p-Index From 2021 - 2026
5.507
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan Bubuk Jahe Emprit (Zingiber officinale var. Amarum) terhadap Karakteristik Teh Cascara Kopi Liberika (Coffea liberica) Ermawati; Indriyani; Mursyid
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1485

Abstract

Teh cascara merupakan salah satu produk inovasi minuman teh yang diolah dari limbah kulit kopi. Tahapan pengolahan teh cascara dimulai dari sortasi dan pencucian buah kopi, selanjut pengupasan dan pengeringan kulit buah kopi. Meskipun kulit buah kopi mengandung berbagai senyawa yang berkontribusi terhadap rasa namun tidak semua kulit buah kopi memiliki aroma dan rasa yang sangat menonjol. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki atau meningkatkan aroma dan rasa pada seduhan teh cascara adalah dengan mengkombinasikan dengan bahan herbal yaitu jahe emprit. Komponen jahe emprit yaitu gingerol, shogaol dan minyak atsiri dapat menutupi dan mengurangi rasa sepat serta aroma yang dihasilkan teh cascara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk jahe emprit dan mengetahui perlakuan terbaik penambahan bubuk jahe emprit (Zingiber officinale var. Amarum) terhadap karakteristik teh cascara kopi liberika (Coffea liberica). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan jahe emprit (0 %, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%) dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Adapun parameter yang diamati yaitu aktivitas antioksidan,pH, total fenol, derajat warna dan aspek organoleptik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA taraf 1% dan 5%. Apabila data yang diperoleh berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik pada penambahan bubuk jahe emprit 30% dengan aktivitas antioksidan 67,08%, pH 3,89, total fenol 7,77 mgGAE/g, dan uji organoleptik meliputi mutu hedonik rasa 4,64 (rasa jahe emprit), mutu hedonik warna kuning kecoklatan, mutu hedonik aroma 4,76 (beraroma jahe) dan penerimaan keseluruhan 4,56 (suka).
Local-made Craft as Tourist Village Souvenirs: Challenges and Opportunities Kurniawan, Taufiq; Ivan Suaidi; Ermawati; Riza Laely Ikayanti; Siti Nur Hidayati
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.941-952

Abstract

Loyok is one of the villages in the Sikur sub-district, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara which resides in the southern part of Mount Rinjani. This village constitutes one of the central woven bamboo handicrafts. These local crafts require development the so-called tourism village souvenir products. The development of local craft-based tourist village souvenirs is expected to be the start of increasing the value of local crafts in Loyok village. This article describes the opportunities and challenges as well as formulates a strategy for developing local craft-based tourist village souvenirs in Loyok village which is the center of bamboo handicrafts. The method used is in the form of a qualitative descriptive which begins with collecting data from interviews with informants, they are all business actors of woven bamboo craftsmen in Loyok village, filling out questionnaires by tourists visiting Loyok village, as well as documentation directly to the location of making woven bamboo handicrafts in Loyok village. Meanwhile, the technique of formulating a strategy for developing woven bamboo handicrafts into village tourism souvenirs based on local crafts is carried out through a SWOT analysis. The results and discussion will be discussed further.
Decreased TGF-β Expression in PCOS-IR Rat Models after a Low-Carbohydrate High-Protein Diet Ermawati
Journal of Health Science Community Vol. 5 No. 2 (2024): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v5i2.250

Abstract

Transforming growth factor β (TGF-β) is commonly associated with PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) conditions and Insulin Resistance (IR). This is because TGF-β is a powerful regulator for the proliferation and differentiation of many cell types by directing the expression of hundreds of target genes including insulin. Hence, this research aims to identify the expression of TGF-β in PCOS-IR Rat Models after a low-carbohydrate, high-protein diet. The research design applied was the true experimental design. The selected population was female white rats (Rattus norvegicus), 3 months old, and weighing 100-200 grams. Modeling of PCOS with insulin resistance was carried out by injecting testosterone propionate hormones at a dose of 100 mg/kg BW for 28 days. On the last day after injection, a vaginal swab was taken to identify diestrus conditions. In the ANOVA test results, it was obtained p-value = 0.172, indicating that there is no significant difference in the mean value of TGF-β expression. It is said to be insignificant since the p-value <0.05. This research concludes that there is no significant difference in the mean value of TGF-β expression. Based on the mean value of TGF-β expression, it shows that the treatment group tends to have a lower mean value compared to the control group
Analisa Karakteristik Arrester pada Gardu Distribusi 20 kV ST 350 Penyulang Merpati Harda Arya, Engla; Ermawati; Fadhli Palaha
SURYA TEKNIKA Vol 9 No 2 (2022): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v9i2.4367

Abstract

Arrester salah satu peralatan pada sistem tenaga listrk yang dapat melindungi peralatan listrik dari gangguan eksternal yang diakibatkan oleh tegangan lebih surja petir. Analisa karakteristik arrester bertujuan meningkatkan kinerja arrester dalam melindungi transformator dari bahaya sambaran petir. Dengan mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi tegangan dan arus surja, dapat dihitung jarak arrester, kecuraman gelombang datang, kecepatan merambat gelombang surja dan Basic Insulation Level (BIL). Tingkat kegagalan proteksi arrester tergantung dari tingkat isolasi dasar (TID) peralatan, tegangan kerja dan lokasi penempatan arrester. Dari analisis dan hasil perhitungan pada sistem 20 kV Penyulang Merpati TID transformator sebesar 5 kA dengan 125 kV, karakteristik kerja arrester dengan tegangan pengenal 24 kV, tegangan pelepasan 87 kV serta arus pelepasan 5 kA dengan tingkat perlindungan 95,7 kV. Kecuraman gelomban yaitu 500 kV dengan jarak maksimum 2,745 meter, dari hasil dilapangan jarak yang terpasang yaitu 2,1 meter. Kondisi ini dikatakan aman karena masih dibawah batas jarak aman.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Perawat Di Puskesmas Unaaha andi ichi ramadanti; Eman Sulaeman; Ermawati; Deni
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.147

Abstract

Latar Belakang: Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2021 mencatat sekitar 30% perawat melaporkan mengalami kelelahan kerja. Pada tahun 2022 persentase kelelahan kerja mengalami peningkatan yaitu sekitar 40-50% perawat melaporkan mengalami kelelahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja perawat di Puskesmas Unaaha. Metode: Jenis penelitian yang digunakan observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, pada tanggal 21 April 2025 sampai dengan 05 Mei 2025. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat di Puskesmas Unaaha sebanyak 62 perawat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 perawat. Pengolahan data menggunakan aplikasi program SPSS. Analisa data menggunakan uji Chi-square pada batas kemaknaan perhitungan statistik p value (0,05). Hasil: uji statistik Chi Square diperoleh nilai kemaknaan pada variabel masa kerja p-value = 0,529, lingkungan kerja p-value = 0,018 dan beban kerja p-value = 0,015. Kesimpulan: Simpulan dari penelitian ini bahwa tidak ada hubungan signifikan masa kerja dengan kelelahan kerja perawat, ada hubungan signifikan lingkungan kerja dan beban kerja dengan kelelahan kerja perawat di Puskesmas Unaaha. Saran dari penelitian ini diharapkan peneliti selanjutnya, dapat memperluas variabel yang diteliti terkait kelelahan kerja perawat, seperti kepribadian, dukungan sosial keluarga dan gaya hidup sehat
Hubungan Dukungan Keluarga, Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tingkat Kepatuhan Pasien Dalam Pengobatan Diabetes Militus Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2024 Wa Ode Nurmila; Ermawati; Al Edy Dawu; Saasa
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.152

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) sebanyak 422 juta orang di dunia terkena diabetes. Prevalensi meningkat lebih cepat di Negara-negara berpendapatan rendah dan menengah dibandingkan di Negara-negara berpendapatan tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga, pengetahuan, dan sikap pasien dengan tingkat kepatuhan pasien dalam pengobatan diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 s/d 28 April 2025. Sampel penelitian ini terdiri dari 87 pasien diabetes melitus yang terdaftar di Puskesmas Poasia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur dukungan keluarga, pengetahuan, sikap, dan tingkat kepatuhan pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil: asil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga, pengetahuan, dan sikap pasien dengan tingkat kepatuhan pasien dalam pengobatan diabetes melitus (p < 0,05). Dukungan keluarga dan pengetahuan yang baik berkontribusi positif terhadap peningkatan kepatuhan pasien. Kesimpulan: Dukungan keluarga, pengetahuan, dan sikap pasien merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan pasien dalam pengobatan diabetes melitus. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan dukungan keluarga dan penyuluhan yang lebih intensif kepada pasien untuk meningkatkan tingkat kepatuhan dalam pengobatan.
Aplikasi Fertigasi berbahan Bio-Slurry Cair pada Budidaya Sayuran di Desa Banyu Urip Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu Edy, Akari; Ramadiana, Sri; Ermawati; Pujisiswanto, Hidayat; Susanto, Herry
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (April - Juni 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i2.1121

Abstract

Fertigasi merupakan metode memanfaatkan bio-slurry cair (pupuk organik). Sistem fertigasi membuat pemakaian bio-slurry cair dan air lebih efisien karena larutan nutrisi diberikan pada waktu, jumlah dan komposisi yang tepat.  Tujuan kegiatan ini adalah: 1. Petani dapat mengelola bio-slurry cair dan air dengan lebih efisien melalui aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair; 2. Petani dapat membuat, dan memelihara aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair. Metode untuk mencapai tujuan adalah ceramah/diskusi, pendampingan terjadwal, dan demplot (demontration plot).  Sasaran kegiatan ini adalah anggota Kelompok Tani Mekar Sari dan masyarakat di sekitar Desa Banyu Urip. Melalui penjelasan tentang aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair petani dapat lebih memanfaatkan bio-slurry cair dalam budidaya sayuran secara serius dan berkelanjutan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan pengetahuan dasar petani tentang aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 20% menjadi 80%.  Pengetahuan tentang manfaat aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 30% menjadi 85%. Pengetahuan tentang instalasi aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 37,5% menjadi 80%. Ketertarikan/preferensi aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 45% menjadi 90%. Dengan demikin, kegiatan ini secara umum meningkatkan pengetahuan petani tentang aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair pada budidaya sayuran dari 34% menjadi 83,75%.
Pengaruh Manuver Jaringan Distribusi 20 kV Terhadap Drop Tegangan dan Rugi-Rugi Daya Ermawati; Yolnasdi, Yolnasdi; Palaha, Fadhli; Machdalena; Hamzah, Irfan Kurniadi
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.346

Abstract

Nilai drop tegangan yang melebihi batas toleransi akan menyebabkan terjadinya pemadaman secara otomatis oleh sistem proteksi, untuk mengurangi daerah pemadaman listrik agar tetap tercapainya kondisi penyaluran tenaga listrik yang efisien dan maksimal salah satu cara dengan memanuver jaringan tersebut . Pada kasus ini Penyulang yang dimanuver adalah penyulang Suka Karya dengan Penyulang Taman Karya yang bertujuan untuk mengurangi pemadaman terutama pada daerah yang memiliki pelanggan prioritas. Untuk mengetahui seberapa besar drop tegangan dan rugi daya yang terjadi saat kondisi sebelum dan sesudah manuver beban pada penyulang ini perhitungan dilakukan dengan menggunakan software ETAP, simulasi terhadap penyulang dilakukan sebanyak 10 skenario berdasarkan data dari PT. PLN (Persero). Hasil penelitian ini untuk skenario manuver beban terbaik terdapat pada skenario ke 3 dengan jumlah beban 15610 kVA tidak terdapat drop tegangan yang melebihi batas toleransi dan tidak terjadi overload, sedangkan skenario terburuk terdapat pada skenario ke 1 dengan jumlah beban 23465 kVA terdapat drop tegangan di bus 8 yaitu 10,4% tegangan menurun menjadi 17,921 kV hingga ke bus 4 yaitu 18,17 % tegangan menurun menjadi 16,165 kV akibat dari kondisi jaringan yang mengalami over load. Untuk total rugi daya aktif dan reaktif sebelum manuver beban yaitu 1051,4 kW dan 3037,8 kVAR sedangkan sesudah manuver beban rugi daya aktif dan reaktif tertinggi terdapat pada skenario ke 1 dengan total 3957,4 kW dan 3981,7 kVAR.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BAYI PREMATUR Ermawati; Susilawati; Sriwidyastuti; Sumarni
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.441

Abstract

Latar belakang: Bayi prematur merupakan masalah penting dan harus ditangani secara terus-menerus dan terarah, khususnya dalam bidang perinatologi. Kelahiran prematur merupakan penyebab utama kematian neonatal dan penyebab utama kedua kematian setelah pneumonia pada anak dibawah lima tahun. Angka Kematian Bayi merupakan salah satu indikator untuk mengetahui derajat kesehatan disuatu negara seluruh dunia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian bayi premature di BLUD Tenriawaru Kab. Bone. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik penarikan sampel dengan cara total sampling sebanyak 83 bayi yang lahir prematur. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Chi Square. Hasil: Analisis hubungan umur ibu dengan kejadian bayi lahir prematur menunjukkan bahwa angka kejadian bayi lahir premature lebih tinggi pada ibu dengan kategori umur resiko tinggi mencapai 82% dibandingkan dengan ibu dengan kategori umur resiko rendah yaitu 18%, dimana hasil uji chi square didapatkan nilai p = 0,002. Sedangkan analisis hubungan paritas dengan kejadian bayi lahir premature memperlihatkan bahwa ibu dengan paritas resiko tinggi lebih banyak mengalami kelahiran premature yaitu 68%, bila dibandingkan dengan ibu dengan paritas resiko rendah hanya 32%, dimana hasil uji chi square p = 0,000. Kesimpulan: Dengan demikian, ada hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan kejadian bayi premature, dan juga ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian bayi premature.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BUAH BINTARO (Cerbera odollam Gaerthn) TERHADAP PENURUNAN GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) Masri, Anshari; duppa, muhammad taufiq; Rukman, Wira Yustika; Syafruddin; Sitti Nurjannah; Delvi Sara JIhan; Ermawati; dupppa, muhammad taufiq
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v9i2.386

Abstract

This study aims to determine the efectivity of Bintaro Fruit (Cerbera odollam gaerthn) Ethanol Extract Against Blood Glucose Decrease in White Rats (Rattus Norvegicus. The research design used was an experimental laboratory carried out in the pharmacology laboratory of the Department of Pharmacy, Pancasakti University. This study used 15 rats. male white rats were divided into 5 groups consisting of group I as a negative control by giving 1% w/v Na.CMC suspension, groups II, III, IV as a treatment group given Bintaro Fruit extract 1% w/v, 3% w/v, 5% w/v And group V was given Glibenclamide suspension as a positive control.The results showed that the percentage reduction in blood glucose for negative control, treatment and positive groups was 11.37%, 32.03%, 65, respectively. 46%, 86.15%, 95.5% The most effective concentration was 5% w/v concentration with an average value of 86.15% reduction, but it has not been able to match the effectiveness of Glibenclamide. in statistical testing using the Graphad Prims program for an alpha rate of 0.05, P value of 0.0001 is significant, the F value is 608.3.
Co-Authors 123 Article publish Sry Abdul Jalil Adnan Sauddin Agusnimar Agust Dwi Djajanti Al Edy Dawu andi ichi ramadanti Andi Ria Metasari Andri Afriadi Angel Saputri Andi Muin Anugrawati, Sri Dewi Arif Siaha Widodo Arifin Atina Yoso Negara, Artadinah Awaluddin Tjalla Ayu Anggraeni Azmansyah Badarussyamsi Bakri, Nurjannah Basri, Nurzarina Budiyanto Damiasih Dede Arseyani Pratamasyari Delvi Sara JIhan Deni Dewi Furwana Dewi Mulfiyanti Dhandy Dharmawan Diago Armando Guru Singa Duppa, Muhammad Taufiq dupppa, muhammad taufiq Dwiutami Wahyuni, Lussy Edy, Akari Eka Damayanti Elpira, Fifi Eman Sulaeman Erna Fachry Abda El Rahman Fadhli Palaha Faizah Fakhroz, Irzal Fatmasari, Siti Fauzan Nursyawal FAUZI Feri Nopriansa Fidia Ditazam Malik Fitrah Ramadani Gevisioner Gitarja Sandi Hamzah, Irfan Kurniadi Harda Arya, Engla Harningsih Karim Hasriani Herry Susanto Hidayat Pujisiswanto Husnaini Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indriyani IRHAM PAKKAWARU Ivan Suaidi Jaya, Andi Indra Kalsum Kamri, Syamsul Kardova, Toriq La Ode Liaumin Azim Langi, Nurdiana Tandi Machdalena Madehang Maharmi, Benriwati Marhamah Hasibuan, Ainul Masri, Anshari Maulana Zulkarnain Imansyah Ma’rifah Nurmala Moch Irwan Hermanto Mochammad Syahfril Moharom Monik Kasman Muhammad Tahir Murniati Ruslan Mursyid Musdalifah Nirwana Ibrahim Nisa, Khaerun Nurfadilah, Khalilah Nurfatma Awalliyah Habib Nurhidayah Nurjanna, Sitti Orna Waty Faradilla Pandu Wijaya, Riko Piliana, Wa Ode Pratiwi Putri Lestari Tri putriazizah azizah Rafnelly Rafki Ramadiana, Sri Rinda Lestari Ririn Safitri Risfandi Risnawati Ibnas Riza Laely Ikayanti Rizki Amalia Roslindah Daeng Siang Rukman, Wira Yustika Rustan Santaria Saasa Saipul Bahri Santi Budiman Sari Puspita Selvia Sutriana Siti Nur Hidayati Soimun Rohman Sriwidyastuti Sugeng Santoso Suherman, La Ode Achmad Sukirawati SUMARNI Suryani Suryani Susilawati Syafruddin Wa Ode Nurmila Wahibah Wahidah Alwi Wahidah Alwi Widiastika Suartawa Yolnasdi, Yolnasdi Yuliany, Nur Yunistira Yusriyani Yuyun Sri Wahyuni