p-Index From 2021 - 2026
6.827
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Dialektika Publika Budaya Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Kajian Bali LITERASI: Jurnal Ilmu-Ilmu Humaniora Erudio: Journal of Educational Innovation PUJANGGA: Jurnal Bahasa dan Sastra ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) UNEJ e-Proceeding FKIP e-PROCEEDING Panggung Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Indonesian Journal of Learning and Instruction Warta Pengabdian Semiotika Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Eduscience (JES) Journal of Community Empowerment for Health BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Skripta Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Indonesian Journal of Social Research (IJSR) Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA Panggung International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC) Jurnal Serambi Ilmu Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

Ritual Sebagai Ekosistem Budaya: Inovasi Pertunjukan Berbasis Ekonomi Kreatif Novi Anoegrajekti; Sudartomo Macaryus; Asrumi Asrumi; M. Zamroni; Abdul Latif Bustami; Latifatul Izzah; Rendra Wirawan
PANGGUNG Vol 31 No 1 (2021): Eksistensi Seni Budaya di Masa Pandemi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v31i1.1535

Abstract

Ritus merupakan salah satu dari 10 (sepuluh) objek pemajuan kebudayaan. Ritus sebagai bagian dari budaya dipandang berpotensi sebagai basis pengembangan ekonomi kreatif. Artikel ini bertujuan membahas bagaimana dinamika ritual sebagai ritus tahunan bersih desa dalam kaitannya dengan ekonomi kreatif. Ritual diselenggarakan sebagai syukur atas panen, keselamatan, dan penghormatan cikal bakal desa. Ritual meliputi: Seblang, Ider Bumi, Kebokeboan, Keboan, Puter Kayun, Gelar Pitu, dan Petik Laut diselenggarakan setahun sekali. Dengan metode etnografi, menghimpun data lapangan melalui observasi, partisipasi, dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Dengan pendekatan cultural studies setiap data ditempatkan sebagai peristiwa budaya dalam kaitannya dengan relasi kuasa. Dinamika dan inovasi ritual dilakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata. Inovasi juga untuk mewujudkan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian penyelenggaraan ritual berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Hal itu menjadi peluang bagi optimalisasi potensi ekonomi kreatif masyarakat, menyosialisasikan, mempromosikan, dan memasarkan produk industri lokal.Kata Kunci: Festival, Kebijakan, Lokalitas, Ritual
EVALUATING THE EFFICACY OF DISCORD-BASED BLENDED LEARNING ON ENGLISH SPEAKING SKILLS AND STUDENT ENGAGEMENT Munibi, Ahmad Zaki; Boeriswati, Endry; Anoegrajekti, Novi; Rahmat, Aceng
JURNAL EDUSCIENCE Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Hungary, South Africa, Malaysia, and Ind
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v11i3.6434

Abstract

In the midst of the growing prominence of educational technology, Discord emerges as a promising platform for facilitating language learning. Nevertheless, its role in blended learning models aimed at improving English speaking skills and student engagement, particularly among middle school students, remains insufficiently examined. This study explores the application of Discord, a social communication tool, within a blended learning framework to enhance English speaking skills among middle school learners. Using a qualitative case study method, the research involves 23 purposively sampled students representing diverse levels of English proficiency. Data is gathered through classroom observations, teacher interviews, and document analysis. The literature underscores the critical role of fluent speaking skills in language education, highlighting various influencing factors, such as speaking conditions, attitudes, listening skills, and feedback. Discord's distinctive features such as voice channels and instant messaging facilitate real-time communication and collaborative learning opportunities. While prior studies have predominantly concentrated on traditional educational technologies, they often overlook the potential of emerging platforms like Discord. The findings indicate that Discord significantly enhances interactivity, collaboration, and multimedia integration in learning activities. Educators utilize Discord's functionalities to host engaging discussions, deliver diverse learning materials, and conduct both formative and summative assessments effectively. Students report enhanced collaboration, active participation, and improved language proficiency through the platform's use. Integrating Discord into a blended learning approach offers an innovative and effective solution for language education, addressing the shortcomings of conventional methods and fostering a more engaging learning atmosphere. This research contributes valuable empirical insights into Discord's effectiveness in improving English speaking skills and promoting student engagement, while providing actionable recommendations for educators aiming to integrate advanced technologies into language teaching.Keywords: Discord; Blended Learning; English Speaking Skills; Student Engagement
Mapping the intersection of e-learning, culture, and tradition: a bibliometric analysis Yuki, Librilianti Kurnia; Anoegrajekti, Novi; Lustyantie, Ninuk; Abdullah, Khairul Hafezad
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 19, No 2: May 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v19i2.21199

Abstract

The dynamic relationship between e-learning, culture, and tradition has become a compelling field of study due to the ongoing transformation of educational milieus through technology-driven learning. This study aims to identify and analyse patterns in research publications, active institutions, the impact of citations, and keywords on the intricacies of e-learning, culture, and tradition. This study analysed datasets obtained from the Scopus and Web of Science (WoS) databases using the ScientoPy and VOSviewer. The findings demonstrate a significant increase in research output, highlighting the increasing scholarly interest in understanding the intersection of e-learning, culture, and tradition. The prevalence of keywords such as “mobile learning”, “e-learning”, “cultural heritage”, “augmented reality”, and “distance learning” illustrates the dynamic of the educational field stimulated by technological progress and cultural influences. Also, the keywords emphasise exploring novel learning methodologies incorporating digital resources, protecting cultural heritage, and adapting to changing educational environments. This bibliometric analysis contributes to a greater comprehension of how e-learning interacts with cultural and traditional contexts, thereby enriching the discourse surrounding education in a world that is becoming increasingly interconnected.
Sastra Fantasi Populer: Konsep Pedagogis dan Dampak Sosiokultural Febriani Sya, Mega; Novi Anoegrajekti; Ratna Dewanti
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol. 4 No. 1 (2024): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Arif.041.05

Abstract

Konstruksi makna pada karya sastra populer, Harry Potter mengandalkan seleksi kalimat, perbendaharaan kata, gramatika atau kombinasi kalimat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah konstruksi makna yang muncul pada kalimat dan wacana novel Harry Potter yang berkaitan dengan konsep pendidikan praktik sosiokultural. Metode penelitian ini adalah analisis wacana. Unit analisis pada penelitian ini adalah korpus-korpus berbentuk wacana yang berhubungan dengan pesan-pesan dalam suatu media dalam hal ini novel Harry Potter seri pertama dan kedua yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, dilakukan identifikasi terhadap pesan dan media yang mengantarkan pesan itu. Analisis wacana didahului dengan melakukan koding retorika dan kalimat yang muncul dalam komunikasi. Wawasan Pedagogis dalam Sastra Fantasi, Wawasan Pedagogis dalam Sastra Fantasi, Integritas Simbol Kekuatan Analogi Konflik Kebangsaan, Komersialisasi Produk Budaya, Glokalisasi Produk Budaya Melalui Penerjemahan, Fiksi Penggemar (Fanfiction). Konstruksi kreatif pada wacana dan dampak yang muncul dapat mewakili tentang fenomena sosial yang kerap timbul di masyarakat.
Membangun Indonesian Wave Melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Miranti -; Novi Anoegrajekti
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 1 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i1.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang efektif dalam menyisipkan materi kebudayaan Indonesia pada pembelajaran bahasa Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana integrasi budaya Indonesia dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan teknik wawancara, angket, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan respons positif dari siswa dan guru terhadap pendekatan integrasi budaya lokal dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Namun kurangnya ketersediaan bahan ajar yang berbasis budaya lokal dan kurangnya kesiapan guru masih perlu diatasi. Penelitian ini memberikan landasan untuk pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia yang lebih komprehensif, serta penyelenggaraan pelatihan bagi guru. Sehingga diharapkan dapat tercipta lingkungan pembelajaran yang lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Bahasa Daerah Makassar di Kecamatan Binamu: Studi Pemertahanan Bahasa Abdullah, St. Nur Fadillah; Novi Anoegrajekti; Siti Gomo Attas
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.6119

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan zaman dan meningkatnya dominasi bahasa Indonesia dalam berkomunikasi sehari-hari menimbulkan penurunan penggunaan bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi pemertahanan bahasa daerah Makassar pada generasi Z ditengah maraknya penggunaan bahasa Indonesia. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan prosedur penelitian observasi, wawancara, dan kuesioner, serta menganalisis menggunakan teknik analisis Spradley untuk melihat domain dan realitas sosial dalam penggunaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi bahasa daerah Makassar saat ini masih bertahan di kalangan Gen Z. Meskipun B1 mereka bahasa Indonesia, tetapi mereka masih menggunakan bahasa daerah ketika berinteraksi. Peneliti juga menemukan fakta bahwa beberapa di antara mereka menggunakan bahasa daerah Makassar sebagai B1. Peralihan penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah pada Gen Z di Kec. Binamu sangat baik. Meskipun kebanyakan orang tua memberikan bahasa Indonesia sebagai B1, tetapi mereka tetap mengajarkan bahasa daerah Makassar kepada anaknya.
Industri Kreatif Berbasis Tradisi Lisan dan Manuskrip: Tantangan dan Peluang para Pegiat Seni di Kalimantan Tengah Yoesoef, M; Novi Anoegrajekti; Venus Khasanah; Sudartomo Macaryus; Alifiah Nurachmana; Misrita; Yuliati Eka Asi; Imam Qalyubi; Siminto
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol. 5 No. 1 (2025): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Arif.051.01

Abstract

Artikel ini membahas berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi para pegiat seni dan akademisi yang senantiasa tumbuh-kembang dan menghidupi tradisi lisan dalam berkebudayaan. Di samping tradisi lisan, keberadaan manuskrip tidak kalah penting peranannya sebagai wahana penyimpanan narasi dan pengetahuan lokal dari masa lalu yang tertulis menjadi ekspresi kebudayaan. Pembahasan terhadap kekayaan tradisi lisan dan manuskrip yang ada di lingkungan masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah sebagai warisan budaya tak benda ini difokuskan pada aspek tantangan dan peluang yang ada di tengah perubahan masyarakat yang terus menerus. Metode dekriptif-kualitatif dijadikan pijakan untuk mengidentifikasi dan memahami fenomena lapangan terkait dengan eksistensi tradisi lisan dan manusikrip di wilayah budaya masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah. Hasil yang diperoleh melalui pembahasan dengan pendekatan budaya adalah sebagai berikut. Pertama, modal budaya tradisi yang dimiliki masyarakat Dayak Kenyah di Kalimantan Tengah memiliki potensi untuk dikembangkan selaras dengan perubahan dan pertumbuhan budaya baru. Kedua, pengelolaan tradisi lisan dan manuskrip yang berbasis pada budaya masa lalu dapat dihadirkan secara kreatif untuk diapresiasi dan dimanfaatan semaksimal mungkin oleh masyarakat melalui industri kreatif. Ketiga, regulasi pemerintah seperti UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan mengamanatkan lahirnya upaya-upaya konkret oleh pemangku kepentingan melalui program pelindungan,pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan. Keempat, program itu memerlukan sumber daya manusia kebudayaan yang bergiat, bekerja, dan berkarya melalui berbagai objek pemajuan kebudayaan, khususnya tradisi lisan dan manuskrip. Dari hal-hal itu memunculkan tantangan dan peluang para pemangku kepentingan untuk membangun idustri kreatif berbasis tradisi lisan dan manuskrip yang ada di Kalimantan Tengah.
PEREMPUAN DAN KEMATIAN DALAM SASTRA BANDINGAN: KOLABORASI LAB TEATER CIPUTAT INDONESIA DAN THEATRE COMPANY SHELF JEPANG Pusposari, Wulan; Anoegrajekti, Novi; Gomo Attas, Sitti
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v10i1.31622

Abstract

The comparative literature used by artists creates a unique experience in supporting the appearance of the works of art they are contemplating. The purpose of writing is to explain the interrelated themes/motifs in the two literary works, namely the short story Rintrik by Danarto and the play Sotoba Komachi by Yukio Mishima and to correlate comparative literary studies in theater collaboration work through testimonies from actors/artists involved in the collaborative program. The research method used is descriptive qualitative by placing the object of research, namely the Indonesian Lab Teater Ciputat group and the Japanese Theater Company shelf which are conducting a performing arts collaboration by crossing two literary works from their respective countries. The results of the study show that the themes/motives of death intertwined in both texts are able to add to the richness of references in the collaborative workspaces of the two groups. The themes or motives of death that are explored in the two literary works through a comparative literary approach convey the intertwining of the two works that were born from different zones/spaces/places. The different perspectives on death from the two main female characters in their respective works will add more image spaces for the two directors in formulating their performances. Comparative literature applied by artist practitioners/practitioners can basically be interpreted as a basis for each individual in responding to knowledge and insight into the field they are involved in to make it wider
Fenomena Tagar Foodporn di Instagram Berbahasa Indonesia: Sebuah Tinjauan Gramatika Visual Diah Pangestu, Almyra; Aceng Rahmat; Novi Anoegrajekti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3067

Abstract

Fenomena tagar foodporn di Instagram merupakan salah satu tren yang dominan dalam dunia media sosial. Fenomena ini menggambarkan evolusi masyarakat saat ini dalam berkomunikasi dan berbagi pengalaman makanan secara visual pada era digital sehingga diperlukan sebuah langkah untuk menelisik gambar pada unggahan Instagram dengan tagar foodporn dilihat dari sudut pandang gramatika visual. Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil dari analisis menunjukan bahwa gambar pada unggahan dengan tagar foodporn berbahasa Indonesia di Instagram direpresentasikan oleh menu utama dari mancanegara, kudapan manis, dan menu dengan sayuran. Temuan lain juga menunjukan adanya potensi untuk mempromosikan gaya hidup sehat melalui gambaran makanan sehat dan seimbang dengan representasi yang menggugah selera. Rekomendasi berdasarkan hasil simpulan analisis adalah tagar ini mempromosikan makanan sehat dan tagar ini juga memiliki potensi untuk mempromosikan kuliner nusantara.
Hubungan Minat Bersastra dan Aktivitas Komunitas Sastra dengan Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas VIII SMP Siti Aisyah Bukulasa Laha, Rafsanjani Hi.; Anoegrajekti, Novi; Rohman, Saifur
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6391

Abstract

Mengajarkan sastra, dan khususnya puisi, di sekolah sangat penting. Puisi berfungsi sebagai alat bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir, kecerdasan emosional, dan kesadaran mereka akan situasi kemanusiaan, selain menyediakan jalan keluar untuk pemahaman dan kesenangan. Para peneliti berangkat untuk menjawab tiga pertanyaan: (1) bagaimana partisipasi dalam komunitas sastra memengaruhi kemampuan siswa untuk menulis puisi? (2) apa peran kegiatan komunitas dalam kemampuan siswa untuk menulis puisi? (3) apa peran minat sastra siswa dalam kemampuan mereka untuk menulis puisi? Hasilnya menunjukkan bahwa (1) skor sering untuk minat sastra adalah 3,87, skor baik untuk keterlibatan komunitas sastra adalah 3,58, dan skor 4,34 untuk keterampilan menulis puisi juga dalam kategori baik. Untuk memastikan bahwa siswa memperoleh keterampilan yang diperlukan untuk menulis puisi, nilai frekuensi menunjukkan bahwa kegiatan komunitas sastra yang bertujuan untuk menumbuhkan minat telah dilaksanakan secara efektif. (2) Berdasarkan berbagai uji statistik, (1) Tendapat 3,87 untuk minat sastra, 3,58 untuk keterlibatan komunitas sastra, dan 4,34 untuk bakat menulis puisi, yang semuanya baik. Untuk memastikan bahwa siswa belajar bagaimana membuat puisi, kegiatan komunitas sastra yang mencoba untuk menarik minat mereka telah terbukti berhasil, menurut nilai frekuensi. (2) Berbagai uji statistik telah menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara minat sastra dan keterampilan menulis puisi, sebagaimana ditunjukkan oleh (1) nilai signifikansi 0,017 < 0,05 dan t hitung = -2,552, yang berkontribusi 20,6% pada keterampilan menulis puisi, dan (2) nilai signifikansi 0,029 < 0,05 dan t hitung = 2,313, yang berkontribusi 17,8%. (3) Kemampuan siswa kelas delapan di SMP Siti Aisyah Bukulasa untuk menulis puisi sangat terkait dengan minat mereka dalam sastra dan keterlibatan mereka dalam komunitas sastra. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,02 < 0,05 dan nilai F hitung sebesar 7,612. Selain itu, keaktifan dalam komunitas sastra dan kecintaan yang tulus terhadap sastra berkontribusi sebesar 31,3% terhadap keterampilan seorang penyair.
Co-Authors Abdul Latif Bustami Abdullah, Khairul Hafezad Abdullah, St. Nur Fadillah Abu Bakar Ramadhan Muhamad Aceng Rahmat Aceng Rahmat Aceng Rahmat, Aceng Achmad Naufal Irsyadi Agustiani, Indah Windra Dwie Ahmad Faisal Alifiah Nurachmana Almyra Diah Pangestu Anak Agung Gde Raka Andriwinata, Momon Anis Rahmawati Annisa Dhea Nurbaity Arif Firmansyah Asrumi Asrumi Asrumi Asrumi Asrumi Aulia Fauziah Azmin, Gres Grasia D. Nurfajrin Ningsih Diah Pangestu, Almyra Dian Herdiati Dzulqarnain, M. Iskandar Ekka Nur Islahiyah Ely Rusliawati Endang Caturwati Endry Boeriswati Eva Leiliyanti, Eva Ezik Firman Syah Fida Ul Haq, Muhammad Gomo Attas, Sitti Hanni Miladia Maharani Hanny Rasni Hasby, Nazar Heru S.P. Saputra Heru S.P. Saputra Ifan Iskandar Ihwan Rahman Bahtiar Ikwan Setyawan Ikwan Setyawan, Ikwan Imam Qalyubi Imawati, Endah Irsyadi, Achmad Naufal Islamiah, Neneng Izzah, Latifatul Kartikasari Ratih Kusumayanti, Dina Dyah Laha, Rafsanjani Hi. Lailatul Kodriyah Librilianti Kurnia Yuki Librilianti Kurnia Yuki M. Zamroni Miftahulkhairah Anwar Miranti - Misrita Misrita, Misrita Momon Andriwinata Muhammad Kamal Bin Abdul Hakim Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Munibi, Ahmad Zaki Nando Zikir Mahattir Ninuk Lustyantie Ninuk Lustyantie Nuruddin Nuruddin Pradicta Nurhuda Pusposari, Wulan Putu Ngurah Suyatna Yasa Rafli, Zainal Ramadani, Fitra Ratna Dewanti Ratna Dewanti Rendra Wirawan Rizky Wardhani Saifur Rohman Samsi Setiadi Samsi Setiadi Sandi Budiana Sharfuddin Tajuddin Shobrina Imamah, Nurul Siminto Siti Ansoriyah Siti Gomo Attas Siti Syamsiah Renny Tounbama Suci Annisa Caroline Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus, Sudartomo Sunarti Mustamar Sya, Mega Febriani Tantut Susanto Titik Maslikatin Trihandayani, Rista Venus Khasanah Venus Khasanah Venus Khasanah Wardani, Rizki Yarmi, Gusti Yoesoef, M Yosawati, Rezky Alviniyanti Yuliati Eka Asi Zainal Rafli, Zainal