p-Index From 2021 - 2026
7.983
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Konselor Jurnal Konseling dan Pendidikan Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Potensia An-Nida' Sosial Budaya Jurnal Pendidikan Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Journal of Natural Science and Integration Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Journal of Islamic Civilization Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Instructional Development Journal Jurnal Sains dan Teknologi Tafhim Al-'Ilmi : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP) PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Basicedu JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Al Basirah At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Indonesian Research Journal on Education International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Journal of Health Education Law Information and Humanities
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Nilai Religius dan Sekuler Pada Lembaga Pesantren, Madrasah dan Sekolah Islam di Indonesia Wiwid Hadi Sumitro; Abu Anwar; Helmiati
Journal of Islamic Civilization Vol 2 No 2 (2020): Islamic and Social Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jic.v2i2.1696

Abstract

The world of education is a very dynamic learning system, always moving according to developments and needs. As we have experienced, Indonesian education has experienced major obstacles, especially the dichotomy problem of education, between religion and the general public. In accordance with the times that Islam and science cannot follow integrated Islamic boarding schools, madrasas and Islamic schools, because the two sciences are complementary. By using the library research method the writer wants to find integration or a close relationship with these two values ​​in Islamic boarding schools, madrasas and integrated Islamic schools in this new normal era. So it is found that several findings these institutions have the same goal in grounding education both Islam and the general public, but different in the forms and models applied in the field.
Implementasi Metode Pembelajaran Sejarah untuk Meningkatkan Nasionalisme Siswa Pada Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Bengkalis Rusli Rusli; Syamruddin Nasution; Abu Anwar
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 17, No 2 (2021): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2021
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bengkalis sebagai wilayah yang berbatasan dengan negara-negara tetangga menjadi rawan terhadap hilangnya rasa nasionalisme di kalangan siswa SMA. Asumsi awal menyebutkan hilangnya rasa nasionalisme di kalangan siswa disebabkan pembelajaran sejarah tidak diterima dengan baik dan kurang menarik. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif naturalistik dengan mengkombinasikan studi pustaka dan lapangan, dengan teknik pengumpulan data melalui penelusuran, observasi dan wawancara dengan teknik analisis data induktif. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa nasionalisme di kalangan siswa SMA di Kabupaten Bengkalis masih sangat rendah karena pembelajaran sejarah belum mengakomodir potensi geografis dan historis yang ada. Implementasi pembelajaran sejarah hanya melalui pendidikan wawasan kebangsaan, sehingga upaya imlementasi pembelajaran belum efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi metode pembelajaran sejarah diantaranya adalah relevansi model, relevansi metode, problematika dan stagnansi metode pembelajaran Sejarah. Pembelajaran sejarah harus dibuat menarik dan menyenangkan. Selain metode-metode yang ada, metode study wisata atau study tour yang dikolaborasi dengan metode diskusi aktif merupakan metode yang ideal untuk pembelajaran sejarah dengan mengintegrasikan kebesaran dan kekuasaan Allah swt di Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Bengkalis.
Nilai-nilai Pendidikan Tasawuf Akhlaqi dalam Buku Tunjuk Ajar Melayu Karya Tenas Effendy Syarifuddin Syarifuddin; Asmal May; Abu Bakar; Abu Anwar; Herlina Herlina
Instructional Development Journal Vol 4, No 2 (2021): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v4i2.16091

Abstract

Tujuan penelitian ini sejalan dengan rumusan masalah yang dibahas, yaitu : 1) mengetahui dan mengeksplorasi nilai-nilai Pendidikan Tasawuf Akhlaqi dalam buku Tunjuk Ajar Melayu karya Tennas Effendy; dan 2) mengetahui dan mengeksplorasi penerapan nilai-nilai Pendidikan Tasawuf Akhlaqi dalam buku Tunjuk Ajar Melayu karya Tennas Effendy. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) bersifat kualitatif deskriptif. Objek material penelitian adalah studi teks terhadap Naskah Tunjuk Ajar Melayu karangan Tenas Effendy. Dalam penelitian ini, sumber data primer adalah buku Tunjuk Ajar Melayu (Butir-butir Budaya Melayu Riau). Sumber sekunder terdapat di ensiklopedi, kamus, buku pegangan, abstrak, indeks, dan textbooks. Teknik analisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Hasil Temuan  dalam penelitian ini adalah nilai-nilai Takhalli terdapat 48  ungkapan, nilai-nilai Tahalli meliputi 67 ungkapan, 15 pantun, 32 sya’ir, dan nilai-nilai Tajalli terdiri dari 106 ungkapan dan 40 pantun dan 20 sya’ir; 2) penerapan nilai-nilai pendidikan tasawuf akhlaqi dalam buku Tunjuk Ajar Melayu karya Tennas Effendi diperoleh informasi bahwa nilai pendidikan ditunjukkan dalam bentuk prilaku yang ditampilkan sebagai berikut: Allah menjadi tempat mengadu, mengingat Allah (berdzikir kepada Allah), melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya (takwa), bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah, percaya kepada hari akhir. Nilai pendidikan ibadah ditunjukkan dalam bentuk prilaku yang ditampilkan adalah bersujud menyembah Allah swt (shalat), mensyukuri nikmat, meringankan beban orang lain.
Model Integrasi Agama dan Sains di SMA Muhammadiyah Pekanbaru Muhammad Fajri Hamdy; Munzir Hitami; Abu Anwar; Agustiar Agustiar; Agus Surahmad
Instructional Development Journal Vol 3, No 3 (2020): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v3i3.15346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model integrasi agama dan sains di SMA Muhammadiyah Pekanbaru. Data penelitian dikumpulkan dengan mewawancarai beberapa orang guru, alumni, dan menganalisa kandungan beberapa buku teks. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa guru-guru dan beberapa alumni mengetahui pengertian integrasi secara umum dan mereka mengetahui bahwa visi dan misi sekolah mengandung potensi integrasi agama dan sains. Namun, mereka memiliki persepsi yang berbeda-beda tentang model operasionalnya. Model integrasi agama dan sains di SMA Muhammadiyah lebih menitikberatkan kepada menanamkan nilai-nilai keislaman pada individu-individu yang akan berkecimpung di dalam perkembangan ilmu pengetahuan
Upaya Implementasi Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Arinta Indah Ramadhani; Rian Vebrianto; Abu Anwar
Instructional Development Journal Vol 3, No 3 (2020): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v3i3.11727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjabarkan upaya implementasi integrasi nilai Islam dan sains pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik Madrasah Ibtidaiyah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yakni pencarian literatur baik artikel dan jurnal internasional maupaun nasional terkait upaya pengintegrasian nilai-nilai islam dalam pembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif kualitatif, dengan harapan data yang diperoleh dapat komperhensif dan mendalam. Beberapa langkah yang dilakukan diantaranya mengumpulkan literatur, membaca dan mencatat kemudian membandingkan literatur untuk kemudian diolah dan menghasilkan kesimpulan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari textbook, jurnal, artikel ilmiah, literature review yang berisikan tentang konsep yang diteliti. Hasil penelitian yang diperoleh adalah guru Madrasah Ibtidaiyah dapat melakukan upaya implementasi integrasi nilai Islam dan IPA pada materi, metode, kegiatan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran
KARAKTERISTIK PENDIDIKAN DAN UNSUR-UNSUR KELEMBAGAAN DI PESANTREN Abu Anwar
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam Vol 2, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/potensia.v2i2.2536

Abstract

Pesantren is basically a traditional Islamic education where the students lived with and studied under the guidance of one (or more) teachers are better known as kyai. Although pesantren was considered traditional, but still exist and survive in modern age and global era. Obviously because this institution has its own characteristics and maintain institutional elements that have formed since former. The characteristics of education in pesantren classified to two: (1) the general pattern of education, which are pesantren institutions introducing levels, from that teach simple texts until sublime pesantren that teach high level texts. (2) Teaching systems are the sorogan system and bandongan system. As for the institutional elements in pesantren are cottage, mosques, students, kyai, classical islamic books
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SOSIOLOGI BERBASIS ISLAM PADA MADRASAH ALIYAH NEGERI DI PROVINSI RIAU Bambang Kariyawan; M Nazir; Abu Anwar
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/potensia.v7i2.14696

Abstract

This paper aims to determine the integration model in the development of Islamic-based Sociology modules and their implementation at Islamic Senior High Schools in Riau Province. The research method used is research and development (Research and Development) with the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The schools that were sampled in the research and module trials consisted of 8 Islamic Senior High Schools located in Riau Province. With data collection techniques in the form of questionnaires, interviews, and observations, the results obtained that the integration model in the development of an Islamic-based Sociology module can be displayed in the aspect of content feasibility with indicators such as the suitability of the material with the SK and KD, the accuracy of the material, the up-to-date of the material, and encouraging curiosity was assessed 64% very good. The aspect of presentation feasibility with indicators of presentation technique, presentation support, learning presentation, and coherence in the flow of thought is considered very good 51%. Aspects of contextual assessment with indicators of contextual nature and contextual components rated 71% very good. From the linguistic aspect, it was rated 69% very well and the graphic aspect was rated at 54% as very good. Based on interviews and observations of testing the use of the module on students, 72% of the Sociology module based on Islam is very feasible to use. Suggestions and views from sociologists, commentators on the Qur'an and hadith, and module preparation experts add to the completeness and accuracy of the material and appearance of this module. The Islamic-based Sociology module can be developed at other levels and general subjects in the Islamic Senior High School environment. Keywords: Integration, Module, Sociology, Islam, Islamic Senior High SchoolAbstrakTulisan ini bertujuan untuk mengetahui model integrasi dalam pengembangan modul Sosiologi berbasis Islam beserta implementasinya pada Madrasah Aliyah Negeri di Provinsi Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analiyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Madrasah yang dijadikan sampel dalam penelitian dan uji coba modul terdiri dari 8 Madrasah Aliyah Negeri yang berada di Provinsi Riau. Dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, dan observasi diperoleh hasil bahwa model integrasi dalam pengembangan modul Sosiologi berbasis Islam dapat ditampilkan dalam aspek kelayakan isi dengan indikator berupa kesesuaian materi dengan SK dan KD, keakuratan materi, kemutakhiran materi, dan mendorong keingintahuan dinilai 64% sangat baik. Aspek kelayakan penyajian dengan indikator teknik penyajian, pendukung penyajian, penyajian pembelajaran, koherensi dan keruntutan alur pikir  dinilai 51% sangat baik. Aspek penilaian kontekstual dengan indikator hakikat kontekstual dan komponen kontekstual dinilai 71% sangat baik. Dari aspek kebahasaan dinilai 69% sangat baik dan aspek kegrafikaan dinilai 54% sangat baik. Berdasarkan wawancara dan observasi ujicoba penggunaan modul pada siswa bahwa 72% modul Sosiologi berbasis Islam ini sangat layak untuk digunakan. Saran dan pandangan dari ahli Sosiologi, ahli tafsir Al Quran dan hadis, dan ahli penyusunan modul menambah lengkap dan ketepatan materi serta penampilan modul ini. Modul Sosiologi berbasis Islam dapat dikembangkan pada jenjang dan mata pelajaran umum yang lain di lingkungan Madrasah Aliyah. Kata Kunci: Integrasi, Modul, Sosiologi, Islam, MAN.   
Gender Dan Lingkungan Dalam Perspektif Al-Qur’an Mhd Shodiq; Abu Anwar
An-Nida' Vol 45, No 2 (2021): July - December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nida.v45i2.16536

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kedudukan gender dalam persepektif Al Qur’an, yang menjadi objek utama dalam dalam pembahasan ini di antranya, Hubungan manusia dengan lingkungan, korelasi gender dan lingkungan dalam perspektif islam, serta pandangan al-Qur’an mengenai kesetaraan gender dalam memelihara lingkungan. Memelihara lingkungan hidup merupakan tanggung jawab semua penduduk di bumi ini. Al-Qur’an tidak membedakan potensi laki-laki dan perempuan, keduanya memiliki fungsi dan potensi yang sama dalam mengamalkan apa yang diajarkan di dalam Al-Qur’an termasuk dalam usaha pelestarian lingkungan. Laki-laki dan perempuan seharusnya dapat menjalin usaha melindungi lingkungan secara koperatif dan harmonis, sebagaimana keduanya diciptakan untuk saling melengkapi, menyayangi, mencintai, memberi ketenangan dan kebahagiaan satu sama lain.
Identifikasi Informasi perguruan tinggi negeri dengan model knowledge management Abu Anwar; Okfalisa Okfalisa; Elin Haerani
Sosial Budaya Vol 10, No 2 (2013): Juli - Desember 2013
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sb.v10i2.394

Abstract

In theory and practice, knowledge management (knowledge management) is part of the strategy implementation process. Knowledge management is a systematic action to identify, document, and distribute all Solving). The involvement of administrative management knowledge, both top level, middle, or bottom becomes a very important thing. Well in detecting the problem, generating solutions, evaluating the decision to apply the knowledge that has been tested as a product and service in the implementation of strategy. This activity can be used to make the issues become clearer and under proper supervision. Despite the heavy dotted knowledge management to “technology“, in this case the role of “man“ needs to be taken into account in order to complete the process of knowledge management integrating various angles between technology, human strategies through four areas to view. However, the hypothesis of cause and effect of the method can be used as a basis for understanding knowledge management and implementation.
Management of Madrasa: An Overview on Principals’ Managerial Skills, Supervisors’ Coaching Quality and Teachers’ Performance Abu Anwar
Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v4i1.1582

Abstract

This study aims to describe the quality of principals’ managerial capabilities, supervisors’ coaching quality, PAI (Pendidikan Agama Islam/Islamic education) teachers’ performance in Madrasa Aliyah (equal to senior high school level), and the relationship among those three aspects. The research method used in this study is an explanatory survey that tries to connect each variable. The respondent of the research was 57 teachers of PAI in a madrasa aliyah in Pekanbaru. The data were obtained through questionnaire. To analyze the data, the study used Bivariate correlation, regression, and coefficient of determination test. Having performed the necessary statistical computations, this study found out that principals’ managerial abilities, supervisors’ coaching quality, and PAI teachers’ performance were all categorized into sufficient. Regarding correlation, it has been proven that there was positive correlation between the teachers’ performance and principals’ managerial abilities, between principals’ managerial abilities and supervisors’ coaching quality, and between teachers’ performance and supervisors’ coaching quality. These results imply that there is a need of those three aspects enhancement in madrasa aliyah so that that madrasa can compete with public schools both in academic and non-academic aspects.
Co-Authors Abdul Basir Abu Bakar Afrizal Afrizal Agus Surahmad Agustiar Agustiar Akhmad Mujahidin Alfiah Alfiah Almahfuz, Almahfuz Andi Murniati Ansori, Mhd. Maulana Arbi Arbi ARBI YASIN Arbi Yasin, Arbi Arbi, Arbi Ariani, Rini Arinta Indah Ramadhani Ariyatun, Tri Arwan Arwan Arwan Arwan Asmal May ASWATI, FAJAR Azizah Azizah Azmira, Nur Azni Azni Bambang Kariyawan Cici Saputri Darmawati Darmawati Diara Rizky Prayitno Djeprin E. Hulawa Dramawati Dramawati Durrah Sakinah Edi Prasetyo Edison Edison Elbina Mamla Sa'idah Elin Haerani Elin Haerani Erika, Febby Eva Dewi Fariati, Betti Febri Giantara Febriyani, Safna Firdaus Firdaus Hamdani, Muhammad Fikri Hantika Aulia Hardila, Dilva Helmiati Herlina Herlina Hitami, Munzir Ifdil Ifdil Ihsandi, Aldi Ilham Ismail Lubis Imam Farih Intan Kartika Sari, Intan Kartika Intania, Belita Yoan Istiqomah Istiqomah Istiqomah Istiqomah Juni Erpida Khairil Anwar Khairul Saleh Kuncoro Hadi Lala, Carolina Lubis, Ilham Ismail M Nazir M. Arrafie Abduh M. Fahli Zatrahadi Mamla Saidah, Elbina Mhd Shodiq Miftahuddi Miftahuddi Miftahuddin Miftahuddin Mikrot, Mikrot Muhamad Subhi Apriantoro Muhammad Fajri Hamdy Mujtahid, Iqbal Miftakhul MUNZIR HITAMI Munzir Hitami Munzir Hitami Nelly Yusra Nilma Zola Niryan, Ade Nurainun Nurainun Nursalim Nursalim Okfalisa Okfalisa Pangestu, Endy Dharma Prayitno, Diara Rizky Risnawati Risnawati Rusdi Rusdi Rusli Rusli Sakilah Sakilah Sakinah, Durrah Salama, Mahi Sultan Samsi Hasan Sholihat, Desma Sianipar, Winawati Silawati Silawati Siregar, Rosmawani Suhaimi Suhaimi Suhernawati, Suhernawati Sulastri Sulastri Suseno Suseno Syamruddin Nasution Syarifuddin Syarifuddin Syukri Syukri Tulkhoiri, Anisa Uri, Fatimah Utaminingsih, Esty Setyo Vebrianto, Rian Wahyudha, Rizki Arzi Wandri, Rades Winda Fajar Qomariah Wiwid Hadi Sumitro Yasni, Yasni Yenni Yunita Yulis, Ardi Zainuddin, Zainuddin Zubaidah Amir, Zubaidah