p-Index From 2021 - 2026
10.402
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Emerging Science Journal JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal Of Management Science (JMAS) Jurnal Mantik Jurnal Dharma Duta Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Enrichment : Journal of Management Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension Berajah Journal Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Sinomika Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Ekonomi dan Akuntansi Siwayang Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Pariwisata, Kebudayaan, dan Antropologi Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Jurnal Abdi Masyarakat Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Journal of Artificial Intelligence and Digital Business SATUKATA: Jurnal Sains, Teknik, dan Studi Kemasyarakatan Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Business on Hospitality and Tourism Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Sharia Economic and Management Business Journal (SEMBJ) Journal of Innovative and Creativity Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Society Jurnal Ragam Pengabdian TRJ (Tourism Research Journal) Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Widya Katambung Jurnal Filsafat Agama Hindu Brilliant International Journal of Management and Tourism Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Sinov : Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Claim Missing Document
Check
Articles

EVOLUSI REGULASI GREEN HOSPITALITY: ANALISIS KOMPARATIF STANDAR SERTIFIKASI HOTEL DAN VILA DI INDONESIA Ni Wayan Rena Mariani; I Made Darsana
Berajah Journal Vol. 6 No. 4 (2026): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v6i4.595

Abstract

This study aims to analyze the evolution of green hospitality regulations within hotel and villa certification standards in Indonesia during the 2013–2025 period. The growing emphasis on sustainable tourism development has encouraged the government to integrate environmental sustainability principles into the governance of accommodation businesses. However, studies examining the evolution of green hospitality provisions within hospitality regulations remain limited. This research employed a qualitative approach using document analysis combined with a normative legal perspective. The data consisted of four major regulations governing hotel and villa standards in Indonesia, namely the Ministerial Regulation of Tourism and Creative Economy No. 53 of 2013, No. 29 of 2014, No. 4 of 2021, and the Minister of Tourism Regulation No. 6 of 2025. Data were analyzed using qualitative content analysis based on four key dimensions of green hospitality: energy efficiency, water conservation, waste management, and green procurement. The findings reveal a significant transformation in Indonesian accommodation regulations, shifting from a service-quality orientation toward a sustainability-oriented regulatory framework. Waste management emerged as the most consistently regulated dimension across all regulations, while energy efficiency and water conservation demonstrated the most substantial development in recent regulations. In contrast, green procurement remains relatively underdeveloped. The findings indicate an increasing institutionalization of green hospitality principles within Indonesia’s tourism regulatory framework. The study contributes to the growing body of sustainable tourism literature and provides policy implications for strengthening hospitality certification standards in line with international sustainability practices.
HOW HUMAN RESOURCE AGILITY CREATES SUSTAINABLE COMPETITIVE ADVANTAGE: THE MEDIATING EFFECT OF SERVICE INNOVATION Darsana, I Made; Sudjana, I Made
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, June 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i3.56482

Abstract

The rapid advancement of digital transformation, artificial intelligence, and evolving customer expectations has reshaped the hospitality industry, requiring organizations to develop agile human resources and innovative service capabilities to maintain sustainable competitiveness. Despite growing interest in organizational agility and innovation, limited studies have integrated Human Resource Agility (HRA), Service Innovation (SI), and Sustainable Competitive Advantage (SCA) within the hospitality sector, particularly in emerging economies such as Indonesia. This study examines the effect of HRA on SCA and investigates the mediating role of SI. A quantitative explanatory approach was employed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Data were collected through structured questionnaires from 300 employees and managers working in hotels, resorts, villas, and hospitality platforms across Bali, Jakarta, Yogyakarta, Bandung, and Surabaya. Reliability and validity assessments were conducted, followed by structural model evaluation using path coefficients, R², Q², f², and bootstrapping with 5,000 resamples. The results reveal that HRA positively and significantly influences both SI and SCA. SI also has a significant positive effect on SCA and partially mediates the relationship between HRA and SCA. These findings indicate that agile human resources enhance organizational adaptability and innovation capability, thereby strengthening long-term competitive advantage. The model demonstrates satisfactory explanatory and predictive power, supporting the Resource-Based View and Dynamic Capability Theory. The study’s novelty lies in integrating HRA, SI, and SCA within the Indonesian hospitality, contributing to the understanding of agility-driven innovation mechanisms. Practically, the findings importance of strengthening digital competencies, adaptive learning, and innovation-oriented organizational cultures to achieve sustainable competitiveness.
Model Pengelolaan Sampah sebagai Dampak Massive Tourism yang Berbasis Pentahelix di Desa Wisata Canggu Kabupaten Badung Theofani Eirine Marlissa; I Made Darsana; Kadek Ayu Ekasan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10235

Abstract

Fenomena massive tourism di Desa Canggu, Kabupaten Badung, telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, namun juga menimbulkan permasalahan lingkungan berupa peningkatan volume sampah. Pengelolaan sampah yang efektif memerlukan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan melalui pendekatan Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat lokal dan wisatawan dalam pengelolaan sampah serta mengkaji implementasi model Pentahelix dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Desa Canggu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri atas pemerintah desa, masyarakat lokal, pelaku usaha pariwisata, akademisi, media, dan wisatawan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lokal berperan aktif dalam kegiatan pemilahan sampah, bank sampah, kerja bakti lingkungan, pelestarian budaya, dan penyediaan layanan wisata berbasis komunitas. Wisatawan turut berkontribusi melalui perilaku ramah lingkungan, meskipun tingkat kesadarannya masih beragam. Implementasi model Pentahelix telah berjalan melalui kolaborasi antaraktor dalam berbagai program pengelolaan sampah dan pariwisata berkelanjutan. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa rendahnya kesadaran lingkungan sebagian masyarakat dan wisatawan, keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah, serta belum optimalnya koordinasi antar pemangku kepentingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kolaborasi Pentahelix merupakan strategi penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dan mendukung terwujudnya sustainable tourism di Desa Canggu.
Peningkatan Keterampilan dan Manajemen Layanan Spa melalui Pelatihan Profesional di Ubud, Gianyar – Bali I Made Darsana; Nyoman Surya Wijaya
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v5i2.88

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu para tenaga terapis dan manajemen di SPA yang berlokasi di Ubud, Gianyar – Bali, guna meningkatkan keterampilan dan pemahaman mereka dalam layanan spa profesional. Pelatihan ini menjadi penting mengingat industri spa dan wellness di Bali berkembang pesat dan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi dalam teknik perawatan tubuh, pelayanan prima, serta manajemen operasional yang baik. Melalui pelatihan ini, peserta akan diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam berbagai aspek spa, termasuk teknik pijat dan perawatan tubuh berbasis tradisional maupun modern, manajemen layanan spa, serta strategi meningkatkan kepuasan pelanggan. Pelatihan ini akan melibatkan tenaga terapis, supervisor, dan staf administrasi agar mereka mampu memberikan layanan yang lebih profesional, meningkatkan standar pelayanan, serta memahami aspek manajemen dalam industri spa. Target luaran dari PKM ini adalah artikel yang terbit di jurnal PKM, yang akan mendokumentasikan hasil pelatihan serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas layanan spa di Ubud.
Perencanaan Destinasi Wisata Kesehatan Berbasis Loloh Bali Di Desa Jehem Kabupaten Bangli Ni Wayan Yani; Francisca Titing Koerniawaty; I Made Darsana
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 5 No. 1 (2023): Juli : Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v5i1.560

Abstract

Wellness tourism is part of a trip where tourists take personal time to improve their health and health. Health tourism is not only physical such as yoga but also such as Boreh (Balinese warm scrub), Loloh (Balinese healthy drink) also such as Melukat (bathing sourced from tears kelebutan / tirta). The author will discuss the unique attractiveness of products produced from the production of herbal plants typical of the Balinese region, namely Loloh Bali (Herbalets). Another thing is the modern Loloh packaging is still very traditional tourists will be offered attractions such as picking medicinal plants and processing Loloh directly. Some of the things discussed in this paper are the potential of Jehem Village to develop as a Bali Loloh-based health tourism destination in Jehem Village, Bangli Regency, the synergy between Entrepreneurs, Government, and local communities in developing Loloh Bali health tourism destinations in Jehem Village, Bangli Regency, challenges faced in developing Loloh Bali-based health tourism destinations in Jehem Village, Bangli Regency.
Pengembangan Wisata Berkelanjutan Di Jatiluwih Tabanan Bali: Analisis Swot Dan Strategi Pengelolaan I Wayan Pantiyasa; I Made Darsana
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 5 No. 2 (2023): Desember: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v5i2.675

Abstract

The Jatiluwih tourist destination in Tabanan, Bali, has achieved global achievements with the beauty of its terraced rice fields and natural sustainability. Despite experiencing an increase in tourist visits post-COVID-19 pandemic, Jatiluwih is still faced with a number of challenges. This research uses SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) to uncover internal and external factors that influence Jatiluwih's Tourist Attractions (DTW). Using a qualitative approach, this research found that Jatiluwih has strengths such as stunning natural beauty, strong environmental conservation, rich cultural diversity, promising agrotourism potential, and improved supporting infrastructure. However, there are also weaknesses, such as limited access, declining infrastructure, and tourism management that needs to be improved. To optimize Jatiluwih's potential, the recommended steps include exploiting opportunities such as infrastructure development, increasing agro-tourism, close partnerships with local communities, and diversifying tourism products. Meanwhile, decisive action needs to be taken to deal with threats that include environmental damage, competition with other destinations, intense rainy seasons and the risk of natural disasters. This can be achieved by focusing on environmental conservation, implementing sustainable tourism management, and providing a variety of attractive tourism experiences.
Co-Authors Achmas, Tri Agung Istri Ari Parwati, Anak Agus Made Yoga Iswara Angel Pricilia Pinontoan Ariyanti, Ni Wayan Arun Suwi Arianty, A. A. Ayu Astrama, I Made Atid, Haris Ayu Arun Suwi Arianty, A.A. Ayu Suwita Yanti Bagus Made Sabda Nirmala Bagus Putu Wahyu Nirmala Dadang Hermawan Dadang Hermawan Dadang Hermawan Dapar, Angel Melody Filleony Rut Dewa Putu Kiskenda Erwanda P., Dewa Putu Dwik Suwarnata Triana Eka Sudarmawan, I Wayan Eka Susanti, Luh Eka Wahyu, Gede Elisabeth, Yulya Endrayani, Endrayani Erik Praditya, I Gede Febrianindya, Stephanie Gayatri, Kamisriati Levi Gusti Kade Sutawa Hasibuan, Ezra Maylinda Veronica Hellen Sarita De Lima Hermawan , Dadang I Dewa Gede Putra Sedana I Dewa Made Adi Artha I Gede Arya Juni Arta I Gusti Made Sukaarnawa I Gusti Made Sukaarnawa I Kadek Wahyu Dymas Ananda I Made Bram Sarjana I Made Budiarsa I Made Kartika I Made Suardika I Nyoman Gede Astina I Nyoman Gede Astina, I Nyoman Gede I Nyoman Sudiarta I Nyoman Sudiarta I Putu Arnawa I Wayan Eka Mahendra I Wayan Kartimin I Wayan Restu Suarmana, I Wayan Restu Ida Bagus Ketut Soma Antara Ida Bagus Nyoman Weda JANE, NOVENA Juniarta, Pande Putu Kadek Ayu Ekasan Kadek Fricilya Aryantika Koerniawaty, Franscisca Titing Lilis Yuningsih Linton, Sandi C Made Suka Arnawa, Gusti Made Sukaarnawa, I Gusti Mahendra, Kadek Wahyu Muliadiasa, I Ketut Muliawan, I Nyoman Ni Made Sri Rahayu Ni Putu Herni Susanti Ni Putu Isha Aprinica Ni Putu Lilia Novie Yanny Ni Wayan Yani Ni Wayan Yani Nyoman Surya Wijaya Pambudi, Bondan Pantiyasa, I Wayan Paramitha, Made Widya Priharsini, Ni Kadek Suwi Purnantara, I Made Hadi Putra, I Gede Seadityawan Putra, I Gusti Ngurah Bagus Suarna Putra, I Nyoman Triana Putu Eka Wirawan Putu Sabda Jayendra Rahmania, Ika Ranteg, Noddy Rena Mariani, Ni Wayan Ronald N Girsang Sabat, Yulianto Sapina, Kadek Resa Silitonga, Duma Theresia Siti Fatimah Suardika, I Made Sudjana, I Made Sukaarnawa, I Gusti Made Sundring Pantja Djati Sundring Pantja Djati Suryoningrat, Raden Agus Susanti, Putu Herny Suwarnata Triana, Dwik Suwintari, I Gusti Ayu Eka Suyasa, Pande Made Syakur , Abd Talia, Nova Tardi Edung Theofani Eirine Marlissa Titing Koerniawaty, Francisca Tommy Ferdian Triana Putra, I Nyoman Triana, Dwik Suwarnata Tunjungsari, Komang Ratih Wamaungo Juma Abdu Wardana, Miko Andi Waskito, Putri Satrio Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Witarsa Witarsa Witarsa Witarsa Y, Kadek Dwika Prawira Yana Ernawan Yani, Ni Putu Ditha Indra Yani, Ni Wayan Mega Sari Apri Yogi Pratama, I Putu Yuningsih, Lilis