p-Index From 2021 - 2026
7.983
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Konselor Jurnal Konseling dan Pendidikan Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Potensia An-Nida' Sosial Budaya Jurnal Pendidikan Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Journal of Natural Science and Integration Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Journal of Islamic Civilization Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Instructional Development Journal Jurnal Sains dan Teknologi Tafhim Al-'Ilmi : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP) PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Basicedu JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Al Basirah At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Indonesian Research Journal on Education International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Journal of Health Education Law Information and Humanities
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Ilmu Pengetahuan dalam Islam Kasus: Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Yasni, Yasni; Anwar, Abu
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam merupakan agama yang mengatur semua aspek kehidupan manusia. Salah satu aspek yang diperhatikan dalam islam adalah kesehatan, karena kesehatan merupakan hal yang mutlak dalam menjalani aktivitas kehidupan manusia. Tanpa tubuh yang sehat, manusia tidak dapat menjalankan aktivitas secara maksimal. Al-Razi dan Ibnu Sina adalah salah satu dari sekian banyak dokter Islam yang paling berpengaruh dalam keilmuan ini. Dengan dasar kekhasan pemikiran kedua tokoh untuk membandingkan metode atau titik focus dalam kegiatan kedokteran, dan begitu keharmonisan yang saling melengkapi. Tujuan ditulisnya jurnal ini untuk mengetahui apa itu ilmu kesehatan dan ilmu kedokteran, bagaimana sejarah perkembangan ilmu kedokteran dalam islam dan kontribusi islam terhadap ilmu kedokteran, bagaimana pandangan islam dan umum terhadap ilmu kedokteran dan ilmu kesehatan serta integrasinya dalam ilmu pengetahuan.
Integrasi Pendidikan Agama Islam Dengan Sains Dan Teknologi Nurainun, Nurainun; Anwar, Abu
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam adalah gerakan atau pengerahan aktivitas dan pengarahan yang dilakukan dengan sengaja dan terarah serta diatur yang mendorong perkembangan karakter siswa yang tidak sepenuhnya ditentukan oleh pelajaran yang ketat. Sementara itu, manusia masa kini sangat bergantung pada hasil ilmu pengetahuan dan inovasi. Peningkatan Ilmu Pengetahuan dan Inovasi pada periode ini semakin cepat dan penting bagi masyarakat. Persoalan yang muncul sekarang adalah bagaimana cara menggabungkan ilmu pengetahuan dan agama melalui pelatihan yang ketat dalam Islam. Artikel ini bertujuan untuk mempelajari tentang Penggabungan Pelatihan Ketat Islam dengan Sains dan Inovasi. Teknik eksplorasi yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian kepustakaan.
Metodologi Pengembangan Keilmuwan (Epistimologi II) Dalam Perspektif Islam dan Barat Mikrot, Mikrot; Anwar, Abu
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Epistimologi merupakan membahas mengenai bagaimana cara memperoleh atau mendapatkan ilmu pengetahuan sehingga epistimologi ini berakaitan erat dengan persoalan metode untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Artikel ini bertujuan mengetahui mengenai metode pengembangan keilmuan yaitu metode Eksplanation (Bayani/Penjelasan) dan Intuisi (Irfani/Renungan) dalam pandangan islam dan Pandangan barat Emprisme (Pengalaman), Rasionalisme (menekankan pada akal), dan kritisisme (teori Pengetahuan) . Dalam artikel ini penelitian yang dilakukan berbentuk library research.
Rumpun Ilmu Pengetahuan Sosial Dalam Perspektif Islam dan Barat Saleh, Khairul; Anwar, Abu
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu-ilmu sosial termasuk yang paling menggeneralisasi karena ajaran Islam menunjukkan kesejahteraan manusia. Ciri-ciri ilmu sosial dalam Islam adalah menjunjung tinggi sifat tolong menolong, solidaritas yang tinggi, Fokus kajian ini adalah ilmu pengetahuan sosial dalam perspektif Islam dan Barat yang banyak mengandung pandangan dunia di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan jenis penelitian kepustakaan atau penelitian kepustakaan yang menekankan pada kajian pustaka. Gunakan literatur akademis untuk menyajikan hasil penelitian sebelumnya, menghubungkan penelitian dengan literatur yang relevan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sains dalam Islam merupakan bagian dari ilmu pengetahuan. Pengetahuan bersumber dari akal dan keyakinan, bersumber dari tauhid, Al-Qur'an dan Sunnah. Ilmu pengetahuan perspektif Barat adalah ilmu yang berupa pola pikir dan gagasan manusia. Penting adanya Islamisasi ilmu yang di dalamnya terdapat integrasi dan interkoneksi ilmu umum dan ilmu Islam yang terus diadopsi dan dipertimbangkan dalam ilmu Islam. Sehingga tidak ada ilmu yang dikonomi. Ilmu-ilmu sosial adalah antropologi dan sosiologi, ruang lingkup kajian Islam seperti, dakwah Islam, sejarah kebudayaan Islam, politik Islam. Ekonomi syariah, psikologi Islam, pendidikan agama Islam, muamalah dan lain sebagainya. Ilmu pengetahuan dalam Islam berdasarkan pembahasan sebelumnya mempunyai hubungan antara manusia dengan tauhid. Islam sangat mendukung ilmu-ilmu sosial selama berada pada koridor yang benar.
Integrasi Ilmu Pengetahuan Dalam Islam: Kasus Psikologi Islam Ariani, Rini; Anwar, Abu
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengkaji tentang relasi antara agama dan ilmu sangat menarik, terutama dikaitkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Secara umum ada tiga model Mazhab pertautan antara agama (Islam) dan ilmu (psikologi), yaitu Islamic Psychology (Psikologi Islam), Islamized Psychology (Psikologi Islami), dan Psychology of “Religion” Islam (Psikologi ’Agama’ Islam). aitu ilmu-ilmu psikologi yang berasal dari turas-turas Islam, yang sering disebut dengan istilah nafsiologi. Jenis ilmu ini menjadi bagian dari Islamic Studies. Ada tiga varian dalam Psikologi Islam, yaitu Psikologi Skriptualis (Psikologi + al-Qur’an dan Al Hadist ).Psikologis Sufistik (Psikologi + Tasawuf), Psikologis Filosofis (+ Falsafah/Filsafat Islam).
Keragaman Model Pembelajaran Perspektif al-Quran Giantara, Febri; Syukri, Syukri; Hitami, Munzir; Anwar, Abu
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2022): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v11i2.665

Abstract

Pandemi mengajarkan kita untuk mengubah proses pembelajaran konvesional menjadi proses pembelajaran online. Proses pembelajaran di dalam Islam tidak hanya sebatas menuntut ilmu di jenjang pendidikan tetapi menuntut ilmu sepanjang hayat. Hal ini tertuang di dalam kitab suci umat Islam yaitu al-Quran. al-Quran sangat banyak berbicara tentang ilmu pengetahuan dan sains. Salah satu yang ada di dalam al-Quran adalah tentang metode pembelajaran. Begitu banyak teori metode pembelajaran yang dapat dipelajari. Metode pembelajaran yang disampaikan pada penelitian ini yang terdapat di dalam al-Quran adalah Tausyiah, Da’wah, Mujadalah, Bayyan/Mubaiyyin, Nazhr, Ra’a, Qissah, dan Sual. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan instrument wawancara dan observasi dengan sampel sebanyak tiga orang guru. Analisis data yang digunakan adalah analisis Miles dan Huberman. Hasil yang diperolah pada penggunaan metode pembelajaran pada proses pembelajaran online pada Sekolah Dasar Islam Terpadu Diniyah Pekanbaru sangat bervariasi dan lebih mengedepankan pendidikan karakter Islami.
Kemampuan Guru Dalam Menganalisis Kebutuhan Pembelajaran Berbantuan Information & Communication Technologies (ICT) Pada Madrasah Ibtidaiyah Sakinah, Durrah; Lubis, Ilham Ismail; Anwar, Abu; Prayitno, Diara Rizky
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.4508

Abstract

Seorang guru yang profesional seharusnya memiliki pemahaman yang komprehensif tentang tuntutan profesi, baik dalam hal administrasi maupun praktik, terutama dalam merancang pembelajaran yang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kemampuan guru dalam menganalisis kebutuhan pembelajaran peserta didik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa pendidik tidak mampu memahami karakter peserta didik sehingga tidak dapat menganalisis kebutuhan dalam pembelajaran dengan baik. Maka, perlunya kegiatan menganalisis kebutuhan pembelajaran peserta didik di MI Al-Kifayah Riau, MI Tahfizh Cendikia, dan MI Taskim Pekanbaru. Sehingga peran guru dalam menganalisis kebutuhan pembelajaran yaitu dapat mengidentifikasi masalah, memvalidasi, memformulasikan kebutuhan, merumuskan tujuan, menyesuaikan tujuan sekarang dan tujuan yang baru, memvalidasi tujuan yang telah disesuaikan. Selain itu, melakukan perencanaan, pengumpulan data, menganalisa, dan membuat laporan akhir. Kendala yang dialami guru yaitu terbatasnya sarana prasarana sekolah, dan pola pikir peserta didik belum terbuka. Maka dari itu, dalam menganalisis kebutuhan pembelajaran, disertai pendukung yaitu berbasis ICT, yang diharapkan mampu memberi titik terang dalam kegiatan menganalisis kebutuhan pembelajaran
Kemampuan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Memahami Karakteristik Peserta Didik Lubis, Ilham Ismail; Anwar, Abu; Sakinah, Durrah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5726

Abstract

Pendidikan memiliki kaitan yang erat dengan proses belajar mengajar. Pendidikan karakter merupakan salah satu perwujudan dari sistem pendidikan nasional. Berdasarkan observasi lapangan, guru masih sangat minim atau rendah dalam memahami karakteristik peserta didik. Tujuan dari pembuatan artikel ini adalah untuk menganalisis terkait kemampuan guru PAI dalam memahami karakteristik peserta didik berbasis pendidikan karakter islami untuk mencapai pembelajaran bermakna. Penulisan jurnal ini menggunakan metode kualitatif yang dilaksanakan di MI Asshobirin Flamboyan, MI Nurul Jadid Desa Indrasakti serta MI Al Muhajirin Kijang Rejo Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Waktu penelitian adalah November-Desember 2022. Hasil yang didapatkan adalah di MI Asshobirin Flamboyan, MI Nurul Jadid Desa Indrasakti serta MI Al Muhajirin Kijang Rejo Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar rata-rata para peserta didik dan guru memiliki karakter religius yang diketahui dari perilaku subyek penelitian seperti sholat tepat waktu, mengawali dan mengakhiri kegiatan dengan doa, pembacaan al-qur’an dengan baik dan tartil, serta pembiasaan dalam mengikuti sunnah-sunnah Rasul yaitu melaksanakan sholat dhuhaa, melaksanakan amal jariyah, dan lain sebagainya. Kesimpulannya adalah kemampuan guru dalam memahami karakteristik peserta didik dapat dilakukan pada saat pembelajaran di kelas. Adapun sebelum melakukan pembelajaran, guru harus menyiapkan rancangan pelaksanaan pembelajaran dengan matang terlebih dahulu.
KNOWLEDGE ISLAMIZATION MODEL OF ISMA'IL RAJI AL FARUQI'S PERSPECTIVES FACING THE EDUCATION CHALLENGES IN THE 21st CENTURY Edison, Edison; Anwar, Abu; Mamla Saidah, Elbina
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 25 No 2 (2022): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2022v25n2i9

Abstract

This study aims to compile the work steps of the Islamization of science based on the Islamization model formulated by Isma'il Raji Al Faruqi. This qualitative approach research uses literature study method. This study identifies unhealthy symptoms in the aspects of scientific jurisprudence among Muslims who have not shown symptoms of recovery even in the 21st century. The results of the analysis then prompted the prioritization of the work plan for the Islamization of science in accordance with the ideas of Isma'il Raji Al Faruqi. The work plan begins with strengthening the five principle of unity and focuses on Islamization with a scientific integration model in the five fields of science, namely religious studies, educational management, research methodology, politics, and economics. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menyusun langkah-langkah kerja Islamisasi ilmu pengetahuan berdasarkan model Islamisasi yang dirumuskan oleh Isma’il Raji Al Faruqi. Penelitian dengan pendekatan kualitatif ini menggunakan metode studi literatur. Penelitian ini mengidentifikasi gejala tidak sehat dalam aspek fikrah keilmuan di kalangan umat Islam yang belum menunjukkan gejala kepulihan bahkan hingga abad 21 ini. Hasil analisis tersebut kemudian mendorong penetapan prioritas rencana kerja Islamisasi ilmu pengetahuan sesuai dengan gagasan Isma’il Raji Al Faruqi. Rencana kerja tersebut dimulai dengan penguatan prinsip panca kesatuan dan fokus melakukan Islamisasi dengan model integrasi keilmuan pada lima bidang ilmu pengetahuan yakni studi agama, manajemen pendidikan, metodologi penelitian, politik, dan ekonomi.
The Double Poles Methodology of Islamic Studies Fazlur Rahman Almahfuz, Almahfuz; Hitami, Munzir; Anwar, Abu
EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Nurul Jadid University, Paiton Probolinggo, East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.786 KB) | DOI: 10.33650/edureligia.v5i2.2527

Abstract

The view of Islamic education in delivering its students to become normative theologically oriented human beings so far has developed, it must redesign its learning methodology to be contemporary modernist, namely trying to continue to strengthen spiritual morals which is a product of the theological pole as well as strengthen scientific knowledge, namely the merging of the two poles. Therefore, it is necessary to study the thoughts of Islamic education thinkers from time to time in the hope that they can be used as material for thoughts, comparisons and references so that quality Islamic education can be realized as a model for general education that has been secular oriented. Fazlur Rahman is one of the originators of contemporary Islamic education thought. he stated that Muslims should be able to combine the two poles of education by integrating secular Western education into Islamic education learning. This thought is known as the Islamization of secular education in the world of Islamic education. So that the pole of empirical knowledge found by practitioners of secular education related to the needs of human life at that time must be accepted and based on the value of religious spirituality
Co-Authors Abdul Basir Abu Bakar Afrizal Afrizal Agus Surahmad Agustiar Agustiar Akhmad Mujahidin Alfiah Alfiah Almahfuz, Almahfuz Andi Murniati Ansori, Mhd. Maulana Arbi Arbi ARBI YASIN Arbi Yasin, Arbi Arbi, Arbi Ariani, Rini Arinta Indah Ramadhani Ariyatun, Tri Arwan Arwan Arwan Arwan Asmal May ASWATI, FAJAR Azizah Azizah Azmira, Nur Azni Azni Bambang Kariyawan Cici Saputri Darmawati Darmawati Diara Rizky Prayitno Djeprin E. Hulawa Dramawati Dramawati Durrah Sakinah Edi Prasetyo Edison Edison Elbina Mamla Sa'idah Elin Haerani Elin Haerani Erika, Febby Eva Dewi Fariati, Betti Febri Giantara Febriyani, Safna Firdaus Firdaus Hamdani, Muhammad Fikri Hantika Aulia Hardila, Dilva Helmiati Herlina Herlina Hitami, Munzir Ifdil Ifdil Ihsandi, Aldi Ilham Ismail Lubis Imam Farih Intan Kartika Sari, Intan Kartika Intania, Belita Yoan Istiqomah Istiqomah Istiqomah Istiqomah Juni Erpida Khairil Anwar Khairul Saleh Kuncoro Hadi Lala, Carolina Lubis, Ilham Ismail M Nazir M. Arrafie Abduh M. Fahli Zatrahadi Mamla Saidah, Elbina Mhd Shodiq Miftahuddi Miftahuddi Miftahuddin Miftahuddin Mikrot, Mikrot Muhamad Subhi Apriantoro Muhammad Fajri Hamdy Mujtahid, Iqbal Miftakhul MUNZIR HITAMI Munzir Hitami Munzir Hitami Nelly Yusra Nilma Zola Niryan, Ade Nurainun Nurainun Nursalim Nursalim Okfalisa Okfalisa Pangestu, Endy Dharma Prayitno, Diara Rizky Risnawati Risnawati Rusdi Rusdi Rusli Rusli Sakilah Sakilah Sakinah, Durrah Salama, Mahi Sultan Samsi Hasan Sholihat, Desma Sianipar, Winawati Silawati Silawati Siregar, Rosmawani Suhaimi Suhaimi Suhernawati, Suhernawati Sulastri Sulastri Suseno Suseno Syamruddin Nasution Syarifuddin Syarifuddin Syukri Syukri Tulkhoiri, Anisa Uri, Fatimah Utaminingsih, Esty Setyo Vebrianto, Rian Wahyudha, Rizki Arzi Wandri, Rades Winda Fajar Qomariah Wiwid Hadi Sumitro Yasni, Yasni Yenni Yunita Yulis, Ardi Zainuddin, Zainuddin Zubaidah Amir, Zubaidah