p-Index From 2021 - 2026
13.166
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease SEL Jurnal Penelitian Kesehatan JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Surya Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Medika Malahayati Jambura Health and Sport Journal Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Jurnal Sains Riset PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kebidanan Muhammadiyah GEULIMA Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Journal of Public Health Innovation (JPHI) Narra J GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Health Research Science Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat SEHATI: Jurnal Kesehatan Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Journal of Health and Medical Science Journal of Public Health Concerns Narra X International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS) Journal of Public Health and Pharmacy Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki Jurnal Berkawan
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH ACEH TENTANG IMUNISASI POLIO PADA BAYI TAHUN 2023 Darmawan, Aldi; Santi, Tahara Dilla; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37169

Abstract

Program imunisasi adalah satu upaya untuk penurunan angka kematian bayi dan balita. Imunisasi Polio merupakan salah satu program pemerintah untuk mencegah penularan penyakit polio. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh tentang imunisasi polio pada bayi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh semester 6 dan 8 sebanyak 344 orang. Sampel penelitian adalah 70 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket. Uji statistik independent sample t-test digunakan untuk menguji hipotesis. Dari hasil penelitian diketahui responden yang menjawab pertanyaan benar adalah pada pertanyaan tentang pengertian imunisasi (100%), tujuan imunisasi dasar (90%), tujuan imunisasi pada anak (97%), manfaat imunisasi (91,4%), pengertian polio (86%) dan tujuan pemberian imunisasi polio (95,7%). Namun terdapat beberapa responden menjawab salah antara lain mengenai jenis-jenis imunisasi (21%), pengertian polio (27%), pengertian vaksin polio (27%) dan pernyataan setelah pemberian imunisasi polio bayi tidak boleh disusui oleh orang tua (24,3%). Rata-rata skor pengetahuan mahasiswa semester enam adalah 8,71 lebih tinggi dibandingkan dengan skor mahasiswa semester delapan yaitu 8,27. Dengan nilai standar mean difference 0,439. Kesimpulan penelitian bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan mahasiswa semester enam dengan mahasiswa semester delapan tentang imunisasi polio.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN MASKER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PADA MASYARAKAT KAMPUNG BABAH DUA KECAMATAN INDRA JAYA KABUPATEN ACEH JAYA TAHUN 2021 Ihsan, Ahadun; Fahdhienie, Farrah; Arifin, Vera Nazhira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37444

Abstract

Penggunaan masker merupakan bagian dari pencegahan dan pengendalian penyebaran COVID-19 yang memerlukan pemahanan dan pengetahuan yang baik dari seluruh elemen. Berdasarkan hasil survei Satgas Penanganan COVID-19 di Aceh penggunakan masker menurun sekitar 12% pada periode 1-7 Febuari 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap kepatuhan menggunakan masker sebagai upaya penecegahan COVID-19 di Kampung Babah Dua Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder Primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat kampong Babah Dua sebanyak 829 orang dengan sampel sebanyak 89 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan primary sampling unit. Analisis data dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian univariat diketahui proporsi responden yang berpengetahuan baik sebesar 97,75%, sikap yang positif sebanyak 98,88% dan kepatuhan menggunakan masker sebesar 75,28%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan variabel pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan menggunakan masker diperoleh nilai p = 0,412 dan p = 0,879. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan menggunakan masker sebagai upaya penecegahan COVID-19 di Kampung Babah Dua Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT GAMPONG MULIA KECAMATAN KUTA ALAM fajri, izzarul fahmi; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37976

Abstract

Pencegahan hipertensi sangat penting mengingat dampak serius yang dapat ditimbulkannya terhadap kesehatan. Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah kondisi di mana tekanan darah terhadap dinding arteri meningkat, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, dan kerusakan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan hipertensi pada masyarakat Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2024.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Jumlah populasi 1.394 KK (Kartu Keluarga). Teknik pengambilan sampel secara accidental samping berjumlah 93 KK. Penelitian ini dilakukan selama 10 hari dimulai tanggal 11 s/d 14 Juni dan di lanjutkan pada tanggal 21 s/d 26 Juni 2024. di Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh diperoleh hasil  hubungan antara pengetahuan (p-value 0,000), sikap (p-value 0,006), dan dukungan keluarga (p-value 0,005) dengan pencegahan hipertensi pada masyarakat Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2024. Kesimpulan penelitian  ini menunjukkan sebagian besar masyarakat Gampong Mulia kurang melakukan pencegahan hipertensi akibat rendahnya pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga. Pengetahuan menjadi faktor paling berpengaruh. Puskesmas disarankan meningkatkan edukasi kesehatan dan memperluas akses layanan seperti pemeriksaan rutin, konsultasi gizi, dan layanan kesehatan mental. Kerja sama dengan komunitas lokal dan dorongan untuk pemeriksaan tekanan darah rutin, terutama bagi yang berisiko, juga perlu ditingkatkan.
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu dalam Pencegahan Pertusis pada Anak Usia ≤ 6 Tahun di Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar Naila Sabila; Farrah Fahdhienie; Putri Ariscasari
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i3.5405

Abstract

Pertussis is a respiratory infection that can be prevented through immunization and a clean and healthy lifestyle. However, pertussis cases are still found due to low public awareness in prevention. This study aims to identify factors that influence pertussis prevention behaviors among mothers in Reuloh and Dham Ceukok villages, Aceh Besar Regency. The study used a quantitative approach with a cross-sectional design. The sample was taken by simple random sampling from mothers who have children aged ≤6 years, with data collected through questionnaires in January 2025 and analyzed using logistic regression in the STATA program. The results of univariate analysis showed that most respondents had good pertussis prevention behavior (52.2%), good personal hygiene (54.1%), and complete child immunization status (60.8%). Multivariate analysis showed that personal hygiene (OR = 3.772; p = 0.015) and child immunization status (OR = 0.321; p = 0.002) had a significant effect on pertussis prevention behavior. It was concluded that maternal personal hygiene and child immunization status are important factors in pertussis prevention. Education and improved access to immunization services need to be strengthened, especially in remote areas.
DETERMINANTS RELATED TO KNOWLEDGE OFFERTILE WOMEN (WUS) ON THE TRANSMISSION OF HIV/AIDS FROM MOTHER TO INFANT IN INDONESIA (ADVANCED ANALYSIS OF 2017 IDHS DATA) Riany, Elvira Nova; Fahdhienie, Farrah; Arlianti, Nopa
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v7i2.1275

Abstract

Background: HIV/AIDS infection in pregnant women can threaten the life of the mother and can transmit it to her baby. Lack of knowledge regarding the transmission of HIV/AIDS from mother to baby, will further increase the risk of transmission which will affect the increase in new cases. The aims of the study was to determine the relationship between residence, education level, marital status, employment status, exposure to information sources, and welfare index, as well as to determine the factors that most influence the knowledge of women of childbearing (WUS) about the transmission of HIV/AIDS from mother to baby. Methods: Using analytic survey data a cross-sectional study design. The population in this study were WUS in 34 Provinces in Indonesia. The sample selection was based on ratio using used stratification and multistage random sampling. The sample in this study were all WUS in Indonesia who had heard about HIV/AIDS. Data was collected by observating the 2017 IDHS data. The data were analyzed using multivariate logistic regression. Result: The only variables related to knowledge about the transmission of HIV/AIDS from mother to baby are place of residence and welfare index, while other variables: education level, marital status, employment status, and information sources have no relationship. Residence and welfare index are the most influential variables. Recommendation: To increase knowledge about the transmission of HIV/AIDS from mother to baby, by involving related institutions that have authority to formulate policies to increase WUS knowledge.
Risk Factors Associated with the incidence of ISPA in Toddlers (1-5 Years) in the Working Area of North Singkil Health Center, Aceh Singkil Regency Syahriazi; Fahdhienie, Farrah; Ariscasari, Putri
International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences Vol. 2 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijarss.v2i4.1725

Abstract

Upper respiratory tract infection (ARI) is a disease of the upper or lower respiratory tract, which is contagious and can cause a wide spectrum of diseases from asymptomatic to severe and deadly disease. The research aimed to determine the risk factors associated with the incidence of ISPA in toddlers in the North Singkil Community Health Center Working Area, Aceh Singkil Regency. This research is analytical with a case-control research design. Data collection was carried out by interviews using questionnaires. The population in this study was 116 toddlers with a sampling technique, namely Simple Random Sampling. Data collection was carried out on 18-26 July 2023. The analysis used was univariate and bivariate using the Chi-Square and OR statistical tests. The research results show that cigarette smoke is associated with the incidence of ARI with a p-value of 0.001, OR 4.424, LBW p-value 0.004, and OR 3.367, knowledge with a p-value of 0.002, and OR 3.670, immunization status with a p-value of 0.001, and OR 3.868, breastfeeding with p value 0.005, and OR 3.148. Conclusion There is a relationship between cigarette smoke, LBW, immunization status, and breastfeeding with ARI in toddlers. It is hoped that research sites will provide health education about ISPA by holding health education.
Hubungan muniru (api-apian) dengan tingkat keparahan pasien tuberkulosis paru Kartini, Kartini; Fahdhienie, Farrah; Hermansyah, Hermansyah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 8 (2025): Volume 19 Nomor 8
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i8.1389

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis (TB) remains a public health problem in Indonesia, particularly in areas with specific cultural practices that can worsen patient conditions. One common cultural practice in highland areas such as Bener Meriah Regency is Muniru (burning fire), which involves burning wood indoors to warm the body, resulting in continuous exposure to household smoke. This practice is thought to contribute to the severity of TB in patients. Purpose: To determine the relationship between the habit of muniru (burning fire) and the severity of pulmonary TB in patients. Method: This study used a mixed methods approach combining quantitative and qualitative data. Quantitative data were obtained from 96 patients with smear-positive pulmonary TB selected through purposive sampling and analyzed using chi-square tests and logistic regression. Qualitative data were collected through in-depth interviews with three patients and three healthcare workers. Results: The habit of muniru was significantly associated with TB severity (p=0.000; OR=1.40) and was the most dominant factor in the multivariate model. Respondents who frequently experienced muniru were more likely to develop severe TB. Meanwhile, education level also had a significant influence; Low education increases the risk of TB severity. Conclusion: Exposure to smoke from muniru significantly increases the severity of pulmonary tuberculosis. Culturally based educational interventions and improvements to the household environment are needed as preventative strategies.   Keywords: Fire; Muniru Habits; Severity; Pulmonary Tuberculosis.   Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di daerah dengan kebiasaan budaya tertentu yang dapat memperburuk kondisi pasien. Salah satu praktik budaya yang masih umum dilakukan di dataran tinggi seperti Kabupaten Bener Meriah adalah Muniru (api-apian), yaitu kegiatan membakar kayu di dalam ruangan untuk menghangatkan tubuh, sehingga menghasilkan paparan asap rumah tangga secara terus-menerus. Kebiasaan ini diduga berkontribusi terhadap tingkat keparahan TB pada penderita. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan muniru (api-apian) dengan tingkat keparahan pasien tuberkulosis paru. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan mix method yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari 96 pasien TB paru BTA (+) yang dipilih secara purposive sampling dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Sementara itu, data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 3 pasien dan 3 tenaga kesehatan. Hasil: Kebiasaan muniru memiliki hubungan signifikan dengan keparahan TB (p=0.000; OR=1.40), dan menjadi faktor paling dominan dalam model multivariat. Responden yang sering muniru cenderung mengalami TB berat. Sementara itu, tingkat pendidikan juga memiliki pengaruh signifikan, pendidikan rendah meningkatkan risiko keparahan TB. Simpulan: Paparan asap dari kebiasaan muniru secara signifikan meningkatkan tingkat keparahan tuberkulosis paru. Diperlukan intervensi edukatif berbasis budaya lokal dan perbaikan lingkungan rumah tangga sebagai strategi pencegahan.   Kata Kunci: Api-Apian; Kebiasaan Muniru; Tingkat Keparahan; Tuberkulosis Paru.
Edukasi KAP untuk Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi di Gampong Meunasah Raya, Meurah Dua, Pidie Jaya Sari, Putri Ardila; Baharuddin, Dharina; Fahdhienie, Farrah
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah kondisi kronis yang menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular dan penyebab kematian tinggi. Rendahnya pemahaman masyarakat meningkatkan risiko komplikasi. Komunikasi Antar Personal (KAP) dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran melalui interaksi dua arah. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas KAP dalam meningkatkan pemahaman masyarakat di Meunasah Raya tentang hipertensi. Metode: Desain yang ditetapkan adalah one group  pre-test post-test. Kegiatan diikuti oleh 26 partisipan. Untuk melihat adanya perubahan pengetahuan setelah edukasi, dilakukan analisis dengan uji t dari hasil pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa sesi, yaitu sesi interaktif, diskusi, permainan edukatif, dan lagu. Hasil: Skor pengetahuan meningkat signifikan dari rata-rata 7,12 menjadi 11,27 (p = 0,000). Kesimpulan: KAP efektif meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai hipertensi. Pendekatan komunikasi dua arah yang interaktif memudahkan peserta memahami dan mengingat informasi, serta memiliki potensi diterapkan lebih luas dalam program pencegahan penyakit kronis lainnya. Kata kunci: edukasi kesehatan, hipertensi, komunikasi antar personal, pengetahuan masyarakat _____________________________________________________________________ Abstract Background: Hypertension is a chronic condition that is a major risk factor for cardiovascular disease and a leading cause of mortality. Low public awareness increases the risk of complications. Interpersonal Communication (ICC) is considered effective in raising awareness through two-way interaction. Objective: To evaluate the effectiveness of ICC in increasing public awareness of hypertension in Meunasah Raya. Method: The design used was a one-group pre-test-post-test. Twenty-six participants attended the activity. To determine changes in knowledge after education, a t-test analysis was conducted on the pre-test and post-test results. The activity was conducted in several sessions: interactive sessions, discussions, educational games, and songs. Result: Knowledge scores increased significantly from an average of 7.12 to 11.27 (p = 0.000). Conclusion: ICC is effective in increasing public awareness and understanding of hypertension. The interactive two-way communication approach makes it easier for participants to understand and remember information and has the potential to be applied more widely in other chronic disease prevention programs. Keywords: health education, hypertension, ICC, public knowledge
Faktor risiko kejadian hepatitis B Andrean, Heppy Maulizar; Fahdhienie, Farrah; Zahara, Meutia; Ichwamsyah, Fahmi; Aramico, Basri
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1633

Abstract

Background: Hepatitis B is an infectious disease that has a significant impact on public health, especially in areas with low vaccination coverage and limited knowledge. Transmission can occur through blood, body fluids, and vertically from mother to child. Purpose: To analyze risk factors associated with hepatitis B incidence. Method: A case-control study design with a sample size of 170 respondents (85 cases and 85 controls) using purposive sampling technique was conducted in North Aceh Regency. Data were collected through a questionnaire and analyzed using the chi-square test and multiple logistic regression. Results: There was no significant association between knowledge and hepatitis B incidence (p=0.071). However, there were significant associations between transmission through blood and body fluids (p=0.000), transmission through childbirth (p=0.000), community behavior and habits (p=0.001), hepatitis B vaccination (p=0.005), and the social environment (p=0.000). The most dominant factor was transmission through childbirth (OR=4.61). Conclusion: Transmission through childbirth, blood and body fluids, and community behavior are the main risk factors for hepatitis B. Preventive interventions should focus on education and increasing vaccination coverage.   Keywords: Community Behavior; Hepatitis B; Risk Factors;  Transmission; Vaccination.   Pendahuluan: Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang berdampak besar terhadap kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan cakupan vaksinasi rendah dan pengetahuan yang terbatas. Penularan dapat terjadi melalui darah, cairan tubuh, serta secara vertikal dari ibu ke anak. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hepatitis B. Metode: Desain penelitian case-control dengan jumlah sampel sebanyak 170 responden (85 kasus dan 85 kontrol) menggunakan teknik purposive sampling dilakukan di Kabupaten Aceh Utara. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil: Tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan kejadian hepatitis B (p=0.071). Namun, terdapat hubungan signifikan antara transmisi darah dan cairan tubuh (p=0.000), penularan dari persalinan (p=0.000), perilaku dan kebiasaan masyarakat (p=0.001), vaksinasi hepatitis B (p=0.005), dan lingkungan sosial (p=0.000). Faktor paling dominan adalah penularan dari persalinan (OR=4.61). Simpulan: Penularan dari persalinan, transmisi darah dan cairan tubuh, serta perilaku masyarakat merupakan faktor risiko utama kejadian hepatitis B. Intervensi pencegahan perlu difokuskan pada edukasi dan peningkatan cakupan vaksinasi.   Kata Kunci: Faktor Risiko; Hepatitis B; Perilaku Masyarakat; Transmisi; Vaksinasi.
Evaluasi Program Hipertensi di Pelayanan Kesehatan Puskesmas Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar Nana Wildana; Muhammad Ghifari Karsa; Marhamah Marhamah; Farrah Fahdhienie; Faisal Abdurahman
SEHATI: Jurnal Kesehatan Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/sehati.v5i2.100

Abstract

Hypertension is one of the global health problems that contributes to high morbidity and mortality. A hypertension evaluation program in health services is needed to assess the effectiveness of interventions that have been carried out and to improve the quality of health services. The purpose of this study was to evaluate the implementation of the Chronic Disease Management Program (Prolanis), especially for hypertension patients at the Blang Bintang Community Health Center, Aceh Besar Regency, during the period 2022–2024. Evaluation of the hypertension control program at the Blang Bintang Community Health Center through observation of annual report data and direct interviews with the person in charge of PTM at the Blang Bintang Community Health Center regarding aspects of planning, implementation, involvement of health workers and program achievement results, data collection techniques using secondary data, namely the performance report of the Blang Bintang Community Health Center for the period 2022–2024. The Hypertension Prolanis Program at the Blang Bintang Community Health Center for the period 2022–2024 has shown progress in the implementation of community-based services. The increase in the number of human resources, budget, and logistics has provided a strong foundation in carrying out educational and preventive activities for hypertension patients. Routine exercise, regular medication distribution, and group education are key pillars of this program's success. The study concluded that the program has been effective in the short term, but its long-term success depends heavily on the system's ability to measure, monitor, and continuously improve its implementation
Co-Authors Abdi, Naufal Abdullah, Asnawi Abidin, Taufik F. Achmad, Asmawati Afriliansyah Sihotang Afriliansyah, Afriliansyah Agustin, Rahmanda Amelia Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Ainul Fadla Akbar, Azrial Akbar, Fahrisal Akhmalnihar, Ulfa Albar, Nizam Amalia, Anasya Amara Rizal, Audia Amin, Fauzi Ali Andrean, Heppy Maulizar Andria, Dedi Anggi Susilawati Anggun Paramita Djati Arafani, Vilda Arbi, Anwar ARBIE, ANWAR Arifin, Vera Nazhira Arifin, Vera Nazira Arifin, Vera Nazirah Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Atira, Dhia Ayu Vinezia Situmeang Azhari, Saiful Azwar, Eddy Baharuddin , Dharina Baharuddin, Dharina Basri Aramico, Basri Bella, Natha Damayanti, Elok Darmawan, Aldi Darwis, Aryandi Dede Dessy Listyana Depa Raihan Desi Ari Apsari Devi Zulfika Dharina Baharuddin Diana, Mutia Eddy Azwar Elvira Nova Riany Erma Wina Erwiyanti, Sherly Nurfajri Fadhlullah Fadhlullah Fadhlullah, Fadhlullah Fahmi Ichwansyah Faisal Abdurahman fajri, izzarul fahmi Fathiariani, Liza febrianti, heni Febriyanti, Heni Fitri, Raihanil Hafnidar, Hafnidar Hamisah, Irma Handayani, Yusra Haris Ferdinal Setiawan Hasnaini, Cika Hayatunnufus Hayatunnufus Hermansyah Hermansyah Humaira, Adintya Ibrahim, Aisha Humaira Ichwamsyah, Fahmi Ihsan, Ahadun Ipah Riani Iqhrammullah, Muhammad Irma Hamisah Irma Linda Jabari, Jabari Julamnur, Ratifa Kamalurrijal, Kamalurrijal Kartini Kartini Kausar, Muhammad Anis AL Khairunnisa LB, ROSMAINI Lheena, Cut Putri Zaila M. Marthoenis Mahmudi Mahmudi Maidar, Maidar Maidar, Maidar Mainimar Mainimar Mairani, Tiara MAQFIRAH, MONA HILOKA Maqfirah, Rauzatul Marhamah Marhamah Marzuki Marzuki Maudi, Viranika Maulana, Aiga Maulinasari, Maulinasari Melania Hidayat Meutia Zahara Mhd. Nauval Ridha Mudatsir Mudatsir Muhammad Ghifari Karsa Muhammad Habiburrahman, Muhammad Muhammad Iqbal Muharani, Muharani Mulia, Syarifah Sulfira Mushaddiq, Muhammad Mutia, Sunnia Nahrisah, Putri Naila Sabila Nana Wildana Nauval, M. Dharma Nazri Fajrianda Nengsi, Poppy Sri Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Khairun Nisrina Nisrina Nova Septiana Puteri Nurjannah Nurjannah Nurjannah, Nurjannah Nurmaili Nurmaili Phossy Vionica Ramadhana Pratiwi, Agil Putri Balqis, Putri Putri Riza Yana Radhiah Zakaria Rahayu, Rauza Lestari Rahma Wati Rahmadhani, Syahri Rahmadhaniah Rahmadhaniah Rahmah, Fitri Mauliza Raiyan, Deka Ramadhana, Phossy Vionica Ramadhani, Putri Nur Ramadhani, Tiara Rampengan, Derren DCH. Rasmawati, Rasmawati Rawanita, Misdar Regina, Farin Rezeki, Tamara Riany, Elvira Nova Ricinta, Putroe Aliya Rihadah, Sofaa Risa Hajjatul Ula Riska Riska Rosaria Indah Saiful Kamal sainah, Nur Santika, Deva saputra, T. Yudha Sari, Herdinda Mutiara Sari, Putri Ardila Savitri, Hidayati Septiani, Riza Siska Riani Soleha, Rifa Sonia Bella Sanjaya Sugisni, Susi Syahriazi Tahara Dilla Santi Tahara Dilla Santi Tapa, Rd Baresi Sananda ULUL AZMI Utari, Nadia Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arivin Waliyyuddin, Rajwa Wardiati, Wardiati Wartini, Sari Wiwit Aditama Yesi Yuliana Yesika Amananda Yusafrita, Yusafrita Zahara, Meutia Zakaria , Radhiah Zakaria, Radhiah Zuhriyyah, Azqia