Pelatihan penulisan cerita rakyat modern merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk melestarikan sastra lisan lokal melalui transformasi kreatif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan generasi muda yang semakin jauh dari tradisi lisan, sehingga diperlukan strategi inovatif agar nilai-nilai budaya tetap terjaga namun dapat dipahami dengan gaya modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan penulisan, praktik kreatif, serta pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengolah cerita rakyat menjadi karya tulis modern dengan tetap mempertahankan unsur budaya lokal. Selain itu, terjadi peningkatan minat generasi muda terhadap sastra lisan karena pendekatan penulisan yang dikaitkan dengan media digital. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan identitas budaya, pengembangan kreativitas, serta peluang publikasi karya lokal. Dengan demikian, pelatihan ini dapat menjadi model alternatif pelestarian sastra lisan yang berkelanjutan melalui pengembangan sastra tulis berbasis modernitas.