Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN LC 5E UNTUK MENGURANGI KESALAHAN KONSEP MATERI REDOKS DAN RETENSINYA PADA SISWA KELAS X Noni Asmarisa; Endang Budiasih; Suharti Suharti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 9: September 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.42 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i9.10007

Abstract

This study aims to (1) identify students’ misconceptions in redox (2) determine the effectiveness of LC 5E learning model in correcting student’ misconceptions in redox; and (3) determine its retention after correction of student’ misconceptions in redox with LC 5E learning model. This research is descriptive and pre-experimental. Descriptive study was used to identify and describe the misconceptions students on redox material, while pre-experimental was used to  study on the effectiveness of LC 5E learning model in correcting misconceptions and determine its retention. Subject in this study is a science class (X IPA 1 SMA) of Al Muhafidzoh Blitar which consists of 20 students who have learned redox. The misconceptions were observed using a diagnostic test, 15 items of multiple-choice questions with reasoned. The test has validity of 97% and reliability value of 0.934..  The results showed that (1) students has following 14 misconceptions in redox; (2) The LC 5E learning model is effective in improving students' misconceptions in redox reaction with an average reduction of 78.78%; (3) retention of students' understanding of the concept after two weeks of repairs using LC 5E learning model is 95.6%, which is classified in the category very well.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi kesalahan konsep siswa pada materi redoks; (2) mengetahui keefektifan model pembelajaran LC 5E dalam memperbaiki kesalahan konsep redoks; dan (3) mengetahui retensinya setelah dilakukan perbaikan dengan model pembelajaran LC 5E. Penelitian ini bersifat deskriptif dan pra-eksperimental. Penelitian deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesalahan konsep siswa pada materi redoks. Penelitian pra-eksperimental digunakan untuk melihat keefektifan model pembelajaran LC 5E dalam memperbaiki kesalahan konsep dan mengetahui retensinya. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 SMA Al Muhafidzoh Blitar yang berjumlah 20 orang siswa yang telah mendapatkan materi redoks. Data penelitian deskriptif didapatkan dengan menggunakan 15 soal tes diagnostik yang berupa pilihan ganda beralasan sebanyak dengan validitas isi sebesar 97% dan nilai reliabilitas sebesar 0,934. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 14 jenis kesalahan konsep yang dialami siswa pada materi redoks; (2) model pembelajaran LC 5E efektif dalam memperbaiki kesalahan konsep siswa pada materi redoks dengan rata-rata pengurangan kesalahan konsep sebesar 78,78 % dari seluruh siswa; (3) retensi pemahaman konsep siswa setelah dua minggu dari perbaikan menggunakan model pembelajaran LC 5E adalah 95,6% yang diklasifikasikan dalam kategori sangat baik.
The Effect of LC 5E Learning Model Combined with Make a Match on the Cognitive Learning Outcomes of High School Students on Acid Base Materials Hafiz Radyastuti; Endang Budiasih; Dedek Sukarianingsih
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 5, No 2 (2020): J-PEK (JURNAL PEMBELAJARAN KIMIA)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um026v5i22020p084

Abstract

Chemistry materials required that students must memorize and understand all of the concepts. Acid base is one of chemistry materials which is considered difficult. One solution to overcome the difficulty in learning acid base materials is change the learning method from one way to two ways that more focus on student (student centered) with reference to the constructivist approach LC 5E and cooperative learning Make a Match. Therefore, this research was conducted with the aim to: (1) describe the feasibility of students who learned acid-base materials use the LC 5E-Make a Match learning model,(2)determine differences in students cognitive learning outcomes that learned using the LC 5E-Make a Match learning model and that learned to use the LC 5E learning model in acid-base materials. This research used a quasi-experimental design with design models of two groups. The two classes were given same acid-base materials with different learning model. The average of student cognitive learning outcomes that learned using the LC 5E-Make a Match learning model (=84,06) was higher than students that using the LC 5E (79,89).
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIBELAJARKAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LC 5E-STAD DAN MODEL LC 5E-TPS Dedek Sukarianingsih; Putri Wahyuning Tyas; Endang Budiasih
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 3, No 1 (2018): J-PEK (JURNAL PEMBELAJARAN KIMIA)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.958 KB) | DOI: 10.17977/um026v3i12018p031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran LC 5E-STAD dengan model pembelajaran LC 5E-TPS pada materi koloid. Rancangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan eksperimen semu (Quasy Experimental Design). Penelitian ini melibatkan dua kelas sebagai sampel penelitian. Dua kelas yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kelas eksperimen. Satu kelas eksperimen diberi perlakuan berupa model pembelajaran LC 5E-STAD dan satu kelas eksperimen lainnya diberi perlakuan berupa model pembelajaran LC 5E-TPS. Instrumen yang digunakan dalam penelitian meliputi instrumen pembelajaran (Silabus, RPP, handout dan LKS) dan instrumen pengukuran (soal ulangan harian dan lembar observasi pembelajaran). Data yang diperoleh berupa penilaian keterlaksanaan proses pembelajaran, nilai afektif, nilai psikomotorik, nilai kuis dan hasil belajar dari ulangan harian  Rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan LC 5E-TPS adalah 81,71, lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan LC 5E-STAD  yaitu sebesar 77,83. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada materi koloid yang dibelajarkan dengan LC 5E-TPS lebih baik dari pada siswa yang dibelajarkan dengan LC 5E-STAD.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI DALAM MATERI STOIKIOMETRI PADA SISWA KELAS X DI SMAN 1 MALANG MELALUI SOAL DIAGNOSTIK THREE-TIER Rofinda Gita Aini; Suhadi Ibnu; Endang Budiasih
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Pembelajaran Kimia (J-PEK) Vol. 1 No. 2 2016
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.236 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui konsep apa saja dalam materi stoikiometri yang menjadi miskonsepsi bagi siswa kelas X di SMAN 1 Malang, serta mengetahui keefektifan instrumen three-tier untuk mengidentifikasi adanya miskonsepsi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode cluster random sampling dan terpilih 60 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen three-tier efektif untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada siswa. Salah satu bentuk miskonsepsi yang ditemukan yaitu siswa menganggap pereaksi pembatas merupakan reaktan dengan massa terkecil. Kata Kunci: miskonsepsi, stoikiometri, soal diagnostik three-tier Abstract The aims of this research are to identify which concepts that students on 10th grade of SMAN 1 Malang have as misconception and to know the effectiveness of three-tier diagnostic instrument to identify misconception. This research use descriptive design. The sample was drawn from this accessible population with cluster random sampling technic and 60 students are accepted as sampels. One of the misconceptions is student assume that limiting reactant is reactant which have smallest mass.  Keywords: misconception, stoichiometry, three-tier diagnostic instrument
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATAKULIAH DASAR-DASAR KIMIA ANALISIS MELALUI STRATEGI THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN MENURUT TEORI ELABORASI Endang Budiasih; Dedek Sukarianingsih
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Pembelajaran Kimia (J-PEK) Vol. 1 No. 2 2016
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.379 KB)

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian yang berjudul Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matakuliah Dasar-dasar Kimia Analisis. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas proses belajar mengajar ditinjau dari aspek kualitatif maupun kuantitatif. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian tindakan kelas tiga siklus, dengan mengambil pokok bahasan Ruang Lingkup Kimia Analisis,  Analisis Kation, Analisis Anion, Pengolahan Data Analitik, dan Gravimetri. Subyek penelitian adalah mahasiswa S1 Pendidikan Kimia yang sedang mengambil perkuliahan Dasar-dasar Kimia Analisis pada semester gasal 2015 – 2016, dengan jumlah mahasiswa sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian terdiri dari instrumen pembelajaran, yaitu bahan ajar yang diwajibkan dan suplemen bahan ajar (hand out). Instrumen pengukuran dibedakan menjadi dua macam, yaitu instrumen pengukuran kualitatif (lembar observasi), serta instrumen pengukuran kuantitatif (Lembar Kerja Mahasiswa dan tes tertulis). Data kuantitatif dikelompokkan berdasarkan rentangan skor tertentu, dan hasilnya disimpulkan berdasarkan patokan kemampuan yang berlaku di Universitas Negeri Malang. Berdasarkan analisis data, maka dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran melalui Strategi TPS dengan Pengorganisasian Pembelajaran menurut Teori Elaborasi pada matakuliah Dasar-dasar Kimia Analisis dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar ditinjau dari aspek kualitatif maupun kuantitatif. Secara kualitatif peningkatan itu dapat diketahui dari kemampuan kooperatif mahasiswa dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Indikator peningkatan tersebut dapat dilihat dari aspek-aspek saling ketergantungan yang positif, interaksi langsung antar mahasiswa, pertanggungjawaban individu, dan keterampilan berinteraksi antar individu dan kelompok Secara kuantitatif dapat diketahui dari penilaian aspek kognitif, yaitu hasil LKM dan hasil ujian pada pokok bahasan Ruang Lingkup Kimia Analisis,  Analisis Kation, Analisis Anion, Pengolahan Data Analitik, dan Gravimetri. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan telah terjadi peningkatan kemampuan mahasiswa siklus demi siklus. Kata kunci: Think, Pair, Share (TPS), Teori Elaborasi Abstract Has conducted a study entitled Improving the Quality Learning Course Fundamentals of Chemical Analysis. The purpose of this study was to determine the improvement of the quality of teaching and learning process in terms of qualitative and quantitative aspects. The study was designed as an action research three cycles, with the subject taking Scope Chemical Analysis, Analysis of cation, anion analysis, Analytical Data Processing, and Gravimetry. Subjects were students of S1 Chemical Education who were taking the course Fundamentals of Chemical Analysis in odd semester of 2015-2016, the number of students as many as 35 people. The research instrument consists of instruments of the learning and teaching materials that are required to supplement teaching materials (handouts). Measurement instruments can be divided into two kinds, namely the qualitative measurement instruments (observation sheet), as well as quantitative measurement instruments (Worksheet Students and written test). Quantitative data grouped by specific range of scores, and the result was concluded based benchmark capabilities in force in Universitas Negeri Malang (UM). Based on data analysis, it can be concluded from this study that the application of learning through TPS with Organizing Learning Strategies by Elaboration Theory on the course Fundamentals of Chemical Analysis can improve the quality of teaching and learning process in terms of qualitative and quantitative aspects. Qualitatively it can be seen from the increase in cooperative ability students in completing a given task. Indicators of the increase can be seen from the aspects of positive interdependence, direct interaction between students, individual responsibility, and the skills of interaction between individuals and groups Quantitatively it can be seen from the assessment of cognitive aspects, namely the results of the MFI and the test results on the subject of the Scope of Chemistry analysis, analysis of cation, anion analysis, Analytical Data Processing, and Gravimetry. Based on the analysis, we can conclude there has been increased ability of students cycle-by-cycle. Keywords: think, pair, share (TPS), elaboration theory
Effect of POGIL Learning Model toward Students' Critical Thinking Skills on Buffer Solution Material Fariza Anizarini; Endang Budiasih; Dedek Sukarianingsih
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 5, No 2 (2020): J-PEK (JURNAL PEMBELAJARAN KIMIA)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um026v5i22020p078

Abstract

One of the essential skills students should possess in the 2013 Curriculum is critical thinking. However, students' critical thinking skills in buffer solution material are considered low. Therefore, this study aims to identify the different critical thinking skills between students who attend a process-oriented guided oriented learning (POGIL) with and without science, environmental, technology, and society (SETS) approach on buffer solution material. This research uses quasi-experimental with a posttest-only control group design. The research results reveal that: (1) both POGIL learning models with and without the SETS approach are classified to be successfully carried out; (2) different critical thinking skills are found in students who learn using the POGIL learning model with and without the SETS approach on buffer solution material. The POGIL learning model with the SETS approach carries better students' critical skills results than the one with no SETS approach on the buffer solution material.
ANALISIS KEBIJAKAN PERAWATAN DAN PENENTUAN SISA UMUR HIDUP MESIN INJEKSI PLASTIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK BASED MAINTENANCE (RBM) DAN REPLACEMENT ANALYSIS DI CV XYZ Mohammad Tajudin; Judi Alhilman; Endang Budiasih
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 7, No 2 (2020): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.7.2.155-161

Abstract

CV XYZ merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang industri pengadaan produk dan penyedia jasa perawatan mold, part, dan injeksi sejak tahun 1987. Salah satu produk spare part yang diproduksi oleh CV XYZ adalah spare part yang berfungsi untuk meminimasi gesekan yang terjadi pada shockbreaker. Mesin injeksi plastik merupakan mesin yang digunakan untuk memproduksi spare part tersebut. Dalam memastikan kondisi dari suatu mesin, peralatan, maupun komponen yang digunakan dalam suatu perusahaan dapat bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya dapat melakukan kegiatan maintenance. Metode perawatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Risk Based Maintenance (RBM) dan Replacement Analysis. Metode RBM merupakan model pemeliharaan berbasis risiko menggunakan historis kegagalan tanpa perlu memperhatikan alasan fisik dari kegagalan yang digunakan untuk mengetahui nilai risiko yang harus diterima perusahaan ketika mesin injeksi plastik mengalami kegagalan. Berdasarkan metode RBM diperoleh nilai risiko sebesar Rp 439,219,486. Metode Replacement Analysis digunakan untuk menentukan kebijakan kapan mesin injeksi harus dilakukan penggantian dan berapa sisa umur hidup dari mesin tersebut. Berdasarkan metode Replacemnet Analysis diperoleh kebijakan waktu penggantian dan sisa umur hidup dari mesin injeksi plastik adalah 7 tahun lagi.
Gagasan Model Pembelajaran Mobile–NOS Untuk Peningkatan Literasi Sains Siswa Yusran Khery; Baiq Asma Nufida; Suryati Suryati; Sri Rahayu; Endang Budiasih
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 6, No 1 (2018): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.447 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v6i1.1600

Abstract

This article describes the idea of a mobile learning model - NOS for enhancingstudents' scientific literacy and student responses to these ideas. This article iscompiled based on literature studies, simple observations on several variablessupporting mobile learning at IKIP Mataram, and evaluating prospective userresponses to the development idea using a questionnaire. Respondents were 54students of IKIP Mataram Chemistry education. The response data is processedby percentage formula based on category criteria. Mobile-NOS learning islearning that applies the Nature of Science (NOS) learning steps with the supportof learning media in the form of mobile applications that can be applied in smartmobilephone. The six main steps in implementing learning are oriented to Natureof Science (NOS), namely: (1) Reading the context on electronic articles; (2) Indepthquestioning; (3) Observation of cases and targets; (4) DemonstrationProcedure; (5) Library Search; (6) Implementing Procedures; (7)Communicating Science Knowledge; and (8) Authentic Assessment.The results ofthis study showed an average response to the idea of developing NOS-orientedmobile learning at 85.23% with a very good category.
PENGARUH REAL LABORATORY DAN VIRTUAL LABORATORY TERHADAP KUALITAS PROSES PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA Mawadatur Rohmah; Suhadi Ibnu; Endang Budiasih
Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3 No 1 (2019): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ojpk.v3i1.3356

Abstract

Kesetimbangan kimia adalah salah satu materi kimia yang dianggap memiliki beberapa konsep sulit, sehingga harus disampaikan menggunakan model pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik, salah satunya dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E menggunakan real laboratory dan virtual laboratory. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan real laboratory dan virtual laboratory terhadap kualitas proses pembelajaran pada materi kesetimbangan kimia. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan analisis data deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 2 Malang, menggunakan convenience sampling dan diperoleh sampel penelitian siswa kelas XI MIA 4 (LC 5E dengan real laboratory) dan siswa kelas XI MIA 5 (LC 5E dengan virtual laboratory). Instrumen yang digunakan berupa instrumen perlakuan yang terdiri dari RPP dan bahan ajar, serta instrumen pengukuran yang terdiri dari lembar RTOP, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta lembar penilaian afektif dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas proses dengan model pembelajaran LC 5E menggunakan real laboratory dan virtual laboratory terlaksana dengan baik, serta penilaian afektif dan psikomotorik peserta didik mencapai ketuntasan sebesar 100%. Kata kunci: kualitas proses, real laboratory, virtual laboratory.
PENGARUH REAL LABORATORY DAN VIRTUAL LABORATORY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK DENGAN KEMAMPUAN AWAL BERBEDA PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA Mawadur Rohmah; Suhadi Ibnu; Endang Budiasih
Jurnal Teladan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Teladan Vol.4 No.1 Mei 2019
Publisher : FKIP Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.825 KB)

Abstract

Chemical equilibrium is one of the chemistry topics, that are considered difficult concepts, so that are needs to be delivered using the right model and learning media, one of them is learning cycle 5E model implemented with tehe real laboratory and virtual laboratory. This study aims to find out the differences of student’s conceptual understanding using learning cycle 5E model with real laboratory and virtual laboratory based on the different prior knowledge in chemical equilibrium topic. This study used quasi experimental design with Factorialized (2x2) Version of Non-equivalen Design using availability sampling technique. The samples were 11th grade students of science class 4 (real laboratory) and the 11th grade students of science class 5 (virtual laboratory). The instruments are consisting of lesson plan and learning material (treatment instruments) and student’s conceptual understanding test (measuring instruments). The data analysis was performed by Two Way Anova. The result of the study show that there are no differences in students conceptual understanding between the students who have high prior knowledge and the students who have low prior knowledge. However, students conceptual understanding who have high prior knowledge who learned using real laboratory has higher score than the students who learned using virtual laboratory. Meanwhile, students conceptual understanding who have low prior knowledge who learned using virtual laboratory has higher score than the students who learned using real laboratory.
Co-Authors Addini, Haya Anuaryska Adi Riyanto Agung Firman Yusra Ahmad Suhaili Ahmad Suhaili Aji Pamoso Albertus Thio Kurnianto Aldila Candra Kusumaningrum Amalina, Yenny Nurul Aman Santoso Annisa Azmi Anugrah Ricky Wijaya Ariqa Radhwa Arvindha Ramaditya Ati, Laras Auliawati Auliawati, Auliawati Aviv, Muhammad Ayudita Oktafiani Baiq Asma Nufida Baiq Asma Nufida Baiq Asma Nufida Benny Satria Wahyudi Benny Satria Wahyudi Bina Wiraty Hasibuan Bonny Timutiasari, Bonny Brian Anggriawan Cahyono, Randi Wujud Dava Rizki Prayoga Dedek Sukarianingsih Dena Aprima Diputra Dhofar Shafarrizqullah Separman Dian Hayyu Rana Muna Dida Diah Damayanti Din Syamsuddin hasibuan Dio Taqiy Asyrof Donni Arisugewo Donny Verryrianto Sidabutar Dzakir, Daffa Mukhtar E. Effendy Effendy Effendy Erma Yulianingtyas Fadhilawardani, Ilma Fajar Asyiraq Tilammura Fakhrul Razi Frima Fariza Anizarini Fauziatul Fajaroh Fididio Agoeng Pamboedi Fitrachman, Naufal Aqiel Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Giofaldi, Derri Azhar Grahesa Adri Putra Hafiz Radyastuti Hamim Thohari Mahfudhillah Hario Ardi Nugroho Harits Dzulyaddain Harwinvania Fauzia I Wayan Dasna Ida Purwami Ihsan Mahdi Wiragunanto Ilma Ade Restantri Intan Adzani Yunus Intifadhah, Arianne Deapati Irawati , Mimien Henie Iriawati, Mimien Henie Irsyad, Farrel Asyrofil Jayawarsa, A.A. Ketut Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman, Judi Judy Alhilman Jusniar . Kensya Fadli Agustiant Putra Lalu Galeh Inggil Fatristya Latief Setiawan Luqman Arrezha Faiz Dirgantara Madya, Gelar Aditya Marina Yustiana Lubis Marzuq, Achmad Barik Mawadatur Rohmah Mawadur Rohmah Mentari Arie Dian Safitri Mimien H. I Al-Muhdhar Mimien Henie Irawati Mohammad Badar Mohammad Tajudin Mohammad Tajudin Muhammad Bangkit Hidayanto Muhammad Hamdan Muhammad Ilham Maulana Muhammad Ilham Z Muhammad Irfan Syahputra Hadiyat Muhammad Kamal Fikri Muhammad Rayhan Islamy Muhammad Rifki Fadil Muhammad Su’aidy Muntholib Murman Dwi Prasetio Murni Dwi Astuti Naufal Muhammad Iqbal Navi`a, Isna Jihan Noni Asmarisa Nopendri Nopendri Nopia, Popy Nur Hikmah Nurdinintya Athari Supratman Oktri Anggo Prayoga, Dava Rizki Prima Hutama Putra Abdi Purwami, Ida Putra Fajar Alam Putri Rahma Muliawati Putri Wahyuning Tyas Putty Aisya Rachmatul Baety Redi Ahmad Putra Nuranto Rena Amelia Revy Desfriansyah Riyadhi, Yovandi Rizal, Khoirul Rizki Suryo Wibowo Riztan Anggitya Sihombing Rofinda Gita Aini Rumengan, Riko Febrian RUSLY HIDAYAH S Susilowati Safi’isrofiyah Safi’isrofiyah Salsabilla, Annisa Maulidina Santy Agrasari Sari, Nilam Putri Siddiq, Abdullah Hasbi Silmi Nur Inayah Siti Khusnaini Puji Astuti Siti Marfuah, Siti SRI RAHAYU Sri Rahayu Srini M Iskandar Srini Murtinah Iskandar, Srini Murtinah Subandi Subandi Sueb Sueb, S Sugani, Sandika Lafaldi Suhadi Ibnu Suhadi Ibnu Suhadi Ibnu Suhadi, S Suharti Sumari Sumari Surjani Wonorahardjo Suryati Suryati Suryati Suryati Susilowati Susilowati Susilowati Susilowati Susilowati Susilowati Sutari, Wiyono Sutrisno Sutrisno Syarif, Muhamad Iqbal Syavira Ramadianti Taryana, Galih Purnama Tatang Mulyana Terrin Eliska Triana Suryani Try Hartiningsih Umarella, Rafif Fadhlurrahman Wiyono Wiyono wiyono Wulan Ratia Ratulangi Yahmin Yahmin Yeyek Ihdal Umam Yuko Tsukada Yulisya Zuriatni Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery, Yusran Yustiana, Marina Zul Arffan