Articles
Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Dan Pelatihan Pada Pusdiklat Perpustakaan Nasional Menggunakan TOGAF
Yudhi Trisna Atmajaya;
Wisnu Ananta Kusuma;
Irman Hermadi
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 15 No. 1-2 (2016): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (711.552 KB)
|
DOI: 10.29244/jpi.15.1-2.%p
Information and communication technology (ICT) has been implemented in almost every division at the National Library. This implementation is supported by Undang-Undang Nomor 43 tentang Perpustakaan. The aim of using ICT is to improve working performance and services of National Library. Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) is one of divisions that has not fully implemented ICT yet to increase the training quality and quantity, therefore management information system is required to support decision making related to the training. This research objective is to design a management information system using enterprise architecture framework, TOGAF. TOGAF provides a flexible framework to accommodate management information system design according to the organization’s vision, mission and goals. This research yielded a blueprint of management information system of training’s program and evaluation. It is expected that this blueprint could be used to guide the development of management information system in Pusdiklat.Keyword: Enterprise Architecture Framework, Management Information System, TOGAF, UML
EFEKTIVITAS PENERAPAN APLIKASI WEB 2.0 UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN ORGANISASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Santi Santika;
Pudji Muljono;
Irman Hermadi
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (794.469 KB)
|
DOI: 10.29244/jpi.16.1.%p
AbstractIndonesia University of Education (IUE) Library is required to continuously improve organizational learning so that the determinedquality policy is achieved. Organizational learning can work well if there is a media or device that can store, share and retrieve knowledgeof IUE library human resources that is currently stored on every individual. Web 2.0 technology is an application that can be used asa medium because it has the characteristics of read and write, and has the flexibility of the time of use. Web 2.0 technology is also analternative media that can be applied in IUE Library because 91% human resources of IUE Library using the Internet. Therefore, this study aims to find out Web 2.0 applications that can facilitate organizational learning in IUE Library and analyze the effectiveness of Web 2.0 application implementation developed in improving the learning process of the organization in IUE Library. The research method used is mixed method approach with the stages of research refers to the stages of development as well as stages of implementation in Web 2.0 Tools Implementation Model. Technique of effectiveness analysis using T test. The result of research show that blog and online forum can be used by IUE Library to facilitate organizational learning. The results of effectiveness test using T test with α = 0.05 stated that the application of Web 2.0 application in the form of blog and online forum effectively improve organizational learning in IUE Library and effectively improve individual learning level, group learning level, and organizational learning level.Keywords: organizational learning, web 2.0, blog, online forum
Development of Knowledge Management System of Teachers’ Competency
Annisa Saraswati;
Irman Hermadi;
Sony Hartono Wijaya
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 25, No 1 (2019): (May)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4442.095 KB)
|
DOI: 10.21831/jptk.v25i1.23575
Teachers had a strategic role in helping achieving an educational purpose. Every teacher should have specific competencies. Sustainable quality improvement of teachers needed to get support and attention from various stakeholders including leaders at schools and government. Therefore, a medium was required to facilitate the process of various knowledge of teacher competency which had been documented and unlimited to time and location. One of the solutions was developing a knowledge management system. The research method was adopted from Knowledge Management System Life Cycle (KMSLC) method. Results of this research was a web-based knowledge management system with features supporting the process of capturing, developing, distributing, and utilizing knowledge. Development of the knowledge management system could facilitate teachers to gain knowledge related to teachers’ competencies easily.
Pengujian Usability untuk Meningkatkan Antarmuka Aplikasi Mobile
Yani Nurhadryani;
Susy Katarina Sianturi;
Irman Hermadi;
Husnul Khotimah
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (674.216 KB)
|
DOI: 10.29244/jika.2.2.83-93
Penggunaan mobile phone yang semakin banyak oleh kalangan anak-anak mendorong pengembangan aplikasi mobile untuk anak-anak. Untuk menciptakan aplikasi mobile perlu memperhatikan aspek usability sebagai kunci keberhasilan dan syarat penerimaan pengguna terhadap aplikasi tersebut. Pengujian usability bertujuan untuk menentukan apakah sebuah aplikasi sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna atau belum. Pada penelitian ini melakukan pengujian usability pada aplikasi anak-anak dengan menggunakan metode field observation yaitu dengan cara mengobservasi pengguna bagaimana mereka menggunakan aplikasi. Komponen yang diuji terdiri dari komponen efektivitas, efisiensi dan kepuasan. Aplikasi yang diuji adalah M-Breakfast Nutrition yaitu aplikasi berbasis mobile untuk media pembelajaran sarapan, aplikasi ini memberikan materi sarapan dan rekomendasi menu sarapan yang sesuai dengan profile pengguna. Hasil uji menunjukkan bahwa metode observasi langsung pada anak-anak dapat meningkatkan nilai usability M-Breakfast Nutrition dari 78.4% menjadi 91.1%. sehingga diharapkan aplikasi dapat sesuai dengan tujuan agar dapat diterima oleh pengguna. Kata kunci: usability, pengujian usability, metode Field Observation, M-Breakfast Nutrition.
Pengembangan Sistem Ontologi untuk Morfologi Tumbuhan Obat
Hani Zulfia Zahro;
Yeni Herdiyeni;
Irman Hermadi
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.156 KB)
|
DOI: 10.29244/jika.3.2.84-92
Penelitian ini mengusulkan tentang desain baru dari ontologi untuk tanaman obat Indonesia berdasarkan konsep morfologi. Morfologi adalah studi yang mempelajari tentang karakteristik tumbuhan. Dalam penelitian ini menggunakan morfologi sebagai konsep pengetahuan. Ontologi merupakan model pengetahuan yang mendefinisikan hubungan dan klasifikasi dari beberapa konsep dalam domain tertentu. Resource description framework (RDF) dan web ontology language (OWL) digunakan dalam merepresentasikan ontologi. SPARQL protocol and RDF query language (SPARQL) digunakan untuk query data. Protégé 4.3 digunakan untuk memodelkan ontologi tanaman obat. Hasil dari pemodelan ontologi tumbuhan obat dapat diterapkan ke sistem semantik web tanaman obat Indonesia.Kata kunci: morfologi, ontologi, tumbuhan obat
Pemanfaatan Layanan Web Keanekaragaman untuk Pengelolaan Informasi Tumbuhan Obat Indonesia
Suwanto Sanjaya;
Yeni Herdiyeni;
Irman Hermadi
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.266 KB)
|
DOI: 10.29244/jika.4.1.29-34
Penelitian ini mengusulkan pemanfaatan layanan web keanekaragaman hayati untuk pengelolaan informasi tumbuhan obat Indonesia. Penyedia layanan web keanekaragaman hayati yang digunakan adalah Global Biodiversity Information Facility (GBIF) dan Encyclopedia of Life (EOL). Layanan web tersebut dimanfaatkan untuk melengkapi informasi tumbuhan obat Indonesia. Penyedia layanan web keanekaragaman hayati tersebut memiliki fasilitas untuk membagikan informasi yang dimilikinya. Fasilitas yang disediakan adalah application programming interface (API). Parameter utama yang digunakan untuk mendapatkan informasi-informasi yang diinginkan adalah nama spesies tumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GBIF dan EOL dapat dijadikan sebagai sumber infomasi tumbuhan obat Indonesia. Integrasi antara GBIF dan EOL dapat menghasilkan informasi tumbuhan obat menjadi lebih banyak dan beragam. Kata kunci: API, EOL, GBIF, layanan web, tumbuhan obat
Optimasi Aturan Asosiasi Multidimensi Menggunakan Algoritme Genetika untuk Klasifikasi Kemunculan Titik Panas
Nia Kurniati;
Imas Sukaesih Sitanggang;
Irman Hermadi
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (706.825 KB)
|
DOI: 10.29244/jika.4.1.42-52
Penelitian ini menggunakan algoritme genetika untuk mengoptimalkan pembentukan aturan asosiasi yang dihasilkan dari algoritme apriori. Algoritme apriori diterapkan pada dataset kebakaran hutan dengan daerah penelitian di wilayah Rokan Hilir provinsi Riau. Aturan asosiasi diklasifikasi menggunakan algoritme CPAR (classification based on predictive association rules) untuk mengetahui karakteristik wilayah yang berpotensi munculnya titik panas. Optimasi dalam algoritme genetika dilakukan melalui tahapan: skema pengkodean, evaluasi fitness, seleksi, pindah silang, mutasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ialah jumlah aturan dapat dikurangi. Jumlah aturan yang dihasilkan yaitu sebanyak 121 aturan pada generasi ke-300 hingga mencapai 108 aturan pada generasi ke-50. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa daerah yang berpotensi timbulnya titik panas yang terdapat pada generasi ke-50 ditemukan pada daerah yang memiliki curah hujan lebih besar dari atau sama dengan 3 mm per hari dan yang memiliki temperatur pada interval 297 Kelvin hingga 298 Kelvin dengan laplace akurasi sebesar 0.76. Pada generasi 150 ditemukan daerah yang memiliki temperatur yaitu pada interval 297 Kelvin hingga 298 Kelvin dengan laplace akurasi sebesar 0.57. Pada generasi 300 ditemukan pada daerah yang memiliki kecepatan angin yaitu pada interval 1 m/s hingga 2 m/s dengan laplace akurasi sebesar 0.70. Kata kunci: algortime apriori, algoritme CPAR, algoritme genetika, aturan asosiasi multidimensi, titik panas.
Instrumentasi Kode Program Secara Otomatis untuk Path Testing
Raden Asri Ramadhina Fitriani;
Irman Hermadi
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (579.203 KB)
|
DOI: 10.29244/jika.5.1.40-50
Pengujian perangkat lunak yang kompleks secara keseluruhan akan memakan waktu yang lama dan membutuhkan sumber daya manusia yang banyak. Mengotomasi bagian dari pengujian akan membuat proses ini menjadi lebih cepat dan mengurangi kerawanan akan kesalahan. Pada penelitian ini, telah dibangun sebuah aplikasi untuk membangkitkan kemungkinan jalur-jalur dari sebuah program yang dapat dijadikan dasar untuk membangkitkan data uji agar data uji yang digunakan untuk pengujian dapat mewakili semua kemungkinan. Selain itu, aplikasi ini juga dapat melakukan penyisipan tag-tag sebagai instrumentasi ke dalam kode program secara otomatis untuk memonitor jalur mana yang dilalui ketika diberikan masukan data uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksekusi menggunakan aplikasi menghabiskan waktu rata-rata 0.228 detik. Sedangkan jika dilakukan secara manual menghabiskan waktu rata-rata 383.28 detik atau 6 menit 23 detik.Kata Kunci: Control Flow Graph, Cyclomatic Complexity, Instrumentasi, Matlab, Path Testing
Rancang Bangun Sistem Pemantauan Lingkungan Laut Pendukung Aplikasi Marikultur Cerdas K1000 dengan Protokol MQTT
Irman Hermadi;
Aji Fajar Nugraha;
Sri Wahjuni;
Irzal Effendi;
Auzi Asfarian
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jika.8.1.20-30
Kelompok Sea Farming merupakan sebuah kelompok masyarakat yang menerapkan kegiatan marikultur. Kelompok Sea Farming sangat membutuhkan sistem yang dapat memantau lingkungan laut. Variabel lingkungan laut yang mereka butuhkan ialah suhu dan kelembaban udara, suhu air laut dan kadar oksigen terlarut. Pemantau lingkungan laut memiliki tugas untuk menentukan waktu pencucian ikan berdasarkan perubahan suhu, kelembaban udara, suhu air, dan kadar oksigen terlarut. Penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membangun arsitektur internet of things (IoT) menggunakan protokol the message queuing telemetry transport (MQTT) untuk memantau lingkungan laut pada keramba dengan menggunakan sensor yang terhubung dengan internet dan ditampilkan pada aplikasi secara waktu nyata. Sistem yang dibuat diharapkan dapat membantu nelayan dalam memantau dan menyimpan data dari perubahan lingkungan laut serta mendukung pengembangan aplikasi Marikultur Cerdas Kepulauan Seribu (K1000). Hasil Penelitian ini telah berhasil dalam merancang dan membangun sistem pemantauan lingkungan laut dengan arsitektur IoT, mulai dari pengambilan data dari sensor hingga pengiriman data masuk ke basis data dan menampilkannya sebagai grafik. Selain itu, keseluruhan pengujian kunci dan kebijakan IoT menunjukkan komunikasi data IoT menggunakan layanan AWS terjamin keamanannya. Dengan delay 0.005 detik, paket loss 0%, dan overhead sebesar 36.8%. Kata Kunci: internet of things, marikultur, MQTT, pemantauan, pencucian ikan.
Rancang Bangun Sistem Ketertelusuran Rantai Pasok Ayam Pedaging Melalui Aplikasi Android Berbasis Blockchain
Meidhianto Usman;
Irman Hermadi;
Yandra Arkeman
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jika.8.2.105-114
Sistem manajemen rantai pasok di agroindustri sejak tahun 2000-an telah menjadi sistem manajemen rantai pasok yang terpusat. Sistem seperti itu memiliki kelemahan seperti masalah korupsi, keamanan, dan sistem informasi yang tidak tepat, membuat sistem rantai pasokan tidak berjalan sesuai rencana. Blockchain merupakan salah satu hasil teknologi di era 4.0 ini. Teknologi blockchain dapat diartikan sebagai buku besar terdistribusi yang melacak setiap aktivitas dalam rantai blok yang merupakan aktivitas yang telah dilakukan. Penerapan teknologi blockchain dapat memberikan keuntungan bagi semua pelaku rantai pasok, mulai dari produsen kecil, pengolah, distributor hingga konsumen. Teknologi blockchain membantu meningkatkan efisiensi rantai pasokan dengan menyediakan sistem pelacakan untuk semua peristiwa yang terjadi dalam rantai pasokan dan kualitas produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem ketertelusuran rantai pasok ayam pedaging. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode prototyping. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi Android berbasis blockchain untuk sistem ketertelusuran rantai pasok ayam pedaging.