p-Index From 2021 - 2026
8.178
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sain Veteriner JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik Harmonia: Journal of Research and Education Jurnal Akuntansi Multiparadigma Journal of Urban Society´s Arts Biota Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni UMBARA Indonesian Journal of Anthropology MUDRA Jurnal Seni Budaya Jurnal Bahasa Rupa Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Pelataran Seni : Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Sorai: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Abdi Seni Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Gelar : Jurnal Seni Budaya Jurnal Seni Tari Jurnal Aplikasi Akuntansi International Journal of Cultural and Art Studies (IJCAS) Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management SEMAR Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Jurnal Akuntansi dan Keuangan (JAK) Jurnal Kajian Seni Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Musik Etnik Nusantara Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Media Informasi Journal of Biotechnology and Natural Science Journal of Health Sciences and Epidemiology Jurnal Bahasa Rupa Exploration In Early Childhood Research (JSM) Jurnal Seni Musik Harmonia: Journal of Arts Research and Education Proceeding of The International Conference on Social Sciences and Humanities Innovation Jurnal Bahasa Rupa Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Proceeding International Collaborative Conference on Multidisciplinary Science EKONOMIKA: Manajemen, Akuntansi dan Perbankan Syari’ah
Claim Missing Document
Check
Articles

Business Owners Perceptions and The Quality Financial Reports: The Moderating Role Accounting Training Ristyvia, Reva; Kristiawati, Endang; Setiawan, Aris
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v12i2.5168

Abstract

This paper aims to examine business owners' perceptions of the quality MSME financial reports with accounting training as a moderating variable, and analyze role of accounting training in strengthening or weakening this relationship. The sampling technique in this study used purposive sampling, which is a sampling technique based on certain criteria tailored to the research needs. The number of samples obtained was 107 respondents. This number is considered adequate because the data analysis was conducted using the SEM-PLS approach using SmartPLS 3. The results of the study indicate that the relationship between owner perceptions of the quality of financial reports has a positive effect. Accounting training as a moderating variable has an influence on owner perceptions of the quality of financial reports, but the influence shows a negative value, meaning it is weakening. This can be interpreted as the higher the level of owner perceptions of the importance of financial reports, the lower the level of accounting training because owners rely more on their knowledge and skills. Awareness and views of MSME entrepreneurs regarding the importance of accounting understanding can improve the quality of financial reports and business sustainability.
Learning Banyuwangi Traditional Music at Sanggar Jiwa Etnik Blambangan: A Model of Inheritance and Innovation Aris Setiawan; Zulkarnain Mistortoify; Yuddan Fijar Sugmatimur
Journal of Urban Society's Arts Vol 12, No 2 (2025): October 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jousa.v12i2.16381

Abstract

This study examines the mechanisms of traditional music transmission at Sanggar Jiwa Etnik Blambangan in Banyuwangi, a rapidly growing sanggar (studio) where most members are young learners. The research focuses on the learning process, supporting factors, and documentation strategies that can be replicated as a teaching model for curriculum development in arts institutions. Specifically, this study supports plans to establish an arts campus in Banyuwangi. The research employs a participatory ethnographic approach, structured interviews, and creative organizational analysis to explore pedagogical interactions, sanggar structure, and innovations in musical practice. The theoretical framework integrates Lave & Wenger’s community of practice, Florida’s creative organization concepts, and an ethnomusicological approach to analyze musical structures and their social contexts. Findings reveal that Sanggar Jiwa Etnik Blambangan employs effective methods to simplify complex musical patterns, incorporates cultural context in each learning session, and makes traditional music more engaging and accessible to younger generations. This process not only enhances the accessibility of traditional music education but also fosters greater interest and active participation among sanggar members. These findings reinforce the potential of the sanggar’s learning model as a reference for arts curriculum development, particularly in the context of establishing an arts campus in Banyuwangi.
Desakralisasi Tari Sodoran dalam Ritual Yadnya Karo: Transformasi Makna dan Identitas Budaya Masyarakat Adat Tengger Lestari, Purnami Diyahayu; Setiyono, Budi; Setiawan, Aris
Umbara Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/umbara.v11i1.69253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengupas  Tari Sodoran dalam konteks desakralisasi sebagai salah satu bentuk transformasi budaya di masyarakat adat Tengger, Probolinggo, Jawa Timur. Tari Sodoran merupakan bagian integral dari ritual Yadnya Karo, yang berfungsi sebagai media komunikasi simbolik antara manusia, leluhur, dan kekuatan spiritual. Namun, seiring dengan perkembangan modernisasi, ritual ini mengalami perubahan makna dan fungsi yang ditandai dengan pergeseran konteks pertunjukan ke ranah publik dan pariwisata. Fenomena tersebut memperlihatkan terjadinya desakralisasi, yaitu pergeseran dari nilai-nilai sakral menuju profanisasi dan komodifikasi budaya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan perspektif  antropologi simbolik untuk menyingkap hubungan antara bentuk, fungsi, dan makna tari dalam konteks budaya masyarakat Tengger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Sodoran tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan estetis, tetapi juga sebagai representasi kosmologi sangkan paraning dumadi yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat Tengger tentang harmoni antara manusia, alam, dan leluhur. Proses desakralisasi terjadi melalui tiga bentuk utama: perubahan konteks performatif, pergeseran makna simbolik, dan munculnya interpretasi baru terhadap fungsi tari dalam ranah sosial modern. Meskipun demikian, masyarakat Tengger tetap mempertahankan esensi sakral Tari Sodoran melalui mekanisme seleksi adat, pelestarian simbol-simbol utama, dan upaya reinterpretasi nilai-nilai spiritual agar tetap relevan dengan zaman.Kata Kunci: Tari Sodoran, desakralisasi, Yadnya Karo, masyarakat Tengger
Menggerakkan Culturepreneurship melalui Lokakarya Membatik Berdasarkan Relief Candi Merak dan Candi Sojiwan bagi Masyarakat di Sekitar Cagar Budaya Arif Nur Setiawan; Muhammad Arif Jati Purnomo; Aris Setiawan; Manggar Sari Ayuati; Heri Mahardika; Ferry Ardiyanto; Yusri Damayanti; Heni Wijayati; Sardjiastuti Sardjiastuti; Jon Ariyanto; Theresiana Ani Larasati; Shinta Dwi Prasasti; Aprilia Widiasari; Joko Sulistyo; Riris Purbasari
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.114567

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman peserta dan nilai kemanfaatan lokakarya membatik berdasarkan relief Candi Merak dan Candi Sojiwan bagi masyarakat Desa Karangnongko dan Desa Kebondalem Kidul, Kabupaten Klaten. Pengabdian kepada masyarakat ini didasari oleh rendahnya kesadaran masyarakat sekitar cagar budaya terhadap nilai historis, simbolik, dan potensi ekonomi Candi Merak dan Candi Sojiwan, serta masih terbatasnya semangat kewirausahaan berbasis budaya lokal. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam bentuk lokakarya membatik berdasarkan relief Candi Merak dan Candi Sojiwan ini penting dikarenakan cagar budaya memiliki potensi strategis sebagai sumber pengembangan culturepreneurship yang berkelanjutan melalui integrasi pelestarian budaya dan ekonomi kreatif. Metode pengabdian meliputi penyampaian materi tentang cagar budaya dan culturepreneurship, pelatihan membatik tulis dan cap, pendampingan proses pewarnaan, evaluasi kegiatan, serta diseminasi hasil melalui peragaan busana dan pementasan kesenian. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan sekitar 31% dalam pemahaman peserta terhadap nilai cagar budaya, peningkatan sekitar 20% dalam keterampilan membatik, serta pembentukan kelompok pembatik lokal yang berpotensi menjadi penggerak culturepreneurship. Temuan ini menegaskan bahwa lokakarya berbasis warisan budaya efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dan relevan untuk dikembangkan sebagai model pengabdian berkelanjutan di kawasan cagar budaya. Kata kunci: cagar budaya; Candi Merak; Candi Sojiwan; culturepreneurship; lokakarya membatik
Pendampingan Pelaporan Pajak Tahunan pada UMKM di Kota Pontianak Sari, Wilda; Setiawan, Aris; Fakhrul Yahya, Rizki; Dwi Widyastuti, Reni; Kristiawati, Endang
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i3.1399

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini sangatlah pesat, sehingga berdampak besar pada berbagai sektor kehidupan termasuk dunia bisnis. Pelaku usaha saat ini diwajibkan untuk melaporkan kewajibannya melalui sistem yang baru yakni Core Tax Administration System (CTAS). CTAS ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak untuk melaporkan kewajiban perpajakannya. Namun, saat ini mitra pada pengabdian ini memiliki keterbatasan pada sumber daya manusia yang dimiliki sehingga mengalami kebingungan dalam melaporkan kewajiban pajaknya. Pengusaha UMKM takut salah dalam melaporkan kewajibannya jika tidak didampingi oleh ahlinya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melakukan pendampingan pelaporan SPT Tahunan. Kegiatan ini dilakukan secara berkala mulai dari pengumpulan data laporan keuangan mitra sampai dengan proses pelaporan SPT tahun 2023 dan 2024. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah mitra pengabdian yaitu UMKM Stick Talas Mbak Tum sudah dapat melaporkan SPT tahun 2023 dan 2024 degan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Data-data keuangan yang dibutuhkan dalam pelaporan keuangan saat ini sudah terkumpul dan disusun dengan baik, sehingga diharapkan tahun depan Stick Talas Mbak Tum sudah dapat melaporkan kewajiban perpajakannya secara mandiri.
The Transformation of Sembah Batin Dance in the Development of Performing Arts in West Lampung Society Nur Sintia; Pramutomo; Aris Setiawan
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol. 10 No. 1 (2026): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNE 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ngqrfq49

Abstract

This study aims to examine innovation in the Sembah Batin Dance as a form of performing arts development within the West Lampung community. The Sembah Batin Dance, created by Nyoman Mulyawan in 2010, now functions as a welcoming dance for guests at various official events, traditional ceremonies, and wedding processions. The uniqueness of this dance lies in its ability to adapt to modern social contexts through innovations in movement forms, accompanying music, and presentation structure, without abandoning noble values ​​such as respect, mutual cooperation, and togetherness. This research employs an ethnocoreological approach to analyze aspects of meaning as well as elements of choreography, costumes, properties, and music. The findings indicate that innovation in the Sembah Batin Dance plays an important role in maintaining the sustainability of tradition and strengthening the existence of regional performing arts amid the social dynamics of West Lampung.
Discrepancy between VIA Screening and HPV DNA Status: A Real-World Evidence from a Large-Scale Program Rohmawati, Indah; Setiawan, Aris; Krisdyana, Bekti; Ningtiyasari, Nunik
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/gqfhdm20

Abstract

Cervical cancer is a significant health issue in low- and middle-income countries (LMICs). Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) is commonly used for screening because of its affordability. This study analyzed the association between reproductive factors, Human Papillomavirus (HPV) DNA status, and VIA results among 860 women in Tulungagung, Indonesia. The participants had a mean age of 41 years, and 48% used hormonal contraceptives. Most respondents had negative VIA results (94.1%) and negative HPV DNA status (90.7%). Bivariate and multivariate analyses showed no significant associations between VIA results and HPV DNA (p=0.262), age (OR=0.747, p>0.05), or contraceptive use. Diagnostic analysis revealed that VIA had a high specificity (94.4%) but very low sensitivity (8.8%) when compared to HPV DNA status. The high false-positive rate (86.3% of VIA-positive cases were HPV-negative) highlights VIA's limitations of VIA in terms of objectivity. In conclusion, reproductive factors and HPV DNA were not significant predictors of VIA outcomes. Transitioning toward HPV DNA testing as a primary screening tool is recommended to improve program accuracy.
EFFECT OF ORGANIC MATERIAL COMPOSTED BY Trichoderma Spp. TO CHILI PEPPER IN CONTAMINATED MEDIA BY Fusarium oxysporum Setiawan, Aris; Rianto, Fadjar; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.25205

Abstract

ABSTRACT Chili pepper is one of horticultural crop that is quite important in Indonesia, it has a high economic value. Chili pepper plant productivity tends to fluctuate due to Fusarium wilt disease. This study aims to suppress the development of F. oxysporum disease in chili pepper plant using compost inoculated by Trichoderma spp. which de Decomposers and as biological agent. This research was conducted at Plant Disease Laboratory Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak. The experiment ased a randomized block design with 4 treatments: (Trichoderma spp. that has inoculated capability as dissolving cellulosa), (Trichoderma spp. Isolates as antagonists, and mixed two isolates Trichoderma spp. cellulose solvent with antagonist), and Control (EM4 as decomposer). This research is divided into two stages, on nursery and planting in the field. Trichoderma both as decomposer and antagonist treatment can suppress disease incidence at nursery 14.21%. composting give Trichoderma spp. has ent been able to stop the development Fusarium attacks on chili papper although the plant can still produce the fruit.
Co-Authors Adham, Ibnu Agrisukma, Salsabilla Ari Sekar Aida Mahmudah Aini, Wardatul Alhari Aminuddin, Ahamad Apriandy, Roynaldi Buwono Aprilia Widiasari Apris Yulianto Saefatu Araftake Blikololong, Yohanes Gala Arif Nur Setiawan Arif, M. Fauzan Azali, Aulia Syafadilla Barasa, Zepanya Saputra Belinda Astriddana Bondan Aji Manggala Bondet Wrahatnala Bramadi Arya Budi Setiyono Darlan Darlenis, Teti Dekanipa, Gendot Deki Prasetya Ardiansyah Dela Sari Diajeng Stevani Dwi Ismiati Dwi Widyastuti, Reni Ega Damayanti Endang Kristiawati Endang Kristiawati, Endang Endriyati, Endriyati Fadjar Rianto Fahrur Rozi Fakhrul Yahya, Rizki Fakih, Choerul Fatma Sukmawati, Fatma Ferawati, Sri Rahayu Ferry Ardiyanto Galih Yatalaththov, Febriofca Gendot Dekanipa Handriyotopo Handriyotopo Heni Wijayati Heri Mahardika Hermawan, Endang I Nyoman Sukerna, I Nyoman Ichsan Luqmana Indra Putra, Ichsan Luqmana Indra Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ji Pyo, Chung Joko Sulistyo Jon Ariyanto Jungkung Setyo Utomo Kriatiawati, Endang Krisdyana, Bekti Lambangsari, Sonia Pangesti Lestari, Purnami Diyahayu Livera, Kristen Angela Maliza, Rita Manggar Sari Ayuati Mayasafitri, Rina Moch. Anil Syidqi Muhammad Arif Jati Purnomo Mukhtar Effendi Munawir Yusuf Mutiara Dewi Fatimah Nanik Sri Prihatini Nifa, Kholishotun Nugraha, Wisma Ch. R. Nunik Ningtiyasari, Nunik Nur Sintia Nurazizah, Intan Faya Nurrohiim, Annisaa’ Panakajaya Hidayatullah Pitaloka, Devanka Diaz Ayu Pramutomo Putro, Galuh Argo Rachman, Anung Rifa'i, M.Rifa'i Riris Purbasari Ristyvia, Reva Rohmawati, Indah Ronaldi Rosy Tristanti Sardjiastuti Sardjiastuti Sari, Wilda Sartono Sartono, Sartono Satria Rizky Utama Satria, Dioda Shinta Dwi Prasasti Sidik, Adi Permana Simatupang, Gabriel Roosmargo Lono Lastoro Soladi, Soladi Sonia Pangesti Lambangsari Sri Rahayu Ferawati Sri Rahayu Hidayat Miu Sri Rochana Widyastutieningrum Sudiyanto Sudiyanto sugeng Nugroho Sugiyanto - Sunardi Sunardi Suyanto - Suyanto Suyanto Suyoto Suyoto Suyoto Suyoto Suyoto Syaidah, Rahimi Tantri Palupi Theresiana Ani Larasati Timur, Yuddan Fijar Sugma Uray Andrey Indra Maulana Wahyu Widanarto, Wahyu Wardana, Sapto Wardani, Diah Kartika Widyastuti, Reni Dwi Widyastutieningrum, Sri Rochana Yashiro, Takashi Yeni Nuraeni, Yeni Yusri Damayanti Zulkarnain Mistortoify Zulkarnain Mistortoify