jufriadi Kridawati Sadhana Lubis, Riskiyah Nur M Fahrur razi Magfirah, Rima Malahayati Malahayati Marlinda, Leni Misriana Misriana, Misriana Muda, Andri Muhammad Amin Muhammad Ilham Muhammad Rizal Fachri Muhammad Sauki Muhjam Kamza Musriandi, Riki Nahari, Lailan Nasution, Khairunnisa Nasution, Suryadi Njotowidjojo, Dyah Muliawati Nst, Nur Aliyah Nur Aminah Nur Masyitah, Nur Nurul Umami R. Rusli Rababah, Mahmoud Ali Rahmad Hidayat Rais, Amien Refnas Raja Ritonga Resi Atna Sari Siregar Risanuri Hidayat RITONGA, SYAIPUDDIN Robert Tungadi Roudotul Jannah Ruswandi, Edy Saddami, Khairun Saifuddin Saifuddin Salahuddin Salahuddin Sinaga, Ulva Rasida Soraya Hasyim Hasibuan Sri Wahyuni Hasibuan Suaeb, Suaeb Suprijanto, Syoni Suryadi Suryadi Suryani Suryani Syarif Syarif Syukran Syukran Tamarli, Tamarli Tambunan, Jannus Tho, Nguyen Huu Tita Nurmalinasari Hidayat Usman Usman Uswatun Hasanah Wazir, Khairil Widdha Mellyssa Widodo, Syamsul Bahri Winarty, Asih Yunus, Azwar Zaki, Ammar Zuhdi Hasibuan