Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan “SHASIBU” bagi Kader Posyandu dalam Upaya Meningkatkan Cakupan Peserta Keluarga Berencana Aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Gedongtataan Angraini, Dian Isti; Sari, Merry Indah; Carolia, Novita; Imantika, Efriyan; Apriliana, Ety; Warganegara, Efrida; Carolia, Imelda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2794

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk yang relatif tinggi dapat diatasi dengan program Keluarga Berencana (KB). Ledakan penduduk akan menyebabkan tidak tersedianya sumber daya makanan dan energi yang cukup sehingga dapat menyebabkan kerusakan lingkungan hidup.. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih kader posyandu dalam melakukan KIE mengenai KB dan kontrasepsi. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Gedongtataan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberian materi, pembagian leaflet dan modul pelatihan, dan simulasi dengan metode role play. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2019 pada pukul 08.00 sampai dengan selesai. Tempat kegiatan pengabdian ini adalah di ruang aula Puskesmas Gedongtataan. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman setelah diadakan pelatihan yaitu peserta pelatihan yang memiliki tingkat pemahaman baik naik dari 3,33% menjadi 90%. Dari keseluruhan peserta masih terdapat peserta yang cukup paham sebesar 10% . Kesimpulan: peningkatan peran kader kesehatan dalam melakukan KIE mengenai kontrasepsi pada pasangan usia subur dapat meningkatkan cakupan peserta aktif program KB.Kata Kunci: cakupan KB aktif, kader
Penerapan eKIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Elektronik) Dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil Di Era New Normal Angraini, Dian Isti; Karyus, Aila; Kania, Susi; Sari, Merry Indah; Imantika, Efriyan
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2807

Abstract

Indonesia sedang menghadapi bencana nasional nonalam COVID-19 sehingga pelayanan kesehatan maternal dan neonatal menjadi salah satu layanan yang terkena dampak baik secara akses maupun kualitas. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil di era new normal dengan menerapkan eKIE. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Panjang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu promosi kesehatan eKIE (komunikasi, informasi dan edukasi elektronik) berupa pemberian materi dan diskusi interaktif melalui whattsapp group. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu hari Senin, Rabu dan Jum’at tanggal 6, 8 dan 10 Juli 2020 pada pukul 09.00 sd 12.00. Tempat kegiatan pengabdian ini adalah melalui media elektronik secara online dengan whattsapp group. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan yang baik pada ibu hamil setelah diadakan eKIE dengan peningkatan pengetahuan dari 1,4% menjadi 93%; dan peningkatan perilaku dari 14,1% menjadi 97,2%. Kesimpulan: penerapan eKIE untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu hamil dalam menjaga dan meningkatkan kesehatannya memang dibutuhkan terutama di era new normal.Kata Kunci: eKIE, era new normal, ibu hamil
Model IMLEG (Ibu Melek Gizi) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Melalui Penerapan Gizi Seimbang di 1000 Hari Pertama Kehidupan Angraini, Dian Isti; Sari, Merry Indah; Imantika, Efriyan; Apriliana, Ety
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2945

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan global dan nasional serta membawa banyak dampak buruk terhadap kualitas generasi penerus bangsa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dan balita dengan menerapkan model IMLEG (ibu melek gizi). Khalayak sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu hamil dan ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Sari Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pembuatan modul IMLEG, pendidikan kesehatan berupa pemberian materi dan diskusi interaktif, serta pemberian makanantambahan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu hari Kamis tanggal 29 Juli 2021 dan Selasa tanggal 10 Agustus 2021 pada pukul 09.00 sd 14.00. Tempat kegiatan pengabdian ini di PosyanduMuara Putih, Natar, Lampung Selatan. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan setelah diadakan pendidikan kesehatan yaitu ibu hamil yang memiliki tingkat pemahaman baik naik dari 0% menjadi  90%; rerata nilai pretes 55,13 naik menjadi 84 saat postes; hasil analisis uji beda didapatkan bahwa terdapat perbedaan rerata nilai pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan (p=0,000). Kesimpulan: penerapan model IMLEG untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan ibu yang memiliki balita terbukti efektif, terutama dalam menerapkan gizi seimbang dalam 1000 HPK sebagai upaya pencegahan stunting. Kata Kunci: model IMLEG, stunting, 1000 HPK
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Siswa SD Negeri 1 Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Apriliana, Ety; Suwandi, Jhons Fatriyadi; Angraini, Dian Isti; Karima, Nisa; Jausal, Anisa Nuraisa; Mutiara, Utari Gita; Putri, Giska Tri; Ratna, Maya Ganda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3175

Abstract

Angka gangguan kesehatan anak usia sekolah dasar, khususnya Provinsi Lampung masih tinggi. Kesehatan peserta didik dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan perilaku hidup bersih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada murid sekolah dasar, membentuk perilaku hidup bersih dan sehat, serta menyediakan sarana dalam mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 1 Marga Agung dengan peserta sebanyak 70 siswa kelas 4, 5, dan 6. Kegiatan ini dilakukan dengan carapenyuluhan mengenai perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dan praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Evaluasi dilakukan dengan pemberian pertanyaan secara langsung. Pada kegiatan edukasi mengenai PHBS, para siswa diberi pertanyaan-pertanyaan terdahulu secara langsung. Pada akhir penyuluhan pertanyaan kembali diajukan. Pada pertanyaan awal, siswa banyak memberikan jawaban yang salah dan di akhir penyuluhan siswa dapat memberikan jawaban yang benar. 1. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan kesehatan kepada murid sekolah dasar meningkatsetelah diberikan penyuluhan. Dan dengan melakukan praktik CTPS, akan terbentuk salah satu perilaku hidup bersih dan sehat. Kata kunci: cuci tangan, PHBS, siswa SD
EDUKASI PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI YANG TEPAT KEPADA IBU BALITA DI POSYANDU SIMBARINGIN DESA SIDOSARI Daulay, Suryani; Yuningrum, Hesti; Angraini, Dian Isti; Islami, Andi Rassya Daffa; Rahmani, Adrina Rizka
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3532

Abstract

Masa 1.000 hari pertama kehidupan, yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, merupakan periode emas bagi tumbuh kembang anak. Pada usia 6 bulan, ASI tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sehingga diperlukan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat, baik dari sisi waktu, jumlah, frekuensi, maupun kualitas kandungan gizinya. Pemberian MP-ASI yang tidak sesuai dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan seperti stunting, wasting, dan kekurangan energi maupun zat gizi mikro lainnya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu balita mengenai pentingnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat, baik dari segi waktu pemberian, jenis makanan, maupun kandungan gizinya. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, sikap, praktik, meningkatkan literasi tentang pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyampaian materi dan diskusi. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 20 ibu balita Posyandu Simbaringin, Desa Sidosari. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang pentingnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat, baik dari segi waktu pemberian, jenis makanan, maupun kandungan gizinya. Diskusi dilakukan setelah penyampaian materi selesai dilaksanakan. Penyuluhan yang dilakukan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat
The Utilization of Spatial Analysis in Controlling Intestinal Protozoan Infections: Literatur Review: Pemanfaatan Analisis Spasial Dalam Pengendalian Infeksi Nixon Steven; Jhons Fatriyadi Suwandi; Sutarto Sutarto; Dian Isti Angraini
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v11i2.pp7-12

Abstract

Abstrak: Masalah kesehatan akibat infeksi protozoa usus merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di daerah dengan tingkat sanitasi yang buruk dan kepadatan penduduk yang tinggi. Penyakit akibat infeksi protozoa usus berdampak pada kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah yang belum menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.Salah satu pendekatan dalam pengendalian penyebaran infeksi protozoa usus adalah analisis spasial, yang mengidentifikasi pola distribusi penyebaran penyakit, faktor risiko lingkungan, serta lingkungan dengan tingkat penularan infeksi yang tinggi. Artikel review ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan analisis spasial dalam mengkaji penyebaran protozoa usus. Dalam artikel ini, berbagai analisis spasial seperti Sistem Informasi Geografis (SIG) dan pemetaan hotspot. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah Literature Review, yaitu sebuah pencarian literature baik internasional maupun nasional yang dilakukan dengan menggunakan database Sciencedirect dan Google Scholar menggunakan kata kunci “infeksi protozoa usus”, “analisis spasial”, “pengendalian penyakit”, “SIG”, “kesehatan masyarakat” yang diidentifikasi serta dikompilasikan sehingga didapatkan 10 artikel yang relevan. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemerintah pembuat kebijakan dan peneliti untuk memanfaatkan analisis spasial sebagai alat dalam pengendalian infeksi protozoa usus, khususnya pada lingkungan dengan risiko tinggi. Dengan demikian, pendekatan ini berpotensi meningkatkan efektivitas program pengendalian dan penurunan angka kejadian penyakit akibat infeksi protozoa usus. Kata kunci: Infeksi protozoa usus, analisis spasial, pengendalian penyakit, SIG, kesehatan masyarakat Abstract : Health problems due to intestinal protozoan infections are significant health problems, especially in areas with poor sanitation and high population density. Diseases due to intestinal protozoan infections have an impact on public health, especially school-age children who have not implemented a Clean and Healthy Lifestyle (PHBS) such as washing hands before and after eating. One approach to controlling the spread of intestinal protozoan infections is spatial analysis, which identifies patterns of disease distribution, environmental risk factors, and environments with high levels of infection transmission. This review article aims to evaluate the use of spatial analysis in studying the spread of intestinal protozoa. In this article, various spatial analyses, such as Geographic Information Systems (GIS) and hotspot mapping, are discussed. The method used in writing this article is Literature Review, which is a search for international and national literature conducted using the ScienceDirect and Google Scholar databases using the keywords "intestinal protozoan infections," "spatial analysis," "disease control," "GIS," and "public health," which are identified and compiled so that 10 relevant articles are obtained. The results of this study are expected to provide insight for government policymakers and researchers to utilize spatial analysis as a tool in controlling intestinal protozoan infections, especially in high-risk environments. Thus, this approach has the potential to increase the effectiveness of control programs and reduce the incidence of diseases caused by intestinal protozoan infections.
Penatalaksanaan Pasien Laki-Laki Usia 52 Tahun Dengan TB Paru Kasus Baru Dengan DM Tipe 2 Melalui Pendekatan Keluarga Wilayah Puskesmas Tanjung Sari Muhamad Fathurrahman Zain; Dian Isti Angraini
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kasus tuberkulosis (TB) pada pasien dengan diabetes melitus (DM) tipe 2 turut meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas kedua penyakit tersebut. Menurut data WHO, DM tipe 2 meningkatkan risiko infeksi TB hingga tiga kali lipat dibanding populasi umum. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan penatalaksanaan pasien TB paru dengan DM tipe 2 menggunakan pendekatan dokter keluarga secara holistik berbasis evidence-based medicine, melalui pendekatan patient centred dan family approach. Penelitian ini merupakan studi kasus pada pasien laki-laki usia 52 tahun yang mengalami gejala TB paru serta memiliki riwayat DM tipe 2. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, kunjungan rumah, serta rekam medis. Diagnosis TB paru kasus baru dan DM tipe 2 ditegakkan sesuai pedoman klinis. Intervensi dilakukan melalui terapi TB kategori 1 dan pengobatan DM dengan monoterapi oral. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga, perbaikan gejala klinis, serta penurunan kadar gula darah puasa. Pendekatan holistik berbasis keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan luaran klinis dan edukasi pasien
Perdarahan Uterus Abnormal Pada Seorang Wanita Berusia 35 Tahun : Sebuah Laporan Kasus Perdana, Azzahra Gadis Junita; Angraini, Dian Isti
Medula Vol 16 No 1 (2026): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v16i1.1743

Abstract

Abnormal uterine bleeding (PUA) is a gynecological disorder that often occurs in women of reproductive age characterized by menstrual disturbances both in number and duration. The prevalence of PUA worldwide ranges from 3-30% with a higher incidence during menarche and perimenopause. In Indonesia, PUA is estimated to occur in 20% of adolescents and 50% of women aged 40-50 years. Management of PUA requires a holistic approach that includes biomedical, psychosocial and behavioral aspects. The family medicine approach is an effective strategy by considering risk factors, lifestyle, and psychosocial conditions of patients. This study used a qualitative descriptive design with a case study. Data were collected through history taking, physical examination, supporting examination, and in-depth interviews. Interventions included medical therapy, health education, lifestyle modification, and psychosocial support. Patient Mrs. F, 35 years old, had complaints of abnormal bleeding outside the menstrual phase since one month ago. Internal risk factors include lack of knowledge related to PUA, inappropriate diet, and low awareness of routine control. While the patient's external factors include lack of family knowledge about PUA, appropriate contraceptive recommendations for patients and lack of family support. After the intervention, there was an increase in patient and family knowledge, improvement in the patient's diet and physical activity, and increased family attention and support for the patient.
Hubungan Motivasi, Efikasi Diri dan Kondisi Psikologis Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Angraini, Dian Isti; Ernawati, Tutik; Sari, Merry Indah; Harmaina
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 9 No. 2 (2025): JK Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v9i2.pp208-213

Abstract

ABSTRACT The prevalence of diabetes mellitus has increased over time. Patient compliance in taking medication and meal planning (diet) plays a very important role in the success of treatment and controlling blood glucose. The study aims was to determine the association between motivation, self-efficacy and psychological conditions with diet compliance in patients with type 2 diabetes mellitus. This study is an analytical observational study with a cross-sectional approach and conducted from April to October 2023. The research sample was 95 diabetes mellitus type 2 patients in the work area of ​​the Kalirejo Pesawaran Lampung Health Center. The sample was taken using a purposive sampling technique that met the inclusion and exclusion criteria. Data on motivation, self-efficacy and psychological conditions were taken using a validated questionnaire, and data on diet compliance was assessed by comparing food intake with the nutritional needs of patients with type 2 diabetes mellitus based on the 2x24h food recall questionnaire. Data were analyzed using chi square. The results showed that non-compliance diet in patients with type 2 diabetes mellitus was 80%. Motivation, self-efficacy and psychological condition are associated to diet compliance in diabetes mellitus patients (p=0.026; p=0.019; p=<0.001). Compliance with diet in type 2 diabetes mellitus patients is very necessary in controlling blood sugar in order to prevent complications. Motivation, self-efficacy and psychological condition of patients play an important role in diet compliance in type 2 diabetes mellitus patients.
Fasilitasi Pembelajaran Kelas Besar di Pendidikan Kedokteran Tingkat Sarjana: Merry Indah Sari, Dian Isti Angraini Sari, Merry Indah; Angraini, Dian Isti
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 9 No. 2 (2025): JK Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v9i2.pp288-292

Abstract

Perkembangan pendidikan kedokteran dan peningkatan kebutuhan tenaga kesehatan menyebabkan semakin meningkatnya jumlah mahasiswa kedokteran. Pertambahan jumlah mahasiswa menyebabkan pembelajaran kelas besar menjadi pilihan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran kelas besar memilki tantangan dalam hal keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran dan pemberian umpan balik serta penerapan student centered learning. Dalam proses pembelajaran kelas besar, dosen bukan hanya penyampai informasi namun fasilitator pengalaman belajar bagi mahasiswa. Strategi pembelajaran aktif, kolaboratif dalam fasilitasi kelas besar yang dapat menjadi alternatif diantaranya adalah team-based learning, flipped classroom, case-based learning, jigsaw technique dan project-based learning. Integrasi teknologi seperti penggunaan audience response system Mentimeter, dan Kahoot! dalam berbagai strategi ini meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran dan memberi kesempatan untuk melakukan evaluasi dan pemberian umpan balik. Kesiapan dosen untuk merancang desain instruksional yang sesuai dan menggunakan teknologi, kesiapan mahasiswa untuk belajar mandiri dan turut berpartisipasi, serta kesiapan institusi untuk mendukung sarana prasarana dan manajemen sumber daya manusia merupakan faktor yang memiliki peran dalam mendukung keberhasilan fasilitasi kelas besar. Penerapan segera fasilitasi pembelajaran kelas besar yang mendukung student-centered learning ini dengan menggunaan desain terstruktur yang jelas dapat meningkatkan peran aktif mahasiswa dan keberhasilan pembelajaran mahasiswa
Co-Authors Adelia Meutia Putri agustyas tjiptaningrum Ahdalifa, Pinkan Akhmad Rizki Farhan Akmal, Vina Amelia Al Supartinah Al Supartinah, Al Ali, Muhammad Chaidar Amourisva, Assyiva Putri Andi Rassya Daffa Islami Andriansah, M. Anggraeni, Liza Anisa Maulidia Anisa Nuraisa Jausal Anjaya, Putri Ulayya Athallah, Dimas Rifqi Aurelina, Renata Bachtiar, Nabylly Aghna Bagus Pratama Bambang Pujianto Bayu Anggileo Pramesona Carolia, Imelda Chicy Widya Morfi Daulay, Suryani Daulay, Suryani Agustina David Bryan Natanael Simanjuntak Deddy Nur Wachid Delmi Sulastri Diana, Mayasari Dita Rifzian, Malyca Rachmaniar Dwi Indria Anggraini Dwita Oktaria Dyah Wulan S.R Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Efrida Warganegara Efrida Warganegara Efriyan Imantika Eka Putri Rahmadhani Eka Putri Rahmadhani Eka Putri Rahmadhani Emantis Rosa Enriko Aprilio Ernawaty, Tutik Ety Apriliana Ety Apriliana Evandra Athallah Pramana Fathaniah, Widya Fauzi Ahmad Muda Febilla Naili Alfalah Fitri Az Zahra Fitri, Dilla Syahra Noor Fitria Saftarina Ginting, Kristian Pieri Giska Tri Putri Habsari, Maharani Kusuma Hafizha, Syifa Happy, Terza Aflika Hardisman Harmaina Harmaina, Harmaina Hesti Yuningrum Indria, Anggraini Dwi Intan Kusumaningtyas Intanri Kurniati Jausal, Anisa Nuraisa Jhons Fatriyadi Suwandi Kania, Susi Karima, Nisa Karimah Khitami Aziz Karyus, Aila Khairun Nisa Khairunnisa, Lyliani Khairunnisa, Salma Kirana, Falahdila Rebika Kristian Pieri Ginting Kurnia Eka Putri Larasati, Ratri Mauluti Leni Ervina Liana Sidharti, Liana Lidya Angelina Purba Linda Septiani Maya Ganda Ratna Mayasari, Diana Meiyanti Meiyanti, Meiyanti Merry Indah Sari Merry Indah Sari Miranda, Alyzah Nabila Muhamad Fathurrahman Zain Muhammad Abdul Ghoni Muhammad Aditya Muhammad Iz Zuddin Adha Muhammad Jundi Nasrullah Muhammad Yusran Mukhlis Imanto Mukhlis Imanto, Mukhlis Naila Fathiya Isnanto Nisa Karimah Nisa, Lutfi Khoirun Nixon Steven Novita Carolia Novita Carolia Novita Carolia Nur Indrawaty Lipoeto Nurtandhee, Mutiara Oktadoni Saputra Perdana, Azzahra Gadis Junita Putri Damayanti Putu Risyaning Ayu Rahmani, Adrina Rizka Rahmi Zuraida Ramadhan, Rifqi Ihza Ramadhana Komala Ratna, Maya Ganda Reni Zuraida Renti Kusumaningrum Samosir Risda Yana Riska Oktavioni Salsabilla Rizki Arisandi Rizki Hanriko Rodiani Rojwa Azka Syakira Roro Rukmi Windi Perdani, Roro Rukmi Rudiyanto, Waluyo Salsabila, Hasri Aghnia Salwa Alina Faza Sangging, Putu Ristyaning Ayu Sari, Merry Indah Sekar Ronna Fiskasari Sembiring, Dustin Delano Pranata Sharlene Sabrina Azzahra Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Sri Hasnawati Suharmanto Suharmanto Suryadi Suryadi Suryani Agustina Daulay Susianti Susianti Sutarto Sutarto Taufiqy, Athaya Terza Afika Happy Tutik Ernawati Utari Gita Mutiara Wachid, Deddy Nur Winata, Afriza Wiwi Febriani Wiwi Febriani Wuryaningsih Dwi Sayekti Wuryaningsih Wuryaningsih Yaktiworo Indriani Yana, Risda Yoga, M. Agung Prasetya Adnyana Yuliana Yunianto, Andi Eka Yuningrum, Hesti Yusrawati Yusrawati Zahira Farini Hasbani Zelinda Imroatus Soleha Zenith Puspitawati