Articles
Pengaruh Pendampingan Luring terhadap Keterampilan Membaca Awal Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar
Suryaningsih, Suryaningsih;
Witarsa, Ramdhan;
Daulay, Musnar Indra
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.151
Riset ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa siswa kelas dua sekolah dasar yang belum terampil membaca awal. Tujuan riset ini adalah untuk mengukur seberapa besar pengaruh pendampingan luring terhadap keterampilan membaca awal siswa kelas dua sekolah dasar. Metode riset yang digunakan metode riset kuasi eksperimen. Hasil riset menunjukan bahwa pendampingan luring yang dilakukan guru kelas dua berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca awal siswa sekolah dasar. Pendampingan luring harus terus diberikan pada siswa yang masih belum lancar membaca awal. Pendampingan luring efektif apabila dilakukan secara individu kepada siswa diluar jam sekolah. Keterampilan membaca awal mereka harus terus ditingkatkan sehingga akan berefek kepada hasil belajar literasi dasar lainnya. Periset lainnya bisa melakukan riset tentang efektivitas membaca cepat pada pelaksanaan pendampingan luring agar hasil riset ini bisa lebih komprehensif.
Pengaruh Pembelajaran Kolaborasi terhadap Keterampilan Menirukan Gerak Hewan pada Siswa Sekolah Dasar
Sarah, Tety;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.152
Riset ini dilatarbelakangi oleh minimnya kerjasama yang dilakukan siswa saat berkelompok dalam pembelajaran. Tujuan riset ini adalah untuk mengukur seberapa besar pengaruh pembelajaran kolaborasi terhadap keterampilan menirukan gerak hewan pada siswa SD kelas lima. Metode riset yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Teknik pengumpulan data dengan pretes dan postes. Teknik analisis dengan menggunakan uji statistic sederhana. Hasil riset menunjukan bahwa pembelajaran kolaborasi yang dilakukan guru kelas lima berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menirukan gerak hewan pada siswa sekolah dasar saat pembelajaran tematik sains dilakukan. Pembelajaran kolaborasi harus terus dilakukan guru agar keterampilan psikomotorik siswa semakin berkembang. Pembelajaran kolaborasi merupakan pembelajaran masa kini dan masa depan karena kepandaian seseorang saat ini salah satunya diukur dari kemampuan berkolaborasi atau kerjasama untuk mengerjakan suatu proyek atau bidang tertentu. Pembelajaran kolaborasi menuntut siswa memiliki keterampilan emosi yang baik. Periset berikutnya bisa meriset tentang pentingnya sikap saling menghargai antar teman agar pembelajaran kolaborasi semakin bisa diterapkan pada jenjang berikutnya.
Pengaruh Sosialisasi Berbahasa Santun terhadap Pencegahan Perundungan pada Jenjang Pendidikan Dasar
Kamsiah, Kamsiah;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.155
Latar belakang penelitian ini disebabkan oleh maraknya perundungan pada jenjang pendidikan dasar. Tujuan riset ini untuk mengukur seberapa besar pengaruh sosialisasi berbahasa santun terhadap pencegahan perundungan pada jenjang pendidikan dasar. Metode riset yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Hasil riset menunjukan bahwa sosialisasi berbahasa santun berpengaruh signifikan terhadap pencegahan perundungan pada jenjang pendidikan dasar. Sosialisasi berbahasa santun harus secara continue dilakukan pada jenjang pendidikan dasar baik sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Sosialisasi cara berbahasa santun merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan guru agar perundungan bisa dikurangi. Perundungan terjadi salah satunya diakibatkan oleh penggunaan bahasa yang tidak baik diantara siswa pada jenjang pendidikan dasar. Apabila hal ini dibiarkan, maka akan berkembang di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Perundungan yang dibiarkan akan menjadi semakin besar dan tidak terkendali. Guru dan sekolah-sekolah jenjang pendidikan dasar harus berusaha keras agar perundungan ini bisa diatasi dimasa pendidikan dasar.
Pengaruh Pendampingan Individu terhadap Kemampuan Baca Al-Quran Siswa pada Jenjang Pendidikan Dasar
Asmiyanti, Asmiyanti;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.156
Siswa-siswa pada jenjang pendidikan dasar yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik menjadi latar belakang penelitian. Tujuan riset ini adalah untuk mengukur berapa besar pengaruh pendampingan individu terhadap kemampuan baca Al-Qur’an siswa pada jenjang pendidikan dasar. Metode riset yang digunakan metode riset kuasi eksperimen. Teknik pengumpulan data melalui tes pretes dan postes. Hasil riset menunjukan bahwa pendampingan individu berpengaruh signifikan terhadap kemampuan baca Al-Qur’an siswa pada jenjang pendidikan dasar. Pendampingan individu harus secara rutin dilakukan baik untuk siswa sekolah dasar dan siswa sekolah menengah pertama. Pendampingan individu merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan guru agama agar kemampuan baca Al-Qur’an siswa dapat meningkat. Minimnya kemampuan baca Al-Qur’an siswa jenjang pendidikan dasar terjadi salah satunya diakibatkan oleh pendampingan guru dan/atau orang tua yang tidak maksimal. Apabila hal ini dibiarkan, maka akan timbul keengganan untuk mempelajarinya di jenjang pendidikan lanjut. Guru, orang tua dan sekolah jenjang pendidikan dasar harus berusaha keras agar kemampuan baca Al-Qur’an siswa dapat meningkat.
Analisis Pembelajaran Planet pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar
Saniati, Saniati;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.160
kesulitan siswa saat belajar planet di kelas VI menjadi latar belakang riset. Banyak siswa kelas VI memiliki pengetahuan yang minim tentang planet dalam tata surya. Mendeskripsikan pembelajaran planet pada siswa kelas VI sekolah dasar merupakan tujuan riset ini dilakukan. Metode deskriptif kuantitatif digunakan sebagai prosedur riset pada riset ini. Teknik pengumpulan data dengan Teknik observasi. Pembelajaran planet yang diimplementasikan guru di kelas VI menunjukan hasil pengetahuan siswa tentang planet dengan kriteria yang sangat tinggi. Tidak ada perbedaan signifikan antara pengetahuan planet siswa laki-laki dan perempuan. Penggunaan media tayangan infocus planet sangat efektif dan efisien digunakan untuk materi planet dan tata surya yang abstrak. Penggunaan media infocus dan planet pada sistem tata surya efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang planet dan tata surya di kelas VI.
Peningkatan Keterampilan Psikomotorik melalui PBL di SD
Putri, Monica Dwi;
Witarsa, Ramdhan;
Daulay, Musnar Indra
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.163
Rendahnya keterampilan psikomotorik siswa pada pembelajaran sains menjadi latar belakang riset. Mendeskripsikan peningkatan keterampilan psikomotorik siswa kelas IV melalui problem based learning PBL menjadi tujuan penelitian. Metode riset tindakan kelas diadopsi pada pelaksanaan riset ini. Riset dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus memiliki empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek riset siswa kelas IV sebanyak enam belas orang. Dokumentasi, observasi, dan tes dilakukan untuk mengumpulkan data. Model PBL meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa kelas IV sekolah dasar. Guru sebaiknya menerapkan model problem based learning secara konsisten dalam meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa. Guru hendaknya dapat membiasakan siswa untuk terbiasa dalam kegiatan yang lebih aktif.
Pembelajaran Menulis Laporan Bahasa Indonesia Siswa Jenjang Pendidikan Dasar
Efendi, Syafril;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.165
Kemampuan menulis siswa jenjang pendidikan dasar masih sangat memprihatinkan. Perlu upaya guru untuk mengatasi kurangnya kemampuan menulis siswa dengan pertimbangan jumlah siswa, media, dan motivasi siswa yang rendah untuk menulis. Pendeskripsian pembelajaran menulis laporan bahasa Indonesia siswa jenjang pendidikan dasar sebagai tujuan dari riset ini. Metode deskriptif kuantitatif diadopsi pada penelitian. Pembelajaran menulis laporan versi bahasa Indonesia menunjukan hasil kemampuan menulis laporan siswa pada kategori sedang. Kemampuan menulis laporan mereka terlatih karena kemampuan guru merancang pembelajaran menulis laporan, memberi teori, keleluasaan, dan waktu yang cukup untuk menulis laporan. Siswa-siswa berkembang saat menulis laporan karena mereka juga diberi kesempatan yang cukup untuk diskusi dan menggunakan media laptop untuk mencari inspirasi lain untuk menulis laporannya. Jumlah siswa yang dikelompokan menjadi keunggulan dalam pembelajaran ini. Keunggulan lainnya adalah diskusi dan penggunaan media laptop berinternet. Guru bahasa Indonesia harus bisa lebih kreatif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis.
Penerapan Manajemen Kepala Sekolah terhadap Kemampuan Menulis RPP dan Kedisiplinan Guru pada Jenjang Pendidikan Dasar
Aisah, Siti;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i3.225
Kemampuan kepala sekolah dalam memimpin guru menjadi latar belakang penelitian. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peran manajemen kepala sekolah terhadap kemampuan menulis rencana pembelajaran dan kedisiplinan guru pada jenjang pendidikan dasar. Metode penelitian yang diadopsi metode penelitian kombinasi yaitu kuantitatif dan kualitatif. Sumber data terdiri dari lima orang guru laki-laki dan enam orang guru perempuan. Teknik pengumpulan data dengan instrumen lembar penilaian RPP dan kedisplinan guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan kepala sekolah dalam manajemen memberikan makna terhadap kemampuan guru menulis rencana pembelajaran dan kedisiplinan guru. Kemampuan guru menulis rencana pembelajaran menunjukan nilai 82 dengan kategori baik, sementara kedisiplinan guru menunjukan nilai tujuh puluh lima dengan kategori cukup. Kemampuan manajemen kepala sekolah harus terus dipertahankan dan harus ditingkatkan agar kemampuan guru dan kedisiplinan guru dapat bermakna. Peneliti berikutnya dapat melanjutkan penelitian terhadap kemampuan guru lainnya yang berkaitan dengan manajemen kepala sekolah yang lebih spesifik.
Penerapan Program Kepala Sekolah terhadap Kemampuan Guru dalam Menggunakan Informasi Teknologi dan Literasi Digital di Sekolah Dasar
Erwani, Erwani;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i3.263
Kemampuan guru dalam menggunakan informasi teknologi dan literasi digital di sekolah dasar masih rendah. Perlu dilakukan suatu program yang dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam hal informasi teknologi dan literasi digital. Penelitian ini bertujuan mengukur penerapan program Kepala sekolah terhadap kemampuan guru dalam menggunakan informasi teknologi dan literasi digital di sekolah dasar yang dipimpinnya. Kuasi eksperimen dilakukan pada penelitian ini. 12 orang guru menjadi sampel dan lembar penilaian guru dalam menggunakan IT dan LD sebagai instrument penelitian. Program kepala sekolah yang telah diterapkan signifikan terhadap kemampuan guru dalam menggunakan informasi teknologi dan literasi digital di sekolah dasar negeri 7 Selatpanjang Selatan. Program ini dapat menjaga kompetensi profesional guru sebagai pendidik yang handal. Aplikasi informasi teknologi dan literasi digital yang harus dikuasai diantaranya adalah kemampuan menggunakan laptop, infocus, terampil menggunakan internet, aplikasi Mendeley untuk menulis artikel, dan publikasi ilmiah. Kuasi eksperimen selanjutnya bisa dilakukan peneliti berikutnya tentang pengaruh informasi teknologi dan literasi digital terhadap kompetensi pedagogik guru secara digital.
Penerapan Gerakan Literasi terhadap Kemampuan Literasi Sains dan Literasi Membaca di Sekolah Dasar
Juliana, Rika;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i3.265
Gerakan literasi di sekolah dasar jarang dilakukan secara terstruktur dan berkesinambungan. Enam literasi dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar timpang dan tidak selaras antara satu literasi dasar dengan literasi dasar lainnya. Perlu dilakukan pengukuran pengaruh gerakan literasi terhadap kemampuan literasi sains dan literasi membaca di sekolah dasar negeri 4 Meranti Bunting. Penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh Gerakan literasi terhadap kemampuan literasi sain dan literasi membaca di sekolah dasar. Kuasi eksperimen dilakukan pada penelitian ini. Sampel yang dipilih siswa kelas IV berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data dengan lembar tes kemampuan Lisa dan Lica. Gerakan literasi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains dan literasi membaca di sekolah dasar. Gerakan literasi ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar literasi lainnya seperti literasi numerasi, literasi digital, literasi finansial, literasi budaya dan kewargaan bisa berkembang selaras beriringan. Kepala sekolah perlu terlibat secara maksimal dalam hal penyediaan prasarana dan sarana agar gerakan literasi ini bisa dilakukan secara maksimal. Peneliti berikutnya bisa mencoba mengukur pengaruh gerakan literasi terhadap kemampuan literasi dasar yang telah disebutkan sebelumnya.