p-Index From 2021 - 2026
12.131
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease SEL Jurnal Penelitian Kesehatan JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Surya Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Medika Malahayati Jambura Health and Sport Journal Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Jurnal Sains Riset PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kebidanan Muhammadiyah GEULIMA Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Journal of Public Health Innovation (JPHI) Narra J GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat SEHATI: Jurnal Kesehatan Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Journal of Health and Medical Science Journal of Public Health Concerns International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS) Journal of Public Health and Pharmacy Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perilaku Pencegahan Filariasis Di Wilayah Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur Tahun 2023 Regina, Farin; Fahdhienie, Farrah; Arifin, Vera Nazirah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1040

Abstract

Latar Belakang: Filariasis merupakan pembengkakan di kaki, tangan, payudara dan organ genital. Filariasis dapat menyebabkan kecatatan seumur hidup, menimbulkan stigma sosial dan menurunnya produktivitas kerja. Aceh Utara dengan kasus tertinggi yaitu 95 kasus (0,015%), Aceh Timur sebanyak 64 kasus (0,014%), Pidie dengan 51 kasus (0,011%), Aceh Jaya dengan 48 kasus (0,05%) dan Aceh Besar dengan 43 kasus (0,01%).Metode: Penelitian Kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study yang bersifat deskriptif.Hasil: Hasil analisis univariat perilaku pencegahan Filariasis baik pada masyarakat (28,9%), Sedangkan perilaku pencegahan Filariasis kurang baik pada masyarakat  (71,1%). Jumlah responden laki-laki (42,2%), perempuan (57,8%), responden umur dewasa (50%), pra lanjut usia (35,6%) dan lansia (14,4%), responden yang bekerja (50%) yang tidak bekerja (50%), responden lingkungan yang beresiko (64,4%) yang tidak beresiko 35,6%), responden yang berpengetahuan baik (20%) cukup (73,3%), dan kurang (6,7%), responden yang bersikap positif (41,1%) dan negatif (58,9%).Kesimpulan: Masyarakat diwilayah kecamatan Madat kabupaten Aceh Timur masih kurang dalam berperilaku pencegahan Filariasis.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah pada Perkotaan dan Pedesaan Di Indonesia: Analisis Data Survei Demografi Kesehatan Indonesia Tahun 2017 Tapa, Rd Baresi Sananda; Aditama, Wiwit; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1041

Abstract

Latar Belakang: Pasar Al-Mahirah, Lamdingin, Kota Banda Aceh, merupakan tempat penting bagi masyarakat, namun kehadiran lalat menimbulkan risiko kesehatan serius. Lalat dapat menyebarkan bakteri seperti diare, Pada tahun 2019, di Indonesia jumlah penderita diare pada semua kelompok umur adalah 61,7% dan sebesar 40% pada balita. Kelompok umur dengan prevelensi diare tertinggi yaitu 9% pada bayi dan 11,5% pada umur 1-4 tahun. Kelompok umur prevalensi tinggi (7,2%) juga termasuk kelompok umur 75 tahun keatas.Metode: Penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain observasi.Hasil: Hasil analisis Pasar Al-Mahirah di Kota Banda Aceh menggambarkan kondisi yang mengkhawatirkan dalam pengelolaan sampah, dengan 60% gedung tidak memenuhi syarat. Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) tidak memenuhi syarat, dan 60% sampah adalah jenis organik. Hasil uji ANOVA pada kepadatan lalat menunjukkan perbedaan signifikan antar gedung-gedung, gedung 1 (16,36) dan Gedung 5 (4,32) dengan nilai (P-value = 0,0001).Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan dalam kepadatan lalat antara lima gedung di Pasar Al-Mahirah (P-value = 0,0001) Secara keseluruhan.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK ALERGI PADA USIA 15 - 44 TAHUN DI PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH sainah, Nur; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34947

Abstract

Penyakit kulit (Dermatitis kontak alergi) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di kalangan penduduk, berdasarkan data yang diperoleh dari 11 puskesmas kota Banda Aceh, Puskesmas Batoh merupakan puskesmas yang mengalami peningkatan pada kasus penderita Dermatitis Kontak Alergi dalam 3 tahun terakhir dimana pada tahun 2021 berdasarkan umur 15-44 tahun sebanyak (310 kasus), tahun 2022 berdasarkan umur 15-44 tahun sebanyak (391 kasus) dan tahun 2023 berdasarkan umur 15-44 tahun sebanyak (330 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak alergi pada usia 15-44 tahun di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah  110 orang dengan metode 1:1 , 55 orang kasus dan 55 kontrol. Penelitian ini dilakukan selama 15 hari dimulai pada tanggal 20-3 januari 2024 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji chi square dengan program komputer SPSS. Berdasarkan hasil uji univariat responden yang berpengetahuan kurang 89,1%, riwayat alergi 74,5%, riwayat atopi 45,5%, personal hygiene kurang baik 72,7%. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan pengetahuan P value = 0,001, OR = 32,227, riwayat alergi P value = 0,002, OR = 3,514, riwayat atopi P value = 0,009, OR = 2,986 dan personal hygiene P value = 0,001, OR = 13,630. Diharapkan kepada kepala puskesmas Batoh Kota Banda Aceh, agar dapat lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat, identifikasi dini riwayat alergi dan riwayat atopi, serta untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA (+) DI PUSKESMAS JAYA BARU KOTA BANDA ACEH TAHUN 2021 Utari, Nadia; Fahdhienie, Farrah; Santi, Tahara Dilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36917

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Bakteri Mycobacterium tuberculosis yang bisa menimbulkan gangguan pada saluran nafas dikenal sebagai MOTT (Mycobacterium Other Than Tuberkulosis) yang terkadang bisa mengganggu penegakan diagnosis dan pengobatan tuberkulosis paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor sosial ekonomi dan faktor perilaku dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru BTA (+) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jaya baru Kota Banda Aceh tahun 2021. Desain penelitian deskriptik analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita TB sebanyak 12 responden dan bukan penderita TB (kontrol) sebanyak 24 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 10 sampai 22 Agustus 2022 dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin dengan kejadian TB Paru (p Value 0,772 dan OR=0,789). pendidikan dengan kejadian TB Paru (p Value 0,629 dan OR=0,700), pekerjaan (p Value 0,813 dan OR=1,182) pendapatan (p Value 0,220 dan OR=0,412). Selanjutnya perilaku merokok (p Value 0,551 dan OR=1,000), pengetahuan (p Value 0,098 dan OR=0,300), riwayat penyakit penyerta (p Value 0,011), riwayat kontak dengan kejadian TB Paru (p Value 0,040). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penyakit penyerta dan riwayat kontak memiliki hubungan dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh. Sedangkan jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, perilaku merokok dan pengetahuan tidak memiliki hubungan dengan faktor kejadian penyakit TB Paru di wilayah kerja puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh
Pendidikan tentang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat di Kabupaten Aceh Besar Fahdhienie, Farrah; Savitri, Hidayati; Darwis, Aryandi
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.53-59

Abstract

The prevalence of morbidity and mortality due to communicable and non-communicable diseases continues to increase and is a major challenge for public health in the world and in Indonesia. The increase in these two types of disease shows that public awareness and knowledge regarding prevention still needs to be increased. Comprehensive and ongoing health education is the key to prevention efforts. Therefore, a community service program is needed that focuses on education on preventing communicable and non-communicable diseases in the community. This service activity uses an interactive educational method involving 25 participants (housewives and young women) in Teubang Phui Baro Village, Montasik District, Aceh Besar Regency. Pre-test and post-test measurements were carried out with a questionnaire consisting of eight questions to measure the increase in participants' knowledge. The results showed that all counseling participants experienced an increase in their knowledge scores after the counseling with an average increase in scores for this activity being 3.92 (range of score increase of at least 2 points and maximum 6 points). With the implementation of this outreach, it is hoped that the community will be able to change their behavior to be healthier in terms of consumption patterns, physical activity and other health behaviors.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN LANSIA BEROBAT HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BLANGPIDIE MAQFIRAH, MONA HILOKA; SANTI, TAHARA DILLA; FAHDHIENIE, FARRAH
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang mencapai 140 mmHg sistolik dan 90 mmHg diastolik ataupun lebih. Prevalensi hipertensi di dunia akan meningkat dari 26,4% menjadi 29,2% pada tahun 2025. Kasus hiertensi di Provinsi Aceh sepanjang tahun 2022 mencapai 897.116 kasus. Kabupaten Aceh Barat Daya memiliki jumlah kasus hipertensi sebanyak 33.784 kasus. Puskesmas Blangpidie memiliki jumlah hipertensi paling tinggi di tahun 2022 sebanyak 5.942 kasus. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan lansia berobat hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Blangpidie Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2024. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia umur 45-59 tahun yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Blangpidie berjumlah 346 orang. Pengambilan sampel sebanyak 77 responden menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 03-14 Juli Tahun 2024 dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square melalui aplikasi SPSS. Hasil: Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan (p-value 0,847), ada hubungan sikap (p-value 0,001), pengetahuan (p-value 0,000), akses pelayanan kesehatan (p-value 0,000), dukungan keluarga (p-value 0,015), peran petugas kesehatan (p-value 0,000) dengan kepatuhan lansia berobat hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Blangpidie Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2024. Kesimpulan: Tidak ada hubungan tingkat pendidikan, ada hubungan sikap, pengetahuan, akses pelayanan kesehatan, dukungan keluarga, peran petugas kesehatan dengan kepatuhan lansia berobat hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Blangpidie. Disarankan kepada pihak puskesmas agar lebih banyak memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada lansia tentang bahaya Hipertensi, agar kualitas hidup lansia dapat meningkat menjadi lebih baik.
ANALISIS KONDISI FISIK LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU Rezeki, Tamara; Agustina, Agustina; Fahdhienie, Farrah
Jambura Health and Sport Journal Vol 7, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v7i1.30407

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Puskesmas Jaya Baru mencatat 33 kasus TB dari 2021 hingga September. Studi ini bertujuan untuk melihat bagaimana kondisi fisik lingkungan rumah berdampak pada kasus TB paru-paru di daerah tersebut pada tahun 2022. Penelitian observasional analitik yang dirancang dengan desain case-control ini melibatkan dua belas responden kasus dan dua puluh empat kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kejadian tuberkulosis paru-paru dan kepadatan hunian, ventilasi, pencahayaan alami, kelembapan udara, jenis lantai, dan dinding. Analisis multivariat menunjukkan faktor risiko pada kepadatan hunian (OR: 0,16), ventilasi (OR: 3,86), pencahayaan alami (OR: 5,50), kelembapan (OR: 3,50), dan jenis lantai (OR: 4,86). Penelitian ini mengimplikasikan bahwa petugas kesehatan, khususnya di bidang promosi kesehatan, memiliki peran penting dalam memberikan penyuluhan mengenai faktor risiko TB paru. Edukasi yang tepat dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, mendorong pencegahan, deteksi dini, dan menekan angka penularan TB paru di komunitas.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA MASYARAKAT DI PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH Maqfirah, Rauzatul; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42287

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia. Perilaku pencegahan DBD di masyarakat menjadi kunci utama dalam mengendalikan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan DBD pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2024. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross-sectional, populasi sebanyak 9.007 KK, teknik pengambilan sampel menggunakan metode random sampling sebanyak 100 responden, penelitian dilakukan pada tanggal 18 s.d 26 Mei Tahun 2024. Analisis data mengunakan Uji chi square dengan SPSS versi 21. Hasil penelitian secara univariat menunjukkan bahwa 51,0% yang pengetahuan kurang baik, 55,0% sikap negatif, 50,% yang tidak terpapar iklan dan 50,% yang terpapar iklan berpengaruh. Secara bivariat bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p value = 0,005), sikap (p value = 0,007), sumber informasi (p value = 0,002) dengan perilaku pencegahan demam berdarah dengue (DBD) pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2024. Kesimpulan adalah variabel pengetahuan, sikap, sumber informasi menjadi faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan demam berdarah dengue (DBD) pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2024.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan demam berdarah dengue Hasnaini, Cika; Fahdhienie, Farrah; Arifin, Vera Nazhira
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v16i01.1331

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang diakibatkan oleh virus Dengue. Penelitian dilakukan pada  beberapa desa di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Silih Nara, terdapat peningkatan yang signifikan pada kasus DBD dalam satu tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Silih Nara.Metode: Menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain corss-sectional. Sampel ditentukan menggunakan tehnik nonprobability sampling 104 Kartu Keluarga (KK) Ibu rumah tangga.Hasil: Hasil analisis univariat responden yang tidak baik dalam melakukan perilaku pencegahan DBD  (56,7%). Hasil uji statistik Bivariat ada hubungan sumber informasi (P=0,003), Dukungan Keluarga (P=0,007), peran petugas kesehatan (P=0,003), pengetahuan (P=0,004), sikap (P=0,001) dengan perilaku pencegahan DBD diwilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Silih Nara Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh terdapat ibu rumah tangga yang masih kurang dalam melakukan pencegahan DBD, serta diharapkan pada ibu rumah tangga dapat melakukan pencegahan DBD dengan menjaga kebersihan dan menerapkan prinsip 3M.
Identifikasi penggunaan formalin pada bakso dan perilaku penjual Muharani, Muharani; Aditama, Wiwit; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v16i01.1491

Abstract

Latar Belakang: Formalin adalah larutan tidak berwarna dengan bau menyengat mengandung 37% formaldehida. Penelitian oleh Sari dkk (2022) dilakukan pengujian formalin di kota Banda Aceh dengan hasil 15 warung (50%) positif mengandung formalin. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi pedagang yang masih menggunakan formalin pada bakso serta melihat pengetahuan maupun perilaku pedagang.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 30 pedagang 30 sampel bakso diuji menggunakan Uji Test Kit Formalin di Laboratorium. Metode analisis menggunakan uji chi-square.Hasil: Dari 30 sampel bakso yang diuji, 4 sampel bakso positif mengandung formalin (13.3%). Perilaku pedagang (p-value=0.002) memiliki hubungan signifikan dengan kandungan formalin, sedangkan sumber bakso (P- value=0.290), kondisi fisik bakso (P-value=0.075),dan pengetahuan pedagang (P-value=0.249) menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan dengan kandungan formalin.Kesimpulan: Pengawasan bahan tambahan pangan belum sepenuhnya efektif, dikarenakan masih ditemukan adanya pedagang menggunakan formalin pada bakso. Pengunaan formalin berkaitan dengan kurangnya pengetahuan pedagang. Perlu dilakukan pengawasan rutin oleh instansi terkait dilakukannya edukasi kepada pedagang masyarakat tentang bahaya formalin.
Co-Authors Abdi, Naufal Abidin, Taufik F. Achmad, Asmawati Afriliansyah, Afriliansyah Agustin, Rahmanda Amelia Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Akbar, Azrial Akbar, Fahrisal Akhmalnihar, Ulfa Amalia, Anasya Amara Rizal, Audia Amin, Fauzi Ali Andrean, Heppy Maulizar Andria, Dedi Anggun Paramita Djati Arafani, Vilda Arbi, Anwar ARBIE, ANWAR Arifin, Vera Nazhira Arifin, Vera Nazira Arifin, Vera Nazirah Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Atira, Dhia Azwar, Eddy Baharuddin , Dharina Baharuddin, Dharina Basri Aramico, Basri Bella, Natha Damayanti, Elok Darmawan, Aldi Darwis, Aryandi Dede Dessy Listyana Depa Raihan Desi Ari Apsari Devi Zulfika Dharina Baharuddin Dharina Baharuddin Diana, Mutia Eddy Azwar Elvira Nova Riany Erma Wina Erwiyanti, Sherly Nurfajri Fadhlullah Fadhlullah Fadhlullah, Fadhlullah Fahmi Ichwansyah Faisal Abdurahman fajri, izzarul fahmi Fathiariani, Liza febrianti, heni Febriyanti, Heni Fitri, Raihanil Hafnidar, Hafnidar Hamisah, Irma Haris Ferdinal Setiawan Hasnaini, Cika Hayatunnufus Hayatunnufus Hermansyah Hermansyah Humaira, Adintya Ibrahim, Aisha Humaira Ichwamsyah, Fahmi Ihsan, Ahadun Ipah Riani Irma Hamisah Irma Linda Jabari, Jabari Julamnur, Ratifa Kamalurrijal, Kamalurrijal Kartini Kartini Kausar, Muhammad Anis AL Khairunnisa LB, ROSMAINI Lheena, Cut Putri Zaila M. Marthoenis Maidar, Maidar Mainimar Mainimar Mairani, Tiara MAQFIRAH, MONA HILOKA Maqfirah, Rauzatul Marhamah Marhamah Marzuki Marzuki Maudi, Viranika Maulana, Aiga Maulinasari, Maulinasari Melania Hidayat Meutia Zahara Mhd. Nauval Ridha Mudatsir Mudatsir Muhammad Ghifari Karsa Muhammad Iqbal Muharani, Muharani Mulia, Syarifah Sulfira Mushaddiq, Muhammad Mutia, Sunnia Nahrisah, Putri Naila Sabila Nana Wildana Nauval, M. Dharma Nazri Fajrianda Nengsi, Poppy Sri Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Khairun Nisrina Nisrina Nova Septiana Puteri Nurjannah Nurjannah Nurmaili Nurmaili Phossy Vionica Ramadhana Phossy Vionica Ramadhana Phossy Vionica Ramadhana Pratiwi, Agil Putri Balqis, Putri Putri Riza Yana Radhiah Zakaria Rahayu, Rauza Lestari Rahma Wati Rahmadhani, Syahri Rahmadhaniah Rahmadhaniah Raiyan, Deka Ramadhana, Phossy Vionica Ramadhani, Putri Nur Ramadhani, Tiara Rasmawati, Rasmawati Rawanita, Misdar Regina, Farin Rezeki, Tamara Riany, Elvira Nova Ricinta, Putroe Aliya Rihadah, Sofaa Risa Hajjatul Ula Riska Riska Rosaria Indah Saiful Kamal sainah, Nur Santika, Deva saputra, T. Yudha Sari, Herdinda Mutiara Sari, Putri Ardila Savitri, Hidayati Septiani, Riza Siska Riani Sonia Bella Sanjaya Sugisni, Susi Syahriazi Tahara Dilla Santi Tapa, Rd Baresi Sananda ULUL AZMI Utari, Nadia Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arivin Waliyyuddin, Rajwa Wardiati, Wardiati Wartini, Sari Wiwit Aditama Yesi Yuliana Yesika Amananda Yusafrita, Yusafrita Zahara, Meutia Zakaria , Radhiah Zakaria, Radhiah Zuhriyyah, Azqia