p-Index From 2021 - 2026
13.166
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease SEL Jurnal Penelitian Kesehatan JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Surya Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Medika Malahayati Jambura Health and Sport Journal Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Jurnal Sains Riset PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kebidanan Muhammadiyah GEULIMA Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Journal of Public Health Innovation (JPHI) Narra J GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Health Research Science Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat SEHATI: Jurnal Kesehatan Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Journal of Health and Medical Science Journal of Public Health Concerns Narra X International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS) Journal of Public Health and Pharmacy Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki Jurnal Berkawan
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Hubungan Aktivitas Fisik, Umur dan Jenis Kelamin Terhadap Obesitas Pekerja Kantor Bupati Aceh Besar Nisrina Nisrina; Farrah Fahdhienie; Rahmadhaniah Rahmadhaniah
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 5 (2023): Oktober 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i5.973

Abstract

Obesitas merupakan kumpulan lemak abnormal yang biasanya menggangu kesehatan. Aceh berada pada urutan ke 10 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, dengan prevalensi 24, 4%. Selanjutnya, Aceh besar berada pada urutan ke 11 dari seluruh Kabupaten/Kota di Aceh (24, 2%). Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, jenis kelamin dan umur terhadap kejadian obesitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja kantor Bupati Kabupaten Aceh Besar. Sampel diambil dengan menggunakan metode proporsif sampling sebanyak 129 resonden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kejadian obesitas sebanyak 65,1 %. Jika dilihat dari aktivitas fisiknya, responden lebih banyak melakukan aktivitas fisik sedang 63, 6%. Dari jumlah responden menurut jenis kelamin lebih banyak responden laki-laki 65, 9%. Dilihat dari umur responden terbanyak ada pada umur 36-45 tahun dengan persentase 46, 5% dan yang paling sedikit umur 17-25 tahun sebanyak 3,1 %. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan antara ativitas fisik (p = 0, 010) dan jenis kelamin (p = 0, 037) terhadap obesitas.
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM BANDA ACEH Akbar, Azrial; Fahdhienie, Farrah; Andria, Dedi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i11.12200

Abstract

Abstrak: Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. TB paru merupakan salah satu penyakit infeksi yang menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di dunia. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan merokok. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor risiko kebiasaan merokok dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam tahun 2023. Desain penelitian ini dalam bentuk observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita TB Paru (BTA+) yang merokok dan berjenis kelamin laki-laki berjumlah 12 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sebagai sampel kasus total populasi sebanyak 12 dan sampel kontrol sebanyak 24 (1:2) dan dilakukan matching berdasarkan umur dan jenis kelamin. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian yaitu 66,7% responden yang tidak menderita TB paru, 50% responden dengan perokok berat, 50% responden yang merokok ≥ 15 tahun, 55,6% responden yang menghisap rokok dengan jenis filter, 52,8% responden yang berpengetahuan kurang dan 55,6% responden yang berpenghasilan cukup. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan antara jumlah rokok p = 0,000 (OR= 26.7, Cl = 2.877-248.023), lama merokok p = 0,005 (OR= 10.0, Cl = 1.756-56.933), jenis rokok p = 0,018 (OR= 7.0, Cl = 1.252-39.149), pengetahuan p = 0,002 (OR= 12.1, Cl = 2.100-70.220) dan tidak ada hubungan antara penghasilan p = 0,885 dengan kejadian TB paru. Ada hubungan antara jumlah rokok, lama merokok, jenis rokok, pengetahuan dan tidak ada hubungan antara penghasilan dengan kejadian TB paru.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Ispa Pada Balita (1-4 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023 Amalia, Anasya; Fahdhienie, Farrah; Fadhlullah, Fadhlullah
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v14i1.4116

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. ISPA disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri. Balita sering terkena ISPA, dan gejalanya bervariasi tergantung jenis infeksi. ISPA dapat berdampak pada gangguan tumbuh kembang balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita usia 1-4 tahun diwilayah kerja Puskesmas Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki balita diwilayah kerja Puskesmas Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dan diperoleh sampel sebanyak 81 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square menggunakan aplikasi SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 66,7% kejadian ISPA pada balita, 53,1% pengetahuan ibu kurang baik, 56,8% status anggota keluarga ada merokok, 60,5% ada penggunaan obat nyamuk, 55,6% ventilasi rumah tidak memenuhi syarat. Dari hasil analisis bivariat didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu (p-value 0,00), status merokok (p-value=0,00), penggunaan obat nyamuk (p-value=0,00), ventilasi rumah (p-value=0,00) dengan kejadian ISPA pada balita usia 1-4 tahun diwilayah kerja Puskesmas Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023. Disarankan kepada Pihak Puskesmas agar lebih sering memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada ibu-ibu tentang bahaya ISPA pada balita, agar anak usia tersebut dapat terhindar dari penyakit infeksi saluran penafasan akut (ISPA). Disarankan kepada orang tua khususnya ibu agar lebih menjaga kesehatan balita dan lingkungan sekitar, agar balita dapat terhindar dari ISPA.
Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Tuberkulosis pada Masyarakat Grong-Grong Capa Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya Fahdhienie, Farrah; Darwis, Aryandi
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 4 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i4.184

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang menginfeksi banyak orang dan menyebabkan kematian tertinggi didunia. Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Tuberkulosis merupakan salah satu aspek pencegahan yang dapat diberikan kepada masyarakat agar dapat mengetahui faktor risiko dalam mencegah penularan Tuberkulosis. Tujuan: peningkatan pengetahuan masyarakat tentng pencegahan tuberculosis. Metode: Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode ceramah kesehatan pada masyarakat yang berjumlah 22 orang. Kegiatan dimulai dengan membagikan kuesioner pre-test, kemudian diberikan penyuluhan dan diakhiri dengan pembagian kuesioner post-test. Hasil: Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan pelaksanaan sosialisasi terkait pencegahan TBC terlaksana dengan baik dan tepat sasaran, sosialisasi dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab oleh peserta dengan respon yang sangat positif dan antusias, dan terdapat peningkatan pengetahuan setelah sosialisasi. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan setelah sosialisasi. Kata kunci: masyarakat, pengetahuan, sosialisasi, tuberkulosis ____________________________________________________________________________________ Abstract Background: Tuberculosis is an infectious disease that infects many people and causes the highest number of deaths in the world. Increasing public knowledge about Tuberculosis is one aspect of prevention that can be provided to the public so that they can know the risk factors in preventing the transmission of Tuberculosis. Objective: increasing public knowledge about preventing tuberculosis. Method: The method used in this activity is the health lecture method to the community, totaling 22 people. The activity began with distributing pre-test questionnaires, then provided counseling and ended with distributing post-test questionnaires. Result: The results of this activity show that the socialization activities related to TB prevention were carried out well and on target, the socialization was carried out using lecture and question and answer methods by participants with very positive and enthusiastic responses, and there was an increase in knowledge after the socialization. Conclusion: There is an increase in knowledge after socialization. Keywords: knowledge, society, socialization, tuberculosis
The Relationship Between Handwashing Behavior (Ctps) in Covid-19 Prevention Among Elementary School Students in Banda Aceh City Kausar, Muhammad Anis AL; Santi, Tahara Dilla; Arifin, Vera Nazhira; Fahdhienie, Farrah; Azwar, Eddy
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 6 No. 1 (2024): January: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmn.v6i1.4342

Abstract

This study investigates the relationship between handwashing behavior, often referred to as Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), and the prevention of COVID-19 among elementary school students in Banda Aceh City. The research conducted a descriptive-analytic study using a cross-sectional approach. Data was collected from elementary school students in SD Negeri 59 Banda Aceh, with a total sample size of 62 students. The analysis of the data involved both univariate and bivariate analyses. The findings revealed a significant relationship between students' knowledge about COVID-19 and their handwashing behavior, with a p-value of 0.001. Additionally, the role of teachers was found to be significantly associated with students' handwashing behavior, with a p-value of 0.020. However, the study did not establish a significant relationship between media involvement and handwashing behavior, as indicated by a p-value of 0.071. These results align with previous research and highlight the crucial role of knowledge and teachers in influencing proper handwashing behavior among students. In the context of COVID-19 prevention, the study underscores the importance of education, both from teachers and through media, to raise awareness and promote the practice of handwashing with soap (CTPS) as an integral part of preventive measures. Further research is needed to explore additional factors that may impact students' handwashing behavior and to gain a deeper understanding of the potential role of media in shaping this behavior.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PHBS DALAM TATANAN RUMAH TANGGA DI GAMPONG MULIA BANDA ACEH Nengsi, Poppy Sri; Fahdhienie, Farrah; Hafnidar, Hafnidar
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12445

Abstract

Abstrak: Faktor Yang Berhubungan Dengan PHBS Dalam Tatanan Rumah Tangga Di Gampong Mulia Banda Aceh. PHBS merupakan perilaku yang di praktekan oleh individu dengan kesadaran sendiri untuk meningkatkan kesehatanya. Gampong Mulia adalah Gampong yang paling rendah capaian rumah tangga yang berPHBS yaitu sebesar 18%. Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dalam tatanan rumah tangga. Penelitian ini merupakan descriptive analitik. Seluruh ibu yang memiliki balita di Gampong Mulia yag berjumlah 128 orang menjadi populasi dalam penelitian ini. Sampel diambil secara propotional sampling sebanyak 56 sampel. Penelitian dilaksanakan pada 04-08 November 2022 dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,4% responden berPHBS, 64,3% responden berpengetahuan baik, 60,7% responden bersikap positif, 55,4% responden mengatakan ada peran kepala Gampong dan 53,6% responden mengatakan ada peran petugas kesehatan. Analaisis bivariat diperoleh bahwa hubungan pengetahuan p value = 0.004, sikap p value = 0.021, peran kepala Gampong p value = 0.009 dan peran petugas kesehatan p value = 0.004 dengan PHBS dalam tatanan rumah tangga. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, sikap, peran kepala Gampong dan peran petugas kesehatan dengan PHBS dalam tatanan rumah tangga di Gampong Mulia Banda Aceh.
Faktor Risiko Kualitas Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023 Akhmalnihar, Ulfa; Fahdhienie, Farrah; Azwar, Eddy
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 1 (2024): J-KESMAS Volume 10 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v10i1.5067

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis, Indonesia menempati urutan ke-2 kejadian TB Paru di dunia setelah India di tahun 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kualitas lingkungan fisik rumah dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023. Penelitian dilakukan dengan desain case control. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah semua penderita TB Paru BTA (+) dan populasi kontrol dalam penelitian ini adalah tetangga penderita TB Paru yang tidak menderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar berjumlah 44 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara total sampling. Hasil penelitian terdapat hubungan antara suhu rumah (p-value 0,015), kelembaban rumah (p-value 0,035) dan pencahayaan rumah (p-value 0,006) sedangkan tidak terdapat hubungan antara kepadatan hunian (p-value 1,000), jenis lantai (p-value 0,312) dan jenis dinding (p-value 709) dengan kejadian TB Paru.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Masyarakat Dalam Upaya Mencegah Penularan Penyakit Kusta Di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Kecamatan Aceh Besar Tahun 2023 Maulana, Aiga; Fahdhienie, Farrah; Ariscasari, Putri
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 1 (2024): J-KESMAS Volume 10 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v10i1.5068

Abstract

Kusta penyakit menular yang menyebabkan kecacatan. Penyakit ini menimbulkan masalah tidak hanya dari segi medis tetapi sampai masalah ekonomi, sosial dan budaya. Juga dampak pada hilangnya produktifitas seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku Masyarakat dalam upaya mencegah penularan penyakit kusta. Penelitian dilakukan dengan desain cross-sectional. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Populasi dalam penelitian ini seluruh keluarga yang ada di 8 desa bertempat tinggal diwilayah kerja puskesmas ingin jaya sebanyak 1.999 kk. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin sebanyak 95 kk. Hasil penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan (p-value 0,010), sumber informasi p-value (0,001), sikap p-value (0,001), peran tenaga kesehatan (p-value 0,001), stigma (p-value 0,022) dengan perilaku masyarakat dalam Upaya pencegahan penyakit kusta.
Risk factors of pulmonary tuberculosis in Indonesia: A case-control study in a high disease prevalence region Fahdhienie, Farrah; Mudatsir, Mudatsir; Abidin, Taufik F.; Nurjannah, Nurjannah
Narra J Vol. 4 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Narra Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52225/narra.v4i2.943

Abstract

Tuberculosis (TB) remains one of the most widespread infectious diseases in the world, with high mortality and morbidity rates, contributing to a significant disease burden, particularly in developing countries. The aim of this study was to determine the risk factors of TB among the population aged 17 years (late adolescent) and above in one of the high TB prevalence countries, Indonesia. A case-control study was conducted in Banda Aceh, Indonesia, involving newly diagnosed pulmonary TB patients who visited one of the eleven community health centers in Banda Aceh. The controls were individuals matched by age and sex who lived near the cases and had no TB infection. A total of 16 risk factors were assessed. Hierarchical multivariable logistic regression models were used to examine the association between the risk factors and the occurrence of TB. A total of 196 cases and 196 controls were included in the study. Multivariable logistic regression analysis identified 11 independent predictors for the occurrence of TB after controlling possible confounders. Patients who lived in houses with insufficient light exposure were 77 times more likely to develop TB compared to those living in houses with sufficient light exposure (adjusted odds ratio (AOR): 77.69; 95%CI: 27.09, 222.79). The study also showed that people who had close contact with TB patients (AOR: 25.39; 95%CI: 2.10, 306.52), had poor knowledge of TB  (AOR: 24.2; 95%CI: 6.89, 85.17), had comorbidities (AOR: 4.49; 95%CI: 1.35, 14.89), insufficient food utilization (AOR: 3.41; 95%CI: 1.51, 7.71), negative preventive behavior (AOR: 3.39; 95%CI: 1.49, 7.72), low education level (AOR: 3.08; 95%CI: 1.26, 7.55), and insufficient housing humidity (AOR: 2.89; 95%CI: 1.18, 7.12) were associated with increased the odds of having TB. Being employed, having income above minimum wage, and having good nutritional intake were protective factors for developing TB. In conclusion, the determinants of TB among people aged 17 years and older are a clear indication of the need for TB prevention programs targeting not only individual risk factors but also environmental risk factors, particularly providing adequate housing conditions. This study provided useful information that might help to develop and adopt effective policies for TB control in Indonesia.
DETERMINANTS RELATED TO KNOWLEDGE OFFERTILE WOMEN (WUS) ON THE TRANSMISSION OF HIV/AIDS FROM MOTHER TO INFANT IN INDONESIA (ADVANCED ANALYSIS OF 2017 IDHS DATA) Riany, Elvira Nova; Fahdhienie, Farrah; Arlianti, Nopa
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v7i2.1275

Abstract

Background: HIV/AIDS infection in pregnant women can threaten the life of the mother and can transmit it to her baby. Lack of knowledge regarding the transmission of HIV/AIDS from mother to baby, will further increase the risk of transmission which will affect the increase in new cases. The aims of the study was to determine the relationship between residence, education level, marital status, employment status, exposure to information sources, and welfare index, as well as to determine the factors that most influence the knowledge of women of childbearing (WUS) about the transmission of HIV/AIDS from mother to baby. Methods: Using analytic survey data a cross-sectional study design. The population in this study were WUS in 34 Provinces in Indonesia. The sample selection was based on ratio using used stratification and multistage random sampling. The sample in this study were all WUS in Indonesia who had heard about HIV/AIDS. Data was collected by observating the 2017 IDHS data. The data were analyzed using multivariate logistic regression. Result: The only variables related to knowledge about the transmission of HIV/AIDS from mother to baby are place of residence and welfare index, while other variables: education level, marital status, employment status, and information sources have no relationship. Residence and welfare index are the most influential variables. Recommendation: To increase knowledge about the transmission of HIV/AIDS from mother to baby, by involving related institutions that have authority to formulate policies to increase WUS knowledge.
Co-Authors Abdi, Naufal Abdullah, Asnawi Abidin, Taufik F. Achmad, Asmawati Afriliansyah Sihotang Afriliansyah, Afriliansyah Agustin, Rahmanda Amelia Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Ainul Fadla Akbar, Azrial Akbar, Fahrisal Akhmalnihar, Ulfa Albar, Nizam Amalia, Anasya Amara Rizal, Audia Amin, Fauzi Ali Andrean, Heppy Maulizar Andria, Dedi Anggi Susilawati Anggun Paramita Djati Arafani, Vilda Arbi, Anwar ARBIE, ANWAR Arifin, Vera Nazhira Arifin, Vera Nazira Arifin, Vera Nazirah Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Atira, Dhia Ayu Vinezia Situmeang Azhari, Saiful Azwar, Eddy Baharuddin , Dharina Baharuddin, Dharina Basri Aramico, Basri Bella, Natha Damayanti, Elok Darmawan, Aldi Darwis, Aryandi Dede Dessy Listyana Depa Raihan Desi Ari Apsari Devi Zulfika Dharina Baharuddin Diana, Mutia Eddy Azwar Elvira Nova Riany Erma Wina Erwiyanti, Sherly Nurfajri Fadhlullah Fadhlullah Fadhlullah, Fadhlullah Fahmi Ichwansyah Faisal Abdurahman fajri, izzarul fahmi Fathiariani, Liza febrianti, heni Febriyanti, Heni Fitri, Raihanil Hafnidar, Hafnidar Hamisah, Irma Handayani, Yusra Haris Ferdinal Setiawan Hasnaini, Cika Hayatunnufus Hayatunnufus Hermansyah Hermansyah Humaira, Adintya Ibrahim, Aisha Humaira Ichwamsyah, Fahmi Ihsan, Ahadun Ipah Riani Iqhrammullah, Muhammad Irma Hamisah Irma Linda Jabari, Jabari Julamnur, Ratifa Kamalurrijal, Kamalurrijal Kartini Kartini Kausar, Muhammad Anis AL Khairunnisa LB, ROSMAINI Lheena, Cut Putri Zaila M. Marthoenis Mahmudi Mahmudi Maidar, Maidar Maidar, Maidar Mainimar Mainimar Mairani, Tiara MAQFIRAH, MONA HILOKA Maqfirah, Rauzatul Marhamah Marhamah Marzuki Marzuki Maudi, Viranika Maulana, Aiga Maulinasari, Maulinasari Melania Hidayat Meutia Zahara Mhd. Nauval Ridha Mudatsir Mudatsir Muhammad Ghifari Karsa Muhammad Habiburrahman, Muhammad Muhammad Iqbal Muharani, Muharani Mulia, Syarifah Sulfira Mushaddiq, Muhammad Mutia, Sunnia Nahrisah, Putri Naila Sabila Nana Wildana Nauval, M. Dharma Nazri Fajrianda Nengsi, Poppy Sri Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Khairun Nisrina Nisrina Nova Septiana Puteri Nurjannah Nurjannah Nurjannah, Nurjannah Nurmaili Nurmaili Phossy Vionica Ramadhana Pratiwi, Agil Putri Balqis, Putri Putri Riza Yana Radhiah Zakaria Rahayu, Rauza Lestari Rahma Wati Rahmadhani, Syahri Rahmadhaniah Rahmadhaniah Rahmah, Fitri Mauliza Raiyan, Deka Ramadhana, Phossy Vionica Ramadhani, Putri Nur Ramadhani, Tiara Rampengan, Derren DCH. Rasmawati, Rasmawati Rawanita, Misdar Regina, Farin Rezeki, Tamara Riany, Elvira Nova Ricinta, Putroe Aliya Rihadah, Sofaa Risa Hajjatul Ula Riska Riska Rosaria Indah Saiful Kamal sainah, Nur Santika, Deva saputra, T. Yudha Sari, Herdinda Mutiara Sari, Putri Ardila Savitri, Hidayati Septiani, Riza Siska Riani Soleha, Rifa Sonia Bella Sanjaya Sugisni, Susi Syahriazi Tahara Dilla Santi Tahara Dilla Santi Tapa, Rd Baresi Sananda ULUL AZMI Utari, Nadia Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arivin Waliyyuddin, Rajwa Wardiati, Wardiati Wartini, Sari Wiwit Aditama Yesi Yuliana Yesika Amananda Yusafrita, Yusafrita Zahara, Meutia Zakaria , Radhiah Zakaria, Radhiah Zuhriyyah, Azqia