This Author published in this journals
All Journal Jurnal Geliga Sains: Jurnal Pendidikan Fisika Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Jurnal Pendidikan Fisika Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Momentum: Physics Education Journal JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Universitas Bung Hatta Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat SCHOOLAR: Social and Literature Study in Education APPLICATION: Applied science in Learning Research Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri (UN-PENMAS) Income: Innovation Of Economics And Management JoEMS : Journal of Education and Management Studies Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Keterampilan Petani melalui Workshop Petani Organik di Desa Brangka Ino Angga Angga Putra; Dyah Ayu Sri Hartanti; M. Rofi’i; Ahmad Syaifuddin
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Brangkal sebagai peternak dan limbah peternakan sebagai pupuk alternatif dalam mewujutkan petani organik sehingga dapat mengurangi pembelian pupuk sintetis dan mempunyai nilai strategis dapat meningkatkan kesejatraan masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: (a) meningkatkan kemampuan dan pemahaman petani dan peternak terhadap pentinya berorganik untuk mengurangi kebutuhan pupuk sintetis semakin hari semakin langkah; (b) meningkatkan dan mengembangkan kemampuan petani dalam memproduksi pupuk orgnik melalui kegiatan pelatihan; dan (c) membantu membatu memperbaiki tanah yang semakin hari rusak karena pupuk sintetis yang berlebihan. Mitra pengabdian adalah masyarakat (petani) desa Brangkal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 12-25 Oktober 2020. Kegiatan ini ada 3 tahap yang dilakukan yaitu tahap persiapan, tahap perancangan, dan tahap pendampingan (workshop). Tahap persiapan dilakukan dengan mengumpulkan alat dan bahan pupuk organik limbah ternak, tahap perancangan dilakukan dengan peserta membuat pupuk organik limbah ternak sesuai arahan narasumber, dan tahap pendampingan dilakukan dengan penerapan pupuk organik limbah ternak ke beberapa sampel tanaman padi atau sawah. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian adanya peningkatan keterampilan peserta dimana keterampilan peserta dalam membuat pupuk organik limbah ternak dengan 85% peserta workshopn pada kategori baik dan 15% pada kategori cukup baik. Melalui kegiatan ini diharapkan petani bisa mandiri dalam mengelola limbah ternak menjadi pupuk organik dan mengurangi penggunaan pupuk kimia dari pabrik.
Peningkatan Keterampilan Siswa MTs Melalui Pelatihan Membuat Hidroponik Sederhana dengan Memanfaatkan Botol Air Mineral Muhammad Farid Nasrulloh; Ino Angga Putra; Khusnul Khotimah; Muhammad Badrut Tamam
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pelatihan membuat hidroponik sederhana dengan memanfaatkan botol air mineral. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan semangat belajar, rasa ingin tahu, kemampuan keterampilan peserta didik serta menjaga lingkungan sekitar dari sampah. Metode pendekatan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi metode ceramah, diskusi, dan pelatihan. Metode ceramah dan diskusi dilaksanakan pada saat pengenalan materi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. (1) Memberikan wawasan tambahan dan pengetahuan serta keterampilan peserta didik di MTs Al-Hikmah Kecamatan Bandarkedungmulya dalam membuat hidroponik. (2) Meningkatkan kemampuan keterampilan, rasa ingin tahu dan semangat belajar peserta didik di MTs Al-Hikmah. (3) Membantu guru dalam mengaktifkan interasksi siswa dengan siswa dan menjaga lingkungan sekitar dari sampah.
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dari Bahan Dapur pada Masyarakat Desa Gabusbanaran Muhammad Farid Nasrulloh; Ospa Pea Yuanita Meishanti; Ailam Oktadawiyah Alfaniah; Yusrotul Maghfiroh; Wisnu Siwi Satiti; Ino Angga Putra
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v3i1.2244

Abstract

Hand sanitizer is one of the antiseptic ingredients in the form of a gel that is often used by many people as a practical hand washing medium. Hand sanitizer can be used anytime and anywhere, for example after handling money, before eating, after using the toilet and after taking out the trash. Partner problems in this activity are (1) partners do not know about the importance of preventing the spread of the Corona Virus (Covid-19) and implementing health protocols. (2) partners do not yet know the benefits and use values ​​of betel leaf plants, kaffir lime leaves, lime juice and lemongrass stalks as natural hand sanitizers. (3) lack of knowledge and skills of partners regarding the manufacture of this natural hand sanitizer. The purpose of this activity is as follows (1) to educate the public about the importance of preventing the spread of the Corona Virus (Covid-19) and implementing health protocols. (2) to increase the use value of betel leaf plants, kaffir lime leaves, lime juice and lemongrass stalks as natural hand sanitizers. (3) to improve the knowledge and skills of the community as well as to improve the community's economy during the pandemic. This service uses the Asset Based Community Development (ABCD) approach. The ABCD approach is an approach that leads to an independent and maximum understanding and internalization of assets, strengths, potential, and utilization. The conclusion obtained from this service activity is that there is an increase in the knowledge and skills of the Gabusbanaran Village community about how to make hand sanitizers from natural ingredients so that they can reduce additional costs for purchasing hand sanitizer products themselves in tackling the spread of Covid-19.
Peningkatan Kualitas dan Kekompakan Pemuda di Desa Brangkal melalui Kegiatan Seminar Motivasi Kepemudaan Ino Angga Putra; Kartika Wulandari; Lukman Harun; Azmi Maghfirotul
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemudaan perlu dibentuk dan dibina agar memberikan dampak yang baik untuk regenerasi di masa mendatang. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: a) Meningkatkan menejerial dari pemuda dusun Brangkal dan dusun Kedungsari, dan b) Meningkatkan minat dan antusiasme pemuda dalam pergerakan pemuda di desa. Mitra pengabdian adalah para pemuda di Desa Brangkal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2020. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini mendatangkan narasumber dari salah satu dosen di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Pelaksanaan kegiatan ini dibantu oleh 4 orang mahasiswa untuk mengkoordinir peserta pada kegiatan sosialisasi. Hasil kegiatan dari seminar motivasi kepemudaan diperoleh bahwa 98% peserta pelatihan menyatakan kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat baik untuk mendukung keterampilan pemuda di Desa Brangkal. Melalui kegiatan pelatihan workshop ini juga dapat mengembangkan keterampilan peserta dalam menggunakan IT. Melalui workshop ini diperoleh data hasil observasi kepuasan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang lebih serta menambah wawasan pemuda di Desa Brangkal dalam mengghadapi tantangan di masa mendatang.
Sosialisasi Gerakan Literasi bagi Siswa di MI Roudhotul Ulum 1 Desa Brangkal untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa dalam Membaca Ino Angga Putra; Alfi Qurrota Aini; Laelatun Naajichiyyah; Lailatul Fitriyah
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kegiatan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah adalah Gerakan Literasi Nasional (GLN) sesuai Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Pemerintah berupaya dengan mengubah kurikulum nasional dan merancang program-program yang dapat mendongkrak kemampuan 6 dasar dimensi literasi yaitu baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan melalui Gerakan Literasi Sekolah. Tujuan dari kegiatan ini yaitu Meningkatkan kemampuan literasi siswa agar minat baca siswa menjadi lebih berkembang. Mitra pengabdian adalah siswa di MI Roudhotul Ulum I Desa Brangkal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2020. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini mendatangkan narasumber dari salah satu dosen di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Pelaksanaan kegiatan ini dibantu oleh 5 orang mahasiswa untuk mengkoordinir peserta pada kegiatan sosialisasi. Pada kegiatan sosialisasi, dilakukan tahapan observasi untuk melihat kepuasan siswa terhadap materi yang diberikan kepada mereka. Tahapan observasi dilakukan melalui penyebaran angket kepuasan kegiatan kepada siswa peserta sosialisasi. Hasil yang diperoleh antara lain: a) memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan serta kemampuan literasi bagi siswa MI Roudhotul Ulum I, b) menumbuhkan minat baca dan antusias siswa, dan c) mengembangkan kemampuan siswa dalam menggunakan IPTEK secara bijak dan sesuai kebutuhan. Peningkatan gerakan literasi sekolah ini dapat berjalan dengan baik jika melibatkan semuar warga sekolah (guru, siswa, orang tua/wali murid) dan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.
Program Penguatan Pembelajaran Bagi Santri di Madrasah Aliyah Al-I’dadiyyah melalui Bimbingan Belajar Intensif Ospa Pea Yuanita Meishanti; Muhammad Farid Nasrulloh; Ino Angga Putra; Amalia Restu Aninda
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika sesuai dengan Kurikulum 2013 menuntut agar pembelajaran menjadi lebih aktif dan mengarah pada student center learning (SCL) melalui model Discovery Learning. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: a) meningkatkan cara berfikir siswa tentang matematika dan b) membangkitkan semangat siswa agar menyukai pelajaran matematika ini. Mitra pengabdian adalah para santri di Madrasah Aliyah Al-I’dadiyyah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21-27 Oktober 2020. Pelaksanaan kegiatan ini dibantu oleh 2 orang mahasiswa untuk mengkoordinir peserta pada kegiatan sosialisasi. Hasil kegiatan dari penguatan pembelajaran melalui bimbingan belajar intensif diperoleh bahwa 90% peserta menyatakan kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat baik untuk mendukung proses belajar pada materi matematika di Madrasah Aliyah Al-I’dadiyyah. Hasil observasi kepuasan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang lebih serta menambah wawasan siswa (santri) dalam proses pembelajaran. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran pada kategori baik dengan skor 3,5. Kemampuan siswa dalam mengerjakan soal latihan juga menunjukkan pada kategori yang baik dengan skor 3,5. Hal yang perlu dilakukan adalah agar keterampilan guru dalam mengelola kelas melalui pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan memvariasi metode pembelajaran dengan tema atau basis yang berbeda dengan menyesuaikan kurikulum yang berlaku.
Pendampingan Mengajar di Lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an Desa Brangkal Ino Angga Putra; Rina Dian Rahmawati; Aji Ainur Rofiq
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Tartil dilihat sebagai salah satu metod pembelajaran al-Qur’an yang praktikal dan cepat untuk membantu murid dapat membaca al-Qur’an dengan baik. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: a) Memberi edukasi pembelajaran sesuai metode yang diambil lembaga masing-masing, dan b) Memberi sarana bantuan tenaga pengajar di lembaga masing-masing. Mitra pengabdian adalah para siswa TPQ Sabilul Mutaqin Desa Brangkal. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 siswa, dan dilaksanakan diantara tanggal 12 Oktober 2020 sampai 31 Oktober 2020. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah melalui bentuk pendampingan terkait proses pembelajaran di TPQ Sabilul Mutaqin Desa Brangkal. Kegiatan ini diikuti sebanyak 20 siswa TPQ. Kegiatan ini dilakukan dengan kegiatan observasi kepuasan peserta dan kemampuan peserta didalam membaca Al-Qur’an melalui metode Tartila. Hasil kepuasan peserta terhadap kegiatan sosialisasi ini menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan mengapresiasi kegiatan ini karena memiliki manfaat yang lebih dalam melatih kemampuan dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar menggunakan metode Tartila. Hasil observasi kepada para siswa (santri) menunjukkan adanya kemampuan memahami metode Tartila dengan skor rata-rata 3,4 atau pada kategori baik, dan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan metode Tartila dengan skor rata-rata 3,3 atau pada kategori baik. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa metode Tartila dapat meningkatkan kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Sosialisasi Metode Yanbu’a bagi Santri di Pondok Pesantren Al Fatich Tambakberas untuk Meningkatkan Kemampuan Baca Al Qur’an Ino Angga Putra; Khoirun Nisa’; Amirotul Faiqoh; Nurvita Putri Romadhani
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mempelajari Al-Qur’an di pondok pesantren adalah kewajiban yang telah diperintahkan oleh Allah. Tiada bacaan Al-Qur’an yang diatur cara tatacara membacanya, mana yang pendek, dipanjangkan, dipertebal atau diperhalus ucapannya, bahkan diatur lagu dan iramannya sampai etika cara membacanya. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: Untuk meningkatkan kemampuan baca al-qur’an dalam metode yanbu’a melalui penerapan metode yanbu’a. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26-30 Oktober 2020. Metode diskusi dilaksanakan pada kegiatan sosialisasi penerapan dan pengenalan metode yanbu’a. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode workshop melalui bentuk sosialisasi, penerapan dan pendampingan sampai dapat menerapkan metode yanbu’a dengan tepat dan benar. Kegiatan ini diikuti sebanyak 20 santri. Hasil kegiatan dari sosialisasi metode Yanbu’a diperoleh bahwa 80% peserta menyatakan kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat baik untuk mendukung kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an secara baik dan benar di Pondok Pesantren Al-Fatich Tambakberas Jombang. Selain itu, hasil observasi kepada para siswa (santri) menunjukkan adanya kemampuan memahami membaca Al-Qur’an dengan menggunakan metode Yanbu’a dengan skor rata-rata 3,4 atau pada kategori baik, kemampuan melafadkan makhorijul huruf dengan skor rata-rata 3,2 atau kategori baik, dan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan metode Yanbu’a dengan skor rata-rata 3,6 atau pada kategori baik. Kegiatan ini diterapkan dan dilaksanakan di beberapa pondok yang berada di pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Hal yang perlu dilakukan adalah agar santri dapat menerapkan baca Al-Qur’an dengan bermetode Yanbu’a ke generasi berikutnya yang berada dipondok maupun di masyarakat.
PENGARUH EKUITAS MEREK DAN PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG PRODUK MINYAK GORENG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Khotim Fadhli; Elsa Dwi Aprilia; Ino Angga Putra
JURNAL MANAJEMEN UNIVERSITAS BUNG HATTA Vol 16 No 2 (2021): Jurnal Manajemen Universitas Bung Hatta
Publisher : Management Department, Faculty of Economics and Business, Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/jmubh.v16i2.19038

Abstract

This study aims to determine the effect of brand equity and consumer behavior on repeat purchases. This type of research uses quantitative research. The data collected in this study used questionnaires or submitted written questions to collect data from respondents with a total of 79 respondents. Respondents were taken from the customers of the Mitra Swalayan Jombang store. The data were processed using multiple linear regression analysis using the SPSS version 26 computer program. This study showed positive and significant results from the influence of brand equity variables (X1) and consumer behavior (X2) on the repurchase variable (Y). Brand equity against repurchase is a component that must exist. Because brand equity will make the product attractive to consumers and people are looking for to consume again. Consumer behavior towards repurchase is something that must be known by a marketer in order to understand how consumers make decisions or choose the goods to be purchased. Based on the results of this study, several conclusions can be drawn, that brand equity and consumer behavior variables affect repeat purchases at Mitra Swalayan Jombang.
Sosialisasi Gerakan Literasi bagi Siswa di MI Roudhotul Ulum 1 Desa Brangkal untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa dalam Membaca Ino Angga Putra; Muhammad Farid Nasrulloh; Alfi Qurrota Aini; Laelatun Naajichiyyah; Lailatul Fitriyah
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri) Vol 1 No 1 (2021): UN PENMAS Vol 1 No 1
Publisher : LPPM Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.531 KB) | DOI: 10.29138/un-penmas.v1i1.1584

Abstract

Salah satu kegiatan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah adalah Gerakan Literasi Nasional (GLN) sesuai Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Pemerintah berupaya dengan mengubah kurikulum nasional dan merancang program-program yang dapat mendongkrak kemampuan 6 dasar dimensi literasi yaitu baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan melalui Gerakan Literasi Sekolah. Tujuan dari kegiatan ini yaitu Meningkatkan kemampuan literasi siswa agar minat baca siswa menjadi lebih berkembang. Mitra pengabdian adalah siswa di MI Roudhotul Ulum I Desa Brangkal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2020. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini mendatangkan narasumber dari salah satu dosen di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Pelaksanaan kegiatan ini dibantu oleh 5 orang mahasiswa untuk mengkoordinir peserta pada kegiatan sosialisasi. Pada kegiatan sosialisasi, dilakukan tahapan observasi untuk melihat kepuasan siswa terhadap materi yang diberikan kepada mereka. Tahapan observasi dilakukan melalui penyebaran angket kepuasan kegiatan kepada siswa peserta sosialisasi. Hasil yang diperoleh antara lain: a) memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan serta kemampuan literasi bagi siswa MI Roudhotul Ulum I, b) menumbuhkan minat baca dan antusias siswa, dan c) mengembangkan kemampuan siswa dalam menggunakan IPTEK secara bijak dan sesuai kebutuhan. Peningkatan gerakan literasi sekolah ini dapat berjalan dengan baik jika melibatkan semuar warga sekolah (guru, siswa, orang tua/wali murid) dan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.
Co-Authors A’at Mustaghfirin Abdillah, Afif Abdulloh Chumaidi Agustina, Ulfa Wulan Ahmad Ahanul Khuluq Ahmad Alfian Taufani Ahmad Ridlo Azka Ahmad Syaifuddin Ailam Oktadawiyah Alfaniah Airlangga, Primaadi Airlangga, Primadi Aji Ainur Rofiq Al Farros, Ibrahim Yusuf Alfi Qurrota Aini Alfi Qurrota Aini Alfian Fauziah Alvin Nurul Khusna Amalia Restu Aninda Ambar Susanti Amirotul Faiqoh Anggun Wulandari Anggun Wulandari Annas, Farhani Anwar, Moh. Saiful Anwar, Putri Elsa Syintia Assyukri , Mohamad Ahya Aula, Hidayatul Aulia, Cendy Dwi Avivudin, Muhamad Dzikrulloh Ayuni Eka Cahyati Azmi Maghfirotul Bahtiar, Yuyun Bidayatul Hubbil Iffah Chusnul Chotimah Dyah Ayu Sri Hartanti Ebwantoro, Jefry Eko Sujarwanto El Saffa Nafisa Elsa Dwi Aprilia Elvara Gita Cahya Ningrum Fadilla, Syafira Nur Faisol Hidayatulloh Fatih Bagus Aslamuddin Fatikhatun Nikmatus Sholihah Fatikhatun Nikmatus Sholihah FAUZIYAH, ANIS Febby Indah Oktavia Febriani, Yesika Feniatul Ismah Ferdiansya, Muhammad Fikrotin, Vera Franoto, Andi Harianto Harianto Hartanti, Dyah Ayu Sri Hendrawan, Moch. Helmi Henny Zuli Astuti Heny Ekawati Haryono Hidayah , Lailatul Hidayatulloh, Dimas Hidayatulloh, Muhammad Kris Yuan Iffah, Bidayatul Hubbil Iin Baroroh Ma'arif Iin Baroroh Ma’arif Ismah, Feniatul Kartika Wulandari Kartika Wulandari Kartika Wulandari Khairunnusa’ Nur Muslimah Khoirun Nisa Khoirun Nisa' Khotibul Umam Khotim Fadhli khusnul khotimah Khusnul Khotimah Kismarotul Jannah Kris Yuan Hidayatullah, Muhammad Kumala, Dina Ratna Laelatun Naajichiyyah Laelatun Naajichiyyah Lailatul Fitriyah Lailatul Fitriyah Lailatul Husniah Lailatul Jannah Layyinatul Luyunah Lestari, Ervina Indah Lukman Harun Lusi Rahmawati M Nur Rohman M. Aliyul Wafa M. Rofi’i Mahmudah, Fatati Nuriyana Mar’atul Fahimah Ma’arif, Iin Baroroh Mei Indrianah Meishanti, Ospa Pea Yuanita Meisya Soliarfina Mela Sri Rahayu Miftakhul Ulum, Miftakhul Miruki, Siti Sukowati Wanafaktu Mirza Zamrotul Ilma Sari MOCH. FAIZUL HUDA Moh. Anshori Aris Widya Mohammad Deffan Afandi Mohammad Nur Habiba Muhamad Habib Fahrizal Muhamad Khoirur Roziqin Muhammad Badrut Tamam Muhammad Farid Nasrulloh Muhammad Firmansyah Mujib Riduwan Mustaghfirin, A’at Mustamim Mustamim Nabila Anisya Nailis Saidatur Rohmah Nariswari, Nadya Ruri Nisa', Evita Faridhotun Noly Shofiyah Novia Ayu Sekar Pratiwi Nurvita Putri Romadhani Onie Meiyanto Ospa Pea Yuanita Meishanti Pertiwi, Ayu Sekar Pertiwi, Novia Ayu Sekar Pramusari , Devva Amrita Primaadi Airlangga Putri Elsa Syintia Anwar Putri, Iranti Ananda Putri, Rossanita Truelovin Hadi Rahma, Yuhyil Ayda Rahmawati, Lusi Rifka Aulia Nur Rohmah Rina Dian Rahmawati Rohimatunnisa, Shevi Rohmah, Habibatur Rohmah, Rifka Aulia Nur Rohman, Dalia Farahillah Roistiya, Hidayati Rossanita Truelovin Hadi Putri Roziqin, Muhamad Khoirur Russitta, Nana Safitri, Melina Saputri, Mega Mufidatul Satiti , Wisnu Siwi Serly Amelia Sinta Pramudita Siswono, Hendrik Srikandi, Nadia Suci Prihatiningtyas Sujono Sujono Syamsudin Syamsudin Umardiyah, Fitri Vera Fikrotin Violyta Ekka Caroline Wati, Siti Yulia Widianti, Arina Wisnu Siwi Satiti Wiwik Handayani Yati Ludiana Yesika Febriani Yunus, Sitti Rahma Yusrotul Maghfiroh Zumrotul Mufidah Zunafaroh, Risma Zuni Miftakhur Rohmah