p-Index From 2021 - 2026
12.131
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease SEL Jurnal Penelitian Kesehatan JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Surya Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Medika Malahayati Jambura Health and Sport Journal Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Jurnal Sains Riset PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kebidanan Muhammadiyah GEULIMA Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Journal of Public Health Innovation (JPHI) Narra J GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat SEHATI: Jurnal Kesehatan Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Journal of Health and Medical Science Journal of Public Health Concerns International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS) Journal of Public Health and Pharmacy Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH LUAS KABUPATEN ACEH UTARA Balqis, Putri; Fahdhienie, Farrah; Andria, Dedi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5053

Abstract

Penyakit DBD dapat menyerang semua orang yang dapat mengakibatkan risiko kematian. Tren kasus DBD di Puskesmas Tanah Luas pada tahun 2021 berjumlah 13 kasus, 27 kasus di tahun 2022, pada tahun mencapai 31 kasus DBD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 638 Kepala Keluarga. Sampel sebanyak 87 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisa data dengan uji statistik dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa tidak melakukan upaya pencegahan DBD (69,0%), pemberdayaan kurang baik (57,5%), jumantik kurang berperan (58,6%), pengetahuan kurang baik (52,9%) dan lingkungan tidak memenuhi syarat (54,0%). Kesimpulan penelitian didapatkan ada hubungan antara pemberdayaan (0,036), peran jumantik (p-value 0,015), pengetahuan (p-value 0,008), lingkungan (p-value 0,040) dengan upaya pencegahan penyakit DBD. Disarankan kepada Kepala Puskesmas Tanah Luas untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan secara rutin kepada masyarakat tentang pentingnya melakukan upaya pencegahan DBD dengan cara menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, meningkatkan pengetahuan tentang DBD dan memberikan pelatihan tentang cara pencegahan DBD kepada Jumantik dari setiap desa  
Analysis of Determinants of Bullying Tendencies among Urban and Rural Adolescents Mushaddiq, Muhammad; Abdullah, Asnawi; Fahdhienie, Farrah; Marthoenis, Marthoenis; Zakaria, Radhiah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 5 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i5.6772

Abstract

Bullying is a serious issue that threatens adolescent mental health and shows a high prevalence in Indonesia. This behavior is influenced by various internal and external factors, yet few studies have comprehensively compared bullying tendencies between adolescents in urban and rural settings. Objective: This study aims to analyze the main determinants influencing bullying tendencies among adolescents aged 12–15 years and to examine interregional differences. A quantitative approach with a cross-sectional design was used. A total of 167 students were selected through cluster random sampling from SMP Negeri 1 Banda Aceh and MTsN 6 Montasik. Data were analyzed using logistic regression and multinomial logistic regression tests. The results showed that parenting style, gender, and self-esteem were significantly associated with bullying tendencies. Authoritarian parenting showed the highest influence (Odds Ratio [OR] = 13.78; p = 0.001), followed by permissive parenting (OR = 6.15; p = 0.043), and self-esteem (OR = 8.81; p = 0.001). Gender also contributed, with males having a higher tendency to engage in bullying than females (OR = 2.54; p = 0.085). In contrast, ethnicity, socioeconomic status, nutritional status (BMI), social skills and popularity, and academic achievement showed no statistically significant associations. The study also found that students in MTsN 6 Montasik (rural area) had higher bullying behavior (25.61%) compared to those in SMP Negeri 1 Banda Aceh (urban area) at 12.94%. These findings affirm the importance of appropriate parenting, healthy self-esteem, and sensitivity to gender differences as key elements in bullying prevention efforts.
Edukasi Kesehatan Obesitas Bebasis Metode KAP Di Desa Barengkok Kecamatan Leuwiliang Ulul Azmi; Dharina Baharuddin; Farrah Fahdhienie
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11024

Abstract

Obesitas, Penyuluhan, Metode KAP
EDUKASI GIZI MAKRO SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA DAN OBESITAS PADA PEKERJA KANTOR SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI (SPPG) KOTA BANDA ACEH Ramadhani, Tiara; Maudi, Viranika; Rasmawati, Rasmawati; Fahdhienie, Farrah
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.5300

Abstract

Permasalahan gizi seperti anemia dan obesitas masih menjadi tantangan yang sering dialami oleh pekerja kantoran, akibat pola makan yang kurang sehat dan minimnya aktivitas fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya asupan gizi makro seimbang di kalangan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Banda Aceh. Edukasi dilakukan secara tatap muka dalam satu sesi selama satu hari kepada 17 peserta perempuan, melalui presentasi interaktif dan diskusi kelompok. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan peserta, dari rata-rata 40 menjadi 85 setelah edukasi. Peserta juga menunjukkan motivasi tinggi untuk mulai mengubah pola makan, seperti meningkatkan konsumsi sayur serta membatasi camilan tinggi gula. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini antara lain adalah dukungan penuh dari pihak manajemen dan antusiasme peserta, sedangkan kendala utamanya adalah keterbatasan waktu dan kebiasaan makan di luar kantor. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi gizi makro yang dirancang secara menarik dan relevan dapat menjadi sarana efektif dalam mendorong perubahan perilaku makan yang lebih sehat di lingkungan kerja. Upaya berkelanjutan tetap diperlukan untuk mencapai perubahan jangka panjang.
Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan stroke dengan gaya hidup sehat di Desa Lamtimpeung Aceh Besar Humaira, Adintya; Baharuddin, Dharina; Fahdhienie, Farrah
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 6 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i6.1346

Abstract

Background: Stroke is a major public health problem. Globally, stroke is a serious problem, with morbidity and mortality rates higher than those of cardiovascular disease. Sudden stroke can cause physical and mental disability and death, both in productive and elderly individuals. Therefore, efforts are needed to reduce the incidence of stroke through the adoption of a healthy lifestyle, starting with a balanced diet, including plenty of vegetables, fresh fruit, low-fat protein, and fiber-rich foods that are beneficial for blood vessel health, and regular exercise. Purpose: To increase public understanding of stroke risk factors and prevention methods, and to encourage people to adopt healthy lifestyle behaviors to reduce stroke risk. Methods: The activity was conducted in Lamtimpeung Village, Aceh Besar, on July 1, 2025, from 8:30 a.m. to 11:30 a.m. WIB, with 30 participants. The activity used a one-group pre-test and post-test design to determine changes in participants' knowledge before and after the counseling session. The counseling session used posters and interactive discussions. Results: The average knowledge score of participants increased from 7.6 in the pre-test to 9.06 in the post-test, with a mean difference of -1.46. The p-value was 0.0000. The 95% CI for the pre-test ranged from 6.96 to 8.23, while for the post-test it ranged from 8.27 to 9.85, indicating a significant improvement after the counseling session. Conclusion: Counseling sessions using posters and an interactive approach have been shown to improve public understanding of stroke prevention through a healthy lifestyle and significantly increase knowledge about risk factors and prevention methods. This activity also creates a conducive atmosphere and encourages active involvement of participants in the health learning process. Sugesstion: Village officials, health workers, and related agencies can develop visual media-based outreach methods, such as posters and interactive discussions, as alternative ongoing education methods to increase public knowledge about stroke prevention through a healthy lifestyle. This approach can also be expanded to include simple digital platforms to reach a wider and more equitable audience. Keywords: Counseling; Healthy lifestyle; Poster media; Stroke Pendahuluan: Stroke menjadi salah satu masalah kesehatan utama bagi masyarakat. Hampir di seluruh dunia stroke menjadi masalah yang serius dengan angka morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan angka kejadian penyakit kardiovaskuler. Serangan stroke yang mendadak dapat menyebabkan kecacatan fisik dan mental serta kematian, baik pada usia produktif maupun lanjut usia. Untuk itu, perlu dilakukan upaya untuk mengurangi kejadian stroke melalui penerapan gaya hidup sehat, yang dimulai dengan mengkonsumsi gizi seimbang, seperti memperbanyak makan sayur, buah-buahan segar, protein rendah lemak, serta makanan kaya serat yang bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah, dan melakukan olahraga secara teratur. Tujuan: Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang faktor risiko stroke dan cara pencegahannya serta mendorong masyarakat agar mampu menerapkan perilaku hidup sehat guna menurunkan risiko stroke. Metode: Kegiatan dilakukan di Desa Lamtimpeung, Aceh Besar, tanggal 1 Juli 2025, dimulai pukul 08.30 WIB hingga 11.30 WIB, dengan peserta sebanyak 30 orang. Kegiatan menggunakan desain one group pre-test & post-test untuk mengetahui perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan.  Penyuluhan dilakukan dengan media poster dan diskusi interaktif. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan peserta mengalami peningkatan dari 7,6 pada saat pre-test menjadi 9,06 pada post-test, dengan selisih rata-rata sebesar -1,46. Nilai p-value sebesar 0,0000. 95% CI  untuk pre-test berada pada kisaran 6,96 hingga 8,23, sementara untuk post-test berada pada 8,27 hingga 9,85, yang mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan setelah dilakukan penyuluhan. Simpulan: Penyuluhan dengan media poster dan pendekatan interaktif terbukti mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stroke melalui gaya hidup sehat, serta memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan mengenai faktor risiko dan cara pencegahannya. Kegiatan ini juga menciptakan suasana yang kondusif dan mendorong keterlibatan aktif peserta dalam proses pembelajaran kesehatan. Saran: Pihak desa, tenaga kesehatan, dan instansi terkait dapat mengembangkan metode penyuluhan berbasis media visual seperti poster dan diskusi interaktif sebagai alternatif edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stroke melalui gaya hidup sehat. Pendekatan ini juga dapat diperluas dengan melibatkan platform digital sederhana guna menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.
Studi Perbandingan Faktor-Faktor Resiko Individu Kekerasan Terhadap Anak di Aceh Nahrisah, Putri; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1766

Abstract

Kekerasan pada anak dapat mengakibatkan gangguan fisik seumur hidup, gangguan kesehatan mental, dan kemungkinan dampak negatif lainnya seperti kematian anak. Faktor resiko individu dan cakupan layanan bagi korban menjadi informasi penting bagi pencegahan dan penanganan kasus kekerasan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, jenis kekerasan yang dialami dan layanan bantuan yang dibutuhkan korban. Desain penelitian adalah deskriptif komparatif, menggunakan data sekunder selama tahun 2022-2024 di Aceh. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 550 kasus pada tahun 2022 yang meningkat 7% (589 kasus) pada tahun 2023 dan terus meningkat 5% (621 kasus) pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023. Tidak terdapat perbedaan faktor risiko dalam kurun waktu tahun 2022-2024 dimana kekerasan terhadap anak mayoritas terjadi pada anak perempuan, usia 13-17 tahun, bentuk kekerasan adalah kekerasan seksual yang dilakukan oleh teman/pacar dan bantuan hukum adalah yang paling dibutuhkan oleh korban dan keluarga. Penelitian di masa mendatang sebaiknya difokuskan untuk mempelajari faktor-faktor perlindungan yang dapat disesuaikan dengan program pencegahan di tingkat pemerintah dan masyarakat berdasarkan faktor-faktor risiko tersebut.
KEJADIAN KUSTA DI ACEH BARAT, INDONESIA: STUDI TENTANG FAKTOR RISIKO Rawanita, Misdar; Indah, Rosaria; Fahdhienie, Farrah; Diana, Mutia
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.13.2.2025.123-133

Abstract

Leprosy is an infectious disease caused by Mycobacterium leprae that primarily affects the peripheral nerves, skin, and other body tissues. This study aimed to examine the association between various risk factors and the incidence of leprosy. A case-control design was employed, comprising a case group of 15 multibacillary leprosy patients and a control group of 45 household members without leprosy. Data analysis included univariate and bivariate analyses, with the latter performed using the chi-square test. The findings revealed significant associations between leprosy incidence and several risk factors: age (P = 0.004, OR = 13.391; CI = 1.621–110.596), lack of knowledge (P = 0.042, OR = 4.75; CI = 0.957–23.572), duration of contact (P = 0.007, OR = 0.182; CI = 0.049–0.668), close contact (P = 0.007, OR = 0.182; CI = 0.049–0.668), and socioeconomic status (P = 0.021, OR = 5.688; CI = 1.149–28.163). These results highlight the necessity of enhancing educational and counseling initiatives for at-risk populations, particularly those residing near leprosy patients, while also encouraging individuals affected by leprosy to complete their treatment regimen.
Sosioeconomic, Behavioral, and Biological Determinants of Tuberculosis Incidence: A Case Study in Aceh Besar, Indonesia Farrah Fahdhienie; Akbar, Fahrisal
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v5i3.6008

Abstract

Introduction: Tuberculosis (TB) pandemic is a significant global health concern, especially in low- and middle-income countries. Every year the incidence and deaths due to TB continue to increase. Preventing and controlling TB effectively requires understanding the complex interplay of the multidimensional TB risk factors, which consist of social, behavioral, and biological determinants that contribute to its spread. This study aimed to identify and analyze the primary risk factors associated with TB incidence. Methods: This study employed a case-control design with 44 respondents consisting of 22 laboratory-confirmed TB patients and 22 non-TB patients with matching ages and sex. This study used a structured questionnaire was used to collect data through face-to-face interviews. The questionnaire assessed risk factors across three key domains: social determinants, behavioral determinants, and biological determinants. Bivariate analysis, which used a chi-square test (p-value <0.05), and multivariate analysis, which used a logistic regression test, were performed to determine risk factors most associated with TB incidence. Results: Low income (p-value=0.015;OR=6.923;95%CI=1.285-37.287), high TB-related stigma (p-value=0.033;OR=3.852;95%CI=1.086-13.661), insufficient TB knowledge (p-value =0.033;OR=3.852;95%CI=1.086-13.661), food insecurity (p-value=0.006;OR=5.950;95%CI=1.586-22.328), lack of preventative measures (p-value=0.015;OR=4.667;95%CI=1.299-16.761), history of contact with TB patients (p-value =0.039;OR=7.875;95%CI=0.860-72.122), and presence of comorbidities (p-value =0.031;OR=5.714;95%CI=1.051-31.072) were significantly associated with TB incidence. Comorbidities emerged as the strongest risk factor (p-value =0.020; OR=12.141;95%CI=1.486-99.231). Conclusion: This study highlights several major factors influencing TB incidence, including social, behavioral, and biological determinants. The findings suggest that effective TB control strategies should address socioeconomic conditions, promote healthy lifestyles, and involve community leaders and TB survivors in educational campaigns, stigma reduction, and early diagnosis efforts. Understanding these health determinants can inform more targeted public policies for curbing TB incidence.
EVALUASI DAN INTERVENSI PROGRAM PENYAKIT HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH Nauval, M. Dharma; Sugisni, Susi; Mulia, Syarifah Sulfira; Fahdhienie, Farrah; Maidar, Maidar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47969

Abstract

Tujuan evaluasi ini adalah menilai efektivitas Program PTM Hipertensi di Puskesmas Batoh, Kota Banda Aceh, melalui analisis peningkatan cakupan pemeriksaan, kesadaran masyarakat, dan kepatuhan terapi pasien. Penelitian evaluasi formatif deskriptif ini dilakukan di Puskesmas Batoh, Kota Banda Aceh, pada bulan mei 2025. Subjek evaluasi adalah 4 tenaga kesehatan kunci (Kepala Puskesmas, petugas PTM, pelaksana program, dan bendahara). Data kuantitatif program hipertensi dikumpulkan dari dokumen rekapan, sementara data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan subjek. Data dianalisis secara deskriptif (kuantitatif) dan tematik (kualitatif), kemudian diinterpretasikan untuk menilai aspek input, proses, output, outcome, dan impact program. Evaluasi menunjukkan program pengendalian hipertensi di Puskesmas Batoh memiliki input yang memadai (SDM, sarana, obat) dan proses pelaksanaan yang efektif, tercermin dari peningkatan cakupan layanan, frekuensi edukasi, dan kepatuhan petugas. Program ini menghasilkan luaran signifikan seperti volume pasien yang dilayani dan teredukasi, serta outcome positif teramati seperti perbaikan kontrol tekanan darah dan kepuasan pasien. Meskipun demikian, keterbatasan data kuantitatif untuk pengukuran luaran dan dampak jangka panjang menjadi tantangan. Secara keseluruhan, program berjalan baik dengan fondasi kuat dan proses efektif, namun perlu penguatan sistem pencatatan data dan peningkatan kepatuhan pasien berkelanjutan. Secara umum, program pengendalian hipertensi di Puskesmas Batoh telah berjalan dengan baik dan menunjukkan potensi besar dalam upaya penanggulangan hipertensi di tingkat komunitas.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN STROKE ISKEMIK PADA PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH Zuhriyyah, Azqia; Fahdhienie, Farrah; Arifin, Vera Nazira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48315

Abstract

Stroke menyebabkan kerusakan pada otak yang muncul mendadak dan progresif akibat gangguan peredaran darah otak non traumatic, serta menimbulkan gejala seperti kelumpuhan sesisi wajah atau anggota badan, bicara tidak lancar, bicara tidak jelas (pelo), perubahan kesadaran, dan gangguan penglihatan. Faktor utama penyebab stroke adalah hipertensi. Selain itu adalah merokok dan diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kejadian Stroke Iskemik pada pasien di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh dengan analisis kuantitatif desain Case Control Retrospective dengan 25 sampel kasus dan 25 sampel kontrol karakteristik jenis kelamin dan usia. Analisis Univariat, Bivariat, dan Multivariat dilakukan pada program SPSS 24.0. Hasil analisis univariat menunjukkan responden tidak merokok: 48% kasus dan 64% kontrol, riwayat hipertensi: 88% kasus memiliki riwayat dan 76% kontrol tidak, aktivitas fisik: 80% kasus beraktivitas fisik ringan dan 40% kontrol beraktivitas fisik sedang, responden kadar gula darah: normal: 64% kasus dan 92% kontrol, responden berpengetahuan cukup 68% kasus, dan responden berpengetahuan baik 40% kontrol. Analisis Bivariat menunjukkan ada hubungan riwayat hipertensi (p-Value 0.000), aktivitas fisik (p-Value 0.000), kadar gula darah (p-Value 0.041), dan pengetahuan responden (p-Value 0.005) dengan kejadian stroke iskemik. Tidak ada hubungan antara status merokok (p-Value 0.393) dengan kejadian stroke iskemik. Analisis multivariat menunjukkan riwayat hipertensi (OR 83.002) memiliki faktor resiko paling besar terjadinya stroke iskemik.
Co-Authors Abdi, Naufal Abidin, Taufik F. Achmad, Asmawati Afriliansyah, Afriliansyah Agustin, Rahmanda Amelia Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Akbar, Azrial Akbar, Fahrisal Akhmalnihar, Ulfa Amalia, Anasya Amara Rizal, Audia Amin, Fauzi Ali Andrean, Heppy Maulizar Andria, Dedi Anggun Paramita Djati Arafani, Vilda Arbi, Anwar ARBIE, ANWAR Arifin, Vera Nazhira Arifin, Vera Nazira Arifin, Vera Nazirah Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Atira, Dhia Azwar, Eddy Baharuddin , Dharina Baharuddin, Dharina Basri Aramico, Basri Bella, Natha Damayanti, Elok Darmawan, Aldi Darwis, Aryandi Dede Dessy Listyana Depa Raihan Desi Ari Apsari Devi Zulfika Dharina Baharuddin Dharina Baharuddin Diana, Mutia Eddy Azwar Elvira Nova Riany Erma Wina Erwiyanti, Sherly Nurfajri Fadhlullah Fadhlullah Fadhlullah, Fadhlullah Fahmi Ichwansyah Faisal Abdurahman fajri, izzarul fahmi Fathiariani, Liza febrianti, heni Febriyanti, Heni Fitri, Raihanil Hafnidar, Hafnidar Hamisah, Irma Haris Ferdinal Setiawan Hasnaini, Cika Hayatunnufus Hayatunnufus Hermansyah Hermansyah Humaira, Adintya Ibrahim, Aisha Humaira Ichwamsyah, Fahmi Ihsan, Ahadun Ipah Riani Irma Hamisah Irma Linda Jabari, Jabari Julamnur, Ratifa Kamalurrijal, Kamalurrijal Kartini Kartini Kausar, Muhammad Anis AL Khairunnisa LB, ROSMAINI Lheena, Cut Putri Zaila M. Marthoenis Maidar, Maidar Mainimar Mainimar Mairani, Tiara MAQFIRAH, MONA HILOKA Maqfirah, Rauzatul Marhamah Marhamah Marzuki Marzuki Maudi, Viranika Maulana, Aiga Maulinasari, Maulinasari Melania Hidayat Meutia Zahara Mhd. Nauval Ridha Mudatsir Mudatsir Muhammad Ghifari Karsa Muhammad Iqbal Muharani, Muharani Mulia, Syarifah Sulfira Mushaddiq, Muhammad Mutia, Sunnia Nahrisah, Putri Naila Sabila Nana Wildana Nauval, M. Dharma Nazri Fajrianda Nengsi, Poppy Sri Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Khairun Nisrina Nisrina Nova Septiana Puteri Nurjannah Nurjannah Nurmaili Nurmaili Phossy Vionica Ramadhana Phossy Vionica Ramadhana Phossy Vionica Ramadhana Pratiwi, Agil Putri Balqis, Putri Putri Riza Yana Radhiah Zakaria Rahayu, Rauza Lestari Rahma Wati Rahmadhani, Syahri Rahmadhaniah Rahmadhaniah Raiyan, Deka Ramadhana, Phossy Vionica Ramadhani, Putri Nur Ramadhani, Tiara Rasmawati, Rasmawati Rawanita, Misdar Regina, Farin Rezeki, Tamara Riany, Elvira Nova Ricinta, Putroe Aliya Rihadah, Sofaa Risa Hajjatul Ula Riska Riska Rosaria Indah Saiful Kamal sainah, Nur Santika, Deva saputra, T. Yudha Sari, Herdinda Mutiara Sari, Putri Ardila Savitri, Hidayati Septiani, Riza Siska Riani Sonia Bella Sanjaya Sugisni, Susi Syahriazi Tahara Dilla Santi Tapa, Rd Baresi Sananda ULUL AZMI Utari, Nadia Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arivin Waliyyuddin, Rajwa Wardiati, Wardiati Wartini, Sari Wiwit Aditama Yesi Yuliana Yesika Amananda Yusafrita, Yusafrita Zahara, Meutia Zakaria , Radhiah Zakaria, Radhiah Zuhriyyah, Azqia