Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of a Project-Based Learning Model on Learning Outcomes and Collaboration Skills Mulyadi, Andi; Mustofa, Romy Faisal; Diella, Dea
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol. 5 No. 2 (2023): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v5i2.16964

Abstract

This research was motivated by the lack of optimal learning outcomes and collaboration skills of students. The purpose of this study is to determine the effect of the project-based learning model on learning outcomes and student collaboration skills on ecosystem material. The research method used is Quasi Experiment with the matching-only posttest-only control group design. The study population is class X MIPA SMA Negeri 8 Tasikmalaya. Samples were taken using purposive sampling and obtained class X MIPA 1 as a control class and X MIPA 4 as an experimental class. The learning process in the control classroom uses the discovery learning model. Data collection techniques in the form of learning outcomes tests and non-tests using the Collaboration Self-Assessment Tool (CSAT) questionnaire. Data analysis using One Way Anova Test. The results of data analysis show that there is an influence of the project based learning model on students' learning outcomes and collaboration skills on ecosystem material in class X MIPA SMA Negeri 8 Tasikmalaya.
Pengaruh Discovery Learning Berbantuan Notion terhadap Kemampuan Literasi Informasi Peserta Didik pada Pembelajaran Biologi Isnaeniyah, Fauziyah; Romy Faisal Mustofa; Mufti Ali
Epistema Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v6i2.83718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran penemuan berbantuan Notion terhadap kemampuan literasi informasi peserta didik dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan desain non-equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah kelas X SMA Negeri 4 Tasikmalaya yang berjumlah 11 kelas, dengan sampel yang digunakan sebanyak 3 kelas. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling , sehingga diperoleh kelas X-1 sebagai kelas eksperimen, kelas X-4 sebagai kelas kontrol positif dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol negatif. Instrumen yang digunakan yaitu tes pilihan majemuk kemampuan literasi informasi sebanyak 33 butir soal yang teruji valid dan reliabel. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji one way ANOVA dengan taraf signifikansi α = 0,05. Berdasarkan analisis dan pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi 0,048 < 0,05 untuk kemampuan literasi informasi, artinya terdapat perbedaan signifikan dalam perlakuan setiap kelas. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran penemuan berbantuan Notion memberikan pengaruh yang baik dalam memberdayakan kemampuan literasi informasi peserta didik pada materi ekosistem.
Efektivitas Sistem Chiller Machine dalam Upaya Meningkatkan Produksi dan Kualitas Budidaya Ikan Koi di Tasikmalaya Mustofa, Romy Faisal; Fadjarajani, Siti; Gustaman, Randy Fadillah Gustaman
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21829

Abstract

Latar Belakang: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil budidaya ikan koi di Kota Tasikmalaya melalui penerapan teknologi chiller machine berbasis limbah kulkas bekas. Permasalahan utama yang dihadapi kelompok petani ikan DRA KOI adalah fluktuasi suhu air kolam akibat perubahan cuaca yang menyebabkan stres, penurunan pertumbuhan, serta menurunnya kualitas warna dan daya tahan ikan. Metode: Pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Program ini dilaksanakan di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, dengan melibatkan 20 peserta yang aktif mengikuti pelatihan dan praktik langsung perakitan chiller machine. Melalui pendekatan learning by doing, peserta mempelajari prinsip kerja sistem pendingin, komponen utama, dan proses perakitan yang sederhana namun efektif. Hasil uji coba menunjukkan chiller machine mampu menurunkan suhu air kolam dari 30°C menjadi 25°C secara stabil, menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan ikan koi. Hasil: Kegiatan ini memberikan pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital untuk memperkuat kapasitas bisnis petani koi. Dampak kegiatan mencakup peningkatan keterampilan teknis, kesadaran akan pentingnya teknologi tepat guna, serta penguatan solidaritas sosial masyarakat. Pendekatan ini tidak hanya menghasilkan inovasi teknis, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 8, 12, dan 14 melalui peningkatan produktivitas, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, dan pelestarian ekosistem perairan. Kesimpulan: Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis teknologi lokal dapat menjadi solusi efektif untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat perikanan dan memperkuat ketahanan sektor akuakultur di tingkat lokal.
ANALISIS PENGELOLAAN LABORATORIUM IPA PADA SMP NEGERI DI DAERAH PESISIR TASIKMALAYA (Kajian Kualitatif Terhadap Faktor Kausal dan Dampaknya) Supriatna, Asep Yudi; Astianti, Esta; Ruganda, Ernita; Sabarini, Kiki; Mustofa, Romy Faisal
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.7643

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi pengelolaan laboratorium IPA di sekolah negeri jenjang SMP di daerah pesisir Kabupaten Tasikmalaya. Laboratorium yang dikelola dengan baik memiliki peran krusial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains. Namun, ketidakseimbangan dalam sumber daya, kebijakan, serta kompetensi tenaga pendidik dapat menyebabkan kesenjangan dalam pemanfaatan fasilitas laboratorium. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen laboratorium di sekolah dengan karakteristik dekat dengan pesisir pantai. Hasil penelitian mengungkap adanya ketidak sesuaian dalam pengelolaan laboratorium yang dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana, kebijakan sekolah, serta tidak adanya tenaga pengelola laboratorium. Temuan ini menekankan perlunya evaluasi lebih mendalam terkait distribusi fasilitas yang lebih merata dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik serta laboran untuk mengoptimalkan fungsi laboratorium IPA sebagai sarana pembelajaran yang efektif.
Pendampingan Pengelolaan dan Rencana Penerapan Supply Chain Management untuk Distribusi Air Minum dalam Kemasan di Perusahaan C.V. Niskala Intra Persona R Reza El Akbar; Romy Faisal Mustofa; Ratna Rustina; Siti Nabilah Nida
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 10 No. 2 (2024): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v10i2.1113

Abstract

SCM (Supply Chain Management) mencakup keseluruhan kegiatan rantai pasok yang saling terkoordinasi, mulai dari tahap awal bahan baku, hingga tahap akhir yaitu pelanggan yang puas. Tujuan SCM yaitu memaksimalkan nilai keunggulan kompetitif perusahaan. Penerapan SCM, berdampak pada penurunan biaya operasional, penyimpanan, material handling dan lainnya. CV Niskala Intra Persona merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi AMDK (Air Minum Dalam Kemasan), dengan diwilayah Kota/Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Perusahaan bertanggungjawab memastikan produk berkualitas dan terdistribusi dengan baik. Oleh karena itu, efesiensi operasional dan SCM menjadi hal yang sangat penting. Terdapat beberapa permasalahan, Pertama, belum efisiennya pengelolaan stok dan distribusi barang. Kedua, permasalahan SCM mengakibatkan aspek ketersediaan produk dan pengiriman tepat waktu menjadi rawan terganggu. Ketiga, belum memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Tujuan pengabdian tercapai yaitu (1). Efisiensi pengelolaan stok meningkat, dengan identifikasi dan perbaikan sistem pengelolaan stok melalui pendampingan, (2). Efektivitas SCM meningkat dengan melakukan optimalisasi alur distribusi dan transportasi barang, serta memperbaiki pengendalian kualitas produk melalui pelatihan, (3). Memberikan rekomendasi penggunaan teknologi informasi terkait SCM.
Forest Zoning as a Pedagogical System: Intergenerational Transmission of Ecological Knowledge in the Dukuh Indigenous Community Romy Faisal Mustofa; Randy Fadillah Gustaman; Lilis Rosita
Diakronika Vol 26 No 1 (2026): DIAKRONIKA
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/diakronika/vol26-iss1/509

Abstract

Amidst global environmental change, the erosion of Traditional Ecological Knowledge (TEK) poses a critical threat to biodiversity conservation and sustainable governance. While TEK is widely recognized, the mechanisms of its intergenerational transmission, particularly how it is embedded within spatial governance, remain a significant gap in cultural ecology and Indigenous studies. This study examines how the forest zoning system of the Dukuh Indigenous community in West Java, Indonesia, functions as a pedagogical infrastructure. Using a qualitative instrumental case study design, data were collected over eight months through participant observation, in-depth interviews, and documentary analysis with customary leaders, elders, adults, and youth, followed by thematic analysis. Findings reveal that the zoning system, comprising five zones including leuweung tutupan (protected forest) and leuweung larangan (sacred forest), operates not merely as a resource management tool but as a spatial curriculum. Knowledge is transmitted through experiential learning mediated by the spatial logic of the zones, where each zone dictates distinct pedagogical encounters encoding values of restraint, reciprocity, and ecological guardianship. This mechanism, termed spatial pedagogy, differs from transmission patterns in comparable Indigenous communities by embedding normative ecological lessons within the physical act of navigating the landscape, without reliance on formal instruction. This article contributes to cultural ecology by challenging static views of environmental governance and demonstrating how spatial structures function as dynamic socio-cultural learning infrastructures. It extends scholarship on Indigenous ecological knowledge by specifying spatial pedagogy as a mechanism through which governance systems inherently reproduce the ecological ethics they are designed to enforce.
Pengaruh problem based learning berbasis double diamond model terhadap problem solving dan hasil belajar peserta didik pada konsep sistem ekskresi Fuzi Mahendra; Romy Faisal Mustofa
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v12i3.108110

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh problem based learning (PBL) berbasis double diamond terhadap hasil belajar dan kemampuan problem solving peserta didik pada konsep sistem ekskresi manusia. quasi-experiment dengan desain non-equivalent control group design merupakan metode dalam penelitian ini. Populasi penelitian merupakan peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Panawangan tahun ajaran 2025/2026. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, oleh karena itu diperoleh kelas XI IPA 1 yang dijadikan kelas eksperimen dan XI IPA 4 menjadi kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar pilihan ganda sebanyak 10 butir soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta tes kemampuan problem solving berbentuk uraian sebanyak 4 butir soal. Pengumpulan data menggunakan pretest serta posttes yang diberikan kepada kedua kelas. Teknik analisis data berupa uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan ANCOVA menggunakan covariat pretest. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara problem based learning berbasis double diamond model terhadap hasil belajar dan problem solving peserta didik pada konsep sistem ekskresi manusia. Hasil tersebut dibuktikan dengan nilai rata-rata posttes hasil belajar dan problem solving peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Uji ANCOVA hasil belajar dan problem solving memperoleh nilai signifikansi 0,00 < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penerapan problem based learning berbasis double diamond model terhadap hasil belajar dan problem solving peserta didik baik secara parsial maupun simultan pada konsep sistem ekskresi manusia.
An Analysis of the Suitability of Science Laboratory Management at the Junior High School Level Based on National Education Standards Rina Fitriani; Putri Syarifa; Ai Anisa Asaidah; Fauzan Aninnajib Basri; Winda Ismi; Romy Faisal Mustofa; Liah Badriah
EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains Vol 11 No 1 (2026): July
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/edumatsains.v11i1.8163

Abstract

This study aimed to evaluate the suitability of science laboratory management at the junior high school level based on the National Education Standards (SNP) and to identify priority areas for improvement. A qualitative case study combined with descriptive quantitative evaluation was conducted at a private junior high school in Tasikmalaya, Indonesia. Data were collected through structured observations, semi-structured interviews, and document analysis using instruments developed from SNP indicators. The findings revealed that the overall suitability of science laboratory management reached 57.89%, indicating a Moderately Suitable category. The highest levels of compliance were found in the availability of electricity and water (86%) and equipment inventory (81%), while laboratory regulations, layout, and procurement of equipment and materials were categorized as suitable (75%). However, several aspects remained suboptimal, particularly laboratory utilization, organization, equipment maintenance, funding, monitoring and evaluation, documentation, and cleanliness. The lowest scores were identified in laboratory safety and security (38%) and laboratory personnel (33%), indicating critical weaknesses requiring immediate attention. These findings suggest that although several management components have complied with the National Education Standards, significant improvements are still needed, particularly in occupational safety, staffing, preventive maintenance, and continuous quality monitoring. Strengthening these aspects is expected to improve laboratory effectiveness and better support practical science learning in junior high schools.
Co-Authors A.D. Corebima, A.D. AA Sudharmawan, AA Abdul Aziz Habibi Adita Widara Putra Ai Anisa Asaidah Alyaa Nabiila Amilin, Amir Andi Mulyadi Andi Mulyadi Anjiana, Rifa Ardiansyah, Ryan Ari Hardian Aripin Asep Marwan, Asep Astianti, Esta Ayudyaningsih, Putri Aziz, Nur Jannah Abdi Azzahra, Noni Badriah, Liah Chyntia Anggita Lestari Dea Diella Dea Diella Dewi, Tirta Kumala Diana Hernawati Diana Hernawati Diella, Dea Diki Muhamad Chaidir Dita Agustian Edi Hernawan Ela Nurlaela Endang Suarsini Endang Surahman Endang Surahman Endang Surahman Enung Nurwulan Fadjarajani, Siti Fauzan Aninnajib Basri Fernida Siti Listiani Fitri Sucianti Fuzi Mahendra Gustaman, Randy Fadilah Gustaman, Randy Fadillah Gustaman, Randy Fadillah Gustaman Hardian, Ari Hernawati, Diana Hidayat, Eka Wahyu Hikmaturohmi, Iqbal Iliyani, Shopiya Indra Permana, Indra Isnaeniyah, Fauziyah Jatnika, Muhammad Dzulfaqori Khoerunisa, Nisa Khofipah, Senda Nur Khoirunisa, Nisa Kristiani, Yani Lilis Rosita LISTIANI, FITRI Lutfia Fajriah Maman Suryaman Marlyono, Setio Galih Maulidin, Sahrul Mufti Ali Mufti Ali Murni Sapta Sari Nabiila, Alyaa Nanda Mulyadi Mustopa Nida Chairul Ummah Nisha Nurul Oktaviani Novita, Dilla Deliya Nur Fauziah Nur Fauziah Nurcahya, Intan Nurul Hidayati Nuryadin, Egi Paturocman, Iwan Ridwan Pradani, Fauziyyah Noumi Restu Purwanti Kuswarini Suprapto Purwati Kuswarini Suprapto Purwayoga, Vega Putri Syarifa R Reza El Akbar Rachman, Muhamad Taufik Rachmawati, Mega Rahmah Fitriani Rahmawati, Nadhya Randy Fadillah Gustaman Ratna Rustina Rayahu, Alfira Rina Fitriani Rinaldi Rizal Putra, Rinaldi Rizal Rosita, Lilis Ruganda, Ernita Ryan Ardiansyah Ryan Ardiansyah Ryan Ardiansyah Sabarini, Kiki Samuel Agus Triyanto, Samuel Agus Shinta Aulia Rachman Siti Nabilah Nida Suci Ismiatul Hasanah Suharsono Suharsono Suharsono Suharsono Supriatna, Asep Yudi Sutrisno Sutrisno Sutrisno, Sutrisno Tazkia Mulya Dwifani Titin Setiartin, Titin Wahidin Wahidin Winda Ismi Yuliastuti, Ita Zulaikhah, Masyitoh Khumrotun Zumani, Darul