p-Index From 2021 - 2026
6.411
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Pendekatan Etnopedagogi dalam Pengembangan Media Pembelajaran sebagai Upaya Penguatan Literasi Budaya di Sekolah Refisa Ananda; Sri Tatminingsih; Sari Wardani Simarmata; Valeria Yekti Kwasaning Gusti; Sudirman Sudirman; Isti Rokhiyah; Fitra Jaya; Sucipto Sucipto
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1081

Abstract

Keterbatasan akses terhadap sumber belajar kontekstual dan minimnya integrasi budaya asal peserta didik dalam pembelajaran menjadi permasalahan utama yang dihadapi guru yang mengajar anak pekerja migran Indonesia di Malaysia. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya literasi budaya serta kurang bermaknanya proses pembelajaran bagi peserta didik yang hidup dalam konteks lintas budaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan literasi budaya melalui integrasi pendekatan etnopedagogi dalam pengembangan media pembelajaran bagi 66 guru yang tergabung dalam pusat kegiatan belajar masyarakat anak pekerja migran Indonesia di wilayah Sabah, Malaysia, yang berada dalam Gugus Kalabakan, Gugus Kunak, Gugus Tawau, dan Gugus Lahad Datu. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahap pemetaan kebutuhan, perancangan media pembelajaran berbasis budaya Indonesia, pendampingan pengembangan dan penerapan media dalam pembelajaran, serta evaluasi hasil kegiatan. Kegiatan ini menghasilkan 10 media pembelajaran berbasis etnopedagogi berupa alat permainan edukatif yang dikembangkan oleh guru dan diterapkan langsung dalam pembelajaran di kelas. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa guru mampu mengembangkan media pembelajaran yang memanfaatkan nilai-nilai budaya Indonesia secara kontekstual, relevan dengan kondisi sosial peserta didik, dan mudah diterapkan dalam pembelajaran di pusat kegiatan belajar masyarakat. Media yang dihasilkan mendorong peningkatan pemahaman peserta didik terhadap identitas dan nilai budaya asalnya serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa integrasi pendekatan etnopedagogi dalam pengembangan media pembelajaran efektif sebagai strategi penguatan literasi budaya bagi anak pekerja migran Indonesia di lingkungan pendidikan lintas negara.
Tinjauan Literatur Sistematis: Pengaruh Media Edukatif Untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Anak Usia Dini Desniwati Desniwati; Noviana Mustapa; Sri Tatminingsih; Zakirman Zakirman
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 1 Periode Desember - Februari 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i1.2970

Abstract

Literasi numerasi anak usia dini perlu diperkuat sejak awal karena menjadi fondasi berpikir kuantitatif untuk memahami bilangan, pola, dan pengambilan keputusan sederhana. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis kontribusi media edukatif terhadap literasi numerasi anak usia dini serta memetakan jenis media dan kondisi implementasi yang terkait dengan hasil yang lebih baik. Kajian dilakukan menggunakan kerangka PRISMA 2020 melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Pencarian pada Scopus dan ScienceDirect, dengan ResearchGate sebagai sumber pelengkap untuk pelacakan naskah penuh, menghasilkan 450 rekaman; 80 artikel ditelaah teks penuh dan 20 studi empiris memenuhi kriteria inklusi (2019–2025; bahasa Indonesia/Inggris; full-text tersedia; partisipan anak usia dini; luaran numerasi terukur). Sintesis menunjukkan tiga kategori media dominan—media konkret, media visual/digital, dan media buatan sendiri (DIY)—serta mayoritas studi melaporkan peningkatan indikator numerasi awal. Media cenderung lebih efektif ketika diintegrasikan dalam pembelajaran aktif, memungkinkan manipulasi/representasi visual dan umpan balik, serta didukung pendampingan guru/orang tua secara konsisten. Kajian ini mengusulkan taksonomi operasional (konkret–visual/digital–DIY) yang dikaitkan dengan indikator numerasi dan kondisi implementasi, namun generalisasi dan klaim kausal perlu hati-hati karena heterogenitas studi.
Understanding Subjective Well-Being Among Early Childhood Teachers: School Connectedness and Teaching Efficacy Dony Darma Sagita; Sari Wardani Simarmata; Sri Tatminingsih; Dian Novita; Della Raymena Jovanka
TANJAK Vol 7 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Jurusan Tarbiyah dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/tanjak.v7i2.2953

Abstract

Teacher subjective well-being is a critical foundation for instructional quality, professional commitment, and the sustainability of early childhood education services. However, empirical evidence on the subjective well-being of kindergarten teachers in Indonesia remains limited, particularly regarding the balance between personal resources and organizational support. This study aimed to describe the level of subjective well-being among kindergarten teachers in South Jakarta based on the dimensions of school connectedness and teaching efficacy. A quantitative descriptive approach with a cross-sectional survey design was employed. The participants were 306 kindergarten teachers selected through purposive sampling. Data were collected using the Teacher Subjective Well-Being Questionnaire and analyzed using descriptive statistics, including mean, standard deviation, frequency, and percentage. The results showed that teachers’ overall subjective well-being was in the high category, with a mean of 3.80 and a standard deviation of 0.46. Teaching efficacy obtained a higher score, with a mean of 3.89 and a standard deviation of 0.49, than school connectedness, which obtained a mean of 3.71 and a standard deviation of 0.54. Based on the category distribution, 52.6% of teachers were in the moderate category, 30.1% were in the high category, and 17.3% were in the low category. These findings indicate that teacher well-being is more strongly supported by confidence in teaching competence than by perceived connectedness to the school environment. Therefore, efforts to enhance teacher well-being should adopt an integrated approach that not only strengthens professional efficacy but also promotes supportive leadership, collaborative school cultures, open communication, and recognition of teachers’ contributions. Such an approach is essential for sustaining the quality of early childhood education.
Co-Authors Al Adawiyah, Robiah Alif Estiq Faroh Ananda, Refisa ANDAYANI ANDAYANI Andayani Andayani Bavo Priyana, Efraim Budi Hermaini Budi HERMAINI Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa Chandrawati, Titi Della Raymena Jovanka Denny Setiawan Denny setiawan Desniwati Desniwati Dewi , Anita Chandra Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Nasien Dian Novita Dian Novita Dian Novita Dony Darma Sagita Dony Darma Sagita Gani, Ramlah AH Gusti Ayu Agung Purnadewi Hadi, Moh. Badaruddin Happy Karlina Marjo HERMAINI, Budi Himphinit, Musakkid Hulaifi Hulaifi, Hulaifi I Putu Wisna Ariawan Ika Budi Maryatun Ika Fitrianingtyas Jarnawi Afgani Dahlan Jaya, Fitra Johar Alimuddin, Johar Karsono Karsono Karta Sasmita Kartika Chrysti Suryandari Kempa, Vicardy Khaerul Anam Krisantono, Haris Megawati, Erni Mintasih Indriayu Misrina Misrina Moch Taufik Iskandar Mohamad Hariyono Monika Handayani Mukti Amini Muman Hendra Budiman Mustapa, Noviana Mutiara Magta Nengah Arnawa Ngadi Marsinah Ngadi Marsinah Nimrod Sitinjak Nita Rahmawati, Nita Noviyani Noviyani Nuraidah, Maryati Nurdin Nurmayanti, Siti Pramitasari, Muktia Pudi Sri Maryatmo risantono, harisk Risnawati, Erna Rokhiyah, Isti RR. Ella Evrita Hestiandari Rusmini, Mas Ayu Sabighoot , Yus Alvar Salamor, Reinhard Sari Wardani Simarmata Satriana, Malpalni Sa’diyah, Rika Septinarini, S. Muktiwijayanti Setyaningsih, Ririn Shafwatul, Rif’at Siti Aisyah Siti Aisyah SRI RAHAYU Sri Sarwanti Sucipto Sucipto Sudarwo -- Sudirman Suharno Suharno Sukandar, Jane Iriani Suliana Suroyo Suroyo Susilawati Susilawati Susy Puspitasari Syarah, Erie Siti Tarni Tarni Tedjo Djatmiko Titi Chandrawati Titi Chandrawati TUSTIYANA WINDIYANI Uliya Khoirun Nisa Untung Laksana Budi Untung Laksana Budi Valeria Yekti Kwasaning Gusti Wardani Simarmata, Sari WIDIA, ELLI Wiwik Handayani Yekti Kwasaning Gusti, Valeria Yusni Yusni Zakirman