p-Index From 2021 - 2026
13.166
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease SEL Jurnal Penelitian Kesehatan JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Surya Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Medika Malahayati Jambura Health and Sport Journal Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Jurnal Sains Riset PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kebidanan Muhammadiyah GEULIMA Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Journal of Public Health Innovation (JPHI) Narra J GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Health Research Science Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat SEHATI: Jurnal Kesehatan Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Journal of Health and Medical Science Journal of Public Health Concerns Narra X International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS) Journal of Public Health and Pharmacy Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki Jurnal Berkawan
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA REMAJA KOMPLEK PERUMAHAN AJUEN DESA LAM HASAN KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2008 Fahdhienie, Farrah
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v1i1.226

Abstract

Farrah Fahdhienie1, Desvita, SKM, M. Kes2Peminatan Epidemologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, 23245Peminatan Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, 23245 Abstract The cases of HIV/AIDS increased significantly in Aceh started from one case in year 2004 to 30 cases with 16 died in 2007. It is necessary to increase the prevention of adolescene from HIV/AIDS because they are vulnerable to the disease. They have strong curiosity and would like to try something new such as sexual activities which can directly infect HIV/AIDS to them. The goals of this study are to find out the factors related to prevention of HIV/AIDS by adolescence. This is a descriptive analytic study with cross-sectional design. The population of this study is all 210 adolescence at the age of 14-24 years. The study had 68 samples by using questionnaire. Chi-square statistical test and Yates correction were used to analyze data to find out the relationship between independent variables and dependent variable. The result of the study indicated that there were relationship between knowledge (the results of x2 test is 4.35); role of parents (the results of x2 test is 5.29) and prevention of HIV/AIDS. It is suggested to the District Health Office of Aceh Besar and PUSKESMAS to improve extension acticities on HIV/AIDS to community.Keywords: prevention of HIV/AIDS, deadly disease, adolescent knowledge
FACTORS INFLUENCING SELF-MANAGEMENT BEHAVIOR IN HYPERTENSIVE PATIENTS AT LHOKNGA PRIMARY HEALTH CARE Ningsih, Rima Wirayudha; Wardiati, Wardiati; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v10i1.2071

Abstract

Background: Hypertension is one of the non-communicable diseases suffered by a large number of people worldwide. Globally, it is estimated that 1.28 billion adults suffer from hypertension. The prevalence of hypertension is increasing, especially among those aged 60 and above.  Self-management is one of the strategies for managing blood pressure in elderly with hypertension. This study aims to explore the relationship between age, gender, education, marital status, knowledge, family support, and self-management behavior among hypertensive patients at Lhoknga Primary Health Care, Aceh Besar District. Method: This study used a descriptive-analytic approach with a cross-sectional design. The study population included 510 hypertensive patients at Lhoknga Primary Health Care, Aceh Besar District. A sample of 85 individuals was selected using purposive sampling. Results: The study findings indicate a relationship between family support (p=0.012) and knowledge (p=0.001) with self-management behavior among hypertensive patients. However, no significant associations were found between the level of education (p=0.560), age (p=1.000), sex (p=0.756), comorbidities (p=0.805), and marital status (p=0.258) with self-management behavior among hypertensive patients. Recommendation: The findings of this study could serve as a basis for healthcare providers at primary healthcare centers to enhance education regarding self-management for hypertensive patients and their families, thereby increasing their awareness and motivation to implement hypertension self-management. 
ANALYSIS OF RISK FACTORS CAUSING DIABETES MELITUS IN WOMEN OF PRODUCTIVE AGE (15-49 YEARS) IN THE SUKAKARYA COMMUNITY HEALTH CENTER WORKING AREA KOTA SABANG IN 2020 Febriyanti, Heni; Fahdhienie, Farrah; Marzuki, Marzuki
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v9i1.2086

Abstract

Background: The prevalence of Diabetes melitus (DM) in women of productive-age (15-49 years) has increased in cases from 2018 by 4.5% to 6.8% in 2019 and in 2020 from January-March by 7%. Research objectives: to determine the risk factors that cause DM in women of productive age in the working area of the Sukakrya Health Center, Kota Sabang in 2020. Methods: This research design uses case-control. The population of this study were DM sufferers and not DM sufferers in women of productive age 15-49 years in the working area of the Sukakarya Health Center, Kota Sabang. The sample consisted of a case sample of 57 respondents and a control sample of 57 respondents. Data collection was carried out from November 23 to December 21, 2020. Data were analyzed using the Chi-Square test with the SPSS 21 program. Results: The results showed that women of productive age who had a family history of DM were 34.2%, 68.4% had sufficient activity, 18.4% had a risky lifestyle, and 57.9% had obesity. The results of the chi-square test showed that there was a relationship between family history and DM in women of productive age (p=0.030 and OR=0.417), physical activity (p=0.044 and OR=0437), lifestyle (p=0.001 and OR=0.120), obesity (p=0.002 and OR=3.280). Recommendation: It is hopes that Community Health Center officers, the Surveillance Teams, and the Kota Sabang Health Service can increase outreach activities regarding early detection and prevention of DM by implementing the 3Jdiet, meal planning, and checking blood sugar levels regularly at least once a month.
Sosialisasi Gampong Gleh untuk Menciptakan Desa Sehat pada Masa Pandemi Covid-19 di Gampong Ilie Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh Tahun 2022 Ramadhana, Phossy Vionica; Fahdhienie, Farrah; Darwis, Aryandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i4.5951

Abstract

Derajat kesehatan masyarakat tidak optimal. Saat ini, penyakit komorbid merupakan salah satu penyebab kematian paling besar terutama pada seseorang yang dinyatakan positif terkena Covid-19. Hal tersebut menyebabkan seseorang dengan penyakit komorbid termasuk ke dalam kelompok yang rentan. Penyebab terbesar permasalahan Non-communicable Diseases pada masa pandemi Covid-19 pada penyakit Hipertensi, Diabetes Mellitus (DM), dan penyakit jantung. Oleh sebab itu harus dilakukan beberapa upaya, salah satunya dengan memperhatikan kesehatan pada kelompok masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan yang lebih optimal dan menciptakan gampong (desa) yang lebih sehat. Pengabidan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah kesehatan kelompok. Sasaran utama Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan pada responden dengan usia 30 tahun sampai usia lanjut. Dimana kegiatan pengabdian tersebut dilakukan dengan menggunakan metode pemaparan materi atau pemberian edukasi dan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Akan tetapi sebelum dilakukan pemaparan materi atau penyuluhan, masyarakat diperiksa terlebih dahulu tekanan darah dan kadar gula darah. Jumlah peserta kegiatan sosialisasi gampong gleh untuk menciptakan desa sehat pada masa pandemic covid-19 sebanyak 25 orang. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Gampong Ilie Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh sebagai sasaran memiliki kemauan yang sangat besar terhadap kegiatan pengabdian yang telah dilakukan serta koorperatif.
Analysis of Hypertention Prevention Behavior Based on Health Belief Model at Pulau Nasi, Pulo Aceh Ricinta, Putroe Aliya; Farrah Fahdhienie; Putri Ariscasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i8.5952

Abstract

Introduction: Non-communicable diseases (NCDs) are one of the leading causes of disease worldwide and are a significant public health problem. One of the non-communicable diseases is hypertension. hypertension is the leading cause of premature death worldwide with 1.28 billion sufferers out of a total population of 8.05 billion or 16% of people worldwide suffering from hypertension. Objective: To determine whether there is a relationship between hypertension prevention behavior and a person's Health Belief Model in vulnerability, seriousness, benefits, barriers and cues to action in the community of Pulau Nasi, Pulo Aceh District. Method: This research is a quantitative study that uses an analytic design with a cross sectional approach with the chi square test. This research was conducted on Pulau Nasi, Pulo Aceh District within a period of 3 days with a population of rice islanders who did not experience hypertension totaling 81 respondents. Result: The result showed that hypertension prevention behavior with the characteristics of respondents on Pulau Nasi with female respondents in the age category dominating 20-40 years (75.6%), the last education is middle level as much as (58%), married status as much as (100%) which is dominated by the work of housewives as much as (88.9%) with domicile in alue reuyeung village as much as (33.3%). There is a significant relationship between barriers and hypertension prevention behavior in the health belief model with a (p-value 0.045) and Cues to Action with a (p-value 0.040) and there is no significant relationship between perceived vulnerability with a (p-value 0.103), perceived seriousness with a (p-value 0.445), perceived benefits with a (p-value 0.123). Conclusion: There is a relationship between barriees and cues to action on hypertension prevention behavior in Pulau Nasi, Pulo Aceh sub-district.
Pendidikan tentang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat di Kabupaten Aceh Besar Fahdhienie, Farrah; Savitri, Hidayati; Darwis, Aryandi
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.53-59

Abstract

The prevalence of morbidity and mortality due to communicable and non-communicable diseases continues to increase and is a major challenge for public health in the world and in Indonesia. The increase in these two types of disease shows that public awareness and knowledge regarding prevention still needs to be increased. Comprehensive and ongoing health education is the key to prevention efforts. Therefore, a community service program is needed that focuses on education on preventing communicable and non-communicable diseases in the community. This service activity uses an interactive educational method involving 25 participants (housewives and young women) in Teubang Phui Baro Village, Montasik District, Aceh Besar Regency. Pre-test and post-test measurements were carried out with a questionnaire consisting of eight questions to measure the increase in participants' knowledge. The results showed that all counseling participants experienced an increase in their knowledge scores after the counseling with an average increase in scores for this activity being 3.92 (range of score increase of at least 2 points and maximum 6 points). With the implementation of this outreach, it is hoped that the community will be able to change their behavior to be healthier in terms of consumption patterns, physical activity and other health behaviors.
Analisis Perilaku Pencegahan Filariasis Di Wilayah Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur Tahun 2023 Regina, Farin; Fahdhienie, Farrah; Arifin, Vera Nazirah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1040

Abstract

Latar Belakang: Filariasis merupakan pembengkakan di kaki, tangan, payudara dan organ genital. Filariasis dapat menyebabkan kecatatan seumur hidup, menimbulkan stigma sosial dan menurunnya produktivitas kerja. Aceh Utara dengan kasus tertinggi yaitu 95 kasus (0,015%), Aceh Timur sebanyak 64 kasus (0,014%), Pidie dengan 51 kasus (0,011%), Aceh Jaya dengan 48 kasus (0,05%) dan Aceh Besar dengan 43 kasus (0,01%).Metode: Penelitian Kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study yang bersifat deskriptif.Hasil: Hasil analisis univariat perilaku pencegahan Filariasis baik pada masyarakat (28,9%), Sedangkan perilaku pencegahan Filariasis kurang baik pada masyarakat  (71,1%). Jumlah responden laki-laki (42,2%), perempuan (57,8%), responden umur dewasa (50%), pra lanjut usia (35,6%) dan lansia (14,4%), responden yang bekerja (50%) yang tidak bekerja (50%), responden lingkungan yang beresiko (64,4%) yang tidak beresiko 35,6%), responden yang berpengetahuan baik (20%) cukup (73,3%), dan kurang (6,7%), responden yang bersikap positif (41,1%) dan negatif (58,9%).Kesimpulan: Masyarakat diwilayah kecamatan Madat kabupaten Aceh Timur masih kurang dalam berperilaku pencegahan Filariasis.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah pada Perkotaan dan Pedesaan Di Indonesia: Analisis Data Survei Demografi Kesehatan Indonesia Tahun 2017 Tapa, Rd Baresi Sananda; Aditama, Wiwit; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1041

Abstract

Latar Belakang: Pasar Al-Mahirah, Lamdingin, Kota Banda Aceh, merupakan tempat penting bagi masyarakat, namun kehadiran lalat menimbulkan risiko kesehatan serius. Lalat dapat menyebarkan bakteri seperti diare, Pada tahun 2019, di Indonesia jumlah penderita diare pada semua kelompok umur adalah 61,7% dan sebesar 40% pada balita. Kelompok umur dengan prevelensi diare tertinggi yaitu 9% pada bayi dan 11,5% pada umur 1-4 tahun. Kelompok umur prevalensi tinggi (7,2%) juga termasuk kelompok umur 75 tahun keatas.Metode: Penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain observasi.Hasil: Hasil analisis Pasar Al-Mahirah di Kota Banda Aceh menggambarkan kondisi yang mengkhawatirkan dalam pengelolaan sampah, dengan 60% gedung tidak memenuhi syarat. Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) tidak memenuhi syarat, dan 60% sampah adalah jenis organik. Hasil uji ANOVA pada kepadatan lalat menunjukkan perbedaan signifikan antar gedung-gedung, gedung 1 (16,36) dan Gedung 5 (4,32) dengan nilai (P-value = 0,0001).Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan dalam kepadatan lalat antara lima gedung di Pasar Al-Mahirah (P-value = 0,0001) Secara keseluruhan.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK ALERGI PADA USIA 15 - 44 TAHUN DI PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH sainah, Nur; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34947

Abstract

Penyakit kulit (Dermatitis kontak alergi) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di kalangan penduduk, berdasarkan data yang diperoleh dari 11 puskesmas kota Banda Aceh, Puskesmas Batoh merupakan puskesmas yang mengalami peningkatan pada kasus penderita Dermatitis Kontak Alergi dalam 3 tahun terakhir dimana pada tahun 2021 berdasarkan umur 15-44 tahun sebanyak (310 kasus), tahun 2022 berdasarkan umur 15-44 tahun sebanyak (391 kasus) dan tahun 2023 berdasarkan umur 15-44 tahun sebanyak (330 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak alergi pada usia 15-44 tahun di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah  110 orang dengan metode 1:1 , 55 orang kasus dan 55 kontrol. Penelitian ini dilakukan selama 15 hari dimulai pada tanggal 20-3 januari 2024 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji chi square dengan program komputer SPSS. Berdasarkan hasil uji univariat responden yang berpengetahuan kurang 89,1%, riwayat alergi 74,5%, riwayat atopi 45,5%, personal hygiene kurang baik 72,7%. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan pengetahuan P value = 0,001, OR = 32,227, riwayat alergi P value = 0,002, OR = 3,514, riwayat atopi P value = 0,009, OR = 2,986 dan personal hygiene P value = 0,001, OR = 13,630. Diharapkan kepada kepala puskesmas Batoh Kota Banda Aceh, agar dapat lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat, identifikasi dini riwayat alergi dan riwayat atopi, serta untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA (+) DI PUSKESMAS JAYA BARU KOTA BANDA ACEH TAHUN 2021 Utari, Nadia; Fahdhienie, Farrah; Santi, Tahara Dilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36917

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Bakteri Mycobacterium tuberculosis yang bisa menimbulkan gangguan pada saluran nafas dikenal sebagai MOTT (Mycobacterium Other Than Tuberkulosis) yang terkadang bisa mengganggu penegakan diagnosis dan pengobatan tuberkulosis paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor sosial ekonomi dan faktor perilaku dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru BTA (+) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jaya baru Kota Banda Aceh tahun 2021. Desain penelitian deskriptik analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita TB sebanyak 12 responden dan bukan penderita TB (kontrol) sebanyak 24 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 10 sampai 22 Agustus 2022 dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin dengan kejadian TB Paru (p Value 0,772 dan OR=0,789). pendidikan dengan kejadian TB Paru (p Value 0,629 dan OR=0,700), pekerjaan (p Value 0,813 dan OR=1,182) pendapatan (p Value 0,220 dan OR=0,412). Selanjutnya perilaku merokok (p Value 0,551 dan OR=1,000), pengetahuan (p Value 0,098 dan OR=0,300), riwayat penyakit penyerta (p Value 0,011), riwayat kontak dengan kejadian TB Paru (p Value 0,040). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penyakit penyerta dan riwayat kontak memiliki hubungan dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh. Sedangkan jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, perilaku merokok dan pengetahuan tidak memiliki hubungan dengan faktor kejadian penyakit TB Paru di wilayah kerja puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh
Co-Authors Abdi, Naufal Abdullah, Asnawi Abidin, Taufik F. Achmad, Asmawati Afriliansyah Sihotang Afriliansyah, Afriliansyah Agustin, Rahmanda Amelia Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Ainul Fadla Akbar, Azrial Akbar, Fahrisal Akhmalnihar, Ulfa Albar, Nizam Amalia, Anasya Amara Rizal, Audia Amin, Fauzi Ali Andrean, Heppy Maulizar Andria, Dedi Anggi Susilawati Anggun Paramita Djati Arafani, Vilda Arbi, Anwar ARBIE, ANWAR Arifin, Vera Nazhira Arifin, Vera Nazira Arifin, Vera Nazirah Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Atira, Dhia Ayu Vinezia Situmeang Azhari, Saiful Azwar, Eddy Baharuddin , Dharina Baharuddin, Dharina Basri Aramico, Basri Bella, Natha Damayanti, Elok Darmawan, Aldi Darwis, Aryandi Dede Dessy Listyana Depa Raihan Desi Ari Apsari Devi Zulfika Dharina Baharuddin Diana, Mutia Eddy Azwar Elvira Nova Riany Erma Wina Erwiyanti, Sherly Nurfajri Fadhlullah Fadhlullah Fadhlullah, Fadhlullah Fahmi Ichwansyah Faisal Abdurahman fajri, izzarul fahmi Fathiariani, Liza febrianti, heni Febriyanti, Heni Fitri, Raihanil Hafnidar, Hafnidar Hamisah, Irma Handayani, Yusra Haris Ferdinal Setiawan Hasnaini, Cika Hayatunnufus Hayatunnufus Hermansyah Hermansyah Humaira, Adintya Ibrahim, Aisha Humaira Ichwamsyah, Fahmi Ihsan, Ahadun Ipah Riani Iqhrammullah, Muhammad Irma Hamisah Irma Linda Jabari, Jabari Julamnur, Ratifa Kamalurrijal, Kamalurrijal Kartini Kartini Kausar, Muhammad Anis AL Khairunnisa LB, ROSMAINI Lheena, Cut Putri Zaila M. Marthoenis Mahmudi Mahmudi Maidar, Maidar Maidar, Maidar Mainimar Mainimar Mairani, Tiara MAQFIRAH, MONA HILOKA Maqfirah, Rauzatul Marhamah Marhamah Marzuki Marzuki Maudi, Viranika Maulana, Aiga Maulinasari, Maulinasari Melania Hidayat Meutia Zahara Mhd. Nauval Ridha Mudatsir Mudatsir Muhammad Ghifari Karsa Muhammad Habiburrahman, Muhammad Muhammad Iqbal Muharani, Muharani Mulia, Syarifah Sulfira Mushaddiq, Muhammad Mutia, Sunnia Nahrisah, Putri Naila Sabila Nana Wildana Nauval, M. Dharma Nazri Fajrianda Nengsi, Poppy Sri Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Khairun Nisrina Nisrina Nova Septiana Puteri Nurjannah Nurjannah Nurjannah, Nurjannah Nurmaili Nurmaili Phossy Vionica Ramadhana Pratiwi, Agil Putri Balqis, Putri Putri Riza Yana Radhiah Zakaria Rahayu, Rauza Lestari Rahma Wati Rahmadhani, Syahri Rahmadhaniah Rahmadhaniah Rahmah, Fitri Mauliza Raiyan, Deka Ramadhana, Phossy Vionica Ramadhani, Putri Nur Ramadhani, Tiara Rampengan, Derren DCH. Rasmawati, Rasmawati Rawanita, Misdar Regina, Farin Rezeki, Tamara Riany, Elvira Nova Ricinta, Putroe Aliya Rihadah, Sofaa Risa Hajjatul Ula Riska Riska Rosaria Indah Saiful Kamal sainah, Nur Santika, Deva saputra, T. Yudha Sari, Herdinda Mutiara Sari, Putri Ardila Savitri, Hidayati Septiani, Riza Siska Riani Soleha, Rifa Sonia Bella Sanjaya Sugisni, Susi Syahriazi Tahara Dilla Santi Tahara Dilla Santi Tapa, Rd Baresi Sananda ULUL AZMI Utari, Nadia Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arivin Waliyyuddin, Rajwa Wardiati, Wardiati Wartini, Sari Wiwit Aditama Yesi Yuliana Yesika Amananda Yusafrita, Yusafrita Zahara, Meutia Zakaria , Radhiah Zakaria, Radhiah Zuhriyyah, Azqia