p-Index From 2021 - 2026
6.999
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Dialektika Publika Budaya Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Kajian Bali LITERASI: Jurnal Ilmu-Ilmu Humaniora Erudio: Journal of Educational Innovation PUJANGGA: Jurnal Bahasa dan Sastra ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika UNEJ e-Proceeding FKIP e-PROCEEDING Panggung Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Indonesian Journal of Learning and Instruction Warta Pengabdian Semiotika Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Eduscience (JES) Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Community Empowerment for Health BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Skripta Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Indonesian Journal of Social Research (IJSR) Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA Panggung Jurnal Serambi Ilmu Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Language Education and Literature JENTERA: Jurnal Kajian Sastra KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture)
Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI DAN KONVENSI TEATER TRADISIONAL BANYUWANGI Anoegrajekti, Novi; Iskandar, Ifan; Attas, Siti Gomo; Macaryus, Sudartomo
ATAVISME Vol 26, No 2 (2023): ATAVISME
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24257/atavisme.v26i2.913.80-91

Abstract

Teater tradisional sebagai hasil konstruksi dan kreasi berpeluang melakukan inovasi agar tetap diminati pendukungnya. Pelaku seni, penanggap, penikmat, dan pemerintah merupakan ekosistem yang saling menguatkan. Di Banyuwangi terdapat dua teater tradisional yang hingga saat ini masih terus dihidupi dan dikembangkan oleh masyarakat, yaitu barong dan janger. Teater barong memiliki lakon yang tetap dan dipertahankan oleh kelompok Barong Tua dan Barong Cilik. Sementara itu, inovasi banyak dilakukan untuk Barong Lancing oleh grup Barong Sapu Jagat dengan anggota para pemain yang masih muda. Pengembangan lakon yang dilakukan oleh Sucipto menjadikan Barong Sapu Jagat memiliki kemiripan dengan teater tradisional janger yang diciptakan secara khusus untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. Analisis data pustaka dan data lapangan diperoleh melalui observasi, partisipasi, wawancara mendalam dengan informan terseleksi, dan diskusi terpumpun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi lakon dilakukan Barong Sapu Jagat dan inovasi janger cenderung mengikuti selera pasar. Pemanfaatan dilakukan youtuber dengan mengunggah hasil perekamannya di media sosial youtube.
JANGER BANYUWANGI: KREASI DAN INOVASI TRADISI LISAN KE PERTUNJUKAN Anoegrajekti, Novi; Macaryus, Sudartomo; Caturwati, Endang; Iskandar, Ifan; Attas, Siti Gomo
ATAVISME Vol 25, No 2 (2022): ATAVISME
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24257/atavisme.v25i2.824.170-184

Abstract

Abstract: Janger Banyuwangi has been established since 1918 and designed to present an entertainment for the community. It was firstly called as Damarwulan due to a character -based Damarwulan and celebrated in every eclipse. This study purposed to analyze the creation, character innovation, and performing arts technique. This study was ethnographic study started by inventing literature studies in the form of article, research report, theses, and dissertation. The literature studies were completed by filed data obtained from observation and participation by directly seeing the performance of Janger. The data were analyzed semiotically by positioning every section such as character innovation, performing technique, property, and community's response as evidences that indicated cultural dynamics. This study resulted that character innovation and creativity, performing technique, and interest of audience had become variabkes that determined the popularity of Janger group.  
Coverage Bias by Medcom and Media Indonesia toward Anies Baswedan in the 2024 Presidential Election Fida Ul Haq, Muhammad; Shobrina Imamah, Nurul; Gomo Attas, Siti; Anoegrajekti, Novi
English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Vol 7 (2024): Striking a Balance between Technology and Empathy in Language Learning, Linguistics, L
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA) is one of the discourse analysis methods that can be applied to examine a discourse or text, whether on a small or large scale. Fairclough's CDA emphasizes the process of text production, the dissemination of the text, and its socio- economic-cultural aspects. This approach dissects discourse from micro to macro dimensions, in line with the complexity of the issues at hand. The research aims to understand several news articles presented by Medcom and Media Indonesia regarding the activities of Anies Baswedan leading up to the 2024 presidential election. The research method applied is qualitative, utilizing text analysis with the transitivity of Systemic Linguistic Functional (SFL) approach. The results of the analysis indicate a tendency in the four news articles to present a positive image of Anies Baswedan. 
“UPAK APEM”: REPRESENTASI KECERDASAN PENARI GANDRUNG MENGOLAH KATA Anoegrajekti, Novi; Macaryus, Sudartomo; Caturwati, Endang; Anwar, Miftahulkhairah
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2024: Konferensi Internasional Kesusastraan XXXII HISKI (Maret 2024)
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/psni.v1i0.159

Abstract

Tembang “Upak Apem” dibawakan oleh penari gandrung tanggapan pada adegan seblang-seblang. Adegan terakhir tersebut merepresentasikan niat penari gandrung untuk memohon diri dan meminta maaf kepada keluarga yang menanggap dan para penonton bila ada tutur kata dan perilaku yang tidak berkenan. Selain itu, adegan seblang-seblang juga berisi ajakan untuk kembali pada kehidupan dan melaksanakan tugas kewajiban dalam keluarga dan dalam masyarakat. Adegan seblang-seblang antara lain membawakan tembang “Candra Dewi”, “Kembang Gandrung”, “Sekar Jenang”, dan “Upak Apem”. Tembang terakhir berupa serangkaian basanan yang strukturnya sama dengan pantun dalam bahasa Melayu atau parikan dalam bahasa Jawa. Sumber data penelitian adalah penari gandrung profesional yang memiliki kepiawaian dalam menciptakan bahasan. Interpretasi data dilakukan secara tekstual dan kontekstual dalam pergelaran gandrung tanggapan. Basanan sebagai tindakan mengolah bahasa dengan struktur yang ketat memerlukan kemampuan dan kecepatan dalam menentukan pilihan kata yang sesuai untuk menyampaikan maksud, sesuai dengan pesanan penonton atau dorongan yang hendak disampaikan penari gandrung. Secara struktural, basanan dikemas dengan menggunakan kaidah estetis khususnya pola rima akhir yang sama.
TRADISI PEMBUATAN KAPAL DALAM MASYARAKAT MARITIM MELALUI SEJARAH, KEARIFAN LOKAL BERBASIS INDISTRI KREATIF DI MASYARAKAT PULAU TIDUNG KEPUALAUAN SERIBU Attas, Siti Gomo; Anoegrajekti, Novi; Azmin, Gres Grasia; Wardani, Rizki
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2024: Konferensi Internasional Kesusastraan XXXII HISKI (Maret 2024)
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/psni.v1i0.150

Abstract

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu, Jakarta, menawarkan keindahan alam dan sejarah maritim yang kaya. Tradisi pembuatan kapal di pulau ini, warisan sejarah maritimnya, dan potensi industri kreatif menjadi fokus artikel ini. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian mencakup sejarah, pelestarian tradisi dan pengaruh kearifan lokal dalam pembuatan kapal. Pulau Tidung memiliki keberagaman jenis kapal tradisional, seperti Pinisi, Jong, dan Juanga, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Tradisi pembuatan kapal di Pulau Tidung tidak hanya praktik teknis, tetapi juga ekspresi nilai-nilai lokal dan kearifan budaya. Industri kreatif berbasis kearifan lokal dapat berkembang melalui pengembangan produk, promosi wisata, penyerapan tenaga kerja lokal, dan produksi souvenir. Metode penelitian melibatkan teknik observasi dan wawancara, menghasilkan pemahaman mendalam tentang sejarah, pelestarian, dan pengaruh kearifan lokal dalam tradisi pembuatan kapal. Potensi pengembangan industri kreatif di Pulau Tidung mencakup desain produk modern, tur pembuatan kapal, penyerapan tenaga kerja lokal, dan produksi souvenir. Artikel ini menyimpulkan bahwa Pulau Tidung memiliki potensi untuk menciptakan ekosistem industri kreatif yang berkelanjutan, memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan melestarikan kearifan budaya setempat.
PEREMPUAN DAN KEMATIAN DALAM SASTRA BANDINGAN: KOLABORASI LAB TEATER CIPUTAT INDONESIA DAN THEATRE COMPANY SHELF JEPANG Pusposari, Wulan; Anoegrajekti, Novi; Gomo Attas, Sitti
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v10i1.31622

Abstract

The comparative literature used by artists creates a unique experience in supporting the appearance of the works of art they are contemplating. The purpose of writing is to explain the interrelated themes/motifs in the two literary works, namely the short story Rintrik by Danarto and the play Sotoba Komachi by Yukio Mishima and to correlate comparative literary studies in theater collaboration work through testimonies from actors/artists involved in the collaborative program. The research method used is descriptive qualitative by placing the object of research, namely the Indonesian Lab Teater Ciputat group and the Japanese Theater Company shelf which are conducting a performing arts collaboration by crossing two literary works from their respective countries. The results of the study show that the themes/motives of death intertwined in both texts are able to add to the richness of references in the collaborative workspaces of the two groups. The themes or motives of death that are explored in the two literary works through a comparative literary approach convey the intertwining of the two works that were born from different zones/spaces/places. The different perspectives on death from the two main female characters in their respective works will add more image spaces for the two directors in formulating their performances. Comparative literature applied by artist practitioners/practitioners can basically be interpreted as a basis for each individual in responding to knowledge and insight into the field they are involved in to make it wider
ANALISIS SEMIOTIK PIDATO GANJAR PRANOWO PADA PENETAPAN NOMOR URUT CALON PRESIDEN DI KPU Fida Ul Haq, Muhammad; Anoegrajekti, Novi
JURNAL SKRIPTA Vol 10 No 1 (2024): SKRIPTA MEI 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v10i1.5961

Abstract

The 2024 Presidential Election is less than three months away. The Election Commission (KPU) has officially announced the presidential and vice-presidential candidates who will be running in the election. This research aims to uncover the meaning of Ganjar Pranowo's speech, after the announcement of the ballot number by the KPU. The research methodology employs the semiotics analysis of Ferdinand De Saussure, focusing on signifiers and signifieds. The approach used in this study is a qualitative descriptive approach. Data collection methods include documentation and literature review. The findings of this research reveal Ganjar Pranowo's explanation of the political phenomena leading up to the Presidential Election. He also calls on all Indonesian citizens to oversee the election process to prevent any irregularities.
Ritual Sebagai Ekosistem Budaya: Inovasi Pertunjukan Berbasis Ekonomi Kreatif Novi Anoegrajekti; Sudartomo Macaryus; Asrumi Asrumi; M. Zamroni; Abdul Latif Bustami; Latifatul Izzah; Rendra Wirawan
PANGGUNG Vol 31 No 1 (2021): Eksistensi Seni Budaya di Masa Pandemi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v31i1.1535

Abstract

Ritus merupakan salah satu dari 10 (sepuluh) objek pemajuan kebudayaan. Ritus sebagai bagian dari budaya dipandang berpotensi sebagai basis pengembangan ekonomi kreatif. Artikel ini bertujuan membahas bagaimana dinamika ritual sebagai ritus tahunan bersih desa dalam kaitannya dengan ekonomi kreatif. Ritual diselenggarakan sebagai syukur atas panen, keselamatan, dan penghormatan cikal bakal desa. Ritual meliputi: Seblang, Ider Bumi, Kebokeboan, Keboan, Puter Kayun, Gelar Pitu, dan Petik Laut diselenggarakan setahun sekali. Dengan metode etnografi, menghimpun data lapangan melalui observasi, partisipasi, dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Dengan pendekatan cultural studies setiap data ditempatkan sebagai peristiwa budaya dalam kaitannya dengan relasi kuasa. Dinamika dan inovasi ritual dilakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata. Inovasi juga untuk mewujudkan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian penyelenggaraan ritual berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Hal itu menjadi peluang bagi optimalisasi potensi ekonomi kreatif masyarakat, menyosialisasikan, mempromosikan, dan memasarkan produk industri lokal.Kata Kunci: Festival, Kebijakan, Lokalitas, Ritual
EVALUATING THE EFFICACY OF DISCORD-BASED BLENDED LEARNING ON ENGLISH SPEAKING SKILLS AND STUDENT ENGAGEMENT Munibi, Ahmad Zaki; Boeriswati, Endry; Anoegrajekti, Novi; Rahmat, Aceng
JURNAL EDUSCIENCE Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Hungary, South Africa, Malaysia, and Ind
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v11i3.6434

Abstract

In the midst of the growing prominence of educational technology, Discord emerges as a promising platform for facilitating language learning. Nevertheless, its role in blended learning models aimed at improving English speaking skills and student engagement, particularly among middle school students, remains insufficiently examined. This study explores the application of Discord, a social communication tool, within a blended learning framework to enhance English speaking skills among middle school learners. Using a qualitative case study method, the research involves 23 purposively sampled students representing diverse levels of English proficiency. Data is gathered through classroom observations, teacher interviews, and document analysis. The literature underscores the critical role of fluent speaking skills in language education, highlighting various influencing factors, such as speaking conditions, attitudes, listening skills, and feedback. Discord's distinctive features such as voice channels and instant messaging facilitate real-time communication and collaborative learning opportunities. While prior studies have predominantly concentrated on traditional educational technologies, they often overlook the potential of emerging platforms like Discord. The findings indicate that Discord significantly enhances interactivity, collaboration, and multimedia integration in learning activities. Educators utilize Discord's functionalities to host engaging discussions, deliver diverse learning materials, and conduct both formative and summative assessments effectively. Students report enhanced collaboration, active participation, and improved language proficiency through the platform's use. Integrating Discord into a blended learning approach offers an innovative and effective solution for language education, addressing the shortcomings of conventional methods and fostering a more engaging learning atmosphere. This research contributes valuable empirical insights into Discord's effectiveness in improving English speaking skills and promoting student engagement, while providing actionable recommendations for educators aiming to integrate advanced technologies into language teaching.Keywords: Discord; Blended Learning; English Speaking Skills; Student Engagement
Mapping the intersection of e-learning, culture, and tradition: a bibliometric analysis Yuki, Librilianti Kurnia; Anoegrajekti, Novi; Lustyantie, Ninuk; Abdullah, Khairul Hafezad
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 19, No 2: May 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v19i2.21199

Abstract

The dynamic relationship between e-learning, culture, and tradition has become a compelling field of study due to the ongoing transformation of educational milieus through technology-driven learning. This study aims to identify and analyse patterns in research publications, active institutions, the impact of citations, and keywords on the intricacies of e-learning, culture, and tradition. This study analysed datasets obtained from the Scopus and Web of Science (WoS) databases using the ScientoPy and VOSviewer. The findings demonstrate a significant increase in research output, highlighting the increasing scholarly interest in understanding the intersection of e-learning, culture, and tradition. The prevalence of keywords such as “mobile learning”, “e-learning”, “cultural heritage”, “augmented reality”, and “distance learning” illustrates the dynamic of the educational field stimulated by technological progress and cultural influences. Also, the keywords emphasise exploring novel learning methodologies incorporating digital resources, protecting cultural heritage, and adapting to changing educational environments. This bibliometric analysis contributes to a greater comprehension of how e-learning interacts with cultural and traditional contexts, thereby enriching the discourse surrounding education in a world that is becoming increasingly interconnected.
Co-Authors Abdul Latif Bustami Abdullah, Khairul Hafezad Abdullah, St. Nur Fadillah Abu Bakar Ramadhan Muhamad Aceng Rahmat Aceng Rahmat Aceng Rahmat, Aceng Achmad Naufal Irsyadi Agustiani, Indah Windra Dwie Alifiah Nurachmana Almyra Diah Pangestu Anak Agung Gde Raka Andriwinata, Momon Anis Rahmawati Arif Firmansyah Asrumi Asrumi Asrumi Asrumi Asrumi Aulia Fauziah Azmin, Gres Grasia D. Nurfajrin Ningsih Diah Pangestu, Almyra Dian Herdiati Dzulqarnain, M. Iskandar Ekka Nur Islahiyah Ely Rusliawati Endang Caturwati Endry Boeriswati Eva Leiliyanti, Eva Ezik Firman Syah Fida Ul Haq, Muhammad Gomo Attas, Sitti Hanni Miladia Maharani Hanny Rasni Heru S.P. Saputra Heru S.P. Saputra Ifan Iskandar Ihwan Rahman Bahtiar Ikwan Setyawan Ikwan Setyawan, Ikwan Imam Qalyubi Imawati, Endah Irsyadi, Achmad Naufal Izzah, Latifatul Kartikasari Ratih Kusumayanti, Dina Dyah Laha, Rafsanjani Hi. Librilianti Kurnia Yuki Librilianti Kurnia Yuki M. Zamroni Marisa Santi Dewi Miftahulkhairah Anwar Miranti - Misrita Momon Andriwinata Muhammad Kamal Bin Abdul Hakim Muhammad Nur, Kholid Rosyidi MUHAMMAD RAYHAN Munibi, Ahmad Zaki Nando Zikir Mahattir Ninuk Lustyantie Ninuk Lustyantie Nuruddin Nuruddin Pradicta Nurhuda Pusposari, Wulan Putu Ngurah Suyatna Yasa Rafli, Zainal Ratna Dewanti Ratna Dewanti Rendra Wirawan Rizky Wardhani Saifur Rohman Salam, Aprinus Samsi Setiadi Samsi Setiadi Sandi Budiana Sharfuddin Tajuddin Shobrina Imamah, Nurul Siminto Siti Ansoriyah Siti Gomo Attas Siti Syamsiah Renny Tounbama Suci Annisa Caroline Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus, Sudartomo Sunarti Mustamar Sya, Mega Febriani Tantut Susanto Titik Maslikatin Trihandayani, Rista Venus Khasanah Venus Khasanah Venus Khasanah Wardani, Rizki Yarmi, Gusti Yoesoef, M Yosawati, Rezky Alviniyanti Yuliati Eka Asi Zainal Rafli, Zainal