p-Index From 2021 - 2026
13.166
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease SEL Jurnal Penelitian Kesehatan JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Surya Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Medika Malahayati Jambura Health and Sport Journal Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Jurnal Sains Riset PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kebidanan Muhammadiyah GEULIMA Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Journal of Public Health Innovation (JPHI) Narra J GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Health Research Science Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat SEHATI: Jurnal Kesehatan Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Journal of Health and Medical Science Journal of Public Health Concerns Narra X International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS) Journal of Public Health and Pharmacy Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki Jurnal Berkawan
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan stroke dengan gaya hidup sehat di Desa Lamtimpeung Aceh Besar Humaira, Adintya; Baharuddin, Dharina; Fahdhienie, Farrah
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 6 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i6.1346

Abstract

Background: Stroke is a major public health problem. Globally, stroke is a serious problem, with morbidity and mortality rates higher than those of cardiovascular disease. Sudden stroke can cause physical and mental disability and death, both in productive and elderly individuals. Therefore, efforts are needed to reduce the incidence of stroke through the adoption of a healthy lifestyle, starting with a balanced diet, including plenty of vegetables, fresh fruit, low-fat protein, and fiber-rich foods that are beneficial for blood vessel health, and regular exercise. Purpose: To increase public understanding of stroke risk factors and prevention methods, and to encourage people to adopt healthy lifestyle behaviors to reduce stroke risk. Methods: The activity was conducted in Lamtimpeung Village, Aceh Besar, on July 1, 2025, from 8:30 a.m. to 11:30 a.m. WIB, with 30 participants. The activity used a one-group pre-test and post-test design to determine changes in participants' knowledge before and after the counseling session. The counseling session used posters and interactive discussions. Results: The average knowledge score of participants increased from 7.6 in the pre-test to 9.06 in the post-test, with a mean difference of -1.46. The p-value was 0.0000. The 95% CI for the pre-test ranged from 6.96 to 8.23, while for the post-test it ranged from 8.27 to 9.85, indicating a significant improvement after the counseling session. Conclusion: Counseling sessions using posters and an interactive approach have been shown to improve public understanding of stroke prevention through a healthy lifestyle and significantly increase knowledge about risk factors and prevention methods. This activity also creates a conducive atmosphere and encourages active involvement of participants in the health learning process. Sugesstion: Village officials, health workers, and related agencies can develop visual media-based outreach methods, such as posters and interactive discussions, as alternative ongoing education methods to increase public knowledge about stroke prevention through a healthy lifestyle. This approach can also be expanded to include simple digital platforms to reach a wider and more equitable audience. Keywords: Counseling; Healthy lifestyle; Poster media; Stroke Pendahuluan: Stroke menjadi salah satu masalah kesehatan utama bagi masyarakat. Hampir di seluruh dunia stroke menjadi masalah yang serius dengan angka morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan angka kejadian penyakit kardiovaskuler. Serangan stroke yang mendadak dapat menyebabkan kecacatan fisik dan mental serta kematian, baik pada usia produktif maupun lanjut usia. Untuk itu, perlu dilakukan upaya untuk mengurangi kejadian stroke melalui penerapan gaya hidup sehat, yang dimulai dengan mengkonsumsi gizi seimbang, seperti memperbanyak makan sayur, buah-buahan segar, protein rendah lemak, serta makanan kaya serat yang bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah, dan melakukan olahraga secara teratur. Tujuan: Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang faktor risiko stroke dan cara pencegahannya serta mendorong masyarakat agar mampu menerapkan perilaku hidup sehat guna menurunkan risiko stroke. Metode: Kegiatan dilakukan di Desa Lamtimpeung, Aceh Besar, tanggal 1 Juli 2025, dimulai pukul 08.30 WIB hingga 11.30 WIB, dengan peserta sebanyak 30 orang. Kegiatan menggunakan desain one group pre-test & post-test untuk mengetahui perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan.  Penyuluhan dilakukan dengan media poster dan diskusi interaktif. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan peserta mengalami peningkatan dari 7,6 pada saat pre-test menjadi 9,06 pada post-test, dengan selisih rata-rata sebesar -1,46. Nilai p-value sebesar 0,0000. 95% CI  untuk pre-test berada pada kisaran 6,96 hingga 8,23, sementara untuk post-test berada pada 8,27 hingga 9,85, yang mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan setelah dilakukan penyuluhan. Simpulan: Penyuluhan dengan media poster dan pendekatan interaktif terbukti mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stroke melalui gaya hidup sehat, serta memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan mengenai faktor risiko dan cara pencegahannya. Kegiatan ini juga menciptakan suasana yang kondusif dan mendorong keterlibatan aktif peserta dalam proses pembelajaran kesehatan. Saran: Pihak desa, tenaga kesehatan, dan instansi terkait dapat mengembangkan metode penyuluhan berbasis media visual seperti poster dan diskusi interaktif sebagai alternatif edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stroke melalui gaya hidup sehat. Pendekatan ini juga dapat diperluas dengan melibatkan platform digital sederhana guna menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.
Studi Perbandingan Faktor-Faktor Resiko Individu Kekerasan Terhadap Anak di Aceh Nahrisah, Putri; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1766

Abstract

Kekerasan pada anak dapat mengakibatkan gangguan fisik seumur hidup, gangguan kesehatan mental, dan kemungkinan dampak negatif lainnya seperti kematian anak. Faktor resiko individu dan cakupan layanan bagi korban menjadi informasi penting bagi pencegahan dan penanganan kasus kekerasan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, jenis kekerasan yang dialami dan layanan bantuan yang dibutuhkan korban. Desain penelitian adalah deskriptif komparatif, menggunakan data sekunder selama tahun 2022-2024 di Aceh. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 550 kasus pada tahun 2022 yang meningkat 7% (589 kasus) pada tahun 2023 dan terus meningkat 5% (621 kasus) pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023. Tidak terdapat perbedaan faktor risiko dalam kurun waktu tahun 2022-2024 dimana kekerasan terhadap anak mayoritas terjadi pada anak perempuan, usia 13-17 tahun, bentuk kekerasan adalah kekerasan seksual yang dilakukan oleh teman/pacar dan bantuan hukum adalah yang paling dibutuhkan oleh korban dan keluarga. Penelitian di masa mendatang sebaiknya difokuskan untuk mempelajari faktor-faktor perlindungan yang dapat disesuaikan dengan program pencegahan di tingkat pemerintah dan masyarakat berdasarkan faktor-faktor risiko tersebut.
KEJADIAN KUSTA DI ACEH BARAT, INDONESIA: STUDI TENTANG FAKTOR RISIKO Rawanita, Misdar; Indah, Rosaria; Fahdhienie, Farrah; Diana, Mutia
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.13.2.2025.123-133

Abstract

Leprosy is an infectious disease caused by Mycobacterium leprae that primarily affects the peripheral nerves, skin, and other body tissues. This study aimed to examine the association between various risk factors and the incidence of leprosy. A case-control design was employed, comprising a case group of 15 multibacillary leprosy patients and a control group of 45 household members without leprosy. Data analysis included univariate and bivariate analyses, with the latter performed using the chi-square test. The findings revealed significant associations between leprosy incidence and several risk factors: age (P = 0.004, OR = 13.391; CI = 1.621–110.596), lack of knowledge (P = 0.042, OR = 4.75; CI = 0.957–23.572), duration of contact (P = 0.007, OR = 0.182; CI = 0.049–0.668), close contact (P = 0.007, OR = 0.182; CI = 0.049–0.668), and socioeconomic status (P = 0.021, OR = 5.688; CI = 1.149–28.163). These results highlight the necessity of enhancing educational and counseling initiatives for at-risk populations, particularly those residing near leprosy patients, while also encouraging individuals affected by leprosy to complete their treatment regimen.
Sosioeconomic, Behavioral, and Biological Determinants of Tuberculosis Incidence: A Case Study in Aceh Besar, Indonesia Farrah Fahdhienie; Akbar, Fahrisal
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v5i3.6008

Abstract

Introduction: Tuberculosis (TB) pandemic is a significant global health concern, especially in low- and middle-income countries. Every year the incidence and deaths due to TB continue to increase. Preventing and controlling TB effectively requires understanding the complex interplay of the multidimensional TB risk factors, which consist of social, behavioral, and biological determinants that contribute to its spread. This study aimed to identify and analyze the primary risk factors associated with TB incidence. Methods: This study employed a case-control design with 44 respondents consisting of 22 laboratory-confirmed TB patients and 22 non-TB patients with matching ages and sex. This study used a structured questionnaire was used to collect data through face-to-face interviews. The questionnaire assessed risk factors across three key domains: social determinants, behavioral determinants, and biological determinants. Bivariate analysis, which used a chi-square test (p-value <0.05), and multivariate analysis, which used a logistic regression test, were performed to determine risk factors most associated with TB incidence. Results: Low income (p-value=0.015;OR=6.923;95%CI=1.285-37.287), high TB-related stigma (p-value=0.033;OR=3.852;95%CI=1.086-13.661), insufficient TB knowledge (p-value =0.033;OR=3.852;95%CI=1.086-13.661), food insecurity (p-value=0.006;OR=5.950;95%CI=1.586-22.328), lack of preventative measures (p-value=0.015;OR=4.667;95%CI=1.299-16.761), history of contact with TB patients (p-value =0.039;OR=7.875;95%CI=0.860-72.122), and presence of comorbidities (p-value =0.031;OR=5.714;95%CI=1.051-31.072) were significantly associated with TB incidence. Comorbidities emerged as the strongest risk factor (p-value =0.020; OR=12.141;95%CI=1.486-99.231). Conclusion: This study highlights several major factors influencing TB incidence, including social, behavioral, and biological determinants. The findings suggest that effective TB control strategies should address socioeconomic conditions, promote healthy lifestyles, and involve community leaders and TB survivors in educational campaigns, stigma reduction, and early diagnosis efforts. Understanding these health determinants can inform more targeted public policies for curbing TB incidence.
EVALUASI DAN INTERVENSI PROGRAM PENYAKIT HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH Nauval, M. Dharma; Sugisni, Susi; Mulia, Syarifah Sulfira; Fahdhienie, Farrah; Maidar, Maidar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47969

Abstract

Tujuan evaluasi ini adalah menilai efektivitas Program PTM Hipertensi di Puskesmas Batoh, Kota Banda Aceh, melalui analisis peningkatan cakupan pemeriksaan, kesadaran masyarakat, dan kepatuhan terapi pasien. Penelitian evaluasi formatif deskriptif ini dilakukan di Puskesmas Batoh, Kota Banda Aceh, pada bulan mei 2025. Subjek evaluasi adalah 4 tenaga kesehatan kunci (Kepala Puskesmas, petugas PTM, pelaksana program, dan bendahara). Data kuantitatif program hipertensi dikumpulkan dari dokumen rekapan, sementara data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan subjek. Data dianalisis secara deskriptif (kuantitatif) dan tematik (kualitatif), kemudian diinterpretasikan untuk menilai aspek input, proses, output, outcome, dan impact program. Evaluasi menunjukkan program pengendalian hipertensi di Puskesmas Batoh memiliki input yang memadai (SDM, sarana, obat) dan proses pelaksanaan yang efektif, tercermin dari peningkatan cakupan layanan, frekuensi edukasi, dan kepatuhan petugas. Program ini menghasilkan luaran signifikan seperti volume pasien yang dilayani dan teredukasi, serta outcome positif teramati seperti perbaikan kontrol tekanan darah dan kepuasan pasien. Meskipun demikian, keterbatasan data kuantitatif untuk pengukuran luaran dan dampak jangka panjang menjadi tantangan. Secara keseluruhan, program berjalan baik dengan fondasi kuat dan proses efektif, namun perlu penguatan sistem pencatatan data dan peningkatan kepatuhan pasien berkelanjutan. Secara umum, program pengendalian hipertensi di Puskesmas Batoh telah berjalan dengan baik dan menunjukkan potensi besar dalam upaya penanggulangan hipertensi di tingkat komunitas.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN STROKE ISKEMIK PADA PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH Zuhriyyah, Azqia; Fahdhienie, Farrah; Arifin, Vera Nazira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48315

Abstract

Stroke menyebabkan kerusakan pada otak yang muncul mendadak dan progresif akibat gangguan peredaran darah otak non traumatic, serta menimbulkan gejala seperti kelumpuhan sesisi wajah atau anggota badan, bicara tidak lancar, bicara tidak jelas (pelo), perubahan kesadaran, dan gangguan penglihatan. Faktor utama penyebab stroke adalah hipertensi. Selain itu adalah merokok dan diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kejadian Stroke Iskemik pada pasien di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh dengan analisis kuantitatif desain Case Control Retrospective dengan 25 sampel kasus dan 25 sampel kontrol karakteristik jenis kelamin dan usia. Analisis Univariat, Bivariat, dan Multivariat dilakukan pada program SPSS 24.0. Hasil analisis univariat menunjukkan responden tidak merokok: 48% kasus dan 64% kontrol, riwayat hipertensi: 88% kasus memiliki riwayat dan 76% kontrol tidak, aktivitas fisik: 80% kasus beraktivitas fisik ringan dan 40% kontrol beraktivitas fisik sedang, responden kadar gula darah: normal: 64% kasus dan 92% kontrol, responden berpengetahuan cukup 68% kasus, dan responden berpengetahuan baik 40% kontrol. Analisis Bivariat menunjukkan ada hubungan riwayat hipertensi (p-Value 0.000), aktivitas fisik (p-Value 0.000), kadar gula darah (p-Value 0.041), dan pengetahuan responden (p-Value 0.005) dengan kejadian stroke iskemik. Tidak ada hubungan antara status merokok (p-Value 0.393) dengan kejadian stroke iskemik. Analisis multivariat menunjukkan riwayat hipertensi (OR 83.002) memiliki faktor resiko paling besar terjadinya stroke iskemik.
HUBUNGAN SANITASI RUMAH MAKAN DENGAN TINGKAT KEPADATAN LALAT DI PASAR LAMBARO KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Rahayu, Rauza Lestari; Aditama, Wiwit; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48803

Abstract

Rumah makan merupakan setiap tempat usaha komersial yang ruang lingkup kegiatannya menyediakan makanan dan minuman untuk umum di tempat usahanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi rumah makan dengan tingkat kepadatan lalat di pasar Lambaro Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh rumah makan di pasar Lambaro Kabupaten Aceh Besar berjumlah 35 rumah makan. Sampel dari penelitian ini seluruh dari populasi yang diambil menggunakan teknik total population. Penelitian ini dilaksanakan pada 11 Agustus - 03 September tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan fly grill, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan menggunakan SPSS. Hasil uji univariat menunjukkan bahwa tingkat kepadatan lalat padat (65,7%), tempat pencucian peralatan tidak memenuhi syarat (60,0%), tempat penyimpanan makanan saji tidak memenuhi syarat (57,1%), sarana pencegahan lalat tidak tersedia (57,1%), kondisi tempat sampah tidak memenuhi syarat (62,9%), waktu pembuangan sampah tidak memenuhi syarat (62,9%). Hasil uji bivariat diketahui bahwa ada hubungan antara tempat pencucian peralatan (p-value 0,000), sarana pencegahan lalat (p-value 0,040), kondisi tempat sampah (p-value 0,000), waktu pembuangan sampah (p-value 0,009), tidak ada hubungan antara tempat penyimpanan makanan saji (0,411) dengan kepadatan lalat di rumah makan Pasar Lambaro Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Untuk menjaga sanitasi, pemilik rumah makan/warung nasi di Pasar Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, diharapkan menyediakan tempat cuci makanan yang higienis, memperbanyak pencegah lalat, memperbarui tempat sampah, dan rutin membuang sampah setiap hari. Kata kunci: kepadatan lalat, sanitasi dasar, rumah makan
EDUKASI GIZI UNTUK MENURUNKAN RISIKO OBESITAS PADA KELOMPOK LANSIA DI DESA COT PREH, KABUPATEN ACEH BESAR Achmad, Asmawati; Yuliana, Yesi; Iqbal, Muhammad; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49140

Abstract

Obesitas pada lansia merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk penyakit jantung, diabetes, dan penurunan kualitas hidup. Edukasi gizi menjadi salah satu strategi penting dalam menurunkan risiko obesitas di kalangan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia tentang pentingnya gizi seimbang serta pencegahan obesitas melalui penyuluhan gizi secara langsung di Desa Cot Preh. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Sebanyak 30 lansia diikutsertakan dalam program edukasi yang mencakup informasi tentang gizi seimbang, pengelolaan porsi makan, dan pentingnya aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan Dari tabel diatas, diketahui hasil pre-test yang dilakukan sebelum pemberian penyuluhan kepada peserta menunjukkan bahwa dominasi capaiannya masih masuk kategori rendah sebesar 19 orang (63,3%) dan kategori sedang sebanyak 12 orang (40%), sedangkan setelah diberikan penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan lansia. Jumlah lansia dengan pengetahuan tinggi yang pada awalnya nol menjadi 17 orang (56,7%), dan yang berpengetahuan sedang menjadi tetap 12 orang (40%).
PENGARUH EDUKASI BATAS KONSUMSI HARIAN TERHADAP PENGETAHUAN PEKERJA MENGENAI HIPERTENSI DI PT. RAJA MATRIAL GEDUNG PUTIH TAHUN 2025 Lheena, Cut Putri Zaila; Fahdhienie, Farrah; Baharuddin, Dharina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49241

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling umum terjadi dan menjadi faktor risiko utama Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Konsumsi natrium berlebih, khususnya garam, menjadi faktor risiko penting terjadinya hipertensi. Edukasi batas konsumsi harian natrium dan skrining tekanan darah di lingkungan kerja merupakan upaya promotif-preventif yang efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi batas konsumsi harian terhadap pengetahuan pekerja serta mendeskripsikan kejadian hipertensi pada pekerja PT. Raja Matrial Gedung Putih Kabupaten Aceh Utara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain intervensi. Sebanyak 42 pekerja mengikuti skrining tekanan darah, pre-test, penyuluhan, dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji paired samples t-test. Hasil menunjukkan mayoritas responden berusia dewasa awal (61,9%), berjenis kelamin laki-laki (88,1%), berpendidikan SMA (66,6%), dan memiliki kebiasaan merokok (88,1%). Skrining tekanan darah menemukan 59,5% responden berada pada kategori hipertensi tahap 2, 9,52% prehipertensi, dan 30,9% normal. Tingkat pengetahuan tinggi meningkat dari 9,5% sebelum edukasi menjadi 59,9% setelah edukasi. Uji paired samples t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test (p = 0,000), menandakan adanya pengaruh positif edukasi terhadap peningkatan pengetahuan. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukasi berbasis tempat kerja efektif meningkatkan literasi kesehatan dan dapat menjadi strategi penting pencegahan hipertensi pada kelompok pekerja.
Komunikasi Antar Personal (KAP) dalam Edukasi dan Pencegahan Hipertensi di Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh: Rahmadhani, Syahri; Fahdhienie, Farrah; Baharuddin, Dharina
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v4i2.682

Abstract

Latar belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling umum di dunia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular serta penyebab utama kematian. Rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, serta pencegahan hipertensi berdampak pada komplikasi. Komunikasi Antar Personal (KAP) merupakan strategi edukasi kesehatan berbasis interaksi langsung yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat melalui komunikasi dua arah yang lebih efektif dan partisipatif. Tujuan: untuk menganalisis efektivitas KAP dalam meningkatkan pemahaman masyarakat di Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh terkait hipertensi. Metode: menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain uji paired t-test (pre-test dan post-test). Responden terdiri dari 11 orang masyarakat di Gampong Cot Mesjid, yang diberikan edukasi menggunakan metode KAP melalui sesi interaktif, diskusi kelompok, permainan edukatif, dan nyanyian. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: adanya peningkatan yang signifikan pengetahuan responden terkait hipertensi setelah diberikan edukasi melalui metode KAP. Rata-rata skor pre-test sebelum intervensi adalah 55,91 meningkat menjadi 77,00 (p = 0,000), yang artinya bahwa penyuluhan dengan menggunakan metode KAP efektif dilakukan dan ada perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Kesimpulan: Komunikasi Antar Personal (KAP) terbukti efektif sebagai strategi edukasi dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait hipertensi. Dengan komunikasi dua arah yang interaktif, peserta lebih mudah memahami dan mengingat informasi yang diberikan. Pendekatan ini dapat diterapkan lebih luas dalam program edukasi kesehatan lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai penyakit kronis. Kata kunci: edukasi kesehatan, hipertensi, komunikasi antar personal, pencegahan penyakit ____________________________________________________________________ Abstract Background: Hypertension or high blood pressure is one of the most common chronic diseases in the world and is a major risk factor for cardiovascular disease and a leading cause of death. The low level of public understanding of risk factors, symptoms, and prevention of hypertension has an impact on complications. Interpersonal Communication (KAP) is a health education strategy based on direct interaction that aims to increase public awareness and understanding through more effective and participatory two-way communication. Objective: To analyze the effectiveness of KAP in increasing public knowledge regarding hypertension in Gampong Cot Mesjid, Lueng Bata District, Banda Aceh City. Method: using a descriptive approach with a paired t-test design (pre-test and post-test). Respondents consisted of 11 people in Gampong Cot Mesjid, who were given education using the KAP method through interactive sessions, group discussions, educational games, and songs. Data were collected through a questionnaire that measured the level of knowledge before and after the intervention. Result: there was a significant increase in respondents' knowledge regarding hypertension after being given education through the KAP method. The average pre-test score before the intervention was 55.91% increasing to 77.00% (p = 0.000), which means that counseling using the KAP method is effective and there is a significant difference between the pre-test and post-test results. Conclusion: Interpersonal Communication (KAP) has proven to be effective as an educational strategy in increasing public awareness and understanding of hypertension. With interactive two-way communication, participants find it easier to understand and remember the information provided. This approach can be applied more widely in other health education programs to increase public awareness of various chronic diseases. Keywords: health education, hypertension, interpersonal communication, disease prevention
Co-Authors Abdi, Naufal Abdullah, Asnawi Abidin, Taufik F. Achmad, Asmawati Afriliansyah Sihotang Afriliansyah, Afriliansyah Agustin, Rahmanda Amelia Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Ainul Fadla Akbar, Azrial Akbar, Fahrisal Akhmalnihar, Ulfa Albar, Nizam Amalia, Anasya Amara Rizal, Audia Amin, Fauzi Ali Andrean, Heppy Maulizar Andria, Dedi Anggi Susilawati Anggun Paramita Djati Arafani, Vilda Arbi, Anwar ARBIE, ANWAR Arifin, Vera Nazhira Arifin, Vera Nazira Arifin, Vera Nazirah Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Atira, Dhia Ayu Vinezia Situmeang Azhari, Saiful Azwar, Eddy Baharuddin , Dharina Baharuddin, Dharina Basri Aramico, Basri Bella, Natha Damayanti, Elok Darmawan, Aldi Darwis, Aryandi Dede Dessy Listyana Depa Raihan Desi Ari Apsari Devi Zulfika Dharina Baharuddin Diana, Mutia Eddy Azwar Elvira Nova Riany Erma Wina Erwiyanti, Sherly Nurfajri Fadhlullah Fadhlullah Fadhlullah, Fadhlullah Fahmi Ichwansyah Faisal Abdurahman fajri, izzarul fahmi Fathiariani, Liza febrianti, heni Febriyanti, Heni Fitri, Raihanil Hafnidar, Hafnidar Hamisah, Irma Handayani, Yusra Haris Ferdinal Setiawan Hasnaini, Cika Hayatunnufus Hayatunnufus Hermansyah Hermansyah Humaira, Adintya Ibrahim, Aisha Humaira Ichwamsyah, Fahmi Ihsan, Ahadun Ipah Riani Iqhrammullah, Muhammad Irma Hamisah Irma Linda Jabari, Jabari Julamnur, Ratifa Kamalurrijal, Kamalurrijal Kartini Kartini Kausar, Muhammad Anis AL Khairunnisa LB, ROSMAINI Lheena, Cut Putri Zaila M. Marthoenis Mahmudi Mahmudi Maidar, Maidar Maidar, Maidar Mainimar Mainimar Mairani, Tiara MAQFIRAH, MONA HILOKA Maqfirah, Rauzatul Marhamah Marhamah Marzuki Marzuki Maudi, Viranika Maulana, Aiga Maulinasari, Maulinasari Melania Hidayat Meutia Zahara Mhd. Nauval Ridha Mudatsir Mudatsir Muhammad Ghifari Karsa Muhammad Habiburrahman, Muhammad Muhammad Iqbal Muharani, Muharani Mulia, Syarifah Sulfira Mushaddiq, Muhammad Mutia, Sunnia Nahrisah, Putri Naila Sabila Nana Wildana Nauval, M. Dharma Nazri Fajrianda Nengsi, Poppy Sri Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Khairun Nisrina Nisrina Nova Septiana Puteri Nurjannah Nurjannah Nurjannah, Nurjannah Nurmaili Nurmaili Phossy Vionica Ramadhana Pratiwi, Agil Putri Balqis, Putri Putri Riza Yana Radhiah Zakaria Rahayu, Rauza Lestari Rahma Wati Rahmadhani, Syahri Rahmadhaniah Rahmadhaniah Rahmah, Fitri Mauliza Raiyan, Deka Ramadhana, Phossy Vionica Ramadhani, Putri Nur Ramadhani, Tiara Rampengan, Derren DCH. Rasmawati, Rasmawati Rawanita, Misdar Regina, Farin Rezeki, Tamara Riany, Elvira Nova Ricinta, Putroe Aliya Rihadah, Sofaa Risa Hajjatul Ula Riska Riska Rosaria Indah Saiful Kamal sainah, Nur Santika, Deva saputra, T. Yudha Sari, Herdinda Mutiara Sari, Putri Ardila Savitri, Hidayati Septiani, Riza Siska Riani Soleha, Rifa Sonia Bella Sanjaya Sugisni, Susi Syahriazi Tahara Dilla Santi Tahara Dilla Santi Tapa, Rd Baresi Sananda ULUL AZMI Utari, Nadia Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arivin Waliyyuddin, Rajwa Wardiati, Wardiati Wartini, Sari Wiwit Aditama Yesi Yuliana Yesika Amananda Yusafrita, Yusafrita Zahara, Meutia Zakaria , Radhiah Zakaria, Radhiah Zuhriyyah, Azqia