Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Aplikasi Sistem Pemeliharaan Berbasis Website Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Mesin Pencetak Tortilla Di PT XYZ Rizal, Khoirul; Budiasih, Endang; Nopendri, Nopendri
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman. Salah satu produk dari PT XYZ adalah Tortilla, untuk menunjang proses produksi Tortilla terdapat 7 mesin yaitu Mesin Washer, Boiler, Mixer, Pencetak Tortilla, Fryer, Oven, dan Packing. Diketahui mesin yang mengalami kerusakan terbanyak yaitu pada mesin Pencetak Tortilla. Tingginya frekuensi kerusakan mesin akan menyebabkan downtime yang tinggi, sehingga menyebabkan nilai efektivitas mesin turun dan akibatnya hasil produksi tidak dapat memenuhi target. Upaya yang dilakukan penulis yaitu dengan menghitung nilai efektivitas mesin tersebut dengan menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE). Penulis juga menghitung jenis kerugian tertinggi berdasarkan perhitungan six big losses. Dan yang terakhir penulis membuat mekanisme perancangan sistem pemeliharaan. Berdasarkan hasil pengolahan data, didapatkan nilai OEE sebesar 69,32 yang berarti nilai tersebut masih dibawah standar yaitu 85%. Berdasarkan hasil perhitungan six big losses, jenis kerugian tertinggi disebabkan oleh reduce speed loss sebesar 18,6%. Dikarenakan nilai efektivitas mesin yang masih dibawah standar makan dibuatlah rancangan sistem pemeliharaan mesin yang bertujuan untuk membantu meningkatkan nilai efektivitas mesin tersebut.Kata kunci-OEE, Six Big Losses, Autonomous maintenance, Sistem Pemeliharaan
Perancangan Jadwal Pemeliharaan Mesin Cup Forming CP 14 Menggunakan Metode Reliability and Risk Centered Maintenance (RRCM) pada PT Glopac Indonesia Cirebon Syarif, Muhamad Iqbal; Budiasih, Endang; Pamoso, Aji
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT Glopac Indonesia merupakan perusahaan produksi kemasan makanan dan dengan salah satu produknya yaitu Paper Cups. Mesin Cup Forming CP14 merupakan salah satu mesin produksi yang bekerja dengan waktu yang lama. Maka, keandalan mesin menurun setiap tahunnya yang mengalami kerusakan mesin. Penelitian ini memfokuskan untuk memberikan interval kerusakan mesin serta jadwal pemeliharaan yang optimal sehingga biaya pemeliharaan akan efektif dan efisien menggunakan metode RRCM. Dalam menentukan komponen kritis pada mesin menggunakan metode FMECA dengan cara menghitung nilai Risk Priority Number dan mendapatkan dua komponen kritis yaitu Roulette dan Incurl. Didapatkan proposed maintenance task dan total biaya pemeliharaan dihasilkan tiga proposed maintenance task, dua scheduled on-condition task dan satu scheduled discard task. Scheduled on-condition task pada komponen roulette untuk failure mode mata roulette aus dilakukan pengecekan berskala setiap tiga pekan sekali dan komponen incurl pada failure mode baut kendor dilakukan pengecekan berskala setiap empat pekan sekali, untuk scheduled discard task pada komponen roulette pada failure mode v belt putus dilakukan penggantian komponen setiap lima pekan sekali. Total untuk biaya maintenance usulan yaitu Rp21.986.107, untuk biaya maintenance eksisting pada perusahaan yaitu Rp28.751.063 sehingga nilai biaya maintenance usulan lebih rendah sekitar Rp6.764.956 yang dapat menghemat pengeluaran sebelumnya.Kata kunci- maintenance, preventive maintenance, corrective maintenance, reliability and risk centered maintenance
Usulan Perancangan Pemeliharaan Mesin Pompa Reboiling Column 2 Pump Menggunakan Metode Reliability and Risk Centered Maintenance (RRCM) di PT. XYZ Ati, Laras; Atmaji, Fransiskus Tatas Dwi; Budiasih, Endang
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- PT. XYZ merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang pengusahaan pertambangan minyak dan gas bumi di Indonesia. Dalam menunjang proses produksi PT. XYZ memiliki beberapa kilang. Salah satunya yaitu unit pengolahan tiga yang berada di Palembang. Mesin P-06 CDU-3 merupakan salah satu mesin yang bekerja dengan waktu yang lama. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan usulan pemeliharaan mesin P-06 CDU-3 dan total biaya pemeliharaan yang optimal menggunakan metode Reliability and Risk Centered Maintenance (RRCM). Setelah menghitung menggunakan metode Reliability and Risk Centered Maintenance (RRCM) didapatkan 3 proposed maintenance task diantaranya 2 scheduled on-condition task dan 1 scheduled discard task. Setelah mendapatkan proposed maintenance task, kemudian menentukan interval waktu proposed maintenance task dari masing-masing komponen kritis. Interval waktu proposed maintenance task untuk melakukan pergantian seal mekanik setiap 5 bulan sekali dan pengecekkan secara berkala pada kondisi pompa setiap 1 bulan sekali, sedangkan untuk komponen bearing dilakukan pengecekkan berkala setiap 1 bulan sekali. Hasil perhitungan dengan menggunakan metode RRCM, didapatkan total biaya maintenance usulan sebesar Rp30.879,110 sedangkan total biaya maintenance aktual perusahaan sebesar Rp46.318,665. Maka dapat disimpulkan bahwa biaya maintenance usulan lebih rendah Rp15.439,110 dibandingkan dengan biaya maintenance aktual perusahaan sehingga perusahaan dapat mengehemat biaya maintenance sebesar 33.3%. Kata kunci- maintenance, risk matrix, reliability and risk centered maintenance (RRCM), uncertainty assessment.
Usulan Perancangan Planned Maintenance pada Mesin Finish Mill 4.20 Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Overall Resource Effectiveness (ORE) di PT Semen Tonasa Intifadhah, Arianne Deapati; Budiasih, Endang; Nopendri, Nopendri
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT Semen Tonasa merupakan produsen semen terbesar di Kawasan Timur Indonesia yang terletak di Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan data realisasi dan RKAP produksi semen, pada tahun 2021 diketahui bahwa volume produksi mesin finish mill 4.20 tidak mampu mencapai target yang direncanakan salah satunya dikarenakan seringnya terjadi downtime. Hal ini menyebabkan tingkat efektivitas mesin tidak optimal. Metode yang digunakan untuk menghitung tingkat efektivitas mesin yaitu metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Overall Resource Equipment (ORE) dengan tujuan untuk menghitung tingkat efektivitas mesin yang mempertimbangkan sumber daya (man, method, material, machine). Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, nilai OEE dan ORE pada mesin finish mill 4.20 dari bulan Januari 2021 – Desember 2021 yaitu sebesar 77,36% dan 50,40%, hal ini menunjukan bahwa nilai OEE dan ORE masih dibawah standar World Class Manufacturing OEE’s Standard yaitu sebesar 85%. Analisis six big losses selanjutnya digunakan untuk mengetahui faktor kerugian terbesar dari rendahnya nilai efektivitas mesin finish mill 4.20, terdapat dua faktor yang paling berpengaruh yaitu idling and minor stoppage losses sebesar 52,40% dan reduced speed losses sebesar 31,13%. Untuk mengatasi permasalahan terkait rendahnya nilai efektivitas mesin finish mill 4.20 maka diterapkan dua pilar Total Productive Maintenance (TPM) yaitu pilar planned maintenance dan autonomous maintenance.Kata kunci - overall equipment effectiveness (OEE), overall resource effectiveness (ORE), six big losses, total productive maintenance (TPM)
Usulan Perancangan Pemeliharaan Mesin Ring Frame FA-503/480 dengan Menggunakan Pendekatan Reliability and Risk Centered Maintennace (RRCM) Pada PT Apac Inti Corpora Navi`a, Isna Jihan; Atmaji, Fransiskus Tatas Dwi; Budiasih, Endang
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- PT Apac Inti Corpora merupakan produsen yarn dan tekstil yang bergerak dalam bidang pemintalan benang dan penenunan kain. Dalam proses produksi di perusahaan digunakan mesin sebagai pendukung proses produksi, salah satunya adalah mesin ring frame. Berdasarkan data downtime yang dimiliki oleh PT Apac Inti Corpora, mesin ring frame FA-503/480 memiliki nilai downtime yang tinggi. Komponen kritis dari mesin ring frame FA-503/480 ditentukan dengan menggunakan risk matrix. Komponen kritis yang terpilih dari mesin ring frame FA-503/480 adalah Electromagnet. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode Reliability and Risk Centered Maintenance (RRCM) karena pada metode ini bertujuan untuk mengetahui berapa interval waktu yang optimal untuk melakukan pemeliharaan untuk komponen kritis terpilih dan menentukan total biaya maintenance. Berdasarkan hasil penilaian didapatkan hasil proposed maintenance yaitu scheduled discard task. Pada perhitungan interval waktu discard task diperoleh nilai total biaya yang dikeluarkan untuk maintenance (Cm) sebesar Rp5.430.847, biaya penggantian komponen (Cf) sebesar Rp125.632.152 dan interval waktu pemeliharaan untuk komponen selama 4 pekan sekali. Perhitungan biaya maintenance eksisting sebesar Rp97.755.246 sedangkan untuk biaya maintenance usulan sebesar Rp81.462.705. Sehingga dapat disimpulkan bahwa biaya maintenance usulan lebih rendah Rp16.292.541 dibandingkan dengan biaya maintenance eksisting.Kata kunci-maintenance, reliability and risk centered maintenance, risk Matrix, RCM Information Worksheet, Proposed Maintenance.
Perancangan Kebijakan Pengadaan Suku Cadang Mesin Hisinuma pada PT Star Mustika Plastmetal Menggunakan Poisson Process Sugani, Sandika Lafaldi; Atmaji, Fransiskus Tatas Dwi; Budiasih, Endang
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Star Mustika Plastmetal merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang berada di daerah Kawasan Industri Tangerang. Perusahaan ini memproduksi spare part otomotif yang telah terjamin sebagai pemasok Original Equipment Manufacture (OEM) Oleh perusahaan otomotif yang ada di indonesia.PT Star Mustika Plastmetal menggunakan banyak mesin dalam melakukan produksi, salah satu mesin yang ada yaitu mesin injeksi die casting dengan kategori hot chamber. Perlu diketahui mesin die casting ini merupakan tahapan awal dalam melakukan produksi apabila terjadi kerusakan maka mesin tersebut harus di perbaiki. Apabila komponen mesin mengalami kerusakan terus menerus akan menimbulkan stock spare part tidak tersedia maka mesin mengalami tersebut mengalami stock out dalam mengatasi permasalahan tersebut penentuan merancang kebijakan spare part dapat menggunakan Poisson Process, Menurut Ebeling menyatakan bahwa Proses Poisson dapat digunakan dalam analisis persediaan untuk menentukan jumlah spare part cadangan ketika waktu antara kegagalan. Berdasarkan hasil rancangan yang telah dibuat dibutuhkan untuk Dalam upaya memenuhi 95% kebutuhan spare part. Untuk spare part kritis Gooseneck membutuhkan jumlah spare part sebanyak 10 unit, spare part Heater Nozzle membutuhkan jumlah spare part sebanyak 18 unit dan untuk spare part Thermocouple membutuhkan jumlah spare part sebanyak 4 unit, jumlah tersebut akan digunakan untuk satu mesin die casting hot chamber.Kata kunci — poisson process, system breakdown structure, risk matrix.
Perancangan Kebijakan Pemeliharaan Mesin Grate Cooler Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (Rcm) Ii Dan Menentukan Rancangan Min-Max Stock Pada Unit Kiln Di Pt. Semen Padang Aviv, Muhammad; Budiasih, Endang; Nopendri, Nopendri
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—PT Semen Padang merupakan salah satu perusahaan semen di Indonesia yang terletak di Padang, Sumatera Barat. Perusahaan ini bergerak di bidang industri semen. Pada tahun 2019 dan 2020 PT. Semen Padang mengalami penurunan produksi sehingga tidak tercapainya target produksi. Mesin Great Cooler mengalami downtime dikarenakan penerapan preventive maintenance dan penentuan kebijakan inventory yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan analisis dari metode Reliability Centered Maintenance (RRCM) II dan Min-Max Stock untuk mendapatkan usulan kebijakan interval waktu pemeliharaan serta kebijakan dalam menentukan jumlah inventory. Dalam menentukan komponen kritis, penelitian ini menggunakan metode FMEA dan sub sistem yang terpilih adalah sub sistem mekanik dengan 2 komponen kritis yaitu hidrolic actuator dan bearing running axle. Dengan menggunakan metode RRCM II, maka diperoleh proposed maintenance task untuk interval waktu pemeliharaan secara berkala. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh satu proposed maintenance task yaitu Scheduled on-Condition Task untuk komponen hidrolic actuator dan bearing running axle. Pada komponen hidrolic actuator dilakukan perbaikan dalam interval 1 bulan sekali, dan untuk komponen bearing running axle dilakukan perbaikan dalam interval 9 bulan sekali. Dalam melakukan perbaikan pada komponen, perlu memperhatikan persediaan inventory di gudang. Dengan menggunakan metode Min-Max Stock, maka dapat menentukan kebijakan persediaan inventory untuk komponen hidrolic actuator dan bearing running axle. Berdasarkan hasil perhitungan, maka diperoleh jumlah kebutuhan minimum dari komponen hidrolic actuator berjumlah 5 unit dan kebutuhan maksimum berjumlah 8 unit, namun jika sudah mencapai titik minimum dari jumlah kebutuhan komponen hidrolic actuator, maka dapat memesan kembali (reorder point) sebanyak 5 unit. Sedangkan, jumlah kebutuhan minimum dari komponen bearing running axle berjumlah 3 unit dan kebutuhan maksimum berjumlah 4 unit, namun jika sudah mencapai titik minimum dari jumlah kebutuhan komponen bearing running axle, maka dapat memesan kembali (reorder point) sebanyak 3 unitKata kunci— Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, Reliability Centered Maintenance II, Min-Max Stock
Perancangan Casing Wireless Sensor Network dan Analisis Material Menggunakan Finite Element Method Salsabilla, Annisa Maulidina; Mulyana, Tatang; Budiasih, Endang
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu prasarana transportasi yang memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah adalah jembatan. Namun saat ini masih banyakterdapat kerusakan, salah satu faktor penyebabnyaadalah akibat beban kendaraan yang dilewati melebihibatas maksimum. Pengawasan ini dapat dilakukandengan mengimplementasikan teknologi berupapenggunaan Wireless Sensor Network (WSN) yaitu suatuperangkat yang ditanam dan dipasang di jaringan untukmelakukan penginderaan, komputasi dan komunikasi.Salah satunya adalah SunSPOT (Small ProgrammableObject), yang dapat mendeteksi getaran struktur, danmenganalisa kondisi kesehatannya. Implementasi WSNdilakukan pada casing road stud yang dipasang padajalan untuk melindungi sensor dari beban kendaraan,hujan dan keadaan lingkungan lainnya. Pengembangancasing ini dilakukan dari segi desain dan material casingdengan mempertahankan kinerja pada sensor, tidakmenghalangi sinyal, dan dapat menahan beban.Sehingga kondisinya dapat diketahui secara pasti danpengawasan lebih mudah dilakukan. Penelitian inimenggunakan Finite Element Method (FEM) untukmengetahui dan menghitung kekuatannya berdasarkantegangan, deformation, dan safety factor. Hasil simulasididapatkan bahwa tegangan maksimum yaitu sebesar196,34 MPa hasil ini tidak melebihi nilai yield strengthmaterial dengan load yang diberikan sebesar 20 Ton atau200000 N. Total deformasi yang di dapatkan yaitusebesar 0,1235 mm sedangkah nilai safety factor yangdidapatkan yaitu 1,4. Nilai ini termasuk aman. Kata kunci— Casing WSN, Finite Element Method, Tegangan, Deformation, Safety factor
Perancangan Desain Casing Bridge Structural Health Monitoring System dan Analisis Kekuatan Struktur Menggunakan Finite Element Method Dava Rizki Prayoga; Mulyana, Tatang; Endang Budiasih
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i1.9727

Abstract

Sistem monitoring menggunakan Bridge Structural Health Monitoring System (SHMS), yaitu perangkat kecil yang dipasang di jaringan skala besar untuk melakukan pengideraan, komputasi dan komunikasi. Tujuan SHMS adalah mengidentifikasi umur struktur jembatan, serta memantau pengaruh kondisi lingkungan dan dampak kendaraan berat. SHMS dapat meningkatkan keselamatan publik dan mengurangi biaya pemeliharaan serta operasional. Pembuatan SHMS hanya berfokus terhadap komponen sensor, belum memuat casing untuk melindungi sensor dan belum adanya casing dipasaran. Penggunaan casing dibutuhkan untuk melindungi sensor dari faktor yang mempengaruhi kinerja sensor. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain casing dengan dimensi dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan sensor, pemilihan material dan analisis kekuatan struktur. Pada kajian ini metode analisis yang digunakan adalah Finite Element Analysis (FEA) yaitu sebuah metode numerik yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dalam mekanika struktur dan fluida. Dalam penerapannya, FEA menggunakan pendekatan elemen hingga untuk memodelkan sistem fisik. FEA terbagi menjadi empat tahap utama yaitu preprocessing, solving, postprocessing, dan validation. Penelitian ini menghasilkan desain casing dengan mempertimbangkan dimensi sensor, material, dan analisis kekuatan struktur menggunakan Finite Element Analysis (FEA). Hasil menunjukkan desain aman dengan tegangan maksimum Von Mises 27.87 MPa yang dimana tidak melebihi yield strength material dan deformasi maksimal sebesar 0.6234 mm dimana nilai tesebut aman dikarenakan tidak merusak bagian sensor. Faktor keamanan casing didapatkan sebesar 2.526 MPa memenuhi batas minimum 1.25 yang dimana termasuk katergori aman. Dari hasil perancangan desain dan kekuatan struktur dilakukan pembuatan prototype untuk verifikasi dan menjamin bahwa aspek desain telah diimplementasikan dengan benar dan siap untuk digunakan.
Co-Authors Addini, Haya Anuaryska Adi Riyanto Agung Firman Yusra Ahmad Suhaili Ahmad Suhaili Aji Pamoso Albertus Thio Kurnianto Aldila Candra Kusumaningrum Amalina, Yenny Nurul Aman Santoso Annisa Azmi Anugrah Ricky Wijaya Ariqa Radhwa Arvindha Ramaditya Ati, Laras Auliawati Auliawati, Auliawati Aviv, Muhammad Ayudita Oktafiani Baiq Asma Nufida Baiq Asma Nufida Baiq Asma Nufida Benny Satria Wahyudi Benny Satria Wahyudi Bina Wiraty Hasibuan Bonny Timutiasari, Bonny Brian Anggriawan Cahyono, Randi Wujud Dava Rizki Prayoga Dedek Sukarianingsih Dena Aprima Diputra Dhofar Shafarrizqullah Separman Dian Hayyu Rana Muna Dida Diah Damayanti Din Syamsuddin hasibuan Dio Taqiy Asyrof Donni Arisugewo Donny Verryrianto Sidabutar Dzakir, Daffa Mukhtar E. Effendy Effendy Effendy Erma Yulianingtyas Fadhilawardani, Ilma Fajar Asyiraq Tilammura Fakhrul Razi Frima Fariza Anizarini Fauziatul Fajaroh Fididio Agoeng Pamboedi Fitrachman, Naufal Aqiel Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Giofaldi, Derri Azhar Grahesa Adri Putra Hafiz Radyastuti Hamim Thohari Mahfudhillah Hario Ardi Nugroho Harits Dzulyaddain Harwinvania Fauzia I Wayan Dasna Ida Purwami Ihsan Mahdi Wiragunanto Ilma Ade Restantri Intan Adzani Yunus Intifadhah, Arianne Deapati Irawati , Mimien Henie Iriawati, Mimien Henie Irsyad, Farrel Asyrofil Jayawarsa, A.A. Ketut Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman, Judi Judy Alhilman Jusniar . Kensya Fadli Agustiant Putra Lalu Galeh Inggil Fatristya Latief Setiawan Luqman Arrezha Faiz Dirgantara Madya, Gelar Aditya Marina Yustiana Lubis Marzuq, Achmad Barik Mawadatur Rohmah Mawadur Rohmah Mentari Arie Dian Safitri Mimien H. I Al-Muhdhar Mimien Henie Irawati Mohammad Badar Mohammad Tajudin Mohammad Tajudin Muhammad Bangkit Hidayanto Muhammad Hamdan Muhammad Ilham Maulana Muhammad Ilham Z Muhammad Irfan Syahputra Hadiyat Muhammad Kamal Fikri Muhammad Rayhan Islamy Muhammad Rifki Fadil Muhammad Su’aidy Muntholib Murman Dwi Prasetio Murni Dwi Astuti Naufal Muhammad Iqbal Navi`a, Isna Jihan Noni Asmarisa Nopendri Nopendri Nopia, Popy Nur Hikmah Nurdinintya Athari Supratman Oktri Anggo Prayoga, Dava Rizki Prima Hutama Putra Abdi Purwami, Ida Putra Fajar Alam Putri Rahma Muliawati Putri Wahyuning Tyas Putty Aisya Rachmatul Baety Redi Ahmad Putra Nuranto Rena Amelia Revy Desfriansyah Riyadhi, Yovandi Rizal, Khoirul Rizki Suryo Wibowo Riztan Anggitya Sihombing Rofinda Gita Aini Rumengan, Riko Febrian RUSLY HIDAYAH S Susilowati Safi’isrofiyah Safi’isrofiyah Salsabilla, Annisa Maulidina Santy Agrasari Sari, Nilam Putri Siddiq, Abdullah Hasbi Silmi Nur Inayah Siti Khusnaini Puji Astuti Siti Marfuah, Siti Sri Rahayu SRI RAHAYU Srini M Iskandar Srini Murtinah Iskandar, Srini Murtinah Subandi Subandi Sueb Sueb, S Sugani, Sandika Lafaldi Suhadi Ibnu Suhadi Ibnu Suhadi Ibnu Suhadi, S Suharti Sumari Sumari Surjani Wonorahardjo Suryati Suryati Suryati Suryati Susilowati Susilowati Susilowati Susilowati Susilowati Susilowati Sutari, Wiyono Sutrisno Sutrisno Syarif, Muhamad Iqbal Syavira Ramadianti Taryana, Galih Purnama Tatang Mulyana Terrin Eliska Triana Suryani Try Hartiningsih Umarella, Rafif Fadhlurrahman Wiyono Wiyono wiyono Wulan Ratia Ratulangi Yahmin Yahmin Yeyek Ihdal Umam Yuko Tsukada Yulisya Zuriatni Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery, Yusran Yustiana, Marina Zul Arffan